Anda di halaman 1dari 17

OLEH:

Ellyn Kusumawardani (F16111031)


Intan Lestari (F16111025)
M. Yahya (F16111024)
M. Rohim (F16111015)
Sawitri Yani (F116111018)
TUJUAN
Untuk mengetahui struktur tubuh fungi
Untuk mengetahui bagaimana system reproduksi
fungi
Untuk mengetahui bagaimana sistem
pengklasifikasian pada fungi
DESKRIPSI
Fungi adalah nama dari sekelompok besar makhluk
hidup eukariotik heterotrof yang mencerna
makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul
nutrisi ke dalam sel-selnya.
Jamur, kapang, khamir atau ragi
eukariota, sebagian besar adalah multiseluler
Fungi adalah heterotrof yang mendapatkan
nutriennya melalui penyerapan (absorpsi).
Saprofit, parasit
STRUKTUR
MAKROSKOPIS
STRUKTUR
MIKROSKOPIS
REPRODUKSI
Aksospora: Spora bersel satu ini terbentuk di dalam pundi
atau kantung yang dinamakan askus. Biasanya terdapat
delapan askospora di dalam setiap askus.
Basidiospora: Spora bersel satu ini terbentuk di atas
struktur berbentuk gada yang dinamakan basidium.
Zigospora: spora besar berdinding tebal yang terbentuk
apabila ujung-ujung dua hifa yang secara seksual serasi,
disebut juga gametangin, pada beberapa cendawan
melebur.
Oospora: Spora ini terbentuk di dalam struktur betina
khusus yang disebut ooginium, pembuahan telur atau
oosfer oleh gamet jantan yang terbentuk di dalam
anteredium mengasilkan oospora.
REPRODUKSI

KLASIFIKASI
ASCOMYCOTA
ZYGOMYCOTA
BASIDIOMYCOTA
DEUTEROMYCOTA
ZYGOMYCOTA
Tubuh tersusun atas hifa senositik tidak bersekat
memiliki tiga jenis hifa, yaitu Stolon, Rizoid dan
Sporangiospor
perkembangbiakan kawin melalui peleburan gamet
yang membentuk zigospora
perkembangbiakan tidak kawin dengan sporangium

CONTOH:
Mucormucedo
Rhizopus stolonifer

ASCOMYCOTA
Tubuh tersusun atas miselium dengan hifa yang bersekat
(bersepta)
hidup di lingkungan berair
bersifat parasit pada tumbuhan dan saprofit pada sampah.
memiliki spora yang terdapat pada askus (konidia).
perkembangbiakan kawin membentuk askospora.
Perkembangbiakan tidak kawin membentuk konidium,
tunas dan fragmentasi.
CONTOH:
Saccharomyces cereviceae (yeast).

Saccharomyces cereviceae (yeast).
BASIDIOMYCOTA
hifanya bersekat dikariotik (setiap sel memiliki inti sel yang
berpasangan)
Bentuk tubuh makroskopis
bentuk tubuh buahnya (basidiokarp) yang menyerupai payung
dan terdiri atas batang dan tudung.
Bagian bawah tudung terdapat lembaran-lembaran bilah sebagai
tempat terbentuknya basidium.
Perkembangbiakan tidak kawin dengan pembentukan konidium
perkembangbiakan kawinnya dengan pembelahan basidiospora
yang terbentuk pada basidium yang berbentuk ganda.
CONTOH:
Ganoderma applanatum
Puccinia graminis
Jamur shitake
Jamur kuping (Auricularia polytricha)
Jamur merang (VoIvarieIIa volvaceae).
Ganoderma applanatum
Puccinia graminis
Jamur shitake Jamur kuping Jamur merang
DEUTEROMYCOTA
hifa bersifat membentuk konidia
fase perkembangbiakan belum diketahui sehingga
sering disebut sebagai fungi imperfecti (jamur tidak
sempurna)
Hidup sebagai parasit
CONTOH:
Tinea versicolor,
Microsporium
Epidermophyton floocossum
Tinea versicolor Microsporium
Epidermophyton floocossum
PERAN
MENGUNTUNGKAN
fermentasi industri, misalnya pembuatan anggur, bir, dan
produksi antibiotik seperti penisilin.
Peragian adonan dan pemesakan beberapa keju

MERUGIKAN
membusukkan kayu, tekstil, makanan dan lain-lain.
menyebabkan penyakit pada manusia, hewan dan
tumbuhan, salah satu contoh cendawan patogen adalah
Histoplasma capsulacum yang menyebabkan
histoplomosis (infeksi mikosis pada sistem
retikuloendotelium yang meliputi banyak organ)