Anda di halaman 1dari 29

HOMEOSTASIS & CONTROL

INTAKE DAN OUTPUT CAIRAN TUBUH


- DALAM KEADAAN STEADY STATE
VOLUME C. TUBUH, ZAT-ZAT YANG TERLARUT
DAN KONSENTRASINYA RELATIF KONSTAN

HOMEOSTASIS
- INPUT-OUTPUT
- INTAKE : 1) MINUM + MAKAN
2) HASIL OKSIDASI MAKANAN

- OUTPUT: 1) INSENSIBLE LOSS :
- KULIT
- PARU-PARU
2) KERINGAT
3) FESES
4) URINE
- TERGANTUNG DARI IKLIM, KEBIASAAN
DAN AKTIFITAS FISIK
ANATOMI CAIRAN TUBUH
Total Air Tubuh
Air terkandung sebanyak 50-70% dalam total
berat badan

Air Tubuh
Kompartemen Fungsional
- intrasel (30-40 % dari berat badan)

- extrasel intravaskuler
interstitial
20-30%
dari berat
badan
KOMPOSISI C. EKSTRA DAN INTRASEL

- KATION DALAM PLASMA > C.
INTERSTISIAL
- ANION DALAM C. INTERSTISIAL > C. PLASMA

REGULASI PERTUKARAN CAIRAN DAN EQUILIBRIUM
OSMOTIK ANTARA C. INTRA DAN EKSTRASEL

- JUMLAH C. EKSTRASEL YANG TERBAGI
KEDALAM PLASMA DAN C. INTERSISIAL
DITENTUKAN OLEH KESEIMBANGAN DARI TEK.
HIDROSTATIK DAN KOLOID OSMOTIK MELALUI
MEMBRAN KAPILER
- DISTRIBUSI CAIRAN ANTARA INTRA DAN
EKSTRASEL DITENTUKAN TERUTAMA OLEH
EFEK OSMOTIK DARI Na, Cl DAN ION LAIN
TERHADAP MEMBRAN SEL MEMBRAN
SEL SANGAT PERMEABEL UTK AIR, TETAPI
RELATIF IMPERMEABEL UNTUK ION-ION AIR
MASUK DENGAN CEPAT MELALUI MEMBRAN
SEL CAIRAN INTRA DAN EKSTRASEL
ISOTONIS
PRINSIP DASAR OSMOSIS DAN TEKANAN
OSMOTIK

OSMOSIS
= DIFUSI AIR DARI HIGH WATER
CONCENTRATION KE LOW WATER
CONCENTRATION

-TEK. OSMOTIK = TEK. YANG DAPAT
MENGHAMBAT OSMOSIS BERLAWANAN
ARAH DENGAN OSMOSIS UKURAN INDIREK
DARI AIR DAN KONS. ZAT YANG TERLARUT
- MAKIN TINGGI TEK. OSMOTIK SUATU
LARUTAN :
- KONS. AIR MAKIN RENDAH
- KONS. ZAT TERLARUT MAKIN TINGGI
OSMOLARITAS CAIRAN TUBUH
EQUILIBRIUM OSMOTIK ANTARA C.INTRA DAN
EKSTRASEL
- PERUB. KECIL KONS. EKSTRASEL
PEMBENTUKAN TEK.OSMOTIK YANG BESAR
PADA MEMBRAN SEL (1 m0sm ~ 1,93 mmHg)
ABNORMALITAS VOLUME DAN OSMOLALITAS
DARI C. INTRA DAN EKSTRASEL

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI :
INGESTI AIR, DEHIDRASI, INFUS BERBAGAI
LARUTAN i.v.
KEHILANGAN CAIRAN DARI :
- G.I. TRACT
- KERINGAT
- GINJAL
PRINSIP DASAR YANG HARUS DIINGAT :
1. AIR BERGERAK SECARA CEPAT MELALUI
MEMBRAN SEL OSMOLARITAS C. INTRA DAN
EKSTRASEL TETAP SAMA
2. MEMBRAN SEL HAMPIR KOMPLIT IMPERMEABEL
UNTUK BERBAGAI ZAT JUMLAH OSMOL DALAM
C. INTRA DAN EKSTRASEL TETAP KONSTAN,
KECUALI DITAMBAH LARUTAN KEDALAM C.
EKSTRASEL ATAU HILANG DARI C. EKSTRASEL
ABNORMALITAS REGULASI VOL. CAIRAN
HIPONATREMIA :
- KELEBIHAN AIR (OSMOTIC
OVERHYDRATION)
- KEHILANGAN Na (HYPOSMOTIC
DEHYDRATION)
KEHILANGAN Na:
- KERINGAT BERLEBIHAN
- DIARE
- MUNTAH
- PEMAKAIAN DIURETIK YG BERLEBIHAN
- PENY. GINJAL SODIUM LOSS
- PENY. ADDISON
KELEBIHAN AIR :
- SEKRESI ADH YG BERLEBIHAN
HIPERNATREMIA :
-KEHILANGAN AIR DARI C. EKSTRASEL
(HYPEROSMOTIC DEHYDRATION)
-KELEBIHAN Na DALAM C.EKSTRASEL
(HYPEROSMOTIC OVERHYDRATION)
KEHILANGAN AIR :
- KEGAGALAN SEKRESI ADH EKSKRESI
AIR TINGGI DIABETES INSIPIDUS

- PENY. GINJAL : TIDAK RESPON THD ADH
NEPHROGENIC DIABETES INSIPIDUS
- INTAKE AIR < AIR HILANG (BERKERINGAT TINGGI)

KELEBIHAN Na
- PEMBERIAN NaCL TINGGI
- SEKRESI ALDOSTERON TINGGI

EDEMA
INTRASEL
EDEMA
EKSTRASEL
EDEMA INTRASEL
1. DEPRESI SISTEM METABOLISME JARINGAN
2. NUTRISI SEL YANG TIDAK ADEKUAT
3. INFLAMASI JARINGAN
EDEMA EKSTRASEL
1. KEBOCORAN LARUTAN DARI PLASMA KE
INTERSTISIAL MELALUI KAPILER
2. KEGAGALAN SISTEM LIMFE UNTUK
MENGEMBALIKAN CAIRAN DARI
INTERSTISIAL KE DALAM PLASMA
BLOKADE LIMFE
PROTEIN PLASMA YG BOCOR KE INTERSTITIAL TIDAK
DAPAT KEMBALI
- LIMFADENITIS : FILARIA
- CANCER
EDEMA PADA KEADAAN LAIN
- GAGAL JANTUNG
- RETENSI GARAM DAN AIR
- PENURUNAN PROTEIN PLASMA
CAIRAN DALAM RUANGAN POTENSIAL TUBUH
-R. PLEURA
-R. PERIKARDIUM
-R. PERITONIUM
-R. SYNOVIA - R. SENDI
- BURSA

PERMUKAAN DARI R. POTENSIAL SALING
MENEMPEL SEHINGGA RUANGAN DIANTARANYA
MERUPAKAN LAPISAN CAIRAN TIPIS
PERTUKARAN CAIRAN ANTARA KAPILER DAN R.
POTENSIAL
MEMBRAN PERMUKAAN DARI R. POTENSIAL TIDAK
PUNYA TAHANAN CAIRAN ELEKTROLIT
MAUPUN PROTEIN DAPAT KELUAR MASUK
DGN MUDAH ANTARA R. POTENSIAL DAN
INTERSTISIAL
CAIRAN KAPILER BERDEKATAN DENGAN R.
POTENSIAL
- DIFUSI KE R. INTERSTISIAL
- DIFUSI KE R. POTENSIAL
DRAINASE PROTEIN DARI R. POTENSIAL KE DLM
KAPILER OLEH PEMBULUH LIMFE
-TIAP R. POTENSIAL SECARA DIREK/INDIREK
BERHUBUNGAN DENGAN PEMBULUH LIMFE
- DLM R. PLEURA DAN PERITONEUM, PEMB.
LIMFE BERASAL DARI RUANG TERSEBUT
C. EDEMA DLM R. POTENSIAL = EFFUSION
- MEKANISME = EDEMA INTRASEL
- FILTRASI KAPILER TINGGI
- BLOKADE SIST. LIMFE
- DLM CAV. ABDOMINAL = ASCITES

Keseimbangan Cairan
-----------------------------------------------------------------------
Input Harian
-----------------------------------------------------------------------
Air yg dikosumsi dari makanan 1000
Air yg dikosumsi dari minuman 1200
Air dari proses metabolisme dlm tubuh 300

Total 2500 ml


--------------------------------------------------------------------------------
Output Harian
---------------------------------------------------------------------
Urine 1200
Melalui Kulit 750
Melalui Paru-paru 400
melalui feces 150
Total 2500 ml
FUNGSI AIR
Air mempunyai peran yang penting yang berhubungan dengan
fungsi dalam tubuh diantaranya :
1. Sebagai transfor nutrisi ke dalam sel dan membuang produk
metabolisme dalam sel.
2. Sebagai media cair untuk reaksi kimia intraseluler dan
seluruh metabolisme sel
3. Sebagai pengatur suhu tubuh, pencernaan dan ekresi.
4. Mentransfer enzym, hormon dan subtansi lainnya
TERIMA KASIH