Anda di halaman 1dari 6

Bab 1.

Pedahuluan

A. Rumusan Masalah
Dalam tugas akhir ini yang diberikan oleh dosen untuk membuat aplikasi berbasis web
sevice. Kelompok kami akan membuat sebuat web service berbasis aplikasi game puzzle
menggunakan clien server. Dari landsan tersebut kami merancang dan membuat aplikasi
tersebut dari untuk memenuhi tugas ini.
1.Tujuan Aplikasi Puzzle
1. Dari pembuatan aplikasi ini, kami bertujuan bisa mengimplementasikan semua
materi meteri dari dosen selama ini dengan baik.
2. Bisa membuat database yang terkoneksi dengan aplikasi dan web service yang
dari client ke server.
3. Berguna bagi pengguna game khususnya anak anak dan lainya.
2. Pengembangan Masalah
Dari masalah tersebut
Dari apalikasi tersebut kami mempunyai tujan untuk sasaran berguna bagi anak-anak
yang sangat interaktif terhadap perkembangan otak dan kecerdasan anak tersebut. Dari tujuan
itu kami juga bisa mengembangkan keraah berbasis yang lebih baik lagi.
























Bab 2. Tinjauan Pustaka

A. Landasan Teori


1. Pengertian Web Service

Klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi
informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua
pihak, pihak klien dan pihak server.

Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang
terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen
server. Komponen klien juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen
server disebut sebagai back-end. Komponen klien dari aplikasi tersebut dijalankan
dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen
klien tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan
menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen
server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap
beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request
dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut
kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan
server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang
berinteraksi dengan pengguna.

Sebuah contoh dari aplikasi client/server sederhana adalah aplikasi web yang
didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP. Skrip PHP atau
ASP akan dijalankan di dalam web server (Apache Server atau Internet Information
Services), sementara skrip yang berjalan di pihak klien akan dijalankan oleh web
browser pada komputer klien. Klien-server merupakan penyelesaian masalah pada
software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall
database, dengan metode klien-server database dapat diinstal pada suatu komputer
sebagai server dan aplikasinya diinstal pada client.

2. ASP.NET Web Service

Active Server Pages .NET (sering disingkat sebagai ASP.NET) adalah
kumpulan teknologi dalam Framework .NET untuk membangun aplikasi web dinamik
dan XML Web Service (Layanan Web XML). Halaman ASP.NET dijalankan
di server kemudian akan dibuat halaman markup (penanda) seperti HTML ( Hypertext
Markup Language), WML (Wireless Markup Language), atau XML (Extensible
Markup Language) yang dikirim ke browser desktop atau mobile

ASP.NET merupakan komponen Internet Information Services (IIS).
Oleh karena itu, untuk menginstalasikan ASP, harus juga menginstalasikan IIS.
ASP.NET adalah komponen utama Window yang membuat ISS dapat menjalankan
aplikasi yang berbasiskan .NET

Harus diperhatikan ASP.NET tidak terinstalasi secara otomatis ketika IIS
diinstal. Instalasi yang sukses secara otomatis juga akan menghasilkan beberapa
komponen dan sumber daya seperti :

o ASP.NET Performance Counter - Tiap versi ASP.NET memiliki performance
center yang berbeda.
o ASP.NET State Service - Digunakan untuk mengatur session state. Semua versi
ASP.NET akan menggunakan State Service yang sama yaitu yang disediakan oleh
versi terbaru.
o ASPNET local user account - pada komputer yang berdiri sendiri ataupun member
server local user acount bernama ASPNET akan dibuat ketika ASP.NET diinstal.

3. Keunggulan ASP.NET

ASP.NET memiliki beberapa keunggulan, keunggulan-keunggulan tersebut
diantaranya :

o Penyederhanaan. ASP.NET membuat mudah tugas umum seperti pembuatan form,
otentikasi client, validasi data, konfigurasi situs, dan deplayment.
o Perbaikan Performa. Karene ASP.NET dikompilasi ke CLR sehingga
performanya lebih baik dari ASP yang interpreter.
o Form-form Web. Merupakan model pemrograman baru yang menggabungkan
aplikasi ASP dengan kemudahan pengembangan dan produktifitas Visual Basic.

LAPORAN TUGAS PEMROGRAMAN CLIENT SERVER

6
6 CLIENT SERVER DENGAN WEB SERVICE

o Kode Nonspaghetti. Model pemrograman ASP.NET memisahkan kode
dari presentasi sehingga mempermudah membuat konstruksi dan mengelola
kode.
o Perbaikan Manajemen Status. ASP.NET menyediakan status aplikasi dan
sesi yang mudah digunakan. ASP.NET mengatasi keterbatasan tersebut dengan
menyediakan dukungan pendistribusian status sesi dalam server
web, menaruh informasi status dalam SQL Server, serta menyediakan
pengelolaan status tanpa cookies.
o Pengamanan. ASP.NET menyediakan layanan otorisasi (menentukan
apakah pengguna memiliki izin untuk melakukan tindakan yang diminta) dan
otentikasi (menentukan identitas pengguna yang melakukan permintaat) yang
telah diperbaiki menggunakan cookieAuthenticationModule dan
URLAuthorizationModule.
o Konfigurasi. ASP.NET menggunakan file XML untuk menyimpan
pengaturan konfigurasi. Hal ini membuat deplayment situs menjadi lebih mudah.
o Layanan Web. ASP.NET dapat digunakan untuk mengekspos fungsi bisnis
ke partner melalui protokol Web standar.
o caching. Disediakan mesin caching untuk meningkatkan kinerja aplikasi
dan mengurangi beban pemroses server web dan server database.
o Debugging. ASP.NET memiliki utilitas tracking yang build-in.

o Deployment. Deployment dapat dilakukan dengan cara menyalin file karena
semua pengaturan konfigurasi situs terdapat dalam file XML.