Anda di halaman 1dari 18

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Oral cavity disusun oleh berbagai struktur. Oral cavity dibedakan menjadi
oral vestibulae dan oral cavity proper. Kedua bagian tersebut dipisahkan oleh gigi.
Gigi merupakan salah satu struktur penyusun rongga mulut manusia, dan merupakan
struktur terkuat. Gigi memiliki beberapa fungsi diantaranya memotong, merobek dan
mengunyah makanan, dan fungsi tersebut disesuaikan dengan struktur anatomi gigi.
Gigi terdiri dari dua bagian yaitu mahkota dan akar yang dipisahkan oleh
suatu garis yang disebut garis servikal. Terdapat dua macam gigi yaitu gigi sulung
yang berjumlah dua puluh buah dan gigi permanen yang berjumlah tiga puluh dua
buah. Baik gigi sulung maupun gigi permanen memiliki berbagai perbedaan, salah
satu diantaranya yaitu hanya pada gigi permanen saja terdapat gigi premolar
sedangkan pada gigi sulung tidak terdapat gigi premolar.
Terdapat empat kuadran pada gigi, dua kuadran pada maksila dan dua kuadran
pada mandibula. Pada gigi permanen, terdapat delapan buah gigi tiap kuadran, yaitu
satu buah gigi incisivus central, satu buah incisivus lateral, satu buah gigi caninus,
dua buah gigi premolar dan tiga buah gigi molar. Dan dari berbagai jenis gigi tersebut
tentu terdapat perbedaan dari struktur akar maupun mahkota, baik diantara gigi kanan
maupun kiri, atas maupun bawah. Perbedaan tesebut dapat dilihat dari berbagai aspek
gigi.
Pada paper ini akan dibahas mengenai gigi premolar yang merupakan salah
satu gigi permanen yang menggantikan posisi dari molar pertama dan molar kedua
dari gigi sulung. Serta perbedaan dari premolar pertama dengan premolar kedua,
kanan kiri maupun atas bawah yang dilihat dari berbagai aspek.

2

1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari paper ini adalah :
a. Apa yang dimaksud dengan gigi premolar dan bagaimana struktur
anatominya?
b. Apakah perbedaan gigi premolar pertama dan premolar kedua kiri kanan pada
rahang atas?
c. Apakah pebedaan gigi premolar pertama dan kedua kiri kanan pada rahang
bawah?
1.3 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan paper ini adalah :
a. Untuk mengetahui apa itu gigi premolar beserta struktur antominya
b. Untuk mengetahui perbedaan gigi premolar pertama dan premolar kedua kiri
kanan pada rahang atas
c. Untuk mengetahui pebedaan gigi premolar pertama dan kedua kiri kanan pada
rahang bawah
1.4 Manfaat Penulisan
Adapun manfaat penulisan paper ini adalah :
a. Dapat menambah wawasan atau pengetahuan penulis ataupun pembaca
terhadap gigi premolar khususnya mengenai struktur anatomi dari gigi
premolar, perbedaan gigi premolar pertama dan kedua kiri kanan pada rahang
atas serta perbedaannya pada rahang bawah.
b. Menjadi referensi bagi pembaca atau khalayak umum dalam membuat suatu
makalah atau paper mengenai gigi premolar dan sejenisnya.


3

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Gigi premolar dan struktur anatominya
Gigi premolar merupakan salah satu gigi permanen yang menggantikan posisi
gigi molar pada gigi sulung. Pada kuadran gigi, gigi premolar merupakan gigi ke
empat dan kelima dari garis median, dan terletak diantara gigi caninus dan gigi molar.
Bersama dengan gigi molar, premolar termasuk dalam gigi posterior. Terdapat
delapan buah gigi premolar yaitu empat buah pada maksila dan empat buah pada
mandibula. Nomenklatur gigi premolar berdasarkan sistem Federation International
Dentaire/FID yaitu gigi premolar pertama maksila kanan dan kiri secara berurutan :
14, 24 ; gigi premolar kedua maksila kanan dan kiri secara berurutan : 15, 25 ; gigi
premolar pertama mandibula kanan dan kiri secara berurutan : 44, 34 ; gigi premolar
kedua mandibula kanan dan kiri : 45, 35.









Gambar 1. Gigi Permanen
4

Posisi gigi premolar yang berada diantara gigi caninus dan gigi molar,
menyebabkan gigi premolar ikut berperan dalam membantu fungsi dari gigi caninus
dan gigi molar. Gigi premolar pertama membantu gigi caninus dalam proses merobek
makanan dan gigi premolar kedua membantu gigi molar dalam proses pengunyahan
makanan. Seseorang terutama orang tua yang telah kehilangan gigi molarnya masih
tetap bisa melakukan pengunyahan dengan bantuan gigi premolar. Fungsi lainnya dari
gigi premolar adalah mempertahankan dimensi vertikal dari wajah, menunjang sudut
mulut dan pipi agar tidak kempot. Oleh karena itu, pada saat tersenyum akan terlihat
jelas apabila seseorang kehilangan gigi premolar terutama pada maksila.
Istilah bicuspid sering digunakan untuk gigi premolar, yang berarti dua cusp.
Cusp merupakan penonjolan pada aspek oklusal gigi. Jadi gigi premolar memiliki dua
penonjolan pada aspek oklusal mahkotanya yaitu satu cusp bukal dan satu cusp
lingual/palatal. Walaupun ada gigi premolar yang memiliki cusp lebih dari dua,
biasanya dimiliki oleh gigi premolar kedua pada mandibula, yang cusp lingualnya
lebi berkembang yaitu memiliki cusp lingual sebanyak 2 cusp. Sama halnya dengan
gigi anterior, gigi premolar juga memiliki developmental lobes sebanyak tiga lobus
pada aspek bukal dan pada aspek lingual/palatal terdapat satu lobus. Tetapi terdapat
pengecualian pada gigi premolar kedua mandibula yang memiliki lima lobus, oleh
karena aspek lingualnya lebih berkembang. Garis servikal dari gigi premolar, ketika
dilihat dari aspek proksimal melengkung ke arah oklusal, dan lebih melengkung ke
aspek mesial dibandingkan aspek distal. Bentuk akar gigi premolar melengkung ke
arah distal jika dilihat dari aspek proksimal dan terdapat variasi akar terutama pada
gigi premolar maksila.
Selain ciri umum premolar yang telah disebutkan diatas, adapun beberapa ciri
dari premolar dari berbagai aspek yaitu : dari aspek bukal, mahkota premolar terlihat
mirip dengan mahkota gigi caninus, berbentuk pentagon yang sedikit tidak beraturan,
mahkota melebar pada kontak area dan menyempit pada cervik. Dari aspek lingual
tampak mahkota gigi premolar lebih menyempit ke aspek lingual dibandingkan aspek
bukal, kecuali gigi premolar kedua mandibula yang memiliki dua cusp lingual,
5

mahkota lebih melebar ke pertengahan lingual. Dari aspek proksimal, tampak mesial
marginal ridge posisinya lebih oklusal dibandingkan distal marginal ridge, kecuali
gigi premolar pertama mandibula yang distal marginal ridge nya lebih oklusal
dibandingkan mesial marginal ridge. Dari aspek oklusal, mahkota tampak melebar
bukolingual dibandingkan mesiodistal, dan berbentuk heksagonal.
2.2 Gigi Premolar Maksila
Pada lengkung maksila terdapat empat buah gigi premolar dan pada masing-
masing kuadran terdapat dua buah gigi yaitu gigi premolar pertama (P1) dan
premolar kedua (P2). Pada maksila, kedua gigi tersebut hampir memiliki struktur
yang sama jika dibandingkan dengan gigi premolar mandibula. Gigi premolar
pertama pada maksila lebih lebar dibandingkan gigi premolar kedua jika dilihat dari
aspek bukal. Dan keduanya sama-sama memiliki mahkota dengan bentuk pentagonal.
Umumnya mahkota gigi premolar pada maksila melebar ke arah bukolingual dan
lebih menyempit ke arah mesiodistal. Gigi premolar pada maksila memiliki dua cusp
yaitu cusp palatal dan cusp bukal dengan ukuran yang hampir sama. Gigi premolar
maksila menggantikan posisi gigi molar sulung maksila, adapun waktu kalsifikasi
hingga terbentuknya akar dengan sempurna yaitu :
Gigi premolar pertama
Kalsifikasi : 1 - 1 tahun
Enamel komplit : 5-6 tahun
Erupsi : 10-11 tahun
Akar komplit : 12-13 tahun
Gigi premolar kedua
Kalsifikasi : 2- 2 tahun
Enamel komplit : 6-7 tahun
Erupsi : 10-12 tahun
Akar komplit : 12-14 tahun

6

Berikut ini adalah perbedaan premolar pertama dan premolar kedua maksila
apabila dilhat dari berbagai aspek :
Aspek P1 P2
Bukal Mahkota P1 lebih lebar
Bukal cusp lebih panjang dan
tajam
Sudut bukal cusp tajam
Bukal ridge prominent

Mesial cusp ridge panjang
Gambar :









Mahkota P2 lebih sempit
Bukal cusp pendek dan
tumpul
Sudut bukal cusp tumpul
Bukal ridge kurang
prominent
Distal cusp ridge panjang
Gambar :
Palatal Palatal cusp lebih pendek
dibandingkan bukal cusp

Mahkota meruncing ke palatal
Mesial cusp ridge lebih
panjang dibandingkan distal
cusp ridge

Gambar :
Palatal cusp mempunyai
panjang yang hampir sama
dengan bukal cusp
Mahkota tidak terlalu
meruncing ke palatal
Mesial cusp ridge lebih
pendek dibandingkn distal
cusp ridge
Gambar :
7











Proksimal Tampak dua akar dan dua
saluran akar
Bukal cusp lebih panjang
dibandingkan palatal cusp

Tampak cekungan di mesial
(mesial crown concavity)
Mesial root depression lebih
dalam dibandingkan distal
Depression/cekungan dari
mahkota sampai akar
Gambar :








Tampak satu akar dengan dua
saluran akar
Palatal cusp mempunyai
panjang yang hampir sama
dengan bukal cusp
Tidak ada mesial crown
concavity
Distal root depression lebih
dalam dibandingkan mesial
Depression/cekungan hanya
pada akar
Gambar :
8

Oklusal Mahkota tidak simetris, lebih
heksagonal
Permukaan mesial cekung
Central groove yang lebih
panjang sehingga fossa mesial
dan distal mendekat ke
marginal ridge
Bukal ridge lebih prominent

Gambar :









Mahkota simetris, lebih oval

Permukaan mesial cembung
Central groove lebih pendek
sehingga fossa mesial dan
distal mendekat ke garis
tengah gigi
Bukal ridge tidak terlalu
prominent
Gambar:

Ada beberapa ciri atau struktur untuk membedakan gigi premolar kiri dan
kanan yaitu :
Aspek P1 Gambar
Bukal Cusp depression pada bagian
mesial
Mesial cusp ridge lebih
panjang
Titik kontak mesial terletak
lebih oklusal dibandingkan







9

titik kontak distal


Proksimal Root depression di bagian
mesial
Akar melengkung ke arah
distal










Palatal Mesial cusp ridge lebih
panjang dibandingkan distal
cusp ridge














Aspek P2 Gambar
Bukal Cusp depression pada bagian
distal
Distal cusp ridge lebih
panjang
Titik kontak mesial terletak
lebih oklusal dibandingkan

10

titik kontak distal

Proksimal Root depression di bagian
distal
Akar melengkung ke arah
distal










Palatal Mesial cusp ridge lebih
pendek dibandingkan distal
cusp ridge
Cusp bukal dan cusp palatal
memiliki tinggi yang hampir
sama









2.3 Gigi Premolar Mandibula
Pada lengkung mandibula juga terdapat empat buah gigi premolar. Dan
terdapat dua buah gigi premolar pada tiap kuadran. Kedua gigi premolar mandibula
memiliki struktur yang berbeda. Secara umum, pada lengkung mandibula, gigi
premolar pertama berukuran lebih kecil dibandingkan gigi premolar kedua. Mahkota
premolar secara mesiodistal maupun bukolingual kurang lebih sama. Gigi premolar
mandibula kemungkinan memiliki lebih dari dua cusp, cusp lingual kurang prominent
jika dibandingkan dengan gigi premolar maksila. Gigi premolar mandibula umumnya
berakar tunggal. Gigi premolar mandibula menggantikan posisi gigi molar sulung
11

mandibula, adapun waktu kalsifikasi hingga terbentuknya akar dengan sempurna
yaitu :
Gigi premolar pertama
Kalsifikasi : 1- 2 tahun
Enamel komplit : 5-6 tahun
Erupsi : 10-12 tahun
Akar komplit : 12-13 tahun
Gigi premolar kedua
Kalsifikasi : 2 -2 tahun
Enamel komplit : 6-7 tahun
Erupsi : 11-12 tahun
Akar komplit : 13-14 tahun
Berikut ini adalah perbedaan premolar pertama dan premolar kedua maksila
apabila dilhat dari berbagai aspek :
Aspek P1 P2
Bukal Mahkota lebih panjang

Mahkota menyempit dari titik
kontak ke cervikal
Cusp lebih menonjol
Bukal ridge lebih prominent

Akar lebih pendek
Titik kontak mesial lebih rendah
dibandingkan distal
Gambar :


Mahkota lebih pendek dan
melebar
Mahkota melebar pada
cervikal
Cusp kurang menonjol
Bukal ridge kurang
prominent
Akar lebih panjang
Titik kontak distal lebih
rendah dibandingkan mesial
Gambar :
12








Lingual Satu cusp lingual
Mahkota cenderung sempit di
lingual
Cusp lingual sangat pendek,
nonfungsional
Mesial marginal ridge lebih
pendek dibandingkan distal
Gambar :









Dua cusp lingual
Mahkota cenderung lebar di
lingual
Cusp lingual tidak sependek
cusp lingual P1
Distal marginal ridge lebih
pendek dibandingkan mesial
Gambar :
Proksimal Cusp lingual lebih pendek
dibandingkan cusp bukal

Mahkota lingual sangat miring
Dapat terlihat dengan jelas
Cusp lingual sedikit agak
lebih pendek dibandingkan
cusp bukal
Mahota lingual tidak terlalu
miring
13

aspek oklusalnya dari aspek
mesial
Gambar :










Tidak terlalu jelas aspek
oklusalnya dari aspek mesial
Gambar :
Oklusal Berbentuk seperti berlian

Permukaan oklusal yang lebih
kecil/sempit
Tipe dua cusp
Dua fossa (mesial dan distal)


Groove memanjang mesiodistal
hingga mendekati margin
Berbentuk hampir kotak atau
bulat
Permukaan oklusal yang
lebih lebar
Tipe dua cusp dan tiga cusp
Dua fossa (mesial dan distal)
pada tipe dua cusp tapi tiga
fossa pada tipe tiga cusp
Pada tipe dua cusp : groove
berbentuk Y. Pada tipe tiga
cusp : berbentuk H atau U

Ada beberapa ciri atau struktur untuk membedakan gigi premolar kiri dan
kanan yaitu :

14

Aspek P1 Gambar
Bukal Titik kontak mesial lebih rendah
dibandingkan titik kontak distal
Secara umum terdapat lekukan
pada mesial cusp ridge








Lingual Mesial marginal ridge lebih
rendah dibandingkan distal
Tampak mesiolingual groove








Proksimal Mesial marginal ridge lebih
rendah dibandingkan distal
Permukaan oklusal lebih tampak
dari mesial
Depresi pada akar lebih dalam
pada distal








Oklusal Mahkota cembung pada bagian
distal dan datar pada
mesiolingual
Umumnya terdapat mesiolingual




15

groove
Fossa distal lebih lebar
dibandingkan fosa mesial




Aspek P2 Gambar
Bukal Titik kontak distal lebih rendah
dibandingkan titik kontak mesial
Secara umum terdapat lekukan
pada distal cusp ridge








Lingual Distal marginal ridge lebih
rendah dari mesial








Proksimal Distal marginal ridge lebih
rendah dibandingkan mesial
Permukaan oklusal lebih tampak
dari distal
Depresi pada akar lebih dalam
pada distal








16

Oklusal Mahkota melebar faciolingual
pada distal dibandingkan mesial
Mesiolingual cusp lebih lebar
dibandingkan distolingual cusp
(tipe tiga cusp), ujung cusp
lingual lebih mesial (tipe dua
cusp)
Fossa distal lebih lebar (tipe dua
cusp), fossa distal lebih sempit
(tipe tiga cusp)














17

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Gigi premolar merupakan gigi permanen yang menggantikan posisi gigi molar
pada gigi sulung, merupakan gigi ke empat dan kelima dari garis median, dan terletak
diantara gigi caninus dan gigi molar. Bersama dengan gigi molar, gigi premolar
termasuk dalam group posterior. Ada beberapa struktur yang dapat dilihat dari
berbagai aspek untuk membedakan gigi premolar pertama maupun premolar kedua
kanan kiri pada maksila dan mandibula.
3.2 Saran
Berdasarkan paparan dari paper ini mengenai perbedaan struktur gigi
premolar pada maksila maupun mandibula dari berbagai aspek, setelah memahami
perbedaannya maka disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan mengenai
struktur gigi premolar, agar berguna kedepannya terutama bagi mahasiswa
kedokteran gigi mengingat bahwa pada tiap individu atau pasien terdapat begitu
banyak variasi anatomi gigi. Namun juga tidak terbatas pada gigi premolar, seluruh
gigi sebaiknya dipahami, oleh karena itu diperlukan berbagai literature, jurnal
ataupun buku sebagai sumber.






18

DAFTAR PUSTAKA

Rickne C. 2012. Woelfels Dental Anatomy. 8
th
ed. Philadelphia : Lippincott Williams
& Wilkins a Wolters Kluwer bussines. pp : 95-120.
Stanley J. 2010. Wheelers Dental Anatomy,Physiology and Occlusion. 9
th
ed. St
Louis : Saunders Elsevier. pp : 158-167.

Anda mungkin juga menyukai