Anda di halaman 1dari 3

Sesi II

Pada pasien ini dilakukan pemeriksaan swab vagina. Didapatkan hasil :




Interpretasi : a) swab vagina ini menunjukkan adanya bakteri gardnerella
vaginalis ditambah dengan ditemukannya clue cell ( sel epitel
vagina yang diliputi oleh kokobasil sehingga batas sel tidak jelas).
b) Ditemukan clue cell merupakan patognomonik dari infeksi
Gardnerella vaginalis yang patologis.

Diagnosis
Dengan melihat gejala pasien yang mengalami keputihan berbau amis serta
berwarna disertai pemeriksaan penunjang yang sudah dilakukan, dan ditemukan
interpretasi swab yang sudah dijabarkan disertai clue cell dapat membantu untuk
menegakkan diagnosis.
Untuk itu kelompok kami menegakkan diagnosis pasien ini dengan
INFEKSO VAGINOSIS BAKTERIAL, yang merupakan sindrom klinik akibat
pergantian beberapa flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi
tinggi seperti Gardnerella vaginalis.


Penatalaksanaan

Dengan diagnosis yang telah kita tegakkan disertai dengan kemungkinan
penyebab dari terjadinya vaginosis bacterial pada pasien ini maka berikut adalah
tatalaksana yang akan dilakukan pada pasien :

- Medikamentosa
1. Metronidazol 2 x 500mg per harridan diberikan selama 7 hari

- Non medikamentosa
1. Menjaga higenitas pasien, dengan harapan bakteri-bakteri lain tidak ikut
menginvasi vagina sehingga menimbukan masalh baru.
2. Edukasi berupa :
o Batasan untuk tidak berhubungan sex dulu selama pengobatan
o Penjelasan mengenai infeksi vaginosis bacterial yang sedang dialami
o Menganjurkan suami untuk diperiksa juga menggunakan usapan pada
preputial. Guna mengetahui apakah suami memiliki infeksi bakteri yang
sama yang merupakan penyebab, sehingga tidak terjadi fenomena ping-
pong.

Prognosis

Ad Vitam : Ad Bonam
Ad Fungtionam : Ad Bonam
Ad Sanationam : Dubia Ad Bonam

Prognosis yang dijabarkan diatas merupakan hasil pemeriksaan klinis dan hasil
pemeriksaan penunjang serta penilaian terapi yang masih bias dijalani dengan baik,
secara keseluruhan prognosis pada pasien akan berlangsung baik, hanya saja yang
perlu menjadi perhatian adalah bagaimana kekambuhan yang mungkin terjadi pada
pasien ini ketika tidak diketahui sumber infeksi tersebut.