Anda di halaman 1dari 40

PORTOFOLIO

No. ID dan Nama Peserta : dr. Ruly Rahmatillah


No. ID dan Nama Wahana : RSUD Ibnu Sina Gresik
Topik :Ilmu Penyakit Dalam (Medis)
Tanggal Kasus : 04 Maret 204
Nama Pasien : !n. MR No. RM :""#$%
Tanggal Presentasi : ! "pril #$% Pendamping: dr. &isa Pus'it(rini) S'.S
Tempat presentasi :Ruan* +nd(sk('i RS Ibnu Sina Gresik
O&'ekti( Presentasi :
,eilmuan ,eteram'ilan Penye*aran !in-auan 'ustaka
Dia*n(stik Mana-emen Masalah Istime.a
/e(natus 0ayi 1nak Rema-a De.asa &ansia 0umil
Deskri'si : Pasien den*an 'ermasalahan PG, sta*e 2 dan Diabetes Mellitus
!u-uan : Men*etahui 'emeriksaan) dia*n(stik) dan tatalaksana 'asien diabetik /e3r('ati
)ahan &ahasan !in-auan
Pustaka
Riset ,asus 1udit
*ara mem&ahas Diskusi Presentasi4
diskusi
+5mail P(s
Data Pasien /ama : !n. MR6 4" th
1lamat: Men*anti Gresik
No. Registrasi : ""#777
Nama Klinik :RSUD I0/U SI/1 !el'. !erda3tar se-ak: 208
Data +tama untuk &ahan diskusi
. Keluhan +tama ,-u&.e/ti0e1 : Sesak na3as
"namnesis ,"utoanamnesis1
Pasien datan* den*an keluhan utama sesak na3as se-ak 8 hari Sebelum masuk rumah
sakit (MRS)) memberat se-ak hari sebelum MRS) sesak na3as tidak membaik den*an istirahat.
Semin**u lalu 'asien 'ertama kali melakukan 9u9i darah karena keluhan yan* sama. Pasien
biasanya tidur den*an 258 bantal dan tidak 'ernah terban*un 'ada ten*ah malam karena
keluhan sesak na3as. Selain sesak na3as) 'asien -u*a men*eluh kedua kakinya ben*kak se-ak
bulan ini. Selain itu 'asien -u*a men*eluh berat badannya semakin kurus dan na3su makannya
menurun se-ak bebera'a hari terakhir ini.
Pasien mulai terdia*n(sa 'enyakit *in-al kr(nis se-ak min**u sebelum MRS dan saat
itu 'asien 9u9i darah untuk 'ertama kalinya. Pasien baru terdia*n(sa menderita DM se-ak #
tahun lalu teta'i tidak rutin 9(ntr(l den*an *ula darah 200an ('asien lu'a)) keluhan saat itu
merasa lebih serin* buan* air ke9il dan berat badan menurun 'adahal lebih serin* makan
karena serin* la'ar) Sebelumnya 'asien tidak men*hiraukan keluhan tersebut) namun # tahun
terakhir baru diketahui bah.a 'asien menderita DM. Pasien -u*a menderita hi'ertensi se-ak
tahun yan* lalu ( !D 2006: mm;*) minum 9a't('ril. Ri.ayat minum -amu5-amuan (5)
. Ri2a'at Pen'akit Dahulu:
5 Diabetes Mellitus < # tahun yan* lalu
5 ;i'ertensi (=) tahun yan* lalu
5 Ri.ayat 1ler*i ((bat6debu6makanan) disan*kal
!. Ri2a'at Pengo&atan:
5 Pasien rutin minum (bat hi'ertensi (9a't('ril) se-ak tahun belakan*an ini
5 Pasien melakukan hem(dialisa 'ertama kali semin**u sebelum MRS
%. Ri2a'at keluarga :
Penyakit ,eturunan : DM (=)) ;! (=)) 1sma (5)
&ain5lain : +ndemi9 G(iter (5)) Penyakit >antun* (5)) ?21 (5)
3. Ri2a'at Psikososial :
Ri.ayat Pendidikan: Pendidikan lulusan SD
Ri.ayat S(sial: berke'ribadian terbuka teta'i semen-ak sakit men-adi sedikit tertutu'
4. Ri2a'at Peker.aan : .iras.ata
5. Pemeriksaan Fisik ,O&.e/ti0e1
K6"D""N +M+M
,U : lemah ,esadaran : 9(m'(s mentis
!D : #06$0 mm;* / : %# 76menit RR : 2276menit !a7: 8#.$
0
?
00 : "" k* !0 : "0 9m
Suara bi9ara n(rmal
,ulit : tur*(r (/)) t(nus (/)) uremic frost ,71
K6P"L" D"N L686R
Mata : edema 'al'ebra (5)) kon.ungti0a anemis ,719 s9lera ikterik (5)) 'u'il bulat is(k(r
!elin*a : se9ret (5)
;idun* : 'endarahan (5)) se9ret (5)
Mulut : sian(sis (5)) atr(3i 'a'il lidah (5)
&eher : bentuk n(rmal) 'embesaran ,G0 (5)) trakea di ten*ah) distensi @ena -u*ularis (5)
T8OR":
0entuk simetris ) retraksi (A)
Payudara n(rmal) tum(r (5)
Pembesaran kelen-ar a7illa (5)
P"R+
Ins'eksi : 0entuk simetris) 'er*erakan simetris
Pal'asi : Bremitus raba simetris) nyeri (5)
Perkursi : Suara ket(k s(n(r di semua area D6S) nyeri ket(k (5)
1uskultasi : Suara na3as @esikuler di semua area D6S) Rh 565 ) Ch 565
;"NT+N<
!ekanan @ena sentral : !idak dida'atkan distensi @ena -u*ular eksterna
Ins'eksi: I9tus 9(rdis tidak tam'ak
Pal'asi: I9tus 9(rdis teraba di I?S 2 mid-clavicular line sinistra) 'ulsasi teraba di a'eks.
Perkusi: 0atas kanan -antun* di sternal line de7tra9 batas kiri -antun* di I?S 2 mid-
clavicularline sinistra
1uskultasi :S n(rmalD S2 n(rmal9 sin*le) murmur (5)) Gall(' (5)
")DOM6N
Ins'eki : Blat) kulit kerin*
1uskultasi : 0U (=) n(rmal
Pal'asi : S(e3l) nyeri tekan e'i*astrium (5)) he'ar6lien tidak teraba) *in-al tidak teraba
Perkusi : Shifting dullness (5)) nyeri ket(k 'in**an* (5)
IN<+IN"L = <6N6T"LI" = "N+-
De3(rmitas (5)) hernia (5)) tum(r (5)) 'embesaran ,G0 (5)) se9ret (5)) hem(rrh(id (5)
6K-TRIMIT"- "T"- D"N )"W"8
,ulit : ;an*at) kerin*) ?R!E2F)edema ,71 kedua tungkai &a2ah
Sendi) >ari) ,uku : de3(rmitas (5)) k(il(ni9hia (5)) t('hus (5)
!ulan* belakan* : ,i3(sis (5)) s9(li(sis (5)
La&oratorium:
Darah &en*ka'
La& Nilai La& Nilai
&euk(sit #."00 6Gl 1lbumin 8."% *6dl
;em(*l(bin $.2 *r6dl /a 8# mm(l6l
;emat(krit 2.0 H , 4." mm(l6l
M?2 I2 3l ?l 02 mm(l6l
M?; 2I '* ;0S1* ne*ati@e
M?;? 8" *r6dl G(l darah 0
!r(mb(sit %8.000 6Gl U&:
Carna
'r(tein
,unin*
-ernih
=
GDP # m*6dl
Ureum 04. m*6dl
?reatinin #.%" m*6dl
Foto Thora> : !idak ditemukan kelainan) 3(t( dalam batas n(rmal
6*<: Sinus Rhytm ;R %" b'm
"ssesment:
*ue and *lue Pro&lem List Planning
Planning
Monitoring
&aki5laki) 4" tahun
">:
5 Sesak
5 ri. ?u9i darah
min**u SMRS
5 Ri. Un?(ntr(lled DM
(=)
5 Ri. ;! (=)
Pemeriksaan (isik:
G?S 4"#) !D #06%0) RR
28
5 1nemi9 =6=
5 +7tremitas ba.ah
ben*kak
Pemeriksaan la&
5 Ur : 04.
5 ?r : #.%"
5 GBR: 4.2
.PG, st 2 (n ;D
. diabeti9
ne3r('haty
.2 2as9ular
disease
P!7 :
5 J2 254 l'm /?
5 0ed rest
5 In3use +1S 3lash 'er
hari
5 In- Bur(semide 2720
m*
5 ;em(dialise ele9ti@e
5 Diet DM
5 Diet *in-al %00
k9al6hari) RG
E2*r6hari) 'r(tein
#0*r6hari
P(:1ml(di'ine 0 m* 5050
Sub-e9ti@es
2ital si*n
&ab
PB: 1nemia =6= 'ada
9(n-un9ti@a
Pemeriksaan lab :
;b : $)2
M?2 : I2 (/ I05%4)
M?; : 2I (2#582)
M?;? : 8" (8258#)
. 1nemia
/(rm(kr(m
n(rm(siter
. due t( n(
P!7 :
!reat underlyin* disease
!rans3usi PR? ba*6hari
lab
17 : Didia*n(sa DM #
th

yan* lalu) tidak rutin
k(ntr(l
&ab : GDP #
2. DM ty'e 2 Diet DM
Gli9laKide I0m*5050
&ab
GD16'a*i
17 : Pasien didia*n(sa ;!
se-ak tahun yan* lalu
!D : #06%0
8. ;! st II P!7 : 1ml(di'ine 0 m* 5050 !D
Follo2 +p:
3?!?#$%
S: Sesak (=) berkuran*) batuk (=)) kaki ben*kak (=)) Pusin* (=)
J: G?S 4"#) !D #06%0) / II76m) RR 276m
1: PG, st. 2 = DM = ;!= 1nemia
P:
I. !7 Umum:
5 J2 254 l'm /?
5 0ed rest
5 In3use +1S 3lash 'er hari
5 Diet DM) Diet *in-al %00 k9al6hari) RG E2*r6hari) 'r(tein #0*r6hari
II. !7 ,husus
5 In3use PR? 2 ba*6hari
5 In- Bur(semide 2720 m*
5 ;em(dialise hari ini
5 P(:1ml(di'ine 0 m* 5050 . Gli9laKide I0m*5050
4?!?#$%
S: Sesak (5)) Pusin* (=)) mata terasa kabur (=)
J: G?S 4"#) !D "0600) / %276m) RR I7m
&ab: GDP 2" ;b .2 0U/ "2.8 S? I."# GD1 "$
1: PG, st. 2 = DM = ;!= 1nemia= 2isus turun
P:
Pd7: ,(nsul Mata
Pt7:
I. !7 Umum:
5 0ed rest
5 2en3l(n
5 Diet DM) Diet *in-al %00 k9al6hari) RG E2*r6hari) 'r(tein #0*r6hari
II. !7 ,husus:
5 In- Bur(semide 2720 m*
5 P(:1ml(di'ine 0 m* 5050. Gli9laKide I0m*5050
8asil konsul mata : Moderate Non?Proli(erati0e Dia&eti/ Retinopath'
Retina: perdarahan ,719 mikroaneurism ,71
-aran: Regulasi <ula darah
Resume
Pasien ini datan* den*an keluhan sesak na3as yan* dirasakan se-ak 8 hari sebelum MRS)
memberat hari Sebelum MRS. Sesak na3as tidak berkuran* den*an istirahat) tidak ada P/D)
dan 'asien harus tidur den*an bantal yan* tin**i akibat keluhan sesak na3as ini. Pada
'emeriksaan 3isik dida'atkan k(n-un*ti@a dan ektremitas anemis serta ben*kak 'ada kedua
kakinya. Pasien baru men*etahui menderita DM se-ak # tahun lalu) dan 'asien tidak rutin
minum (bat untuk men*(ntr(l *ula darahnya dan didia*n(sis hi'ertensi se-ak tahun lalu. Dari
ri.ayat keluar*a diketahui bah.a kedua (ran* tua 'asien menderita DM -u*a. Pasien mulai
didia*n(sis *a*al *in-al sta*e 2 se-ak min**u Sebelum MRS. Se-ak saat itu 'asien
'ertamakali 9u9i darah. ;asil 'emeriksaan lab(rat(rium menun-ukkan 'enin*katan kadar
kreatinin serum) ureum) Gula darah 'uasa serta 'enurunan hem(*l(bin. Pasien -u*a memiliki
*e-ala k(m'likasi mikr(@askular lainnya yaitu mata kabur.
0erdasarkan *e-ala klinis) ri.ayat 'enyakit) dan 'emeriksaan lab(rat(rium) *a*al *in-al
yan* diderita 'asien meru'akan k(m'likasi yan* dida'at dari DM yan* diketahuinya se-ak
kuran* lebih # tahun yan* lalu. 0erdasarkan 'er-alanan 'enyakit) 'asien berada 'ada taha' ")
den*an 'enurunan GBR dan adanya hi'ertensi se-ak tahun yan* lalu. Jleh karena itu 'asien
ini membutuhkan tera'i 'en**anti *in-al beru'a dialysis.
Da(tar pustaka
. Cild S) R(*li9 G) Green 1 et al. Gl(bal 're@alen9e (3 diabetes: estimates 3(r the year 2000
and 'r(-e9ti(ns 3(r 2080. 1meri9an Diabetes 1ss(9iati(n. 2004D 27(5): 1047-1053
2. ;ussain 1) 2in9ent M. Diabetes Mellitus !y'e . Meds9sa'e Lserial (nlineM 208. 1@ailable
3r(m UR&: htt':66emedi9ine.meds9a'e.9(m6arti9le6$$8%5(@er@ie.
8. &i*aray ,) Isley M. Diabetes Mellitus !y'e 2. Meds9sa'e Lserial (nlineM 208. 1@ailable
3r(m UR&: htt':66emedi9ine.meds9a'e.9(m6arti9le6$$8%5(@er@ie.
4. Sud(y( 1) Setiy(hadi 0) 1l.i I dkk. Diabetes Melitus di Ind(nesia. Dalam: 0uku 1-ar Ilmu
Penyakit Dalam >ilid 8. >akarta:Pusat Penerbit IPD B, UID 200$ . hal. I$45I$"
5. Rudiant( 1) &indart( D) De9r(li + et al. ,(nsensus Pen*el(laan Dan Pen9e*ahan Diabetes
Mellitus !i'e 2 di Ind(nesia 20. >akarta: P0 P+R,+/ID 20
6. Su.itra ,. Penyakit Gin-al ,r(nik. In 0uku 1-ar Ilmu Penyakit Dalam >ilid I +disi I2. >akarta:
Pusat Penerbit IPD B, UID 200#. '. "I5"I4
$. Sk(re9ki ,) Green >) 0renner 0 M. ?hr(ni9 kidney disease. In: ;arris(nNs 'rin9i'les (3
internalmedi9ine $
th
ed. US1: M9Gra.5;illD 200$. '. I"I5#%
I. 1ndre. S) ?(resh >) 0(lt(n , et al. ?lini9al Pra9ti9e Guidelines 3(r ?hr(ni9 ,idney
Disease: +@aluati(n) ?lassi3i9ati(n) and Strati3i9ati(n. ,6DJOI /ati(nal ,idney B(undati(n
In9 2002
%. /els(n R) !uttle ,) 0il(us R et al. ,DJOI ?lini9al Pra9ti9e Guideline B(r Diabetes 1nd
?,D: 202 U'date. 1m > ,idney Dis. 202D #0("):I"05II#.
0. Bau9i) 1nth(ny S.) et al. 200I. Harrisons !rinci"les of #nternal $edicine 17
th
ed. US1:
!he M9Gra.5;ill ?(m'anies In9.
8asil Pem&ela.aran
. De3inisi /e3r('ati Diabetik
2. Bakt(r Resik( /e3r('ati Diabetik
8. Pat(3isi(l(*i /e3r('ati Diabetik
4. Gambaran ,linik /e3r('ati Diabetik
". Dia*n(sa /e3r('ati Diabetik
#. Penatalaksanaan /e3r('ati Diabetik
P6M)"8"-"N
Diabetes Mellitus (DM) meru'akan salah satu 'enyakit tidak menular yan*
're@alensi semakin menin*kat dari tahun ke tahun. Diabetes Mellitus serin* disebut seba*ai
the *reat imitat(r) karena 'enyakit ini da'at men*enai semua (r*an tubuh dan menimbulkan
berba*ai ma9am keluhan. Ge-alanya san*at ber@ariasi dan da'at timbul se9ara 'erlahan5
lahan) sehin**a 'asien tidak menyadari akan adanya 'erubahan se'erti minum yan*
men-adi lebih banyak) buan* air ke9il atau'un berat badan yan* menurun. Ge-ala5*e-ala
tersebut da'at berlan*sun* lama tan'a di'erhatikan) sam'ai kemudian (ran* tersebut 'er*i
ke d(kter untuk memeriksakan kadar *luk(sa darahnya. Pada tahun %%2) lebih dari 00
-uta 'enduduk dunia menderita DM dan 'ada tahun 2000 -umlahnya menin*kat men-adi "0
-uta yan* meru'akan #H dari '('ulasi de.asa.

Sekitar 40 H dari 'asien DM terda'at keterlibatan *in-al) sehin**a da'at di'ahami


bah.a 'enyakit *in-al diabetik -u*a akan men*alami 'enin*katan dari .aktu ke .aktu.
(Sud(y( dkk) 200$)
Pada 'asien DM) berba*ai *an**uan 'ada *in-al da'at ter-adi se'erti ter-adinya batu
saluran kemih) in3eksi saluran kemih) 'iel(ne3ritis akut mau'un kr(nik) dan -u*a berba*ai
bentuk *l(merul(ne'hritis) yan* selalu disebut seba*ai 'enyakit *in-al n(n5diabetik 'ada
'asien DM. 1kan teta'i yan* terbanyak dan terkait se9ara 'ath(*enesis den*an diabetes
adalah 'enyakit *in-al diabetik) yan* se9ara klasik 'at(l(*inya diuraikan (leh ,immelsti9hl5
Cils(n 'ada tahun %8#) beru'a *l(merul(nek(sis yan* n(duler dan di3us.
4
P(rt(3(li( ini dibuat den*an tu-uan untuk lebih memahami 9ara mendia*n(sis) dan
men*etahui 'rinsi' 'enatalaksanaan 'ada 'asien DM den*an k(m'likasi ne3r('ati diabetik.
Sehin**a dihara'kan akan menambah 'en*etahuan seba*ai d(kter umum dalam
menan*ani kasus tersebut.
Ne(ropati Dia&etik
/e3r('ati Diabetik adalah k(m'likasi Diabetes mellitus 'ada *in-al yan* da'at
berakhir seba*ai *a*al *in-al. ,eadaan ini akan di-um'ai 'ada 8"54"H 'enderita diabetes
militus terutama 'ada DM ti'e I. /e3r('ati diabetik di de3inisikan seba*ai sindr(ma klinis
'ada 'asien diabetes mellitus yan* ditandai den*an albuminuria meneta' (P800m*624 -am
atau P200 i*6menit) 'ada minimal 2 kali 'emeriksaan dalam kurun .aktu 85# bulan
'enurunan 3un*si GBR) dan 'enin*katan tekanan darah arteri.
2
Resume
Pasien ini datan* den*an keluhan sesak na3as yan* dirasakan se-ak 8 hari sebelum MRS)
memberat hari Sebelum MRS. Sesak na3as tidak berkuran* den*an istirahat) tidak ada P/D)
dan 'asien harus tidur den*an bantal yan* tin**i akibat keluhan sesak na3as ini. Pada
'emeriksaan 3isik dida'atkan k(n-un*ti@a dan ektremitas anemis serta ben*kak 'ada kedua
kakinya. Pasien baru men*etahui menderita DM se-ak # tahun lalu) dan 'asien tidak rutin
minum (bat untuk men*(ntr(l *ula darahnya dan didia*n(sis hi'ertensi se-ak tahun lalu. Dari
ri.ayat keluar*a diketahui bah.a kedua (ran* tua 'asien menderita DM -u*a. Pasien mulai
didia*n(sis *a*al *in-al sta*e 2 se-ak min**u Sebelum MRS. Se-ak saat itu 'asien
'ertamakali 9u9i darah. ;asil 'emeriksaan lab(rat(rium menun-ukkan 'enin*katan kadar
kreatinin serum) ureum) Gula darah 'uasa serta 'enurunan hem(*l(bin. Pasien -u*a memiliki
*e-ala k(m'likasi mikr(@askular lainnya yaitu mata kabur.
0erdasarkan *e-ala klinis) ri.ayat 'enyakit) dan 'emeriksaan lab(rat(rium) *a*al *in-al
yan* diderita 'asien meru'akan k(m'likasi yan* dida'at dari DM yan* diketahuinya se-ak
kuran* lebih # tahun yan* lalu. 0erdasarkan 'er-alanan 'enyakit) 'asien berada 'ada taha' ")
den*an 'enurunan GBR dan adanya hi'ertensi se-ak tahun yan* lalu. Jleh karena itu 'asien
ini membutuhkan tera'i 'en**anti *in-al beru'a dialysis.
Da(tar pustaka
. Cild S) R(*li9 G) Green 1 et al. Gl(bal 're@alen9e (3 diabetes: estimates 3(r the year 2000
and 'r(-e9ti(ns 3(r 2080. 1meri9an Diabetes 1ss(9iati(n. 2004D 27(5): 1047-1053
2. ;ussain 1) 2in9ent M. Diabetes Mellitus !y'e . Meds9sa'e Lserial (nlineM 208. 1@ailable
3r(m UR&: htt':66emedi9ine.meds9a'e.9(m6arti9le6$$8%5(@er@ie.
8. &i*aray ,) Isley M. Diabetes Mellitus !y'e 2. Meds9sa'e Lserial (nlineM 208. 1@ailable
3r(m UR&: htt':66emedi9ine.meds9a'e.9(m6arti9le6$$8%5(@er@ie.
4. Sud(y( 1) Setiy(hadi 0) 1l.i I dkk. Diabetes Melitus di Ind(nesia. Dalam: 0uku 1-ar Ilmu
Penyakit Dalam >ilid 8. >akarta:Pusat Penerbit IPD B, UID 200$ . hal. I$45I$"
5. Rudiant( 1) &indart( D) De9r(li + et al. ,(nsensus Pen*el(laan Dan Pen9e*ahan Diabetes
Mellitus !i'e 2 di Ind(nesia 20. >akarta: P0 P+R,+/ID 20
6. Su.itra ,. Penyakit Gin-al ,r(nik. In 0uku 1-ar Ilmu Penyakit Dalam >ilid I +disi I2. >akarta:
Pusat Penerbit IPD B, UID 200#. '. "I5"I4
$. Sk(re9ki ,) Green >) 0renner 0 M. ?hr(ni9 kidney disease. In: ;arris(nNs 'rin9i'les (3
internalmedi9ine $
th
ed. US1: M9Gra.5;illD 200$. '. I"I5#%
I. 1ndre. S) ?(resh >) 0(lt(n , et al. ?lini9al Pra9ti9e Guidelines 3(r ?hr(ni9 ,idney
Disease: +@aluati(n) ?lassi3i9ati(n) and Strati3i9ati(n. ,6DJOI /ati(nal ,idney B(undati(n
In9 2002
%. /els(n R) !uttle ,) 0il(us R et al. ,DJOI ?lini9al Pra9ti9e Guideline B(r Diabetes 1nd
?,D: 202 U'date. 1m > ,idney Dis. 202D #0("):I"05II#.
0. Bau9i) 1nth(ny S.) et al. 200I. Harrisons !rinci"les of #nternal $edicine 17
th
ed. US1:
!he M9Gra.5;ill ?(m'anies In9.
8asil Pem&ela.aran
. De3inisi /e3r('ati Diabetik
2. Bakt(r Resik( /e3r('ati Diabetik
8. Pat(3isi(l(*i /e3r('ati Diabetik
4. Gambaran ,linik /e3r('ati Diabetik
". Dia*n(sa /e3r('ati Diabetik
#. Penatalaksanaan /e3r('ati Diabetik
/e3r('ati diabetik meru'akan 'enyebab utama *a*al *in-al terminal. 1n*ka ke-adian
ne3r('ati diabetik 'ada diabetes mellitus ti'e dan 2 adalah sebandin*) namun insidens
'ada ti'e 2 serin* lebih besar dari ti'e karena -umlah 'asien diabetes mellitus ti'e 2 lebih
banyak dari'ada 'asien diabetes mellitus ti'e . Di 1merika) ne3r('ati diabetik meru'akan
salah satu 'enyebab kematian tertin**i di antara semua k(m'likasi diabetes mellitus) dan
'enyebab kematian terserin* adalah karena k(m'likasi kardi(@askuler.
8
Faktor Resiko Ne(ropati Dia&etik
!idak semua 'asien DM ti'e I dan II berakhir den*an /e3r('ati Diabetik. Dari studi
'er-alanan 'enyakit alamiah ditemukan bebera'a 3akt(r resik( antara lain:
4
;i'ertensi dan 'redi'(sisi *enetika
,e'ekaan (susce"ti%ilit&) /e3r('ati Diabetika
a. 1nti*en ;&1 (human leu'osit antigen): 0ebera'a 'enelitian menemukan
hubun*an Bakt(r *enetika ti'e anti*en ;&1 den*an ke-adian /e3r('ati Diabetik.
,el(m'(k 'enderita diabetes den*an ne3r('ati lebih serin* mem'unyai 1* ti'e
;&150%
b. Gluk(se tras'(rter (G&U!): Setia' 'enderita DM yan* mem'unyai G&U! 5"
mem'unyai '(tensi untuk menda'at /e3r('ati Diabetik.
;i'er*likemia
,(nsumsi 'r(tein he.ani
Pato(isiologi Ne(ropati Dia&etik
Pat(*enesis 'enyakit *in-al kr(nik 'ada a.alnya ter*antun* 'ada 'enyakit yan*
mendasarinya) ta'i dalam 'erkemban*an selan-utnya 'r(ses yan* ter-adi kuran* lebih
sama. Pat(3isi(l(*i 'enyakit *in-al kr(nik melibatkan 2 mekanisme kerusakan: ()
meru'akan mekanisme 'en9etus yan* s'esi3ik seba*ai 'enyakit yan* mendasari kerusakan
selan-utnya se'erti k(m'leks imun dan mediat(r in3lamasi 'ada *l(merul(ne'hritis) atau
'a-anan Kat t(ksin 'ada 'enyakit tubulus *in-al dan interstitiumD (2) meru'akan mekanisme
kerusakan 'r(*resi3) ditandai adanya hi'er3iltrasi dan hi'ertr(3i ne'hr(n yan* tersisa.
$
Mekanisme ter-adinya 'enin*katan la-u 3iltrasi *l(merulus 'eda ne3r('ati diabetik ini
masih belum -elas) teta'i kemun*kinan disebabkan (leh dilatasi arteri(l a3eren (leh e3ek
yan* ter*antun* terhada' *luk(sa) yan* di'erantarai h(rm(ne @as(akti3) IGB5) (itric
)*ide) 'r(sta*landin) dan *luka*(n. +3ek lan*sun* dari hi'er*likemia adalah ran*san*an
hi'ertr(3i sel) sintesis matriks ekstraseluler) serta 'r(duksi !GB5Q. +3ek hi'er*likemia ini
di'erantarai (leh akti@asi 'r(tein kinase5? (P,?) yan* termasuk dalam serine5thre(nin
kinase . P,? memiliki 3un*si 'ada @askular se'erti k(ntraktilitas) aliran darah) 'r(li3erasi sel)
dan 'ermeabilitas @askuler.
4
;i'er*likemia kr(nik menyebabkan ter-adinya *likasi n(nenKimatik asam amin( dan
'r(tein (reaksi Mallard dan 0r(.nin*). Pada a.alnya) *luk(sa akan men*ikat residu amin(
se9ara n(n5enKimatik men-adi basa S9hi33 *likasi) lalu ter-adi 'enyusunan ulan* untuk
men9a'ai bentuk yan* lebih stabil teta'i masih re@ersible dan disebut seba*ai 'r(duk
amad(ri. >ika 'r(ses ini berlan-ut terus) akan terbentuk +dvanced ,l&cation end !roducts
(1G+s) yan* ire@ersibel. 1G+s di'erkirakan men-adi 'erantara ba*i bebera'a ke*iatan
seluler se'erti eks'resi adhesion molecules yan* ber'eran dalam 'enarikan sel5sel
m(n(nuklear) -u*a 'ada ter-adinya hi'ertr(3i sel) sintesa matriks ekstraseluler serta inhibisi
sintesis (itric )*ide. Pr(ses ini akan terus berlan-ut sam'ai ter-adi eks'ansi mesan*ium dan
'embentukan n(dul serta 3ibr(sis tubul(interstitialis sesuai den*an taha'5taha' dari
M(*ensen. ;i'ertensi yan* timbul bersamaan den*an bertambahnya kerusakan *in-al) -u*a
akan mend(r(n* s9ler(sis 'ada *in-al 'ada 'asien diabetes mellitus. Penelitian 'ada he.an
diabetes) menun-ukkan adanya @as(k(nstriksi arteri(l seba*ai akibat kelainan
renin6an*i(tensin sistem. Di'erkirakan bah.a hi'ertensi 'ada diabetes terutama disebabkan
(leh s'asme arteri(l e3eren intrarenal atau intra*l(merulus.
4
Gambar: Pat(*enesis /e3r('ati Diabetik
4
<am&aran Klinik
Pr(*resi3itas kelainan *in-al 'ada diabetes militus ti'e da'at dibedakan dalam "
taha':
Tahap $.
!er-adi hi'ertr(3i dan hi'er3iltrasi 'ada saat dia*n(sis dite*akkan.&a-u 3iltrasi *l(merulus
(GBR) menin*kat 40H dan la-u eskresi albumin (1+R) dalam urin menin*kat.1lbuminuria
belum nyatadan tekanan darah biasanya n(rmal.!aha' ini masih re@ersibel dan
berlan*sun* 05" tahun se-ak a.al dia*n(sis DM ti'e dite*akkan. Den*an 'en*endalian
*luk(sa darah yan* ketat biasanya kelainan 3un*si dan struktur *in-al akan n(rmal kembali.
4
Tahap.
!er-adi setelah "50 tahun dia*n(sis diabetes dite*akkan.Se9ara klinis belum tam'ak
kelainan yan* berarti.Saat 'erubahan struktur *in-al berlan-ut dan GBR teta' menin*kat)
1lbuminuria hanya akan menin*kat ketika setelah letihan -asmani) keadaan stress) atau
kendali metab(lik yan* buruk. ,eadaan ini da'at berlan*sun* lama dan hanya sedikit yan*
akan berlan-ut ke taha' selan-utnya. Pr(*resi3itas terkait den*an memburuknya kendali
metab(lik.Pada taha' ini 1+R dan tekanan darah n(rmal.!erda'at 'erubahan hist(l(*is
a.al beru'a 'enebalan membrane basalis yan* tidak s'esi3ik.!erda'at 'ula 'enin*katan
@(lume mesan*ium 3raksi(nal (den*an 'enin*katan matriks mesan*ium).!aha' ini disebut
-u*a taha' se'i (silent stage)
4
Tahap !.
Pada taha' ini ditemukan mikr(albuminuria atau ne3r('ati insi'ien.!aha' ini biasanya ter-adi
05" tahun setelah dia*n(sis DM dite*akkan.GBR menin*kat atau da'at menurun sam'ai
dera-at n(rmal. 1+R dalam urin adalah 805800 m*624 -am. !ekanan darah mulai
menin*kat.Se9ara hist(l(*is) terda'at 'enin*katan ketebalan membrane basalis dan @(lume
mesan*ium 3raksi(nal dalam *l(merulus.,eadaan ini da'at bertahan selama bertahun5
tahun dan 'r(*rsi@itasnya masih mun*kin di9e*ah den*an kendali *luk(sa dan tekanan
darah yan* ketat
4
Tahap %.
Meru'akan taha' ne3r('ati diabetik yan* bermani3estasi se9ara klinis den*an 'r(teinuria
yan* nyata den*an 'emeriksaan biasa.!aha' ini ter-adi "520 tahun setelah dia*n(sis DM
di te*akkan.!ekanan darah serin* menin*kat.Perubahan hist(l(*is sudah lebih -elas) dan
sudah timbul hi'ertensi 'ada seba*ian besar 'asien.GBR menurun diba.ah n(rmal sekitar
0 ml6menit6tahun dan ke9e'atan 'enurunan ini berhubun*an den*an tin**inya tekanan
darah.Penyulit diabetes sudah 'ula di-um'ai se'erti retin('ati) neur('ati) *an**uan 'r(3il
lemak) dan *an**uan @as9ular umum.Pr(*resi@itas kearah *a*al *in-al hanya da'at
di'erlambat den*an 'en*endalian *luk(sa darah) lemak darah) dan tekanan darah.
4
Tahap 3.
Ini adalah taha' *a*al *in-al) saat GBR sudah sedemikian rendah sehin**a 'asien
menun-ukkan tanda5tanda sindr(m uremik dan memerlukan tindakan khusus yaitu tera'i
'en**anti *in-al) dialisi mau'un 9an*k(k *in-al.
4
!aha'an 'enyakit *a*al *in-al kr(nis berlan*sun* se9ara terus5menerus dari .aktu
ke .aktu. -he .idne& /isease )utcomes 0ualit& #nitiative (.1/)0#) men*klasi3ikasikan
*a*al *in-al kr(nis seba*ai berikut:
I
Stadium P+/>+&1S1/ GBR
(ml 6menit 6.$8 m
2
)
,erusakan *in-al den*an GBR n(rmal 6 R S %0
2 ,erusakan *in-al den*an GBR T rin*an #05I%
8 ,erusakan *in-al den*an GBR T sedan* 805"%
4 ,erusakan *in-al den*an GBR T berat "52%
" Ga*al Gin-al E " atau dialisis
!abel : !aha'an Ga*al Gin-al kr(nik
Untuk mem'ermudah e@aluasi) (ational .idne& 2oundation men*an-urkan
'en*hitun*an GBR den*an men**unakan rumus ?(9kr(3t5Gault.
I
Setelah dilakukan 'erhitun*an GBR berdasarkan rumus diatas di'atkan GBR 'asien
sebesar 4.2) hal ini menandakan bah.a kerusakan *in-al yan* ter-adi 'ada 'asien sudah
termasuk 'ada *a*al *in-al stadium akhir yaitu stadium 2
Diagnosis Ne(ropati dia&etik
Dia*n(sis /e3r('ati Diabetika da'at dibuat a'abila di'enuhi 'ersyaratan se'erti di
ba.ah ini
4
:
. DM
2. Retin('ati Diabetika
8. Pr(teinuri yan* 'resisten selama 27 'emeriksaan inter@al 2 min**u tan'a
'enyebab 'r(teinuria yan* lain) atau 'r(teinuria 7 'emeriksaan 'luskadar
kreatinin serum P2)"m*6dl.
Data yan* dida'atkan 'ada 'asien antara lain 'ada:
"namnesis: Dari anamnesis kita da'atkan *e-ala5*e-ala khas mau'un
keluhan tidak khas dari *e-ala 'enyakit diabetes. ,eluhan khas beru'a '(liuri)
'(lidi'si) '(li'a*i) 'enurunan berat badan. ,eluhan tidak khas beru'a:
kesemutan) luka sukar sembuh) *atal5*atal 'ada kulit) *inek(mastia)
im'(tensi.
4
Pemeriksaan Fisik
8
Pemeriksaan Mata: Pada /e3r('ati Diabetika dida'atkan kelainan 'ada
retina yan* meru'akan tanda retin('ati yan* s'esi3ik den*an 'emeriksaan
Bundusk('i) beru'a :
) Jbstruksi ka'iler) yan* menyebabkan berkuran*nya aliran darah
dalam ka'iler retina.
2) Mikr(aneusisma) beru'a t(n-(lan dindin* ka'iler) terutama daerah
ka'iler @ena.
8) +ksudat beru'a : ;ard e7udates yan* ber.arna kunin*) karena
eksudasi 'lasma yan* lama serta ?(tt(n .((l 'at9hes yan* 0er.arna
'utih) tak berbatas te*as) dihubun*kan den*an iskhemia retina.
4) Shunt artesi5@ena) akibat 'en*uran*an aliran darah arteri karena
(bstruksi ka'iler.
") Perdarahan bintik atau 'erdarahan ber9ak) akibat *an**uan
'ermeabilitas mikr(aneurisma atau 'e9ahnya ka'iler.
#) /e(@askularisasi
Pemeriksaan La&oratorium
Pr(teinuria yan* 'ersisten selama 2 kali 'emeriksaan den*an inter@al
2 min**u tan'a ditemukan 'enyebab 'r(teinuria yan* lain atau
'r(teinuria satu kali 'emeriksaan 'lus kadar kreatinin serum P 2)" m*6dl.
4
Pasien ini datan* den*an keluhan sesak na3as yan* dirasakan se-ak 8 hari yan* lalu)
memberat hari SMRS. sesak tidak berkuran* den*an istirahat) tidak ada P/D) dan 'asien
harus tidur den*an bantal yan* tin**i akibat keluhan sesak ini. Selain itu 'asien -u*a
dida'atkan ben*kak 'ada kedua kakinya. Ge-ala tersebut meru'akan *e-ala *a*al *in-al
kr(nik. Pasien didia*n(sis DM dite*akkan se-ak # tahun lalu) dan 'asien tidak rutin minum
(bat untuk men*(ntr(l *ula darahnya) ,eluhan saat itu merasa lebih serin* buan* air ke9il
dan berat badan menurun 'adahal lebih serin* makan karena serin* la'ar. Pasien
didia*n(sis hi'ertensi se-ak tahun lalu. Sedan*kan 'asien didia*n(sis *a*al *in-al stage 2
se-ak min**u SMRS. Pada .aktu di ra.at di Ruan*an 'asien -un*a men*eluhkan
'en*lihatan kabur) setelah dilakukan 3und(sk('i dida'atkan M(derate /(n P(li3erati@e
Diabeti9 Retin('athy yan* ditandai den*an adanya 'erdarahan dan mikr(aneurisme 'ada
retina. Pada hasil 'emeriksaan lab(rat(rium menun-ukkan 'enin*katan kadar kreatinin
serum dan ureum serta 'enurunan hem(*l(bin dan terda'atnya 'r(teinuria.
0erdasarkan *e-ala klinis) ri.ayat 'enyakit) dan 'emeriksaan lab(rat(rium) *a*al
*in-al yan* diderita 'asien meru'akan k(m'likasi yan* dida'at dari DM yan* diketahuinya
se-ak kuran* lebih # tahun yan* lalu. 0erdasarkan 'er-alanan 'enyakit) 'asien berada 'ada
taha' ") den*an 'enurunan GBR dan adanya hi'ertensi se-ak tahun yan* lalu. Jleh
karena itu 'asien ini membutuhkan tera'i 'en**anti *in-al beru'a dialysis.
60aluasi Ne(ropati Dia&etik
Pada saat dia*n(sis diabetes mellitus dite*akkan) kemun*kinan adanya 'enurunan
3un*si *in-al -u*a harus di'eriksa) demikian -u*a saat 'asien sudah men*alami 'en*(batan
rutin. Pemantauan yan* dian-urkan (leh +merican /ia%etes +ssociation (1D1) adalah
'emeriksaan terhada' adanya mikr(albuminuria serta 'enentuan serum kreatinin dan
klirens kreatinin.

Seba*ian besar kasus 'r(teinuria yan* timbul 'ada 'asien diabetes adalah ne3r('ati
diabetik. !a'i harus teta' disadari bah.a ada kasus5kasus tertentu yan* memerlukan
e@aluasi lebih lan-ut) terutama -ika ada *ambaran klinis dan hasil 'emeriksaan lab(rat(rium
yan* men*arah 'ada 'enyakit5'enyakit *l(merulus n(n5diabetik (hematuria makr(sk('ik)
cast sel darah merah) dll)) atau -ika timbul aK(temia den*an 'r(teinuria dera-at san*at
rendah) tidak ditemukannya retin('ati) atau 'ada kasus 'r(teinuria yan* timbul san*at
mendadak serta tidak melalui taha'an 'erkemban*an ne3r('ati. Pada kasus5kasus se'erti
ini) dian-urkan 'emeriksaan melalui bi('si *in-al.

/(. !es +@aluasi 1.al 2ollo3-u"


. Penentuan
Mikr(albuminuria
Sesudah 'en*endalian
*ula darah a.al
(dalam 8 bulan
dia*n(sis dite*akkan).
DM ti'e : tia' tahun setelah " tahun.
DM ti'e 2: tia' tahun setelah dia*n(sis
dite*akkan.
2. ,lirens ,reatinin Saat a.al dia*n(sis
dite*akkan.
!ia' 52 tahun sam'ai GBR E 00
ml6mnt6.$8 m2) kemudian tia' tahun atau
lebih serin*.
8. Serum ,reatinin Saat a.al dia*n(sis
dite*akkan.
!ia' tahun atau lebih serin* ter*antun* dari
la-u 'enurunan 3un*si *in-al.
!abel 2: Pemantauan Bun*si Gin-al 'ada Pasien Diabetes
4
Penatalaksanaan Ne(ropati Dia&etik
!atalaksana ne3r('ati diabetik ter*antun* taha'an5taha'an a'akah masih
n(rm(albuminuria) sudah ter-adi mikr(albuminuria) atau makr(albuminuria) teta'i 'ada
'rinsi'nya) 'endekatan utama tatalaksana ne3r('ati diabetik adalah melalui:
. Pen*endalian *ula darah ((lahra*a) diet) (bat antidiabetik).
2. Pen*endalian tekanan darah ( diet rendah *aram) (bat anti hi'ertensi).
8. Perbaikan 3un*si *in-al (diet rendah 'r(tein) 'emberian +ngiotensin 4onverting
5n6&me #nhi%itor dan atau +ngiotensin 7ece"tor 8loc'er).
4. Pen*endalian 3akt(r53akt(r k(5m(rbiditas lain ( 'en*endalian kadar lemak)
men*uran*i (besitas) dll)
0
Mana*emen ;y'er*likemia 'ada Pasien Diabetes mellitus den*an 'enyakit Ga*al Gin-al
;i'er*likemia adalah 'enyebab 'alin* 3undamental ter-adinya k(m'likasi 'ada
'asien diabetes) termasuk ter-adinya 'enyakit *in-al diabetik. Pen*(batan yan* intensi@e
'ada hi'er*likemia da'at men9e*ah menin*katnya albuminuria atau mem'erlambat
kerusakan yan* 'r(*resi@e.
%
-he .idne& /isease )utcomes 0ualit& #nitiative (.1/)0#) merek(mendasikan:
%
Merek(mendasikan tar*et ;b19 E $.0 H untuk men9e*ah atau
mem'erlambat kerusakan mikr(@askuler termasuk 'enyakit *in-al diabetik
!idak menyarankan tar*et ;b19 E $.0 H 'ada 'asien yan* mem'unyai
resik( tin**i ter-adinya hi'(*likemia.
Menyarankan tar*et ;b19 diatas $.0 H 'ada indi@idu yan* mem'unyai
9(5m(rbid atau limited li3e e7'e9ta9y dan resik( hi'(*likemia
!era'i n(n 3armak(l(*is ne3r('ati diabetik beru'a *aya hidu' yan* sehat meli'uti
(lah ra*a rutin) diet) men*hentikan mer(k(k) serta membatasi k(nsumsi alkh(h(l. Jlah ra*a
rutin yan* dian-urkan (leh 1D1 adalah ber-alan 85" km6hari den*an ke9e'atan sekitar 052
menit6km) 45" kali semin**u. Pembatasan asu'an *aram adalah 45" *6hari (atau #I5I"
meU6hari) serta asu'an 'r(tein hin**a 0.I *6k*600 ideal6hari.
0
Pen*endalian tekanan darah -u*a telah ditun-ukkan memberi e3ek 'erlindun*an yan*
besar) baik terhada' *in-al) ren('r(teksi) mau'un terhada' (r*an kardi(@askular. !ar*et
tekanan darah 'ada ne3r('ati diabetik umumnya adalah E 806I0 mm;*. /amun bila
'r(teinuria lebih berat) P *r 624 -am) maka tar*et 'erlu lebih rendah E 2"6$". Jbat
antihi'ertensi yan* dian-urkan adalah 1?+5I atau 1R0 karena kedua (bat ini memiliki e3ek
ren('r(teksi yan* baik dan e3ek anti'r(teinurik) sedan*kan 'ilihan lain adalah diuretik)
kemudian 8eta 8loc'er) atau 4alcium 4hanel 8loc'er9
0
0erba*ai 'enelitian klinik -an*ka 'an-an*) den*an melibatkan ribuan 'asien) telah
menun-ukkan bah.a 'en*endalian kadar *ula darah se9ara intensi3 akan men9e*ah
'r(*rasi@itas dan men9e*ah timbulnya 'enyakit kardi(@askular) baik 'ada DM ti'e
mau'un DM ti'e 2. Jleh karena itu) 'erlu sekali diu'ayakan a*ar tera'i ini dilaksanakan
sese*era mun*kin. Van* dimaksud den*an 'en*endalian se9ara intensi3 adalah 'en9a'aian
kadar ;b1? E $H) kadar *ula darah 're'randial %0580 m*6d&) dan '(st'randial EI0
m*6d&).
$
Pada 'asien5'asien yan* 3un*si *in-alnya menurun terus menerus) maka saat GBR
men9a'ai 052 ml6menit (setara den*an klirens kreatinin E " ml6menit atau serum
kreatinin P # m*6dl) dian-urkan untuk memulai dialysis (hem(dialysis atau 'erit(neal
dialysis)) .alau'un masih ada 'erbedaan 'enda'at men*enai ka'an sebaiknya sebaiknya
tera'i 'en**anti *in-al ini dimulai. Pilihan 'en*(batan *a*al *in-al taha' akhir ini adalah
9an*k(k *in-al) dan 'ada kasus ne3r('ati diabetik di ne*ara ma-u sudah serin* dilakukan
9an*k(k *in-al dan 'ankreas sekali*us.
0
Pasien den*an *a*al *in-al kr(nik) baik akibat 'enyakit *in-al diabeti9 mau'aun
'enyakit *in-al n(n diabeti9 identi9 den*an keadaan anemia) akibat menurunnya 3un*si
*in-al untuk men*hasilkan eritr('(ietin. ,eadaan anemia den*an ;b E I *6d& da'at diatasi
den*an trans3usi darah PR? hin**a ;b I *6d&. Pemberian trans3usi lebih banyak den*an
tu-uan menin*katkan ;b diatas I) hanya akan menyebabkan de'resi 'r(duksi eritr('(ietin
lebih berat dan menin*katkan resik( overload 9airan.Selain itu kebutuhan (ksi*en tubuh
manusia sudah da'at ter'enuhi den*an ;b I *6d&. Selain itu 'emberian trans3usi berlebih
'ada 'asien *a*al *in-al kr(nik da'at menekan 'r(duksi eritr('(ietin yan* akan
mem'erburuk.
2)")0
!an'a
Mikr(albuminuria
Mikr(albuminuria 1lbuminuria klinis 6 insu3isiensi
*in-al
;b1? E#5$ H E#5$H E$5IH
!ekanan darahW
S6D (mm;*)
205806I0 205806I0 205806I0
$ean +rterial
!ressure (mm;*)
%05%" %05%" %05%"
1su'an 'r(tein
(*6k*6hari)
P.05.2 0.I5.0
0.#50.I
R
W-ika tekanan darah 'asien diabetes diketahui sebelumnya dan E205806I05I" mm;*) nilai ini di'akai seba*ai end-"oint
tera'i.
!abel 8: !ar*et 'en*(batan Pasien Diabetes den*an atau !an'a Mikr(albuminuria atau
den*an /e3r('ati Diabetik yan* -elas
4
"nemia Pada Pasien
1nemia n(rm(kr(m n(rm(siter serin* ditemukan 'ada 'asien *a*al *in-al
kr(nik. 1nemia yan* ter-adi san*at ber@ariasi bila ureum darah lebih dari 00 m*H
atau bersihan kreatinin kuran* dari 2" ml 'er menit. ,(ndisi anemia 'ada 'asien ini
da'at di'en*aruhi (leh bebera'a 3a9t(r yaitu de3isiensi sintesis eritr('etin) de3isiensi
besi) hematuria) dan 'enurunan masa hidu' eritr(sit.

,(ndisi anemia 'ada 'asien ini
da'at ditan*ani den*an 'emberian trans3usi PR? ("ac'ed red cell) den*an tar*et
disesuaikan den*an klinis 'asien. 1lternati@e lain adalah den*an 'emberian
eritr('(etin eks(*en untuk su'lementasi. 1s'ek 'entin* dalam mana-emen anemia
'ada 'asien den*an 'enyakit *in-al kr(nik adalah 'emeriksaan 9ermat terhada'
kadar besi 'lasma untuk meyakinkan bah.a saturasi trans3errin antara 20H dan
"0H dan le@el 3erritin antara 00 dan I00 n* 'ermilliliter. Su'lementasi adekuat besi
da'at diberikan baik melalui 'er (ral mau'un 'arenteral.
$
Pada 'asien ini berdasarkan hasil 'emeriksaan darah len*ka' menun-ukkan
nilai M?2 ($ean 4or"uscular :olume) dan M?; ($ean 4ell Hemoglo%in 4ontent)
dalam batas n(rmal menun-ukkan suatu anemia /(rm(kr(m n(rm(siter. ;al ini
men*arah 'ada anemia yan* disebabkan (leh 'enyakit *in-al kr(niknya tersebut.
Penan*anan yan* dilakukan 'ada 'asien ini den*an mem'ertimban*kan sarana dan
'rasarana maka dilakukan 'enan*anan beru'a trans3use PR? dan men*(bati
underl&ing diseasenya.
Pada 'asien ini diren9anakan bebera'a ma9am 'enatalaksanaan.
Penatalaksanaan 'ertama adalah 'en*aturan diet) dimana diren9anakan 'emberian
diet DM) diet *in-al %00 kkal6hari) rendah *aram E 2*6hari) dan kandun*an 'r(tein
#0 *r6 hari. Selan-utnya untuk keluhan sesak) 'asien diberikan (ksi*en 254 l'm @ia
nasal canule dan 3ur(semide 2 7 20 m*. Bur(semide -u*a di*unakan untuk
men*atasi keluhan kaki ben*kak. Pasien diberikan 'en*(batan beru'a aml(di'ine)
yaitu (bat antihi'ertensi den*an d(sis 7 0 m* untuk men*(ntr(l tekanan
darahnya. Sedan*kan untuk men*(ntr(l *ula darahnya) 'asien diberikan
'en*(batan beru'a *li9laKide I0 m* sehari sekali yan* meru'akan J1D *(l(n*an
sul3(nilurea. ,eadaan anemia den*an ;b $. 2 *6d& 'ada 'asien ini diatasi den*an
'emberian trans3usi PR? hin**a ;b I *6d& .
Prognosis
Pr(*n(sis 'ada 'asien ini adalah dubia et malam karena sudah berada 'ada *a*al
*in-al kr(nik stadium akhir.