Anda di halaman 1dari 16

1

PROPOPSAL & KONSEP AWAL


KLINIK HOLISTIC CARE



LATAR BELAKANG
Kesehatan sebagai kebutuhan dasar manusia memiliki arti yang penting. Seiring dengan
perkembangan dunia kedokteran dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan perilaku
hidup sehat, maka tuntutan akan penyediaan layanan kesehatan komprehensif juga semakin
meningkat. Selain terfokus pada pengobatan penyakit yang sudah ada, pelayanan kesehatan
komprehensif juga mementingkan upaya pencegahan dan memperhatikan aspek fisik dan
emosional dari masalah kesehatan pasien dalam kurun waktu yang berkesinambungan.
Konsep holistic care memberikan pelayanan yang menyeluruh dan terpadu.

VISI DAN MISI
VISI
Menjadi pelopor sistem pelayanan kesehatan holistic di Indonesia
menuju terwujudnya masyarakat yang sehat dengan kualitas hidup yang baik

MISI
1. Memelihara dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat dari
segala aspek secara berkesinambungan
2. Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan
terjangkau
3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya upaya pencegahan dan deteksi dini
4. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat


2

TARGET POPULASI
Sasaran pasien klinik holistic care adalah masyarakat usia produktif 18-45 tahun yang datang
ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memeriksakan keadaan kesehatan sebelum
menderita penyakit (screening atau general check up), populasi usia lanjut yang ingin
mempertahankan kondisi kesehatannya dengan suplementasi vitamin dan antioksidan,
serta populasi masyarakat yang sudah menderita penyakit, terutama penyakit metabolik-
degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, dan penyakit
keganasan. Dari segi sosial ekonomi, sasaran pasien berasal dari kelas menengah sampai
kelas atas.


HASIL YANG DIHARAPKAN
- Memberikan kontribusi positif bagi pasien, keluarga, dan lingkungannya dalam
mencapai kualitas hidup yang optimal.
- Menanamkan pemahaman kepada pasien dan masyrakat akan pentingnya upaya
pencegahan dan screening penyakit.
- Memberikan edukasi kepada pasien mengenai penyakit yang diderita serta upaya
pengobatan atau rehabilitasi.
- Mengembangkan konsep pelayanan kesehatan holistic agar dapat mencakup
populasi yang lebih besar, termasuk masyarakat kelas bawah


RUANG LINGKUP PELAYANAN
1. Sesi konsultasi dengan dokter meliputi analisa profil kesehatan menyeluruh
2. Manajemen penyakit dan pengobatan
3. Terapi suplementasi dengan vitamin dan zat antioksidan lainnya
4. Terapi stem cell dan RNA untuk penyakit kronis dan degeneratif
5. Vaksinasi
6. Farmasi / Apotik
7. Fisioterapi
8. Pemeriksaan laboratorium

3

TERAPI SUPLEMENTASI VITAMIN & ANTIOKSIDAN
VITAMIN B
Terutama vitamin B1, B6, dan B12. Adalah vitamin larut dalam air yang berfungsi untuk:
- Mengatur metabolisme karbohidrat dan protein dalam tubuh
- Meningkatkan daya tahan tubuh dan fungsi system saraf
- Menjaga kesehatan otot, kulit, dan rambut
- Meningkatkan pembelahan sel, terutama sel darah merah
- Mengurangi risiko kanker pankreas

VITAMIN C
Adalah vitamin larut dalam air yang berfungsi untuk:
- Merupakan zat antioksidan yang melawan radikal bebas dalam tubuh
- Merangsang produksi kolagen kulit
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Membantu pemulihan setelah sakit dan pembedahan
Pemberian vitamin C melalui suntikan intravena tidak menyebabkan komplikasi lambung
yang disebabkan oleh komponen asam.
GLUTATHIONE
- Merupakan zat antioksidan yang juga penting untuk pembentukan protein dan
enzim dalam tubuh.
- Membantu fungsi hati dalam menetralisir toksin
- Memperbaiki keadaan umum penderita kanker dan AIDS

SELENIUM
Merupakan elemen dasar yang terdapat di dalam makanan yang mengandung protein
dalam bentuk asam amino (selenocystein), berfungsi untuk:
- Menghambat pertumbuhan kanker, terutama kanker usus besar
- Mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah
- Memperbaiki fungsi mental, terutama pada lanjut usia

4

VITAMIN E
Adalah vitamin larut dalam lemak yang berfungsi untuk:
- Merupakan zat antioksidan yang melawan radikal bebas dalam tubuh
- Mengurangi risiko pembekuan darah dan penyumbatan pembuluh darah
- Meningkatakan kekuatan pembuluh darah kapiler
- Mencegah kerusakan sel saraf

TERAPI STEM CELL & RNA
Teori dasar terapi sel mengatakan bahwa kesalahan informasi genetik dapat menyebabkan
sel bereproduksi secara tidak efisien dan akhirnya rusak dan mati. Gangguan terhadap
informasi genetik yang terkandung dalam DNA dan RNA dapat terjadi baik akibat
bertambahnya usia atau karena penyakit. Terapi dengan sel muda yang mengandung
informasi genetik yang segar akan menggantikan informasi yang keliru. Setelah informasi
yang benar berada di tempat, proses perbaikan dan regenerasi organ akan dimulai.

Stem cell didefinisikan sebagai sel dengan kemampuan unik untuk mereplikasi diri
sepanjang kehidupan seluruh organisme dan berdiferensiasi menjadi sel berbagai jaringan.
Stem cell yang ditemukan dalam tubuh kita adalah sel yang belum memiliki struktur jaringan
spesifik sehingga dapat dengan mudah bereplikasi untuk membentuk sel-sel spesifik seperti
sel otot jantung, sel darah, sel sperma, sel saraf, dan sebagainya. Kemampuan regenerasi
stem cell membuatnya ideal untuk terapi anti-aging dan pengobatan berbagai penyakit
kornis dan degeneratif yang diakibatkan oleh kerusakan organ.

Stem cell terutama digunakan untuk regenerasi jaringan kulit, sistem pencernaan, sel darah
merah, dan sel darah putih. Stem cell juga dapat digunakan untuk pengobatan berbagai
penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, kerusakan otak, infertilitas, degenrasi tulang
dan sendi, penyembuhan luka, dan juga terapi potensial terhadap kanker.





5

SARANA DAN PRASARANA
a. Bangunan
Lokasi fasilitas kesehatan yang terjangkau, dan memiliki sistem tata ruang yang
membuat pasien merasa nyaman saat berkonsultasi dan menjalani terapi.
Rancang bangun yang ideal terdiri dari :
Ruang tunggu dan receptionist *
Ruang dokter *
Ruang fisioterapi
Ruang laboratorium
Ruang radiologi
Ruang audiometri / spirometri
Farmasi *
Pantry / dapur
Toilet *
*) Rancang bangun minimal yang harus tersedia

b. Sarana dan prasarana
Peralatan yang ideal terdiri dari:
Bed pemeriksaan / tindakan *
Meja dokter *
Kursi pasien *
Meja tray instrumen *
Lemari barang
Stetoskop *
Tensimeter *
Lampu pemeriksaan LED *
Timbangan *
Peralatan emergency *
Peralatan suntik *
Tiang infus
Minor set / peralatan bedah minor
6

Peralatan laboratorium
Roentgen
EKG
Spirometri
Audiometri
Peralatan fisioterapi
Meja receptionist
Komputer dan printer
Kursi / sofa tunggu
AC
TV
Kulkas *
*) Peralatan minimal yang harus tersedia


SDM (SUMBER DAYA MANUSIA)
a. Dokter umum : 2 orang *
b. Perawat : 1 orang *
c. Receptionist / administrasi : 1 orang
d. Analis laboratorium : 1 orang
e. Apoteker : 1 orang
f. Fisioterapist : 2 orang
g. Petugas radiologi : 1 orang
h. Cleaning service : 1 orang
*) SDM minimal yang harus tersedia






7

SISTEM DAN MEKANISME PENGELOLAAN
A. Jadwal Klinik
Hari Senin Sabtu pukul 10.00 sampai 20.00 WIB
Hari Minggu dan hari libur tutup
Maksimal jumlah pasien 20 orang / hari / dokter
Kunjungan pasien baru diterima kapan saja saat datang. Kunjungan pasien lama
dijadwalkan by appointment.

B. Tarif Pelayanan
Konsultasi Rp. 100.000 per kali
Pemeriksaan lab sederhana
Gula darah sewaktu Rp. 20.000 per kali
Kolesterol total Rp. 50.000 per kali
Asam urat Rp. 20.000 per kali
Hemoglobin Rp. 45.000 per kali
Vaksinasi
Hepatitis B (Engerix-B) Rp. 150.000 per kali
Influenza (Fluarix) Rp. 180.000 per kali
Vaksin lainnya (BCG, Polio, DPT, Campak, MMR, HPV, Typhoid, Hepatitis A,
Pneumococcal, dan Meningococcal) disediakan sesuai permintaan pasien.
Injeksi vitamin / antioksidan per kali Rp. 400.000 Rp. 1.000.000
Regimen standar Rp. 400.000 per kali / Rp. 4.000.000 per siklus
Regimen gold Rp. 750.000 per kali / Rp. 7.500.000 per siklus
Regimen platinum Rp. 1.000.000 per kali / Rp. 10.000.000 per siklus
Terapi stem cell / RNA Rp. 8.000.000 15.000.000 / paket
Regimen standar Rp. 8.000.000 per paket / Rp. 16.000.000 per siklus
Regimen gold Rp. 10.000.000 per paket / Rp. 20.000.000 per siklus
Regimen platinum Rp. 15.000.000 per paket / Rp. 30.000.000 per siklus
Biaya administrasi Rp. 15.000


8

C. Sistem Pengelolaan Keuangan
40 % dari keuntungan bersih untuk pemilik modal
50% dari keuntungan bersih untuk pengelola klinik
10% dari keuntungan bersih untuk tabungan klinik

D. Marketing
Memasang papan nama di depan klinik
Menyediakan brosur profil klinik di meja receptionist
Seminar kesehatan bagi masyarakat awam
Konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gratis





















9

PERKIRAAN BIAYA
BIAYA AWAL
- Biaya infrastruktur / sewa bangunan ruko per tahun Rp. 120.000.000
- Pengurusan izin operasional klinik Rp. 15.000.000 untuk 5 tahun
- Peralatan kedokteran umum Rp. 20.000.000
- Persediaan obat awal Rp. 50.000.000
- Dekorasi / furniture / AC Rp. 30.000.000
- Biaya marketing Rp. 10.000.000

BIAYA OPERASIONAL AWAL PER BULAN
- Gaji dan tunjangan (2 dokter, 1 perawat, 1 admin, 1 cleaning service) Rp. 17.000.000
- Pembelian stok obat, alat suntik, dan barang habis pakai Rp. 25.000.000
- Listrik, air, dan telepon Rp. 1.500.000
- Biaya pemeliharaan Rp. 250.000
- Biaya marketing Rp. 3.000.000

BIAYA LANJUTAN
- Izin operasional laboratorium Rp. 20.000.000 / 5 tahun
- Izin operasional apotik Rp. 18.000.000 / 5 tahun
- Peralatan laboratorium Rp. 300.000.000
- Roentgen, EKG, audiometri, spirometri Rp. 250.000.000
- Peralatan fisioterapi Rp. 150.000.000

BIAYA OPERASIONAL LANJUTAN PER BULAN
- Gaji dan tunjangan (1 analis laboratorium, 2 fisioterapist, 1 apoteker, 1 petugas
radiologi) Rp. 17.500.000
- Stok reagen laboratorium Rp. 10.000.000
- Stok obat-obatan apotik Rp. 20.000.000
- Biaya pemeliharaan alat-alat Rp. 1.000.000



10

CONTOH PERHITUNGAN DANA PER BULAN
Dengan asumsi kunjungan pasien minimum 5 orang / hari untuk konsultasi dan paket terapi
standar, serta 3 pasien / bulan untuk paket terapi stem cell.

Sumber Dana:
Konsultasi pasien 5 x 24 x 100.000 = Rp. 12.000.000
Paket terapi standar 5 x 24 x 400.000 = Rp. 48.000.000
Paket terapi stem cell 3 x 8.000.000 = Rp. 24.000.000
Vaksinasi dan pemeriksaan lab sederhana = Rp. 1.000.000
Biaya administrasi: 5 x 24 x 15.000 = Rp. 1.800.000
---------------------- +
TOTAL = Rp. 86.800.000

Penggunaan Dana:
- Sewa bangunan = Rp. 10.000.000
- Gaji dan tunjangan
(1 dokter, 1 perawat, 1 admin, 1 cleaning service) = Rp. 12.000.000
- Pembelian stok obat, alat suntik, habis pakai = Rp. 25.000.000
- Listrik, air, dan telepon = Rp. 1.500.000
- Biaya pemeliharaan = Rp. 250.000
- Biaya marketing = Rp. 3.000.000
----------------------- +
TOTAL = Rp. 51.750.000

Keuntungan Bersih:
Rp. 86.800.000 Rp. 51.750.000 = Rp. 35.050.000






11

KERANGKA DASAR KONTRAK KERJASAMA OPERASI
Pelaksana operasional memiliki kewajiban sebagai berikut:
- Mendapatkan ijin operasional klinik
- Mempersiapkan infrastruktur klinik, termasuk sarana prasarana yang dibutuhkan
untuk operasional klinik
- Menyediakan SDM yang berkualitas
- Melakukan pengawasan dan pengendalian internal agar kegiatan operasional
berjalan sesuai standar prosedur (SOP) yang berlaku.
- Menyediakan sistem informasi operasional dan keuangan yang efisien
- Memberikan laporan sesuai permintaan pemilik modal secara berkala tentang
keberlangsungan klinik

Pemilik modal berkewajiban menanggung biaya pengoperasian klinik sesuai dengan
anggaran yang telah disetujui bersama dan perjanjian kerjasama yang telah disepakati di
depan notaris.



PENUTUP
Demikian sekilas gambaran konsep pendirian klinik holistic care. Semoga proposal ini dapat
memberikan informasi yang dibutuhkan. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan
menghubungi:

dr. Marlina Chandra
Daan Mogot Estate Blok JA-1
Ph: (021) 6194698 / 0816 787 218
E-mail: marlina.chandra@gmail.com





12

DISCLAIMER

Informasi yang tercantum dalam proposal ini tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi medis
dan tidak dapat digunakan sebagai dasar rencana diagnostik, terapi, maupun rehabilitasi
bagi penyakit atau kondisi tertentu. Jangan membuat rencana pengobatan pribadi bagi
penyakit atau kondisi apa pun sebelum melakukan konsultasi dengan dokter.

Proposal ini dibuat di Jakarta pada bulan Januari 2013. Estimasi perhitungan yang
dilampirkan dalam proposal ini dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan dengan
kondisi ekonomi terkini.






















13

Lampiran:
Contoh Denah Klinik (Ruko 4 x 16 m
2
)
































14

Lobby & Reception















15

Ruang Dokter












16

Farmasi dan Laboratorium