Anda di halaman 1dari 11

Tabel Data SPSS

Berdasarkan tabel data diatas akan dilakukan pengujian validitas dan


reliabilitas data. Namun sebelumnya data diuji apakah distribusinya normal atau
tidak dengan menggunakan one-sample kolmogrov-smirnov test. Selanjutnya uji
validitas data akan dilakukan antara tabel no1 sampai no10 dengan tabel total.
Melalui pengujian ini dapat diketahui apakah data valid atau tidak. Jika hasil dari
pengujian menunjukan tingkat signifikasi <
0,05
artinya data tersebut valid.
Sedangkan uji reabilitas data akan dilakukan pada tabel total1-5 dan tabel total6-
10.
A. Uji Validitas data
1. Tabel No 1 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No1 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = -0,089 dan tingkat signifikansinya 0,806>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No1 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil yang tidak valid.

2. Tabel No 2 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No2 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,664 dan tingkat signifikansinya 0,036<
0,05
artinya
terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No2 dan Total. Sehingga
korelasi keduanya menunjukan hasil yang valid.
3. Tabel No 3 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No3 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,143 dan tingkat signifikansinya 0,693>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No3 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil tidak yang valid.

4. Tabel No 4 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No4 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,656 dan tingkat signifikansinya 0,039<
0,05
artinya
terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No4 dan Total. Sehingga
korelasi keduanya menunjukan hasil yang valid.

5. Tabel No 5 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No5 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,612 dan tingkat signifikansinya 0,060>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No5 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil tidak yang valid.

6. Tabel No 6 dan Total
Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data
tabel No6 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat
dilakukan dengan uji parametrik Pearson Correlation.




Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,432 dan tingkat signifikansinya 0,213>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No6 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil tidak yang valid.

7. Tabel No 7 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No7 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,060 dan tingkat signifikansinya 0,870>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No7 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil tidak yang valid.

8. Tabel No 8 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No8 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,060 dan tingkat signifikansinya 0,870>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No8 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil tidak yang valid.

9. Tabel No 9 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No9 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,457 dan tingkat signifikansinya 0,184>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No9 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil tidak yang valid.

10. Tabel No 10 dan Total

Berdasarkan one-sample kolmogrov-smirnov test menunjukan data tabel
No10 dan Total bedistribusi normal. Maka uji validitas dapat dilakukan
dengan uji parametrik Pearson Correlation.

Berdasarkan uji parametrik Pearson Correlation didapatkan koefisien
korelasi pearson = 0,268 dan tingkat signifikansinya 0,454>
0,05
artinya
tidak terdapat korelasi atau hubungan antara tabel No10 dan Total.
Sehingga korelasi keduanya menunjukan hasil tidak yang valid.

B. Uji Reliabilitas
1. Tabel No 1-5

Uji reabilitas diatas dilakukan pada tabel No1-5 dan tabel total1-5
dengan menggunakan Reliability Analisis. Berdasarkan hasil data
diatas diketahui bahwa nilai = 0,690. Maka variabel 1-5 dapat
dikatakan reliable dan nilai reliabilitasnya tinggi.

2. Tabel No 6-10


Uji reabilitas diatas dilakukan pada tabel No6-10 dan tabel total6-10
dengan menggunakan Reliability Analisis. Berdasarkan hasil data
diatas diketahui bahwa nilai = 0,560. Maka variabel 6-10 dapat
dikatakan reliable dan nilai reliabilitasnya cukup reliable.