Anda di halaman 1dari 14

Identifikasi penipuan dalam laporan keuangan

dengan menggunakan linguistic credibility analysis


Sean L. Humpherys, Kevin C. Moffitt, Mary B. Burns, Judee K. Burgoon, William F. Feli.
Universitiy of Arizona, United States
! " F # $ % & ! K ' L $ B S & % $ K
Kata Kun(i )
Ke(urangan *euangan
+enipuan,pengela-uan
&et mining
%isi*o *e(urangan
S$S ..
+enggunaan strategi -ahasa penipuan,pengela-uan /deceptive languange0 dalam
pengelolaan *e(urangan *euangan diselidi*i dengan mengguna*an isyarat linguisti*
/ilmu -ahasa0 dari 121 pengung*apan *e(urangan *euangan. #rang le-ih senang
mengung*ap*an *e(urangan dengan mengguna*an -ahasa, *ata3*ata, (itra, sifat,
referensi *elompo*, dan *eragaman ma*na /le*si*al0. +ara penulis yang
mengung*apan *e(urangan dapat menulis*an se(ara leng*ap dan le-ih -ai*
di-anding saat meng*omuni*asi*an sesuatu yang *adang -ergeser pada su-stansi
masalah. Se-uah model +arsimonious dengan "aif Bayes dan C4.5 men(apai
*lasifi*asi a*urasi tertinggi. Hasilnya -erpotensi untu* mendu*ung penggunaan
analisis -ahasa /linguistic analysis0 oleh auditor untu* mempertanya*an potensi
pengung*apan *euangan dan menilai risi*o *e(urangan dalam +ernyataan Standar
$udit /Statement on Auditing Standard/S$S0 "o. ...
1. Pendahuluan
Mes*ipun rentetan -en(ana *euangan 'nron, WorldCom, dan 6lo-al Crossings yang merusa* *eper(ayaan
masyara*at terhadap dunia pasar modal a*i-at penipuan atas laporan *euangan -elumlah usai, ti-a3ti-a investor
di*e7ut*an dengan *asus 8Subprime Mortgage
1
9 /pa*et *redit *epemili*an rumah0 oleh Lehman Brothers, $!6, Fannie
Mae dan Freddie Ma( se-agai perusahaan *euangan ter*emu*a di dunia diumum*an telah mengalami *e-ang*rutan.
Kasus ini mene*an*an *epada para investor dan perusahaan untu* melindungi investasi mere*a dengan mela*u*an
pendete*sian *e(urangan se7a* tahap a:al dengan mampu mem-eda*an informasi yang -enar dan informasi yang
menyesat*an. !nvestor mem-utuh*an *redi-ilitas, transparansi, dan *e7elasan tentang *etersediaan laporan *euangan
e*sternal, seperti setiap tahun dia7u*an formulir ;23K
1
, *arena mere*a menyelidi*i investasi saat ini dan potensi. Hal ini
terutama ter7adi *eti*a pasar *euangan sedang goyah.
Biaya tahunan atas *asus *e(urangan /fraud0 yang di*eluar*an piha* mana7emen pada perusahaan di $meri*a
Seri*at diper*ira*an men(apai miliaran dolar. Ke(urangan se(ara umum dipahami se-agai <se-uah tinda*an yang
dila*u*an untu* tu7uan yang tida* adil, tida* -erdasar, dan,atau melanggar hu*um, *hususnya untu* memperoleh
*euntungan finansial<. Laporan *e(urangan atas *euangan, yang 7uga di*enal se-agai manajemen fraud, adalah 7enis
*e(urangan yang mempengaruhi dan merugi*an piha*3piha* yang -er*epentingan /stakeholders0 melalui penya7ian
informasi *euangan yang menyesat*an. Mes*ipun *emampuan untu* mengidentifi*asi perila*u *e(urangan sangat
di-utuh*an, manusia hanya memilih untu* mendete*si penipuan,pengela-uan *arena dianggap le-ih mudah, hal
terse-ut menun7u**an -ah:a *emampuan mendete*si penipuan,pengela-uan dapat mem-antu dalam mengam-il
*eputusan. =engan demi*ian, sudah men7adi hal yang mutla* -ah:a diperlu*an suatu metode untu* mengidentifi*asi
*asus *e(urangan dan penipuan, *hususnya dalam penya7ian laporan *euangan. Metode Baru diperlu*an untu*
mem-antu para auditor dan para penega* hu*um dalam men7aga intergritas serta *eper(ayaan pu-li* untu* se-uah
perusahaan. Selain itu, investigasi untu* mendete*si *e(urangan dalam laporan *euangan dapat mem-antu penyelidi*an
se(ara *eseluruhan untu* memper-ai*i *onsep penipuan se(ara umum.
;
Subprime mortgage adalah paket kredit kepemilikan rumah yang ditujukan untuk orang-orang miskin Amerika. Orang miskin yang dimaksud adalah
orang-orang yang memiliki rating kredit buruk antara lain para penunggak tagihan kartu kredit dan tagihan kredit kendaraan bermotor.
1
Form 10-K adalah laporan tahunan perusahaan yang diajukan dengan U e!urities and "#!hange $ommission %"$&. Form 10-K diperlukan untuk
perusahaan-perusahaan A yang sahamnya diperdagangkan se!ara publik yang memberikan ringkasan komprehensi' kinerja keuangan perusahaan. Form 10-K
berisi banyak in'ormasi tentang korporasi se!ara umum seperti produk( penjualan( pasar( risiko( petugas( direktur( dan banyak lagi. ebagian besar dari Formulir 10-
K membahas analisis manajemen tentang kondisi dan hasil operasi keuangan. )agian utama lainnya adalah *aporan Keuangan dan +ambahan data men!akup
in'ormasi seperti sejarah perusahaan( struktur organisasi( kompensasi eksekuti'( ekuitas( anak perusahaan( dan laporan keuangan yang telah diaudit.
;
Salah satu pende*atan -aru adalah menerap*an pende*atan textmining methods /proses analisis te*s atau data
untu* menemu*an informasi -aru,unkno!n information atau informasi yang ter*ait dengan permasalahan0 untu*
laporan *euangan perusahaan. +ada a*hirnya, di-utuh*an -antuan untu* se-uah *eputusan -erdasar*an pada metode
terse-ut yang nanti dapat mem-antu para auditor mela*u*an penilaian risi*o *e(urangan untu* *epentingan *lian saat
ini dan di masa mendatang. Studi ini mem-eri dampa* *ema7uan terhadap penyelidi*an terhadap perusahaan melalui
pendete*sian *e(urangan yang uni* dari pengapli*asian teksmining methods yang diterap*an pada Metode Mana7emen
=is*usi dan $nalisis /Management"s #iscussion and Analysis,M=>$0 merupa*an -agian dalam -entu* ;23K.
Men7adi *e:a7i-an -agi perusahaan pu-li* setiap tahunnya menga7u*an Form ;23K *epada *omisi se*uritas
dan -ursa efe* /Securities and $xchange %ommission/S'C0 untu* menin7au se(ara *eseluruhan -isnis perusahaan dan
*ondisi *euangan, termasu* laporan *euangan yang telah diaudit<. Form ;23K dapat sa7a -erisi informasi yang telah
dimanipulasi atau ang*a3ang*anya senga7a disalah sa7i*an sehingga informasi yang diterima dapat menyesat*an. =alam
Form ;23K, laporan tahunan perusahaan yang diamanat*an oleh Bursa 'fe* di tahun ;.?4, pada -agian M=>$ -erisi
pen7elasan tertulis mengenai status perusahaan, industri, dan pernyataan visi perusahaan. @ntu* men7aga *eper(ayaan
investor ma*a dalam proses M=>$ -ertu7uan untu* menggam-ar*an perspe*tif mana7emen yang sehat dan memil*i
masa depan yang le-ih -ai* dari se-uah perusahaan, dalam M=>$ mengandung pem-ahasan tentang *ondisi *euangan
perusahaan, hasil operasi, dan analisis *uantitatif dan *ualitatif, resi*o pasar menghadapi perusahaan.
Stru*tur dari *arya /ma*alah0 ini adalah se-agai -eri*utA
a. %ing*asan tentang pra*ti* para auditor untu* mendete*si *e(urangan dalam laporan *euanganA
-. Menin7au /mereviu0 hu-ungan teori dan metode untu* mendete*si *e(urangan dan penipuanA
(. Mengarti*ulasi*an pertanyaan penelitianA
d. Menggam-ar*an atau men7elas*an hipotesisA
e. Menerang*an metodologi pendete*sian *e(urangan laporan *euanganA
f. Laporan hasil, danA
g. Mendis*usi*an impli*asi /dampa*0 dari hasil penemuan.
2. Menilai kredibilitas laporan keuangan
$uditor e*sternal yang -ertugas meren(ana*an dan mela*sana*an audit se(ara :a7ar untu* mem-eri *eya*inan
yang memadai tentang laporan *euangan apa*ah terdapat penya7ian informasi yang *eliru /salah sa7i0, salah sa7i yang
disenga7a, atau mengandung unsur *elalaian yang dima*sud*an untu* menipu para pengguna laporan *euangan.
Ber-eda dengan *esalahan, salah sa7i yang disenga7a atau *elalaian merupa*an -agian dari *e(urangan dalam pelaporan
*euangan /&raudulent &inancial 'eporting,FF%0. Walaupun masalah terse-ut sering diung*ap /di-ahas0 dalam
-er-agai pertemuan dan ting*at organisasi, FF% adalah masalah yang paling sering dila*u*an oleh mana7emen. $tas
:e:enang Sar-anes3#ley tahun 1221 /S#B0
?
, pengelolaan, *hususnya C'# and CF#, tida* hanya -ertanggung 7a:a-
untu* men(ipta*an suasana agar perusahaan le-ih -er-udaya, -ereti*a, tetapi 7uga -ertanggung 7a:a- untu*
menemu*an dan men(egah FF% dalam penyelenggaraan entitas pu-li*.
Berdasar*an pela*sanaan audit yang teren(ana dan -ai*, ma*a dapat dipasti*an -ah:a pengumpulan -u*ti3
-u*ti yang (u*up dapat mem-eri *eya*inan yang memadai -ah:a risi*o FF% adalah rendah namun risi*o sepenuhnya
tida* dapat dihilang*an. Karena tinda*an menyem-unyi*an dan,atau pra*te* *olusi yang merupa*an -agian dari
*e(urangan dalam laporan *euangan masih sangat sulit untu* didete*si. Hal terse-ut relatif 7arang -agi auditor e*sternal
untu* menemu*an material yang salah sa7i atau *elalaian. $uditor harus terus mempertanya*an dan menilai -u*ti audit
untu* mempertahan*an pandangan s*eptis profesionalnya /penilaian *ritis0. @ntu* mening*at*an proses audit yang
-erhu-ungan dengan dete*si FF%, !nstitut a*untan pu-li* $meri*a ()he American *nstitute of %ertified +ublic
Accountants,A*%+A- Audit Standar .oard /$SB0 merilis Statement on Auditing Standard /S$S0 "o. ..
4
pada tahun
?
arbanes o#ley a!t %OA,O-& adalah hukum 'ederal Amerika erikat yang menetapkan standar baru untuk semua perusahaan publik kelas atas A(
manajemen dan perusahaan akuntan publik. Undang-undang ini diprakarsai oleh enator .aul arbanes %/aryland& dan0epresentati1e /i!hael O#ley %Ohio&( dan
telah ditandatangani oleh .residen 2eorge 3. )ush pada tanggal 40 5uli 6006. Undang-undang ini dikeluarkan sebagai respons dari Kongres Amerika erikat
terhadap berbagai skandal pada beberapa korporasi besar seperti7 "nron( 3orld$om %/$8&( AO* +ime3arner( Aura ystems( $itigroup( $omputer Asso!iates
8nternational( $/ "nergy( 2lobal $rossing( 9ealthouth( :uest $ommuni!ation( a'ety-Kleen dan -ero#; yang juga melibatkan beberapa KA. yang termasuk
dalam <the big 'i1e= seperti7 Arthur Andersen( K./2 dan .3$.1. emua skandal ini merupakan !ontoh tragis bagaimana 'raud s!hemes berdampak sangat buruk
terhadap pasar( stakeholders dan para pega>ai. elain itu( denda untuk kegiatan keuangan penipuan jauh lebih parah. O- meningkatkan independensi auditor
eksetrnal yang meninjau keakuratan laporan keuangan perusahaan( dan meningkatkan peran penga>asan dari de>an direksi.
4
A ?o. @@ adalah regulasi yang dikeluarkan oleh Ameri!an 8nstitute o' $erti'ied .ubli! A!!ountant % A8$.A&( di 8ndonesia disebut 8katan Akuntan
8ndonesia %8A8&. A @@ dikeluarkan terkait skandal akuntansi di perusahaan besar Amerika yaitu "nron( 3orld$om( Adelphia( dan +y!o. A @@ mengatur tentang
Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit, antara lain ; .enjelasan mengenai 'raud dan karakteristiknya( Auditor dan yang diaudit %auditee& harus
melakukan brainstorming untuk mendiskusikan apa saja kemungkinan 'raud dalam laporan keuangan auditee( Auditor harus mengumpulkan in'ormasi terkait
dengan risiko fraud dalam laporan keuangan( Auditor harus menge1aluasi program dan kontrol perusahaan dalam mengurangi risiko 'raud dalam laporan keuangan.
Auditor harus melakukan e1aluasi resiko 'raud dalam laporan keuangan pada keseluruhan proses audit yang dilakukan. 9arus dipertimbangkan juga apakah ada
prosedur atau obser1asi audit yang berpengaruh pada hasil e1aluasi tersebut( dan A @@ mengharuskan auditor untuk mengkomunikasikan temuan 'raud kepada
manajemen( komite audit( dan pihak lain( tidak tergantung besar-ke!il nilainya.
1
1221. =alam S$S .., auditor di:a7i-*an untu* mengam-il pende*atan yang le-ih proa*tif untu* mendete*si FF%
melalui per-ai*an dan memperluas (a*upan prosedur audit.
Se(ara garis -esar *omponen dari S$S "o. .. adalahA
a. =es*ripsi dan *ara*teristi*3*ara*teristi* dari fraudA
-. Ke(urigaan se(ara profesional /professional scepticism0A
(. =is*usi di antara tim audit yang ditugas*anA
d. Mendapat*an informasi dan -u*ti auditA
e. Mengidentifi*asi risi*o3risi*oA
f. +enilaian risi*o3risi*o yang telah diidentifi*asi*anA
g. &anggapan terhadap penilaian risi*oA
h. Mengevaluasi -u*ti dan informasi auditA
i. Meng*omuni*asi*an fraud yang mung*in ter7adiA
7. Mendo*umentasi*an hal3hal yang -er*aitan dengan fraud/
Keterangan :
garis besar komponen SAS No. 99, ditambahkan oleh penerjemah (translator) dalam tulisan ini untuk
dijadikan pertimbangan. Detailnya dapat diunduh di www.aicpa.org.
@ntu* mengidentifi*asi fa*tor3fa*tor risi*o yang ter*ait dengan setiap *lien, te*ni* audit tradisional termasu*
prosedur analitis atau statisti*, *onfirmasi tam-ahan dengan piha* e*sternal /misalnya, pelanggan0 tentang transa*si
atau hu-ungan luar -iasa, lang*ah tam-ahan atau pengamatan untu* memasti*an persediaan, tam-ahan per*iraan
independen untu* menin7au estimasi mana7emen, dan revie: data *euangan. Bah*an dengan prosedur tam-ahan ini,
auditor mung*in tida* mampu melihat FF%. #leh *arena itu, *husus daftar ini sangat penting atau mem-uat prosedur
lainnya yang a*an mendorong audit dan hal ini telah disaran*an oleh para peneliti dan pra*tisi. Misalnya, -erdasar*an
studi mere*a dari S'C Accounting and Auditing $nforcement 'eleases /$$'%s0, Loe--e(*e et al. menyusun se-uah
daftar indi*ator utama atau red flag untu* penyimpangan laporan *euangan. 'ed flag ini masu* dalam S$S ... S(hilit
men7elas*an te*ni* -agi hiper3s*eptis auditor utama untu* menyampai*an pernyataan *e(urangan *euangan oleh
mana7emen. Sedang*an Beneish -erusaha mem-angun se-uah model e*strim yang didasar*an pada *iner7a *euangan
untu* mampu mengindentifi*asi pelanggar prinsip3prinsip a*untansi yang -erla*u se(ara umum /6enerally $((epted
$((ounting +rin(iples,6$$+0
5
. Modelnya -erhasil mem-eda*an antara penipuan perusahaan yang mengalami
8accruals positif0 dengan memanipulasi pendapatan mere*a dan perusahaan yang sah dise-ut se-agai <aggressive
accruers <. Menurut Bell dan Car(ello dengan regresi logisti* dapat mem-antu dan menilai risi*o -antuan FF% dalam
meng*lasifi*asi*an penipuan versus non3penipuan. Kamins*i et al. memusat*an perhatian pada se-uah su-set dari
$nalisa +rosedur /subset of Analytical +rocedures,$+s0
C
yang diguna*an oleh auditor untu* menam-ah *e*hasan
prosedur audit, menemu*an -ah:a rasio *euangan mem-eri*an *emampuan ter-atas untu* mendete*si FF%. "amun,
Jones pada identifi*asi a:al $+s lainnya, menilai pasar modal, yang dapat mem-antu auditor menilai resi*o
*e(urangan.
&elah tersedia alat -antu -aru /dianggap se-agai *e(erdasan -uatan,tiruan0 dan te*nologi analisis data / data
mining0, oleh auditor telah mengadopsi -e-erapa alat -antu ini dan te*ni*3te*ni* untu* mem-antu mendete*si
*e(urangan /fraud0, terutama dalam meng*a7i data numeri* dari laporan *euangan. 6aganis et al., Fanning dan Cogger,
Fanning et al, Calderon dan Cheh, dan Lin et al. &elah meneliti penggunaan 7aringan syaraf -uatan,tiruan untu*
penilaian risi*o dari FF%. +ada tahun 1224, Dhang dan Dhou menin7au -er-agai te*ni* apli*asi datamining dan
a*untansi *euangan pada pendete*sian *e(urangan *artu *redit. Baru3-aru ini, Kovaler(hu* dan Eityaev, Kotsiantis et
al. Kir*os et al. menerap*an -er-agai te*ni* machine learning pada datamining,*lasifi*asi data *euangan FF%s.
=alam studi lain, *em-ali et al. dan Klopt(hen*o et al. menganalisis te*s dan ang*a yang sangat ter-atas dalam satu
pernyataan *euangan untu* dila*u*an per-andingan, tu7uannya -u*an pada penemuan penipuan. Walaupun Min*in dan
Mosher telah menerang*an penggunaan fitur pesan dalam proses datamining -erdasar*an teori3teori linguisti* untu*
5
2AA. adalah singkatan dari Generally Accepted Accounting Principles atau prinsip-prinsip tandar Akuntansi Keuangan berlaku umum. 2AA.
adalah standar umum akuntansi dan perusahaan go publi! yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun( dan yang digunakan oleh bisnis untuk mengatur
in'ormasi keuangan mereka menjadi !atatan transaksi akuntansi yang ringkas dalam pelaporan keuangan( serta mengungkapkan in'ormasi pendukung tertentu.
alah satu alasan untuk menggunakan 2AA. adalah agar pemba!a laporan keuangan dibeberapa perusahaan memiliki dasar yang memadai untuk perbandingan(
karena semua perusahaan yang menggunakan 2AA. telah membuat laporan keuangan dengan menggunakan aturan yang sama. Aang termasuk susunan 2AA.
yaitu; *aporan keuangan( Akti1a( Ke>ajiban( Keadilan( .endapatan( )eban( .enggabungan usaha( Beri1ati' dan lindung nilai( ?ilai >ajar( /ata uang asing( e>a(
?on moneter transaksi( Kejadian setelah tanggal nera!a.
C
A.s %subset of Analytical Procedures& dipandang sebagai !ara yang e'isien pengumpulan bukti audit. /ereka termasuk pertimbangan perbandingan
in'ormasi keuangan entitas dengan( misalnya sebanding 8n'ormasi untuk periode sebelumnya( hasil yang diharapkan dari entitas seperti anggaran perkiraan(
harapan auditor seperti perkiraan pendapatan dll elain itu( in'ormasi yang sama industri seperti rasio keuangan perbandingan dengan entitas dalam industri sejenis
dengan kondisi yang sama dapat digunakan. A. juga terdiri dari e1aluasi hubungan yang masuk akal antara data keuangan dan non-keuangan( seperti antara biaya
penggajian untuk jumlah karya>an sebagai !ontoh. 9ubungan antara unsur-unsur in'ormasi keuangan yang akan diharapkan untuk menyesuaikan diri dengan pola
diprediksi berdasarkan pengalaman entitas( seperti persentase margin kotor adalah !ontoh lain dari ukuran yang dapat digunakan. %"ili'sen( 6010;. 8A( 6010( p C0C&
?
pengolahan penipuan yang mengguna*an eteks, seperti email 'nron, namun mere*a tida* menyaran*an proses data
mining dila*u*an pada FF%. Literatur yang disurvei ter-atas hanya pada penyidi*an data ang*a /numeri*0,
menga-ai*an pen7elasan atau pengung*apan -er-asis te*s dalam laporan *euangan.
"amun, *ole*si $$'%s yang menyertai proses *e(urangan FF%s telah mengidentifi*asi -u*ti *e-ohongan
*omuni*asi, penyesatan, dan pengeliruan -er-asis te*s dalam FF%s. Bu*ti terse-ut menun7u**an -ah:a -ahasa dalam
FF% di7adi*an area yang su-ur untu* menyelidi*i adanya *e(urangan /fraud0, terutama 7i*a alat -antu otomatis dapat
mem-antu auditor. Mengingat *urangnya penelitian pada te*s dan fitur pesan pada FF%, ma*a proye* penelitian *ami
mena:ar*an se-uah lang*ah a:al menu7u penyediaan alat penilaian risi*o yang le-ih -ai* -agi auditor dalam
mendete*si *e(urangan FF%s. Studi yang dila*u*aan saat ini dapat meleng*api penelitian se-elumnya yang telah
-erusaha menemu*an indi*ator ang*a /data numeri*0 pada *e(urangan laporan *euangan dengan mengevaluasi isyarat
linguisti* dalam M=>$ /dis*usi dan analisis0. +enelitian ini 7uga menyelidi*i *egunaan isyarat linguisti* se-agai
model pendu*ung *eputusan yang -er*ualitas.
3. Kecurangan dan penipuan
Ke(urangan merupa*an -entu* dari penipuan. +enipuan adalah tinda*an mengirim*an informasi dengan tu7uan untu*
mendorong *esimpulan palsu pada si penerima. Ke(urangan <meru7u* pada suatu tinda*an yang disenga7a untu*
memperoleh *euntungan yang tida* adil,< namun tida* dima*sud*an untu* menipu, *esalahan ini tida*
menggam-ar*an adanya tinda*an *e(urangan. Ke(urangan termasu* <se-uah s*ema yang diran(ang untu* menipu<.
Mana7emen *e(urangan adalah tipe yang spesifi* dari s*ema di mana para pemang*u *epentingan yang ter*ena dampa*
merugi*an melalui penyesatan laporan *euangan. Se7a* *e(urangan mana7emen men7adi tu7uan, strategis, penipuan,
teori dan metode perila*u penipuan harus mem-antu men7elas*an perila*u *e(urangan. Karya tulis ini mengga-ung*an
teori penipuan dari literatur Komuni*asi dan +si*ologi linguisti* /-ahasa psi*ologi0 dengan te*ni* analisis yang -erasal
dari -idang3-idang 1inguistik %omputational untu* memahami sifat -ahasa *e(urangan -erdasar*an penga7uan data
a*untansi pada perusahaan S'C. &eori yang sudah laFim dan ter*emu*a diguna*an se-agai metode analisis dalam
:a(ana penipuan antara lainA %ontent.ased %riteria Analysis /CBC$0, Scientific %ontent Analysis /SC$"0, 'eality
Monitoring /%M0, Management 2bfuscation 3ypothesis /M#H0, *nformation Manipulation )heory /!M&0,
*nterpersonal #eception )heory /!=&0, &our &actor )heory, dan 1eakage )heory.
3.1. Kriteria konten berbasis analisis (Content-Based Analysis/CC!"
Kriteria %ontent.ased Analysis /CBC$0 adalah metode dalam $nalisis Kea-sahan +ernyataan,Kesa*sian
/statement validity analysis0, yang di*em-ang*an untu* memasti*an *e-enaran *esa*sian seorang ana* dalam
*asus *e7ahatan se*s. CBC$, telah -erhasil diguna*an dalam -er-agai *onte*s. CBC$ didasar*an pada hipotesis
-ah:a se-uah pernyataan -erdasar*an fantasi *ualitasnya -er-eda dari pernyataan yang didasar*an pada
pengalaman se-enarnya. =alam CBC$, para evaluator terlatih dalam menilai ada tida*nya ;. *riteria se-agai
a(uan. Kehadiran tiap *riteria menun7u**an -ah:a pernyataan terse-ut -erasal dari se-uah pengalaman yang
se-enarnya, dan *arena itu, ia tida* dalam *ondisi menutupi *e-enaran. +ernyataan yang tida* -enar atau menipu
harus *urang dari pernyataan -enar. Hanya -e-erapa *riteria dalam CBC$ saat ini dapat mem-eri *eya*inan
tentang proses analisa se(ara otomatis melalui *omputer termasu* 7umlah rin(ian, dan -entu* *ata yang di*ait*an
dengan perasaan, ruang dan :a*tu. CBC$ -erhipotesis -ah:a pesan yang -enar atau 7u7ur a*an -erisi rin(ian -iasa,
le-ih detail, le-ih 7elas se(ara *eseluruhan, dan le-ih -anya* mengingat :a*tu, ruang, dan perasaan dari pada
-erusaha untu* men7elas*an *etida* -enaran.
3.2. !nalisis Konten Ilmiah (Scientific Content Analysis/#C!$"
$nalisis *onten ilmiah /Scientific %ontent Analysis,S%A40 adalah versi yang uni* dari CBC$ yang
mengasumsi*an -ah:a *edua penipu /deceivers0 dan sa*si /truthtellers0 men(o-a meya*in*an -ah:a mere*a
-enar3-enar 7u7ur. $sumsi lain yang penting dari SC$" adalah -ah:a pengirim dengan (ermat memilih rin(ian
yang masu* *e a*unnya. Hal ini menun7u**an -ah:a setiap *ata men7adi penting dalam menentu*an *e-enaran
suatu pernyataan.
3.3. %ealitas Pemantauan (Reality Monitoring/%M"
Kenyataan pemantauan /'ealitiy Monitoring,%M0 merupa*an metode yang men(o-a mem-eda*an antara
memori -erdasar*an pengalaman se-enarnya dengan *e-ohongan yang di-uat se(ara internal atau pengalaman
ima7inatif. =i %M, memori di-eda*an dari ima7inasi dengan *enyataan. %M -erhipotesis -ah:a pernyataan yang
didasar*an pada *enangan yang -enar /realitas sesungguhnya0 dan pernyataan -erdasar*an *e-ohongan
menga*i-at*an adanya per-edaan detail persepsi, 7umlah informasi a*tual, dan 7umlah operasi *ognitif yang
di7elas*an dalam pernyataan. %M -erhipotesis -ah:a pernyataan -enar a*an mem-eri*an le-ih detail suara, visual,
dan meninggal*an rin(ian dari se-uah pernyataan palsu serta memili*i ru7u*an *onte*stual dengan :a*tu dan
lo*asi. +ernyataan palsu, di sisi lain, seharusnya menye-ut*an operasi yang le-ih *ognitif. #perasi *ognitif adalah
proses atau tinda*an pi*iran sepertiA -erpi*ir, menga*ui, pemahaman, dan -erharap yang diguna*an oleh penipu
4
untu* mengada*an *esa*sian palsu. #lehnya itu, pening*atan 7umlah operasi *ognitif diguna*an dalam se-uah
pernyataan yang memili*i *etulusan.
3.&. 'ipotesis Pengeliruan Mana(emen (Management Obfuscation Hypothesis/M)'"
M=>$ pada dasarnya sulit untu* mem-a(a *ondisi yang le-ih spesifi*. "amun, menurut hipotesis
Mana7emen +engeliruan /Management 2bfuscation 3ypothesis,M#H0, M=>$ yang -erisi -erita -uru* harus le-ih
sulit untu* di-a(a. Menurut Bloomfield, M#H menyata*an -ah:a 7i*a mana7emen mengingin*an untu* menunda
respon pasar atas -erita -uru* ma*a mere*a mem-utuh*an insentif tam-ahan untu* -erupaya menutupi atau
menyem-unyi*an informasi. =engan *ata lain, *eti*a perusahaan -er*iner7a -uru*, mana7emen memili*i insentif
untu* menutupi *iner7a yang -uru* terse-ut agar menunda rea*si turunnya harga saham yang dapat mempengaruhi
penya7ian laporan tahunan. Hipotesis ini merupa*an perpan7angan dari Bloomfield, hipotesis yang leng*ap
menyata*an -ah:a informasi a*an men7adi pato*an atas *enai*an harga pasar. #leh *arena itu, mana7emen dapat
menunda rea*si di -ursa saham dengan menga-ur*an informasi laporan *euangan sehingga mem-uat orang
mela*u*an pertim-angan analisis. Mana7er perusahaan yang -er*iner7a -uru* -erharap dapat menyem-unyi*an
informasi negatif dengan mengurangi informasi yang relevan dengan laporan *euangan. Li mengguna*an SM#6
untu* mem-a(a inde operasional dan mengu*ur relevansinya. !nde*s SM#6 mem-a(a *alimat dengan
memperhitung*an *omple*sitas /diu*ur dengan pan7ang rata3rata *alimat0 dan *omple*sitas *ata /diu*ur dengan
pan7ang *ata rata3rata0 untu* menentu*an relevansi atau *eter-a(aanya.
3.*. +eori Manipulasi Informasi (Information Manipulation Theory/IM+"
&eori Manipulasi !nformasi (*nformation Manipulation )heory,!M&" mendasar*an pada 5rice6s
%onversational *mplicature )heory
7
ya*ni teori tentang -agaimana orang mengguna*an -ahasa dan
meng*omuni*asi*an dan dalam teori terse-ut dapat melatih penuturan *ata dan -erharap a*an memun(ul*an
penerimaan pesan yang sama dalam per(a*apan. !M& menyata*an -ah:a penipu di*ha:atir*an telah melanggar
teori ini dengan menutupi informasi -agi si penerima. !nformasi yang di*omuni*asi*an dalam se-uah pesan
seharusnya tida* terlalu sedi*it dan tida* terlalu -anya*. +enipu melanggar nasehat yang pertama, yaitu menahan
informasi sementara ia -erusaha mem-eri *esan -ah:a mere*a telah -er-agi informasi se(ara *eseluruhan.
Menyem-unyi*an informasi a*an menye-a-*an penerima mengam-il *esimpulan yang *eliru. 8edua, nasehat
tentang *ualitas, -er*aitan dengan *eandalan informasi yang dipa*ai -ersama. #rang3orang -erharap untu*
menerima informasi yang -enar ;22G tanpa *ompromi. +ara penipu melanggar hal dengan men(ipta*an
*e-ohongan dan *e-ohongan yang dima*sud untu* menyesat*an. 8etiga, nasehat yang -erhu-ungan dengan salah
satu stru*tur yang menyata*an -ah:a respon harus selalu -erhu-ungan dengan :a(ana se-elumnya. +ara penipu
7uga telah melanggar hal ini dengan memper*enal*an informasi asing dalam -er*omuni*asi sehingga menyulit*an
-agi si penerima untu* menerima informasi yang -enar tentang topi* yang mere*a sedang menyelidi*i. 8eempat,
adalah nasehat tentang si*ap yang menyata*an -ah:a *omuni*asi harus sing*at, teratur, 7elas, dan tida*
mem-ingung*an. "asehat ini -ertentangan dengan upaya menga-ai*an *e7elasan dalam -er*omuni*asi *emudian
menggantinya dengan hal yang *eliru.
3.,. +eori Penipuan Pribadi (Interpersonal eception Theory/I-+"
Walaupun hu-ungan teori penipuan pri-adi /*nterpersonal #eception )heory,!=&0 -er*aitan dengan
*omuni*asi dyadic dan dialogic
H
, penulis !=& mem-eri*an -anya* :a:asan tentang -agaimana penipu -erprila*u
noninteraktif, pengaturan yang tida* -ai* ter7adi dalam do*umen seperti M=>$. !=& mengga-ung*an prinsip3
prinsip dari teori *omuni*asi interpersonal dan penipuan menyimpul*an satu dari ;H proposisi yang mempredi*si
perila*u pengirim dan penerima dalam *onte*s intera*tif. =ua asumsi penting -ah:a !=& pada *asus penipuan
-erorientasi pada tu7uan dan mengurangi tanggung 7a:a- apa-ila penipuannya terung*ap. Hal ini penting, terutama
dalam ling*ungan laporan *euangan yang resmi dimana C'# dan e*se*utif senior se(ara pro-adi -ertanggung
7a:a- *epada S'C dan +emerintah Federal. =engan demi*ian, untu* mengurangi risi*o yang -er*aitan dengan isi
do*umen yang memuat otorisasi piha* ter*ait, mana7er a*an -erusaha untu* meminimal*an tanggung7a:a- atau
pernyataan3pernyataan definitif yang termuat dalam do*umen. +erila*u ini a*an le-ih penting dan telah diatur
dalam M=>$ yang men7adi -agian dari ;23K, terdapat -agian yang mem-eri*an fle*si-ilitas le-ih *epada mana7er
-erupa *esempatan untu* mneyampai*an apa yang ingin di*ata*an. $sumsi penting lainnya dari !=& adalah -ah:a
para penipu se(ara strategis memanipulasi informasi untu* men(apai tu7uan mere*a. &u7uan ini dapat diselesai*an
I
8mplikatur per!akapan menurut 2ri!e adalah teori tentang bagaimana orang menggunakan bahasa( dengan kata lain teori tentang bagaimana orang
berkomunikasi. Balam komunikasi( penutur dan petutur biasanya berusaha untuk saling bekerja sama( dengan maksud agar tujuan atau pesan ujaran yang mereka
tuturkan dapat dipahami oleh partisipan komunikasi.
H
Komunikasi dyadic menga!u pada komunikasi antara dua orang. ekelompok dua orang antara siapa pesan akan dikirim dan diterima. Komunikasi
relasional menga!u pada komunikasi di mana makna di!iptakan oleh dua orang se!ara bersamaan mengisi peran kedua pengirim dan penerima. Kegiatan dialogic
menga!u pada bahasa yang komunikati' akti' dari pengirim dan penerima( masing-masing bergantung pada yang lain dalam pertukaran.
5
dengan mengelola se-uah pesan yang leng*ap, 7u7ur, dan,atau relevan. !=& men(atat -ah:a para penipu dan para
sa*si sama3sama men(o-a untu* mengelola (itra yang -ai*, tetapi perusahaan3perusahaan yang -ergera* dalam
penipuan le-ih -erpotensi untu* terli-at dalam mana7emen palsu yang men7amin perusahaan mere*a dalam *ondisi
-ai*. Bagi perusahaan yang tida* mela*u*an tinda*an *e(urangan le-ih (endrung untu* memasu**an informasi
negatif tentang perusahaan mere*a 7i*a hal terse-ut di-enar*an. $*hirnya, !=& men(atat*an -ah:a penelitian
terdahulu pada penipuan noninteraktif menun7u**an para penipu mengurangi spesifitasnya, penggunaan -ahasa
se(ara tida* langsung, dan (endrung mengguna*an istilah in*lusif. &e*ni*3te*ni* ini a*an menam-ah am-iguitas
laporan dan mengurangi tanggung 7a:a-.
3... +eori /mpat 0aktor (!our !actor Theory"00+#
&eori 'mpat Fa*tor /&our &actor )heory,FF&0 menerang*an empat proses atau fa*tor yang mempengaruhi
perila*u penipuan. Fa*tor pertama adalah Control +er(o-aan /Attempted %ontrol0, yang meru7u* *epada
pengendalian perila*u penipuan dalam se-uah upaya untu* menyem-unyi*an perila*u mere*a. Jang kedua adalah
Fa*tor %angsangan atau 6airah /Arousal0, yang menga(u pada respon saraf si penipu pada :a*tu mela*u*an
a*sinya. Fa*tor ketiga adalah +ende*atan $fe*tif /pertim-angan -ai* dan -uru*0, yang meru7u* *epada perasaan
/emosi0 -ersalah, (emas, dan merasa -odoh pada :a*tu mela*u*an penipuan. !ni menim-ul*an efe* negatif yang
tida* diingin*an oleh para penipu *arena dapat mem-eri pengaruh untu* mengguna*an -ahasa tida* langsung
untu* memisah*an diri dari rasa -ersalah. Jang keempat, adalah Fa*tor Kognitif /pertim-angan *esadaran0 dalam
+enipuan, yang meru7u* pada sema*in mening*atnya a*si penipuan ma*a sema*in *uat -e-an *ognitif yang
ditanggungnya.
3.1. +eori Kebocoran ($ea%age Theory"
&eori *e-o(oran /1eakage )heory,L&0 men7elas*an isyarat perila*u yang mem-eda*an perila*u penipuan
dan perila*u 7u7ur. +etun7u* perila*u ini mengalami <*e-o(oran< *arena *etida*mampuan seorang penipu tampil
mengesan*an dan menutupi *e-ohongannya. Contoh *e-o(oran oleh penipu dalam -er*omuni*asi se(ara tatap
mu*a /face to face0 nampa* pada spontanitas mengang*at -ahu, pening*atan *etegangan dan gelisah, penurunan
gera*an tu-uh dan penurunan raut mu*a /mi(ro e*spresi0. "amun, isyarat non ver-al tida* terdapat dalam do*umen
tertulis seperti Form ;23K, yang mem-uat isyarat linguisti* sema*in penting untu* mendete*si *e-ohongan. Juga,
do*umen *euangan yang senga7a ditulis dengan *uantitas dan pilihan *ata strategis yang -ertentangan senga7a
dipamer*an.
Sing*atnya, teori dan metode ini mem-eri*an *erang*a *er7a untu* memahami strategis dan non3strategis
penipuan. Seperti yang diperlihat*an pada ta-el ;, !=&, !M&, dan M#H memperoleh hipotesis dengan memusat*an
perhatian pada penipuan yang memang disenga7a. FF& dan &eori Ke-o(oran fo*us pada suatu isyarat yang tida*
disenga7a selama penipuan ter7adi. +ende*atan ini tida* -erdiri sendiri dalam melihat perila*u yang rentan terhadap
penipuan. Memang, !=&, !M&, dan M#H semua menempat*an *e-eradaan perila*u penipuan yang tida* dapat
menutupi *e-ohongannya se-agai petun7u* untu* mengung*ap *e(urangan. CBC$, SC$", dan %M adalah alat
untu* mendete*si *etida* mampuan penipu se(ara ver-al se-agai petun7u*. Semua teori yang menempat*an para
penipu dan sa*si3sa*si menun7u**an perila*u ver-al -er-eda. Selain itu, !=&, FF&, dan &eori Ke-o(oran mampu
melihat per-edaan perila*u kinesic /*omuni*asi ver-al0, perila*u vocalic /output dan input vo*al0 dan e*spresi
:a7ah /micro exspression0.
Karya ini -erfo*us pada pende*atan linguisti* *asus penipuan yang mung*in mun(ul dalam *e(urangan
laporan *euangan. +enelitian se-elumnya telah menemu*an -ah:a para penipu mengguna*an -ahasa yang -er-eda
dari truthtellers. +enelitian lain telah menemu*an -ah:a penipu mengguna*an -anya* *ata, *ata *er7a, *ata -enda,
dan referensi lain dan mengguna*an -ahasa yang tida* formal, -ahasa yang tida* langsung dari truthtellers. Selain
itu, penelitian telah menun7u**an -ah:a 7umlah dari *ata3*ata dan penggunaan *ata yang le-ih spesifi*, a*an
mempengaruhi, dan istilah yang diguna*an -er-eda tergantung pada apa*ah si penipu -er*omuni*asi dengan dusta
atau 7u7ur. =alam penelitian mere*a, Dhou et al. menya7i*an sem-ilan tata -ahasa /*onstru*si linguisti*0 yang
-erguna untu* mendete*si penipuan, yang mempengaruhi, *omple*sitas, *eragaman, e*spresivitas, 7umlah,
*e*hususan, *etida*pastian, dan informalitas. Karena informalitas /misalnya, *ata salah e7a, salah *eti*0 ini tida*
-erla*u untu* laporan perusahaan, *ami hanya mengguna*an delapan dari *onstru*si ini saat proses penelitian
mem-eda*an antara truth tellers dan penipu.
&elah ditemu*an *enyataan -ah:a para penipu mengguna*an -ahasa -er-eda dari truthtellers yang
mem-u*a peluang untu* dapat mem-eda*an mana laporan *euangan yang mengandung unsur *e(urangan dan
mana yang tida*. Karena laporan *euangan memuat pernyataan dan pandangan piha* mana7emen terhadap *ondisi
perusahaan, *ami -erharap mana7er yang mela*u*an penipuan dalam laporan *euangan untu* menampil*an isyarat
penipuan se-agai petun7u* yang telah di *a7i se-elumnya.
C
+ende*atan yang umum diguna*an untu* mendete*si penipuan di ting*at mana7erial adalah menganalisis
ang*a /data numeri*0 untu* mengidentifi*asi pola manipulasi *euangan. Kami mengusul*an se-uah pende*atan
alternatif yang menganalisis -ahasa yang ter*andung dalam do*umen3do*umen yang sama diguna*an dalam te*ni*
4atural 1anguage +rocessing /"L+0. "L+ merupa*an se-uah area riset yang fo*us pada sum-er daya *omputasi
untu* memproses te*s. "L+ dapat diguna*an untu* mengidentifi*asi -er-agai isyarat linguisti* /-ahasa0 yang
*emudian di7adi*an varia-el untu* analisis statisti* atau pem-ela7aran algoritma. Kedua data statisti* dan te*ni*
data mining diguna*an untu* meng*lasifi*asi dan mempredi*si penipuan dengan mengguna*an isyarat linguisti*
pada do*umen non3*euangan. Se-uah analisis yang (ermat dari fitur te*stual harus mampu mengung*ap*an isyarat
linguisti* yang mem-eda*an do*umen yang -erisi penipuan dengan do*umen yang -enar.
Seiring dengan *onstri-usi nilai pra*tis atas penipuan di dalam laporan *euangan, penelitian ini diran(ang
untu* mem-eri*an *ontri-usi *epada pemahaman *ita tentang pengaruh varia-el *onte*stual atas penipuan. +ara
peserta -er*omuni*asi melalui email untu* mem-uat se-uah *eputusan -erdasar*an s*enario. Se*olompo* orang
men(o-a untu* menyesat*an dis*usi dengan mengguna*an penipuan. Mann et al. menun7u**an -ah:a ling*ungan
la-oratorium memili*i pengaruh yang rendah dan mung*in tida* menim-ul*an perasaan -ersalah -agi perila*u
penipuan.
&. Pen(elasan ('ipotesa"
+enga7uan tahunan dari Form ;23K diharus*an -erdasar*an me*anisme hu*um untu* mem-eri*an 7aminan
*eter-u*aan *epada piha*3piha* -er*epentingan /stakeholders0 atas *euntungan perusahaan, 7enis operasi, dan
*emung*inan apa sa7a yang dapat ter7adi di masa depan. M=>$ yang merupa*an -agian dari Form ;23K mem-eri*an
*esempatan *epada piha* mana7emen untu* men7elas*an perspe*tif dan prospe* perusahaan yang sehat. Ji*a
prospe*nya nampa* suram, atau *euntungan le-ih rendah dari per*iraan, nilai3 saham perusahaan *emung*inan a*an
menurun. @ntu* men(egah *erugian ini, perusahaan3perusahaan yang -ergera* dalam modus penipuan mung*in a*an
menge(uali*an -erita negatif, termasu* menyesat*an pernyataan positif, atau mem-uat pandangan optimis -erdasar*an
premis palsu untu* menutupi *eadaan perusahaan yang se-enarnya. Kami mengira -ahasa yang mere*a pa*ai
mengguna*an istilah yang le-ih menyenang*an, mem-eri (itra positif, mampu mempengaruhi, dan le-ih a*tif dalam
-er*omuni*asi laya*nya se-uah perusahaan yang 7u7ur. Selain itu, mana7er a*an -erupaya menutupi pernyataan mere*a
dengan menulis*an *alimat tam-ahan, dengan mengguna*an istilah lain, dan dengan mening*at*an hu-ungan se-a-
a*i-at /causality0. @ntu* mem-elo**an dan mem-agi tanggung 7a:a- atas peristi:a atau tinda*an, *ita mengharap
M=>$ dari perusahaan yang menipu memasu**an le-ih -anya* -ahasa dengan ma*sud yang tersirat dengan menga(u
pada *elompo* -u*an individu, menye-ut*an orang lain daripada diri mere*a sendiri, dan dengan -er*omuni*asi se(ara
pasif. +enggunaan *alimat pasif /misalnya, <*esalahan ini di-uat oleh perusahaan9, dan <*iner7a sangat terpengaruh<0
memung*in*an perusahaan untu* memutus*an hu-ungan dengan pesan yang -ai*. Kata3*ata yang menun7u**an
*etida*pastian, seperti *ata *er7aA a*an, harus, dan -isa, dapat menurun*an *ualitas fa*ta dan pernyataan yang harus
diguna*an dengan menipu mana7er untu* mem-eri*an *epastian terhadap fa*ta, pernyataan, dan predi*si.
Karena hasrat untu* meya*in*an dan mendapat *eper(ayaan tanpa rin(ian su-stantif, -agi mere*a yang
(endrung mela*u*an penipuan di dalam Form ;23K di7elas*an mengguna*an *ata yang -erle-ihan sementara *euni*an
tida* disampai*an dan menun7u**an *urangnya *eragaman di-anding -ahasa yang tida* menipu. =engan mengguna*an
le-ih -anya* *ata, *ita -erharap *e(urangan M=>$ memili*i le-ih -anya* *alimat, *ata *er7a, dan pengu-ah
di-anding*an yang -u*an penipuan M=>$. Ke*hususan -ahasa dapat diu*ur dengan *ata sensori* /*ata3*ata yang
-erhu-ungan indera0, *ata3*ata spatial /*ata yang menun7u**an lo*asi atau 7ara*0, dan *ata temporal /per*ataan yang
menun7u**an hu-ungan masa depan, atau masa lalu0. Karena do*umen yang ditulis dalam -ahasa -isnis formal
diharap*an mengguna*an data diri dan referensi. Kita mengharap*an tida* adanya *esalahan pengeti*an, S'C harus
mengore*si se(ara profesional untu* men7amin *etiadaan *esalahan. Se(ara resmi dinyata*an -ah:a )
8ecurangan M#9As menekankan pada: (a- kuantitas, (b- ekspresivitas, (c- pengaruh, (d- ketidakpastian, (e-
nonimmediacy, (f- kompleksitas, (g- keragaman, (h- spesifikasi bahasa/
I
*. Metodologi
@ntu* mengu7i per-edaan linguisti* antara penipuan dan -u*an penipuan dalam M=>$, *ami mengguna*an
-e-erapa instrumen pada Dhou et al., defenisi varia-el dan *onstru*si dengan memodifi*asi pengaruh dan *onstru*si
spatial.
Mempengaruhi %asio !kti2asi) 7umlah *ata a*tivasi di-agi dengan 7umlah *ataA mempengaruhi %asio) 7umlah yang
mempengaruhi *ata di-agi dengan 7umlah *ataA (itra) nomor *ata (itra di-agi dengan 7umah *ata3*ataA
7umlah *ata di-agi dengan total 7umlah per*ataan, %asio yang menyenang*an) 7umlah *ata yang
menyenang*an.
Kompleksitas %ata3%ata Kalimat Pan(ang) 7umlah *ata di-agi dengan 7umlah *alimatA %ata3rata pan7ang *ata)
7umlah su*u *ata di-agi dengan 7umlah *ata3*ataA +ausality) 7umlah tanda -a(a di-agi dengan 7umlah
*alimat.
Keragaman Konten/Isi Keragaman Kata) +ersentase *onten atau isi yang uni* /7umlah *ata yang -er-eda di-agi
7umlah *onten,isi0A Fungsi *eragaan *ata) 7umlah fungsi *ata di-agi dengan 7umlah *alimat, Keragaman
Lei(al) +ersentase *ata yang uni* istilah dari total *ata.
/4pressi2it5 /moti2eness) %asio *ata sifat dan *ata *eterangan untu* *ata -enda dan *ata *er7a.
%u(ukan Ketidakdekatan Kelompok) orang pertama dalam -entu* 7ama* di-agi dengan 7umlah pem-i(araannyaA
%u7u*an Lain) 7umlah semua *ata ganti tunggal atau 7ama* di-agi dengan total 7umlah pem-i(araannyaA
%asio Kata Ker7a +asif) 7umlah *ata *er7a pasif di-agi dengan 7umlah *ata *er7a.
Kuantitas 6umlah Pengubah) Jumlah total modifiersA 7umlah *alimat) &otal *alimatA *uantitas *ata *er7a) &otal 7umlah
per*ataanA Kuantitas *ata) &otal 7umlah *ata.
%asio Kekhususan Indera) Ke*hususan %atio Sensory) Jumlah *ata referensi pan(a indera, di-agi dengan 7umlah
per*ataanA %atio spasial de*at, %asio spatial 7auh, %asio temporal segera, dan temporal nonimmediate)
%atio) Jumlah referesni *ata yang sifatnya sementara atau informasi spasial di-agi dengan 7umlah *ata.
%asio Ketidakpastian Modal Kata Ker(a) 7umlah pem-i(araannya di-agi dengan 7umlah *ata *er7a.
Dhou et al. varia-el yang tida* mem-eri pengaruh tida* dimasu**an *arena lei(ons /*osa*ata0 mere*a positif
dan signifi*ansi pengaruh negatif tida* tersedia dan tida* ditemu*an dalam statisti*. Se-ali*nya, *ami menam-ah*an
varia-el $d*in et al., varia-el A menyenang*an, a*tivasi dan (itra. $d*ins et al. 7uga manam-ah ling*up Dhou et al.,
satu varia-el rasio temporal dan varia-el rasio spatial men7adi empat varia-el yang tersa7i. Model ga-ungan ini a*an
dise-ut se-agai 14 varia-el model. =ua +uluh varia-el -erdasar*an rasio dan empat adalah menghitung 7umlah -a*u.
Earia-el ini die*stra*si dengan mengguna*an sistem pendu*ung *eputusan yang dise-ut Agent;; Analyzer, yang
mempe*er7a*an -er-agai *lasifi*asi algoritma setelah mengi*uti penguatan e*stra*si.
&inda*an penega*an *omisi se*uritas dan -ursa /Securities and $xchange %ommission0 terhadap perusahaan
yang melanggar standar pelaporan *euangan dido*umentasi*an dalam Media $*untansi dan +enega*an $udit
/Accounting and Auditing $nforcement 'eleases,$$'%s0. $$'%s mem-eri*an informasi mengenai tinda*an
penega*an hu*um tentang <gugatan perdata yang dia7u*an oleh *omisi di pengadilan federal dan memuat informasi
serta perintah mengenai lem-aga dan,atau penyelesaian proses administrasi9. @ntu* mela*sana*an *a7ian ini, *ami
men(ari se-uah (ontoh terdiri dari *asus penipuan serta *asus yang serupa dimana penipuan -elum terdete*si. Kita
menerima *asus penipuan dari S'Cs $$'%s yang diter-it*an antara tahun ;..5 dan 1224. =alam sampel *ami, *ami
-erurusan dengan FF%, dan ;23Ks yang asli, -u*an versi yang disa7i*an *em-ali, yang telah diguna*an dalam *asus
penipuan yang *ami atasi.
+enipuan ;23Ks diidentifi*asi dengan men(ari $$'%s yang masu* dalam istilah K;23K. +erusahaan yang
dise-ut*an dalam $$'%s diasumsi*an -ersalah telah mela*u*an manipulasi la-a. Setelah tida* termasu* dari 42
perusahaan ter*ait ;23Ks yang a:alnya terdiri dari ;4; yang sempat teridentifi*asi /lihat &a-el 10, ;2; perusahaan tetap
di analisis. &a-el ? merang*um 7enis penipuan yang ditemu*an pada ;23Ks atas hasil *lasifi*asi S'C, $$'%.
Kami memilih ;2; untu* di-anding*an dengan yang tida* mela*u*an *e(urangan ;23Ks dengan memilih
perusahaan yang memili*i Standar *ndustrial %lassification /S!C0 *ode yang persis sama dengan perusahaan yang
menga7u*an penipuan ;23Ks. Setelah men(ari S'CLs '=6$% /informasi *euangan perusahaan -er-asis data-ase
online0 untu* *ode S!C yang sama, perusahaan3perusahaan industri yang sama dipilih se(ara a(a*. Setiap perusahaan
sesuai ;2 K 7uga dia7u*an pada tahun yang sama atau pada tahun se-elumnya,-eri*utnya dan tida* ada peru-ahan.
#rang3orang yang -erada pada posisi tida* mela*u*an *e(urangan diverifi*asi se-agai persyaratan *epatuhan peraturan
H
S'C. &u7uan dari *riteria ini adalah untu* mengurangi potensi mem-ingung*an *arena *ondisi e*onomi yang -er-eda
antara perusahaan penipuan dan perusahaan yang tida* mela*u*an penipuan.
Mung*in hal lain yang mem-ingung*an adalah u*uran perusahaan. "ampa*nya ada le-ih -anya* perusahaan
-esar dalam *elompo* penipuan. +erusahaan Besar dapat menghasil*an lagi ;2 Ks *arena mere*a -er-eda dari
perusahaan *e(il. +erusahaan Besar mung*in memili*i le-ih -anya* sum-er daya untu* mela*u*an penipuan. @ntu*
menyelidi*i potensi mem-ingung*an -agi perusahaan yang u*uran dan total asetnya -esar *emung*inan di-utuh*an
varia-el pen7elas atas penipuan atau non3penipuan, *ami dua model desain ya*ni mengguna*an regresi logisti* -ivariat.
&otal nilai aset -erasal se(ara manual dari setiap ;23K. Model a:al menghasil*an "agel*er*e % sMuare 2,1C.,
men7elas*an -ah:a se-esar 1C,.G -erla:anan dengan varia-el dependen /penipuan atau non3penipuan0 dan 3 1Log
li*elihood 1?4,4 /di mana s*or yang le-ih rendah adalah le-ih -ai*0. Ji*a u*uran perusahaan penting, ma*a a*an diu7i
dengan metode Hosmer dan Lemesho: sehingga hasilnya a*an signifi*an dan a*urasi predi*sinya le-ih -ai*.
Menam-ah*an total aset *e model a:al tida* menam-ah*an nilai yang signifi*an dalam men7elas*an varians dari
varia-el dependen menurut Hosmer dan Lemesho: tes /Chi3persegi C,H, df mulai sa*itNH, pN 2.55?0 dan tida*
signifi*an, "agel*er*e % sMuare /2.?220 atau 3 1Log *emung*inan /11H.50 untu* model yang in*lusif. +ada
*enyataannya, predi*si *emampuan model se-enarnya -er*urang sedi*it saat total aset varia-el telah ditam-ah*an.
#leh *arena itu, *ami menyimpul*an -ah:a :alaupun perusahaan -esar dalam *elompo* penipuan sering menulis lagi
;2 Ks, u*uran perusahaan tida* se(ara negatif mempengaruhi pen(iptaan predi*tif model. @ntu* mengatasi differential
pernyataan, 12 varia-le linguisti* telah diru-ah men7adi rasio oleh *arena itu harus menerang*an perila*u penipuan,
tida* hanya diam sesuai *einginan. Sisa empat varia-el3varia-el -a*u.
+abel 2
Kriteria pemilihan untu* menyele:eng*an ;2 Ks.........................................................................................................
Jumlah perusahaan yang diidentifi*asi mela*u*an penipuan, pen(arian melalui $$'%s ;4;
Menghitung tida* laya* *erana penipuan tida* meli-at*an ;2 Ks /12 0
Menghitung tida* laya* *arena ;2 3K tida* tersedia dari S'C /;2 0
Menghitung tida* laya* *arena ;2 3K tida* -erisi -agian mana7emen dis*usi /;2 0
Jumlah sele*si $*hir ;2 Ks diguna*an dalam (ontoh tera*hir /;2;0
+abel 3
&ipe @tama dari penipuan
6enis penipuan an5akn5a
perusahaan
#verstatement pendapatan 44
Kom-inasi dari overstating pendapatan dan pengeluaran understating 15
+engung*apan masalah ;2
#verstatement inventaris C
'fe* lainnya mening*at*an pendapatan C
+ernyataan peruntu*an untu* pin7aman3*ehilangan (adangan devisa 5
Lainnya 5
,. 'asil
121 ;2 Ks pertama *ali disampai*an *epada $gent.. $nalyFer, -agian3ofspee(h tagger dan alat analisa te*s
untu* se(ara otomatis menge*stra* 14 petun7u* atau isyarat. $nalisis ini dila*u*an se-agai -eri*ut. Sampel independen
t3tes dila*u*an. Se-uah model penghematan *emudiannya di-angun dan mela*u*an -e-erapa analisis varian untu*
mengetahui per-edaan antara *elompo*. $*hirnya, te*ni* *lasifi*asi te*ni* dievaluasi. Kedua te*ni* statisti* dan
machinelearning telah diguna*an untu* meng*lasifi*asi*an dan mempredi*si penipuan -erdasar*an isyarat linguisti*
-er-asis te*s. +ada penelitian se-elumnya penelitian telah mengguna*an mesin algoritma untu* mengidentifi*asi
penipuan melalui email, o-rolan, dan -log. Kami telah dilatih dengan machine learning untu* mengu7i isyarat dengan
ting*at a*urasi yang le-ih -ai* dan memvalidasi hasilnya.
.
,.1. Pengu(ian 2&32ariabel model
+engidentifi*asian adanya *emung*inan dis*riminator penipuan, ma*a masing3masing 14 isyarat dianalisis
dengan varia-el independen t3tes dengan alfa diatur *e .25 untu* M=>$, -agian I dan I$ pada ;23K. Semua hasil
pengamatan independen dalam ;23K telah menulis*an hal yang uni* dari perusahaan dan hanya satu perusahaan
dari ;23K yang masu* dalam sampel. Hal ini -erarti terdapat per-edaan nilai yang signifi*an -erdasar*an laporan
dalam &a-el 4 sesuai dengan hipotesis dan arah yang diharap*an.
Ke-enaran yang dihasil*an dalam M=>$ yang merupa*an -agian dari ;23Ks menampil*an *onten
*eragaman *ata yang le-ih -esar /t/;.;.I0 N4,C4?, p-2.22250, dan *eragaman lexical /t/122 0 N4,H?4,p-2.22250.
Ke(urangan M=>$ menampil*an a*tivasi le-ih -esar /t/;.1.C0 N 31,IH5, pN 2.22?0, (itra /t/122 0 N1,H?I, pN
2.22?0, *emudahan /t/122 0 N 31,I?H, pN 2.2240, rata3rata pan7ang *ata /t/122 0 N 34,1;1, p-2.2225 0, pausality
/t/122 0 N 31,;.4, pN 2.2;50, referensi *elompo* /t/122 0 N 31,2C4, pN 2.2120, pengu-ah *uantitas /t/122 0 N4,5I4,
p-2.22250, 7umlah *alimat /t/122 0 N 34,5IH, p-2.22250, *uantitas *ata *er7a /t/122 0 N34,4H1, p-2.22250, dan
*uantitas *ata /t/122 0 N 34,?C., p-2.22250. =F yang dilapor*an untu* t3tes menun7u**an -ah:a pengu7ian untu*
*esetaraan varian tida* dapat diasumsi*an dan dengan demi*ian mere*a disesuai*an untu* mempertahan*an
*ea-sahan,validitas data statisti*.
,.2. Pengurangan Model
$gar ter(apai proses penyesuaian yang le-ih terarah dan *emampuan menafsir*an le-ih -ai*, dila*u*an
pende*atan -erdasar*an te*ni* pengurangan data dan teori pengelompo*an varia-el yang a*an diterap*an *e 14
model varia-el. $nalisis fa*tor pada *omponen utama dengan rotasi Earima dan *eandalan statisti* mengalami
pengurangan. Hal ini menghasil*an ;2 model varia-el. $nalisis Multivariate mengu7i lang*ah3lang*ah dalam setiap
fa*tor untu* mengurangi *emung*inan ter7adinya *esalahan pada &ipe !. +engurangan model itu dirang*um dalam
&a-el 5. Mengenai 7umlah *onstru*, 7i*a *uantitas *ata dihapus, ma*a u*uran *eandalan mening*at 2,.;.. "amun,
pemisahan ini gagal menghasil*an manfaat positif terhadap *lasifi*asi model, sehingga untu* mudah dimengerti,
*uantitas *ata dipertahan*an. Earia-el3varia-el -eri*ut ini tida* memili*i (u*up *orelasi dengan yang lain untu*
men7amin pengga-ungan se-uah *onstru* yang le-ih -ai* ) pengaruh rasio, rata3rata pan7ang *ata, ru7u*an lainnya,
dan hu-ungan se-a- a*i-at /*ausalitas0.
M$"#E$ dila*u*an untu* menyelidi*i per-edaan yang signifi*an antara penipuan ;23Ks dan yang non3
penipuan. Menurunnya signifi*ansi *eane*aragaman *onstru*, Wil*, ON2,HH., F/1,;..0 N;1,4, p-2.2225, se-agian
P1 N2,;;, tida* nampa* adanya *eragaman antara si penipu dengan truthtellers /sa*si, *e-enaran0. Si penipu
menulis /mem-uat pernyataan palsu dalam laporan *euangan0 le-ih -anya* atau signifi*an di-anding dengan
truthtellers, Wil*, ON2,HHI, F/4,;.I0 NC,15, p-2.2225, se-agian P1 N2,;;. Bahasa yang a*tif dalam statisti*
menun7u**an signifi*ansi dan sangat men(olo*, efe* siFe Wil* ON2,.42, F/C,;.50 N1,2H, pN2,25I, se-agian P1
N2,2C. %asio *ata *er7a a*tif paling lemah. &ida* mengheran*an dari hasil t3tes, *onstru* sensory /Wil*, ON2,.HH,
F/1,;..0 N;,;C?, pN2,?;5, se-agian P1 N 2.2;0 dan sinta*tis *omple*sitas *onstru* *onstituen /Wil*, ON2,..I,
F/1,;..0 N2,?4, pN2,I2., se-agian P1 NKonsentrasi 2.2?0 gagal untu* menun7u**an se(ara statisti* signifi*an atau
menun7u**an efe* yang nyata.
;2
,3. Klasifikasi !lgoritma
@ntu* mengidentifi*asi *etepatan *lasifi*asi fitur linguisti* yang mem-eda*an penipuan dan non3penipuan
;23Ks, -e-erapa model statisti* dan metode mechinelearning diguna*an. Beri*utnya adalah mechinelearning
algorithms dipilih untu* meng*lasifi*asi*an ;23Ks *arena memili*i dasar teoritis yang -eragam, diantaranyaA C 4.5
pohon *eputusan /decision tree0, 1ocally <eighted 1earning /LWL0, Simple 4aive .ayes, dan Support =ector
Machine. Klasifi*asi dengan regresi logisti*, te*ni* statisti*, 7uga dila*u*an untu* mengga-ung*an antara te*ni*
statisti* dan mechinelearning algorithms.
Setiap algoritma mem-angun se-uah model -erdasar*an teori yang -er-eda. Hasil algoritma yang dapat
dipahami se(ara simpel digam-ar*an pada filosofi se-uah pohon. Kami memilih untu* mengguna*an pohon
*eputusan /decision tree0 C 4.5 algoritma, -erla-el J4H di $gent.. $nalyFer. 1ocally <eighted 1earning /LWL0
algoritma diguna*an dengan parameter -eri*utA mengguna*an semua fungsi -o-ot, pem-eda, tida* ada normalisasi,
dan -o-ot linear -o-ot *ernel. Se-uah hal yang simpel -agi "aif Bayes -ah:a pro-a-ilitas (lassifier -erdasar*an
teori Bayes. )he support vector mechine /SEM0 menormal*an semua atri-ut dan meng*lasifi*asi*an dengan
mem-angun hyperplanes. =engan mengguna*an -eragam algoritma teoritis, *emung*inan satu algoritma tida*
-erla*u se(ara umum untu* populasi yang sema*in -er*urang.
Setiap algoritma telah diu7i pada pelatihan penipuan dan *e7u7uran ;23Ks dengan mengros(e* ;2 *ali untu*
memvalidasi metodologi yang diguna*an /lihat &a-el C0, hal terse-ut diran(ang untu* menghasil*an generalisasi
yang le-ih -esar dan valid. ;2 *ali peng*ros(e*an merupa*an te*ni* -oststrap yang mem-agi data *e dalam
sepuluh set, mengguna*an sem-ilan set untu* melatih model, dan mengguna*an set yang tersisa untu* mengu7i
model. +roses ini diulang sepuluh *ali, dengan setiap set di tes dengan satu *ali putaran. Hasil dari masing3masing
sepuluh tes terse-ut *emudian dirata3rata*an. &a-el C melapor*an hasil untu* setiap metode *lasifi*asi.
%egresi logisti* -ivariate meng*lasifi*asi*an ;1H (ontoh yang -enar, I4 salah, ting*at a*urasinya adalah
C?,4G dengan mengguna*an ;2 *ali lipat (ross3(he(* validasi /CI.HG tanpa (ross3(he(* validasi0A presisi3penipuan
C1.. GA *etelitian dari *e7u7uran C?.. GA penipuan C5.?G dan 7u7ur C;.4 GA u7i3F untu* penipuan C4.;G dan C1.CG
untu* 7u7urA sMuared error 2,4??5. Koefisien untu* model dapat dilihat dalam dalam &a-el I. 3 1Log *emung*inan
adalah 141 dan "agel*er*e %1 statisti* menun7u**an -ah:a model yang menyum-ang 11.. G dari varians yang
diamati. @ntu* menentu*an apa*ah penghematan yang le-ih -esar dapat di(apai, ;2 model varia-el di*urangi
hingga tersisa empat varia-el -erdasar*an signifi*ansi laporan.
;;
=ari M$"#E$) *eragaman, -ahasa a*tif, *omple*sitas sinta*tis, dan *etentuan sensori*. Se-uah regresi
logisti* menghasil*an ting*at a*urasi C?..G dengan mengguna*an ;2 validasi silang, 3 1Log *emung*inan 151,.
menyum-ang ;C.HG dari varian /"agel*er*e %10. &emuan ini mem-eri*an -u*ti -ah:a, setida*nya untu* regresi
logisti*, model empat varia-el /&our &actor )heory,FF&- memili*i ting*at a*urasi predi*tif sama dengan ;2
varia-el model dan le-ih -ai* di-anding*an 14 model varia-el.
$*urasi, recall, presisi, dan fmeasures dihitung untu* menilai efe*tivitas peng*lasifi*asian dari mechine
learning. $*urasi merupa*an 7umlah do*umen yang -enar di*lasifi*asi*an dan di-agi dengan 7umlah do*umen
yang dianalisis. Mengingat *e(urangan adalah rasio 7umlah do*umen yang -enar di*lasifi*asi*an se-agai se-agai
*e(urangan untu* 7umlah a*tual do*umen palsu. 'ecall adalah rasio 7umlah do*umen non *e(urangan
di*lasifi*asi*an se-agai 7umlah do*umen non *e(urangan yang se-enarnya. +resisi3penipuan adalah rasio do*umen
dengan -enar di*lasifi*asi*an se-agai do*umen (urang di*lasifi*asi*an se-agai *e(urangan. +resisi3-enar adalah
rasio 7umlah do*umen dengan -enar di*lasifi*asi*an se-agai do*umen non3*e(urangan di*lasifi*asi*an se-agai
non3(urang. &measure mengga-ung*an presisi dan recall *e dalam satu metri* mengguna*an a:eighted pengaruh
Harmonisa -erarti dari masing3masing. Seperti semua themetri(s, 7umlah yang le-ih tinggi menun7u**an
pening*atan efe*tifitas. $*urasi, presisi, mengingat, dan F3mengu*ur dilapor*an. F3measure mengga-ung*an
presisi dan re(all men7adi satu metri* mengguna*an rata3rata tertim-ang. Seperti pada semua metri*, 7umlah yang
le-ih tinggi menun7u**an a*urasi efe*tivitas mening*at. $*urasi, presisi, re(all, dan &measure yang dilapor*an
dalam &a-el H untu* setiap algoritma mengguna*an model ;23varia-el. Spesifi* lainnya untu* masing3masing
algoritma dilapor*an se-agai -eri*ut.
Feeding model ;23varia-el *e dalam model C 4.5 pohon *eputusan /decision tree0 menga*i-at*an
peng*lasifi*asian ;?C sampel dengan -enar, CC salah, a*urasi adalah CI.?G dengan mengguna*an ;2 *ali validasi
silang. Memodifi*asi 7umlah minimal sampel per daun untu* ?I yang memper-esar a*urasi. +ohon *eputusan
/decision tree0 terse-ut memerlu*an dua *riteria pengam-ilan *eputusan /lihat 6am-ar. ;0. +ertama, 7umlah s*or
dihitung dan dievaluasi, 7umlah s*or dihitung dengan men7umlah*an *ata3*ata /verb0, modifiers, *alimat, *emudian
mem-aginya /lihat &a-el 50. Ji*a 7umlah s*or *urang dari ;2C2,I5 *asus ma*a di*lasifi*asi*an se-agai non3
penipuan. +eraturan ini menggolong*an CI3121 *asus. @ntu* *asus3*asus yang tersisa, ma*a aturan *edua yang
diterap*an. S*or mengenai -ahasa yang a*tif dihitung dengan averagingthe enam rasio a*tivasiA *emurahan,
penggam-aran,(itra, rasio *ata *er7a, rasio *ata *er7a a*tif, dan referensi /lihat &a-el 50. Ji*a s(ore untu* -ahasa
yang a*tif adalah *urang dari 2,.H1 *asus ma*a di*lasifi*asi*an se-agai non3*e(urangan, yang mempengaruhi 4?
*asus. Ji*a -ahasa yang a*tif adalah le-ih -esar dari 2,.H1, ma*a *asus terse-ut tergolong (urang. +eraturan ini
mempengaruhi .1 *asus. =engan itu, seseorang dapat menyimpul*an dari pohon *eputusan /decision tree0 yang
(urang ;2 Ks mengandung *uantitas yang le-ih tinggi dan 7umlah s*or yang le-ih tinggi di-anding*an rasio -ahasa
yang a*tif ma*a di*ategori*an tida* mengandung unsur *e(urangan.
&ing*at *epalsuan positif untu* *asus3*asus non3penipuan adalah ?I.IG sedang*an ting*at *epalsuan
negatif untu* *asus3*asus penipuan adalah ?2.I G. Sementara pada penelitian selan7utnya diupaya*an ting*at
a*urasinya -isa le-ih -ai*, *eseim-angan antara ting*at *epalsuan /positif dan negatif0 mengindi*asi*an *urangnya
-ias pada pohon *eputusan /decision tree0. Kurangnya -ias sangat -er-eda dengan penilaian manusia, *e-enaran
;1
-ias yang *uat ditun7u**an 7i*a dinilai oleh orang yang -erdusta dan *e-ohongan -ias yang *uat 7i*a yang menilai
adalah seorang profesional, seperti agen FB!, polisi, polygraph 'aminer > a((ount, atau profesional lainnya.
=elapan varia-el lain dalam ;2 model varia-el tida* (u*up untu* memasu**an dalam pohon *eputusan. Keti*a
varia-el lain yang dipa*sa masu* *e dalam pohon *eputusan /decision tree0, ma*a a*urasi *lasifi*asi a*an
-er*urang.
LWL telah meng*lasifi*asi*an ;11 sampel yang -enar, H2 salah, ting*at a*urasinya adalah C2.4G dengan
mengguna*an ;2 *ali validasi silang. !ni adalah satu3satunya proses algoritma yang -uru* dengan mengguna*an ;2
varia-el model dari 14 model varia-el. Sum-er *esalahan rata3rata *uadrat 2,4.H5. +arameter yang diguna*an LWL
adalah *eputusan (lassifier, yang mengguna*an semua sum-er, nonnormaliFed, dan -o-ot *ernel dihitung se(ara
linear.
@ntu* meng*alsifi*asi*an dengan J%ip, *ita mengguna*an default $gent.. $nalyFer pada tiga pengaturan,
7umlah minimal sampel yang diterap*an adalah dua, 7umlah optimalisasi 7uga dua, dan pemang*asan. Model ini
menghasil*anA peng*lasifi*asian ;?C *asus yang -enar, CC salah. =engan ting*at $*urasi adalah CI.?G, dan ting*at
error root mean sMuared 2,4I;I.
Simple "aif Bayes dila*u*an dengan default $gent.. parameter $nalyFer dari algoritme pen(arian K1 dan
simple estimator. !tu di*lasifi*asi*an ;?C sample yang -enar, CC salah, a*urasi adalah CI.?G dengan mengguna*an
;2 *ali validasi silang. &ing*at error root mean sMuared 2,4.?1.
SEM, mengguna*an parameter default, di*lasifi*asi*an ;?? (ontoh dengan -enar, C. salah, a*urasi C5.HG
dengan mengguna*an ;2 *ali validasi silang. =an ting*at error root mean sMuared 2,5H45.
.. -iskusi
Komisi se*uritas dan -ursa /Securities and $xchange %ommission0 harus mela*u*an tinda*an pada se-uah
*e(urangan laporan *euangan *arena hal terse-ut merupa*an tinda* pidana,*riminal yang serius dan masyara*at
-ergantung pada pengung*apan fa*ta3fa*ta untu* mem-uat *eputusan investasi yang sehat. +erusahaan3perusahaan
-esar yang terli-at dalam penipuan -ers*ala -esar, seperti 'nron, WorldCom, dan &y(o, telah meninggal*an -anya*
lu*a se(ara individu, mengor-an*an investasi pensiun atau mata pen(aharian para pe*er7a. Mengung*ap*an *ondisi
*euangan perusahaan yang sehat sangatlah penting untu* mensta-il*an dan mengefesiensi*an pasar efe*,se*uritas.
=alam laporan *euangan tinda*an penipuan dila*u*an di ting*at mana7erial yang -erusaha menyem-unyi*an atau
mem-uat informasi yang le-ih -ai* tentang *eadaan perusahaan mere*a, hal terse-ut dila*u*an untu* mengantisipasi
potensi atau dampa* negatif terhadap investasi perusahaan dan 7uga -erpengaruh negatif terhadap *iner7a dan
*ompensasi mana7emen.
Se-agai alat pendu*ung *eputusan, $gen.. $nalyFer diguna*an untu* menge*stra* fitur linguisti* dari
M=>$s -agian ;2; *e(urangan dan ;2; non3*e(urangan pada ;23Ks. =ua model penipuan telah diselidi*i, dari 14
varia-el dan model -er*urang men7adi ;2 varia-el. Metode *lasifi*asi yang diguna*an untu* mengevaluasi ting*at
a*urasi predi*tif dari masing3masing model.
Se-agai se-uah hipotesis, analisis dan pem-ahasan M=>$s tentang penipuan mana7emen se(ara signifi*an
le-ih a*tif mengguna*an -ahasa non3*e(urangan, meliputiA rasio *ata a*tivasi, (itra, perasaan senang, dan rasio modal
*ata *er7a. Se7a* penipuan sering dila*u*an untu* menyem-unyi*an *erugian dan memenuhi e*spe*tasi Wall Street,
ma*a mana7er men(o-a untu* menggam-ar*an *ondisi yang le-ih -ai* dengan mele-ih3le-ih*an -erita positif dan
meminimal*an atau menyem-unyi*an -erita negatif. @ntu* penelitian -eri*utnya harus mem-uat u*uran atau -atasan
-ahasa negatif untu* mening*at*an *onstru* penelitian. Keti*a melihat se(ara *husus di modal pem-i(araannya,
di*ait*an dengan *etida*pastian *omuni*asi, *ami telah menemu*an -ah:a -ahasa yang diguna*an oleh mana7er
hampir sama dan tida* ada per-edaan dalam penggunaannya. Hal ini mung*in dipengaruhi oleh *eteri*atan aturan dan
pra*ti* a*untansi.
Hipotesis *ami menyata*an -ah:a dalam M=>$ mes*ipun mengung*ap penipuan melalui pengung*apan
*ata3*ata namun tetap memili*i *eragaman le*si*al le-ih rendah. Mana7er yang mela*u*an penipuan -ertugas untu*
meya*in*an para pem-a(anya dengan informasi yang tida* -enar. Salah satu strategi adalah menghasil*an *uantitas
*onten yang tida* relevan. 'fe*nya tida* hanya mening*at*an *uantitas *ata, *ata *er7anya, modifiers, dan *alimat
dalam penipuan M=>$s, *emudian yang ditemu*an adalah significant discriminator, tetapi 7uga a*an men(air*an
;?
*eragaman -ahasa yang diguna*an dalam M=>$s. &emuan *ami mendu*ung hipotesis ini. Kami menemu*an -u*ti
-ah:a M=>$ non3penipuan memili*i *eane*aragaman *ata le*si*al yang le-ih tinggi dan *eragaman isi *ata dari
penipuan M=>$s, mes*ipun tida* ada per-edaan dalam *eragaman *ata fungsi.
Kami memper*ira*an -ah:a penipuan M=>$s a*an le-ih rumit daripada non3*e(urangan M=>$s. &emuan
*ami mendu*ung hipotesis M=>$s yang a*an memili*i *ata3*ata le-ih pan7ang dan le-ih -anya* (elah, namun *ami
tida* menemu*an per-edaan rata3rata pan7ang *alimat. Menurut mana7emen. Menurut mana7emen *e-ingungan
hipotesis, mana7er a*an men(o-a mengguna*an informasi yang le-ih sulit menge*stra* menghindari atau menunda
respon pasar negatif /market responses0. Mana7er yang (urang -erupaya menutupi isi laporan *euangan dengan
mem-uat lagi do*umen dan mengguna*an *ata yang le-ih rumit,*omple*s.
&anpa alat -antu *eputusan, dari sisi :a*tu manusia dapat meng*lasifi*asi*an *edustaan dengan presentase
*e-enaran hanya men(apai 54 G, sedi*it le-ih -ai* di-anding 7i*a manusia mengguna*an *esempatan. Se(ara empiri*
terdapat *e*urangan dalam penelitian untu* meng*uatifi*asi*an *emampaun auditor dalam mendete*si penipuan
laporan *euangan se(ara a*urat. Seperti yang dilapor*an oleh K+M6 dalam se-uah survei penipuan, -ah:a hanya ;1 G
dari penipuan ditemu*an oleh auditor e*sternal, sementara C5 G diung*ap*an oleh departemen audit internal.
+ada tahun 1221 =e:an Standar $*untansi /$((ounting Standards Board0 mener-it*an pernyataan audit
/Statement on $uditing Standars,S$S0 "o. .., +ertim-angan +enipuan dalam Laporan $udit Keuangan, untu*
menginstru*si*an tugas auditor untu* mendete*si penipuan.
Sementara survey dila*u*an oleh mitra audit, Loe--e(*e, 'ining, dan Willingham, telah menemu*an -ah:a
;;1 dari 1II mitra tida* mempunyai pengalaman terhadap penyimpangan materil. Se7a* auditor e*sternal di*etahui
memili*i pengalaman yang rendah dalam mendete*si penipuan, ma*a sangat penting untu* menyedia*an alat -antu
*eputusan untu* mem-antu para auditor mendete*si *e(urangan. Mengingat -ah:a tida* ada penelitian se(ara empiri*
mengu*ur *emampuan auditor dalam mendete*si *e(urangan laporan *euangan se(ara a*urat, dan mengingat -ah:a
manusia hanya dapat -erhasil mendete*si *e-ohongan hingga CI G pada *asus penipuan dan non3(urang ;23Ks.
$uditor dapat mengguna*an $gen.. $nalyFer, dan menerap*an te*ni* yang sudah ada, untu* melihat potensi
*e(urangan, dengan demi*ian se(ara langsung dapat mengantisipasi minimnya sum-er daya auditor. Selain itu,
penelitian pendete*sian penipuan di masa depan dapat mengguna*an persentase dete*si *e(urangan CIG se-agai dasar
untu* mening*at*an per-ai*an.
=ipandu oleh :a:asan teoritis dan *e7elasan analisis fa*tor, 14 model varia-el penipuan -er*urangi hingga ;2
model varia-el. +engurangan model yang sama atau a*urasi yang le-ih -ai* dalam meng*lasifi*asi*an ;23Ks. 'mpat
model varia-el 7uga men(ipta*an dan -erhasil diguna*an dalam pengu7ian *lasifi*asi mengguna*an regresi logisti*,
menun7u**an -ah:a model parsimonious dapat mela*u*an model yang le-ih -esar. +erforma ter-ai* dihasil*an oleh
"aif Bayes yang meng*lasifi*asi pohoh *eputusan /decision tree0 dengan mengguna*an model ;2 varia-el. Keduanya
di(apai dengan ting*at a*urasi CI.?G. &a* satupun dari model atau *lasifi*asi mengalami *e-enaran -ias, hal ini
menun7u**an adanya -u*ti *eseim-angan antara pengu7ian terhadap pengeliruan positif dan pengeliruan negatif /false
positives and false negatives0
Studi tentang (iri pesan pertam-angan /message feature mining study0 merupa*an yang pertama mengguna*an
*ualitatif, isyarat te*stual yang ditemu*an dalam laporan *euangan untu* mem-eda*an antara penipuan dan non3*asus
penipuan. #leh *arena itu, studi *ami mendasar*an pada petun7u* te*s untu* mendete*si penipuan pada *asus
*e(urangan dan non3*e(urangan laporan *euangan. #leh *arena itu, penelitian ini menya7i*an pedoman temuan untu*
meng*a7i studi di masa mendatang. !dealnya, dengan -antuan *omputer seperti $gen .. $nalyFer dapat menun7u**an
hasil analisis laporan *euangan yang memung*in*an auditor mening*at*an *e-erhasilan sum-er dayanya.
1. Kesimpulan
&u7uan penelitian ini adalah untu* memperluas pemahaman *ita tentang -agaimana para penipu mengguna*an
-ahasa -er-eda dari truthtellers, *hususnya yang -erisi*o tinggi, ling*ungan dunia nyata seperti pasar *euangan
/financial markets0. +engolahan -ahasa alami /4atural 1anguage +rocessing,"L+0 dapat mem-antu mengidentifi*asi
isyarat te*stual yang menun7u**an ma*sud penulis dalam *onste*s pelaporan *iner7a organisasi.
Ke-erhasilan yang sederhana dalam hasil *lasifi*asi menun7u**an -ah:a model linguisti* pada penipuan
-ermanfaat dalam mem-eda*an penipuan dan *e(urangan mana7emen dalam laporan *euangan. &emuan *ami
mem-eri*an pengetahuan penting tentang -agaimana penipu mela*u*an *e(urangan laporan *euangan. Model3model
*uantitatif dan alat -antu *eputusan, seperti $gent.. $nalyFer, dapat mem-antu S'C dan auditor *euangan dalam
mendete*si penipuan serta melindungi investasi pu-li*. =i masa depan penelitian harus terus mengem-ang*an model
pendete*sian penipuan dan mengem-ang*an penyelidi*an yang -ersum-er dari do*umen lain, seperti Surat +residen
*epada pemegang saham, pengumuman pu-li*, tin7auan laporan tahunan, dan (atatan yang menyertai laporan *euangan.
;4