Anda di halaman 1dari 11

Asfiksia

Yayuk Setyowati
PENGERTIAN

Asfiksia neonatorum

adalah keadaan dimana bayi tidak dapat
segera bernafas secara spontan dan
teratur segera setelah lahir.
Kriteria asfiksia :

Nilai APGAR 10 : bayi sehat
Nilai APGAR 7 - 9 : asfiksia ringan
Nilai APGAR 4 6 : asfiksia sedang
Nilai APGAR 0 3 : asfiksia berat

ETIOLOGI


Hal ini disebabkan oleh gangguan pertukaran
gas serta transfer oksigen dari ibu ke janin
sehingga terjadi hipoksia janin dalam uterus,
yang berkaitan dengan :
Faktor kehamilan
Faktor persalinan


ETIOLOGI

Faktor kehamilan :
Penyakit menahun : diabetes melitus,
hipertensi, anemia, penyakit jantung, gizi
buruk
preeklamsia / eklamsia berat
plasenta previa
korioamnionitis, hidramnion, oligohidramnion
kelainan janin : hernia diafragmatika, atresia
saluran pernafasan, hipoplasia paru-paru,
perdarahan intrakranial

ETIOLOGI

Faktor persalinan :

tekanan pada tali pusat
pengaruh obat anatesi, analgetik
gangguan his (mis. hipertoni, tetani)
hipotensi mendadak akibat perdarahan (mis.
pada plasenta previa)
solusio plasenta
KOMPLIKASI

Edema otak, perdarahan otak
Anuria, oliguria
Hiperbilirubinemia
Enterokolitis nekrotikans (NEC)
Kejang, koma
PENGKAJIAN
Bayi tampak lemah dan lemas
Lendir banyak
Denyut jantung dan nadi menurun
Kesadaran menurun
Gelisah
Hipotermia
PENGKAJIAN
Bayi tampak sianosis, pucat kebiruan
Pernafasan > 60 X/mnt, cepat dan dangkal
Retraksi dalam
Nafas cuping hidung, retraksi, merintih
Bila ada perdarahan di otak maka ada
gejala neurologik : kejang nitingimus dan
menangis kurang baik atau tidak
menangis


Pemeriksaan Penunjang

Analisa gas darah
Kadar glukosa
Kadar elektrolit
Darah rutin
X foto dada

PENATALAKSANAAN
Resusitasi, pemberian oksigen
Stabilisasi suhu
Pemberian cairan intravena
Mengurangi pemakaian oksigen tubuh yang
berlebihan
Terapi antibiotik, vitamin K, bikarbonat
natrikus, kalsium glukonas