Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pencemaran lingkungan mencakup lingkup yang sangat luas, termasuk pencemaran
udara didalamnya. Pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat, energi,
dan/atau komponen lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia, sehingga mutu
udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak
dapat memenuhi fungsinya (Peraturan Pemerintah RI Nomor 4 !ahun """#.
Pencemaran udara de$asa ini semakin menampakkan kondisi yang sangat
memprihatinkan. %erdasarkan &aporan 'tatus &ingkungan (idup Indonesia tahun )**),
sebagian besar polusi udara sebesar +*, di kota-kota besar di Indonesia berasal dari
kegiatan transportasi, dan .*, lainnya berasal dari kegiatan industri dan pemukiman
manusia. 'ekitar /*,-0*, dari penduduk perkotaan di seluruh dunia hidup dalam
kualitas udara buruk dengan polutan yang hampir sama dalam standar kualitas udara
ambien Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 tahun """ tentang
Pengendalian Pencemaran 1dara ('oehodho dan !aufick, )**2#. Polutan tersebut
meliputi sulfur dioksida ('3)#, karbon monoksida (43#, nitrogen dioksida (N3)#,
oksidan (3.#, hidro karbon ((4#, P5 *, P5 ),2, !'P (debu#, Pb (!imah (itam#,
dustfall (debu 6atuh# (7epkes, )**#.
7aerah perkotaan memiliki tingkat kepadatan dan tingkat industrialisasi yang
besar. (al ini akan mengarah pada kebutuhan energi yang besar dan akan menghasilkan
pembuangan limbah atau zat pencemar yang lebih banyak. Pembakaran bahan bakar
untuk pemanasan rumah tangga, untuk pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor,
dalam proses-proses industri dan pembuangan limbah padat dengan pembakaran
merupakan sumber utama dari pembuangan limbah zat-zat pencemar di daerah perkotaan
(8usad, )**.#. 9kti:itas transportasi khususnya kendaraan bermotor merupakan sumber
utama pencemaran udara di daerah perkotaan. (;una$an, )**+#.
7ampak dari komponen pencemar tersebut adalah menyebabkan penurunan
kualitas udara, yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. (asil penelitian
mengenai dampak kesehatan dari paparan akut partikulat polusi udara yang dilakukan
oleh <(3 menun6ukkan bah$a setiap peningkatan * =g/m
.
konsentrasi P5* rata-rata
harian atau lebih dapat meningkatkan ke6adian (# kematian non-trauma sebesar *.0,>
()# dira$at di rumah sakit untuk penyakit pernapasan dan penyakit kardio:askuler
masing-masing sebesar ,4, dan *,/,> (.# kun6ungan I;7 sebesar .,,> (4#
keterbatasan berakti:itas sebesar +,+,> dan (2# batuk berdahak pada anak sebesar .,.,
men6adi 4,2,. Penelitian ini 6uga menun6ukkan risiko yang lebih tinggi untuk orang tua
dengan penyakit paru dan 6antung kronis, serta bayi. Penelitian lain menun6ukkan bah$a
dalam paparan 6angka pan6ang (kronis# untuk P5),2 dari * =g/m
.
mengarah ke 4-0,
peningkatan risiko semua penyebab kematian baik kardiopulmonar maupun kanker paru-
paru (!he <orld %ank, )**.#. Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap
kesehatan manusia akan mempengaruhi fungsi paru, dan tergantung pada intensitas dan
lamanya pemaparan, 6uga status kesehatan penduduk yang terpapar (8usad, )**.#.
%erdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Environmental Protection Agency
(?P9# 4alifornia, kelompok yang rentan terhadap efek polusi udara adalah bayi, anak-
anak, orang tua, orang dengan penyakit 6antung-pernapasan, orang-orang dengan sistem
kekebalan tubuh terganggu dan orang-orang yang olahraga, beker6a dan/atau secara fisik
aktif di luar rumah (5atooane, @ohn, 3osthuizen dan %inedell, )**4#. 'edangkan hasil
penelitian %alai !eknik Aesehatan &ingkungan (%!A&# 8ogyakarta menun6ukkan
bah$a anak 6alanan, tukang parkir, pedagang kaki lima, tukang becak, sopir kendaraan
umum, masyarakat yang men6adikan 6alan sebagai tempat beker6a, merupakan pihak
yang paling rentan terkena resiko pencemaran udara (<9&(I @og6akarta, )**/#.
'alah satu kelompok yang rentan terhadap paparan polusi udara adalah tukang
becak. Populasi tukang becak di Aabupaten %anyumas terutama kota Pur$okerto sekitar
.*** unit ('uara 5erdeka, )**0#. !ukang becak beker6a siang hingga malam setiap hari
tanpa mengenal hari libur. 'elain itu, peker6aan ini biasanya dilakukan selama bertahun-
tahun, sehingga rentan terhadap paparan dalam 6angka $aktu yang lama. Pemakaian alat
pelindung diri seperti masker untuk menghindari polusi udara dari kendaraan bermotor
belum tentu digunakan selama beker6a. 'ebagian besar tukang becak masih banyak yang
tidak menggunakan masker selama beker6a. (al ini sangat rentan oleh terpaparnya polusi
udara di 6alan raya yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan.
%erdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas, maka penulis tertarik untuk
mengambil karya tulis ilmiah ber6udul B(ubungan antara &ama %eker6a dengan
Aapasitas Paru pada !ukang %ecak di Aota Pur$okertoC.
B. Perumusan Masalah
%erdasarkan latar belakang masalah di atas maka perumusan masalah dalam
penelitian ini adalahD
. %agaimana kapasitas paru tukang becak di kota Pur$okertoE
). 9dakah hubungan antara lama beker6a dengan kapasitas paru tukang becak di kota
Pur$okertoE
.. 'eberapa besarkah korelasi antara lama beker6a dengan kapasitas paru tukang becak
di kota Pur$okertoE
C. Tujuan Penelitian
%erdasarkan pada permasalahan penelitian tersebut, maka tu6uan yang ingin
diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikutD
. !u6uan 1mum
5engetahui hubungan antara lama beker6a dengan kapasitas paru tukang becak di
kota Pur$okerto.
). !u6uan Ahusus
a. 5engetahui kapasitas paru tukang becak di kota Pur$okerto.
b. 5engetahui besar korelasi antara lama beker6a dengan kapasitas paru tukang
becak di kota Pur$okerto.
D. Manfaat Penelitian
. 5anfaat !eoritis
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan atau masukan dan tambahan
informasi bagi pengembangan ilmu kedokteran pada umumnya dan studi bidang
ilmu penyakit paru pada khususnya.
). 5anfaat Praktis
(asil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai masukan atau sumbangan
untuk pihak-pihak yang terkait yaitu tukang becak, masyarakat umum, dan seluruh
akademisi 6urusan kedokteran 1ni:ersitas @enderal 'oedirman.
Daftar Pustaka
%apeda @abar. )**+. Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian
Pencemaran Udara. 9:ailable from 1R&D httpD//$$$.bapeda-
6abar.go.id/docs/perundangan/)**+*0*"F*+2.).pdf. 7iakses tanggal )* @uni )**.
7epkes. )**. Parameter Pencemar Udara dan Dampaknya Terhadap Keehatan. 9:ailable
from 1R&D httpD//$$$.depkes.go.id/do$nloads/1dara.P7G. 7iakses tanggal )* @uni
)**.
;una$an, ;ugun. )**+. Polui Udara di !ua "alan Perkotaan. 9:ailable from 1R&D
httpD//$$$.pus6atan.pu.go.id/upload/6urnal/)**+/@N)4*9PR*+*.pdf. 7iakses tanggal
)* @uni )**.
5atooane, 5., @. @ohn, R. 3osthuizen dan 5. %inedell. )**4. #ulnera$ility o% &outh A%rican
'ommunitie to Air Pollution. Proceedings 0
th
<orld 4ongress on ?n:ironmental (ealth.
9:ailable from 1R&D httpD//kharahais.go:.za/files/health/*/2.pdf. 7iakses tanggal ).
@uni )**.
'oehodho, 'utanto dan ?rni '. !aufick. )**2. &tudy on 'orrelation (et)een *otor #ehicle
Emiion and Pu$lic +ealth. Proceedings of the ?astern 9sia 'ociety for !ransportation
'tudies. @akarta. Hol. 2D 04-02/.
'uara 5erdeka. )**0. Tukang (ecak Ancam Demo. 9:ailable from 1R&D
httpD//$$$.suaramerdeka.com/smcetak/indeI.phpE
fuseactionJberitacetak.detailberitacetakKidFberitacetakJ.//"0. 7iakses tanggal ). @uni
)**.
!he <orld %ank. )**.. 'outh 9sia 1rban 9ir Luality 5anagement %riefing Note No. -
+ealth ,mpact o% -utdoor Air Pollution. 1N7P/<orld %ank ?nergy 'ector
5anagement 9ssistance Programme (?'59P#. 9:ailable from 1R&D
httpD//$$$.undp.org.cu/e:entos/aprotegidas/%riefingFNoteFNoF.pdf . 7iakses tanggal
). @uni )**.
<9&(I @og6akarta. )**/. *engelola Tranportai. 9:ailable from 1R&D httpD//$alhi-
6og6a.or.id/indeI.phpEoptionJcomFcontentKtaskJ:ie$KidJ+KItemidJ.*. 7iakses
tanggal )* @uni )**.
8usad, 8usni$arti. )**.. Polui Udara di Kota.Kota (ear Dunia. 9:ailable from 1R&D
httpD//library.usu.ac.id/do$nload/fkm/fkm-yusni$arti.pdf. 7iakses tanggal )* @uni )**.