Anda di halaman 1dari 14

DISUSUN OLEH :

RUDI IRWANSYAH / 121.03.1062


BAGUS DWI KUMBORO / 121.03.1164
YUGO PRAYITNO / 121.03.1166
RAHMAT HARTADI / 121.03.1171
BERMAS MEIRINALDI ARAFAT /
121.03.1195
DIAGRAM FASA
Pengertian Diagram Fasa
diagram yang menampilkan hubungan antara
temperatur dimana terjadi perubahan fasa
selama proses pendinginan dan pemanasan
yang lambat dengan kadar karbon. Diagram ini
merupakan dasar pemahaman untuk semua
operasioperasi perlakuan panas.
Adalah memudahkan memilih temperatur pemanasan yang sesuai
untuk setiap proses perlakuan panas baik proses anil, normalizing
maupun proses pengerasan. Baja adalah paduan besi dengan karbon
maksimal sampai sekitar 1,7%.paduan besi diatas 1,7% disebut cast
iron. Perlakuan panas bertujuan untuk memperoleh struktur mikro dan
sifat yang di inginkan. Struktur mikro dan sifat yang diinginkan dapat
diperoleh melalui proses pemanasan dan proses pendinginan pada
temperatur tertentu.
FUNGSI DIAGRAM FASA

Diagram Fasa Fe-Fe3C
Diagram Fe-Fe3C adalah diagram yang
menampilkan hubungan antara temperatur dan
kandungan karbon (%C) selama pemanasan lambat.
Dari diagram fasa tersebut dapat diperoleh informasi-
informasi penting yaitu antara lain :

1. Fasa yang terjadi pada komposisi dan temperatur
yang berbeda dengan pendinginan lambat.
2. Temperatur pembekuan dan daerah-daerah
pembekuan paduan Fe -C bila dilakukan pendinginan
lambat.
3.Temperatur cair dari masing-masing paduan.
4. Batas-batas kelarutan atau batas kesetimbangan dari
unsur karbon fasa tertentu.
5.Reaksi-reaksi metalurgis yang terjadi.
Ferlite dan Perlite
Martensite
Sementit
Autensit
Al-Si
Paduan Al-Si sangat baik kecairannya yang
mempunyai permukaan yang bagus sekali tanpa
kegetasan panas dan sangat baik untuk paduan
coran, sebagai bahan tambahan Si mempunyai
ketahanan korosi yang baik, ringan,
koefisienmuai yang kecil dan sebagai penghantar
listrik yang baik juga panas koefisien pemuaian
termalnya Si sangat rendah.
Diagram Al-Si
Dalam paduan Al-Si penentuan kadar silikon adalah satu
hal yang harus diperhatikan, pengaruh yang besar akibat
meningkatnya kadar silikon sampai tercapainya titik
eutektik,adalah naiknya sifat kekuatan seiring dengan
menurunnya sifat keuletan dari paduan tersebut, dengan
adanya titik eutektik pada kadar silikon sekitar 11,6 %
dengan temperatur yang relatif rendah maka sifat mampu
tuang paduan Al-Si menjadi sangat baik, dan masalah-
masalah yang berhubungan dengan penyusutan dapat
dikurangi seminimal mungkin, sehingga dengan adanya
unsur Si didalam paduan akan memperbaiki sifat mampu
tuang dan penyusutan yangterjadi. Hal ini merupakan
faktor yang utama didalam pengecoran Al-Si tersebut.
Sedangkan paduan Al-Si dengan kandungan Si 20%
pada komposisi ini biasanya disebut sebagai paduan
hipereutektik, struktur akhir terdiri-dari dendritik fasa-
ditambah struktur campuran eutektik Al-Si, proses
pembentukan pada komposisi ini terjadi secara tidak
langsung tetapi melaluifasa cair padat, sehingga struktur
akhir adalah kaya akan silikon sebagai struktur utamanya
ditambah struktur campuran eutektik sebagai struktur
tambahan.
Strukturmikro aluminium silikon
(a) Struktur mikro aluminium hypoeutektik
(b) Struktur mikro aluminium eutektik
(c) Struktur mikro aluminium hypereutektik