Anda di halaman 1dari 5

Askep Hiperemesis Gravidarum

HIPEREMESIS GRAVIDARUM
A. Pengertian
Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan pada wanita hamil sampai mengganggu
pekerjaan sehari-hari karena pada umumnya menjadi buruk karena terjadi dehidrasi (Rustam Mochtar, 1!"#
Hiperemesis Gravidarum (vomitus yang merusak dalam kehamilan" adalah nousea dan vomitus dalam
kehamilan yang berkembang sedemikian luas sehingga menjadi e$ek sistemik, dehidrasi dan penurunan berat
badan (%en-&ion, M', Hal()*)"#
Hiperemesis Gravidarum diartikan sebagai muntah yang terjadi secara berlebihan selama kehamilan (Hellen
+arrer, 1, hal(11)"#
Askep Hiperemesis Gravidarum
B. Etiologi
,enyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti# +rekuensi kejadian adalah ) per 1---
kehamilan# +aktor-$aktor predisposisi yang dikemukakan (Rustam Mochtar, 1!"#
Umumnya terjadi pada primigravida, mola hidatidosa, diabetes dan kehamilan ganda akibat
peningkatan kadar HCG
Faktor organik, yaitu karena masuknya viki khoriales dalam sirkulasi maternal dan
perubahan metabollik akibat kehamilan serta resitensi yang menurun dari pihak ibu terhadap
perubahanperubahan ini serta adanya alergi yaitu merupakan salah satu respon dari
jaringan ibu terhadap janin.
Faktor ini memegang peranan penting pada penyakit ini. Rumah tangga yang retak,
kehilangan pekerjaan, takut terhadap kehamilan dan persalinan, takut terhadap tanggungan
sebagai ibu dapat menyebabkan konflik mental yang dapat memperberat mual dan muntah
sebagai ekspresi tidak sadar terhadap keengganan menjadi hamil atau sebagai pelarian
kesukaran hidup.
Faktor endokrin lainnya hipertyroid, diabetes dan lain!lain.
Askep Hiperemesis Gravidarum
C. Patofisiologi
"erasaan mual adalah akibat dari meningkatnya kadar estrogen yang biasa terjadi pada trimester #.
bila perasaan terjadi terus!menerus dapat mengakibatkan $adangan karbohidrat dan lemak habis
terpakai untuk keperluan energi. %arena oksidasi lemak yang tak sempurna, terjadilah ketosis
dengan tertimbunnya asam aseto!asetik, asam hidroksida butirik dan aseton darah.
&untah menyebabkan dehidrasi, sehingga $aira ekstraseluler dan plasma berkurang. 'atrium dan
klorida darah turun. (elain itu dehidrasai menyebabkan hemokonsentrasi, sehingga aliran darah ke
jaringan berkurang. Hal ini menyebabkan jumlah )at makanan dan oksigen ke jaringan berkuang
pula tertimbunnya )at metabolik yang toksik.
*isamping dehidrasi dan gangguan keseimbangan elektrolit. *isamping dehidraasi dan gangguan
keseimbangan elektrolit, dapat terjadi robekan pada selaput lendir esofagus dan lambung
+sindroma mollary!,eiss-, dengan akibat perdarahan gastrointestinal.
D. anda dan ge!ala
%atas mual dan muntah berapa banyak yang disebut hiperemesis gravidarum tidak ada kesepakatan# .da yang
mengatakan bila lebih dari sepuluh kali muntah# .kan tetapi apabila keadaan umum ibu terpengaruh dianggap
sebagai hiperemesis gravidarum# Menurut berat ringannya gejala dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu (
.. /ingkatan # +ringan-
o &ual muntah terus!menerus yang mempengaruhi keadaan umum penderita
o #bu merasa lemah
o 'afsu makan tidak ada
o 0erat badan menurun
o &erasa nyeri pada epigastrium
o 'adi meningkat sekitar .11 per menit
o /ekanan darah menurun
o /urgor kulit berkurang
o 2idah mengering
o &ata $ekung
3. /ingkatan ## +sendang-
o "enderita tampak lebih lemah dan apatis
o /urgor kulit mulai jelek
o 2idah mengering dan tampak kotor
o 'adi ke$il dan $epat
o (uhu badan naik +dehidrasi-
o &ata mulai ikterik
o 0erat badan turun dan mata $ekung
o /ensi turun, hemokonsentrasi, oliguri dan konstipasi
o 4seton ter$ium dari ha,a pernafasan dan terjadi asetonuria.
5. /ingkatan ### +berat-
o %eadaan umum lebih parah +kesadaran menurun dari somnolen sampai koma-
o *ehidrasi hebat
o 'adi ke$il, $epat dan halus
o (uhu badan meningkat dan tensi turun
o /erjadi komplikasi fatal pada susunan saraf yang dikenal dengan enselopati ,erni$ke
dengan gejala nistagmus, diplopia dan penurunan mental
o /imbul ikterus yang menunjukkan adanya payah hati.
Askep Hiperemesis Gravidarum
E. Penatalaksanaan
.. "en$egahan
"en$egahan terhadap hiperemesis gravidarum diperlukan dengan jalan memberikan
penerapan tentang kehamilan dan persalinan sebagai suatu proses yang fisiologis. Hal itu
dapat dilakukan dengan $ara
o &emberikan keyakinan bah,a mual dan muntah merupakan gejala yang fisiologik
pada kehamilan muda dan akan hilang setelah kehamilan berumur 6 bulan.
o #bu dianjurkan untuk mengubah pola makan sehari!hari dengan makanan dalam
jumlah ke$il tetapi sering.
o 7aktu bangun pagi jangan segera turun dari tempat tidur, tetapi dianjurkan untuk
makan roti kering arau biskuit dengan teh hangat
o Hindari makanan yang berminyak dan berbau lemak
o &akan makanan dan minuman yang disajikan jangan terlalu panas atau terlalu dingin
o Usahakan defekasi teratur.
3. /erapi obat!obatan
4pabila dengan $ara diatas keluhan dan gejala tidak berkurang maka diperlukan
pengobatan.
o /idak memberikan obat yang terotogen
o (edativa yang sering diberikan adalah phenobarbital
o 8itamin yang sering dianjurkan adalah vitamin 0. dan 09
o 4ntihistaminika seperti dramamine, avomine
o "ada keadaan berat, anti emetik seperti diklomin hidrokhoride atau khlorproma)ine.
Hiperemesis gravidarum tingkatan ## dan ### harus dira,at inap di rumah sakit. 4dapun terapi dan
pera,atan yang diberikan adalah sebagai berikut
.. #solasi
"enderita disendirikan dalam kamar yang tenang, tetapi $erah dan peredaran udara baik.
:angan terlalu banyak tamu, kalau perlu hanya pera,at dan dokter saja yang boleh masuk.
Catat $airan yang keluar dan masuk. %adang!kadang isolasi dapat mengurangi atau
menghilangkan gejala ini tanpa pengobatan
3. /erapi psikologik
0erikan pengertian bah,a kehamilan adalah suatu hal yang ,ajar,normal dan fisiologik. :adi
tidak perlu takur dan kha,atir. ;akinkan penderita bah,a penyakit dapat disembuhkan dan
dihilangkan masalah atu konflik yang kiranya dapat menjadi latar belakang penyakit ini.
5. /erapi mental
0erikan $airan parenteral yang $ukup elektrolit, karbohidrat dan protein dengan glukosa < =,
dalam $airan gram fisiologis sebanya 3!5 liter sehari. 0ila perlu dapat ditambah dengan
kalium dan vitamin khususnya vitamin 0 kompleks dn vitamin C dan bila ada kekurangan
protein, dapat diberikan pula asam amino esensial se$ara intravena. 0uat dalam daftar
kontrol $airan yang amsuk dan dikeluarkan. 0erikan pula obat!obatan seperti yang telah
disebutkan diatas.
6. /erminasi kehamilan
"ada beberapa kasus keadaan tidak menjadi baik, bahkan mundur. Usahakan mengadakan
pemeriksaan medik dan psikiatrik bila keadaan memburuk. *elirium, kebutaan, takikardia,
ikterik, anuria, dan perdarahan merupakan manifestasi komplikasi organik.
*alam keadaan demikian perlu dipertimbangkan untuk mengakhiri kehamilan. %eputusan
untuk melakukan abortus terapeutik sering sulit diambil, oleh karena disatu pihak tidak boleh
dilakukan terlalu $apat dan dipihal lain tidak boleh menunggu sampai terjadi irreversible pada
organ vital.
Askep Hiperemesis Gravidarum
". Diagnosa #epera$atan %ang Mun&ul
.. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan kehilangan nutrisi dan
$airan yang berlebihan dan intake yang kurang.
3. Gangguan rasa nyaman nyeri ulu hati berhubungan dengan frekuensi muntah yang sering.
G.. Intervensi
.. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan kehilangan nutrisi dan
$airan yang berlebihan dan intake yang kurang.
/ujuan 'utrisi terpenuhi
%riteria Hasil
.. 0erat badan tidak turun.
3. "asien menghabiskan porsi makan yang di sediakan.
5. &engkonsumsi suplemen )at besi > vitamin sesuai resep.
#ntervensi
o /unjukkan keadekuatan kebiasaan asupan nutrisi dulu > sekarang dengan
menggunakan batasan 36 jam. "erhatikan kondisi rambut, kulit dan kuku.
o &onitor tanda!tanda dehidrasi turgor kulit, mukosa mulut dan diuresis.
o &onitor intake dan output $airan.
o (ingkirkan sumber bau yang dapat membuat pasien mual, seperti deodorant >
parfum, pe,angi ruangan, larutan pembersih mulut.
o /imbang berat badan klien? pastikan berat badan pregravida biasanya. 0erikan
inforamasi tentang penambahan prenatal yang optimum.
o /ingkatkan jumlah makanan padat dan minuman perlahan sesuai dengan
kemampuan.
o 4njurkan pasien untuk minum dalam jumlah sedikit tapi sering.
2. Gangguan rasa nyaman nyeri ulu hati berhubungan dengan frekuensi muntah yang sering.
/ujuan 'yaman terpenuhi
%riteria Hasil
.. 'yeri berkurang > hilang
3. @kspresi ,ajah tenang > rilek, tidak menunjukan rasa sakit.
#ntervensi
o %aji nyeri +skala, lokasi, durasi dan intensitas-
o 4tur posisi tidur senyaman mungkin sesuai dengan kondisi pasien.
o 4njurkan teknik relaksasi dan distraksi.
o :elaskan penyebab nyeri pada pasien dan keluarga pasien.
o 0eri kompres hangat pada daerah nyeri.
o %aji tanda!tanda vital.
o %olaborasi medis untuk pemberian obat!obatan analgetika dan antiemetik.
2. %urang pengetahuan tentang proses penyakit dan pengobatan berhubungan dengan
informasi yang tidak adekuat.
/ujuan "engetahuan pasien tentang penyakit dan pengobatan meningkat.
%riteria Hasil
.. "asien dapat mengetahui penyakitnya.
3. *apat mendemonstrasikan pera,atan diri dan mengungkapkan se$ara verbal,
mengerti tentang instruksi yang diberikan.
5. "asien kooperatif dalam program pengobatan.
#ntervensi
o %aji tingkat pengetahuan pasien tentang proses penyakitnya, gejala, dan tanda, serta
yang perlu diperhatikan dalam pera,atannya.
o 0eri penjelasan tentang proses penyakit, gejala, tanda dan hal!hal yang perlu
diperhatikan dalam pera,atan dan pengobatan.
o :elaskan tentang pentingnya pera,atan dan pengobatan.
o :elaskan tentang pentingnya istirahat total.
o 0erikan informasi tertulis > verbal yang terpat tentang diet pra natal dan suplemen
vitamin > )at besi setiap hari.
o @valuasi motivasi > sikap, dengan mendengar keterangan klien dan meminta umpan
balik tentang informasi yang diberikan.
o /anyakan keyakinan berkenaan dengan diet sesuai dengan budaya dan hal! hal tabu
selama kehamilan.