Anda di halaman 1dari 18

OBAT KARDIOVASKULER

OBAT ANTIANGINA
1. Nama obat :
Cedocard Retard
Nama generic :
Isosorbide Dinitrat
Komposisi:
Isosorbide Dinitrat
Indikasi:
Angina pektoris, pencegahan serangan angina pada penyakit jantung koroner kronis, kelainan
angina setelah infark miokardial, gagal jantung
Kontra Indikasi:
Anemia dengan gejala yang nampak jelas, hipotensi; syok kardiogenik
Dosis :
2 kali sehari 1 tablet
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Glaukoma.
Bisa menimbulkan toleransi & toleransi silang terhadap nitrat & nitrit lainnya.
Interaksi:
mempertinggi aksi hipotensi jika digunakan dengan antihipertensi
Efek samping :
Sakit kepala, hipotensi postural, mual
Kemasan:
Tablet retard 20 mg x 60 biji
Pabrik :
Darya Varia/Altana

2. Nama obat :
Adalat
Nama generic :
Nifedipine
Komposisi:
Setiap tablet Adalat 10 mengandung nifedipine 10 mg
Setiap tablet Adalat 5 mengandung nifedipin 5 mg
Indikasi:
Dipergunakan untuk pengobatan dan prophylaxis dari kelainan jantung koroner (dalam kondisi
angina pektoris tertentu setelah infark jantung) dan sebagai tambahan antihypertensive.
Kontra Indikasi:
Adalat sama sekali tidak boleh dipakai dalam masa kehamilan atau dalam kasus hipersensitivitas
terhadap produk. Belum diketahui apakah obat yang masuk secara pharmacological akan
memiliki efek pada bayi, tetapi sebagai tindakan pencegahan dianjurkan untuk berhenti
memberikan ASI.
Perawatan lebih sebaiknya diberikan pada pasien dengan tekanan darah yang sangat rendah
(hypotension berat: tekanan sistolik di bawah 90 mm Hg). Adalat tidak boleh dipakai oleh
orang yang terkena cardiovascular shock.
Dosis:
Pada umumnya terapi dimulai dengan 5-10 mg tiga kali sehari. Tablet biasanya diminum
sebelum makan. Ditelan utuh dengan bantuan air/cairan lain.
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Akibat sampingan yang terjadi sebagian besar ada di awal pengobatan dan umumnya bersifat
sementara.
Sakit kepala, kemerahan dan sensasi panas mungkin terjadi.
Mual, pening, kelelahan, reaksi kulit, paraesthesia, turunnya tekanan darah ke di bawah normal
(hypotensive reaksi), palpitations dan percepatan laju detak jantung sudah dipatuhi, khususnya
setelah dosis tinggi.
Gingival hyperplasia
Sakit di daerah sekitar dada (mungkin gejala seperti radang tenggorok-pectoris).
Perawatan sebaiknya dilakukan pada pasien dialysis dengan hipertensi ganas dan kegagalan
ginjal tak dapat dipulihkan dengan hypovolaemia, karena sudah pasti akan terjadi penurunan
tekanan darah karena vasodilation.
Gangguan fungsional pada hati (intrahepatic cholestasis, peningkatan transaminases), dapat
dipulihkan dengan penghentian perawatan, bisa terjadi dalam kasus Adalat yang teramat langka.
Interaksi:
Efek merendahkan tekanan darah yang dimiliki of Adalat mungkin saja mengalami potentiated
oleh obat antihypertensive lain
Ketika Adalat diberikan secara bersamaan dengan beta-receptor blockers, pasien sebaiknya
diamati secara hati-hati mengingat mungkinnya terjadi hipertensi hebat the patient should be
carefully monitored in view of the possibility of severe hypertension; kegagalan kerja jantung
juga sudah dikenal untuk terjadi.
Efek Antihypertensive mungkin potentiated ketika nifedipine dan cimetidine diberikan secara
bersamaan.
Jenis:
Tablet
Pabrik :
PT Bayer Indonesia

3. Nama obat :
Calcianta 10 Mg
Nama generic :
Nifedipine
Komposisi:
Tiap tablet
Calcianta 5 mengandung : 5 mg Nifedipine
Tiap tablet
Calcianta 10 mengandung : 10 mg Nifedipine
Indikasi:
Pengobatan dan pencegahan insufisiensi koroner kronik (terutama angina pectoris, keadaan
setelah infark jantung) dan sebagai obat tambahan untuk terapi hipertensi.
Kontra Indikasi:
Belum ada penelitian yang mamadai pada kehamilan dan me-nyusui. Pemberian CALCIANTA
pada kehamilan dan menyu-sui harus dipertimbangkan besarnya resiko pada janin bayi.
Dosis dan cara pemakaian :
Dapat diberikan dosis tunggal 5 -10 mg.
Dosis rata-rata sehari adalah 5 -10 mg 3 kali sehari.
Interval tiap 2 dosis paling sedikit 2 jam.
Tablet hendaknya ditelan sebelum makan dengan sedikit cairan.
Bila diinginkan khasiat yang cepat, misalnya telah terasa
akan datangnya serangan, tablet dapat dikunyah dan biarkan isinya menyebar dalam mulut.
zat aktif akan diserap dengan cepat oleh selaput lendir mulut.
Peringatan Khusus dan Perhatian:
CALCIANTA (Nifedipine) dapat meningkatkan daya kerja obat-obat yang menurunkan tekanan
darah CALCIANTA dapat dikombinasi dengan beta-blocker atau saluretika, asal diperhatikan
kontra-indikasinya dan kemungkinan pengaruh terhadap efek antihipertensi
Interaksi:
Antihipertensi, Simetidin dan - reseptor bloker, Digoksin, Quinidin (monitor kadar plasma)
Efek samping :
Efek yang kurang menyenangkan jarang terjadi.
Umumnya timbul pada awal pengobatan, bersifat sementara dan biasanya ringan. Gejala-
gejalanya biasanya rasa tekan di kepala, tubuh/muka terasa panas, mual dan pusing, edema
kaki, hipotensi dan palpitasi.
Kemasan:
Dus isi 100 tablet 10 blister X 10 tablet
Pabrik :
PT. PONCO INDONESIA

4. Nama obat :
Adalat oros 60 mg.
Nama generic :
Nifedipine
Komposisi:
Nifedipine GITS (Gastro Intestinal Therapeutic System)
Indikasi:
1. Angina pektoris kronis yang stabil.
2. Hipertensi.
Kontra Indikasi:
1. Syok kardiovaskular; hamil & menyusui.
2. Infark miokardial akut termasuk 8 hari pertama setelah infark miokardial.
Dosis:
1 tablet sekali sehari.
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Hipotensi berat; monitor/awasi dengan ketat pasien yang menjalani dialisis dengan hipertensi
yang parah, gagal jantung, dan stenosis aorta berat.
Interaksi:
- efek meningkat jika digunakan bersama dengan antihipertensi, Simetidin, dan reseptor -bloker.
- penggunaan bersama dengan Digoksin dan Quinidin, kadar plasma harus dimonitor.
Efek samping :
Pada awal pengobatan terjadi pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi) yang bersifat ringan &
sementara, hipotensi,
jarang : gangguan saluran cerna, reaksi kulit dan lainnya.
Sangat jarang : perubahan pandangan yang bersifat sementara, nyeri dada (jika berpengaruh,
hentikan terapi).
Sangat jarang sekali terjadi : hiperplasia gusi dan ginekomastia/pembesaran payudara pada pria
pada penggunaan jangka panjang (keduanya akan berkurang jika pengobatan dihentikan),
adakalanya terjadi hiperglikemia, gangguan fungsi hati (termasuk kolestatis intrahepatik).
Terganggunya kemampuan mengendarai dan mengoperasikan mesin.
Kemasan:
OROS tablet 60 mg x 30 biji.
Pabrik :
Bayer Schering

5. Nama obat :
Cedocard
Nama generic :
Isosorbide Dinitrat
Komposisi:
Isosorbide Dinitrat
Indikasi:
Pengobatan & pencegahan angina pektoris; untuk pengobatan gagal jantung kongestif kronis
yang berat dan sukar disembuhkan
Kontra Indikasi:
Anemia dengan gejala yang terlihat jelas, hipotensi, syok kardiogenik
Dosis :
1. Pencegahan serangan yang dapat diduga atau angina nokturnal (angina yang biasa tejadi pada
malam hari) : 1 tablet.
Dosis umum : 30-160 mg/hari, dibagi menjadi 3-4 kali sehari.
2. Gagal jantung kongestif : dosis awal tablet.
Dosis efektif : 40-160 mg sehari, pada kasus berat : dinaikan sampai 240 mg sehari
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Glaukoma.
Bisa menimbulkan toleransi & toleransi silang terhadap nitrat & nitrit lainnya.
Interaksi:
mempertinggi aksi hipotensi jika digunakan dengan antihipertensi
Efek samping :
Sakit kepala, hipotensi postural, mual
Kemasan:
Tablet 20 mg x 60 biji
Pabrik :
Darya-Varia/Altana

6. Nama obat :
Cordalat
Nama generic :
Nifedipine
Komposisi:
Nifedipine
Indikasi:
Pengobatan dan pencegahan insufisiensi koroner.
Terapi tambahan pada hipertensi
Kontra Indikasi:
Kehamilan
Dosis:
Dosis tunggal : 5-10 mg.
Dosis rata-rata : 3 kali sehari 5-10 mg
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Hipotensi, cadangan jantung rendah, stenosis aorta berat; diabetes; menyusui.
Interaksi:
- mempertinggi efek antihipertensi -bloker.
- bioavailabilitas meningkat dengan Simetidin, Ranitidin.
Efek samping :
Pusing; kemerahan pada wajah dan leher; sakit kepala; hipotensi; edema perifer.
Jarang : hepatitis, ruam; kram otot; sindroma nefrotik; psikosis akut; hiperplasia gusi
Kemasan:
Tablet 10 mg x 100 biji
Pabrik :
Kimia Farma

7. Nama obat :
Farmabes
Nama generic :
Diltiazem HCl.
Komposisi:
Diltiazem HCl.
Indikasi:
Angina pektoris
Kontra Indikasi:
Sick sinus syndrome, blok AV (atrio-ventrikular) derajat II dan III, hipotensi.
Dosis:
Dewasa : 4 kali sehari 1 tablet.
Maksimum : 360 mg sehari.
Peringatan Khusus dan Perhatian:
1. Hamil & menyusui.
2. Blok AV derajat I.
3. Kerusakan hati atau ginjal.
Interaksi:
- mempertinggi efek antihipertensi -bloker.
- meningkatkan kadar plasma Digoksin.
- kadar plasma ditingkatkan oleh Simetidin
Efek samping :
1. Sakit kepala; edema pada pergelangan kaki; hipotensi; kemerahan pada wajah dan leher; rasa
tidak enak pada saluran pencernaan.
2. Lemas, nyeri pada bahu & siku, akatisia.
3. Bradikardia.
4. Jarang : henti sinus; ginekomastia (pembesaran payudara pria).
Kemasan:
Tablet 30 mg x 100 biji.
Pabrik :
Fahrenheit.

8. Nama obat :
Farmalat
Nama generic :
Nifedipine.
Komposisi:
Nifedipine.
Indikasi:
Pencegahan & pengobatan insufisiensi koroner terutama angina pektoris, kondisi setelah infarksi
jantung & hipertensi.
Kontra Indikasi:
Kehamilan.
Dosis:
Dosis rata-rata : 3 kali sehari 5-10 mg sebelum makan.
Pada kasus-kasus tertentu dinaikkan sampai 20 mg 3 kali sehari; jarak antara 2 dosis tidak boleh
kurang dari 2 jam.
Maksimum 30 mg.
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Hipotensi, cadangan jantung rendah, stenosis aorta berat; diabetes; menyusui.
Efek samping :
Jarang : pusing; mual; merasa hangat; edema sub kutan; hipotensi; berdebar.
Kemasan:
Tablet salut film 10 mg x 10 x 10 biji.
Pabrik :
Fahrenheit.

9. Nama obat :
Farsorbid
Nama generic :
Isosorbide Dinitrat.
Komposisi:
Isosorbide Dinitrat.
Indikasi:
Pengobatan & pencegahan angina pektoris.
Kontra Indikasi:
Glaukoma; anemia; hipertiroidisme; peningkatan tekanan intrakranial; infark miokardial yang
baru terjadi
Dosis:
1-2 tablet tiap 2-3 jam sesuai dengan keperluan (tablet ditaruh di bawah lidah).
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Bisa membentuk toleransi & toleransi silang terhadap nitrat & nitrit yang lain.
Interaksi:
- alkohol bisa mengintensifkan efek hipotensi ortostatik.
- simpatomimetik bisa mengurangi efek antiangina.

Efek samping :
Hipotensi ortostatik; kemerahan pada wajah & leher; sakit kepala, gangguan saluran pencernaan;
nadi cepat. Ruam kulit (jarang).
Kemasan:
Tablet sublingual 5 mg x 10 x 10 biji.
Pabrik :
Fahrenheit

10. Nama obat :
Glyceryl Trinitrate DBL
Nama generic :
Glyceril trinitrate
Komposisi:
Glyceril trinitrate / Gliseril trinitrat.
Indikasi:
1. Mengontrol hipertensi perioeratif (sebelum operasi, saat, sesudah operasi), gagal jantung
kongestif yang berhubungan dengan infark miokardial akut.
2. Pengobatan angina pektoris yang tidak responsif terhadap Nitrat organik dan atau -bloker
sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
3. Menyebabkan hipotensi yang terkontrol.
Kontra Indikasi:
Hipotensi, peningkatan tekanan intrakranial & idiosinkrasi terhadap obat ini, perikarditis
konstriktif & perikardial tamponade, anemia berat, hipoksemia arterial.
Dosis:
Tidak untuk disuntikan langsung ke IV.
Harus dilarutkan dalam larutan parenteral glukosa 5 % atau NaCl 5 %.
Konsentrasi/kadar maksimum : 400 mcg/ml.
Titrasi awal : 5 mcg/menit dengan peningkatan tiap 3-5 menit sampai terjadi respon beberapa
kali. Jika respon tidak terlihat pada dosis 20 mcg/menit, peningkatan sebesar 10 dan kemudian
20 mcg/menit bisa diberikan.
Peringatan Khusus dan Perhatian:
1. Gangguan fungsi ginjal atau hati yang berat.
2. Tidak untuk injeksi intravena langsung, untuk dilarutkan dalam infus dan diberikan/digunakan
dengan alat yang sesuai.
3. Diabsorpsi oleh plastik & filter.
Interaksi:
- efek hipotensi dipertinggi oleh alkohol, -bloker, antihipertensi, antidepresan trisiklik, narkotik.
- bisa mempotensiasi efek antihistamin, antikolinergik.
- mengantagonis penekan aksi simpatomimetik.
Efek samping :
Sakit kepala, kemerahan pada wajah dan leher, pusing, berdebar, hipotensi ortostatik, takhikardi,
vertigo, kekacauan/kebingungan, lemah.
Kemasan:
Ampul 50 mg/10ml x 5 ampul
Pabrik :
Tempo Scan Pasific/DBL.








ANTI HIPERTENSI

11. Nama obat :
Acepress 25 Mg
Nama generic :
Captopril
Komposisi:
Captopril
Indikasi:
Hipertensi, gagal jantung
Kontra Indikasi:
Penderita yang hipersensitif terhadap captopril atau yang lainnya
Dosis :
Dosis awal : 3 kali sehari 12,5 mg, sesuaikan/naikkan dosis sampai 25 mg 2-3 kali sehari
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Gagal ginjal berat, penyakit autoimun.
Interaksi:
efek hipotensi dipertinggi oleh diuretika, antihipertensi lainnya dan diperendah oleh Indometasin
dan Salisilat
Efek samping :
Gangguan pengecapan, batuk kering (tidak berdahak), infeksi rongga mulut, kemerahan pada
kulit, gatal-gatal, demam, eosinofilia, trombositopenia, anemia, iritasi saluran cerna,
angioedema, limfadenopati, hipotensi yang bersifat sementara, takhikardia.
Jarang : kerusakan sel hati dan sakit kuning, agranulositopenia, neutropenia
Kemasan:
Tablet 25 mg x 10 x 10
Pabrik :
Bernofarm
12. Nama obat :
Catapres
Nama generic :
Klonidin HCl
Komposisi:
Klonidin HCl
Indikasi:
Hipertensi
Kontra Indikasi:
"Sick sinus syndrome\".
Pemblokan atrio ventrikular stadium 2 atau 3
Dosis:
Dosis awal : 0,075-0,15 mg/hari.
Dapat ditingkatkan setelah 2-4 minggu.
Pada kasus berat : 0,3 mg sampai 3 kali sehari
Peringatan Khusus dan Perhatian:
1. Penyakit yang mempengaruhi ritme dan sistem konduksi atrio ventrikular jantung, gagal ginjal,
gangguan otak atau perfusi perifer, depresi, polineuropati, sulit buang air besar.
2. Mengganggu kemampuan mengendarai atau mengoperasikan mesin.
3. Penghentian pengobatan yang mendadak.
Interaksi:
- efek antihipertensi dipertinggi oleh oleh diuretika, vasodilator, dan -bloker.
- menurunkan detak jantung dan disritmia dengan -bloker dan atau glikosida jantung.
- pengurangan efek menurunkan tekanan darah jika digunakan dengan antidepresan trisiklis.
Efek samping :
Diawali dengan mulut kering, sedasi, dan lemah, keluhan ortostatik

Kemasan:
Tablet 0,15 mg x 100
Pabrik :
Boehringer Ingelheim

13. Nama obat :
Accupril 20 Mg
Nama generic :
Quinapril
Komposisi:
Quinapril
Indikasi:
Hipertensi, gagal jantung kongestif
Dosis:
Hipertensi
- pada pasien yang tidak menggunakan diuretika : dosis awal 10 mg sekali sehari, pemeliharaan :
20-40 mg/hari.
- pada pasien yang juga menggunakan diuretika : dosis awal 5 mg sekali sehari.
Gagal jantung kongestif : dosis awal 5 mg, pemeliharaan : 10-20 mg/hari
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Gangguan fungsi ginjal, gagal jantung kongestif berat.
Kehamilan, laktasi
Interaksi:
- dapat mengurangi penyerapan Tetrasiklin.
- monitor kadar Kalium dalam serum saat Quinapril digunakan dengan diuretika hemat Kalium,
Kalium tambahan, atau pengganti garam yang mengandung Kalium


Efek samping :
Sakit kepala, pusing, rinitis, batuk, infeksi saluran pernafasan bagian atas, letih, mual, muntah,
dispepsia, dan parestesia (gangguan perasaan kulit seperti kesemutan)
Kemasan:
Tablet 20 mg x 30 tablet
Pabrik :
Inmark

14. Nama obat :
Casipril
Nama generic :
Captopril
Komposisi:
Captopril
Indikasi:
Hipertensi, gagal jantung
Kontra Indikasi:
Kehamilan
Dosis:
Dosis awal : 12,5 mg 2-3 kali sehari, dinaikan sampai 25 mg 2-3 kali sehari
Peringatan Khusus dan Perhatian:
Gangguan fungsi ginjal disertai dengan penyakit pembuluh darah ginjal, gangguan kolagen
pembuluh darah, terapi immunosupresan, menyusui, pembedahan atau anestesi/pembiusan, bayi.
Interaksi:
efek hipotensi dipertinggi oleh diuretik dan antihipertensi lainnya, dikurangi oleh Indometasin,
Salisilat


Efek samping :
Kemerahan pada kulit, gatal, kemerahan pada wajah dan leher, batuk kering, gangguan
pengecapan, hipertensi yang bersifat sementara, gangguan saluran pencernaan, proteinuria.
Jarang : neutropenia, takhikardia, angiodema
Kemasan:
Tablet 25 mg x 50 tablet
Pabrik :
Tunggal Idaman Abdi

Farmakologi kardiovaskuler adalah obat yang digunakan pada terapi penyakit jantung(angina
pektoris).Dimana sering disebut dengan obat antiangina.
Yang perlu diketahui terlebih dahulu dalam mengatasi gagal jantung,hipertensi,penyakit jantung
iskhemik,insufisiensi mitral atau aorta dan kardiomiopati adalah vasodilator(obat
antiangina)yang dapat meringankan vasokontriksi atau penyempitan pembuluh darah yang sering
menyebabkan terjadinya penyempitan pada pembuluh darah kita dengan cara melebarkan
pembuluh darah sehingga darah yang berjalan menuju jaringan tubuh akan lebih lancar.
Ada 3 macam angina pektoris :
1. Angina pektoris Klasik (Angina Stabil Kronik)
Terjadi karena adanya sumbatan anatomik berupa aterosklerosis koroner sehingga aliran darah
koroner tidak dapat memenuhi kebutuhan jantung yang meningkat. Jenis ini yang paling umum
ditemukan pada jenis angina pektoris.
2. Angina Varian (Angina Prinzmetal)
Terjadi karena vasospasme koroner dan timbul sewaktu istirahat yang mengakibatkan
berkurangnya suplai oksigen pada jaringan jantung.
3. Angina Tidak Stabil
yaitu ditandainya dengan meningkatnya frekuensi dan lamanya serangan angina.
Tujuan pemberian obat antiangina :
1. Mengatasi atau mencegah serangan akut angina pektoris. 2. Pencegahan jangka panjang
serangan angina.
Ada 3 kelompok obat Antiangina :

1. Nitrat Organik
Contoh : Nitrogliserin,Isosorbit Dinitrat
2. Beta Blocker
Contoh : Asebutolol,Atenolol,Metroprolol,Bisoprolol
3. Antagonis Kalsium
Obat ini ada 5 golongan yaitu :
1.Dihidropiridin
obatnya yaitu Nifedipin,Nikardipin,Felodipin,Amlodipin.
2.Difenilalkilamin
obatnya yaitu Verafamil,Galopamil,Tiapamil.
3.Benzotiazepin
obatnya yaitu Diltiazem
4.Piperazin
obatnya yaitu Sinarizin, Flunarizin
5.lainnya yaitu Prenilamin dan Perheksilin
Penjelasan tentang golongan obat diatas
1.Nitrogliserin
Indikasi utamanya adalah pada angina pektoris. Pilihan pertama untuk ekserbasi akut ginjal,
gagal jantung pada pederita penyakit jantung koroner berat dan pada mereka yang tekanan
pengisian sangat tinggi tetapi tekanan arteriol rendah.
2.Isosorbid Dinitrat
Efek utamanya menyebabkan relaksasi otot polos vaskular sehingga menghasilkan efek
vasodilatasi pada arteri dan vena perifer, dengan efek yang lebih dominan pada sistem vena.
Dalam dosis terapi akan menurunkan tekanan sistolik, diastolik dan tekanan darah arteri rata
rata, terutama pada posisi tegak.
3.Nifedipin
Merupakan antagonis kalsium yang bekerja utama dengan menghambat masuknya ion kalsium
ke dalam sel.
Nifedipin adalah antagonis kalsium yang paling kuat dalam menimbulkan vasodilatasi arteriol
perifer sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah dan resistensi perifer.
Nifedipin digunakan sebagai obat pilihan pertama untuk pengobatan jangka panjang pada angina
stabil kronik.
Nifedipin menjadi obat pilihan bila:
Penderita juga mendapatpengobatan dengan penyekat adrenoseptor beta.
Penderita dengan gangguan fungsi jantung, nodus SA.
Penderita angina dengan hipertensi yang gawat.
Nifedipin di eliminasi di hati.
Efek Samping :
- Nyeri kepala
- Pusing
- Muka merah
- Udem perifer hipotensi
- Takikardia
Nifedipin ini antagonis kalsium yang paling aman untuk penderita gagal jantung karena tidak
mempunyai efek inotropik negatif.
Nama dagang :
- Generik : Nifedipine
- Sanbe : Nifedin
- Bayer : Adalat
- Kimia Farma : Cordalat
- Kalbe Farma : Vasdalat
Efek Samping :
- Sakit kepala (paling sering)
- Hipotensi
- Rasa lemah
- Ruam Kulit atau dermatitis eksfoliativa (kadang kadang)
Nama dagang obat:
- Generik : Isosorbid Dinitrat
- Darya varia : Cedocard
- Fahrenheit : Monecto, Farsorbid
- Pharos Ind. : Isorbid
Yang terakhir adalah Papaverin
Merupakan obat antasida dan spasmodikum.
Nama dagang :
- Decamag
- gastromag
- Sanmag Tablet
- Spalmal