Anda di halaman 1dari 42

Infertilitas Erman Ramli 1

INFERTILITAS

Dr. Erman Ramli SpOG

Infertilitas Erman Ramli 2
TIU : Pada akhir perkuliahan mahasiswa
dapat mengidentifikasi gangguan dan
masalah sistem reproduksi wanita.

TUK : Pada akhir perkuliahan
mahasiswa dapat :
1. Menjelaskan pengertian infertilitas
2.Menjelaskan tanda-tanda infertilitas
3.Menjelaskan pemeriksaan infertilitas
4.Menjelaskan penatalaksanaan
infertilitas
Infertilitas Erman Ramli 3
Pengertian Dasar
Fertilitas
Kemampuav seorang istri untuk menjadi hamil dan
Melahirkan bayi hidup dari suami yang mampu
menghamilinya
Pasangan I nfertil
Suatu kesatuan hasil interaksi biologik yang tidak
menghasilkan kehamilan dan kelahiran bayi hidup.
Infertilitas Erman Ramli 4
Infertilitas Primer
J ika istri belum berhasil hamil walaupun
bersenggama teratur dan dihadapkan kepada
kemungkinan kehamilan selama 12 bulan
berturut-turut.
Infertilitas Sekunder
J ika istri pernah hamil, tetapi tidak berhasil
hamil lagi walaupun bersenggaman teratur dan
dihadapkan kepada kemungkinan kehamilan
selama 12 bulan berturut-turut.
Infertilitas Erman Ramli 5
Infertilitas Idiopatik / Tak Terjelaskan.
Setelah pemeriksaan lengkap kedua pasangan
dinyatakan normal, dan ditangani selama 2 tahun
tidak juga berhasil hamil.
Ovulasi
Pecahnya folikel yang matang disertai dengan
lepasnya ovum keluar dari permukaan folikel
Infertilitas Erman Ramli 6
Fertilisasi
Bersatunya kromoson gamet laki-laki dan
perempuan untuk membentuk materi genetik
dan induvidu yang baru
Fertilisasi Alamiah
Fertilisasi yang terjadi di bagian ampula dari
tuba falopi atau di rongga peritoneum segera
setelah ovum terbebas dari folikel matang yang
pecah dan keluar dari ovarium tanpa manipulasi
dari luar
Infertilitas Erman Ramli 7
Fertisasi In Vitro (FIV)
Usaha fertilisasi yang dilakukan diluar tubuh,
dalam cawan biakkan, suasana mendekati
alamiah. J ika berhasil mencapai stadium morula,
hasil fertilisasi ditanduralihkan ke endometrium
rongga uterus.
Bayi Tabung
Tandur Alih Gamet Intra Tuba (TAGIT)
Mempertemukan sel benih (gamet) yaitu ovum dan
sperma dengan cara menyemprotkan campuran sel
benih memakai kanul tuba ke dalam bagian
ampulla.
Infertilitas Erman Ramli 8
Persyaratan Untuk Kehamilan
Hubungan seksual yang normal
Analisis sperma yang normal
Ovulasi yang normal
Uterus dan endometrium yang normal
Tuba Fallopii yang normal
Infertilitas Erman Ramli 9
Etiologi dan Epidemiologi
istri
61%
suami
36%
idiopati
3%
Infertilitas Erman Ramli 10
Ovulasi
26%
Tuba
19%
Endometriosis
10%
Uterus
10%
Psikogenik
10%
Idiopatik
25%
Infertilitas Erman Ramli 11
Etiologi
Infertilitas dapat disebabkan oleh:
Gangguan pada hubungan seksual
Jumlah sperma dan transportasinya yang abnormal
Gangguan ovulasi dan hormonal yang lain,
termasuk gangguan pada tingkat reseptor hormon
reproduksi
Kelainan tempat implantasi (endometrium) dan
uterus.
Kelainan jalur transportasi (tuba fallopii).
Gangguan peritoneum
Gangguan imunologik.

Infertilitas Erman Ramli 12
Gangguan Pada Hubungan Seksual

Kesalahan teknik senggama:
Penetrasi tidak sempurna ke vagina
Gangguan psikososial:
Impotensi ejakulasi prekoks, vaginismus
Ejakulasi abnormal:
Kegagalan ejakulasi akibat pengaruh obat,
Ejakulasi retrograd ke dalam vesika urinaria
pasca prostatektomi.
Kelainan anatomi:
Hipospadia, epispadia, penyakit peyroni.
Infertilitas Erman Ramli 13
Gangguan Produksi dan Transportasi Sperma
Parameter analisis semen normal
Volume: 2-5 ml
Jumlah sperma: > 20 juta/ml
Motilitas pada 6-8 jam: > 40%
Bentuk sperma yang abnormal: < 20%
Kandungan kadar fruktosa: 120-450
mikrog/ml


Infertilitas Erman Ramli 14
Penyebab Gangguan produksi sperma
Kelainan kongenital
Gangguan genetik seperti sindroma klinefelter
Tiadanya testis
Tiadanya Vas deferens
Kelainan didapat
a. Perkembangan
- Maldesensus testis, kriptokismus
b. Fisik
- Trauma : kecelakaan, atau pembedahan
- Penyinaran : sinar X, radioaktif
- Panas : hidrokel, varikokel, celana dalam yang ketat, mandi panas
- Torsi testis

Infertilitas Erman Ramli 15
c. I nfeksi
Orchitis, parotitis, sifilis, epididimorchitis non spesifik atau
gonokok
d. Neoplasia
Tumor testis : Seminoma, teratoma
e. Endokrin
Gangguan poros hpth-hipofise-testis
f. Kimia
Obat-obatan antimitosis: metotreksat


Infertilitas Erman Ramli 16
Gangguan yang dapat membendung
Epididimis dan atau Vas deferens
1. Kongenital
Tidak adanya vas deferens
Bendungan epididimis kongenital

2. Didapat
Kecelakaan atau Operasi : Operasi hernia
Epididimis Gonokok ,tuberkulosis

Infertilitas Erman Ramli 17
Gangguan Ovulasi
Sekitar 10-15% wanita infertil gagal
berovulasi, setelah ovulasi, menghasilkan
korpus luteum tak mampu memelihara ovum
yang dibuahi. Keadaan terakhir ini dikenal
fase luteal yang inadekuat.

Primer

Sekunder
Infertilitas Erman Ramli 18
Kelainan Uterus dan Tuba Fallopii
Sekitar 20% wanita infertil mengalami kerusakan
tuba Fallopii.

Gangguan pada susunan genitalia wanita yang
dapat mencegah fertilisasi dan implantasi
A. Uterus
1. Serviks
Antibodi sperma
Kerusakan serviks : amputasi serviks
Servisitis atau Erosio serviks

Infertilitas Erman Ramli 19
2. Korpus dan endometrium
kongenital : uterus dedelfis
Endometriosis (interna)
Endometritis TBC
Mioma uteri (sub mukosa)
Perlekatan uteri dan polip
Infertilitas Erman Ramli 20
B. Tuba Falopi
Hipoplasoa kongenital
Penempelan fimbrae
Bendungan tuba akibat salpingitis
Hidrosalping
Bendungan tuba akibat peritonotis, salpingitis
Spasme tuba
Infertilitas Erman Ramli 21
Kelainan Peritoneum
Bila terdapat dismenorea berat, dispareunia
diskezia yang progresif. Pada pasien yang
secara klinik semula diduga idiopatik (tak
terjelaskan), ternyata setelah di laparoskopi
23-60% menderita endometriosis.
Keadaan endometriosis seringkali terjadi
seiring dengan anuvolasi atau ovvulasi
Infertilitas Erman Ramli 22
Kelainan Imunologik
Interaksi antara sperma dengan
getah serviks.

Antibodi antisperma ?
Infertilitas Erman Ramli 23
Pemeriksaan Pasangan Infertil
Riwayat penyakit dan pemeriksaan

Riwayat penyakit, riwayat perkawinan
terdahulu dan sekarang. Baik pertama kali
satu pasangan diperiksa bersama-sama,
pemeriksaan berikutnya lebih baik mereka
dinilai sendiri-sendiri.
Infertilitas Erman Ramli 24
Analisis sperma
Tiadanya fruktosa didalam contoh
menjadi petunjuk tiadanya vesikula dan
vasa seminalis yang bersifat kongenital.

Infertilitas Erman Ramli 25
Ini akan memperlihatkan apakah semen
sudah terpancar dengan baik ke puncak
vagina selama sanggama. UPS dilakukan
sekitar 2-3 hari sebelum perkiraan ovulasi.
Pasien diminta datang 2-8 jam setelah
senggama normal
Jika dijumpai sperma per lapang pandang
besar (LPB = 400 x), harapan untuk
kehamilan cukup besar jika 1-20 sperma
aktif per LPB.
Uji Paska Senggama
Infertilitas Erman Ramli 26
Penasahan dan Pemantauan Ovulasi.

Faktor yang mengarahkan bahwa ovulasi telah terjadi
1. Riwayat Haid :
Siklus normal dan terautur, nyeri pertengahan siklus ,
Perdarahan atau peningkatan cairan vagina ,
mastalgia pra haid
2 Uji Pakis :
Tiadanya pola daun pakis dari kristal getah serviks
pada hari 23 sampai 28 siklus
Infertilitas Erman Ramli 27
3. Suhu Basal Badan (SBB) :
Pola bifasik dengan tukik (dip) pada
pertengahan siklus
4. Sitologi Vagina :
Perubahan pada sel-sel yang tereksfoliasi
selama fase luteal (pengaruh progesteron)
5. Biopsi endometrium :
Memperlihatkan perubahan progestasional selama
fase sekretorik
Infertilitas Erman Ramli 28
6. Peneraan hormon :
Pemeriksaan kadar FSH, LH, E dan P
memperlihatkan perubahan siklik akibat ovulasi
7. Laparoskopi :
Memperlihatkan adanya bintik ovulasi
atau korpus luteum yang menandakan bahwa
ovulasi telah terjadi
8. Histeroskopi :
Memperlihatkan lukisan endometrum yangsesuai
fase luteal
8. USG :
Pemeriksaan serial USG dapat memantau
perkembangan Folikel
Infertilitas Erman Ramli 29
Penilaian Uterus dan tuba fallopii
Uterus
1. Biopsi endometrium menentukan fase sekretorik, kelainan
lokal seperti TBC
2. Histereskopi : visualisasi langsung permukaan uterus
3. Histerogram biasanya dikerjakan seiring HSG
Tuba Fallopii
1. Uji Patensi tuba :pertubasi, hidrotubasi atau HSG
2. Laparoskopi : visualisasi langsung dan uji patensi dgn met. Blue
Uterus dan Tuba Fallopii
Histerosalphinografi : suntukan zat kontras mel. Kanalis lalu
dirontgen . Lukisan uterus dan lumen tuba
akan terlihat
Infertilitas Erman Ramli 30
Penatalaksanaan
Fifty- Fifty
Harus optimis
berikan informasi yang jelas dan lengkap
Kontak yang teratur
peka terhadap emosi jika tidak hamil
Tindakan yang dilakukan kadang
merupakan Rangsangan pengobatan
Infertilitas Erman Ramli 31
Sebab infertilitas dan pengobatanya
Asal Jenis Pengobatan
Suami






Hidrokel
Varikokel
Berendam air panas
Celana ketat
Obstruksi Vasa atau
epididimis
Oligozoospermia
Aspirasi atau Eksisi
Ligasi
Hindari
Hindari
Operasi pintas

FSH dan HCG
Infertilitas Erman Ramli 32
Asal Jenis Pengobatan
Istri











Tuberkulosis
Endometriosis


Mioma uteri operabel

Spasme tuba

Obstruksi tuba

Gangguam Ovulasi

Tuberkulostatika
Operasi, koagulasi listrik
atau laser, progesteron,
danazol, MPA

Operasi konservatif

Hiosin, amil nitrit


Operasi rekonstruksi,
FI V
Pemicuan ovulasi

Infertilitas Erman Ramli 33
Asal Jenis Pengobatan
Keduanya








Idiopatik




Tak dapat diobati



TAGIT, FIV
Inseminasi Langsung
intraperitoneal


Adopsi



Infertilitas Erman Ramli 34
Obat-Obat induksi Ovulasi
1. Bromokriptin
2. Klomifen sitrat
3. Epimestrol
4. Gonadotropin
5. Hormon pelepas Gonadotropin (GnRH)
Infertilitas Erman Ramli 35
TAGIT dan FIV
TAGIT : Tandur Alih Gamet I ntra Tuba
GIFT
FI V : Fertilisasi I n Vitro
Bayi Tabung
Infertilitas Erman Ramli 36
TAGIT
Indikasi Syarat
Infertilitas tak terjelaskan
Endometriosis ringan
Tuba satu dengan ovarium
kontra lateral
IP primer , usia > 35
Oligozoospermia
Tuba Paten

Ovarium fungsi normal

Ada sperma yang motil
(minimal 50.000/ml)
Infertilitas Erman Ramli 37
FIV
Indikasi Syarat
IP primer , usia > 35
TAGIT gagal
Oklusi tuba bilateral
Donasi ovum
oligozoospermia
Uterus dan
endometrium utuh

Ovarium normal

Ada sperma yang motil
Infertilitas Erman Ramli 38
Tata Cara Program TAGIT
Induksi Ovulasi
Aspirasi folikel
Ovum matang
Sperma yang
Telah dicuci
Dimasukan ke dalam
tuba perlaparoskopi
Infertilitas Erman Ramli 39
Tata Cara Program FIV
Induksi ovulasi
Pencucian sperma
Aspirasi folikel
Ovum matang
Sperma motil
Fertilisasi di medium biakan
Std. Morula
Pindahkan ke
endometrium ibu
Infertilitas Erman Ramli 40
Perlu perhatian yang dalam tentang
aspek Hukum dan Medikolegal !!!!!!
Keberhasilan : 30-35 % yang menjadi hamil
Infertilitas Erman Ramli 41
Kloning
?
Infertilitas Erman Ramli 42