Anda di halaman 1dari 4

PENDAHULUAN IMUNOLOGI

DASAR PEMIKIRAN :
Adanya perlawanan terhadap infeksi
Penyembuhan penderita dari suatu penyakit diikuti oleh kemampuan si
penderita tsb untuk melawan infeksi ulang
IMUNOLOGI MODERN : Edward Jenner
*Inokulasi kerak cacar sapi (cowpox) pada seseorang ternyata dapat melindungi
orang tsb dari penyakit cacar*
IMUNISASI PENCEGAHAN : Louis Pasteur
-Yang menciptakan istilah Vaccine
-Mengembangkan teknik2 pembiakan m.o. in vitro
-Heatkilled vaccine
-Live attenuated vaccine
-Imunisasi aktif
Robert Koch mengembangkan vaksin untuk tuberkulosis
Roux dan Yersin : menemukan adanya eksotoksin yg kuat pada C.diphtheriae
-Digunakan oleh von Behring dan Kitasato untuk bioinokulasi pd binatang
-Dikenal sebagai ANTITOKSIN
-IMUNISASI PASIF
Pfeiffer dan Bordet : menemukan KOMPLEMEN
Durham dan von Gruber : mengamati bahwa serum dapat menggumpalkan /
mengaglutinasi sel bakteri
merupakan dasar uji diagnostik penyakit2 infeksi
Paul Erlich : teori humoral untuk pembentukan antibodi
Mengembangkan teori gembok dan kunci
(side-chain theory = lateral-chain theory)
Elie Matchnikoff : mengembangkan teori seluler untuk imunitas
IMUN berasal dari bhs Latin IMMUNIS (=bebas dari pajak/bebas dari beban)
-mrpk daya tahan relatif hospes thd reinfeksi mikroba tertentu
-tidak selalu menguntungkan
-bisa merugikan hospes (hipersensitivitas / alergi)
Respon imunologik menjalankan 3 fungsi :
1. Pertahanan (defense)
yaitu pertahanan tubuh melawan invasi m.o.
- hiperaktif hipersensitivitas atau alergi
- hipoaktif rentan thd infeksi ulang (penyakit defisiensi imun)
2. Homeostasis
memenuhi kebutuhan umum dari organisme multiseluler untuk mempertahankan
keseragaman dari jenis sel tertentu
- penyimpangan homeostasis penyakit autoimun
3. Pengawasan (surveillance)
memonitor pengenalan jenis2 sel abnormal yg selalu bisa timbul dlm badan
- sel mutan dpt timbul scr spontan / pengaruh virus ttt / zat2 kimia
- kegagalan fungsi ini penyakit keganasan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMODIFIKASI MEKANISME IMUN :
1. Genetik
2. Umur
3. Metabolik
4. Lingkungan
5. Anatomik
6. Fisiologik
7. Mikrobial
BENDA ASING

Respon Imun Tolerans

Nonspesifik Spesifik
-fagositosis
-inflamasi Humoral Seluler