Anda di halaman 1dari 8

1.

Penerapan Ekspresi Reguler


2. Notasi Ekspresi Reguler
3. Hubungan Ekspresi Reguler
dan Finite State Automata
Penerapan Ekspresi Regular
Sebuah bahasa dinyatakan regular jika terdapat finite
state automata yang dapat menerimanya.
Bahasa-bahasa yang diterima oleh suatu FSA bisa
dinyatakan secara sederhana dengan ekspresi regular.
Ekspresi Regular (ER), memungkinkan
menspesifikasikan atau mendefinisikan bahasa-bahasa.
Ekspresi Regular memberikan suatu pola dari suatu
bahasa.
String/untai yang menyusun suatu bahasa regular akan
cocok dengan pola bahasa itu.
Contoh 1 :
Otomata yang hanya menerima input 09
q0
q2
q1
0,1,2,3,, 9
0,1,2,3,,9
Selain
0,1,2,3,.,9
Selain
0,1,2,3,.,9
Menerima simbol input antara 09.
Ekspresi Regularnya : (digit) (digit) *
Contoh 2:
Otomata yang menerima input 2 huruf
dan selanjutnya digit.
q0 q1 q2
huruf

huruf
digit
Ekspresi Regular :
(huruf) (huruf) (digit)*
Notasi Ekspresi Regular
* : tidak muncul atau muncul berhingga
kali (0-n).

+
: minimal muncul satu kali
+ atau : gabungan
. (titik) : konkatenasi, tanda titik boleh
dihilangkan.

Contoh Ekspresi Regular (ER):
ER : ab*cc acc, abcc, abbcc, abbbcc, ab..bcc
ER : 010* 01, 010, 0100, 01000, 01000..0
ER : a*d d, ad, aad, aaad, aa..aad.
ER : a
+
d ad, aad, aaad, aaaad, a..ad.
ER : a* b* a, b, aa, bb, aaa, bbb,
ER : (a b) a, b
ER : (a b)* a,b, ab, ba, abb, baa, aaa,bbb,..
ER : 01*+0 0, 01, 011, 0111..
Notasi kadang ditulis juga sebagai +
Hubungan Ekspresi Regular dan
Finite State Automata
Untuk setiap ER ada satu NFA -move
yang ekivalen.
Untuk setiap DFA ada satu ER dari
bahasa yang diterima oleh DFA.

Hubungan antara NFA -move,
NFA, DFA dan ER
NFA
DFA NFA -move
EKSPRESI
REGULAR