Anda di halaman 1dari 26

Alkohol mempengaruhi sistem saraf dengan menghambat distribusi sinyal antara

saraf tulang belakang dengan otak.


Alkohol diserap oleh darah yang pada akhirnya mempengaruhi saraf sehingga
memicu mati rasa.
Terdapat dua sistem tubuh manusia yaitu sistem sadar dan sistem tidak sadar.
Sistem sadar mengontrol pergerakan otot, sedangkan sistem tidak sadar
mengontrol fungsi lain seperti denyut jantung dan sinyal-sinyal listrik yang
melintas dari otak melalui neuron.
Sistem tubuh tidak sadar akan terpengaruh terutama jika seseorang
mengkonsumsi alkohol secara berlebih.
Alkohol merupakan depresan yang menekan kinerja sistem saraf pusat.
Alkohol juga dikenal meningkatkan aktivitas asam gamma aminobutyric (GABA)
dan melemahkan glutamin.
Akibatnya, koordinasi tubuh seseorang menjadi tumpul. Kurangnya koordinasi dan
perilaku yang tidak terkontrol merupakan efek paling terlihat ketika seseorang
mabuk.
INDIKATOR
21. Mendiskripsikan sifat kimia atau fisika zat tertentu serta
perubahannya


Sifat fisika adalah ciri khas suatu zat yang dapat diamati tanpa mengubah zat-
zat penyusun materi tersebut.
Yang temasuk sifat fisika antara lain:
- warna - titik beku
- bau - daya hantar listrik/kalor
- kerapatan - kemagnetan
- titik lebur - kelarutan
-titik didih - kekerasan atau kelenturan.

Sifat kimia :
Sifat kimia adalah ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya
zat baru.
Yang termasuk sifat kimia antara lain :
- mudah terbakar - perkaratan
- mudah meledak - keraktifan (mudah bereaki atau tidak)
- busuk dan asam - kestabilan
INDIKATOR
22. Mendiskripsikan bahan kimia tertentu yang terdapat
dalam beberapa produk kimia
Bahan tambahan pada makanan
Pemanis alami : gula pasir, gula merah, karamel
Pemanis buatan : aspartam, siklamat, sakarin
Pewarna alami : daun suji, kunyit, daun jati, coklat, karamel
Pewarna sintetis : suset yellow, tartrazine, Carmoisine,Pounceau 4R dan Green

Pengawet alami : garam, gula
Pengawet sintetis : benzoat, borax, formalin

Pestisida : penyemprot hama tanaman
- mematikan makhluk hidup lain (merusak ekosistem)
- akumulasi racun dalam tubuh manusia
- mencemari tanah dan air disekitarnya
Pupuk buatan:
penggunaan yang berlebihan menyebabkan air sungai mengandung unsur hara
yang diperlukan tanaman sehingga menyebabkan eutrofikasi yang berlebih
(suburnya enceng gondok mematikan hewan air)
Detergent:
mengandung senyawa yang sulit diuraikan oleh organisme
menyebabkan air bersifat basa (pH tinggi)
INDIKATOR
23. Mendiskripsikan bahan kimia adiktif dan obat
psikotropika serta cara menghindarinya
Psikotropika dibedakan menjadi 3 yaitu:
1) Stimulan
Berfungsi memberikan rangsangan kepada syaraf sehingga dapat menimbulkan efek lebih
percaya diri. Banyak jenis psikotropika yang termasuk obat stimulan, misalnya kafein,
kokain, ganja, dan amfetamin. Zat amfetamin biasanya terdapat pada pil ekstasi.
2) Depresan
dapat memberikan efek, yaitu kerja sistem saraf berkurang,menurunkan kesadaran, dan
mengantuk. Jenis zat yang termasuk obat depresan, misalnya alkohol, sedatin atau pil
BK,Magadon, Valium, dan Mandrak (MX), Cannabis dan Barbiturat.
3) Halusinogen
Obat halusinogen merupakan obat yang dapat menimbulkan halusinasi, yaitu mendengar
atau melihat sesuatu yang tidak nyata. Contohnya adalah Licercik Acid Dhietilamide (LSD),
psylocibine, micraline dan mariyuana.

Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan zat psikotropika adalah:
- Candu, heroin, dan ganja dapat menyebabkan syaraf terganggu dan menimbulkan
ketagihan yang pada akhirnya akan berujung kepada kematian.
- Kokain dapat menimbulkan rasa takut yang berlebihan dan menimbulkan depresi.
- Morfin menimbulkan rasa ngantuk, gangguan pernapasan, bahagia yang
berlebihan (eufhoria), dan kematian.
- Pil ekstasi menimbulkan rasa lelah dan ketenangan.
- Barbiturat dapat mengakibatkan mudah tertidur lelap
INDIKATOR
24. Mengidentifikasikan ciri-ciri makhluk hidup
Ciri-ciri makhluk hidup secara umum
adalah :
- memerlukan nutrisi
- bergerak
- bernafas
- mengeluarkan zat sisa
- berkembang biak
- beradaptasi
- peka terhadap rangsang
- tumbuh dan berkembang
INDIKATOR
27. Menjelaskan usaha manusia untuk mengatasi
pencemaran/ kerusakan lingkungan
Macam-macam Pencemaran Menurut Tempatnya:
a. Pencemaran tanah
Gejala pencemaran tanah dapat diketahui dari tanah yang tidak dapat
digunakan untuk keperluan fisik manusia. Faktor-faktor yang mengakibatkan
terjadinya pencemaran tanah antara lain pembuangan bahan sintetis yang
tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme, seperti plastik, kaleng, kaca,
sehingga menyebabkan oksigen tidak bisa meresap ke tanah.
b. Pencemaran air
Bahan polutan yang dapat menyebabkan polusi air antara lain limbah pabrik,
detergen, pestisida, minyak, dan bahan organik yang berupa sisa-sisa
organisme yang mengalami pembusukan.
c. Pencemaran udara
Pencemaran udara dapat bersumber dari manusia atau dapat berasal dari
alam. Pencemaran oleh alam, misalnya letusan gunung berapi yang
mengeluarkan debu, gas CO, SO2, dan H2S. Partikel-partikel zat padat yang
mencemari udara di antaranya berupa debu, jelaga, dan partikel logam.
Partikel logam yang paling banyak menyebabkan pencemaran adalah Pb
No Organ Pencernaan Enzim/Zat Yang Dihasilkan Fungsi

1 Mulut Ptialin (Amilase) Mengubah zat tepung (amilum) menjadi
gula sederhana (maltosa)

2 Lambung Asam Lambung (HCl) Membunuh kuman dan mengaktifkan pepsinogen
menjadi pepsin
Pepsin Mengubah protein menjadi pepton
Renin Menggumpalkan protein susu (kasein)

3 Pankreas Tripsin Mengubah pepton menjadi asam amino
Amilase Mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula
sederhana (maltosa)
Lifase Mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol

4 Hati Cairan empedu Mengemulsi lemak dan menetralkan keasaman
makanan

5 Usus Halus Enterokinase Mengaktifkan tripsinogen menjadi tripsin
Erepsin Menyempurnakan pencernaan protein menjadi asam
amino
Maltase Mengubah maltose menjadi glukosa
INDIKATOR
38. Memberi contoh adaptasi mahluk hidup dan seleksi
alam dalam kelangsungan hidup mahluk hidup
Adaptasi ikan air tawar dengan cara minum air dalam jumlah sedikit. Air masuk
secara osmosis lewat insang, dimana tekanan osmosis cairan luar sel lebih
rendah dari tekanan osmosis cairan sel, garam-garam diabsorpsi secara aktif
lewat insang, memiliki banyar urine, dimana tekanan osmosis urine lebih rendah
dari tekanan osmosis cairan sel.
Semakin dalam suatu perairan maka semakin besar/tinggi pula tekanan yang
terjadi. Adaptasi morfologi ikan Pari dengan tubuh pipih dan lebar.Ikan laut
dalam menurunkan penggunaan energi mereka dengan menyesuaikan tubuh
terhadap kondisi yaitu dengan memiliki otot yang lemah, tulang yang kurang
padat, tingkat metabolisme yang lebih rendah, dan memperlambat
kecepatan bernapas (respirasi
INDIKATOR
40. Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk
kehidupan manusia
Ikan Tawar Ikan Laut (asin)
1.Ikan air tawar memiliki konsentrasi garam
yang lebih tinggi dari lingkungan sekitarnya. Hal
itu menyebabkan ikan harus mempertahankan
konsentrasi garam dalam tubuhnya dengan cara
mengeluarkan air melalui mekanisme
hiperosmosis.
2.Ginjal mengeluarkan urine yang telah
diencerkan sebanyak 20% dari berat tubuhnya
per hari.
3.Natrium dipompa melalui pembuluh ginjal dan
melintasi membrane sel gil.
4.Natrium dan kalium dipompa melintasi gil dan
terjadi pertukaran dengan ammonia.
1.Ikan air asin memiliki konsentrasi garam yang
lebih rendah dari lingkungan sekitarnya. Ikan air
asin mencegah kehilangan air dan penumpukan
garam melalui mekanisme hipo osmosis.
2.Ikan air asin meminum air laut sebanyak 0,5%
dari berat tubuhnya per jam.
3.Terjadi transpor aktif natrium dari lumen usus
ke darah.
4.Pengeluaran ion klorida dan air tidak terjadi.
5.Dinding usus bersifat impermiabel terhadap
magnesium dan sulfat.
6.Ginjal sangat sedikit menghasilkan cairan,
tetapi secara aktif mengeluarkan magnesium
dan sulfat ke pembuluh.
7.Gil aktif menyekresikan natrium.
8.Membran gil bersifat impermiabel terhadap
air.
Acetobacter xylinum
Proses fermentasi nata de coco dibantu oleh sejenis
bakteri bernama Acetobacter xylinum. Enzim yang
dihasilkan bakteri nata de coco mengubah gula yang
terkandung dalam air kelapa menjadi lembaran-lembaran
serat selulosa. Lembaran-lembaran selulosa itu kemudian
menjadi padat dan berwarna putih bening yang
dinamakan nata.
Lactobacillus bulgaricus
Bakteri ini hidup dari "memakan" laktosa (gula susu) dan
mengeluarkan asamlaktat. Asam ini sekaligus
mengawetkan susu dan mendegradasi laktosa (gula susu)
sehingga orang yang tidak toleran terhadap susu murni
dapat mengonsumsi yogurt tanpa mendapat masalah
kesehatan.
Rhizopus oryzae
Jamur yang tumbuh pada kedelai tersebut menghasilkan
enzim-enzim yang mampu merombak senyawa organik
kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana
sehingga senyawa tersebut dengan cepat dapat
dipergunakan oleh tubuh.
Jamur Rhizopus oryzae merupakan jamur yang sering
digunakan dalam pembuatan tempe (Soetrisno, 1996).
Jamur Rhizopus oryzae aman dikonsumsi karena tidak
menghasilkan toksin dan mampu menghasilkan asam
laktat (Purwoko dan Pamudyanti, 2004). Jamur Rhizopus
oryzae mempunyai kemampuan mengurai lemak
kompleks menjadi trigliserida dan asam amino (Septiani,
2004). Selain itu jamur Rhizopus oryzae mampu
menghasilkan protease (Margiono, 1992)
Saccharomyces cerevisiae berfungsi dalam
pembuatan roti dan bir, karena Saccharomyces
cerevisiae bersifat fermentatif (melakukan
fermentasi, yaitu memecah glukosa menjadi
karbon dioksida dan alkohol) kuat.
Beberapa strain dari Neurospora crassa, dapat
mengkonversi selulosa dan hemiselulosa
menjadi ethanol
Candida albicans adalah spesies cendawan
patogen dari golongan deuteromycota. Spesies
cendawan ini merupakan penyebab infeksi
oportunistik yang disebut kandidiasis pada kulit,
mukosa, dan organ dalam manusia.
[
Beberapa
karakteristik dari spesies ini adalah berbentuk
seperti telur (ovoid) atau sferis dengan diameter
3-5 m dan dapat memproduksi pseudohifa.
Spesies C. albicans memiliki dua jenis morfologi,
yaitu bentuk seperti khamir dan bentuk hifa
0 Rhizopus oryzae, jamur pada tempe
o Saccharomyces cerevisiae, pada tape, alkhohol dan roti
o Saccharomyces ovale, pada tape, alkohol dan roti.
o Saccharomyces sake, jamur pada sake
o Aspergillus wentii, pada pembuatan kecap


o Aspergillus oryzae, untuk tape
o Penicellium camemberti, untuk pembuatan keju
o Penicellium roqueforti, untuk pembuatan keju
o Volvariela volvacea, jamur merang.
o Neurospora crassa, berguna dalam pembuatan oncom.
o Saccharomyces tuac, memfermentasi air nira menjadi tuak.
o Saccharomyces ellipsoides, berperan sebagai memfermentasi anggur menjadi
minuman anggur.
o Aspergillus niger, berguna untuk menjernihkan sari buah.
o Morchella esculenta, jenis jamur ini dapat dibuat makanan
o Auricularia polytricha, jamur kuping, merupakan salah satu jenis sayuran yang dapat
dimakan dan enak rasanya.
o Pleurotus, jamur tiram, terdapat pada kayu yang telah lapuk. Merupakan salah satu
jenis sayuran yang dapat dimakan dan enak rasanya.
0 Penicellium notatum, untuk antibiotik
o Penicellium chrysogenum, untuk antibiotik
o Rhizopus nigricans , berguna untuk menghasilkan asam fumarat.
o Trichoderma, berguna untuk memperoduksi protein (TSP)
Gerak menutupnya daun berbuah polongan (Leguminosae) karena
pengaruh gelap atau menjelang malam merupakan contoh gerak
niktinasti. Seperti halnya pada gerak seismonasti, gerakan juga
disebabkan karena menurunnya tekanan turgor sel-sel pada daerah
persendian tangkai daun. Menurunnya tekanan turgor ini disebabkan
karena terjadinya perubahan susunan kimia pada sel-sel tersebut karena
pengaruh perubahan suhu.
Yang termasuk gerak kompleks misalnya gerak membuka
menutupnya sel penutup pada stomata. Gerakan tersebut
disebabkan oleh berbagai faktor yang bekerja sama
sehingga dapat menyebabkan terjadinya gerak. Gerak
membukanya stomata pada siang hari dan menutupnya
pada malam hari karena adanya perubahan turgor pada sel
penutup. Berbagai faktor yang mengatur membuka
menutupnya stomata adalah cahaya,suhu,air, dan zat kimia.
Osteomalasia adalah penyakit metabolisme tulang yang ditandai dengan
tidak memadainya mineralisasi tulang. (Kondisi serupa pada anak dinamakan
rikets). Pada orang dewasa osteomalasia bersifat kronik dan deformitas
skeletalnya tidak seberat pada anak karena pertumbuhan skeletal telah
selesai. Pada pasien ini, sejumlah besar osteoid atau remodeling tulang baru
tidak mengalami kalsifikasi, diperiksakan bahwa defek primernya adalah
kekurangan vitamin D aktif (kalsitrol), yang memacu absorpsi kalsium dari
traktus gastrointestinalis dan memfasilitasi tulang.. Pasokan kalsium dan
fosfat dalam cairan ekstrasel rendah. Tanpa vitamin D yang mencukupi,
kalsium dan fosfat tidak dapat dimasukkan ke tempat kalsifikasi tulang.
Sebagai akibat kegagalan meneralisasi, terjadilah perlunakan dan
perlemahan kerangka tubuh, menyebabkan nyeri tekan, pelengkungan tulang
dan patah tulang patologik.
Rakhitis adalah pelunakan dan melemahnya tulang pada anak-anak, biasanya
karena kekurangan vitamin D yang ekstrim dan berkepanjangan. Vitamin D
sangat penting dalam penyerapan kalsium dan fosfor dari saluran pencernaan,
yang dibutuhkan anak untuk membangun tulang yang kuat. Kekurangan vitamin
D membuat sulit untuk mempertahankan dengan tepat tingkat kalsium dan fosfor
pada tulang. Jika vitamin D atau kekurangan kalsium menyebabkan rakhitis,
menambahkan vitamin D atau kalsium untuk diet yang dihasilkan umumnya
memperbaiki masalah tulang bagi anak. Vitamin D berfungsi sebagai hormon
untuk mengatur kadar kalsium dan fosfor dalam tulang. Jika
seseorangkekurangan vitamin D, tubuh tidak akan menyerap kalsium dan fosfor
dengan benar. Ketika tubuh Anda merasakan ketidakseimbangan kalsium dan
fosfor dalam aliran darah, bereaksi dengan mengambil kalsium dan fosfor dari
tulang untuk meningkatkan kadar darah yang diperlukan tubuh. Hal ini lantas
melemahkan struktur tulang, yang dapat menyebabkan cacat kerangka, seperti
bowlegs atau salah kelengkungan tulang belakang.
Arteriosklerosis (mengerasnya arteri) yaitu penimbunan kalsium secara bertahap
pada dinding arteri sehingga menghalangi aliran darah ke sel-sel tubuh.
Sedangkan atheroskeloris merupakan bentuk artetiosklerosis yang umum, yaitu
penggumpalan / penimbunan kolesterol atau lemak pada dinding arteri.
Arteriosklerosis maupun atheroskeloris dapat menyebabkan arteri mengalami
kerusakan terutama pada organ aorta, jantungm hati, otak serta pembuluh-
pembuluh darah lainnya pada seluruh tubuh begitu juga kaki dan tangan.

Berbagai penyakit / gangguan kesehatan yang ditimbulkan oleh atherosklerosis
maupun arteriosklerosis, yaitu: kehilangan penglihatan, katarak, kedinginan dan
rasa sakit pada ujung-ujung tangan dan kaki, ganggren (bagian tubuh mati /
tidak merasakan apa-apa), daya ingat menurun, pikiran kacau. Kejadian yang
lebih parah adalah bila penyumbatan terjadi di jantung atau di otak yang dapat
mengakibatkan penyakit jantung koroner dan stroke yang bisa berakhir dengan
kematian. Secara umum gangguan pembuluh darah akan mempengaruhi fungsi
jantung dan otak dan berakhir pada banyak penyakit yang akan ditimbulkannya
serta akan mempersulit proses penyembuhan dari suatu penyakit.

HP Hp hP hp
HP HHPP
(hitam-ekor
panjang)
HHPp
(hitam-ekor
panjang)
HhPP
(hitam-ekor
panjang)
HhPp
(hitam ekor
panjang)
Hp HHPp
(hitam-ekor
panjang)
HHpp
(hitam-ekor
pendek)
HhPp
(hitam-ekor
panjang)
Hhpp
(hitam-ekor
pendek)
hP HhPP
(hitam-ekor
panjang)
HhPp
(hitam-ekor
panjang)
hhPP
(kuning-ekor
panjang)
hhPp
(kuning-ekor
panjang)
hp HhPp
(hitam-ekor
panjang)
Hhpp
(hitam-ekor
pendek)
hhPp
(kuning-ekor
panjang)
hhpp
(kuning-ekor
pendek)
Rasio genotip: HHPP : HHPp :HhPP : HhPp : HHpp : Hhpp : hhPP : hhPp : hhpp
: 1 : 2 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1 : 2 : 1
Rasio fenotip : hitam-ekor panjang : hitam-ekor pendek : kuning-ekor panjang : kuning-ekor pendek
: 9 : 3 : 3 : 1
Berdasarkan sifat kerjanya otot rangka dibagi menjadi dua yaitu antagonis dan
sinergis.
1. Otot antagonis adalah dua otot atau lebih yang tujuan kerjanya berlawanan.
Misalkan, otot bisep, dan otot trisep. Kedua otot tersebut dapat menimbulkan
dua gerakan yaitu;
a. Gerak fleksi : terjadi karena otot bisep berkontraksi, sedangkan otot trisep
relaksasi.
b. Gerak ekstensi: terjadi karena otot trisep berkontraksi, sedangkan otot
bisep berelaksasi
2. Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja bersamasama dengan
tujuan yang sama. Jadi, otot otot itu berkontraksi bersama dan berelaksasi
bersama. Misalnya, otototot antar tulang rusuk yang bekerja bersama
ketika kita menarik napas, atau otot pronator, yaitu otot yang menyebabkan
telapak tangan menengadah atau menelungkup.
Berikut adalah beberapa contoh gangguan pada sistem pernapasan manusia:
1. Emfisema
Emfisema adalah penyakit yang gejala utamanya adalah penyempitan (obstruksi) saluran
napas, karena kantung udara di paru menggelembung secara berlebihan dan mengalami
kerusakan.
2. Asma
Asma merupakan kelainan berupa penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan
oleh alergi, seperti debu, bulu, ataupun rambut. Prosenya yaitu kontraksi yang kaku dari
bronkiolus dan hipersensitif bronkiolus terhadap benda asing
3. Kanker paru-paru
Penyakit ini merupakan salah satu yang paling berbahaya. Sel-sel kanker pada paru-paru
terus tumbuh tidak terkendali. Penyakit ini lamakelamaan dapat menyerang seluruh
tubuh. Salah satu pemicu kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok.
4. Tuberkulosis (TBC)
TBC merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.
Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus.
5. Bronkhitis
Merupakan gangguan pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi. Gejalanya adalah
penderita mengalami demam dan menghasilkan lendir yang menyumbat batang teng-
gorokan. Akibatnya penderita mengalami sesak napas