Anda di halaman 1dari 6

INFEKSI LUKA OPERASI

PENGERTIAN INFEKSI
Infeksi adalah proses invasif oleh mikroorganisme dan erpoliferasi di dalam !""h#ang
men#eakan saki! $Po!!er % Perr#& '(()*+
,alam Kam"s Kepera-a!an dise"!kan ah-a infeksi adalah invasi dan m"l!iplikasi
mikroorganisme dalam .aringan !""h& kh"s"sn#a #ang menim"lkan /edera sel"ler se!empa!
akia! me!aolisme kompe!i!if& !oksin& replikasi in!rasel"ler a!a" reaks ian!igen0an!iodi+
1"n/"ln#a infeksi dipengar"hi oleh eerapa fak!or #ang saling erkai!an dalam ran!ai infeksi+
Adan#a pa!ogen !idak erar!i ah-a infeksi akan !er.adi+
1en"r"! U!ama '((2& infeksi adalah adan#a s"a!" organisme pada .aringan a!a" /airan
!""h #ang diser!ai s"a!" ge.ala klinis aik lokal ma"p"n sis!emik+ Infeksi #ang m"n/"l selama
seseorang !erse"! dira-a! di r"mah saki! dan m"lai men"n."kkan s"a!" ge.ala selama seseorang
i!" dira-a! a!a" se!elah selesai dira-a! dise"! infeksi nosokomial+ Se/ara "m"m& pasien #ang
mas"k r"mah saki! dan men"n."kkan !anda infeksi #ang k"rang dari 3' .am men"n."kkan ah-a
masa ink"asi pen#aki! !elah !er.adi seel"m pasien mas"k r"mah saki!& dan infeksi #ang ar"
men"n."kkan ge.ala se!elah 3' .am pasien erada dir"mah saki! ar" dise"! infeksi nosokomial+
Infeksi nosokomial ini dapa! erasal dari dalam !""h penderi!a ma"p"n l"ar !""h+
Infeksi endogen diseakan oleh mikroorganisme #ang sem"la memang s"dah ada didalam
!""h dan erpindah ke !empa! ar" #ang ki!a se"! dengan self infe/!ion a!a" a"!o infe/!ion&
semen!ara infeksi eksogen $/ross infe/!ion* diseakan oleh mikroorganisme #ang erasal dari
r"mah saki! dan dari sa!" pasien ke pasien lainn#a $4"dhi!#arasa!i& '((3*+
TAN,A0TAN,A INFEKSI
a+ 5alor $panas*
,aerah peradangan pada k"li! men.adi leih panas dari sekelilingn#a& sea !erdapa!
leih an#ak darah #ang disal"rkan ke area !erkena infeksi+
+ ,olor $rasa saki!*
,olor dapa! di!im"lkan oleh per"ahan P6 lokal a!a" konsen!rasi lokal ion0ion !er!en!"
dapa! merangsang "."ng saraf+ Pengel"aran 7a! kimia !er!en!" seper!i his!amine a!a" 7a!
kimia ioak!if lainn#a dapa! merangsang saraf n#eri& selain i!" pemengkakan .aringan
#ang meradang mengakia!kan peningka!an !ekanan lokal dan menim"lkan rasa saki!+
/+ R"or $Kemerahan*
1er"pakan hal per!ama #ang !erliha! didaerah #ang mengalami peradangan+ 8ak!"
reaksi peradangan m"lai !im"l maka ar!eriol #ang mens"plai daerah !erse"! melear&
dengan demikian leih an#ak darah #ang mengalir kedalam mikro sirk"lasi lokal+
Kapiler0kapiler #ang seel"mn#a kosong a!a" seagian sa.a meregang& dengan /epa!
pen"h !erisi darah+ Keadaan ini #ang dinamakan hiperemia a!a" konges!i+
d+ T"mor $pemengkakan*
Pemengkakan di!im"lkan oleh karena pengiriman /airan dan sel0sel dari sirk"lasidarah
ke.aringan in!ers!isial+ 5amp"ran /airan dan sel #ang !er!im"n di daerahperadangan
dise"! eks"da!+
e+ F"n/!io laesa
Adan#a per"ahan f"ngsi se/ara s"perfi/ial agian #ang engkak dan saki! diser!ai
sirk"lasi dan lingk"ngan kimia-i lokal #ang anormal& sehingga organ !erse"!
!ergangg" dalam men.alankan f"ngsin#a se/ara normal+ $4"dhi!#arasa!i& '((3*+
PENGERTIAN INFEKSI LUKA OPERASI
Infeksi Luka Operasi (ILO) atau Infeksi Tempat Pembedaan (ITP)! Sur"i#a$
SiteInfe#ti%n (SSI) ada$a infeksi pada $uka %perasi atau %r"an!ruan" &an" ter'adi da$am
() ari paska %perasi atau da$am kurun * taun apabi$a terdapat imp$ant+ Sumber
bakteri pada ILO dapat berasa$ dari pasien, d%kter dan tim, $in"kun"an, dan termasuk
'u"a instrumentasi (-ida&at NN, .))/)+
KLASIFIKASI
K$asifikasi SSI menurut Te Nati%na$ N%s%#%mia$ Sur0ei$$en#e Infe#ti%n (NNIS)terba"i
men'adi dua 'enis &aitu insisi%na$ diba"i men'adi superfi#ia$ in#isi%n SSI &an" me$ibatkan
ku$it dan subkutan dan &an" me$ibatkan 'arin"an &an" $ebi da$am &aitu,deep in#isi%na$
SSI+
Lebi 'au, menurut NNSI, kriteria untuk menentukan 'enis SSI ada$a seba"aiberikut 1
a+ Superfi#ia$ In#isi%n SSI (ITP Superfisia$)
2erupakan infeksi &an" ter'adi pada kurun 3aktu () ari paska %perasi dan
infeksitersebut an&a me$ibatkan ku$it dan 'arin"an subkutan pada tempat insisi
den"ansetidakn&a ditemukan sa$a satu tanda seba"ai berikut 1
*+ Terdapat #airan puru$en+
.+ 4itemukan kuman dari #airan atau tanda dari 'arin"an superfisia$+
(+ Terdapat minima$ satu dari tanda5tanda inf$ammasi
6+ 4in&atakan %$e a$i beda atau d%kter &an" mera3at+
b+ 4eep Insi#i%na$ SSI ( ITP 4a$am )
2erupakan infeksi &an" ter'adi da$am kurun 3aktu () ari paska %perasi 'ika tidak
men""unakan imp$an atau da$am kurun 3aktu * taun 'ika terdapat imp$an dan infeksi
tersebut meman" tampak berubun"an den"an %perasi dan me$ibatkan 'arin"an &an"
$ebi da$am (#%nt%, 'arin"an %t%t atau fasia ) pada tempat insisi den"ansetidakn&a
terdapat sa$a satu tanda 1
*+ Ke$uar #airan puru$en dari tempat insisi+
.+ 4eidensi dari fasia atau dibebaskan %$e a$i beda karena ada tanda
inf$ammasi+
(+ 4itemukann&a adan&a abses pada re%perasi, PA atau radi%$%"is+
6+ 4in&atakan infeksi %$e a$i beda atau d%kter &an" mera3at+
#+ Or"an! Spa#e SSI ( ITP %r"an da$am)
2erupakan infeksi &an" ter'adi da$am kurun 3aktu () ari paska %perasi 'ika tidak
men""unakan imp$an atau da$am kurun 3aktu * taun 'ika terdapat imp$an dan infeksi
tersebut meman" tampak berubun"an den"an %perasi dan me$ibatkan suatu ba"ian
an%t%mi tertentu (#%nt%, %r"an atau ruan") pada tempat insisi &an" dibuka atau
dimanipu$asi pada saat %perasi den"an setidakn&a terdapat sa$a satu tanda 1
*+ Ke$uar #airan puru$en dari drain %r"an da$am+
.+ 4idapat is%$asi bakteri dari %r"an da$am+
(+ 4itemukan abses+
6+ 4in&atakan infeksi %$e a$i beda atau d%kter+
FAKTOR5FAKTOR 7ANG 2E2PENGARU-I INFEKSI LUKA OPERASI
2enurut 4e$a&, .))8 fakt%r5fakt%r &an" mempen"arui infeksi $uka %perasi ada$a 1
a+ En0ir%ment
*+ Laman&a 3aktu tun""u pre %perasi di ruma sakit
2enurut -a$e& da$am I3an .))9 men"atakan ba3a bertamba $ama pera3atan
sebe$um %perasi akan menin"katkan resik% ter'adin&a infeksi n%s%k%mia$ dimana
pera3atan $ebi dari : ari pre %perasi akan menin"katkan ke'adian infeksi pas#abeda
dan ke'adian tertin""i didapat pada $ama pera3atan : 5 *( ari (dikutip %$e -adibrata,
*/9/ 1 *:)+ -asi$ pene$itian infe#ti%n rate kira5kira . ka$i $ebi besar sete$a dira3at .
min""u dan ( ka$i $ebi besar sete$a dira3at se$ama ( min""u dibandin"kan bi$a
dira3at *5( ari sebe$um %perasi+ Laman&a %perasi mempen"arui resik% terkena
infeksi n%s%k%mia$, semakin $ama 3aktu %perasi makin tin""i resik%ter'adin&a infeksi
n%s%k%mia$+
2enurut I3an .))9, $in"kun"an ruma sakit ada$a reser0%ir mikr%%r"anisme
dan merupakan sa$a satu sumber infeksi+ Resik% penin"katan infeksi ter'adi pada
3aktu ra3at &an" pan'an"+ -asi$ pene$itian infe#ti%n rate kira5kira . ka$i $ebi besar
sete$adira3at . min""u dan ( ka$i $ebi besar sete$a dira3at ( min""u dibandin"kan
dira3at *5( ari sebe$um %perasi+ 2enurut ;ruse dan F%%rd terdapat ubun"an antara
$ama %spita$isasi sebe$um %perasi den"an insiden infeksi $uka %perasi+ An"ka infeksi
men#apai *,. < pada k$ien &an" dira3at * ari, .,* < pada k$ien &an" dira3at *min""u,
dan (,6 < pada k$ien &an" dira3at . min""u (2a$an"%ni, *//: 1 *6.)+
.+ Teknik septik antisepti#
2enurut I3an .))9, transmisi pen&akit me$a$ui tan"an dapat diminima$isasi
den"an men'a"a i"iene dari tan"an+ Se$ain itu, pen""unaan sarun" tan"an san"at
dian'urkan bi$a akan me$akukan tindakan atau pemeriksaan pada pasien den"an
pen&akit5pen&akit infeksi+ -a$ &an" per$u diin"at ada$a memakai sarun" tan"an ketika
me$akukan tindakan dan men"ambi$ atau men&entu dara, #airan tubu, atau kerin"at,
tin'a, urin, membran muk%sa dan baan &an" kita an""ap te$a terk%ntaminasi, dan
se"era men#u#i tan"an sete$a me$epas sarun" tan"an+
=a'u kusus 'u"a arus dipakai untuk me$indun"i ku$it dan pakaian se$ama kita
me$akukan suatu tindakan untuk men#e"a per#ikan dara, #airan tubu, urin dan
feses+ 2enurut R%ndiant% .))9, terdapat prinsip umum teknik aseptik ruan" %perasi
&aitu 1
a)+ Prinsip asepsis ruan"an
Antisepsis dan asepsis ada$a suatu usaa a"ar di#apain&a keadaan &an"
memun"kinkan terdapatn&a kuman5kuman pat%"en dapat dikuran"i atau ditiadakan,
baik se#ara kimia3i, mekanis atau tindakan fisik+ Termasuk da$am #akupan tindakan
antisepsis ada$a se$ain a$at5a$at beda, se$uru sarana kamar %perasi, semua imp$an,
a$at5a$at &an" dipakai pers%ne$ %perasi (sanda$, #e$ana, ba'u, masker, t%pi dan $ain5
$ainn&a) dan 'u"a #ara membersikan!me$akukan desinfeksi ku$it+
b)+ Prinsip asepsis pers%ne$
Teknik persiapan pers%ne$ sebe$um %perasi me$iputi ( taap, &aitu 1
S#rubbin" (#u#itan"an steri$), G%3nin" (teknik pe""unaan "aun %perasi), dan
G$%0in" (teknik pemakaian sarun" tan"an steri$), a$ ini diper$ukan untuk
men"indarkan baa&a infeksi &an" mun#u$ akibat k%ntaminasi se$ama pr%sedur
pembedaan (infeksi n%s%k%mia$)+
4i sampin" seba"ai #ara pen#e"aan teradap infeksi n%s%k%mia$,
teknik5teknik tersebut 'u"a di"unakan untuk memberikan per$indun"an ba"i
tena"a keseatan teradap baa&a &an" didapatkan akibat pr%sedur tindakan
&an" di $akukan+
#)+ Prinsip asepsis pasien
Pasien &an" akan men'a$ani pembedaan arus diasepsiskan+
2aksudn&a ada$a den"an me$akukan berba"ai ma#am pr%sedur &an"
di"unakan untuk membuat medan %perasi steri$+ Pr%sedur5pr%sedur itu antara
$ain ada$a kebersian pasien, desinfeksi $apan"an %perasi dan tindakan
drapin"+
d)+ Prinsip asepsis instrumen
Instrumen beda &an" di"unakan untuk pembedaan pasien arus
benar5benar berada da$am keadaan steri$+
(+ >enti$asi ruan" %perasi
Untuk men#e"a k%ntaminasi udara pada kamar %perasi, direk%mendasikan
0enti$asi mekanik+ S&stem A; diatur .)5.6 per 'am+ 4en"an desain &an" benar dan
#%ntr%$ &an" baik dari per"erakan staff maka k%ntaminasi udara dapat ditekan diba3a
*))#fu!m( se$ama %perasi 'ika ditemukan kebersian udara+
b+Pasien
*+ Umur
2enurut Pur3andari .))?, ba&i mempun&ai pertaanan &an" $ema teradap
infeksi,$air mempun&ai antib%d& dari ibu, sedan"kan sistem imunn&a masi imatur+
4e3asa a3a$ sistem imun te$a memberikan pertaanan pada bakteri &an" men"in0asi+
Pada usia $an'ut, karena fun"si dan %r"an tubu men"a$ami penurunan, s&stem imun
'u"a men"a$ami perubaan+ Penin"katan infeksi n%s%k%mia$ 'u"a sesuai den"an umur
dimana pada usia ?8 taun ke'adian infeksi ti"a ka$i $ebi serin" daripada usia muda+
.+ Nutrisi dan berat badan
2enurut @i$$iams A =arbu$, .))( da$am 4ea$a& .))8 ba3a ada ubun"an &an"
bermakna antara pen&embuan $uka %perasi den"an status nutrisi+
Sedan"kan menurut R%ndiant% .))9, Kebutuan nutrisi ditentukan den"an men"ukur
tin""i badan dan berat badan, $ipat ku$it trisep, $in"kar $en"an atas, kadar pr%tein dara
(a$bumin dan "$%bu$in) dan keseimban"an nitr%"en+ K%ndisi "iBi buruk dapat
men"akibatkan pasien men"a$ami berba"ai k%mp$ikasi pas#a %perasi dan
men"akibatkan pasien men'adi $ebi $ama dira3at di ruma sakit+ K%mp$ikasi &an"
pa$in" serin" ter'adi ada$a infeksi pas#a %perasi, deisiensi, demam dan pen&embuan
$uka &an" $ama+ Pada k%ndisi &an" serius pasien dapat men"a$ami sepsis &an" bisa
men"akibatkan kematian+
(+ Pen&akit
2enurut Perr& A P%tter .))8, pada pasien den"an diabetes me$$itus ter'adi ambatan
teradap sekresi insu$in akan men"akibatkan penin"katan "u$a dara, nutrisi tidakdapat
masuk ke da$am se$+ Akibat a$ tersebut 'u"a akan ter'adi penurunan pr%tein5ka$%ri tubu
&an" berakibat rentan teradap infeksi+
2enurut Na3asasi .))9, Pasien den"an %perasi usus, 'ika ia 'u"a memi$iki pen&akit $ain
seperti T=;, 42 , ma$nutrisi dan $ain5$ain maka pen&akit5pen&akit tersebut tentu sa'a
amat san"at berpen"aru teradap da&a taan tubu sein""a akan
men""an""upr%ses pen&embuan $uka %perasi+
I3an .))9, men&ampaikan ba3a Fakt%r da&a taan tubu &an" menurun dapat
menimbu$kan resik% terkena infeksi n%s%k%mia$+ Pasien den"an "an""uan penurunan
da&a taan1 immun%$%"ik+ Usia muda dan usia tua berubun"an den"an penurunan
resistensi tubu teradap infeksi+
6+ Obat5%bat &an" di"unakan
2enurut I3an .))9, di da$am tubu manusia, se$ain ada bakteri &an" pat%"en
%p%rtunis, ada pu$a bakteri &an" se#ara mutua$istik &an" ikut membantu da$am pr%ses
fisi%$%"is tubu+ Pen"etauan tentan" mekanisme ketaanan tubu %ran" seat &an"
dapat men"enda$ikan 'asad renik %p%rtunis per$u diidentifikasi se#ara tuntas+ 4en"an
demikian baa&a infeksi den"an bakteri %p%rtunis pada penderita pen&akit berat dapat
diatasi tanpa arus men""unakan antibi%tika+
2enurut I3an .))9, Pen#e"aan infeksi pas#a beda pada k$ien den"an %perasi bersi
terk%ntaminasi, terk%ntaminasi, dan beberapa %perasi bersi den"an pen""unaan
antimikr%ba pr%fi$aksis diakui seba"ai prinsip beda+ Pada pasien den"an %perasi
terk%ntaminasi dan %perasi k%t%r, pr%fi$aksis bukan satu5satun&a pertimban"an+
Pen""unaan antimikr%ba di kamar %perasi, bertu'uan men"%ntr%$ pen&ebaran infeksi
pada saat pembedaan+ Pada pasien den"an %perasi bersi terk%ntaminasi, tu'uan
pr%fi$aksis untuk men"uran"i 'um$a bakteri &an" ada pada 'arin"an muk%sa &an"
mun"kin mun#u$ pada daera %perasi+
Tu'uan terapi antibi%tik pr%fi$aksis untuk men#e"a perkemban"an infeksi den"an
men"ambat mikr%%r"anisme+ ;4; merek%mendasikan parentera$ antibi%tik pr%fi$aksis
searusn&a dimu$ai da$am . 'am sebe$um %perasi untuk men"asi$kan efek terapi
se$ama %perasi dan tidak diberikan $ebi dari 69 'am+ Pada $uka %perasi bersidan
bersi terk%ntaminasi tidak diberikan d%sis tambaan p%st %perasi karena dapat
menimbu$kan resistensi bakteri teradap antibi%tik + =ernard dan ;%$e, P%$k L%peB5
2a&%r membuktikan keefektifan antibi%tik pr%fi$aksis sebe$um %perasi da$am
pen#e"aan infeksi p%st %perasi efektif bersi terk%ntaminasi dan antibi%tik &an"
diberikan sete$a %perasi tidak mempun&ai efek pr%fi$aksis (=ennet, C+>, =ra#man,P,
*//. 1 ?99)+ (7udit&arasati, .)):)