Anda di halaman 1dari 6

Gelombang Transversal

29JUN


Gelombang transversal adalah gelombang yang arah gangguannya (arah getarannya)
tegak lurus terhadap arah merambat gelombang. Gambar gelombang transversal
sebagai berikut :





Istilah-istilah dalam gelombang transversal :
Puncak gelombang adalah titik tertinggi pada gelombang (misal b dan f)
Dasar gelombang adalah titik-titik terendah pada gelombang (misal d dan h)
Bukit gelombang adalah lengkungan obc atau efg
Lembah gelombang adalah cekungan cde atau ghi
Amplitude (A) adalah nilai mutlak simpangan terbesar yang dapat dicapai oleh partikel
(misal b b
1
atau d d
1
)



Panjang Gelombang () adalah jarak antara dua puncak berurutan (misal bf ) atau jarak
antara dua dasar berurutan (misal dh)
Gelombang transversal merambat pada medium padat karena gelombang ini
membutuhkan medium yang relatif kaku untuk merambatkan energi getarnya. Jika
medium tempat merambat tidak kaku, partikel medium akan saling meluncur. Dengan
demikian, gelombang transversal tidak dapat merambat dalam medium fluida (zat cair
dan gas).


Gelombang transversal dapat diperoleh dengan menarik sebuah slinki dalam arah
horizontal, kemudian menggetarkan ujung slinki ke atas dan ke bawah, energi getaran
tersebut akan dipindahkan dari ujung yang satu ke ujung yang lain dan terbentuklah
gelombang. Pada saat energi getaran berpindah, medium tempat gelombang merambat
bergerak ke atas dan ke bawah sehingga gerak medium tersebut tegak lurus terhadap
gerak gelombang.




Gelombang Transversal
Untuk mengetahui apa pengertian gelombang transversal coba lakukan
percobaan sederhana berikut. Kamu ambil sebuah tali dan pita, kemudian tali tersebut
kamu pegang ujungnya dan ujung yang lain suruh teman kamu untuk memegannya.
Sementara pita tersebut kamu ikatkan pada tengah-tangah tali. Kemudian hentakan
ujung tali yang kamu pegang. Apa yang terjadi pada tali tersebut? Apa yang terjadi
pada pita yang kamu ikatkan pada tengah-tengah tali?


Ketika kamu menghentakkan ujung tali sementara ujung yang lainnya dipegang
temanmu, akan terbentuk gelombang yang menjalar dari ujung yang kamu pegang ke
ujung yang dipegang temanmu. Arah gelombang tersebut adalah mendatar atau
horizontal.


Pita yang diikatkan pada tali akan mengalami gerakan naik dan turun setiap kali
gelombang melewatinya. Pita tidak ikut merambat, tetapi hanya bergerak ke atas
kemudian ke bawah jika gelombang telah melewatinya. Gerakan pita adalah vertikal.






Ternyata, gelombang pada tali merambat secara horizontal dan arah getarannya
vertikal. Dengan demikian arah perambatan gelombang dan arah getarannya saling
tegak lurus. Gelombang seperti ini disebut dengan gelombang transversal.
Jadi, pengertian gelombang transversal adalah gelombang yang arah
perambatannya tegak lurus terhadap arah getarannya.



Diferensasi parsial
Pada saat kita menggunakan suatu fungsi yang hanya memiliki satu variable, y = f(x)
maka kita bisa menulis koefisien diferensial :




Jika kita mempertimbangkan sebuah fungsi dari dua variable atau lebih, Nilai dari fungsi
ini akan merubah setiap variable,
X
2
+y
2
+z
2
= a
2





Diferensial dari fungsi z dimana merubah fungsi x dan y adalah :



Gelombang memiliki sifat dualisme, yaitu dapat bersifat sebagai partikel dan gelombang. Gerak
gelombang sangat erat kaitanya dengan gerak osilasi. Gerak gelombang hanya dapat diamati pada
kondisi fisis yang terjadi. Sifat fisis tersebut dapat berupa medan electromagnet, deformasi pada
pegas, tekanan dalam gas, regangan pada benda padat dan lainnya.





Frekuensi getaran adalah jumlah getaran yang dilakukan dalam satu detik maka ;

f = 1/T (Hertz)
Persamaan Gelombang
Bagian ini akan melakukan gerakan vertikal harmonik sederhana, itu adalah osilator sederhana . Itu
perpindahan y akan, berbeda dengan waktu dan juga dengan x, posisi sepanjang String di mana kita
memilih untuk mengamati osilasi Persamaan gelombang karena itu akan menghubungkan y
perpindahan dari osilator tunggal untuk jarak x dan waktu t

3 gaya yang bekerja pada elemen melengkung panjang ds adalah T di sudut dengan sumbu di salah
satu ujung dari elemen, dan T di sudut + d di ujung lain. Panjang
dari elemen melengkung


Gambar 5.3 Elemen Pengungsi dari string ds panjangx dx dengan T ketegangan bertindak di sudut
pada x dan pada + d pada x + dx