Anda di halaman 1dari 7

Metastasis

1. Tumor Supratentorial
Setiap tahun jumlah pasien di onkologi terus tumbuh, dengan demikian, tingkat kematian akibat tumor
ganas menempati tempat kedua di dunia, setelah penyakit kardiovaskular. Insiden lesi metastasis
intrakranial relatif tinggi. Meskipun metastasis dapat diamati pada usia berapa pun, lebih sering
ditemukan pada pasien usia lanjut, dan lebih dari 75% pasien berada dalam kisaran usia 45-70 tahun.
Metastasis terutama berlokasi di daerah subkortikal tetapi dapat juga ditemukan di daerah substansia
alba, baik dalam supratentorial maupun infratentorial, ruang subarachnoid, sistem ventrikel dan dapat
daerah ekstrakranial. Gejala klinis tergantung lokasi metastasis, tingkat kerusakan jaringan otak dan
intensitas edema perifokal. (Ebook)
Karakteristik histologi dari tumor metastasis adalah sangat bervariasi. Gambaran mikroskopis dari
metastasis menyerupai struktur dari tumor primer. Karsinoma paru-paru adalah salah satu
sumber yang paling sering menyebabkan metastasis otak, sekitar 50% pasien dengan tumor ini memiliki
metastasis tersebut. Melanoma adalah penyebab tersering kedua yang menyebabkan metastasis otak.
Penyebab tersering ketiga adalah kanker payudara. (Ebook)

2. Tumor Infratentorial
Metastasis sering ditemukan di fossa posterior pada orang dewasa. Kanker paru-paru dan kanker
payudara adalah penyebab tersering pada metastasis infratentorial. Tumor lain yang dapat
menyebabkan metastasis ke otak adalah melanoma, karsinoma ginjal, dan kanker kelenjar tiroid.