Anda di halaman 1dari 3

Muthia Fadhila

1111012024
BAB 1 PENDAHULUAN
1. Jelaskan tujuan pemeriksaan kimia dan landasan dasar pelaksanaan
pemeriksaan kimia

Jawaban : tujuannya adalah untuk menentukan jenis atau macam zat yang
menyusun bahan kimia.
a. Pemeriksaan jenis, tujuannya menentukan jenis atau macam zat yang
menyusun bahan kimia
b. Pemeriksaan jumlah, menentukan jumlah zat yang terdapat dalam bahan
kimia

2. Dapatkah suatu sistem mengalami perubahan fase? Jelaskan dengan
contohnya

Jawaban : suatu sistem dapat mengalami perubahan fase, contohnya pada
sistem air-es. Air merupakan fase cair namun karena es memiliki sifat
fisika yang berbeda maka es termasuk fase padat meskipun pada
dasarnya air-es itu sama mengandung H2O.

3. Suatu senyawa mengandung 90,4% Pb dan 9,4% O. Bagaimana rumus
empiris senyawa tersebut

Jawaban : jumlah nisbi Pb =

= 0,4362
Jumlah nisbi O =

= 0,5875
Pb : O = 0,436 : 0,587 = 2 : 3
Rumus empiris = Pb2O3

4. Hitunglah jumlah mol yang terdapat dalam 112 gram serbuk besi

Jawaban : gram = 112 g
Mol =

= 2 mol

5. Hitunglah tara asam sulfat dari reaksi berikut :
H2SO4 + Zn = ZnSO4 + H2
Jawaban : H
2
SO
4
2H
+
+ SO
4
2-

Jadi satu mol proton dari H
2
SO
4
setara dengan 2 ekivalen

6. Hitunglah tara perak nitrat dari reaksi berikut :
AgNO3 + NaCl = AgCl + NaNO3

Jawaban : AgNO
3
Ag
+
+ NO
3
-

Jaditaradari AgNO
3
adalah 1 ekivalen

7. Berapa butir zarah besi yang terdapat dalam 56 gram serbuk besi?
Jawaban :

jumlah partikel = mol x bil Avogadro


Jumlah partikel = 1 mol x 6,02 x 10
23

jumlah partikel = 6,02 x 10


23

mol = 1 mol Jadi jumlah partikel 56 gram Fe adalah 6,02 x 10
23
zarah

8. Hitunglah jumlah gram kalium bikromat yang dibutuhkan untuk
membuat 250 ml larutan 0,1 M
Jawaban :





9. Hitunglah jumlah gram asam sulfat yang diperlukan untuk membuat
500 ml larutan 0,1 N
Jawaban :