Anda di halaman 1dari 2

FORMULASI LIPSTIK MENGGUNAKAN LIPOSOM MAGNESIUM

ASKORBIL FOSFAT YANG DIBUAT DENGAN


METODE REVERSE PHASE EVAPORATION

Joshita Djajadisastra1, Sutriyo2, Yang Disa Karina3


1
Universitas Indonesia,Depok
2
Universitas Indonesia,Depok
3
Universitas Indonesia,Depok

Email korespondensi : joshita@farmasi.ui.ac.id

Kerusakan jaringan termasuk bibir dapat disebabkan oleh radikal bebas yang berasal dari
polusi udara, merokok, atau mengkonsumsi makanan yang sudah tengik, dapat dicegah
dengan radical scavenger, yaitu antioksidan yang dapat meredam atau menghentikan reaksi
radikal pada jaringan. Magnesium Askorbil Fosfat (MAF, suatu antioksidan yang stabil,
bersifat sebagai pelembab dan merangsang pembentukan kolagen, direncanakan
diformulasikan ke dalam lipstik untuk mengatasi masalah di atas, namun karena sifatnya
yang hidrofilik, MAF dienkapsulasi terlebih dahulu menjadi liposom dengan Metode
Reverse Phase Evaporation, yang kemudian diformulasikan kedalam lipstik. Pembentukan
liposom MAF juga dimaksudkan untuk mempermudah MAF mencapai lapisan dermis.
Liposom dibuat dalam tiga formula menggunakan lesitin dan kolesterol dengan
perbandingan 10 : 1 (formula I), 10 : 2 (formula II), dan 10 : 3 (formula III) menghasilkan
efisiensi penjerapan MAF sebesar 62,00 %, 67,26 %, dan 73,44 %. Formula III yang
menghasilkan efisiensi jerapan terbesar diukur ukuran partikelnya dengan menggunakan
particle size analyzer, dan diperoleh ukuran partikel rata-rata sebesar 0,496 µm. Formulasi
lipstik dibuat menjadi lima formula yang pengembangannya berdasarkan hasil evaluasi.
Lipstik terbaik didapatkan yang memenuhi kriteria penampilan fisik, tekstur polesan,
homogenitas warna, kekerasan, dan titik lebur.

Kata kunci : liposom, lipstik, magnesium askorbil fosfat, reverse phase evaporation