Anda di halaman 1dari 43

PERUBAHAN DALAM

KEANGGOTAAN
KONSEP-KONSEP UMUM UNTUK MENCATAT
PERUBAHAN KEANGGOTAAN DALAM
PERSEKUTUAN
Persekutuan sebagai entitas terpisah dari Individu-
individu sekutu dan penggunaan GAAP
Beberapa persekutuan memilih mengikuti atau
mentaati prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku
umum dalam proses akuntansi dan pelaporan
keuangan
Dengan mengikuti GAAP dan pendefinisian
sebagai entitas terpisah dari individu sekutu,
perubahan keanggotaan dalam persekutuan akan
dicatat seperti entitas korporasi mencatat jika ada
perubahan investornya

Persekutuan Sebagai Sekumpulan Hak
kepemilikan Sekutu Dan Penggunaan Akuntansi
Non GAAP
Banyak persekutuan menggunakan transaksi
perubahan keanggotaan persekutuan sebagai
kesempatan untuk merevaluasi aset dan kewajiban
persekutuan yang ada atau untuk mencatat goodwill
yang belum dicatat
Praktik revaluasi aset bersih atau pengakuan
goodwill tidak sesuai dengan GAAP
Revaluasi aset diperlukan untuk menilai secara tepat
ekuitas tiap sekutu dalam persekutuan saat ini
Sekutu Baru Membeli Kepemilikan
Seseorang bisa memperoleh hak kepemilikan dalam
persekutuan secara langsung dari satu atau lebih sekutu
yang ada saat ini
Dalam transaksi ini, kas atau aset lain ditukar diluar
persekutuan, dan pencatatan yang dilakukan dalam
pembukuan persekutuan hanyalah reklasifikasi modal
dalam persekutuan
Konsep yang sering digunakan adalah Nilai Buku (book
value of a partnership)
Nilai Buku Persekutuan adalah jumlah modal, yang juga
merupakan selisih antara jumlah aset dan kewajiban
Nilai buku ini sangat penting karena digunakan sebagai
dasar dalam revaluasi aset dan pengakuan goodwill
Ilustrasi
Persekutuan AB memiliki Nilai buku Rp.30.000.000 dimana
modal Aldi Rp.20.000.000 dan Bayu Rp.10.000.000 dengan
persentase laba tanggal 1 Januari 20X3 adalah 60:40
Berikut informasi seputar kasus ini adalah:
1. Tanggal 1 Januari 20X3 Citra menjadi sekutu dalam bisnis
mereka. Persekutuan yang dihasilkan disebut persekutuan
ABC
2. Citra membeli seperempat kepemilikan dalam modal
persekutuan langsung dari Aldi dan Bayu dengan jumlah
biaya perolehan Rp.9.000.000, dengan membayar
Rp.5.900.000 kepada Aldi dan Rp.3.100.000 kepada Bayu.
3. Citra akan diberikan 25 persen bagian dalam pembagian laba
atau rugi persekutuan. Sisa 75% akan dibagi antara Aldi dan
Bayu sesuai dengan proporsi 60:40
Ditanyakan:
Berapa persentase Laba atau Rugi dari masing-
masing sekutu lama?
Buatlah jurnal yang mengindikasikan reklasifikasi
modal masing-masing sekutu!
Hitunglah Nilai wajar Persekutuan!
Susun Jurnal setelah adanya Revaluasi Aset
Jawab!!!!
Jawab
Persentase Laba atau Rugi masing-masing sekutu:
-----------------------------------------------------
Sekutu Persentase Laba
-----------------------------------------------------------------
Aldi ..45.. (75% X 60)
Bayu ..30...(75% X 40)
Citra 25
------
100
===
----------------------------------------------------------------------

Jurnal untuk mencatat reklasifikasi modal
masing-masing sekutu adalah:
Modal Citra (Rp.30.000.000 X 25%) = Rp.7.500.000
Modal Aldi (Rp.20.000.000 X25%) = Rp.5.000.000
Modal Bayu (Rp.10.000.000 X 25%) = Rp.2.500.000
Jurnal 1 Januari 20X3
Modal Aldi 5.000.000
Modal Bayu 2.500.000
Modal Citra 7.500.000
Dalam kasus ini, modal yang dikredit kepada Citra hanya
Rp.7.500.000, sekalipun Rp.9.000.000 yang dibayarkan
untuk seperempat kepemilikan. Pembayaran
Rp.9.000.000 mencerminkan untuk perhitungan nilai
wajar
Nilai Wajar Persekutuan
Harga perolehan = Nilai wajar X 25%
Nilai Wajar Rp.36.000.000
Nilai buku Persekutuan adalah Rp.30.000.000
Pembayaran Rp.9.000.000 dilakukan secara langsung
kepada individu sekutu, dan tidak akan menjadi
bagian dari aset pesekutuan
Selisih antara nilai wajar dengan nilai bukunya
mengindikasikan bahwa aset yang dinilai terlalu
rendah atau adanya goodwill yang belum dicatat.
Dengan kasus ini maka persekutuan
merevaluasi asetnya, misalnya Tanah
Susunlah Jurnal setelah Revaluasi Aset
Tanah direvaluasi sebesar Rp.6.000.000, sehingga
peningkatan tersebut dialokasikan sesuai dengan
proporsi modalnya
Jurnalnya:
Tanah 6.000.000
Modal Aldi 3.600.000
Modal Bayu 2.400.000
Pemindahan seperempat kepemilikan modal
persekutuan keseluruhan kepada Citra adalah
Modal Aldi 5.900.000
Modal Bayu 3.100.000
Modal Citra 9.000.000
SEKUTU BARU MELAKUKAN INVESTASI DI
PERSEKUTUAN
Tiga kondisi dapat terjadi jika sekutu baru melakukan investasi
di persekutuan, yaitu:
Kasus 1. Investasi sekutu baru sama dengan proporsi sekutu
baru terhadap nilai buku persekutuan
Kasus 2. Investasi sekutu baru lebih besar dari proporsi sekutu
baru terhadap nilai buku persekutuan. Hal ini mengindikasikan
bahwa nilai aset bersih persekutuan sebelumnya dicatat terlalu
rendah di pembukuan atau adanya goodwill yang belum
dicatat.
Kasus 3. Investasi sekutu baru lebih kecil dari proporsi sekutu
baru terhadap nilai buku persekutuan. Hal ini mengindikasikan
bahwa nilai aset bersih persekutuan sebelumnya dicatat terlalu
tinggi di pembukuan atau sekutu baru memberikan kontribusi
goodwill sebagai tambahan aset lain
Langkah pertama untuk menentukan bagaimana menghitung
masuknya sekutu baru adalah dengan menghitung proporsi
sekutu baru terhadap nilai buku persekutuan
Proporsi sekutu baru Persentase
terhadap nilai buku = Modal
persekutuan X Atas
Sekutu
Baru

Modal Investasi
Sekutu + Sekutu

Sebelumnya Baru
Proporsi sekutu baru terhadap nilai buku persekutuan
dipergunakan untuk membandingkan jumlah investasi
yang dilakukan oleh sekutu baru untuk menentukan
prosedur akuntansi yang harus dilakukan dalam
penerimaan sekutu baru
Bandingkan investasi sekutu baru dengan
proporsinya terhadap nilai buku persekutuan
Menetukan metode penerimaan
Metode Penerimaan sekutu baru ketika terjadi
perbedaan antara investasi sekutu baru
dengan proporsi terhadap nilai bukunya:
Ada tiga metode, yaitu:
1. Revaluasi Aset Bersih
2. Pengakuan Goodwill
3. Metode Bonus
Gambaran Umum Akuntansi Penerimaan Sekutu Baru
Langkah 1 :
Membandingkan
Proporsi Nilai Buku
dan Investasi Sekutu
Baru
Langkah 2 : Metode Alternatif
Untuk mencatat Penerimaan Sekutu
Baru
Observasi Kunci
Biaya perolehan
Investasi > Nilai Buku
(Kasus 2)
1. Revaluasi aset bersih menuju nilai
pasar dan alokasikan kepada
sekutu lama
2. Catat goodwill yang belum diakui
dan alokasikan kepada sekutu lama
3. Alokasikan bonus kepada sekutu
lama
Sekutu lama menerima peningkatan
nilai aset, goodwill, atau bonus sebesar
kelebihan biaya perolehan investasi
sekutu atas nilai buku
Mencatat peningkatan nilai aset atau
goodwill kepada sekutu lama yang
meningkatkan modal persekutuan

Biaya perolehan
Investasi = Nilai Buku
(Kasus 1)
1. Tidak ada revaluasi, bonus atau
goodwill
Tidak ada alokasi lebih lanjut yang
diperlukan karena sekutu baru akan
menerima bagian modal sebanding
dengan investasinya
Biaya Perolehan
Investasi < Nilai Buku
(Kasus 3)
1. Revaluasi aset bersih menuju nilai
pasar dan alokasikan kepada
sekutu lama
2. Mengakui goodwill yang dibawa
sekutu baru
3. Alokasikan bonus kepada sekutu
baru
Sekutu lama memperoleh alokasi
penurunan nilai aset yang terjadi
sebelum penerimaan sekutu baru
Mencatat penerimaan nilai aset yang
menghasilkan penurunan modal
sedangkan mencatat goodwill sekutu
baru menghasilkan peningkatan modal
Ilustrasi Kasus 1
Pada tanggal 1 Januari 20X3, modal dari persekutuan
AB adalah Rp.30.000.000. Modal Aldi Rp.20.000.000
dan Modal Bayu Rp.10.000.000. Rasio pembagian
laba antara Aldi dan Bayu adalah 60:40
Citra diminta menjadi sekutu baru. Citra akan
mendapatkan seperempat kepemilikan modal.
Buatlah skedul penerimaan sekutu baru, beserta
metode yang digunakan dengan ke tiga alternatif
metode tersebut!
Jawab
Bandingkan investasi sekutu baru dengan
proporsi nilai bukunya terhadap persekutuan
----------------------------------------------------------
Investasi pada persekutuan Rp.10.000.000
Proporsi nilai buku sekutu baru:
(Rp.30.000.000 + Rp.10.000.000 ) X 25% (Rp.10.000.000)
------------------
Selisih (Investasi Nilai buku) Rp.-0-
Karena nilai investasi sama dengan nilai buku atau
25 % proporsi nilai buku sekutu baru,
mengimplikasikan bahwa aset bersih telah dinilai secara
wajar
Modal yang dihasilkan sama dengan modal awal
ditambah investasi sekutu baru
Tidak ada revaluasi, bonus atau goodwill
Jurnal 1 Januari 20X3
Kas 10.000.000
Modal Citra 10.000.000
Skedul akuntansi yang menggambarkan Kasus 1
Modal
Sebelumnya
Investasi
Sekutu Baru
Proporsi Nilai
Buku
Persekutuan
Sekutu Baru
(25%)
Total
Modal
Yang
Dihasilkan
Bagian
Sekutu Baru
atas Total
Modal Yang
Dihaslkan
(25%)
Investasi
sekutu baru
sama
dengan
proporsi
nilai buku
Rp.30.000.000 Rp.10.000.000 Rp.10.000.000 40.000.000 10.000.000
Tidak ada
revaluasi,
bonus, atau
goodwill
40.000.000 10.000.000
Ilustrasi Kasus : 2
Dalam beberapa kasus, seorang sekutu dapat
melakukan investasi lebih besar dari porsi
kepemilikannya atas nilai buku persekutuan
Misalnya: Diasumsikan Citra menginvestasikan
Rp.11.000.000 untuk seperempat kepemilikan modal
dalam persekutuan
Buatlah skedul penerimaan sekutu baru, beserta
metode yang digunakan dengan ke tiga alternatif
metode tersebut!


Jawab
Bandingkan Investasi Sekutu Baru dengan proporsi
nilai bukunya, sebagai berikut:
---------------------------------------------------------------
Investasi pada persekutuan Rp.11.000.000
Proporsi nilai buku sekutu baru:
(Rp.30.000.000 + Rp.11.000.000) X 25% Rp. (10.250.000)
-------------------- -
Selisih (Investasi > Nilai Buku) Rp. 750.000
Metode yang digunakan untuk kasus tersebut adalah:
Revaluasi Aset, pada alternatif ini yang dilakukan
adalah :
a. Nilai buku aset dinaikkan ke nilai pasarnya
b. Modal sekutu lama dinaikkan sebanding dengan
kenaikan peningkatan nilai buku aset
c. Modal persekutuan yang dihasilkan sama dengan
saldo awal ditambah nilai revaluasi aset ditambah
investasi sekutu baru
Ilustrasi Revaluasi Aset
Persekutuan memiliki tanah dengan nilai buku Rp.4.000.000,
tetapi penilaian terkini mengindikasikan bahwa tanah tersebut
memiliki nilai wajar Rp.7.000.000
Peningkatan nilai tanah dialokasikan kepada modal sekutu
lama sesuai dengan proporsi laba/rugi 60 : 40
Persekutuan mencatat jurnal untuk revaluasi aset tanah
tersebut:
Tanah 3.000.000
Modal Aldi 1.800.000
Modal Bayu 1.200.000

Investasi Citra sebesar Rp.11.000.000 menjadikan modal
persekutuan bernilai Rp.44.000.000
Bagian sekutu baru atas modal yang dihasilkan
(Rp.30.000.000 + Rp.11.000.000 + Rp.3.000.000 ) X
25% = Rp.11.000.000
Jurnal untuk mencatat penerimaan Citra ke dalam
persekutuan
Kas 11.000.000
Modal Citra 11.000.000
Ilustrasi Pengakuan Goodwill
Sekutu lama dan sekutu baru setuju bahwa disebabkan karena
upaya sekutu lama, persekutuan memiliki potensi
menghasilkan laba dan goodwill senilai Rp.3.000.000 harus
diakui berdasarkan fakta tersebut
Hitunglah estimasi nilai goodwill pada saat penerimaan sekutu
baru!
Buatlah Jurnal dari hasil estimasi goodwill sekutu baru serta
alokasikan goodwill tersebut!
Berapa bagian modal yang dihasilkan oleh sekutu baru dan
persekutuan!

Jawab
Estimasi Goodwill Rp.3.000.000 pada saat
penerimaan sekutu baru
-------------------------------------------------------------------
Langkah1
25 % dari estimasi modal yang dihasilkan Rp.11.000.000
Estimasi jumlah modal yang dihasilkan (11.000.000 :25%) Rp.44.000.000
===========
Langkah 2
Estimasi jumlah modal yang dihasilkan Rp.44.000.000
Jumlah aset bersih tidak termasuk goodwill Rp. 41.000.000
=========
Estimasi goodwill Rp.3.000.000
========
b.
Goodwill 3.000.000
Modal Aldi 1.800.000
Modal Bayu 1.200.000
Mengakui goodwill yang belum dicatat

Kas 11.000.000
Modal Citra 11.000.000
Menerima Citra sebagai sekutu baru untuk seperempat bagian
modal
Alasan lain mencatat goodwill karena sekutu
baru menginginkan saldo modalnya sama
dengan jumlah yang diinvestasikan
Bagian sekutu baru atas total modal yang dihasilkan :
(Rp.30.000.000 + Rp.11.000.000 + Rp.3.000.000) X25%
= Rp.11.000.000
Bagian modal yang dihasilkan oleh persekutuan:
(Rp.30.000.000 + Rp.3.000.000 + Rp.11.000.000)
= Rp.44.000.000
Ilustrasi Metode Bonus
Selisih Investasi > Nilai buku sebesar Rp.750.000
yang dibayarkan oleh Citra adalah BONUS yang
dialokasikan kepada sekutu lama
Buatlah jurnal dari bonus yang dihasilkan tersebut!
Hitunglah berapa total modal yang dihasilkan oleh
persekutuan dan sekutu baru atau Citra!
Buatlah Skedul akuntansi yang menggambarkan
konsep akuntansi dari ketiga alternatif tersebut!

a. Bonus dialokasikan kepada sekutu lama
Kas 11.000.000
Modal Aldi 450.000
Modal Bayu 300.000
Modal Citra 10.250.000
b. Bagian modal yang dihasilkan oleh sekutu baru
dan persekutuan
(Rp.30.000.000 + Rp.11.000.000 ) X 25% = Rp. 10.250.000

Skedul Akuntansi yang menggambarkan ketiga
alternatif tersebut
Modal
Sebelumnya
Investasi
Sekutu
Baru
Proporsi Nilai
Buku
Persekutuan
Sekutu Baru
(25%)
Total Modal
Yang
Dihasilkan
Bagian Sekutu
Baru atas
Modal Yang
Dihasilkan
(25%)
Kasus 2
Investasi sekutu baru
lebih besar dari
proporsi nilai buku
30.000.000 11.000.000 10.250.000
1. Revaluasi Aset
dengan meningkatkan
nilai tanah sebesar
Rp.3.000.000
44.000.000 11.000.000
2. Mengakui goodwill
sebesar Rp.3.000.000
untuk sekutu lama
3. Bonus Rp.750.000
dialokasikan kepada
sekutu lama
44.000.000
41.000.000
11.000.000
10.250.000
Kasus 3: Investasi Sekutu Baru Lebih Kecil Dari
Proporsi Nilai Buku Persekutuan
Fakta bahwa nilai investasi sekutu baru lebih rendah
dari proporsi nilai buku persekutuan mengindikasikan
persekutuan memiliki aset yang nilainya terlalu tinggi
Atau sekutu lama mengakui bahwa sekutu baru
memiliki kontribusi nilai dalam bentuk pengalaman
dan keahlian yang dibutuhkan persekutuan
Dalam Kasus 3: Ada tiga alternatif ketika
mengakui investasi lebih rendah dari nilai buku
yang diakuisisi
1. Revaluasi Nilai Aset yang Menurun, pada
alternatif ini yang dilakukan adalah:
a. Nilai buku aset diturunkan untuk mencatat
penurunan nilainya
b. Modal sekutu lama diturunkan sebanding dengan
penurunan nilai buku aset
c. Modal persekutuan yang dihasilkan lebih rendah
dari saldo modal awal ditambah nilai aset yang
diturunkan ditambah investasi sekutu baru
2. Mengakui goodwill yang dibawa sekutu baru.
Dengan metode ini yang dilakukan adalah:
a. Goodwill dan keunggulan lain yang dibawa sekutu
baru dicatat dan dimasukkan ke dalam saldo modal
sekutu baru
b. Modal sekutu lama dibiarkan tidak berubah
c. Modal persekutuan yang dihasilkan sama dengan
saldo modal awal ditambah nilai goodwill yang
dibawa sekutu baru ditambah investasi sekutu baru
3. Menggunakan Metode Bonus, Dengan metode
ini yang digunakan adalah
a. Sekutu baru mendapatkan bonus dari modal sekutu
lama yang akan menurunkan bagian bonus mereka
yang nantinya dibayarkan kepada sekutu baru
b. Modal persekutuan yang dihasilkan sama dengan
saldo modal awal ditambah investasi sekutu baru
Ilustrasi
Citra menginvestasikan Rp.8.000.000 dalam bentuk kas dan
sejumlah nilai tambah yang bisa dianggap sebagai goodwill
a. Buatlah skedul Akuntansi yang menggambarkan nilai
perbadingan nilai investasi tersebut dengan proporsi nilai
bukunya dengan ketiga metode alternatif yang dilakukan
yakni : (a) Revaluasi Aset, (b) Mengakui goodwill, (c)
Metode Bonus
b. Apabila Goodwill yang diakui Rp.2.000.000, serta revaluasi
aset yang diketahui adalah nilai buku persediaan adalah
Rp.14.000.000 tetapi menurut penilaian terkini nilai wajar
dari persediaan adalah Rp.8.000.000 karena mengalami
kerusakan
c. Dalam setiap metode buatkan perhitungannya serta buatkan
jurnalnya
d. Simpulkan perbedaan dari masing-masing metode terhadap
kasus ke 2

Menentukan Biaya Investasi Sekutu Baru
Dalam beberapa situasi akuntan diminta untuk
menentukan jumlah investasi yang harus
dikontribusikan oleh sekutu baru
Ketika menentukan biaya investasi sekutu baru,
sangatlah penting untuk mencatat total modal
persekutuan yang dihasilkan dan persentase
kepemilikan yang masih ditahan oleh sekutu lama
Ilustrasi
Aldi dan Bayu ingin memasukkan Citra sebagai sekutu baru.
Modal sekutu lama Rp.30.000.000, dimana Rp.20.000.000
dimiliki oleh Aldi dan Rp.10.000.000 dimiliki oleh Bayu
Para sekutu berkeinginan untuk memasukkan Citra dengan hak
kepemilikan sebesar 25%
Sekutu lama menyetujui bahwa aset persekutuan harus
direvaluasi sehingga bertambah sebesar Rp.3.000.000 untuk
mengakui peningkatan nilai tanah yang dimiliki persekutuan
Berapakan Investasi yang harus dikontribusikan oleh Citra
sebagai sekutu baru untuk seperempat kepemilikan!

Jawab
----------------------------------------------------------------
75% total modal yang dihasilkan Rp.33.000.000
Total modal yang dihasilkan (100%) Rp.44.000.000
Total modal sekutu lama (Rp.33.000.000)
-------------------- -
Kontribusi kas yang dibayarkan oleh sekutu baru Rp.11.000.000
=======

Berhentinya Seorang Sekutu Dari Persekutuan
Ketika seorang sekutu berhenti atau mengundurkan diri dari
persekutuan, maka persekutuan secara tidak langsung
dibubarkan, tetapi sekutu lainnya mungkin masih
berkeinginan melanjutkan operasi usaha
Pada umumnya sekutu yang tersisa membeli bagian sekutu
yang berhenti dengan akuisisi langsung atau persekutuan
membeli bagian kepemilikan sekutu yang berhenti tersebut
Jika sekutu yang tersisa membeli langsung kepemilikan
sekutu yang berhenti, satu-satunya jurnal pada pembukuan
persekutuan adalah mencatat reklasifikasi modal sesama
sekutu
Jika persekutuan mengakuisisi bagian sekutu yang berhenti,
persekutuan harus mencatat pengurangan jumlah modal
persekutuan akibat penurunan aset atas pembayaran kepada
sekutu yang berhenti
Ada tiga perhitungan Harga pembelian ketika
seorang sekutu berhenti dari persekutuan
1. Harga Pembelian Sama Dengan Saldo Kredit Modal
Sekutu
2. Harga Pembelian Lebih Besar Dari Saldo Kredit
Modal Sekutu
3. Harga Pembelian Lebih Kecil Dari Saldo Kredit
Modal Sekutu
Ilustrasi : Harga pembelian Sama dengan
Saldo Kredit Modal Sekutu
Misalnya, Aldi mengundurkan diri dari Persekutuan
ABC pada saat saldo modalnya Rp.55.000.000.
Jurnalnya adalah
Modal Aldi 55.000.000
Kas 55.000.000
Mencatat mundurnya Aldi dari persekutuan
NB: Jika persekutuan tidak dapat membayar dana
sejumlah Rp.55.000.000 kepada Aldi pada saat
pengunduran diri, maka persekutuan harus mencatat
sebagai kewajiban atas sisa yang belum terbayar!