Anda di halaman 1dari 20

Page 1

Oleh,
Hj. SITI AMINAH, S.Kep, M.Kes
PENCEGAHAN PENYAKIT YANG
BERKAITAN DENGAN KESEHATAN
IBU DAN ANAK
Page 2
A. Konsep Pencegahan Penyakit

Secara umum pencegahan atau preventiv
dapat diartikan sebagai tindakan yang
dilakukan sebelum peristiwa yang
diharapkan (atau diduga) akan terjadi,
sehingga peristiwa tadi tidak terjadi atau
dapat dihindari
Page 3

Tindakan pencegahan dapat dilakukan
baik fase prepatogenesis, yaitu sebelum
mulainya proses penyakit, maupun fase
patogenesi, yaitu sesudah memasuki
proses penyakit mengikuti konsep proses
Riwayat Alamiah penyakit yang kita anut.


Page 4
1. pencegahan primer yang dilakukan dalam fase pre-
patogenesis sebelum proses itu terjadi
2. pencegahan sekunder dimana proses penyakit sudah
mulai memasuki fase patogenesis tapi masih dalam
tahap ringan dan belum nyata, dan
3. pencegahan tersier dimana dalam fase patogenesis
tersebut proses penyakit sudah nyata dan berlanjut dan
mungkin dalam taraf sudah akan berakhir (sembuh,
menahun, kelainan yang menetap atau kematian)

Tindakan pencegahan dibagi menjadi 3 :


Page 5
Kesehatan Ibu dan Anak adalah suatu
program yang meliputi pelayanan dan
pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu
nifas, ibu dengan komplikasi kebidanan,
keluarga berencana, bayi baru lahir,
bayi baru lahir dengan komplikasi, bayi
dan Balita, remaja, dan Lansia
B. Konsep Kesehatan ibu dan anak

Page 6
Tujuan dari program pencegahan penyakit
dalam peningkatan status kesehatan ibu dan anak ini :
a. Menurunkan kematian (mortality) dan kejadian sakit
(morbility) dikalangan ibu , kegiatan program ini
ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu selama
kehamilan bersalin dan menyusui
b. Meningkatkan kesehatan anak melalui pemantauan
status gizi dan pencegahan sedini mungkin
berbagai penyakit yang bisa di cegah dengan
imunisasi dasar sehingga anak dapat tumbuh dan
berkembang secara optimal.
Page 7
A. Memeriksa Kesehatan Ibu Hamil (ANC)
Kehamilan sangatlah penting pada ibu hamil karena
Pada saat ini sering terjadi anemia, kekurangan gizi dll.
Akibat yang terjadi dari adanya komplikasi-komplikasi dapat
dikurangi dengan diberikannya perawatan prenatal yang
baik. Tetapi kondisi social ibu dan kehamilannta ini memang
sedemikian rupa sehingga kunjungan pada perawaran
prenatal seringkali dilupakan / terlambat/ dilakukan dengan
tidak teratur.
Perlu pemberian pendidikan tentang gizi, asupan tablet zat
besi atau vitamin.komplikasi selama kehamilan. Perannya
adalah mengkajo memberitahu factor-faktor resiko,
mendeteksi dan menangani komplikasi yang terjadi.
Ruang lingkup program Upaya Pencegahan
penyakit yang berkaitan dengan kesehatan ibu
dan anak :

Page 8
B. Mengamati Perkembangan Dan Pertumbuhan Anak
Balita
Ruang lingkup kegiatan :
a. Memantau pertumbuhan anak melalui penimbangan
anak secara rutin setiap bulan di puskesmas atau
posyandu. Indicator keberhasilan pemantauan status gizi
balita ditulis di KMS.
b. Memberikan penyuluhan gizi kepada masyarakat.
Pemberian Makanan Tambahan dilakukan melalui
demontrasii pemilihan bahan makanan yang bergizi dan
cara masaknya.
c. Pemberian vitamin A zat besi untuk bumil dan susu.
Pemberian obat cacing untuk anak yang kurang gizi.
Page 9
C. Memberikan Pelayanan KB pada Pasangan Usia
Subur
Tujuan : menurunkan angka kelahiran dan
meningkatkan kesehatan ibu sehingga akan
berkembang HKKBS
Ruang lingkup kegiatan :
a. Mengadakan penyuluhan KB baik di puskesmas dan
posyandu kegiatan penyuluhan ini adalah konseling
pada PUS
b. Menyediakan alat-alat kontrasepsi
c. Menjelaskan fungsi dan efek samping alat
kontrasepsi.
Page 10
D. Pengobatan Ibu dan Anak
Tujuan : memberi pengobatan dan perawatan
di puskesmas
Ruang lingkup kegiatan :
a. Menegakkan diagnose, memberikan
pengobatan untuk yang berobat jalan atau
pelayanan rawat inap di puskesmas
b. Merujuk penderita sesuai dengan jenis
pelayanan yang di perlukan
c. Menyelenggarakan puskel
Page 11
E. Kualitas Keluarga
1. Pendidikan
2. Usia pernikahan
3. Kedudukan wanita dalam keluarga
4. Perilaku bersih dan sanitasi lingkungan pemukiman
5. Kemiskinan
6. Hambatan geografis , jarak yang jauh

F. Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu , Bayi dan Anak
1. Pelayanan untuk ibu hamil dan bayi
2. Persalinan
3. Posyandu/ deteksi dan intervensi dini
4. BKB,PADU,PPA,TPA,TK jangkauannya masih kecil



Page 12
G. Dampak Pada Bayi dan Anak
1. BBLR
<2,5kg : 450.000 pertahun
2. Perawatan BBL < 1 bulan tidak memadai
3. Status gizi bayi dan anak
4. Status imunisasi : 10 % (450.000) imunisasi dasar
belum lengkap
5. Kesehatan gigi
6. Penyakit dan kematian bayi dan anak , ada
hambatan geografis dan kemiskinan
7. Perkembangan terlambat menjadi kecerdasan
kurang
8. Masalah pendidikan
9. Masalah sosial


Page 13
H. Upaya-upaya untuk menurunkan morbiditas-mortalitas
Meningkatkan kualitas tumbuh kembang dan perlindungan anak :

1. LANGSUNG PADA BAYI/ ANAK
a. Pertolongan persalinan dan BBL oleh nakes di
sarana kesehatan
b. Pencegahan dan penanggulangan penyakit
menular : imunisasi , perilaku bersih
c. Program perbaikan gizi : penggunaan ASI,
makanan tambahan setelah 6 bulan,
pemberantasan kecacingan, perawatan
gigi,prioritas keluarga miskin.
d. Stimulasi dini : kognitif ( kecerdasan), afektif
(emosi, kasih sayang) , psikomotor
(keterampilan gerak, bicara, bahsa, social)
melalui BKB,PADU/ECD
e. Pemantauan tumbuh kembang secara teratur.
Page 14

2. MELALUI IBU
a. Memperbaiki status gizi ibu : kurang gizi kronik , anemia,
kekurangan yodium
b. Meningkatkan pendidikan ibu : kemampuan membaca,
menyerap dan menerapkan informasi
c. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu:
1. Perencanaan keluarga
2. Kesehatan ibu : pencegahan anemia, infeksi , kurang gizi
3. Perawatan kehamilan
4. Persalinan yang aman
5. Perawatan bayi/ balita
6. Stimulasi bayi-balita sejak dini
7. Perilaku bersih
Page 15
d. Meningkatkan pengetahuan dan sikap
ibu tentang : hak-hak anak,pencegahan
perlkauan salah pada anak, penelantaran
anak, eksploitasi anak, dampak putus
sekolah terpaksa bekerja, anak jalanan,
anak di pengungsianm penggunaan
NAPZA
e. Meningkatkan keterampilan ibu dalam
ekonomi
Page 16
3. MELALUI REMAJA PEREMPUAN
(CALON IBU)
a. Meningkatkan kesehatan remaja :
1. Perbaikan status gizi
2. Imunisasi
3. Pencegahan infeksi
4. Pencegahan penggunaan NAPZA
5. Kehamilan remaja
6. Kecelakaan
Page 17
b. Peningkatan pengetahuan dan sikap remaja
1. Perencanaan keluarga
2. Perawatan kehamilan
3. Perencanaan persalinan yang aman
4. Perawatan bayi/balita
5. Stimulasi bayi-balita
6. Perilaku bersih
c. Melibatkan remaja perempuan dalam kegiatan
posyandu, KB, untuk meningkatkan pengetahuan
keterampilan dan kesiapan remaja menjadi calon ibu
d. Hak hak anak, pencegahan prilaku salah pada
anak,pengabaian penelantaran anak, eksploitasi
anak,dll

Page 18
4. MELALUI KELUARGA
a. Meningkatkan pendidikan ayah
Kemampuan membaca , menyerap dan menerapkan
informasi
b. Meningkatkan keterampilan ekonomi keluarga,
peningkatan penghasilan , pemanfaatan potensi di rumah
tangga
c. Meningkatkan pengetahuan sikap ayah tentang:
1. Perencaan keluarga
2. Kesehatan ibu
3. Perawatan kehamilan
4. Perencanaa persalinan yang aman
5. Perawatan bayi- balita sejak dini
6. Stimulasi bayi-balita sejak dini
7. Perilaku bersih
Page 19
d. Meningkatkan pengetahuan dan sikap
ayah mengenai hak-hak anak
pencegahan perilaku salah pada
anak,penelantaran anal,eksploitasi anak
dampak putus sekolah, anak jalanan,
anak dipengungsian penggunaan
NAPZA,dll
Page 20

TERIMA KASIH