P. 1
1Permendiknas No. 22 Tahun 2006

1Permendiknas No. 22 Tahun 2006

|Views: 80|Likes:
Dipublikasikan oleh Misterheri Piwan

More info:

Published by: Misterheri Piwan on Nov 21, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2010

pdf

text

original

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang

STANDAR ISI
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Materi Minimal dan Tingkat Kompetensi Minimal, Minimal untuk Mencapai Kompetensi Lulusan Minimal

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2 / 46

Memuat :
1 2 1 3 2 4 1 5
Kerangka Dasar Kurikulum Click to add Title Struktur Kurikulum Click to add Title Beban Belajar Click to add Title Kurikulum Tingkat Click to add Title Satuan Pendidikan Kalender Pendidikan Click to add Title

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

3 / 46

5 Kelompok Mapel :

 membentuk peserta didik menjadi Agama dan Akhlak Mulia manusia beriman dan takwa dan berakhlak mulia  Mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

4 / 46

Kewarganegaraan dan Kepribadian Iptek

 peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak dan kewajibannya dalam kehidupan  untuk memperoleh kompetensi lanjut iptek serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri  untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni  meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama dan hidup sehat
5 / 46

Estetika

Jasmani Olahraga Kesehatan
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Prinsip Pengembangan Kurikulum
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Beragam dan terpadu Tanggap terhadap perkembangan iptek dan seni Relevan dengan kebutuhan kehidupan Menyeluruh dan berkesinambungan Belajar sepanjang hayat Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

6 / 46

Prinsip Pelaksanaan Kurikulum
1. Peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan. Menegakkan 5 pilar belajar. Peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan dan percepatan. Suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka dan hangat.

2. 3. 4.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

7 / 46

5.

Menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar Mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan daerah Diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan

6. 7.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

8 / 46

Struktur Kurikulum
1. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum Merupakan pola dan susunan matapelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran Kompetensi terdiri atas Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Muatan Lokal dan Pengembangan Diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum sekolah

2.

3.

4.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

9 / 46

Struktur Kurikulum SD
No. Komponen A Mata Pelajaran
1. Pend. Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dan Keterampilan 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Kelas I

Kelas II

Kelas III

Kelas
IV, V , VI

3 2 5 5 4 3 4 4 2 2 *)
26
10 / 46

B C

Muatan Lokal
Pengembangan Diri

Jumlah
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

27

28

32

Struktur Kurikulum SMP
Komponen VII A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 10. Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal C. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2*) 32 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2*) 32 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2*) 32 Kelas dan Alokasi Waktu VIII IX

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 11 / 46

Struktur Kurikulum SMA
Komponen A. Mata Pelajaran 1. Pend.Agama 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. PKn Bhs.Indonesia Bhs.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah X-1 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38 12 / 46 X- 2 2 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2* 38

10. Geografi 11. Ekonomi 12. Sosiologi 13. Seni Budaya 14. PenJasOrKes 15. TIK 16. Ketrampilan/Bhs.Asing B. Muatan Lokal C. Pengembangan Diri Jumlah MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Program IPA
Komponen/Kelas-Semester A. Mata Pelajaran 1. Pend.Agama 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. PKn Bhs.Indonesia Bhs.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah XI-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 13 / 46 XI-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2* 39

10. Seni Budaya 11. PenJasOrKes 12. TIK 13. Ketrpl/Bhs.Asg B. Muatan Lokal C. Pengemb.Diri Jumlah MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Program IPS
Komponen/Kelas/Semester A. Mata Pelajaran 1. Pend.Agama 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. PKn Bhs.Indonesia Bhs.Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi XI-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 14 / 46 XI-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 2 2* 39

10. Seni Budaya 11. PenJasOrKes 12. TIK 13. Ketrpl/Bhs.Asg B. Muatan Lokal C. Pengemb.Diri Jumlah MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Program Bahasa
Komponen/Kelas/Semester A. Mata Pelajaran 1. Pend.Agama 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. PKn Bhs.Indonesia Bhs.Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing Antropologi Sejarah XI-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XI-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-1 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39 XII-2 2 2 5 5 3 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2* 39

10. Seni Budaya 11. PenJasOrKes 12. TIK 13. Keterampilan B. Muatan Lokal C. Pengemb.Diri Jumlah MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

15 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SMK (GENERIK)
KOMPONEN A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 5.1. Matematika Kelompok Seni, Pariwisata, dan Teknologi Kerumahtanggaan 5.2. Matematika Kelompok Sosial, Administrasi, Perkantoran, dan Akuntansi 5.3. Matematika Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian 6. Ilmu Pengetahuan Alam 6.1. IPA 6.2. Fisika 6.2.1 Fisika Kelompok Pertanian 6.2.2 Fisika Kelompok Teknologi 6.3 Kimia 6.3.1 Kimia Kelompok Pertanian 6.3.2 Kimia Kelompok Teknologi dan Kesehatan MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 330 403 516 192 192 276 192 192 192 192 192 440 DURASI WAKTU (Jam)

16 / 46

Lanjutan…STRUKTUR KURIKULUM SMK (GENERIK)
6.4 Biologi 6.4.1 Biologi Kelompok Pertanian 6.4.2 Biologi Kelompok Kesehatan 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Seni Budaya 9. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 10. Kejuruan 10.1 KKPI 10.2 Kewirausahaan 10.3 Dasar Kompetensi Kejuruan 10.4 Kompetensi Kejuruan B. Muatan Lokal C. Pengembangan Diri 202 192 140 1044 192 (192) 192 192 128 128 192

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

17 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Dasar Luar Biasa Tunanetra (SDLB/A)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu I II III IV, V, dan VI 3

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia

2 5 5 4 3 4 4 2 2 2 *) 28 29 30 34

4. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dan Keterampilan 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri *) Jumlah:
Keterangan: *) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

18 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Dasar Luar Biasa Tunarungu (SDLB/B)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu I II III IV, V, dan VI 3

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia

2 5 5 4 3 4 4 2 2 2 *) 28 29 30 34

4. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dan Keterampilan 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri *) Jumlah:
Keterangan: *) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

19 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Dasar Luar Biasa Tunadaksa (SDLB/D)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu I II III IV, V, dan VI 3

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia

2 5 5 4 3 4 4 2 2 2 *) 28 29 30 34

4. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dan Keterampilan 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri *) Jumlah:
Keterangan: *) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

20 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS Struktur Kurikulum Sekolah Dasar Luar Biasa Tunalaras (SDLB/E)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu I II III IV, V, dan VI 3

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia

2 5 5 4 3 4 4 2 2 2 *) 28 29 30 34

4. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dan Keterampilan 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri *) Jumlah:
Keterangan: *) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

21 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Dasar Luar Biasa (Tunagrahita Ringan (SDLB/C), Tunagrahita Sedang (SDLB/C1), Tunadaksa Sedang SDLB/D1), dan Tunaganda (SDLB/G) Komponen Kelas dan Alokasi Waktu***) I, II, dan III 29 – 32 (Pendekatan Tematik) IV, V, dan VI

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dan Keterampilan 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan b. Muatan Lokal c. Program Khusus *) d. Pengembangan Diri Jumlah:
Keterangan: *) Disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan peserta didik. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

30 (Pendekatan Tematik)

2 2 2**) 29 – 32 34

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

22 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunanetra (SMPLB/A)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX

a. Mata Pelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu Pengetahuan Alam Seni dan Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Keterampilan vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) 2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) Jumlah
Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi & Mobilitas d. Pengembangan Diri

34

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

23 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunarungu (SMPLB/B)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX

a. Mata Pelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu Pengetahuan Alam Seni dan Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Keterampilan vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) 2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) Jumlah
Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi & Mobilitas d. Pengembangan Diri

34

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

24 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunadaksa (SMPLB/D)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX

a. Mata Pelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu Pengetahuan Alam Seni dan Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Keterampilan vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) 2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) Jumlah
Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi & Mobilitas d. Pengembangan Diri

34

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

25 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunalaras (SMPLB/E)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX

a. Mata Pelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu Pengetahuan Alam Seni dan Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Keterampilan vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) 2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) Jumlah
Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

2 2 2 2 3 2 3 2 2 10 2 2 2**) 34

b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi & Mobilitas d. Pengembangan Diri

34

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

26 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunagrahita Ringan (SMPLB/C), Tunagrahita Sedang (SMPLB/C1), Tunadaksa Sedang (SMPLB/D1) dan Tunaganda (SMPLB/G)
Kelas dan Alokasi Waktu***) Komponen VII VIII IX

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu Pengetahuan Alam Seni dan Budaya Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) 20 2 2 2***) Jumlah 34 20 2 2 2***) 34 20 2 2 2***) 34 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik

b. Muatan Lokal c. Program Khusus **) d. Pengembangan Diri

Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan peserta didik. ***) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

27 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunanetra (SMALB/A)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni dan Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36

Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

28 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunarungu (SMALB/B)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni dan Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36

Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

29 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunadaksa (SMALB/D)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni dan Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36

Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

30 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunalaras (SMALB/E)
Komponen Kelas dan Alokasi Waktu X XI XII

a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni dan Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Muatan Lokal c. Program Khusus Orientasi dan Mobilitas d. Pengembangan Diri Jumlah 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36 2 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2**) 36

Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

31 / 46

STRUKTUR KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN KHUSUS
Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunagrahita Ringan (SMALB/C), Tunagrahita Sedang (SMALB/C1), Tunadaksa Sedang (SMALB/D1), Tunaganda (SMALB/G) Kelas dan Alokasi Waktu***) Komponen X XI XII a. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Ilmu Pengetahuan Alam 8. Seni dan Budaya 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 10. Keterampilan Vokasional /Teknologi Informasi dan Komunikasi *) b. Muatan Lokal c. Program Khusus **) d. Pengembangan Diri Jumlah 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 24 2 2***) 36 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik 10 Pendidikan Tematik

Keterangan: *) Keterampilan vokasional/teknologi informasi dan komunikasi merupakan paaket pilihan. Jenis keterampilan vokasional/teknologi informasi yang dikembangkan, diserahkan kepada sekolah sesuai potensi daerah. **) Disesuaikan dengan kelainan dan kebutuhan peserta didik ***) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

32 / 46

BEBAN BELAJAR
Beban belajar diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sistem : - Tatap Muka (TM) - Penugasan Terstruktur (PT) - Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT)

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

33 / 46

• TM : Kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik • PT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk peserta didik, dirancang guru untuk mencapai kompetensi - Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh guru • KMTT : Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk peserta didik, dirancang guru untuk mencapai kompetensi Waktu penyelesaian penugasan ditentukan oleh siswa
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 34 / 46

Sekolah menyelenggarakan program pendidikan dengan SISTEM PAKET atau SKS
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 35 / 46

SISTEM PAKET
Sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh mata pelajaran dan beban studi yang sudah ditetapkan untuk setiap tingkatan kelas, sesuai dengan struktur yang berlaku pada satuan pendidikan dimaksud.
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 36 / 46

Sistem Kredit Semester
Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

37 / 46

Kategori
Formal Standar Formal Mandiri
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Paket
Dapat -

SKS
Dapat Wajib

38 / 46

• Struktur kurikulum yang telah • Struktur kurikulum untuk

tersusun diselenggarakan dengan menggunakan sistem paket digunakan dengan SKS akan disusun tersendiri

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

39 / 46

Kegiatan Pengembangan Diri

• Tidak termasuk beban belajar,

karena substansinya dipilih sendiri oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan, minat, dan bakat. 2 (dua) jam pelajaran.
40 / 46

• Dialokasikan waktu ekuivalen
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

BEBAN BELAJAR
Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka untuk setiap Satuan Pendidikan (Sistem Paket)

Satuan Pendidikan

Kelas

satu jam jumlah Minggu waktu Jumlah pemb.tatap jam efektif pembelajaran jam per muka pemb. Per per tahun per tahun tahun (Menit) Minggu ajaran (@ 60 menit) 45 38 -39 34 - 38 1292 -1482 jam 969 - 1111,5 pembelajaran (58140 - 66690 menit)

   

 SMA

X s.d. XII

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

41 / 46

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
1. Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan 2. Sekolah dan Kepala Sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan : • Kerangka dasar kurikulum, dan • Standar kompetensi • di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan atau Provinsi.

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

42 / 46

Kalender Pendidikan

• Kalender

pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar, dan hari libur.

• Kalender

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

43 / 46

Lanjutan Kalender Pendidikan
NO KEGIATAN ALOKASI WAKTU KETERANGAN Digunakan untuk pembelajaran efektif satuan pendidikan kegiatan pada setiap 1 Minggu efektif Minimum 34 belajar minggu dan maksimum 38 minggu 2 Jeda tengah semester Maksimum 2 minggu

Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II

3 Jeda Maksimum 2 antarsemes-ter minggu 4 Libur akhir tahun pelajaran Maksimum 3 minggu

Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

44 / 46

NO

KEGIATAN

ALOKASI WAKTU

KETERANGAN

5 Hari libur keagamaan

2 – 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Maksimum 2 Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah. minggu Maksimum 1 Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri minggu kekhususan masing-masing. Maksimum 3 Digunakan untuk kegiatan yang diprogramkan minggu secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif.

6 Hari libur umum/ nasional 7 Hari libur khusus 8 Kegiatan khusus sekolah

MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

45 / 46

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Terima Kasih
MATERI PELATIHAN KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 46 / 46

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->