Anda di halaman 1dari 26

KELOMPOK II

MISBACH HUSNI
ITHA
ELISABET NATALIA
YENNI
CINDHY ALFIANI . R
SINTA

Hewan laboratorium atau hewan percobaan adalah hewan yang sengaja
dan diternakan untukdipakai sebagai hewan model,guna mempelajari dan
mengembangkan berbagai macam bidang ilmu dalam skala penelitian atau
mengamati laboratorium
Ditinjau dari segi sistem pengelolaannya atau cara pemeliharaannya, di
mana faktor keturunan dan lingkungan berhubungan dengan sifat biologis
yang terlihat/karakteristik hewan percobaan, maka ada 4 golongan hewan,
yaitu :
1) Hewan liar.

2) Hewan yang konvensional, yaitu hewan yang dipelihara secara
terbuka

3) Hewan yang bebas kuman spesifik patogen, yaitu hewan yang dipelihara
dengan sistim barrier (tertutup).
4) Hewan yang bebas sama sekali dari benih kuman
1. Mencit

Cendrung berkumpul bersama
Penakut, fotofobik
Lebih aktif pada malam hari
Aktivitas terhambat dengan kehadiran
manusia
Tidak mengigit

Kingndom : Animalia

Divisio : Chordata

Class : Mamalia

Ordo : Rodentia

Family : Muridae

Genus : Mus

Spesies : Mus musculus
Mencit merupakan hewan pengerak yang berkembanh biak dengan
cepat,mudah dipelihara dalam jumlah banyak,hidup di berbagai
iklim,baik di kandang maupun secara bebas.Cenderung berkumpul
dengan sesamanya,sembunyi dan aktif pada malam hari.Mencit hidup
di daerah yang cukup banyak penyebarannya.

Mencit dapat dipegang dengan memegang ujung ekornya dengan
tangan kanan, biarkan menjangkau / mencengkeram alas yang kasar
(kawat kandang). Kemudian tangan kiri dengan ibu jari dan jari telunjuk
menjepit kulit tengkuknya seerat / setegang mungkin. Ekor dipindahkan
dari tangan kanan, dijepit antara jari kelingking dan jari manis tangan
kiri. Dengan demikian, mencit telah terpegang oleh tangan kiri dan siap
untuk diberi perlakuan.


Dipegang ekornya ,dipegang dengan tangan kanan

Mencit (mus musculus ) dibiarkan mencengkram
kandang

Ibu jari dan jari telunjuk kiri menjepit kulit ,sekuat dan
seerat mungkin

Ekornya di pindahkan dan dijepit antara jari manis dan
kelingking
2. Tikus
Sangat cerdas
Tidak begitu fotofobik
Aktivitasnya tidak terhambat dengan
kehadiran manusia
Bila diperlakukan kasar atau dalam
keadaan defisiensi nutrisi, cendrung
menjadi galak dan sering menyerang
Dapat hidup sendiri di kandangnya
Cara memperlakukan tikus :

Kingndom : Animalia

Filum : Chordata

Class : Mamalia

Ordo : Rodentia

Family : Murudae

Genus : Rattus

Spesies : Rattus norvegicus
Tikus atau rat ( rattus norvegicus) telah diketahui sifat-
sifatnya dengan sempurna ,mudah dipelihara,merupakan
hewan yang relattif sehat dan cocok untik berbagai macam
penelitian.Terdapat beberapa jalur atau varietas tikus yang
memiliki kekhususan tertentu antara lain : berwarna albino
putih,berkepala kecil,dan ekornya lebih panjang dari pada
badannya.


Diangkat tikus pada bagian pangkal ekornya
Diletakan pada permukaan kasar
Letakan tangan kiri dibelakang tubuh atau
punggung,lalu diselipkan kepala pada jari
antara telunjuk
Ibu jari,jari manis,dan jari kelingking
diselipkan disekitar perut sehinnga kaki
depan kiri dan kanan terselip antara jari-jari
Tikus putih siap diberi perlakuan sesuai rute
pemberian obat yang di inginkan
3. Kelinci
Jarang bersuara kecuali dalam kondisi
nyeri yang luar biasa.
Cendrung berontak bila kenyamannya
terganggu.
Sangat rentan terhadap angin langsung
dan udara dingin.
Untuk perlakuan yang hanya memerlukan
kepala, masukkan ke dalam holder.

Kingndom : Animalia

Filum : Chordata

Class : Mamalia

Ordo : Lopomorotha

Family : Corporidae

Genus : Oryctolagus

Spesies : Oryctolagus cuniculus


Kelinci pada umumnya tidak berbahaya bila
didekati dan dipegangi dengan lembut .Akan
tetapi kadang-kadang pejantan dewasa dan
betina yang baru melahirkan dapat menggit
atau mencakar dengan kaki belakang terutama
diperlakukan dengan kadsar atau
pengekangannya (restrain) tideak
sempurna.Kelinci yang dewasa (berumur lebih
dari tiga bulan) sering-sering berkelahi,oleh
karena itu hewan tersebut harus dikandangkan
dengan sendiri-sendiri.
Kelinci di pegang pada bagian belakang
kaki depan
Tangan kiri menopang pada bagian
belakang pantat
Posisi kelinci dihadapkan ke depan
Kelinci siap diberi perlakuan sesuai rute
pemberian obat yang diinginkan.
4.Marmut ( Cavia procellus )
Kingndom : Animalia
Filum : Chordata
Class : Mamalia
Ordo : Rodenta
Family : Caridae
Genus : Cavia
Spesies : Cavia prosellus
Marmut merupakan binatang pengerat yang termasuk dalam keluarga
bajing. Marmut merupakan Hewan Peliharaan yang bersarang di dalam
tanah dan melakukan hibernasi selama musim dingin.
Marmut juga merupakan binatang diurnal yang dapat ditemukan di
pegunungan sebagai habitatnya. Marmut memberikan siulan untuk
memberikan tanda bahaya pada koloninya karena tergolong hewan
sosial.

Marmut dapat dibedakan dengan bajing dari bentuk tubuhnya, mereka
dapat dikenali dari bentuk tubuhnya yang pendek dan gemuk. Selain itu
juga mempunyai dua pasang kaki yang pendek, denga kaki depan
dilengkapi cakar. Pada setiap kaki terdapat empat atau lima jari.

Adapun tubuh marmut diliputi bulu tebal, dengan ekor terjuntai panjang
di bagian belakangnya. Marmut mempunyai sepasang mata dan
sepasang telinga yang agak menjorok sehingga seperti tidak tampak
karena tertutup bulu.


Marmut di pegang pada bagian belakang
kaki depan
Tangan kiri menopang pada bagian
belakang pantat
Posisi marmut di hadapkan ke depan
Marmut siap diberi perlakuan sesuai
dengan rute pemberian obat yang sesuai
5. Hamster ( Crytulus griseus)
Aktif pada malam hari
Senang menjaga kebersihan
Menimbun makanan di dalam mulut
Tidur terlentang
Berdiri diatas dua kaki belakang dan
mengerakan kumis
Berlari di dalam kincir atau roda putar
Mengupas makanan sambil terlentang
Saling gigit sesama jenisnya
Meloncat ke belakang (salto)
Kerajaan : Animalia (hewan)
Filum : Chordata (memiliki chorda)
Subfilum : Vertebrata
Kelas : Mammalia
Ordo : Crytulus
Spesies : Crytulus griseus

Hamster dikenal masa kebuntingan yang
singkat,mudah dijinakan,mempunyai kantung di
pipinya,umu8m toleran dan dan mampu keluar
dari kandang.Jenis hamster yang digunakan
untuk penelitian di laboratorium adalah (
crysetulus griseus ).Jenis yang lain adalah
gloden hamster yangdigunakan di laboratorium
dan sebagai hewan kesayangan ( pet animal)
memperlihatkan sifat imun toleran baik
terhadap jaringan homolog maupun heterelog
THANK YOU

WASSALAMUALAIKUM