Anda di halaman 1dari 20

Praktikum Penilaian Formasi 2014 38

BAB IV
Pembahasan

4.1 Kualitatif
Pada percobaan kelompok sembilan pada saat melakukan
pembacaan metode quick look pada interval 2111 sampai 2115 meter.
Pembacaan pertama pada level 2111 meter termasuk kedalam zona
air karena ILM sama dengan ILD maka tidak terjadi rembesan, SP dan
GR menunjukkan zona permeable. MSFL pada kedalaman ini
menunjukka kandungan air pada zona ini max, kemudian nilai sonic
(DT) semakin kecil menunjukkan zona tersebut memiliki porous yang
bagus. Dengan nilai calliper sebesar 9.9 maka lubang bor tersebut
keadaanya good dan tidak terjadi washout. Maka didapatkan hasil
lithology batuannya limestone.
Pada level 2112 meter nilai ILD lebih besar dari nilai ILM terjadi
karena nilai yang didapatkan tidak sejajar. SP dan GR kecil maka
termasuk zona permeable dan nilai ILD dan ILM semakin kecil maka
zona tersebut tidak terakumulasi oleh gas. Nilai sonic semakin kecil
menunjukkan porous yang bagus. Nilai density yang mendekati garis
minimum maka kandungannya gas. Nilai calliper sebesar 10 maka
lubang bor tersebut keadaanya good dan tidak terjadi washout.
lithology batuannya adalah limestone.
Pada level 2113 meter menunjukkan zona air dikarenakan nilai
ILD lebih kecil dn RHOB dengan NPHI sejajar. Nilai SP dan GR yang
semakin kecil menunjukkan bahwa zona tersebut permeable. Dengan
ILD sama dengan ILM maka zona ini tidak terjadi rembesan. Nilai ILD
dan ILM yang semakin besar maka zona tersebut terakumulasi gas.
Nilai sonic (DT), semakin kecil menunjukkan porous semakin bagus
dengan nilai density yang mendekati garis minimum menunjukkan
kandungan gas. Dengan nilai calliper sebesar 9.9 maka lubang bor
39

Praktikum Penilaian Formasi 2014
tersebut keadaanya good dan tidak terjadi washout. Maka didapatkan
hasil lithology batuannya adalah limestone.
Pada level 2114 meter termasuk zona minyak karena ILD lebih
besar dari ILM maka terjadi rembesan karena nilai yang didapatkan
tidak sejajar. Nilai SP dan GR kecil menunjukkan bahwa zona tersebut
termasuk zona permeable. Apabila nilai ILD dan ILM semakin kecil
maka zona tersebut terakumulasi gas. Nilai sonic kecil menunjukkan
porous bagus dengan nilai density yang mendekati garis minimum
menunjukkan kandungan gas. Dengan nilai calliper sebesar 10 maka
lubang bor tersebut keadaanya good dan tidak terjadi washout. Maka
didapatkan hasil lithology batuannya adalah limestone.
Pada level 2115 meter termasuk kedalam zona air karena ILM
lebih besar dari pada ILD lalu dikarenakan nilai ILD tidak sama
dengan ILM berarti terjadi rembesan pada zona tersebut. Nilai SP dan
GR kecil menunjukkan zona tersebut permeable. Apabila nilai ILD
semakin dan ILM semakin besar maka zona tersebut terakumulasi
oleh gas. Nilai density kecil berarti mengandung zona gas, kemudian
nilai sonic (DT) semakin kecil menunjukkan zona tersebut ber porous
yang semakin bagus. Dengan nilai calliper sebesar 10 maka lubang
bor tersebut keadaanya good dan tidak terjadi washout. Maka
didapatkan hasil lithology batuannya adalah limestone.










40

Praktikum Penilaian Formasi 2014
4.2 Kuantitatif
Tabel 4.1
Hasil Pembacaan Metode Quick Look
pada Interval 2111-2115 m

Berikut data Log Header yang didapatkan dalam Praktikum
Penilaian Formasi :
Run number = 2
Log date = 11 SEPTEMBER 2014
Depth-Driller = 2173.00 M
Depth Logger = 2174.00 M
Bottom log interval = 2172.00 M
Top log interval = 1447.00 M
Casing-Driller = 1448.00 M
Casing-Logger = 1427.00 M
Casing Diameter = 9.6250 inch
Bit Size = 8.5000 inch
Hole Fluid type = LIGNOSULFONATE
Fluid Density = 1.1100 gm/cc
Fluid Viscosity = 46.0000 s
Fluid pH = 9.5
Fluid Loss = 4.0000 C3
Mud Sample Source = flowline
RM @ Surface = 0.9500 Ohmm
Interval Level
Log Permeable Log Resistivity Log Porosity
SP GR Cal ILM ILD MSFL RHOB NPHI DT
2
1
1
1


2
1
1
5

2111 33 35 9.9 100 100 100 2.3 0.15 81
2112 32 20 10 20 60 40 2.25 0.18 85
2113 32 28 9.9 18.4 18.2 22 2.38 0.10 77.5
2114 40 20.2 10 18.3 18.4 40 2.4 0.12 80
2115 50 37.5 10 19.3 19.2 40 2.35 0.18 80
41

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Mud temp surface = 30.56 degC
MC Temp Sample = 30.00 degC
RMF@surface = 0.7500 Ohm-m
MF Temp Surface = 30.00 degC
RMC@Surface = 1.0800 Ohmm
Source of RMF/RMC = MEAS/MEAS
Mud Filtrat Sample Temp = 106.67 degC
Mud Sample Temp = 106.67 degC
Mud Cake Sample Temp = 106.67 degC
Time circ. Stopped = 11:00 HRS
Time logger at btm = 13.30
Surface hole temp = 26.70 degC
Bottom hole temp = 106.67 degC
Surface temperature = 26.70 degC
Max recorded temp = 106.67 degC
Logging Unit Loc = PJU
Record by = Mr. Taram
Witness = Mr. Gats
Total depth = 2150.00 M
Berikut data composite dari sumur X dalam praktikum
penilaian formasi:
Company = AKAMIGAS
Well Name = MINYAK-01
Field = BALONGAN
Country = INDONESIA
Latitude = 31241276.00 M
Longitude = 1325344.40
Permanent Datum = MSL
Elevation of PD = .00 m
Elevation of DF = 12.95 M
Elevation Ground Iv = 8.30 M
42

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Elevation Log Zero = 12.95 M
Above Perm. Datum = 12.95 M
Log Meassured from = DF
Drill measured from = DF
Service = DN
Other Services Ln 1 = DT-GR
Other Services Ln 2 = DIL
Service Company = AKAMIGAS LOGGING
Number of run = 1
Date Plotted = 21-11-2014
Time Plotted = 10:14:57

Keterangan : kedalaman 2111 m
Diketahui : GR read = 25 API
GR maks = 150 API
GR min = 0 API
GR Indeks = 0.23
matrik = 2.65 gr/cc
densitas = 2.3 gr/cc
formasi fluida = 1 gr/cc
DLog = 0.21
V Shale = 0.09
NPHI = 0.15
NLog = 0.15
V Shale = 0.09
Deff = 0.12
Neff = 0.06
BHT = 106.67 degc
TS = 26.70 degc
D = 2111 m
TDL = 2.50m
43

Praktikum Penilaian Formasi 2014
TS = 26.70 degc
TF = 2096.47 degc
Rmf = 0.02 Ohm-m
Rxo = 100 Ohm-m
Rt = 100 Ohm-m
a = 1
Rw = 0.02 Ohm-m
eff = 0.95
m = 2
Rt = 100 Ohm-m
Lithology = Limestone
Sw = 0.15
Ditanya : GR Indeks = ?
V Shale = ?
DLog = ?
Deff = ?
NLog = ?
Neff = ?
eff = ?
TF = ?
Rmf = ?
Rw = ?
Sw = ?
Shc = ?
Dijawab :
GR Indeks
GR Indeks =
- min
maks - min

=
-
-

= 0.23
44

Praktikum Penilaian Formasi 2014
V Shale
V Shale = 0.09
= 9 %
DLog
DLog =
matrik- densitas
matrik- formasi fuida

=
-
-

= 0.21
Deff
Deff = DLog - V Shale
= 0.21 0.09
= 0.12
NLog
NLog = NPHI
= 0.15
Neff
Neff = NLog - V Shale
= 0.15 0.09
= 0.06
eff
eff =

(
eff
)

(
eff
)

()

()


= 0.095
= 9.5 %



45

Praktikum Penilaian Formasi 2014
TF
TF = *
(-)

+
= *
(- )

+
= 2096.47 degC
Rmf
Rmf = (
s
f

= (



= 0.02 Ohm-m
Rw
Rw = (
mf
o
) t
= (

) 100
= 0.02 Ohm-m
Sw
Sw = *
a

m
t
+


= *

()


= 0.15
Shc
Shc = 1 Sw
= 1 0.15
= 0.85
Jadi dari data perhitungan diatas dapat disimpulkan pada
kedalaman 2111 meter, merupakan zona yang mengandung
hidrokrabon lebih banyak dan sedikit air.
46

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Keterangan : kedalaman 2113 m
Diketahui : GR read = 28 API
GR maks = 150 API
GR min = 0 API
GR Indeks = 0.187
matrik = 2.56 gr/cc
densitas = 2.38 gr/cc
formasi fluida = 1 gr/cc
DLog = 0.115
V Shale = 0.05
NPHI = 0.10
NLog = 0.10
V Shale = 0.05
Deff = 0.065
Neff = 0.02
BHT = 106.67 degc
TS = 26.70 degc
D = 2113 m
TDL = 2150 m
TS = 26.70 degc
TF = 2098.45 degc
Rmf = 0.02 Ohm-m
Rxo = 22 Ohm-m
Rt = 18.2 Ohm-m
a = 1
Rw = 0.0165 Ohm-m
eff = 0.048
m = 2
Rt = 18.2 Ohm-m
Lithology = Limestone
Sw = 0.627
47

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Ditanya : GR Indeks = ?
V Shale = ?
DLog = ?
Deff = ?
NLog = ?
Neff = ?
eff = ?
TF = ?
Rmf = ?
Rw = ?
Sw = ?
Shc = ?
Dijawab :
GR Indeks
GR Indeks =
- min
maks - min

=
-
-

= 0.187
V Shale
V Shale = 0.05
= 5 %
DLog
DLog =
matrik- densitas
matrik- formasi fuida

=
-
-

= 0.115



48

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Deff
Deff = DLog - V Shale
= 0.115 0.05
= 0.065
NLog
NLog = NPHI
= 0.10
Neff
Neff = NLog - V Shale
= 0.10 0.05
= 0.05
eff
eff =

(
eff
)

(
eff
)

()

()


= 0.048
= 48 %
TF
TF = *
(-)

+
= *
(- )

+
= 2098.45 degC
Rmf
Rmf = (
s
f

= (



= 0.02 Ohm-m

49

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Rw
Rw = (
mf
o
) t
= (

) 18.2
= 0.0165 Ohm-m
Sw
Sw = *
a

m
t
+


= *

()


= 0.627
Shc
Shc = 1 Sw
= 1 0.627
= 0.373
Jadi dari data perhitungan diatas dapat disimpulkan pada
kedalaman 2113 meter, merupakan zona yang mengandung air yang
lebih banyak dan hidrokarbon sedikit.
Keterangan : kedalaman 2114 m
Diketahui : GR read = 20.2 API
GR maks = 150 API
GR min = 0 API
GR Indeks = 0.13
matrik = 2. 65 gr/cc
densitas = 2.4 gr/cc
formasi fluida = 1 gr/cc
DLog = 0.15
V Shale = 0.08
NPHI = 0.12
NLog = 0.12
50

Praktikum Penilaian Formasi 2014
V Shale = 0.08
Deff = 0.07
Neff = 0.04
BHT = 106.67 degc
TS = 26.70 degc
D = 2114 m
TDL = 2150 m
TS = 26.70 degc
TF = 2099.45 degc
Rmf = 0.02 Ohm-m
Rxo = 40 Ohm-m
Rt = 18.4 Ohm-m
a = 1
Rw = 0.92 Ohm-m
eff = 0.10
m = 2
Rt = 18.4 Ohm-m
Lithology = Limestone
Sw = 0.707
Ditanya : GR Indeks = ?
V Shale = ?
DLog = ?
Deff = ?
NLog = ?
Neff = ?
eff = ?
TF = ?
Rmf = ?
Rw = ?
Sw = ?
Shc = ?
51

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Dijawab :
GR Indeks
GR Indeks =
- min
maks - min

=
-
-

= 0.13
V Shale
V Shale = 0.08
= 8 %
DLog
DLog =
matrik- densitas
matrik- formasi fuida

=
-
-

= 0.15
Deff
Deff = DLog - V Shale
= 0.15 0.08
= 0.07
NLog
NLog = NPHI
= 0.12
Neff
Neff = NLog - V Shale
= 0.12 0.08
= 0.04



52

Praktikum Penilaian Formasi 2014
eff
eff =

(
eff
)

(
eff
)

()

()


= 0.10
= 10 %
TF
TF = *
(-)

+
= *
(- )

+
= 2099.45 degC
Rmf
Rmf = (
s
f

= (



= 0.02 Ohm-m
Rw
Rw = (
mf
o
) t
= (

) 18.4
= 0.009 Ohm-m






53

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Sw
Sw = *
a

m
t
+


= *

()


= 0.707
Shc
Shc = 1 Sw
= 1 0.707
= 0.293
Jadi dari data perhitungan diatas dapat disimpulkan pada
kedalaman 2114 meter, merupakan zona yang mengandung air yang
lebih banyak dan hidrokarbon sedikit.
Keterangan : kedalaman 2115 m
Diketahui : GR read = 37.5 API
GR maks = 150 API
GR min = 0 API
GR Indeks = 0.25
matrik = 2.56 gr/cc
densitas = 2.35 gr/cc
formasi fluida = 1 gr/cc
DLog = 0.13
V Shale = 0.1
NPHI = 0.18
NLog = 0.18
V Shale = 0.1
Deff = 0.03
Neff = 0.08
BHT = 106.67 degc
TS = 26.70 degc
D = 2115 m
54

Praktikum Penilaian Formasi 2014
TDL = 2150 m
TS = 26.70 degc
TF = 2100.44 degc
Rmf = 0.02 Ohm-m
Rxo = 40 Ohm-m
Rt = 19.2 Ohm-m
a = 1
Rw = 0.0096 Ohm-m
eff = 0.06
m = 2
Rt = 19.2 Ohm-m
Lithology = Limestone
Sw = 0.37
Ditanya : GR Indeks = ?
GR Indeks = ?
V Shale = ?
DLog = ?
Deff = ?
NLog = ?
Neff = ?
eff = ?
TF = ?
Rmf = ?
Rw = ?
Sw = ?
Shc = ?





55

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Dijawab :
GR Indeks
GR Indeks =
- min
maks - min

=
-
-

= 0.25
V Shale
V Shale = 0.01
= 10 %
DLog
DLog =
matrik- densitas
matrik- formasi fuida

=
-
-

= 0.13
Deff
Deff = DLog - V Shale
= 0.13 0.1
= 0.03
NLog
NLog = NPHI
= 0.18
Neff
Neff = NLog - V Shale
= 0.18 0.1
= 0.08



56

Praktikum Penilaian Formasi 2014
eff
eff =

(
eff
)

(
eff
)

()

()


= 0.06
TF
TF = *
(-)

+
= *
(- )

+
= 2100.44 degC
Rmf
Rmf = (
s
f

= (



= 0.02 Ohm-m
Rw
Rw = (
mf
o
) t
= (

) 19.2
= 0.0096 Ohm-m
Sw
Sw = *
a

m
t
+


= *

()


= 0.37
57

Praktikum Penilaian Formasi 2014
Shc
Shc = 1 Sw
= 1 0.37
= 0.63
Jadi dari data perhitungan diatas dapat disimpulkan pada
kedalaman 2115 meter, merupakan zona yang mengandung
hidrokrabon lebih banyak dan sedikit air.