Anda di halaman 1dari 4

SISTEM POLITIK INDONESIA

Sistem politik atau political system dikenal di semua negara. Alasan mengapa sistem
politik ini dikenal di semua negara karena memang dalam setiap negara dibutuhkan suatu
sistem, khususnya sistem politik demi menjamin berlangsungnya suatu negara. Sistem politik ini
bermacam-macam. Hampir semua negara menggunakan sistem yang berlainan, menyesuaikan
dengan karakter, situasi serta kondisi dari negara tersebut. Demikian pula dengan negera kita,
Indonesia. Karena pentingnya suatu sistem dalam suatu negara maka kita perlu memahami
secara mendalam tentang pengertian sitem politik khususnya Sistem Politik Indonesia.
Dalam perspektif sistem, sistem politik adalah subsistem dari sistem sosial1. Perspektif atau
pendekatan sistem melihat keseluruhan interaksi yang ada dalam suatu sistem, yakni suatu unit
yang relatif terpisah dari lingkungannya dan memiliki hubungan yang relatif tetap diantara
elemen-elemen pembentuknya. Kehidupan politik dari perspektif sistem bisa dilihat dari
berbagai sudut, misalnya dengan menekankan pada kelembagaan yang ada kita bisa melihat
pada struktur hubungan antara berbagai lembaga atau institusi pembentuk sistem politik.
Hubungan antara berbagai lembaga negara sebagai pusat kekuatan politik misalnya merupakan
satu aspek, sedangkan peranan partai politik dan kelompok-kelompok penekan merupakan
bagian lain dari suatu sistem politik. Dengan merubah sudut pandang maka sistem politik bisa
dilihat sebagai kebudayaan politik, lembaga-lembaga politik, dan perilaku politik.
Pengertian Umum, Masalah, pendekatan untuk memahami apa yang disebut dengan sistem
politik, dapat di tempuh dua jalan. Jalan pertama, dengan cara menyepakati bahwa yang di
maksud dengan sistem politik ialah berbagai macam kegiatan dan proses dari struktur dan fungsi
yang bekerja dalam suatu unit atau kesatuan. Jalan kedua, ialah dengan menguraikan sedemikian
rupa tiap kata yang menbentuk istilah sistem politik sehingga sejauh mungkin dapat diterima
oleh umum.

Pengertian Sistem
Sistem dapat di artikan sebagai suatu kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsur
dengan keterikatan yang fungsional. Masing-masing kohesif satu sama lain sehingga
ketotalitasan unit terjaga untuk eksistensinya. Atau dengan kata lain Sistem adalah Suatu
kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsur (elemen). Unsur, Komponen, Atau bagian yang
banyak ini satu sama lain berada dalam keterkaitan yang saling kait mengait dan fungsional.
Sistem dapat diartikan pula sebagai suatu yang lebih tinggi dari pada sekedar merupakan cara,
tata, rencana, skema, prosedur atau metode.

Pengertian Politik
Sedangkan kata politik berasal polis (negara/kota), yang kemudian berkembang menjadi
kota dalam berbagai bahasa. Politik adalah cara yang ditentukan oleh seorang individu atau
suatu kelompok untuk mencapai sesuatu. Aristoteles dalam Politics mengatakan bahwa
pengamatan pertama tama menunjukan kepada kita bahwa setiap polis atau negara tidak lain
adalah semacam asosiasi.
Robert A. Dahl berpendapat bahwa Setiap kali kita berhadapan dengan politik, tak dapat
tidak kita berhadapan dengan sekelompok manusia yang hidup bersama dalam bentuk suatu
asosiasi. begitupun yang dinyatakan oleh Aristoteles,pengamatan pertama menunjukan kepada
kita bahwa setiap polis/negara ialah asosiasi, dan tiap kita berhadapan dengan politik, kita pasti
menemukan adanya hubungan khusus antara manusia yang hidup bersama; hubungan ini diberi
sebutan seperti aturan, kewenangan/ kekuasaan. Yang membedakan dua rumusan tersebut
adalah adanya istilah pesistent pattern (pola yang langgeng).
Istilah politik dalam ketatanegaraan berkaitan dengan tata cara pemerintahan, dasar dasar
pemerintahan, ataupun dalam hal kekuasaan Negara. Politik pada dasarnya menyangkut tujuan-
tujuan masyarakat, bukan tujuan pribadi. Politik biasanya menyangkut kegiatan partai politik,
tentara dan organisasi kemasyarakatan.
Dapat disimpulkan bahwa politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat
dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan
bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.

Pengertian Sistem Politik
Sistem Politik adalah berbagai macam kegiatan dan proses dari struktur dan fungsi yang
bekerja dalam suatu unit atau kesatuan (masyarakat/negara). Berikut ini beberapa pengertian
sistem politik menurut para ahli:
1. Menurut Almond, Sistem Politik adalah interaksi yang terjadi dalam masyarakat yang
merdeka yang menjalankan fungsi integrasi dan adaptasi.
2. Menurut Rober A. Dahl, Sistem politik adalah pola yang tetap dari hubungan hubungan
antara manusia yang melibatkan sampai dengan tingkat tertentu, control, pengaruh,
kekuasaan, ataupun wewenang.
3. Menurut Gabriel A. Almond dan G. Bingham Powell Jr. sistem politik dikategorikan
sebagai usaha untuk mengadakan pencarian kearah (1) Lingkup yang lebih luas, (2)
realisme, (3) persisi/ketepatan, (4) ketertiban dalam teori politik agar hubungn yang terputus
antara comparative goverment dengan political theory dapat ditata kembali. Hal itu
cenderung dipengaruhi oleh konsep hukum, ideologi dan lembaga pemerintah.
4. Menurut Drs. Sukarno, sistem politik adalah sekumpulan pendapat, prinsip, yang
membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan
serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau
kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan
Negara.
5. Sistem Politik menurut Rusadi Kartaprawira adalah Mekanisme atau cara kerja seperangkat
fungsi atau peranan dalam struktur politik yang berhubungan satu sama lain dan
menunjukkan suatu proses yang langggeng
Dapat disimpulkan bahwa sistem politik adalah mekanisme seperangkat fungsi atau
peranan dalam struktur politik dalam hubungan satu sama lain yang menunjukan suatu proses
yang langsung memandang dimensi waktu (melampaui masa kini dan masa yang akan datang).
Setelah di analisa, maka dapat disimpulkan bahwa sistem politik ialah mekanisme seperangkat
fungsi dalam struktur politik dalam hubungan satu sama lain yang menunjukan suatu proses
yang langgeng. Struktur ialah semua aktivitas yang dapat di observasi/ diidentifikasi dapat
menentukna politik itu sendiri.

Pengertian Sistem Politik Indonesia
Pengertian Sistem Politik Indonesia dapat diambil kesimpulan dari uraian tiap katanya.
Yaitu dari uraian kata sistem, politik, Indonesia seperti berikut ini :
Sistem adalah Satu kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsur yang saling terkait atau
dengan kata lain sistem merupakan suatu cara yang mekanismenya berpola, konsisten, dan
otomatis.
Politik berasal dari polis (negara kota: bhs Yunani)
Artinya kegiatan dalam rangka mengurus kepentingan masyarakat
Indonesia adalah nama untuk suatu bangsa dan negara yang memiliki wilayah, penduduk,
pemerintah dan aturan.
Sistem Politik berarti mekanisme seperangkat fungsi atau peranan dalam strutkus politik
dalam hubungan satu sama lain yang menunjukkan satu proses yang langgeng.
Sistem Politik Indonesia berarti :
1. Sistem politik yang pernah berlaku di Indonesia (masa lampau)
2. sistem politik yang sedang berlaku di Indonesia (masa sekarang)
3. Sistem politik yang berlaku selama eksistensi Indonesia masih ada (masa yang akan datang)

Sistem Politik Demokrasi Di Indonesia :
Sistem politik yang didasarkan pada nilai, prinsip, prosedur, dan kelembagaan yang
demokratis. Adapun sendi-sendi pokok dari sistem politik demokrasi di Indonesia adalah :
1. Ide kedaulatan rakyat
2. Negara berdasarkan atas hokum
3. Bentuk Republik
4. Pemerintahan berdasarkan konstitusi
5. Pemerintahan yang bertanggung jawab
6. Sistem Perwakilan
7. Sistem peemrintahan presidensiil
Model sistem politik yang paling sederhana akan menguraikan masukan (input) ke dalam
sistem politik, yang mengubah melalui proses politik menjadi keluaran (output). Dalam model
ini masukan biasanya dikaitkan dengan dukungan maupun tuntutan yang harus diolah oleh
sistem politik lewat berbagai keputusan dan pelayanan publik yang diberian oleh pemerintahan
untuk bisa menghasilkan kesejahteraan bagi rakyat. Dalam perspektif ini, maka efektifitas sistem
politik adalah kemampuannya untuk menciptakan kesejahteraan bagi rakyat.
Namun dengan mengingat Machiavelli maka tidak jarang efektifitas sistem politik diukur
dari kemampuannya untuk mempertahankan diri dari tekanan untuk berubah. Pandangan ini
tidak membedakan antara sistem politik yang demokratis dan sistem politik yang otoriter.

A. Suprastruktur dan Infrastruktur Politik di Indonesia
1. Pengertian sistem Politik di Indonesia
Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan
dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses
penentuan tujuan, upaya-upaya mewujudkan tujuan, pengambilan keputusan, seleksi dan
penyusunan skala prioritasnya.
Politik adalah semua lembaga-lembaga negara yang tersbut di dalam konstitusi negara
(termasuk fungsi legislatif, eksekutif, dan yudikatif ). Dalam Penyusunan keputusan-
keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya
kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan
terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara. Dalam hal ini yang
dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara. Lembaga-lembaga
tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR, DPR, DPD, Presiden dan
Wakil Presiden, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial. Lembaga-
lembaga ini yang akan membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan
kepentingan umum.
Badan yang ada di masyarakat seperti Parpol, Ormas, media massa, Kelompok
kepentingan (Interest Group), Kelompok Penekan (Presure Group), Alat/Media
Komunikasi Politik, Tokoh Politik (Political Figure), dan pranata politik lainnya adalah
merupakan infrastruktur politik, melalui badan-badan inilah masyarakat dapat
menyalurkan aspirasinya. Tuntutan dan dukungan sebagai input dalam proses pembuatan
keputusan. Dengan adanya partisipasi masyarakt diharapkan keputusan yang dibuat
pemerintah sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat.