Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK

DENGAN REUMATIK
Posted by: nuryantinoviana on: May 13, 2010
In: Askep

3 Comments






Good

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY. D
DENGAN REUMATIK DI SUB UNIT PERLINDUNGAN SOSIAL
TRESNA WERDHA SUKMA RAHARJA
A. PENGKAJIAN
1. Identitas Klien
1. Nama : Ny. D
2. Umur : 80 tahun
3. Jenis Kelamin : Perempuan
4. Suku : Betawi
5. Agama : Islam
6. Pendidikan : SPR
7. Status Perkawinan : Menikah (Janda)
8. Tanggal Pengkajian : 06 Mei 2010
9. Alamat : Depok
2. Status Kesehatan Saat ini
Ny. D mengatakan kaki kanannya merasa pegal, linu dan kesemutan. Hal itu dirasakan oleh Ny. D
sejak 6 bulan terakhir. Rasa kesemutan dan linu bertambah ketika Ny. D selesai mencuci pakaian
atau mencuci piring, serta terlalu lama melakukan aktivitas.
3. Riwayat Kesehatan Dahulu
Ny. D mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit apapun.
4. Riwayat Kesehatan Keluarga
Ny. D mengatakan suaminya tidak memilki riwayat penyakit apapun.
5. Pemeriksaan Tanda-tanda Vital
1. Tekanan darah : 130/80 mmHg
2. Nadi : 86 kali/menit
3. Suhu : 36.0
o
C
4. Respirasi : 20 kali/menit
5. Berat badan : 50kg
6. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan umum
Keadaan Ny. D tampak sehat dan tampak memegangi kaki kanannya.
2. Kepala, wajah, mata, leher
Bentuk kepala tampak bulat, tidak ada lesi dan benjolan, rambut tampak beruban, rambut lurus
Sklera tidak ikterik, konjungtiva tidak anemis, pupil isokhor, mata kanan tampak sering berair,
pergerakan bola mata simetris
Tidak teraba ada pembesaran kelenjar getah bening
Hidung tampak simetris, tidak tampak ada cairan berlebih
1.
3. Sistem pernapasan
Bentuk thorax simetris, tidak tampak ada retraksi intercostal, vocal premitus merata di semua
lapang paru, perkusi terdengar resonance, auskultasi terdengar vesikular
4. Sistem kardiovaskuler
Perkusi jantung terdengar pekak, irama jantung terdengar regular.
5. Sistem Gastrointestinal
Tampak tidak ada lesi dan tidak ada benjolan, bising usus terdengar 8x/menit, perkusi terdengar
tymphani.
6. Sistem urinaria
Ny. D BAK 5-6 kali sehari, tidak sakit saat BAK dan lancar.
7. Sistem muskulosceletal
Kedua kaki dan tangan Ny. D tampak sejajar dan sama besar dan panjang, tampak adanya
scoliosis. Kemampuan mengubah posisi baik, pergerakan kedua tangan dan
kaik baik, kekuatan otot baik, tetapi kaki kanan sering merasa linu dan kesemutan.
8. Sistem syaraf pusat
Tidak ada cedera kepala, tidak ada peningkatan TIK, tidak memiliki riwayat kejang
9. Sistem endokrin
Ny. D mengatakan tidak mempunyai penyakit gula dan gondok.
10. Sistem reproduksi
Ny. D mengatakan pernah menikah 2 kali dan dikaruniai 2 anak tetapi sudah meninggal sejak
kecil.
11. Sistem integument
Kulit tampak keriput, warna kulit sawo matang, tampak ada lesi, elastisitas kulit berkuang.
12. Sistem hemopoetik
7. Pengkajian Psikososial & Spiritual
1. Psikososial
Ny. D mengatakan dapat bersosialisasi dengan penghuni panti yang lainnya. Status emosi Ny. D
stabil dan kooperatif saat diajak bicara, sikap klien terhadap penghuni panti lainnya baik.
2. Spiritual
Ny. D beragama Islam, dan mengatakan selalu menjalankan ibadah sholat lima waktu. Selain itu
juga mengikuti pengajian minggguan yang diadakan di panti.
8. Pengkajian Fungsional Klien
1. Katz index
No. Kegiatan Mandiri Bantuan
Sebagian
Bantuan
Penuh
1. Mandi a
2. Berpakaian a
3. Ke Kamar Kecil a
4. Berpindah Tempat a
5. BAK/BAB a
6. Makan/Minum a
Ny. D dapat beraktivitas secara mandiri tanpa pengawasan, pengarahan, atau bantuan aktif dari
orang lain.
2. Barthel index
No. Kegiatan Dengan
Bantuan
Mandiri
1. Makan/Minum 0 10
2. Berpindah dari kursi roda ke tempat
tidur/sebaliknya
0 15
3. Kebersihan diri (cuci muka, gosok gigi,
menyisir rambut)
0 5
4 Keluara masuk kamar mandi (menyeka
tubuh, menyiram, mencuci baju)
0 10
5. Mandi 0 15
6. Jalan-jalan di permukaan datar 0 5
7. Naik turun tangga 0 10
8. Memakai baju 0 10
9. Kontrol BAK 0 10
10. Kontrol BAB 0 10
Jumlah 0 100
Kesimpulan:
Jumlah skor 100 = mandiri
9. Pengkajian Status Mental
Short Portable Mental Status Questioner (SPSMQ)
Benar Salah No. Pertanyaan
a 1. Tanggal berapa hari ini?
a 2. Hari apa sekarang?
a 3. Apa nama tempat ini?
a 4. Dimana alamat anda?
a 5. Berapa umur anda?
a 6. Kapan anda lahir?
a 7. Siapa presiden Indonesia sekarang?
a 8. Siapa presiden Indonesia sebelumnya?
a 9. Siapa nama ibu anda?
a 10. Kurangi 3 dari 20 & tetap pengurangan 3 dari
setiap angka baru, semua secara berurutan
10 Jumlah
Total Skor:
Salah: 4 Benar: 6
Hasil:
Salah 4-5 : kerusakan intelektual ringan
10. Pengkajian Aspek Kognitif Dari Fungsi Mental
No. Aspek Kognitif Nilai Mhs Nilai Klien Kriteria
1. Orientasi 5 1 Menyebutkan dengan benar
Tahun
Musim
Tanggal
Hari
Bulan
2. Orientasi 5 5 Menyebutkan dengan benar
Negara Indonesia
Propinsi Jabar
Kota Bogor
Panti
3. Registrasi 5 5 Pemeriksa mengatakan
nama 3 objek selama 1 detik
kemudian klien mengulang
nama objek tersebut
Objek gelas
Objek piring
Objek garpu
4. Perhatian &
Kalkulasi
5 Minta klien untuk memulai
dari angka 100 kemudian
dikurangi 7 sampai 5 tahap
100
93
86
79
72
5. Mengingat 5 Minta klien untuk
menyebutkan atau
mengulang ketiga objek
pada no.2
Objek pohon
Objek motor
Objek kipas
6. Bahasa 9 Tunjukkan pada klien suatu
benda (2 objek) tanyakan
namanya!
Objek sepatu
Objek sandal
Minta klien untuk mengulang
kata berikut:
Tak ada jika
Dan atau
Tetapi
(bila benar nilai 1)
Minta klien untuk mengikuti
perintah berikut:
Ambil kertas di tangan
anda
Lipat dua
Taruh di lantai
Perintahkan pada klien untuk
hal berikut (bila aktifitas
sesuai perintah nilai 1)
Tutup mata anda
Perintahkan pada klien
menilai satu kalimat dan
menyalin gambar:
Tulis satu kalimat
Menyalin gambar
Total Nilai 23
Interpretasi hasil :
Nilai 8-22 = kerusakan aspek fungsi mental ringan
ANALISA DATA
No. Data Senjang
Kemungkinan
Penyebab
Masalah
1. DS:
Ny T mengatakan sudah dua
tahun merasa kesemutan dan
linu pada kakinya
Ny T mengatakan rasa
kesemutan dan linu bertambah
jika terkena dingin dan
berkurang setelah minum obat.
DO:
TD :130/90 mmHg
Nadi : 80 x/menit
Suhu : 36 C
Respirasi : 24 x/menit
Proses menua

Perubahan hormonal

Permukaan tulang dan
sendi tidak lagi licin

Tulang mengalami
gesekan

Nyeri
Nyeri
Ny T tampak memegangi
kakinya
2. DS:
Ny T mengatakan tidak
mengerti tentang
penyakit rematik,
makanan pantangan dan
cara pengobatan untuk
rematik
DO:
Ny T tampak bertanya
tentang rematik,
makanan pantangan dan
cara pengobatan rematik
Proses menua

Penurunan daya ingat

Kurang terpapar informasi

Kurang pengetahuan
tentang rematik
Kurang
pengetahuan
tentang rematik
C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri akut akibat proses inflamasi pada daerah kaki b.d kesemutan dan rasa ngilu pada
persendian
2. Kurang pengetahuan tentang rematik berhubungan dengan keterbatasan kognitif
D. RENCANA INTERVENSI KEPERAWATAN
Tgl
No.
Dx
Diagnosa
Keperawatan
Rencana
Rasional Tujuan Kriteria
Hasil
Intervensi
06
Mei
2010
1. Nyeri akut
akibat proses
inflamasi pada
daerah kaki b.d
kesemutan dan
rasa ngilu pada
persendian
DS:
Ny D mengatakan
sudah dua tahun
merasa kesemutan
dan linu pada
kakinya
Ny D mengatakan
rasa kesemutan dan
linu bertambah jika
terkena dingin dan
berkurang setelah
minum obat
DO:
TD :130/80 mmHg
Nadi : 86 x/menit
Suhu : 36,0 C
Respirasi : 20
x/menit
Ny D tampak
memegangi kakinya
Tupan:
Nyeri hilang
dan proses
inflamasi
dapat
diatasi
Tupen :
Rasa
kesemutan
dan ngilu
berkurang/
teratasi.
Setelah
dilakukan
intervensi
hasil yang
diharapkan:
Ny D
melaporkan rasa
kesemutan dan
ngilu berkurang
Ny D dapat
beraktifitas tanpa
rasa ngilu dan
kesemutan.
kaji keluhan
yang dirasakan
klien, catat
faktor yang
mempercepat
dan tanda-tanda
rasa sakit non
verbal.
anjurkan klien
untuk mandi air
hangat, kompres
sendi- sendi yang
sakit dengan
kompres hangat
berikan masase
yang lembut
ajarkan teknik
relaksasi dan
distraksi
kolaborasi
pemberian obat
sesuai indikasi
yang diberikan
Membantu dalam
menentukan
kebutuhan
manajemen nyeri
dan keefektifan
program.
Panas meningkatkan
relaksasi otot dan
mobilitas,
menurunkan rasa
sakit.
Meningkatkan
relaksasi/
mengurangi
tegangan otot
Meningkatkan
relaksasi,
memberikan rasa
kontrol dan
mungkin
meningkatkan
kemampuan koping.
Memudahkan untuk
ikut serta dalam
terapi dan
mengurangi
tegangan otot /
spasme.
Tgl
No.
Dx
Diagnosa
Keperawatan
Rencana
Rasional Tujuan Kriteria
Hasil
Intervensi
06
Mei
2. Kurang
pengetahuan
Tupan :
Pengetahuan
Setelah
dilakukan
Kaji tingkat
pengetahuan klien
Berikan pendidikan
Menambah
pengetahuan
pasien tentang
2010 tentang rematik
b.d
keterbatasan
kognitif
DS:
Ny D
mengatakan
tidak mengerti
tentang
penyakit
rematik,
makanan
pantangan dan
cara pengobatan
untuk rematik
DO:
Ny D tampak
bertanya
tentang rematik,
makanan
pantangan dan
cara pengobatan
tradisional
untuk rematik
Ny D
tentang
rematik
adekuat
Tupen :
Pengetahuan
Ny D
bertambah
intervensi
diharapkan:
Ny D
mengatakan
paham mengenai
penyakitnya
kesehatan tentang
cara mencegah dan
mengatasi rematik
Evaluasi tingkat
pengetahuan klien
Memudahkan dalam
menentukan
intervensi selajutnya
penyakit yang
dideritanya
Mengetahui
sejauh mana klien
memahami
tentang penyakit
yang dideritanya

E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Tanggal No. Implementasi Evaluasi Paraf
06 Mei
2010
1 Membina hubungan saling
percaya dengan klien
Mengkaji keluhan yang dirasakan
klien, catat faktor yang
mempercepat dan tanda-tanda rasa
sakit non verbal.
Menganjurkan klien untuk mandi
air hangat, kompres sendi- sendi
yang sakit dengan kompres hangat
Mengajarkan teknik relaksasi dan
distraksi
Berkolaborasi pemberian obat
sesuai indikasi yang diberikan
s
S :
Ny D mengatakan sudah
satu tahun merasa kesemutan
dan linu pada kakinya
Ny D mengatakan rasa
kesemutan dan linu
bertambah jika terkena dingin
dan berkurang setelah minum
obat
O :
TD :130/80 mmHg
Nadi : 86 x/menit
Suhu : 36,0 C
Respirasi : 20 x/menit
Ny D tampak memegangi
kakinya
Ny D tampak mempraktekan
teknik relaksasi dengan tarik
nafas dalam
A :
Masalah teratasi
P :
Lanjutkan intervensi
Kaji pengeahuan klien
tentang penyakit rematik
Berikan penkes tentang
penyakit rematik