Anda di halaman 1dari 20

KARYA TULIS ILMIAH

PERSEPSI KELUARGA TENTANG PERAWATAN PERSONAL HYGIENE PADA LANSIA

Di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo

Oleh : Tri Abdhi Wahyuni NIM : 091730
Oleh :
Tri Abdhi Wahyuni
NIM : 091730

PRODI D III KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

2012

PERSEPSI KELUARGA TENTANG PERAWATAN PERSONAL HYGIENE PADA LANSIA

Di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo

KARYA TULIS ILMIAH Diajukan kepada Program Studi D III Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo Untuk Memperoleh Gelar Ahli Madya Keperawatan

Oleh :
Oleh :

Tri Abdhi Wahyuni NIM : 091730

PRODI D III KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

2012

i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING

Proposal Oleh : Tri Abdhi Wahyuni Judul : Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada Lansia Telah Disetujui Untuk Di Ujikan Dihadapan Dewan Penguji Karya Tulis Ilmiah Pada Tanggal : September 2012

Pembimbing I

Oleh

Pembimbing II

SULISTYO ANDARMOYO S.Kep.Ns,M.Kes NIDN. 0715127903

ELMIE MUFTIANA S.Kep.Ns NIDN. 0703127602

Mengetahui Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo SITI MUNAWAROH S.Kep.Ns, M.Kep NIDN.
Mengetahui
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
SITI MUNAWAROH S.Kep.Ns, M.Kep
NIDN. 0717107001

ii

HALAMAN PENGESAHAN

Telah di uji dan disetujui oleh Tim Penguji pada Ujian Sidang di Program Diploma III Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Tanggal: September 2012

Tim Penguji

Ketua : SITI MUNAWAROH S.Kep.Ns,M.Kep

:

Tanda tangan

Anggota:1. YAYUK DWIRAHAYU S.Kep.Ns,M.Kes:

2. ELMIE MUFTIANA S.Kep.Ns

:

Mengetahui Dekan fakultas ilmu kesehatan Universitas muhammadiyah ponorogo SITI MUNAWAROH. S.Kep.Ners, M.Kep NIDN.
Mengetahui
Dekan fakultas ilmu kesehatan
Universitas muhammadiyah ponorogo
SITI MUNAWAROH. S.Kep.Ners, M.Kep
NIDN. 0717107001

iii

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN

Yang Bertanda Tangan dibawah ini :

Nama : Tri Abdhi Wahyuni

NIM

Institusi : Program Studi D III Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan

: 091730

Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Menyatakan bahwa karya tulis ilmiah yang berjudul: “PERSEPSI KELUARGA

TENTANG PERAWATAN PERSONAL HYGIENE PADA LANSIA” adalah bukan

karya tulis ilmiah orang lain baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali dalam bentuk

kutipan yang telah disebutkan sumbernya.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini

tidak benar, kami bersedia mendapatkan sanksi.

Ponorogo, September 2012

Yang menyatakan Mengetahui
Yang menyatakan
Mengetahui

Pembimbing II

TRI ABDHI WAHYUNI

Pembimbing I

SULISTYO ANDARMOYO, S.Kep.Ns,M.Kes NIDN. 0715127903

ELMIE MUFTIANA, S.Kep.Ns NIDN. 0703127602

iv

KATA PENGANTAR

Assalammu’alaikum Wr.Wb

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya,

sehingga

penulis

dapat

menyelesaikan

karya

tulis

ilmiah

dengan

judul:

“PERSEPSI

KELUARGA TENTANG PERAWATAN PERSONAL HYGIENE PADA LANSIA”. Karya

tulis ilmiah ini disusun sebagai tugas akhir program studi DIII Keperawatan Universitas

Muhammadiyah Ponorogo Tahun Akademik 2011-2012.

Dalam kesempatan ini penyusunan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak

yang telah membantu penyelesaian riset ini terutama:

universitas muhammadiyah ponorogo
universitas
muhammadiyah
ponorogo

1. Siti Munawaroh, S.Kep.Ns, M.Kep, selaku dekan fakultas ilmu kesehatan prodi

DIII

yang

telah

memberi

keperawatan

kesempatan memanfaatkan fasilitas pendidikan dan memberikan motivasi serta

dengan penuh kesabaran dan ketekunan memberikan dorongan, arahan, bimbingan,

kritik

dan saran dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini.

2. Kepala Camat Sukorejo yang telah memberi ijin penelitian.

3. Kepala Desa Sukorejo yang telah mengijinkan pengambilan data untuk penelitian.

4. Kepala Puskesmas Sukorejo yang

telah membantu memberikan informasi terkait

dengan penelitian.

5. Sulistyo Andarmoyo S.Kep.Ns selaku pembimbing I yang telah banyak membantu

guna memberikan bimbingan dan pengarahan dalam menyusun penelitian ini.

6. Elmie Muftiana S.Kep.Ns selaku pembimbing II yang telah banyak membantu guna

memberikan bimbingan dan pengarahan dalam menyusun penelitian ini.

7. Seluruh

bapak

ibu

dosen

fakultas

ilmu

kesehatan

prodi

DIII

keperawatan

universitas muhammadiyah ponorogo yang telah rela mengajar dan memberikan

ilmunya dengan ikhlas.

v

8.

Para responden yang telah bersedia menjadi objek dalam penelitian ini.

9. Ayah, bunda dan kakak-kakakku yang telah memberikan dukungan baik moral

maupun materiil sehingga karya tulis ilmiah ini dapat terselesaikan.

10. Rekan-rekan

mahasiswa

Prodi

DIII

Keperawatan

Universitas

Muhammadiyah

Ponorogo angkatan 2009/2010 atas kerjasama dan motivasinya.

11. Semua pihak yang tidak dapat peneliti sebutkan satu persatu atas bantuan dalam

penyelesaian karya tulis ilmiah ini.

Semoga mereka

diberi

barokah petunjuk dan hidayah

oleh Allah SWT.

Dalam

penyusunan karya tulis ilmiah ini penulis menyadari masih jauh dari sempurna, untuk itu

ini penulis menyadari masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang

penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan

penulisan selanjutnya.

Akhir kata semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat terutama bagi penulis dan

bagi perkembangan ilmu keperawatan.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Ponorogo, September 2012 Penulis

TRI ABDHI WAHYUNI NIM 091730

vi

ABSTRAK Judul : Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene (kebersihan diri) Pada Lansia di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Tri Abdhi Wahyuni

Kebersihan diri merupakan langkah awal mewujudkan kesehatan lansia. Dengan tubuh yang bersih meminimalkan resiko terhadap kemungkinan terjangkitnya suatu penyakit, terutama penyakit yang berhubungan dengan kebersihan diri yang buruk. Kebersihan itu sendiri sangat dipengaruhi oleh individu dan kebiasaan lansia serta persepsi keluarga terhadap kesehatan itu sendiri. Adanya persepsi negatif keluarga, tentang perawatan personal hygiene pada lansia menjadi salah satu kendala tercapai tidaknya perawatan personal hygiene pada lansia. Sehingga, diperlukan pemahaman dalam hal perawatan kebersihan diri lansia dengan benar. Dalam hal ini, diperlukan persepsi yang positif dari seluruh keluarga untuk mewujudkan keluarga dan lansia yang sehat serta sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada Lansia di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh keluarga yang mempunyai lansia usia 60 tahun ke atas di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Teknik sampling menggunakan purpossive sampling, dengan jumlah 74 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada Lansia. Sedangkan teknik analisa data, teknik pemberian skor pada kuesioner dengan menggunakan skala liket dan pengelolaannya menggunakan skor T. Hasil prosentase variabel diintepretasikan menjadi 2 kategori yaitu : T > MT untuk persepsi positif dan T ≤ MT untuk persepsi negatif. Dari hasil penelitian terhadap 74 responden pada Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada Lansia, didapatkan sebagian besar (52,8%) atau 39 responden mempunyai persepsi positif tentang perawatan personal hygiene pada lansia dan hampir setengahnya (47,2%) atau sebanyak 35 responden mempunyai persepsi negatif tentang perawatan personal hygiene pada lansia.

negatif tentang perawatan personal hygiene pada lansia. Kata Kunci : Persepsi, Keluarga, Personal Hygiene, Lansia vii

Kata Kunci : Persepsi, Keluarga, Personal Hygiene, Lansia

vii

ABSTRAC Title : Perception Of Family About Treatment Of Personal Hygiene At Lansia in Orchard of Dare Countryside of Sukorejo District Of Sukorejo Sub-Province of Ponorogo Tri Abdhi Wahyuni

Hygiene of x'self represent step early realizing health of lansia. With clean body is risk minimization to possibility infecting of a[n disease, especially disease related to hygiene of ugly x'self. Hygiene of itself very influenced by individual and habit of lansia and also perception of family to health of itself. Existence of negative perception of family, about treatment of personal of hygiene at continue age become one of the tired constraint do not it him treatment of personal of hygiene at continue age. So that, needed the understanding of in the case of treatment of hygiene of x'self of continue age truly. In this case, needed by perception which are positive from entire family to realize and family of continue age secure and prosperous healthy and also.This research aim to to know Perception Of Family About Treatment Of Personal Hygiene AtLansia in Orchard of Dare Countryside of Sukorejo District Of Sukorejo Sub-Province of Ponorogo. This research desain is descriptive. Population in research is entire family having continue age 60 year to to the in Orchard of Dare Countryside of Sukorejo District Of Sukorejo Sub-Province of Ponorogo. Technique Sampling use sampling purpossive, with amount 74 responder. Data collecting use kuesioner for the Perception Of Family About Treatment Of Personal Hygiene At Continue age. While technique analyse data, technique gift of score at kuesioner by using scale of liket and its management use score T. Result of percentage of variable of intrepitacion become 2 category that is : T > MT for positive perception and T ≤ MT for negative perception. From result of research to 74 responder at Perception Of Family About Treatment Of Personal Hygiene At continue age, got by most ( 52,8%) or 39 responder have positive perception about treatment of personal of hygiene at continue age and almost semi ( 47,2%) or counted 35 responder have negative perception about treatment of personal of hygiene at continue age.

about treatment of personal of hygiene at continue age. Keyword : Perception, Family, Personal Hygiene, Continue

Keyword : Perception, Family, Personal Hygiene, Continue Age

viii

DAFTAR ISI

Sampul Depan Sampul Dalam Halaman Persetujuan Pembimbing Lembar Pengesahan Pernyataan Keaslian Tulisan Kata Pengantar Abstrak Abstract Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran

Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1.2

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

1.2 Rumusan Masalah

1.3 Tujuan Penelitian

1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1

1.4.2

Manfaat Teoritis

Manfaat Praktis

1.5 Keaslian Penelitian

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Konsep Teori

2.1.1

Konsep Persepsi

2.1.1.1 Pengertian Persepsi

2.1.1.2 Proses Terjadinya Persepsi

2.1.1.3 Syarat Terjadinya Persepsi

2.1.1.4 Sifat Persepsi

2.1.1.5 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Persepsi

2.1.1.6 Aspek-aspek Persepsi

2.1.2 Konsep Keluarga

2.1.2.1 Pengertian Keluarga

2.1.2.2 Struktur Keluarga

2.1.2.3 Type Keluarga

2.1.2.4 Fungsi Keluarga

2.1.2.5 Langkah Tugas Perkembangan Keluarga

2.1.2.6 Alasan Lansia Perlu Dirawat Keluarga

2.1.3 Konsep Lansia

2.1.3.1 Pengertian Lansia

2.1.3.2 Batasan Lanjut Usia

2.1.3.3 Tugas Perkembangan Lansia

2.1.3.4 Tipe-tipe Lansia

2.1.3.5 Mitos-mitos Lansia

2.1.3.6 Proses Menua

2.1.3.7 Teori-teori Proses Menua

ix

i

ii

iii

iv

v

vi

xiii

ix

x

xii

xiii

xiv

1

5

5

5

5

5

5

7

7

7

7

7

8

9

12

14

14

15

17

19

26

27

28

28

29

30

33

37

39

41

2.1.3.9

Masalah Yang Sering Dihadapi Lansia

69

2.1.3.10 Penyakit Yang Sering Dijumpai Pada Lansia

2.1.4 Konsep Personal Hygiene

2.1.4.1 Macam-macam Personal Hygiene

2.1.4.2 Tujuan Personal Hygiene

2.1.4.3 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Personal Hygiene

2.1.4.4 Dampak Pada Masalah Personal Hygiene

2.1.4.5 Komponen Kebersihan Diri

2.1.4.6 Hal-hal Yang Mencakup Personal Hygiene

2.2 Kerangka Konseptual

2.3 Kerangka Teori

BAB 3 METODE PENELITIAN

3.1 Desain Penelitian

3.2 Kerangka Kerja

3.3 Variabel Penelitian

Desain Penelitian 3.2 Kerangka Kerja 3.3 Variabel Penelitian 3.4 Definisi Operasional 3.5 Sampling Desain 3.6 Pengumpulan

3.4 Definisi Operasional

3.5 Sampling Desain

3.6 Pengumpulan Data Dan Analisa

3.7 Etika penelitian

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Lokasi Penelitian

4.2 Keterbatasan Penelitian

4.3 Hasil Penelitian

4.3.1 Data Umum

4.3.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

4.3.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan

4.3.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan

4.3.1.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Pernah Atau Belum Mendapatkan Informasi

4.3.1.5.Karakteristik Responden Berdasarkan Sumber Informasi

4.3.2 Data Khusus

4.4 Pembahasan

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

5.1

5.2

Simpulan

Saran

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

x

70

70

71

71

71

73

73

74

81

82

84

85

86

86

88

90

95

97

98

99

99

99

99

100

101

102

102

103

110

111

113

DAFTAR TABEL

Tabel

Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Berdasarkan usia responden Dusun

Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Pada Bulan Agustus 2012 Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Berdasarkan pendidikan responden Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Ponorogo Pada Bulan Agustus 2012 Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Berdasarkan pekerjaan responden Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Ponorogo Pada Bulan Agustus 2012 Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Berdasarkan pernah atau belum mendapatkan informasi di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Ponorogo Pada Bulan Agustus 2012 Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Berdasarkan sumber informasi yang diperoleh responden Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Ponorogo Pada Bulan Agustus 2012 Tabel 4.6 Distribusi Frekuensi Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada Lansia di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Ponorogo Pada Bulan Agustus 2012

3.1 Definisi Operasional

Kecamatan Sukorejo Ponorogo Pada Bulan Agustus 2012 3.1 Definisi Operasional xi 86 99 99 100 101

xi

86

99

99

100

101

102

103

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.5 Kerangka Konsep Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada

Lansia

Gambar 2.6 Kerangka Teori Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada

Lansia

81

82

Hygiene Pada Lansia Gambar 2.6 Kerangka Teori Persepsi Keluarga Tentang Perawatan Personal Hygiene Pada Lansia 81

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1: Lembar Permohonan Menjadi Responden

114

Lampiran 2: Lembar Persetujuan Menjadi Responden

115

Lampiran 3: Kisi-kisi Kuesioner

116

Lampiran 4: Angket Penelitian

118

Lampiran 5: Lembar Data Demografi

122

Lampiran 6: Lembar Tabulasi Persepsi

124

Lampiran 7: Tabulasi Silang

126

Lampiran 8: Surat Izin Penelitian

127

Lampiran 9: Lembar Konsultasi

131

Lampiran

10:

Jadwal Kegiatan

139

Lampiran 11: Lembar Rincian Biaya Penelitian

140

131 Lampiran 10: Jadwal Kegiatan 139 Lampiran 11: Lembar Rincian Biaya Penelitian 140 xiii

xiii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Kebersihan diri merupakan langkah awal mewujudkan kesehatan. Dengan

tubuh yang bersih meminimalkan resiko terhadap kemungkinan terjangkitnya suatu

penyakit, terutama penyakit yang berhubungan dengan kebersihan diri yang buruk.

Hal-hal yang muncul bila lansia kurang menjaga kebersihan dirinya diantaranya

adalah badan gatal-gatal dan tubuh lebih mudah terkena penyakit, terutama penyakit

kulit. Pada rambut terdapat ketombe/kutu, Penampilan tidak rapi dan bau badan tidak

ketombe/kutu, Penampilan tidak rapi dan bau badan tidak sedap, serta kuku yang panjang dan kotor dapat

sedap, serta kuku yang panjang dan kotor dapat menjadi sarang kuman penyebab

penyakit saluran pencernaan, dan bila telinga tidak dibersihkan maka akan dapat

menimbulkan gangguan pendengaran akibat penumpukan kotoran telinga dan dapat

menimbulkan infeksi pada telinga. Pada gigi dan mulut akan menyebabkan karies

gigi, gigi berlubang, sakit gigi, dan bau mulut.

Pertumbuhan penduduk lansia yang diperkirakan lebih cepat dibandingkan

dengan negara-negara lain telah menyebabkan Badan Pusat Statistik (BPS, 2004)

menjadikan abad 21 bagi bangsa Indonesia sebagai abad lansia. Menurut WHO, pada

tahun 2025, Indonesia akan mengalami peningkatan lansia sebesar 41,4%, yang

merupakan

peningkatan tertinggi di dunia.

Bahkan Perserikatan

Bangsa-bangsa

memperkirakan bahwa jumlah warga Indonesia akan mencapai kurang lebih 60 juta

jiwa pada tahun 2025, seterusnya meletakkan Indonesia pada tempat ke-4 setelah

China,

India,

dan

Amerika

Serikat

untuk

jumlah

penduduk

lansia

terbanyak.

(Notoadmojo, 2007). Jumlah lansia di Jawa Timur sekitar 5,5 juta jiwa, sedangkan di

Ponorogo jumlah lansia 132,490 jiwa. Menurut data yang diperoleh, kecamatan

Sukorejo merupakan kecamatan yang mempunyai jumlah lansia terbanyak

1

yaitu

2

7,807 jiwa (Dinkes Ponorogo:2011). Dan dari data yang diperoleh, desa sukorejo

kecamatan sukorejo adalah desa yang mempunyai lansia paling banyak dengan

jumlah 987 jiwa (Puskesmas Sukorejo). Dan Dusun Dare merupakan dusun yang

mempunyai lansia usia 60 tahun keatas lebih banyak, yaitu dengan jumlah 147 jiwa.

Maka dari itu, Peneliti menjadikan Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo

sebagai lokasi penelitian. Semakin banyak jumlah lansia diperkirakan permasalahan

kesehatan yang dihadapi juga akan semakin banyak. Oleh karena itu, peneliti ingin

mengetahui bagaimana persepsi keluarga tentang perawatan personal hygiene pada

lansia.

hasil bahwa sebesar 50% atau sebanyak negatif tentang perawatan personal hygiene
hasil
bahwa
sebesar
50%
atau
sebanyak
negatif
tentang
perawatan
personal
hygiene

didapatkan

persepsi

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada tanggal 25 Juni

di Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo terhadap 10

responden,

mempunyai

5

responden

pada

lansia,

sedangkan 50% atau sebanyak 5 responden mempunyai persepsi positif tentang

perawatan personal hygiene pada lansia.

Peneliti menjadikan Dusun Dare Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo sebagai

lokasi penelitian karena di Kecamatan Sukorejo merupakan urutan pertama yang

mempunyai lansia paling banyak di

Kabupaten Ponorogo dan dengan banyaknya

jumlah

lansia

diperkirakan

permasalahan tentang

kesehatan

mengenai

personal

hygiene juga semakin banyak. Menurut data yang diperoleh di atas ada beberapa

keluarga yang mempunyai persepsi negatif tentang perawatan personal hygiene pada

lansia.

Adapun keluarga dalam hal

ini

sangat diperlukan yaitu

dalam menjaga

kesehatan keluarganya terutama dalam merawat lansia dengan personal hygiene yang

kurang karena keluarga cenderung menjadi seorang reactor terhadap masalah-masalah

3

kesehatan

dan

menjadi

actor

dalam

menentukan

masalah

kesehatan

anggota

keluarganya. Dari sinilah ada kaitan yang kuat antara keluarga dan status kesehatan

keluarganya bahwa melakukan perawatan personal hygiene dengan benar merupakan

hal

sangat

penting

dalam

membantu

mencapai suatu keadaan yang sehat.

anggota

keluarga

termasuk

lansia

untuk

Salah satu hal penting yang akan membawa pengaruh bagi kesehatan dan

psikis lansia adalah kebersihan. Dalam kehidupan sehari-hari, kebersihan itu harus

diperhatikan. Kebersihan itu sendiri sangat dipengaruhi oleh individu dan kebiasaan.

Salah satu hal diantaranya adalah persepsi seseorang terhadap kesehatan itu sendiri.

dibiarkan terus dapat mempengaruhi
dibiarkan
terus
dapat
mempengaruhi

Jika seseorang sakit biasanya masalah kesehatan kurang diperhatikan, hal itu terjadi

karena mereka manganggap masalah kebersihan adalah masalah sepele. Padahal jika

hal

tersebut

secara

umum

kesehatan

(Wartonah&Tarwoto, 2006:57).

Meskipun demikian, lansia haruslah tetap menjaga kesehatan. Untuk terus-

menerus meningkatkan kesehatan harus menjalankan cara-cara hidup yang sehat. Cara

hidup sehat adalah cara-cara yang dilakukan untuk dapat menjaga, mempertahankan,

dan meningkatkan kesehatan seseorang. Hal itu termasuklah menjaga kebersihan

tubuh dan lingkungan (Ismayadi, 2004).

Jadi, berdasarkan permasalahan kesehatan yang telah dibahaskan diatas, untuk

mempertahankan

dan

meningkatkan

kesehatan

usia

lanjut,

personal

hygiene

merupakan salah satu faktor dasar karena individu yang mempunyai personal hygiene

yang

baik

(Setiabudhi,

mempunyai

resiko

2002).

Personal

yang

hygiene

lebih

rendah

merupakan

untuk

mendapat

penyakit.

perawatan

diri

sendiri

yang

dilakukan untuk mempertahankan kesehatan. (Sharma,2007). Perawatan fisik diri

sendiri mencakup perawatan kulit badan, kuku, rambut,

mata, gigi, mulut, telinga,

4

dan

hidung

(Setiabudhi,2002).

Lanjut

usia

terutamanya

harus

didorong

untuk

melaksanakan rutinitas personal hygiene sebanyak mungkin karena upaya ini lebih

menguntungkan karena lebih hemat biaya, tenaga, dan waktu dalam mewujudkan

kesejahteraan

dan

kesehatan.

Peningkatan

personal

hygiene

dan

perlindungan

terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan merupakan perlindungan khusus

yang dapat mempengaruhi tingkat kesehatan. (Dainur,1995). Sehingga hal-hal yang

bisa dilakukan keluarga dalam merawat personal hygiene lansia adalah keluarga

memberikan motivasi kepada para lansia agar lansia yang tidak mau melakukan

personal hygiene mau melakukannya. Dengan adanya motivasi dan support dari

mau melakukannya. Dengan adanya motivasi dan support dari keluarganya yaitu mengajak lansia untuk aktif dalam merawat

keluarganya yaitu mengajak lansia untuk aktif dalam merawat dirinya. Cara lain yang

bisa dilakukan keluarga dalam merawat lansia untuk memenuhi personal hygiene

adalah membantu menyiapkan air untuk mandi, membantu sibin bagi lansia yang

tidak mampu melakukannya, membantu dalam mencuci rambut, membantu ganti

pakaian pada lansia yang sudah tidak bisa melakukan personal hygiene sendiri,

keluarga sebagai orang terdekat dalam merawat atau memberikan perawatan diri pada

lansia tersebut agar lansia terhindar dari suatu penyakit.

1. 2 Rumusan Masalah

Berdasarkan masalah di atas, maka dapat dirumuskan masalah yaitu “Bagaimana

persepsi keluarga tentang perawatan personal hygiene pada lansia?”.

1.3 Tujuan Penelitian

Mengetahui persepsi keluarga tentang perawatan personal hygiene pada lansia.

5

1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1 Manfaat Teoritis

1)

Penelitian

ini

dapat

digunakan

sebagai

bahan

pengembangan

ilmu

pengetahuan dan dapat digunakan sebagai bahan kajian untuk penelitian

selanjutnya.

2)

Penelitian ini dapat menambah wawasan dan dapat dijadikan acuan bahan

penelitian bagi peneliti selanjutnya.

3)

Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi institusi yang

terkait sehingga hasil penelitian dapat dikembangkan.

yang terkait sehingga hasil penelitian dapat dikembangkan. 4) Penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya

4)

Penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti selanjutnya sebagai referensi

untuk meneliti lebih lanjut tentang sikap keluarga dalam perawatan personal

hygiene pada lansia.

1.4.2 Manfaat Praktis

1)

Memberikan pemahaman kepada lansia tentang pentingnya merawat personal

hygiene.

2)

Memberikan pemahaman kepada lansia untuk meningkatkan kebersihan dan

kesehatan.

3)

Meningkatkan penampilan diri dan kenyamanan pada lansia.

6

DAFTAR PUSTAKA

Alimul, Aziz. 2003. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta:

Salemba Medika. Andarmoyo, Sulistyo. 2008. Kebutuhan Dasar Manusia: Personal and Environment Hygiene. Ponorogo: Akademi Keperawatan Universitas Muhammadiyah. Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi v. Jakarta : Rineka Cipta Azizah, Lilik Ma’arifatul. 2011. Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu. Azwar, S. 2004. Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Depkes RI. 1998. Perawat Kesehatan Keluarga, Jakarta: Salemba Medika Depkes RI. 1998. Keperawatan Keluarga edisi 3. Jakarta: EGC. Friedman, Marylin. 1998. Keperawatan Keluarga edisi 3. Jakarta: EGC. Hidayat, A. 2007. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta : Salemba Medika Hurlock, E. 1999. Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi v. Jakarta :

Erlangga Iqbal, W. 2006. Ilmu Keperawatan Komunitas 1. Jakarta : CV. Agung Seto Iqbal, W. 2006. Ilmu Keperawatan Komunitas 2. Jakarta : CV. Agung Seto Mubarak, Waqit Iqbal, dkk. 2006. Ilmu Keperawatan Komunitas 2. Jakarta: Sagung Seto. Notoatmodjo, Soekidjo. 1998. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Notoatmodjo, S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Revisi. Jakarta : Rineka Cipta Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Rineka Cipta Notoatmojo. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: EGC. Nugroho, Wahyudi. 2000. Keperawatan Gerontik. Nursalam, Pariani. 2001. Pendekatan Praktek Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta:

Salemba Medika. Nursalam. 2003. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta:

Salemba Medika. Soejono, Czeresna Heriawan, dkk. 2000. Pedoman Pengelolaan Kesehatan Pasien Geriatri. Jakarta; Pusat Informasi dan Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Universitas Indonesia. Sugiyono. 2004. Statistik Untuk Penelitian. Bandung : Alfa Beta Tarwoto, Wartonah. 2004. Kebutuhan Dasar Manusia dan Konsep Keperawatan. Wasis. 2008. Pedoman Riset Praktis Untuk Profesi Perawat. Jakarta: EGC. Watson, Ruger. 2003. Perawatan Pada Lansia. Jakarta: EGC. Widayatun, T. 1999. Ilmu Perilaku. Jakarta : CV. Agung Seto

Watson, Ruger. 2003. Perawatan Pada Lansia . Jakarta: EGC. Widayatun, T. 1999. Ilmu Perilaku . Jakarta