Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Matematika berasal dari bahasa Yunani Mathematikos secara ilmu pasti,
atau Mathesis yang berarti ajaran, pengetahuan abstrak dan deduktif, dimana
kesimpulan tidak ditarik berdasarkan pengalaman keindraan, tetapi atas kesimpulan
yang ditarik dari kaidah kaidah tertentu melalui deduksi (Ensiklopedia Indonesia!
Matematika merupakan disiplin ilmu yang memiliki peranan penting dalam
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi!
"ornelius (dalam #isna$ati, %&&'()% mengemukakan bah$a ada lima alasan
perlunya belajar matematika, karena matematika merupakan sarana berpikir yang
jelas dan logis, sarana untuk memecahkan masalah kehidupan sehari*hari, sarana
mengenal pola*pola hubungan dan generalisasi pengalaman, sarana untuk
mengembangkan kreatifitas, dan sarana untuk meningkatkan kesadaran terhadap
perkembangan budaya!
+ujuan pembelajaran matematika di ,- adalah untuk mempersiapkan anak
didik sanggup menghadapi perubahan*perubahan keadaan dalam kehidupan dunia
2
yang senantiasa berubah melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran logis, kritis,
cermat, kreatif dan efisien! .ntuk tercapainya tujuan tersebut,perlu adanya proses
yang mendukung pembelajaran tersebut!
-alam proses pembelajaran, selalu akan ada / komponen penting yang saling
terkait satu sama lain! +iga komponan itu adalah () kurikulum,materi yang akan
diajarkan, (% proses, bagaimana materi itu diajarkan, (/ produk,hasil dari proses
pembelajaran! 0etiga aspek ini sama pentingnya karena merupakan satu kesatuan
yang membentuk lingkungan pembelajaran!
+ercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran matematika dapat dilihat dari
hasil belajar matematika sis$a! 1erdasarkan hasil pengamatan peneliti dan
$a$ancara dengan guru kelas, pada mata pelajaran matematika sis$a kelas I2 3 ,-
4egeri 56 7ekanbaru sebagian besar sis$a tidak dapat mencapai 0riteria 0etuntasan
Minimal (00M yang telah ditetapkan, yaitu 6&! 0enyataannya hasil belajar
matematika kelas I2 ,-4 56 7ekanbaru masih rendah, dari 8& orang sis$a hanya )&
orang (%9: yang mencapai 00M! ,edangkan sis$a yang tidak mencapai 00M
yaitu sebanyak /& orang sis$a (69: dengan nilai rata*rata kelas 96,/9! .ntul lebih
jelas, dapat dilihat pada tabel diba$ah ini!
Tabel. 1.1
Data hasil belajar Matematika siswa kelas I A
;umlah 0riteria 0etuntasan +ingkat 0etuntasan #ata*rata
3
,is$a
Minimal
(00M
+untas +idak +untas
96,/9
8& 6& )& <rang /& <rang
7ersentase 0etuntasan 0lasikal %9 : 69 :
-ari tabel diatas, hasil belajar matematika kelas I2 3 kurang memuaskan,
disebabkan guru tidak menerapkan model atau pendekatan dalam pembelajaran,
proses pembelajaran yang terjadi lebih terpusat kepada guru, guru kurang
memberikan kesempatan kepada sis$a untuk mengungkapkan pemikiran, dan
pendapat dalam proses pembelajaran, guru belum dapat menciptakan interaksi sesama
sis$a dalam proses pembelajaran, serta guru tidak menggunakan media pendukung
dalam proses pembelajaran!
-ari penyebab di atas timbul berbagai gejala yaitu masih ada sis$a yang tidak
memperhatikan penjelasan dari guru, sis$a juga kurang bersemangat selama proses
pembelajaran, sis$a tidak fokus dalam proses pembelajaran, sis$a belum terlibat
secara aktif dalam proses pembelajaran, sis$a kurang menguasai konsep materi dan
mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal*soal, sehingga sis$a tidak dapat
menyelesaikan soal*soal tepat $aktu! ,elain itu kebanyakan dari sis$a menganggap
pelajaran matematika itu membosankan!
Mencermati kondisi diatas, maka guru perlu berupaya meningkatkan kualitas
pembelajaran dengan melakukan beberapa usaha perbaikan, terutama dalam proses
pembelajaran yang dilakukan oleh guru! ,alah satu usaha yang dapat dilakukan
4
adalah menerapkan model pembelajaran yang bertujuan mengaktifkan sis$a, yaitu
sis$a mempelajari pelajaran sendiri untuk mengeluarkan pemikirannya, apabila
terjadi kendala maka sis$a bertanya dan berdiskusi terlebih dahulu dengan temannya!
,is$a juga dituntut untuk mempunyai rasa tanggung ja$ab dengan tugasnya! Maka
peneliti menerapkan Model 7embelajaran 0ooperatif tipe Think Pair Share. =amroni
(+rianto, %&)&( 96 mengemukakan bah$a manfaat penerapan belajar kooperatif
adalah dapat mengurangi kesenjangan pendidikan khususnya dalam $ujud input pada
le>el indi>idual! -isamping itu, belajar kooperatif dapat mengembangkan solidaritas
sosial dikalangan sis$a!
Model pembelajaran Think Pair Share (+7, adalah salah satu model
pembelajaran yang memberi kesempatan kepada setiap sis$a untuk menunjukkan
partisipasi kepada orang lain! 0etika pembelajaran berlangsung, sis$a berusaha
menggunakan seluruh potensi yang dimilikinya untuk mengikuti pembelajaran!
Model pembelajaran Think Pair Share (+7, memiliki keunggulan yaitu
optimalisasi partisipasi sis$a baik dalam bertanya maupun menja$ab, karna model
pembelajaran ini memberi kesempatan lebih banyak kepada setiap sis$a untuk
dikenali dan untuk menunjukan partisipasi mereka kepada orang lain dalam bertanya
dan memberikan ja$aban!
1erdasarkan permasalahan di atas, peneliti melakukan suatu penelitian
sebagai upaya untuk melakukan perbaikan terhadap pembelajaran sebelumnya
5
dengan judul 7enerapan Model 7embelajaran 0ooperatif +ipe Think Pair Share
(+7, .ntuk Meningkatkan ?asil 1elajar Matematika ,is$a 0elas I2 3 ,- 4egeri
56 7ekanbaru
1.!. RUMU"AN MA"ALAH
1erdasarkan latar belakang permasalahan diatas, rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah ( 3pakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think
pair share (+7, dapat meningkatkan hasil belajar matematika sis$a kelas I2 3 ,-
4egeri 56 7ekanbaru @
1.#. TU$UAN PENELITIAN
+ujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan
hasil belajar matematika sis$a kelas I2 ,- 4egeri 56 7ekanbaru dengan menerapkan
model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (+7,!
1.%. MAN&AAT PENELITIAN
7enelitian ini dapat memberikan manfaat (
)! 1agi sis$a,dapat meningkatkan hasil belajar matematika sis$a!
6
%! 1agi guru, sebagai salah satu alternatif model pembelajaran matematika
dalam penyampaian materi!
/! 1agi sekolah,untuk meningkatkan mutu pembelajaran matematika agar
prestasi belajar sis$a lebih baik
8! 1agi peneliti,dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meneliti lebih lanjut!
1.'. DE&ENI"I (PERA"I(NAL
)! 7enerapan menurut 0amus 1esar 1ahasa Indonesia (011I perbuatan
menerapkan! ;adi penerapan merupakan suatu perbuatan mempraktekkan
suatu teori,metode dan hal lain untuk mencapai tujuan tertentu dan untuk
suatu kepentingan yang diinginkan suatu kelompok atau golongan yang telah
terencana dan tersusun sebelumnya! Yang dimaksud dalam penerapan disini
adalah mempraktekkan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share.
%! Model 7embelajaran 0ooperatif tipe Think Pair Share adalah merupakan jenis
pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi
sis$a! Menurut +rianto (%&)&(') model 7embelajaran Think Pair Share
menggunakan metode diskusi berpasangan yang dapat memberi sis$a lebih
banyak $aktu berpikir,untuk merespon dan saling membantu!
7
/! ?asil 1elajar menurut -imyati dan Mudjiono (%&&5 ( / merupakan hasil dari
suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar! ;adi,dari pengertian di
atas,dapat disimpulkan bah$a hasil belajar adalah hasil atau suatu
kemampuan yang dimiliki oleh sis$a setelah sis$a tersebut mengalami
aktifitas belajar yang dapat disimbolkan dalam bentuk skorAnilai!
8! ?asil belajar matematika sesuatu yang diperoleh sis$a dalam bentuk
skorAnilai dari kegiatan belajar matematika yang menyebabkan terjadinya
perubahan tingkah laku yang berkaitan dengan konsep matematika!