Anda di halaman 1dari 2

Menurut soerjono soekanto, masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur

kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi
bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti
kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Perubahan sosial, August Comte (1798-1857) membagi dalam dua konsep penting ; yaitu
social static (bangunan struktural) dan Social Dynamics (dinamika struktur). Bangunan
struktural merupakan hal-hal yang mapan, berupa sttruktur yang berlaku pada suatu masa
tertentu. Bahasan utamanya mengenai struktur sosial yang ada dimasyarakat yang melandasi
dan menunjang orde, tertib dan kestabilan masyarakat.
Dinamika sosial merupakan hal-hal yang berubah dari suatu waktu ke waktu yang lain, yang
dibahas adalah dinamika sosial dari struktur yang berubah dari waktu ke waktu. Dinamika
sosial adalah daya gerak dari sejarah tersebut. Dinamika sosial adalah daya gerak dari sejarah
tersebut, yang pada setiap tahapan evolusi manusia mendorong ke arah tercapainya
keseimbangan baru yang tinggi dari masa (generasi) ke masa berikutnya. Struktur dapat
digambarkan sebagai hierarki masyarakat yang memuat peneglompokan masyarakat
berdasrkan kelas-kelas tertentu (elite, middle dan lower class). Sedangkan dinamika sosial
adalah proses perubahan kelas-kelas masyarakat itu dari satu masa ke masa yang lain.
Perubahan sosial ada pada dinamika struktural, yaitu perubahan atau issue perubahan sosial
yang meliputi bagaimana kecepatannya, arahnya, bentuk, agennya (perantara) serta
hambatan-hambatannya.
Perubahan sosial berlangsung secara terus menerus dari ke waktu ke waktu, apakah
direncanakan atau tidak, terus terjadi tak terhankan.
Struktur ekonomi menjadi bangunan dasar dari social structure dan idelogical super
structure. Dalam hal ini bangunan material itu menjadi material infra structure, yang
berisikan kondisi-kondisi material sebagai pembentuk prasarat dasar eksistensi manusia .
pemikiran hubungan struktur social tersebut berasal dari seorang Antropolog Amerika yang
bernama Marvin Harris (1979) berdasarkan pemikiran strukturalism dari Levi Strauss yang
mengugkap kekuatan ekonomi dalam menimbulkan dinamika yang luas dikalangan
masyarakat (stone age economics)
Selanjutnya Harris menyatakan bahwa interaksi sosial dan sosial relation berbeda sekali,
meskipun keduanya berasal dari konsep social structuure. Perbedaan itu mencakup
pemahaman terhadap kepentingan yang dimiliki oleh jenis-hubungan tertentu.
Societal Structure pada dasarnya tidak sekedar perubahan struktur, melainkan terjadi
perubahan kemasyarakatan (societal change), dengan demikian dapat dinyatakan societal
change in societal structure.
Perubahan yang terjadi mencakup perubahan tiga strkture yaitu diawali oleh perubahan pada
struktur ekonmi (material infra - structure), kemudian diikuti oleh perubahan pada social
structure dan kemudian sampai pada perubahan ideological super structure.

Teori perubahan social : menurut teori Sosial Klasik