Anda di halaman 1dari 13

PASSIVE INFRARED SENSOR

Fazar Rezha Fauzy


211 313 011
3MEC


Outline
Apa itu Passive Infrared Sensor?
Major Applications
Practical Applications
Bagaimana alat itu bekerja
Bagian dari Passive Infrared Sensor
Spesifikasi Utama
Kelemahan

Apa itu Passive Infrared (PIR) Sensor?
Sensor PIR (Passive Infra Red) adalah sensor
yang digunakanuntuk mendeteksi adanya pancaran sinar infra
merah.SensorPIRbersifat pasif, artinya sensor ini tidak meman
carkan sinar inframerah tetapi hanya menerima radiasi sinar inf
ra merah dariluar.Sensor ini berfungsi untuk pendeteksi geraka
n yang bekerja dengan cara mendeteksi adanya perbedaan /
perubahan suhusekarang dan sebelumnya.
Major applications
Motion Detection
Lighting Systems
Security Systems
Automation (doors, air conditioning, etc.)
Measuring Temperature Differentials
Measure temperatures of remote objects

Practical Applications
Automatic doors
Interactive Rooms
Activate when person enters room
Remote triggered cameras
Take photos/start recording when person enters room

Prinsip Kerja
How It Works Theory (cont.)
For example: A PIR sensor is pointed into a room. An animal, with
a temperature greater than the wall, walks into the room. As the
animal crosses the first sensor, a positive pulse is produced. When
the animal is in front of both sensors, there is no sensed change. As
it crosses the second sensor, a negative pulse is emitted. These
pulses are what is detected.
An illustration of this example is shown on the next slide


How It Works Theory (cont.)
Bagian dari Passive Infrared Sensor

1. Fresnel Lens
Digunakan sebagai lensa yang memfokuskan sinar
pada lampu mercusuar.Lensa Fresnel juga berguna dalam
pembuatan film, tidak hanya karena kemampuannya untuk
memfokuskan sinar terang, tetapi juga karena intensitas
cahaya yang relative konstan diseluruh lebar berkas
cahaya.

2. IR Filter
IR Filter dimodul sensor PIR ini mampu menyaring
panjang gelombang sinar infrared pasif antara 8 sampai 14
mikrometer, sehingga panjang gelombang yang dihasilkan
dari tubuh manusia yang berkisar antara 9 sampai 10
mikrometer ini saja yang dapat dideteksi oleh sensor.
Sehingga Sensor PIR hanya bereaksi pada tubuh manusia
saja.

3. Pyroelectric sensor
Pyroelectric sensor yang merupakan inti dari sensor
PIR befungsi untuk menangkap pancaran sinar inframerah
inilah ini sehingga menyebabkan Pyroelectic sensor yang
terdiri dari galium nitrida, caesium nitrat dan litium
tantalate menghasilkan arus listrik. Mengapa bisa
menghasilkan arus listrik? Karena pancaran sinar
inframerah pasif ini membawa energi panas. Material
pyroelectric bereaksi menghasilkan arus listrik karena
adanya energy panas yang dibawa oleh infrared pasif
tersebut. Prosesnya hampir sama seperti arus listrik yang
terbentuk ketika sinar matahari mengenai solar cell.

4. Amplifier
Sebuah sirkuit amplifier yang ada menguatkan arus
yang masuk pada material pyroelectric.



5. Comparator
Seterlah dikuatkan oleh amplifier kemudian arus
dibandingkan oleh comparator sehingga mengahasilkan
output.

Limitations
Sensing can be confused
Gerak terlalu dekat dengan sensor
Gerak tidak melewati sensor satu per satu
Tidak dapat mendeteksi lambat bergerak atau benda diam
Sensor didekati langsung di
Keterbatasan dalam kebanyakan sensor
Temperature sensitive