Anda di halaman 1dari 7

Overview pertemuan sebelum UTS AKSK, (3G Akuntansi dengan Pak Cahyo) :

- Standar pekerjaan audit lapangan


- Standar pelaporan
- Audit Evidence
- Audit yang berpengaruh syaratnya?
- Bukti yang reliable (dapat diandalkan) itu bagaimana?
- Tipe bukti
- Manajemen Asersi (PASTI KELUAR, "kata bapaknya")
- Asersi Transaksi ada 5, sebut dan jelaskan
- Asersi atas saldo ada 4, sebut dan jelaskan
- Tujuan Audit ada 8, sebut dan jelaskan
- Secara umum audit ada 4, sebut dan jelaskan
- Opini ada 4
- Kondisi yang menyebabkan unqualified opinion
- Yang tidak termasuk dalam unqualified opinion
- Pengendalian intern adl... ; dan tujuannya akan tercapai dengan apa?
- Elemen pengendalian intern apa aja?

wajib baca table arens:
2-2, 3-2,6-1, 6-2, 6-3, 6-4, 10-2, 13-4, 13-6.

1. audit adalah?
Auditing adalah pengumpulan dan evaluasi bukti tentang informasi untuk menentukan dan
melaporkan derajat kesesuaian antara informasi itu dan kriteria yang telah ditetapkan.
Auditing harus dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen.
2. audit keuangan, audit kinerja, dan audit ketaatan adalah?
Audit atas laporan keuangan/financial : Adalah audit yang bertujuan untuk menentukan
kesesuaian informasi terukur yang akan diverifikasi dengan kriterian tertentu seperti GAAP
atau Standar Akuntansi yang berlaku umum (PSAK)
Audit kinerja/operasional : penelaahan bagian dari prosedur atau metode operasi
suatu organisasi untuk menilai efisiensi, ekonomis, dan efektifitasnya (3E). Hasilnya berupa
rekomendasi perbaikan operasi.
Audit ketaatan : audit atas ketaatan auditee terhadap prosedur atau aturan
tertentu yang telah ditetapkan baik aturan yang ditetapkan perusahaan maupun aturan yang
ditetapkan oleh atau dengan pihak luar seperti pemerintah, bank, kreditor atau pihak
lainnya. Audit atas laporan keuangan pada hakekatnya adalah audit ketaatan terhadap
prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum
3. opini auditor? ada 4 tlg jlaskan ya
Wajar tanpa syarat : Kelima kondisi tersebut telah terpenuhi. Kelima kondisi tersebut yaitu
1) Neraca, laba rugi, laporan laba ditahan, dan laporan arus kas sudah termasuk dalam
laporan keuangan.
2) Aspek dari ketiga standard umum GAAS telah dipenuhi
3) Bukti audit telah terkumpul cukup memadai. Auditor telah mampu menyimpulkan bahwa
ketiga standar pekerjaan lapangan telah terpenuhi
4)Laporan keuangan telah disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum
5) tidak terdapat situasi yang membuat auditor ingin menambah paragraf penjelasan atau
modifikasi kalimat

Wajar tanpa syarat dengan paragraf penjelasan atau denganmodifikasi kalimat : suatu
proses audit telah dilaksanakand engan hasil yang memuaskan, laporan keuangan disajikan
dengan wajar, namun auditor merasa perlu memberikan informasi tambahan.

Wajar dengan pengecualian : auditor menyimpulkan bahwa keselurahan laporan keuangan
memang telah disajikan dengan wajar, tetapi lingkup audit telah dibatasi secara material
atau terjadi penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum

Tidak wajar (adverse) atau menolak memberikan pendapat (disclaimer) : auditor
menyimpulkan bahwa laporan keuangan tidak disajikan secara wajar, auditor ridak dapat
memberikan opininya mengenai apakah laporan keuangan telah disajikan secara wajar. Hal
ini disebabkan 2 hal yaitu dibatasi lingkup audit dan ketidak independennya auditor.
4. standar audit tu ada 10 yakni a) general standard yg terbagi 3, b) standard of field work yg
terbgi 3, c) standard of reporting yg terbgi 4,, pelajari ya
a. Standard umum
1. Pelatihan dan kecakapan teknis yang memadai, Auditor harus memiliki
keahlian dan pelatihan teknis yang cukup
2. Independensi sikap mental, untuk semua hal yang berhubungan dengan
penugasan.
3. Kecermatan profesional, melaksanakn tugasnya denga tekun dan saksama.
Kecermatan mencangkup kelengkapan dokumentasi audit, kecukupan bukti
audit, dan ketepatan laporan audit
b. Standard pekerjaan lapangan
1. Perencanaan dan pengawasan yang memadai, harus direncanakan secara
layak, pengawasan juga penting karena sebagian besar pekerjaan lapangan
dilakukan oleh staff
2. Pemahaman yang cukup atas struktur pengendalian intern harus diperoleh
untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat , dan lingkup
pengujian yang akan dilakukan
3. Bukti yang mencukupi dan tepat, harus diperoleh melalui inspeksi,
pengamatan, pengajuan pertanyaan, konfirmasi, sebagai dasar yang
memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan.
c. Standard pelaporan hasil
1. Laporan keuangan apakah telah disusun sesuai dengn prinsip akuntansi yang
berlaku umum
2. Keadaan bila prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum tidak diikuti
secara konsisten
3. Pengungkapan informasi dalam laporan keuangan harus dipandang
memadai
4. Laporan audit harus membuat pernyataan pendapat mengenai laporan
kuangan secara keseluruhan atau asersi bahwa pernyataan demikian tidak
dapat diberikan
5. syarat audit terkait persuasiveness of evidence ada dua yaitu..?
Ketepatan bukti (appropriateness of evidance) adalah ukuran mutu bukti. Relevansi dan
reliabilitasnya memenuhi tujuan audit untuk kelas transaksi, saldo akun, dan pengungkapan
yang berkaitan
Kecukupan bukti (suffieciency of evidance). Beberapa faktor menentukan ketepatan ukuran
sampel dalam audit, yaitu ekspektasi auditor atas salah saji dan keefektifan pengendalian
internal klien.
6. bukti audit pny 2 karakter yaitu relevan dan reliable, reliable terbagi lgi jdi 6, apa aja itu?
Relevan, bukti audit harus berkaitan atau relevan dengan tujuan audit yang akan diuji oleh
auditor sebelum bukti tersebut dianggap tepat.
Reliablitias mengacu pada tingkat di mana bukti tersebut dianggap dapat dipercaya atau
layak dipercaya. Reliablilitas tergantung pada enam karakterisitik bukti yang dapat
diandalkan berikut:
1) Independensi penyedia bukti,
2) Efektivitas pengendalian internal klien,
3) Pengetahuan langsung auditor,
4) Kualifikasi individu yang menyediakan informasi
5) Tingkat objektivitas, dan
6) Ketepatan waktu

7. types of audit evidence tu ada 8,apa ja? (ada di chapter 7)
a. Pemeriksaan fisik (physical examination)
b. Konfirmasi (confirmation)
c. Dokumentasi (documentation)
d. Prosedur analitis (analytical procedures)
e. Wawancara dengan klien (Inquiries of the client)
f. Rekalkulasi (recalculation)
g. Pelaksanaan-ulang (reperformence)
h. Observasi (observation)
8. transaction flow example.. baca ya di chapter 6
9. asersi manajemen ada 3, jelaskan bersama karakteristik masing2 ya..
1. Asersi tentang kelas tansaksi dan peristiwa selama periode audit
a. Keterjadian. Transaksi dan peristiwa yang dicatat telah terjadi dan bersangkutan
dengan entitas tersebut
b. Kelengkapan. Semua transaksi dan peristiwa yang harus dicatat telah dicatat
c. Keakuratan. Jumlah dan data lain yang bersangkutan dengan transaksi dan peristiwa
yang dicatat telah dicatat dengan benar
d. Klasifikasi. Transaksi dan peristiwa telah dicatat dalam akun yang tepat
e. Cutoff. Transaksi dan peristiwa telah dicatat dalam periode akuntansi yang benar

2. Asersi tentang saldo akun pada akhir periode
a. Eksistesi. Aktiva, kewajiban, dan ekuitas benar-benar ada
b. Kelengkapan. Semua aktiva, kewajiban, dan kepentingan ekuitas yang harus dicatat
sudah dicatat
c. Penilaian dan alokasi. Aktiva, kewajiban, dan kepentingan ekuitas dimasukkan daam
laporan keuangan pada jumlah yang tepat.
d. Hak dan kewajiban. Entitas itu memegang hak atau kendali atas aktiva, dan
kewajiban merupakan kewajiban entitas itu.
3. Asersi tentang penyajian dan pengungkapan
a. Keterjadian dan hak serta kewajiban. Peristiwa dan transaksi yang diungkapkan telah
terjadi dan bersangkutan dengan entitas itu
b. Kelengkapan. Semua pengungkapan yang harus dimasukkan dalam lapora keuangan
telah dicantumkan
c. Keakuratan dan penilaian. Informasi keuangan dan yang lain telah diungkapkan
secara tepat dan pada jumlah yang tepat
d. Klasifikasi dan dapat dipahami. Informasi keuangan dan yang lain telah disajikan dan
diuraikan secara tepat serta pengungkapan telah dinyatakan dengan jelas.
10. four phases of a financial statement audit.. apa aja? (di chapter 6)
Merencanakan dan merancang pendekatan audit. Ada 2 pertimbangan utama yang
memphengaruhi pendekatan yang akan digunakan auditor: 1. Bukti audit yang
mencukupi harus dikumpulkan agar dapat memenuhi tanggung jawab profesional.
2. Biaya pengumpulan bukti audit ini harus ditekan serendah mungkin
Melaksanakn pengujian pengendalian dan pengujian substantif atas transaksi.
Melaksanakan Prosedur analitis dan pengujian rincian saldo
Menyelesaikan audit dan menerbitkan laporan audit.
11. disebut unqualified opinion knpa?
Unqualified opinion (wajar tanpa pengecualian), sering disebut juga sebagai pendapat yang
bersih (clean opinion) karena memang tidak ada keadaan yang memerlukan pengecualian
(qualified) atau modifikasi atas pendapat auditor. Laporan audit standar tanpa pengecualian
adalah pendapat yang paling umum.
12. hal2 yg membuat menjadi unqualified opinion tu apa? yaitu..a) scope limitation, b) GAAP
departure, c) auditor not independent
Laporan audit standar tanpa pengecualian (unqualifed opinion) diterbitkan bila kondisi-
kondisi berikut terpenuhi:
1. Semua laporanneraca, laporan laba rugi, laporan laba ditahan, dan laporan arus
kassudah termasuk dalam laporan keuangan.
2. Ketiga standar umum telah dipatuhi dalam semua hal yang berkaitan dengan
penugasan.
3. Bukti audit yang cukup memadai telah terkumpul, dan auditor telah melaksanakan
penugasan audit ini dengan cara yang memungkinkannya untuk menyimpulkan
bahwa ketiga standar pekerjaan lapangan telah dipenuhi.
4. Laporan keuangan telah disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang
berlaku umum. Hal itu juga berarti pengungkapan yang memadai telah tercantum
dalam catatan kai dan bagian-bagian lain dari laporan keuangan.
Tidak terdapat situasi yang membuat auditor merasa perlu untuk menambahkan sebuah
paragraf penjelasan atau modifikasi kata-kata dalam laporan audit.
13. internal control adalah? sekalian jelaskan COSO dan COBIT beserta komponennya COSO
dan COBIT
sistem pengendalian internal terdiri atas kebijakan dan prosedur yang dirancang untuk
memberikan manajemen kepastian yang layak bahwa perusahaan telah mencapai tujuan
dan sasarannya. Kebijakan dan prosedur ini sering disebut pengendalian, dan secara kolektif
membentuk pengendalian internal
Kerangka kerja pengendalian internal yang dikeluarkan COSO, menguraikan lima komponen
pengendalian internal :
1. Lingkungan pengendalian : terdiri atas tindakan, kebijakan, dan prosedur yang
mencerminkan sikap manajemen puncak, para direktur, dan pemilik entitas secara
keseluruhan mengenai pengendalian internal serta arti pentingnya bagi entitas itu
2. Penilaian resiko : adalah tindakan yang dilakukan manajemen untuk
mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang relevan dengan penyusunan
laporan keuangan yang sesuai dengan GAAP
3. Aktivitas pengendalian : adalah kebijakan dan prosedur, yang membantu
memastikan bahwa tindakan yang diperlukan telah diambil guna mencapai tujuan
entitas.
4. Informasi dan komunikasi : tujuannya adalah untuk memulai, mencatat, memroses,
dan melaporkan transaksi yang dilakukan entitas itu serta mempertahankan
akuntabilitas aktiva terkait.
5. Pemantauan :berhubungan dengan penilain mutu pengendalian internal secara
berkelanjuatan oleh manajemen.
14. konfirmasi tu ada 2 yaitu konfirmasi positif dan negatif,, jelaskan keduanya..
Konfirmasi positif : meminta si penerima untuk memberikan respons dalam semua situasi.
Apabila audiotr tidak menerima respons, biasanya akan terus mengirimkan permintaan
kedua, ketiga, dst.
Konfirmasi negatif : penerima diminta untuk merespons hanya bila informasinya tidak benar,
dan tidak ada pengujian tambahan yang dilaksanakan bila respons tidak diterima.

1. yg reliable buktiy gmn?
buktinya dapat dipercaya, dilihat dari:
-Independesi penyedia bukti
-Kualifikasi penyedia informasi
-efektivitas pengendalian internal
-pengetahuan auditor
-tingkat objektivitas
-Ketepatan waktu

2.lingkungan pengendalian :
Dilihat dari -filosofi manajemen dan gaya operasi manajemen
-stuktur organisasi
-kebijakan dan praktik SDM
-Integritas & nilai2 etis
-komitmen pada kompetensi
-keikutsertaan dewan komisaris & komite audit

3.persyaratan dpt unqualified :
-Unsur laporan keuangannya lengkap
-Standar umum telah dipenuhi (kompeten,independen,kecermatan profesional)
-Telah sesuai dengan aturan yang berlaku
-tidak ada situasi yang mengharuskan auditor membuat pragraf tambahan/penjelasan
-Bukti yang digunakan cukup memadai & telah terkumpul

4.konfirmasi cariy gmn?
-auditor menyusun isi dari surat yang akan dikirimkan ke pihak ke tiga (metode
positif/negatif)
-auditor menyampaikannya ke klien, lalu minta klien untuk membuatnya (kop surat & tanda
tangan)
-surat dikirimkan ke klien
-balasan langsung dikirim ke auditor

5.risk assesment:
-Memperoleh pemahan tentang bisnis dan industri klien
-Menilai resiko bisnis klien
-melaksanakan prosedur analitis pendahuluan
-menetapkan materialitas & resiko audit yang dapat diterima & resiko inheren
-memahami pengendalian internal klien & menilai resiko pengendalian
-mengumpulkan informasi untuk menilai resiko kecurangan
-mengembangkan rencana secara keseluruhan
-liat tabel 9-4 hal.342

6.analitical review:
-membuat rasio, lalu bandingkan dengan periode sebelumnya/rata-rata industri
-identifikasi mana yang memiliki selisih yang dianggap material
-lakukan prosedur audit lebih lanjut mengenai hal tersebut

7.asersi manajemen
representasi pernyataan tersirat tentang kelas transaksi dan akun serta pengungkapan dalam
laporan keuangan
-Kelas transaksi dan peristiwa : keterjadian,kelengkapan,keakuratan,klasifikasi & cut off
-Saldo akun : eksistensi,keakuratan,penilaian atau alokasi, hak & kewajiban
-Penyajian&pengungkapan: keterjdian serta hak & kewajiban, kelengkapan, keakuratan &
penilaian, klasifikasi dan dapat dipahami

8. Program audit :
Fase I :
Merencanakan dan merancang pendekatan audit
Pahami industri klien, pahami internal control, rencanakan prosedur analitis. Bukti yang
dipake bisa tanya jawab, dokumentasi dan prosedur analitis
Fase II
Pelaksanaan Pengujian pengendalian (ToC) dan Pengujian substantif atas transaksi (STOT)
Pengujian Pengendalian : menguji tentang internal control klien, bisa dilakukan dengan
observasi, dokumentasi atau tanya jawab. Contoh : Dateng lalu perhatiin gimana proses
penjualan berlangsung.
STOT : menguji tujuan transaksi audit, keterjadian, kelengkapan, keakuratan, klasifikasi,
posting & ikhtisar dan penetapan waktu.
Contoh : melakukan dokumentasi, lihat faktur penjualan apakah harga, jumlah barang dan
tanggal udah bener, cocokin sama buku pembantu.
Fase III
Melakukan Prosedur analitis dan pengujian rincian saldo (TDB)
TDB : menguji 8 tujuan audit yang berkaitan dengan saldo
Contoh: melakukan konfirmasi saldo piutang, melakukan rekalkulasi antara faktur dan saldo
akhir.
Fase IV
Menyelesaikan audit dan mengeluakan laporan keuangan
y