Anda di halaman 1dari 12

MANAJEMEN NYERI

NON FARMAKOLOGIS
PADA PROSES PERSALINAN
Ns. RATU KUSUMA, S.Kep. M.Biomed
Pengertian

Cara menurunkan nyeri pada proses
persalinan tanpa menggunakan obat
(stimulasi fisik
maupun perilaku kognitif)

Tujuan

1. Meningkatkan kenyamanan
2. Memperbaiki adanya disfungsi fisik
3. Mengubah respon fisiologik
4. Menurunkan kecemasan

Keuntungan & Keterbatasan
Keuntungan
1) Tidak memperlambat persalinan
2) Tidak ada efek samping dan alergi baik pada ibu
maupun janin
3) Alternatif dukungan untuk obat-obatan
4) Dapat menjadi pilihan untuk ibu yang masuk dengan
persalinan yang cepat

Keterbatasan:
Memerlukan sikap kooperatif dan motivasi klien


TEKNIK MANAJEMEN NYERI
NON FARMAKOLOGIS
1. STERILE WATER INJECTION
2. HYDROTHERAPY

STERILE WATER INJECTION
SEJARAH:
1965 Melzack & Wall memperkenalkan Gate Control Theory
1975 Melzack & Fox Penelitian tentang TENS (
1989 Lytzen et al penelitian INS dengan sterile water untuk nyeri persalinan
1991 Trolle et al mempublikasi penelitian The effect of sterile water blocks
on low back labor pain

PROSEDUR:
1. Atur posisi dan bersihkan punggung
2. Tentukan titik injeksi (4 titik pada tulang sacrum/ Michaelis' rhomboid)
3. Suntikkan 0,1-0,15 ml sterile water secara intradermal
4. Penyuntikan dilakukan saat kontraksi

KEUNTUNGAN:
1. Efek cepat dan efektif untuk menurunkan
nyeri
2. Tidak menurunkan kesadaran
3. Tidak mempengaruhi mobilitas
4. Tidak mempengaruhi kemajuan persalinan
dan kemampuan mengejan
5. Dapat diulang
6. Dapat dilakukan di rumah bersalin/RS
tanpa anatesiologist


STERILE WATER INJECTION


HYDROTHERAPY


PENGERTIAN:
Menggunakan air (hangat, dingin, uap
atau es) untuk menurunkan
ketidaknyamanan

SEJARAH:
Terapi air digunakan sejak sebelum tahun
4500 SM
Abad 17 & 18 mulailah dibuat kamar mandi
untuk meningkatkan kenyamanan dan
mencegah penyakit
Abad 19 Vincenz Priessnitz membuat model
baru untuk terapi air yaitu mandi, seka dan
guyur

PROSEDUR:
1) Siapkan air dalam bath-up atau kolam dgn suhu 92-99 derajat
Fahrenheit (40-44 derajat celcius)
2) Ketahui kapan klien masuk dalam air (kala I fase aktif)
3) Minta klien untuk mencelupkan diri sebatas pinggang
4) Cek selalu suhu air, jika dingin ganti dengan yang hangat
5) Anjurkan klien banyak minum
6) Waspada karena biasanya persalinan menjadi lebih cepat

KEUNTUNGAN:
Mempercepat persalinan, menurunkan tekanan darah, efektif menurunkan
nyeri persalinan, meningkatkan relaksasi

KOMPLIKASI:
Kulit terbakar dan hipotermia



HYDROTHERAPY


TERIMA KASIH.