Anda di halaman 1dari 16

Filariasis Limfatik

Penyusun:
Ida Bagus Indrayana M 10.2009.119
Ellen Sintia 10.2012.028
Steen 10.2012.089
!int"ia 10.2012.1#8
!"ristina 10.2012.28$
!"rissa Mai%"el &ainama 10.2012.'('
)ea Mindy Sasmita 10.2012.#09
Eri%k* +ilrandy San,aya 10.2012.#(2
Fakultas &ed*kteran -niersitas &risten &rida .a%ana
/ln. 0r,una -tara (
/akarta Barat
1
Pendahuluan
Latar Belakang
)alam ke"idu1an se"ari2"ari3 4anyak sekali fl*ra fauna yang "idu1 dengan manusia
se%ara 4erdam1ingan mau1un tidak 4erdam1ingan. Fl*ra dan fauna terse4ut ada yang terli"at
dengan manusia dan ada1ula yang tidak terli"at dengan kasat mata se"ingga mem1unyai
4anyak karateristik dan sifat yang da1at menye4a4kan 1enyakit 4agi manusia. Fauna se1erti
%a%ing sangat akra4 dalam ke"idu1an se"ari2"ari3 teta1i 4e4era1a ,enis %a%ing se1erti
tremat*da3 nemat*da3 dan %est*da da1at menye4a4kan 1enyakit dalam "idu1 manusia dan
4a"kan ada yang da1at menye4a4kan kematian. !a%ing terse4ut da1at menye4a4kan 1enyakit
1ada manusia dengan melalui 4er4agai ma%am %ara3 antara lain dengan melalui makanan dan
gigitan nyamuk se4agai ekt*r.
!a%ing dalam g*l*ngan nemat*da yang da1at "idu1 dalam ,aringan tu4u" manusia
adala" Wucheria bancrofti3 Brugia timori3 Brugia malayi3 Loa loa3 Onchocerca volvulus.
5eta1i "anya .u%"eria 4an%r*fti3 Brugia tim*ri3 dan Brugia malayi yang "idu1 di Ind*nesia.
S1esies ini da1at menye4a4kan 1enyakit filariasis atau yang 4iasa dikenal dengan 1enyakit
kaki ga,a". Penyakit ini da1at mem4uat kaki men,adi 4engkak dan men,alar ke 4agian tu4u"
yang lainnya se1erti skr*tum3 agina3 tangan3 dll. Penye4aran 1enyakit ini adala" melalui
gigitan nyamuk.
1
Tujuan
5u,uan 1enulisan makala" ini adala" untuk mengeta"ui 1enye4a4 4engkak 1ada kaki
kiri se*rang 4a1ak 4erusia #0 ta"un3 mendiagn*sis3 %ara men%ega" dan meng*4ati
1ermasala"an 4engkak yang diderita 4a1ak terse4ut.
Pembahasan
Skenari* 6
Se*rang laki2laki 4erusia #0 ta"un datang dengan kelu"an 4engkak 1ada tungkai
kirinya se,ak 1 4ulan yang lalu.Bengkak a7alnya mun%ul dari tela1ak kaki kemudian
2
mem4esar sam1ai ke tungkai dan lama2lama terasa nyeri sam1ai menye4a4kan 1asien sulit
4er,alan.Pasien mengelu" sering demam naik turun setia1 ' "ari namun tidak terlalu tinggi.
Pasien ,uga mengelu" 1ada saat B0& ken%ingnya 4er7arna ke1uti"an se1erti susu. Pasien
4ertem1at tinggal di daera" 1adat dan kumu" se"ingga sering terkena gigitan nyamuk 1ada
malam "ari.&- 8 tam1ak sakit sedang3 kesadaran 8 %*m1*s mentis3 5) 1109$0 mm:g3 :;
90 <9menit3 ;; 20<9menit3 S 8 '$32
*
!3 ekstremitas 8 edema n*n 1itting di tungkai kiri3 nyeri
tekan =>?.
Identifikasi Masalah
1. !*m1*s mentis 8 kesadaran sadar3 se"at mental.
2. Edema n*n 1itting 8 edema yang ,aringannya tidak men%ekung 4ila ditekan.
2
Rumusan Masalah
Se*rang laki2laki 4erusia #0 ta"un dengan kelu"an 1ada tungkai kiri3 demam naik
turun setia1 ' "ari3 B0& ken%ingnya ke1uti"an. Pasien tinggal di daera" 1adat dan kumu"
serta terkena gigitan nyamuk setia1 "ari.
Mind Map
3
Se*rang laki2laki 4erusia #0 ta"un dengan
kelu"an 1ada tungkai kiri3 demam naik turun
setia1 ' "ari3 B0& ken%ingnya ke1uti"an.
Pasien tinggal di daera" 1adat dan kumu"
serta terkena gigitan nyamuk setia1 "ari.
anamnesa Pemeriksaan
fisik
epidemologi
Working
diagnosis
etiologi
patofisiologi
Differential
diagnosis
Pemeriksaan
penunjang
Pencegahan
prognosis
Penatalaksa
naan
Anamnesis
0namnesa meru1akan suatu 1er%aka1an antara 1enderita dan d*kter3 1eminta 4antuan
dan 1em4eri 4antuan. /enis anamnesis yang da1at dilakukan iala" aut*anamnesis dan
all*anamnesis. 0ut*anamnesis da1at dilakukan ,ika 1asien masi" 4erada dalam keadaan
sadar. Sedangkan 4ila 1asien tidak sadar3 maka da1at dilakukan all*anamnesis yang
menyertakan kera4at terdekatnya yangmengikuti 1er,alanan 1enyakitnya.
5u,uan utama suatu anamnesis adala" untuk mengum1ulkan semua inf*rmasi dasar
yang 4erkaitan dengan 1enyakit 1asien dan ada1tasi 1asien ter"ada1 1enyakitnya kemudian
da1at di4uat 1enilaian keadaan 1asien. Se*rang 1e7a7an%ara yang 4er1engalaman
meme1ertim4angkan semua as1ek 1resentasi 1asien dan kemudian mengikuti 1etun,uk2
1etun,uk yang keli"atan 1erlu menda1atkan 1er"atian ter4esar. Pe7a7an%ara ,uga "arus
menyadari 1engaru" fakt*r2fakt*r s*sial3 ek*n*mi3 ke4udayaan dalam menentukan sifat
alamia" 1asien. Prinsi1 utama dalama anamnesis adala" mem4iarkan 1asien mengutarakan
ri7ayat 1enyakitnya sendiri.
'
)alam melakukan anamnesis3 4e4era1a "al yang mutlak untuk ditanyakan antara lain3
iala" identitas 1asien3 kelu"an utama 1asien3 ri7ayat 1enyakit sekarang3 ri7ayat 1enyakit
da"ulu3 ri7ayat 1enyakit keluarga3 dan ri7ayat s*sial.Se*rang d*kter da1at sa,a mem4uat
anamnesisnya le4i" 4ersa"a4at dengan melakukan ariasi ata1un tam4a"an 1ertanyaan3
dengan %atatan teta1 4er1aku 1ada 1ertanyaan21ertanyaan mutlak yang tela" dise4utkan
se4elumnya.
)alam skenari* kasus kali ini3dida1atkan 4a"7a 1asien mengelu" 4engkak 1ada
tungkai kiri se,ak 1 4ulan yang lalu34engkak a7alnya mun%ul dari tela1ak kaki kemudian
mem4esar sam1ai ke tungkai dan lama2lama terasa nyeri sam1ai menye4a4kan 1asien sulit
4er,alan3 demam naik turun setia1 ' "ari namun tidak terlalu tinggi3 saat B0& ke%ingnya
4er7arna ke1uti"an se1erti susu3 serta 1asien 4ertem1at tinggal di daera" 1adat dan kumu"
se"ingga sering terkena gigitan nyamuk 1ada malam "ari.Maka dari itu3 suda" da1at di%urigai
4a"7a 1asien mengalami filariasis 4an%r*fti.selan,utnya3 d*kter mulai mengara"kan
4
1ertanyaan21ertanyaan yang men,urus keara" filariasis 4an%r*fti. 4e4era1a 1ertanyaan yang
da1at di,adikan se4agai a%uan untuk 1asien yang didugi filariasis 4an%r*fti3 yaitu :
1. 01aka" 1asien sering merasa nyeri3 1anas disertai 1em4esaran 1ada 4agian
tu4u"tertentu@
2. 01aka" nyeri ,uga terkena 4agian alat kelamin 1asien@
'. 01aka" 1anas tinggi menggigil atau 1anas dingin@
#. 01aka" 1asien 1erna" 1eriksa ke d*kter@ 01aka" 1erna" minum *4at@
6. 01aka" ada keluarga 1asien yang ,uga mengalami kelu"an yang sama@
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan fisik adala" tindakan 1emeriksaan yang dilakukan langsung dari diri
1asien.Pemeriksaan da1at dilakukan dari 4agian ke1ala sam1ai kaki.dilaksanakan sesuai
skema dan me%aku1 ins1eksi =mengamati?3 1al1asi =mera4a?3 1erkusi =mengetuk?3
danauskultasi =mendengarkan dengan stet*sk*1?. )engan 1emeriksaan ini3 maka da1at
mem4antu d*kter mem4uang diagn*sis 4anding yang tidak %*%*k yang ada di 1ikirannya
terse4ut.
#
:asil 1emeriksaan fisik yang di da1at adala" se4agai 4erikut :
Su"u : '$32
*
!
5ekanan dara" : 1109$0 mm:g
)etak ,antung =:;? :90 <9menit
Frekuensi 1erna1asan =;;? :20<9menit
Ekstremitas :edema n*n 1itting di tungkai kiri
Ayeri tekan :=>?
Diagnosis:Working Diagnosis dan Differential Diagnosis
)iagn*sis adala" istila" yang menun,uk 1ada nama 1enyakit yang ada di 1asien yang
1erlu dirumuskan =ditentukan? *le" d*kter. )iagn*sis ada 2 ma%am yaitu diagn*sis ker,a
5
=.)? dan diagn*sis 4anding =))?.)iagn*sis ker,a adala" diagn*sis yang menurut ke1utusan
d*kter adala" yang 1aling mungkin meru1akan masala" 1asien dan atas dasar diagn*sis inila"
dilakukan tera1i.Sedangkan diagn*sis 4anding masi" di1erlukan se4agai kemungkinan
terdekat 4erikutnya. )iagn*sis 4anding ini di1erlukan se4agai tanda 7as1ada3 dan 1enggangi
diagn*sis ker,a 4ila di1erlukan untuk diganti.
6
)iagn*sis ker,a
)iagn*sis ker,a 9 working diagnosis saya adala" filariasis4an%r*fti .)iagn*sis ini
ditentukan "anya dari anamnesis dan 1emeriksaan fisik se%ara umum.-ntuk mengeta"ui ,enis
filariasis yang diderita *le" 1asien3 maka "arus dilakukan 1emeriksaan 1enun,ang sekaligus
untuk menyingkirkan diagn*sis 4anding 9 differential diagnosis.
)iagn*sis 4anding
)iagn*sis 4anding 9 differential diagnosis antara lain :
Limfadenitis 4a%terial3 %*nt*"nya adala" limfadenitis serikal.Limfadenitis ini sering
di ,um1ai 1ada 1*1ulasi anak2anak3 meru1akan infeksi 1rimer 1ada kelen,ar limfe.Brganisme
1enye4a4 sering memasuki tu4u" melalui faring3 "idung3 gigi3 atau luka 1ada
kulit.Penye4a4nya adala" 4akteri dan Staphylococcus aureus meru1akan *rganisme yang
1aling sering diis*lasi. Pat"*gen lain yang da1at ditemukan adala" stre1t*k*kus gru1 03
Mycobacterium tuberculosis3 mik*4akterium ati1ik3 4asil +ram negatif =diduga meru1akan
agen 1enye4a4 1enyakit %akar ku%ing?3 Haemophilus influenza3 4akteri anaer*43 rancisella
tularensis3 dan!ersinia pestis. Pada 1emeriksaan fisik 4iasanya menun,ukkan adanya kelen,ar
limfe yang 1adat3 "angat3 eritemat*sa3 dan nyeri. &adang2kadang da1at di,um1ai demam dan
1eningkatan ,umla" leuk*sit3 terutama 1ada anak2anak.
(
Limfadenitis irusis3 1enyakit infeksi yang dise4a4kan *le" irus.Limfadenitis
ter,adi 4ila irus ada 1ada kelen,ar geta" 4ening3 maka akan ter,adi radang
kelen,ar geta" 4ening mena"un3 yang ditandai dengan 1em4esaran kelen,ar geta"
4ening3 tidak terasa sakit teta1i 4er1*tensi mem4esar.
6
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan 1enun,ang yang dilakukan 4ertu,uan untuk menemukan mikr*filaria
yang 4iasanya 4erada 1ada 1eredaran dara" te1i 1ada malam "ari atau1un 1ada siang "ari.
Pemeriksaan dara" te1i3 1engam4ilan dara" dilakukan antara 1ukul 20.002 22.00.
Biasanya diam4il dari u,ung ,ari III atau IC. !aranya: u,ung ,ari di4ersi"kan dengan
alk*"*1$0D3 lalu ditusuk dengan aksin*stil. 5etesan dara" diisa1 dengan 1i1et :4 se4anyak
20 mm3 kemudian diteteskan di atas ka%a 4enda sterildan tetesan dile4arkan "ingga
diameternya men,adi 122 %m3selan,utnya dikeringkan semalam. Se4aiknya di4uat tiga sediaan
untuk setia1 1enderita. Pre1arat di7arnai dengan +iemsa dan 1r*sedurnya se4agai 4erikut :
1. Sediaan yang suda" kering di"em*lisis dengan air 4ersi" =air kran? "ingga
7arna mera" "ilang.
2. )i4ilas lagi dengan air 4ersi" se%ara "ati2"ati3 lalu dikeringkan.
'. )ifiksasi dengan metilalk*"*l selama 1 2 2 menit3 kemudian di4ilas dengan air
4ersi".
#. )i1ulas dengan larutan +iemsa =+iemsa powder'38gram3 gliser*l 260 %%3
metan*l 260 %%? 1 : 10 dalam %airan4uffer 1: $32 selama 10 menit3 di4ilas dan
kemudiandikeringkan.
6. Pre1arat tela" sia1 untuk di1eriksa di 4a7a" mikr*sk*1.
!ara 1emeriksaan mula2mula di1eriksa dengan 1em4esaran 10 < 10. Mikr*filaria
akan tam1ak se1erti 1*t*ngan 4enang yang di%am1akkan. 5eta1i 4elum 4isa di4edakan antara
ketiga s1esiesfilaria. -ntuk da1at mem4edakannya "arus memakai 1em4esaran 10 < 100
dengan *li emersi. &etiga s1esies filarialda1at di4edakan 4erdasarkan lekukan tu4u"3 rasi*
ruang 1adake1ala "cephalic space#$ ada atau tidak inti tam4a"an 1adaek*r dan susunan
nukleus dalam tu4u"nya.
!ara lain untuk mendeteksi mikr*filaria dalam dara" te1iyakni dengan met*de
k*nsentrasi. Pr*sedurnya adala" se4agai4erikut:2 %% s1esimen diam4il dari dara" ena3 lalu
di4agi dua: 1 %%dara" dimasukkan ke dalam ta4ung 1emusing "centrifuge#$ditam4a" 9 %%
larutan f*rmalin 2D lalu di1using =disentrifus?selama 6 menit dengan ke%e1atan 1.60022.000
11m. Enda1annya di1eriksa di 4a7a" mikr*sk*1. Sisa dara" tadi =1%%? dimasukkan ke dalam
4e,ana Eriemeyer yang 4erisi 19 %%larutan 5ee1*l dan garam faal 6D3 diaduk 1 2 2 menit
agarsel2sel dara" "em*lisis3 kemudian disem1r*tkan melaluita4ung 1lastik yang 4erisi
saringan dengan lu4ang 4er1enam1ang 6 mikr*n "millipore corp# untuk menyaring
7
mikr*filaria. -ntuk memfiksasi3 di1akai 10 %% larutan f*rmalinair garam faal 036D
disem1r*tkan melalui ta4ung 1lastik. Bes*k dini "ari3 kertas saring terse4ut di1ulas dengan
larutan "emat*ksilin 1anas selama 6 menit3 di4ilas dan dikeringkan. Selan,utnya kertas saring
diletakkan di atas ka%a4enda3 ditetesi 1 2 2 tetes *li emersi3 ditutu1 dengan ka%a tutu1 4undar3
lalu dili"at di 4a7a" mikr*sk*1. )ikatakan 4a"7a %ara kedua atau yang memakai saringan
ini le4i" sensitif.
Pemeriksaan mikr*filaria dengan %ara 1r**kasi3 tu,uan adala" agar 4isa melakukan
1engam4ilan dara" 1adasiang "ari. Penderita di4erikan minum 100 mg ta4let
dietilkar4amaEin3 ditunggu '0 2 (0 menit3 kemudian dilakukan1emeriksaan dara" te1i se1erti
%ara di atas. &euntungannya3kita 4isa 4eker,a 1ada siang "ari a1alagi untuk suatu riset
yang"arus memeriksa 1enderita dalam ,umla" 4anyak.&erugiannya3 "asilnya tidak sama
dengan "asil 1emeriksaanyang dilakukan 1ada malam "ari. Selain itu3 %ara terse4ut
4isamenye4a4kan 1eru4a"an dan keka%auan 1eri*disitasmikr*filaria.
Pemeriksaan %airan "idr*kel dan kiluria3 1emeriksaan ini menggunakan 10 %%
s1esimen =%airan "idr*kel atau %airan kiluria? di1usingdengan ke%e1atan 1.600 22.000 11m.
!airan di 4agian atasdituangkan ke dalam ta4ung 4ersi". Enda1annya dilarutkankem4ali
dengan %airan tadi se"ingga *lumenya men,adi 036%% dan diaduk sam1ai "*m*gen. !airan
ini diam4il dengan1i1et3 diteteskan sedikit di atas ka%a 4enda dan ditutu1 denganka%a tutu13
kemudian dili"at di 4a7a" mikr*sk*1.
13$
Epidemiologi
Filariasis ditemukan di daera" tr*1is 0sia3 0frika3 0merika 5enga" dan Selatan3
dengan 120 ,uta manusia ter,angkit. .:B men%anangkan 1r*gram dunia 4e4as
filariasis 1ada ta"un 2020.)i Ind*nesia 1enyakit &aki +a,a" terse4ar luas "am1ir di Seluru"
1r*1insi. Berdasarkan la1*ran dari "asil surei 1ada ta"un 2000 yang lalu ter%atat se4anyak
166' desa di (#$ Puskesmas terse4ar di 2'1 &a4u1aten 2( Pr*1insi se4agai l*kasi yang
endemis3 dengan ,umla" kasus kr*nis (2'' *rang. :asil surai la4*rat*rium3 melalui
1emeriksaan dara" ,ari3 rata2rata Mikr*filaria rate =Mf rate? '31 D3 4erarti sekitar ( ,uta *rang
suda" terinfeksi %a%ing filaria dan sekitar 100 ,uta *rang mem1unyai resik* tinggi untuk
ketularan karena nyamuk 1enularnya terse4ar luas.
Pada filariasis 4an%r*fti3 1enye4aran 1arasit ini terda1at di daera" 4er"a7a 1anas
=daera" k"atulisti7a?.Parasit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk se4agai ekt*rnya.
8
5ergantung ekt*rnya dengan tem1at 1erindukan 4erlainan3 filariasis 4an%r*fti ada dua
ma%am yaitu filariasis 4an%r*fti 1erk*taan denganekt*r utamanya adala" %ule&
'uin'uefasciatus yang "idu1 di dalam ruma"3 tem1at 1erindukannya 1ada air k*t*r sekitar
ruma"F dan filariasis 4an%r*fti 1edesaan dengan ekt*rnya nyamuk (edes3 (nopheles dan
Mansonia.
Pada filariasis malayi3 %a%ing Brugia malayi 4anyak terda1at di 0sia.Ber4agai s1esies
Mansonia dan (nopheles da1at meru1akan ekt*r untuk filariasis malayi. Ayamuk Mansonia
uniformis dan Mansonia indiana mem1unyai tem1at 1erindukan di ra7a2ra7a dengan ti1e
su41eri*dik n*krutnaF sedangkan nyamuk (nopheles barbirostris yang terda1at di sa7a"3
se4agai e%t*r 1eri*dik n*ktruna. Ble" karena itu3 filariasis malayi 4iasanya ditemukan di
luar k*ta. -ntuk ti1e su41eri*dik n*kturna 4iasanya mem1unyai 4inatang se4agai "*s1es
reser*irnya.
Pada filariasis tim*ri3 Brugia timori ditemukan ter4atas 1ada daera" &e1ulauan Sunda
&e%il dari &e1ulauan Ausantara. Ayamuk (nopheles barbirostris yang mem1unyai tem1aat
1erindukan di sa7a"2sa7a" serta meng"isa1 dara" 1ada malam "ari 4aik di dalam mau1un di
luar ruma" meru1akan e%t*r dari Brugia timoriF serta tidak ditemukan "*s1es reser*ir.
8
Etiologi
Parasit limfadenitis filariasis terdiri dari ' s1esies3 yaitu Wuchereria bancrofti3 Brugia
malayi3 dan Brugia timori.
Wuchereria bancrofti$ 1arasit ini menye4a4kan 1enyakit filariasis 4an%r*fti.!a%ing ini
4er7arna 1uti"susu se1erti 4enang. !a%ing ,antan 4erukuran #0 mm < 031 mm3 sedangkan
%a%ing 4etina 4erukuran dua kali %a%ing ,antan yaitu (62100mm < 0326 mm. :a4itat %a%ing
de7asa di saluran limfe atau kelen,ar limfeF sedangkan mikr*filarianya 4erukuran 2602'00
mikr*n < $28 mikr*n"anya terda1at di dalam dara" 1erifer 1ada 7aktu malam. Pada siang
"ari3 mikr*filaria terda1at di ka1iler alat2alat dalam =1aru3 ,antung3 gin,al?.Pada
Wuchereria4an%r*fti33 intinya teratur3 4agian ek*r k*s*ng tidak terda1at inti tam4a"an3 ruang
k*s*ng di ke1ala dengan 1er4andingan ukuran 1an,ang sama dengan le4arnya =1:1?. !a%ing
ini 4ersifat ii1ar3 %a%ing 4etina "amil dan mela"irkan mikr*filaria.:*s1es definitif adala"
manusia.
8

+am4ar 1. Mikr*filaria Wuchereria bancrofti


Brugia malayi3 1arasit ini menye4a4kan 1enyakit filariasis malayi. !a%ing ini
4er7arna 1uti" susu se1erti 4enang. !a%ing ,antan 4erukuran 2222' mm < 0309 mm3
sedangkan %a%ing 4etina 66 mm < 031( mm. :a4itat %a%ing de7asa di saluran limfe atau
kelen,ar limfeF sedangkan mikr*filarianya 4erukuran 20022(0 mikr*n < 8 mikr*n terda1at di
dalam dara" 1erifer. Mikr*filaria memiliki sarung3 lekuk 4adannya kaku 4ersudut3 inti
4erkel*m1*k tidak teratur3 1ada 4agian ek*r terda1at 122 inti tam4a"an3 ruang k*s*ng di
ke1ala 1an,ang dua kali le4arnya.Selain "*s1es definitif yaitu manusia3 ,uga terda1at "*s1es
reser*ir yaitu kera3 an,ing dan ku%ing.
8
1!
+am4ar 2. Mikr*filaria Brugia malayi
Brugia timori3 1arasit ini menye4a4kan 1enyakit filariasis tim*ri. !a%ing ini 4er7arna
1uti" susu se1erti 4enang. !a%ing ,antan 4erukuran 1'22' mm < 0308 mm3 sedangkan %a%ing
4etina 212'9 mm < 031 mm. :a4itat %a%ing de7asa di kelen,ar limfeF sedangkan
mikr*filarianya 4erukuran 2802'10 mikr*n < $ mikr*n terda1at di dalam dara" 1erifer.Sarung
mikr*filaria tidak ,elas terli"at3 1er4andingan 1an,ang dan le4ar dari ruang sefalik ':13 dan
ukurannya le4i" 1an,ang 1ada Brugia timori.:*s1es definitif adala" manusia.
8
+am4ar '. Mikr*filaria Brugia timori
Patofisiologi
Penyakit filariasis ini adala" infeksi %a%ing nemat*da yang mengalami 1eru4a"an
siklus "idu1 =stadium seksual? dan men,adi de7asa di dalam kelen,ar limfe manusia se4agai
"*s1es definitif. !a%ing 4etina akan mem1r*duksi mikr*filaria yang masuk ke dalam aliran
dara" 1erifer menausia 1ada malam "ari dengan k*nsentrasi tinggi 1ada ,am antara 10.00
malam dan 2.00 1agi. Bila 1enderita digigit nyamuk dan nyamuknya meng"isa1 dara"nya3
maka mikr*filaria yang terda1at dalam tu4u" 1enderita akan ter"isa1 *le" nyamuk dan
mengalami 1erkem4angan. Mula2mula masuk ke lam4ung nyamuk untuk mele1askan sarung
lalu menu,u ke t*raks dan men,adi lara 13 23 dan '.Pada stadium lara ' ini suda" 4erada di
1r*4*s%is nyamuk. Lalu ketika nyamuk mengigit manusia3 lara ' akan masuk ke tu4u"
manusia dan 4erkem4ang men,adi lara # dan 6 di limfe.
9
11
+am4ar #. )aur "idu1 limfadenitis filariasis
Gejala klinis
Perkem4angan dalam tu4u" "*s1es da1at di4agi atas 4e4era1a 1eri*de3 yaitu :
Masa inku4asi 4i*l*gi3 7aktu yang di1erlukan se,ak masuknya lara infektif
menem4us kulit sam1ai mun%ulnya mikr*filaria untuk 1ertama kali di dalam dara" 1erifer3
4iasanya mem4utu"kan 7aktu 1 ta"un atau le4i". Peri*de ini dile7ati tan1a ge,ala yang
4erarti3 ke%uali 4agi mereka yang "i1ersensitif ter"ada1 mikr*filaria akan tim4ul ge,ala
alergi. Sering kali 1eri*de ini dise4ut se4agai 1eri*de asim1t*matik amikr*filaremik.
8
Peri*de asim1t*matik =1eri*de tan1a ge,ala?3 1eri*de ini 4iasanya 4erlangsung
4erta"un2ta"un tan1a adanya ge,ala yang nyata 7alau1un mikr*filaria tela" ditemukan di
dalam dara" 1erifer. Sering kali 1eri*de ini dise4ut se4agai 1eri*de asim1t*matik
mikr*filaremik.
8
Stadium akut3 stadium ini 4iasanya dia7ali suatu limfangitis terkadang 4ersama
limfadenitis disertai 1anas3 malaise3 sakit ke1ala.Penyum4atan dise4a4kan *le" %a%ing
de7asa yang 4anyak terda1at dalam 1em4ulu"9kelen,ar limfa dan lesinya terda1at 1ada
se4ela" distal daera" 1enyum4atan terse4ut3 daera" ini akan mengalami 1em4engkakan dan
"i1eremi. &eadaan ini 4erulang3 se4ulan sekali3 da1at ,uga le4i" %e1at3 mungkin ini
12
4er"u4ungan dengan aktiitas fisik sese*rang3 mungkin 1ula karena turunnya am4ang
1erta"anan tu4u".Pada 7anita 4isa menyertai setia1 7aktu menstruasi.Makin lama makin
4ertam4a" 1ara"3 saluran limfe terasa sakit aki4at adanya 1eradangan.Peri*de ini dise4ut
se4agai 1eri*de sim1t*matik mikr*filaremik.
Filariasis 4an%r*fti
Pada filariasis yang dise4a4kan *le" Wuchereria bancrofti3 1emulu" limfe alat
kelamin laki2laki sering terkena disusul funikulitis3 e1ididimitis dan
*r%"itis.Limfadenitis inguinal atau aksila sering 4ersama dengan limfangitis retr*grad
yang umumnya sem4u" sendiri dalam '216 "ari.Serangan 4iasanya ter,adi 4e4era1a
kali dalam seta"un.
Filariasis 4rugia
Pada filariasis yang dise4a4kan *le"Brugia malayi dan Brugia timori
limfadenitis 1aling sering mengenai kelen,ar inguinal3 sering ter,adi setela" 4eker,a
keras.&adang2kadang disertai limfangitis retre*grad.Pem4ulu" limfe men,adi keras
dan nyeri dan sering ter,adi limfedema 1ada 1ergelangan kaki dan kaki.Penderita
tidak mamu 4eker,a selama 4e4era1a "ari.Serangan da1at ter,adi 12 kali dalam satu
ta"un sam1ai 4e4era1a kali 1er4ulan. &elen,ar limfe yang terkena da1at men,adi
a4ses3 meme%a"3 mem4entuk ulkus dan meninggalkan 1arut yang k"as ssetela" '
minggu G ' 4ulan.
8
Stadium kr*nis3 stadium ini ditandai dengan adanya 1em4engkakan *rgan
4ersangkutan dalam suatu ti1e ele1"anti*id atau ter,adinya 1erkem4angan limf*kel3 kadang2
kadang disertai ru1tur atau ter,adinya suatu fi4r*sis.
Filariasis 4an%r*fti 3
keadaan yang sering di,um1ai adala" "id*rkel.)i dalam %airan "idr*kel da1at
ditemukan mikr*filaria. Limfedema dan ele1"antiasis =1ene4alan kulit dan ,aringan2
,aringan di 4a7a"nya? ter,adi dis eluru" tungkai atas3 tungkai 4a7a"3 skr*tum3 ula
=4ua" dada? dengan ukuran 1em4esaran di tungkai da1at ' kali dari ukuran asalnya.
&iluria da1at ter,adi tan1a kelu"an3 teta1i 1ada 4e4era1a 1endertia menye4a4kan
1enurunan 4erat 4adan dan kelela"an.
13
Filariasis 4rugia
Ele1"antiasis ter,adi di tungkai 4a7a"3 di 4a7a" lutut3 dan lengan 4a7a".
-kuran 1em4esaran ekstremitas umumnya tidak mele4i"i 2 kali ukuran asalnya.
8
Penatalaksanaan
Medi%a ment*sa
Be4era1a *4at yang da1at di gunakan antara lain:
)ietilkar4amaEin =)E!?3 "etraEan3 *4at ini k"usus digunakan ter"ada1 mikr*filaria
%a%ing 4enang3 sedangkan 1ada makr*filaria kurang efektif.&"asiatnya 4erdasarkan
1enurunan kegiatan *t*t dan kemudian melum1u"kan mikr*filaria.B4at ini ,uga mengu4a"
1ermukaan mem4rane %a%ing se"ingga %a%ing da1at dimusna"kan *le" daya tangkis
1enderita. ;ea4s*r4sinya dari usus muda" se"ingga kadar dalam 1lasma suda" men%a1ai
1un%aknya dalam 122 ,am. Le4i" dari 60D diekskresikan melalui urin dalam keadaan utu".
Efek sam1ing : sakit ke1ala3 1using3 mual3 dan munta"3 7alau1un sering ter,adi teta1i
tidak serius dan 4iasanya "ilang sendiri dalam 7aktu 4e4era1a "ari tan1a meng"entikan
1eng*4atan. 0man untuk i4u "amil.Pr*tein dan filarial yang mati da1at menye4a4kan reaksi
alergi3 misalnya urti%aria "e4at3 dermatitis dan demam3 yang ,uga da1at "ilang sendiri setela"
'2$ "ari.
)*sis : 1602600 mg se"arinya untuk 1# "ari.
10
Inerme%tin3 *4at anti1arasit ini menye4a4kan efek sam1ing le4i" sedikit.:al ini tela"
ter4ukti efektif 1ada mikr*filaria setela" d*sis tunggal 20226 m%g9kg 4erat 4adan.&arena
4iayanya mura"3 d*sis tunggal3 dan 4e4era1a efek sam1ing3 "al ini men,adi *4at 1ili"an
untuk infeksi filaria a7al. Aamun3 inerme%tin tidak mem1engaru"i %a%ing de7asa.
11
A*n2medi%a ment*sa
Penatalaksanaan tan1a menggunakan *4at3 4isa dilakukan dengan melakukan
1em4eda"an.:idr*kel dan ele1"antiasis 1ada skr*tum da1at diatasi dengan eksisi 4eda".
14
Pada 1asien dengan %a%at kr*nis3 se1erti ele1"antiasis3 limfedema atau "idr*kel disarankan
untuk men,aga ke4ersi"an yang ketat.
12
Prognosis
Pr*gn*sis sangat 4aik dengan 1eng*4atan dini teta1i men,adi 4uruk ,ika k*m1likasi
4erkem4ang.
Penegahan
Pen%ega"an da1at dilakukan dengan %ara:
1. Menggunakan kelam4u se7aktu tidur
2. Menutu1 entilasi ruma" dengan kasa nyamuk
'. Menggunakan *4at nyamuk sem1r*t atau 4akar
#. Meng*les kulit dengan *4at anti nyamuk
6. Mem4ersi"kan tanaman air 1ada ra7a2ra7a yang meru1akan tem1at 1erindukan
nyamuk3 menim4un3 mengeringkan3 atau mengalirkan genangan air se4agai tem1at
1erindukan nyamuk
(. Mem4ersi"kan semak2semak disekitar ruma"
!esimpulan
Fungsi gin,al yang 1aling utama adala" fungsi dari "*me*statis3 yaitu mengatur
keseim4angan %airan dan elektr*lit dalam tu4u"3 gin,al melakukan itu dalam filtrasi3
rea4s*r1si3 dan sekresi. Sakit munta4er se1erti dalam kasus ter,adi aki4at "ilangnya 4anyak
%airan di dalam tu4u" yang mengaki4atkan tekanan dara" di dalam tu4u" men,adi turun3
aki4at turun3 filtrasi turun3 yang direa4s*r1si men,adi 4anyak dan urin men,adi sedikit3 semua
itu menye4a4kan sese*rang tidak 4erkemi".
Daftar Pustaka
1. /*"n :. &amus ringkas ked*kteran stedman untuk 1r*fesi kese"atan. /akarta: E+!F
200#."al 2#6.
15
2. )*rland. &amus ked*kteran )*rland. /akarta: E+!F 2012.".#(93 (9'.
'. Mark :S. Buku a,ar diagn*stik fisik. /akarta: Pener4it Buku &ed*kteran
E+!F1996.".#
#. /*ng .). &anker3 a1aka" itu@ Peng*4atan3 "ara1an "idu13 dan dukungan keluarga.
/akarta : 0r%anF 200#.".106.
6. :ard,*disastr* ). Menu,u seni ilmu ked*kteran: 4agaimana d*kter 4er1ikir3 4eker,a3
dan menam1ilkan diri. /akarta : +ramedia Pustaka -tamaF 200(.".602(.
(. S%"7artE M.. Ped*man klinis 1ediatri. /akarta : E+!F 200#.".61#.
$. Sa%"er3 ;*nald 0. 5in,auan klinis "asil 1emeriksaan. /akarta: E+!F 200#."al '9(.
8" Aatadisastra ). Parasit*l*gi ked*kteran: ditin,au dari *rgan tu4u" yang diserang.
/akarta: E+!F 2009.".16229.
9. !"andra B. Ilmu ked*kteran 1en%ega"an dan k*munitas. /akarta : E+!F 2009.".'2.
10. 5,ay 5:3 ;a"adr,a &. B4at2*4at 1enting kasiat3 1enggunaan dan efek2efek
sam1ingnya. /akarta: Ele< Media &*m1utind* 200$.".20#.
11" S%"7artE BF. Filarial :ydr*%ele 5reatment H Management.Meds%a1e. Meds%a1e
2011 /un (. 0aila4le fr*m -;L : "tt1:99emedi%ine.meds%a1e.%*m9arti%le9#'86262
treatment
12. .ayangankar S. Filariasis 5reatment H Management. Meds%a1e 201' May 20.
0aila4le fr*m -;L : "tt1:99emedi%ine.meds%a1e.%*m9arti%le921$$$(2treatment
16