Anda di halaman 1dari 3

ALL BAND RECEIVER

A. Tujuan
1. Agar mengetahui dan dapat menggunakan alat All Band Receiver.
2. Dapat mengetahui fungsi dari bagian All Band Receiver.
3. Dapat menangkap siaran AM, LSB, dan MSB dengan menggunakan All Band
receiver.

B. Pendahuluan
All Band Receiver ini merupakan suatu detector diode yang didalamnya terdapat
high gain amplifier audio. Detektor ini akan mendeteksi semua sinyal yang masuk mulai
dari frekuensi di bawah frekuensi AM sampai diatas frekuensi gelombang mikro. Dengan
penggunaan antenna yang berbeda, radio penerima ini bisa menerima sinyal stasiun radio
AM, FM, Video TV, Car lock transmitter, sinyal telepon selular dan bahkan oven
microwave.

C. Alat dan bahan
1. All band receiver
2. Speaker
3. Antenna

D. Langkah kerja
1. Hubungkan antenna dengan all band receiver dan hubungkan outputnya dengan
speaker
2. Nyalakan all band receiver kemudian pilih mode AM
3. Aktifkan f dan NB
4. Tala all band receiver untuk siaran AM pada frekuensi kerja 100 Khz 5 Mhz, 6 Mhz
10 Mhz, 10 Mhz 15 Mhz, 15 Mhz 20 Mhz dan 20 Mhz 30 Mhz. catat
frekuensi yang diterima beserta besar penguatan pada tabel pengukuran.
5. Ubah mode all band receiver menjadi mode USB. Tangkap 2 siaran USB pada
frekuensi antara 7, 12, 14, 15 dan 21 Mhz. catat frekuensi yang diterima pada tabel
6. Ubah mode all band receiver menjadi mode LSB, lakukan hal yang sama seperti
langkah 5
7. Tuliskan fungsi masing masing tombol pada all band receiver
Fungsi Tombol
Lock button : mengunci frekuensi yang didapat
RF gain control : menguatkan sinyal pembawa
Mhz dial : mengatur besarnya frekuensi
Graduated sub-dial : sub-dial graduated
BFO&BC tune cont : mengatur penalaan tune BFO&BC
Up-dowm switch : menaikan/menurunkan frekuensi
AF Gain control : Mengatur kekerasan suara (gain sinyal audio)
Tune dial : menala frekuensi
AGC switch : Memfungsikan Automatic Gain Control
PBT control : Mengatur PBT
Mode switch : Mengaktifkan mode Switch
Bandwidth switch : Mengaktifkan/Menonaktifkan fungsi Bandwidth(lebar pita)
frekuensi yang ditala
f control :memperjelas sinyal informasi atau mengatur besarnya
frekuensi LO
NB switch : Mengaktifkan/Menonaktifkan fungsi NB(Noise Block)
ATT switch : saklar pelemah sinyal
VFO switch : menghidupkan/mematikan fo
f switch :menghidupkan/mematikan fungsi tombol f control





E. Hasil praktek
a. AM
0,1 5 Mhz
Frekuensi = 1,115,0 Khz
dB = 9

6 10 Mhz
Frekuensi = 7,115,5 MHZ
dB = 9

10 15 Mhz
Frekuensi = 12,080,0 Mhz
dB = 9,5

15 20 Mhz
Frekuensi = 16,100,0 Mhz
dB = 9,5

20 30 Mhz
Frekuensi = 21,510,0 Mhz
dB = 6

b. USB
Frekuensi = 7,475,0 Mhz = 8 dB
Frekuensi = 7,080,0 Mhz = 8 dB

c. LSB
Frekuensi = 7,110,0 Mhz = 9 dB
Frekuensi = 6,640,0 Mhz = 7 dB

F. Kesimpulan
Diperlukan kejelian dalam memutar frekuensinya karena siaran yang diterima itu
memiliki lebar bandwidth tertentu, sehingga siaran itu lebih jelas penerimaannya pada
frekuensi setelah atau sebelum dari frekuensi yang dibaca.