Anda di halaman 1dari 2

PENGUKURAN HARMONISA

A. Tujuan
1. Dapa menguasai RFG untuk frekuensi harmonisa

B. Pendahuluan
Harmonisa adalah distorsi periodik dari gelombang sinus tegangan, arus atau daya
dengan bentuk gelombang yang frekuensinya merupakan kelipatan di luar bilangan satu
terhadap frekuensi fundamental (frekuensi 50 Hz atau 60 Hz). Nilai frekuensi dari gelombang
harmonisa yang terbentuk merupakan hasil kali antara frekuensi fundamental dengan
bilangan harmonisanya (f, 2f, 3f, dst). Bentuk gelombang yang terdistorsi merupakan
penjumlahan dari gelombang fundamental dan gelombang harmonisa (h1, h2, dan seterusnya)
pada frekuensi kelipatannya. Semakin banyak gelombang harmonisa yang diikutsertakan
pada gelombang fundamentalnya, maka gelombang akan semakin mendekati gelombang
persegi atau gelombang akan berbentuk non sinusoidal.

C. Alat dan bahan
1. RF Generator
2. Field Strength Meter

D. Langkah kerja
1. Siapkan alat dan bahan
2. Susun alat seperti gambar dibawah




RF GENERATOR FIELD STRENGTH
METER
3. Atur attenuator field strength meter pada 40 db
4. Nyalakan RF Generator
5. Catat pada tabel kuat sinyal pada field strength meter

50 100 150
50 Hz
49 42 31
40 dB 20 dB 20 dB
60 Hz
60 120 180
50 dB 42 dB 45 dB
70 Hz
70 140 210
51 dB 45 dB 45 dB
80 Hz
80 160 240
48 dB 65 dB 54 dB
90 Hz
90 180 270
47 dB 39 dB 45 dB
100 Hz
100 200 300
40 dB 35 dB 51 dB
150 Hz
150 300

46 dB 45 dB

E. Kesimpulan
Nilai frekuensi dari harmonisa yang terbentuk merupakan hasil kali antara
frekuensi fundamental dengan bilangan harmonisanya misalnya 2f dan 3f. attenuator
adalah suatu rangkaian elektronika yang berfungsi sebagai pelemah atau penurun level
sinyal dari suatu output.