Anda di halaman 1dari 2

Kata manufaktur berasal dari bahasa Latin manus factus yang berarti dibuat dengan

tangan. Kata manufacture muncul pertama kali tahun 1576, dan kata manufacturing
muncul tahun 1683. Manufaktur, dalam arti yang paling luas, adalah proses merubah
bahan baku menjadi produk. Proses ini meliputi (1) perancangan produk, (2) pemilihan
material, dan (3) tahap-tahap proses dimana produk tersebut dibuat. Pada konteks yang
lebih modern, manufaktur melibatkan pembuatan produk dari bahan baku melalui
bermacam-macam proses, mesin dan operasi, mengikuti perencanaan yang terorganisasi
dengan baik untuk setiap aktifitas yang diperlukan. Mengikuti definisi ini, manufaktur
pada umumnya adalah suatu aktifitas yang kompleks yang melibatkan berbagai variasi
sumberdaya dan aktifitas sebagaiberikut:

- Perancangan Produk - Pembelian - Pemasaran


- Mesin dan perkakas - Manufacturing - Penjualan
- Perancangan proses - Production control - Pengiriman
- Material - Support services - Customer service
http://tm.ubaya.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=19&Itemid=27

Dasar – Dasar Proses Permesinan

Proses permesinan atau machining (Diktat Lab Sistem Manufaktur, 2005) adalah
terminologi umum yang digunakan untuk mendeskripsikan sebuah proses penghilangan
material. Proses permesinan dibagi menjadi dua yakni :

1. Traditional Machining : turning, milling, drilling, grinding, dll.


2. Non-traditional machining: chemical machining, ECM, EDM, EBM, LBM,
machining dari material non-metallic.

Jenis- Jenisenis- JePermesinan1Bubut (Turning)Proses bubut (turning) prinsipnya


adalah pengurangan diameter dari benda kerja
2.Menyekrap ( Shaping dan Planning)Pada proses permesinan ini hanya dapat memotong
menurut garis lurus dengan jenis/tipe pemotongan yang sama dan selalu memotong hanya
dalam satu arah, sehingga langkah balik merupakan langkah terbuang (waktu terbuang)
3. Mesin Gurdi (Drilling Machine)Pada mesin Gurdi pahat potong yang digunakan
berupa twist drill yang terdiri dari dua atau lebih pahat potong tunggal, sehingga
dikelompokkan sebagai pahat bermata potong banyak. Gerakan memotong dan memahat
dilakukan oleh pahat.
4. Mesin Freis (Milling Machine)Pada proses Freisyang digunakan adalah terlepasnya
logam (geram) oleh gerakan pahat yang berputar.
5. Mesin Gerinda (Grinding Machine)Prinsip kerja dari menggerinda adalah menggosok,
menghaluskan dengan gesekan atau mengasah, biasanya proses grinding digunakan untuk
proses finishing pada proses pengecoran
6. Gergaji (Sawing)Mesin gergaji adalah suatu mesin yang sangat sederhana dan banyak
digunakan untuk memotong logam atau non logam.

7. Mesin pembesar lubang (Broaching)


Proses Broaching

hampir sama dengan proses gergajiika pada mesin gergaji pemakan atau pemotong benda
kerja oleh satu sisi pahat, tetapi pada mesin broaching pada keseluruhan dari sisi pahat
potong.