Anda di halaman 1dari 21

NERDina

Rujak vs Gado-gado
HOME
Gallery
Emedicine
Fotografer
AMSA-Unismuh
Sabtu, 17 September 2011
SEL


SKENARIO
Sel.
Klarifikasi Istilah
- membran sel - sitoplasma
- ribosom - sentriol
- lisosom - mitokondria
- badan golgi - reticulum endoplasma
- nukleus - nukleolus
- nuklear envelope - mikrotubulus
- mikrofilamen




Pertanyaan-pertanyaan penting

1. Apa yang dimaksud dengan sel dan sebutkan jenis-jenis sel?
2. Sebutkan struktur dasar sel tubuh manusia?
3. Sebutkan apa yang dimaksud siklus sel dan proses pembelahannya?
4. Jelaskan yang dimaksud replikasi, transkripsi, dan translasi?
5. Jelaskan metabolisme sel?
6. Sebutkan organel-organel sitoplasma dan fungsinya?
7. Jelaskan transportasi melalui membran sel?

Jawaban Pertanyaan :

11. Definisi sel : struktur fungsional yang terkecil dari semua organisme
Jenis-jenis sel :

1. Sel berdasarkan ada atau tidaknya membrane inti
Terbagi menjadi dua yaitu prokariotik dan eukariotik.

o Prokariotik
Semua sel prokariotik mempunyai membrane plasma, nukleid, (beberapa DNA dan RNA) dan
sitoplasma yang mengandung ribosom. Sel prokariotik tidak memiliki membrane inti, karenanya,
bahan inti yang berada dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. Cirri
lainnya yaitu prokariotik tidak memiliki system endomembran (membrane dalam), seperti
reticulum endoplasma dan kompleks golgi. Selain itu, sel prokariotik juga tidak memiliki
mitokondria. Namun, mempunyai struktur yang berfungsi sama, yaitu mesosom dan kromatofor.

o Eukariotik
Sel yang memiliki membrane inti, memiliki system endomembran, yakni memiliki organisasi
membrane seperti ret kulum endoplasma, kompleks golgi, mitokondria, dan lisosom. Sel
eukariotik juga memiliki sentriol sedangkan prokariotik tidak.

2. Sel berdasarkan bentuk
1. bentuk bulat(dasar). Contohnya sel darah, sel lemak dan sel telur.
2. Bentuk sferikal dasar. Contohnya: sel saraf, seperti bintang dengan prosesus yang panjang, dan
sel otot polos berbentuk seperti spindle
3. Bentuk gepeng. Bentuk ini terjadi karena kontak dengan permukaan. Bentuk permukaan sel
terjadi akibat tekanan dari banyak permukaan.
3. Sel berdasarkan ukuran
Mikroskopik : sel tubuh manusia yang berdiameter sekitar 10 m-30 m. Ukuran sel dibatasi
agar tidak tumbuh terlalu besar karena sel harus mempertahankan area permukaan (membrane
plasma) yang memadai untuk menampung pergantian antara nutrisi dan sampah.
( Buku Ajar Fisiologi Kedokteran )
22. Struktur Dasar Sel
Secara susunan kimia:
Anorganik
Air: penyusun protoplasma
Ion2 mineral(elektrolit):
kation:K,Na,Ca, Mg...
Anion:CO
3
,PO4,Cl.fungsi: menyediakan bahan inorganis untuk reaksi seluler dan terlibat dalam
mekanisme kontrol sel.
Organik
protein,karbohidrat: nutrisi sel atau sumber energi, nukleid acid, lipid: penyimpanan dan transfer
energi, salah satu komponen utama membran sel, dan hormon.
Secara morfologi:
A. Membran sel(plasmalemma)
Struktur :
Tersusun dari lapisan ganda molekul lipid dengan beberapa protein globular yang tertanam
didalamnya. Tebal lapisannya adalah antara 6-10 nm.
Fosfolipid adalah lipid yang paling sering ditemukan dalam membrane. Lipid yang lainnya
adalah kolesterol dan glikolipid yang merupakan karbohidrat dan lipid.
1. Molekul fosfolipid disusun dalam dua baris parallel (bilayer)
2. Disetiap baris, bagian kepala molekul berupa fosfat polar yang dapat larut dalam air mengarah
pada dua permukaan
3. Bagian ekor molekul berupa asam lemak nonpolar yang ganda.
Protein. Dibagi dalam dua kategori: integral dan perifer.
1. Protein integral membentuk mayoritas protein membrane. Molekul ini menembus dan tertanam
dalam lapisan ganda, terikat pada bagian ekor non polar
o Protein transmembran menyebar ke seluruh lapisan ganda dan membentuk saluran (pori-pori
)untuk transport zat yang melewati membrane
o Protein integral bias juga muncul sebagian salh satu atau beberapa permukaan .protein tersebut
memiliki beberapa fungsi :
- Beberapa protein integral berfungsi sebagai enzim permukaan sel
- Protein integral yang berikatan dengan karbohidrat dapat membentuk sisi reseptor untuk
menerima pesan kimia dari sel lain seperti kelenjar endokrin.
- Sebagian yang lain juga berfungsi sebagai pemberi tanda atau antigen yang menjadi identitas
jenis sel.
2. Protein perifer terikat longgar pada permukaan membrane dan dapat dengan mudah terlepas dari
membrane tersebut. Fungsinya tidak begitu diketahui seperti fungsi protein integral. Protein ini
kemungkinan terlibat dalam struktur pendukung dan perubahan bentuk membrane saat
pembelahan atau pergerakan sel.
Karbohidrat. Berkaitan dengan molekul lipid atau protein. Glikolipid dan glikoprotein yang
dihasilkan dipercaya dapat memberikan sisi pengenal permukaan untuk interaksi antar sel,
seperti mempertahankan sel-sel darah merah agar tetap terpisah atau memungkinkan
penggabungan sel yang sama untuk membentuk suatu jaringan.
Fungsi membran sel :
Selain fungsi sisi reseptor dan komunikasi sel, membrane plasma juga berfungsi sebagai suatu
barier permiabel yang selektif untuk mengatur aliran zat ke dalam dan ke luar sel
B. Sitoplasma :
a) Organel: elemen yang terdapat pada semua sel Eukariotik, dibungkus oleh membran, dan ikut
dalam semua aktifitas sel serta menghasilkan enzim.
Mitokondria
Struktur : tampak seperti batang atau filamen yang bergerak dengan konstan dalam sebuah sel
hidup. Terdiri dari membran terluar halus dan membran terdalam yang membentuk lipatan
disebut krista. Krista menambah bidang permukaan membran bagian dalam. Ruang antar krista
dipenuhi matriks, yang berisi protein, DNA, RNA, dan ribosom.
Fungsi : Mengubah energi kimia menjadi ATP (pusat respirasi sel)
Retikulum Endoplasma
Struktur : tersusun dari jaring-jaring rongga (sisterna) datar yang dilapisi membran, yang
menyambung membran plasma dan membran nuklear. Ada dua jenis retikulum endoplasma : RE
kasar (RER) yang membrannya memiliki ribosom dan RE halus (SER) yang tidak memiliki
ribosom pada membrannya. Dalam sel yang mengandung kedua jenis retikulum tersebut, RER
dan SER saling bersambungan.
Fungsi : merupakan tempat sintesis produk sel dan juga berperan dalam transpor dan
penyimpanannya.
Ribosom
Struktur : granula kecil berdiameter 25 nm, yang tersusun dari RNA ribosomal dan hampir 80
jenis protein. Ribosom bisa bebas dalam sitoplasma (ribosom bebas) atau melekat pada membran
retikulum endoplasma.
Fungsi : ribosom yang terikat dengan RE merupakan tempat terjadinya sintesis protein.
Sedangkan yang terdapat bebas di sitoplasma terlibat dalam sintesis protein untuk dipakai sel itu
sendiri.
Aparatus golgi
Struktur : mengandung 6-7 kantong datar yang terikat membran (sisterna), masing-masing
bentuknya agak melekuk, permukaan konveks menghadap ke RE dan Nukleus, sedangkan
permukaan konkaf menghadap ke permukaan eksternal sel. Biasanya ada banyak vesikel transpor
di sisi perifernya.
Fungsi : merupakan tempat akumulasi, konsentrasi, pembungkusan, dan modifikasi kimia
produk sekretori yang disintesis dan RER.
Lisosom
Struktur : vesikel kecil yang terikat membran, mengandung hampir 50 jenis enzim hidrolitik,
yang mampu menguraikan hampir semua jenis makromolekul.
Fungsi : fungsi utamanya adalah untuk pencernaan intraselular. Lisosom juga berperan dalam
pertumbuhan dan perbaikan selular normal dengan car memindahkan komponen selular yang
sudah rusak atau berlebihan.
Peroksisom (mikrobodi)
Struktur : organel kecil yang sferikal yang juga terikat pada membran serta mengandung enzim
destruktif.
Fungsi : untuk melindungi sel dari pengaruh H
2
O
2.
Peroksisom juga berfungsi dalam
metabolisme lipid.
b) inklusion: kumpulan benda mati dalam sitoplasma yang sifatnya sementara yang merupakan
hasil dari aktifitas sel tapi tidak ikut dalam metabolisme sel. Inklusion dibedakan menjadi :
1. Timbunan Makanan
Timbunan makanan dalam sel ini disimpan dalam sitoplasma dalam berbagai macam bentuk.
- Protein, umumnya tidak disimpan secara khusus karena sitoplasma sendiri merupakan protein.
- Karbohidrat, umumnya disimpan dalam sel tertentu yaitu, dalam sel hati dan otot dalam bentuk
glikogen.
- Lipid, umumnya disimpan dalam sel-sel khusus yaitu dalam sel lemak yang mempunyai bentuk
khas(berbentuk cincin).
2. Butir-butir Sekresi
Bahan-bahan yang akan disekresikan oleh sel dibuat ribosom dan diangkut oleh reticulum
endoplasma masuk kedalam apparatus golgi dan kemudian masuk kedalam vesikel sekretoris
untuk dikeluarkan dari dalam sel. Jadi bahan-bahan ini tidak terdapat bebas dalam sitoplasma
tetapi terdapat dalam gelembung vesikel sekretoris. Jadi butir-butir sekresi selalu terdapat dalam
organel yang bermembran karena bahan-bahan yang akan disekresikan ini mungkin sekali akan
dapat merusak sitoplasma bila dibiarkan lepas bebas dalam sitoplasma.
3. Pigmen
Pigmen adalah benda berwarna yang terdapat dalam sitoplasma walaupun tidak diwarnai. Pada
dasarnya dalam sitoplasma dijumpai dua macam kelompok pigmen yaitu :
- pigmen endogen yang merupakan pigmen yang memang terdapat dalam sel.
- pigmen eksogen merupakan pigmen yang terdapat dalam sitoplasma tetapi berasal dari luar sel.

c) komponen lain (organel yang tidak ikut aktif pada setiap proses metabolisme):
Mikrotubuli : Terdapat dalam sitoplasma, terdapat tersebar dan dalam silia atau flagel
membentuk berkas memanjang. Fungsi :
- Sebagai rangka sel
- Mempunyai fungsi penting dalam proses pembelahan sel.
- Mempunyai hubungan dengan fungsi gerakan sel baik gerakan silia maupun gerakan flagel.
- Dalam sel saraf membentuk berkas dengan arah tertentu dan berfungsi sebagai alat transportasi
partikel dan makromolekul.

Mikrofilamen :
Struktur :
- benang silinder solid yang terbuat dari protein dan ditemukan diberbagai tempat dalam sel.
- Biasanya ditemukan dalam bentuk berkas yang disebut fibril, terletak tepat dibawah membran
plasma.
Fungsi :
- Bertanggung jawab atas kontraktilitas sel yang merupakan sifat semua sel tetapi berkembang
dengan baik pada sel-sel otot.
- Kontraktilitas bertanggung jawab untuk daya gerak sel dan gerakan yang berkaitan dengan
fagositosis, pinositosis dan pembelahan sel.

Sentriol :
Struktur :
- Pada sel yang tidak membelah,dua sentriol berada didekat nukleus dan apparatus golgi di
sebuah bidang khusus disebut sentrosol
- Dua anggota pasangan sentriol ,yang satu sama yang lain tersusun perpendikular disebut
diplosom
- Dinding setiap sentriol mengandung Sembilan susun mikrotubulus,yang masing-masing terdiri
dari tiga subunit yang disebut triplet.
Fungsi :
- Sentriol berfungsi dalam pembelahan sel dan juga menjadi tempat pembentukan silia dan
flagela
- Sentriol bereplikasi dan membelah sendiri sebelum pembelahan sel.setelah bereplikasi,setiap
sentriol asli dan tiruannya pindah kekutub nuklear yang berlawanan untuk memulai
pembentukan apparatus spindle saat pembelahan sel.
- Badan basal adalah bentuk sentriol yang berada dalam membrane plasma pada sel yang
memiliki silia dan flagella.badan basal mengatur pembentukan mikrotubulus yang membuat silia
dan flagella.

C. Inti (nukleus). Organel terbesar yang ada hamper ada disemua sel kecuali sel darah merah yang
matang.
Membran inti
Disusun dari membrane ganda yang dipisah oleh ruang perinuklear. Membrane dalam halus,
sedangkan membrane luar biasanya mengandung ribosom dan menyatu dengan reticulum
endoplasma. Pada membrane inti juga terdapat pori-pori nuklear, sehingga memungkinkan
terjadinya pertukaran zat antara nukleus dan sitoplasma.
Nukleolus(anak inti)
Struktur sferikal yang tersusun dari RNA dan protein. Pada sel yang tidak mensintesis protein,
misalnya spermatozoa, tidak ditemukan nucleolus.
Nukleoplasma /karioplasma
Matriks yang menyelubungi kromatin. Matriks ini tersusun dari protein, metabolit, dan ion.
Kromatin. Terlihat seperti gumpalan tidak beraturan yang menyebar ke seluruh nukleus.
Tersusun dari rantai pilin DNA yang terikat pada protein basa histon, beragam jumlah RNA, dan
protein nonhiston lain serta system enzim. Pada sel yang membelah, kromatin menebal dan
berpilin menjadi suatu unit khusus, kromosom. Sel manusia berisi 23 pasang kromosom.
Fungsi nukleus:
a. Nukleus sangat penting untuk keseluruhan aktivitas seluler.
b. Nukleus mengandung materi genetic sel (DNA) yang mengkode informasi untuk mengontrol
sintesis protein dan reproduksi sel., dua fungsi sel yang sangat penting.


3. Siklus sel adalah Prose duplikasi secara akurat untuk menghasilkan jumlah DNA kromosom
yang cukup banyak dan mendukung segregasi untuk menghasilkan dua sel anakan yang identik
secara genetic.
Tahapan Siklus sel

- Mitosis adalah manifestasi nyata dari pembelahan sel, namun proses lain, yang tidak begitu
mudah terlihat dengan mikroskop cahaya, berperan penting dalam multiplikasi sel. Yang
mendasar di antaranya adalah fase terjadinya replikasi DNA. Replikasi DNA terjadi selama
interfase. Masa pergantian antara mitosis dan interfase dikenal sebagai siklius sel. Siklus sel ini
dapat dibagi dalam dua tahap : mitosis, yang terdiri dari empat fase dan interfase. Interfase
sendiri dibagi lagi dalam tiga fase yaitu G1, S, dan G2.
1. Interfase
o Fase G
1
: terjadi sintesis intesif daei RNA dan protein, termasuk protein yang mengatur siklus sel,
dan volume sel yang ukurannya telah berkurang setengah akibat mitosis, kembali ke ukuran
normal. Pada sel yang tidak terus membelah, aktivitas siklus sel dapat terhenti sementara atau
permanen. Sel dalam keadaan ini (misalnya: otot, saraf) dikatakan berada dalam fase G
0

o Fase S : terjadi sintesis DNA dan awal duplikasi sentrosom beserta sentriolnya
o Fase G
2
: akumulasi energi yang diperlukan selama mitosis, sintesis tubulin yang dirakit dalam
mikrotubulus mitotik, dan sintesis protein nonhiston kromosom. Pada G
2
juga terdapat
checkpoint, ketika sel tetap diam sampai semua DNA rusak yang sudah disintesis dapat
diperbaiki. Pada G2 juga terjadi akumulasi kompleks protein MPF (Maturation Promoting
Factor) yang menginduksi terjadinya Mitosis,kondensasi kromosom, pecahnya selaput inti, dan
kejadian lain yang terkait dengan Mitosis.
2. Mitosis
o Profase. Ditandai dengan bergelungnya kromatin inti secara bertahap, yang menghasilkan
beberapa badan berbentuk batang(kromosom tergulung) yang terpulas gelap. Pada akhir
profase,selaput inti diuraikan sehingga selaput inti tidak akan tampak lagi pada tahap ini.
o Metafase. Kromosom bermigrasi oleh aktivitas mikrotubulus,ke bidang ekuatorial sel, yakni
tempat semua kromosom membelah memanjang, dan membentuk dua kromosom yang disedut
sister kromatid. Kromatid ini melekat pada mikrotubulus gelendong mitosis di daerah kinetokor
yang berada dekat dengan sentromer dari masing-masing kromatid.
o Anafase. Kromatid tersebut berpisah satu sama lain dan masing-masing menuju ke kutub yang
berlawanan di sel, yang ditarik oleh mikrotubulus. Selama proses ini berlangsung, sentromer
menjahui pusat, sambil menarik sisa kromosom.
o Telofase. Ditandai oleh kembalinya inti dalam sel-sel anak. Kromosom kembali dalam keadaan
setengah terurai, dari nukleoli, kromatin, dan selaput inti muncul kembali. Sewaktu perubahan-
perubahan inti ini terjadi, timbullah penyempitan di bidang ekuator sel induk dan berlanjut
hingga sitoplasma dan organel terbagi dua. Penyempitan ini dihasilkan oleh mikrofilamen aktin
yang terikat dengan miosin yang mengumpul dalam bentuk sabuk di bawah membran sel. Fase
ini disebut juga cytokinesis.
( Buku Ajar Fisiologi Manusia )
4. Replikasi :
proses penggandaan bahan genetis sebelum terjadi pembelahan sel.
Transkripsi :
pencetak RNA dan berfungsi untuk mensintesa protein serta berlangsung pada seluruh sel
namun tidak selalu berlangsung pada semua gen dalam suatu sel.
Translasi :
penerjemahan rantai tunggal RNA duta kedalam struktur primer protein.

( Buku Ajar Fisiologi Manusia )
5. Metabolisme Sel
Metabolisme mengacu pada semua reaksi kimia yang berlangsung dalam sel.
Katabolisme, penguraian makromolekul organik yang besar menjadi senyawa yang lebih kecil,
merupakan bagian metabolisme untuk menghasilkan energi. Anabolisme adalah tahap
penggunaan energi dimana senyawa-senyawa kompleks dibentuk dari zat penyusun yang
sederhana.
Katabolisme di dalam sel dilakukan oleh mitokondria. Energi yang dihasilkan dari
pemecahan glukosa, asam amino, dan asam lemak secara kimia dengan glukosa sebagai sumber
terpenting.
1. Penyimpanan energi dalam bentuk ATP. energi ini tersimpan dalam bentuk molekul yang
kaya energi yaitu ATP yang siap dilepas jika diperlukan.
ATP terbentuk dari nukleotida, adenosin monofosfat, dengan mengikat dua gugus fosfat
tambahan. Radikal fosfat terminal ini dalam ATP terhubung pada keseluruhan molekul melalui
ikatan yang berenergi tinggi.
Jika ikatan berenergi tinggi terminal pada ATP pecah, maka akan dihasilkan satu gugus
fosfat, satu molekul adenosine difosfat (ADP) dan energi.
ATP berperan sebagai donor energi pada berbagai bagian sel dengan cara memindahkan
salah satu gugus fosfat terminalnya ke molekul lain. ATP dapat juga disusun kembali dari ATP
melalui sistem produksi energi sel.
2. Katabolisme glukosa secara kimia. Berlangsung dalam tiga tahap:
Glykolisis.Adalah sebuah rangkaian awal reaksi kimia yang menghasilkan asam pirufat
dan sedikit ATP.Glykolisis berlangsung dalam sitoplasma dan bersifat anaerob.
Siklus asam sitrat(siklus krebs).Berrlangsung dalam matriks mitokonria.Proses tersebut
menghasilkan ATP,Co2,elektron,dan ion(proton hidrogen).
Elektron dan Proton kemudian di kirim melalui suatu rantai koenzim,sistem transpor
elektron dan hidrogen.Pada proses ini energi bebas terus diproduksi untuk memfosforilasi ADP
ke bentuk ATP(Fosforilasi oksidasi).ATP kemudian berdifusi keluar dari mitokondria menuju
sitoplasma untuk dipakai dalam aktifitas seluler.
3. Katabolisme Lipid. Molekul lipid dipecah menjadi senyawa yang lebih kecil yang akan
masuk ke jalur glykolitik untuk membentuk asam piruvat atau langsung masuk ke siklus asam
sitrat.
4. Katabolisme Protein. Protein didegradasi menjadi asam amino dengan melepas gugus amina
dan masuk ke siklus asam sitrat.
( Biologi Dasar Sel )
6. Organel sitoplasma dan fungsinya
- Mitokondria
Struktur : tampak seperti batang atau filamen yang bergerak dengan konstan dalam sebuah sel
hidup. Terdiri dari membran terluar halus dan membran terdalam yang membentuk lipatan
disebut krista. Krista menambah bidang permukaan membran bagian dalam. Ruang antar krista
dipenuhi matriks, yang berisi protein, DNA, RNA, dan ribosom.
Fungsi : Mengubah energi kimia menjadi ATP (pusat respirasi sel)
Retikulum Endoplasma
Struktur : tersusun dari jaring-jaring rongga (sisterna) datar yang dilapisi membran, yang
menyambung membran plasma dan membran nuklear. Ada dua jenis retikulum endoplasma : RE
kasar (RER) yang membrannya memiliki ribosom dan RE halus (SER) yang tidak memiliki
ribosom pada membrannya. Dalam sel yang mengandung kedua jenis retikulum tersebut, RER
dan SER saling bersambungan.
Fungsi : merupakan tempat sintesis produk sel dan juga berperan dalam transpor dan
penyimpanannya.
Ribosom
Struktur : granula kecil berdiameter 25 nm, yang tersusun dari RNA ribosomal dan hampir 80
jenis protein. Ribosom bisa bebas dalam sitoplasma (ribosom bebas) atau melekat pada membran
retikulum endoplasma.
Fungsi : ribosom yang terikat dengan RE merupakan tempat terjadinya sintesis protein.
Sedangkan yang terdapat bebas di sitoplasma terlibat dalam sintesis protein untuk dipakai sel itu
sendiri.
Aparatus golgi
Struktur : mengandung 6-7 kantong datar yang terikat membran (sisterna), masing-masing
bentuknya agak melekuk, permukaan konveks menghadap ke RE dan Nukleus, sedangkan
permukaan konkaf menghadap ke permukaan eksternal sel. Biasanya ada banyak vesikel transpor
di sisi perifernya.
Fungsi : merupakan tempat akumulasi, konsentrasi, pembungkusan, dan modifikasi kimia
produk sekretori yang disintesis dan RER.
Lisosom
Struktur : vesikel kecil yang terikat membran, mengandung hampir 50 jenis enzim hidrolitik,
yang mampu menguraikan hampir semua jenis makromolekul.
Fungsi : fungsi utamanya adalah untuk pencernaan intraselular. Lisosom juga berperan dalam
pertumbuhan dan perbaikan selular normal dengan car memindahkan komponen selular yang
sudah rusak atau berlebihan.
Peroksisom (mikrobodi)
Struktur : organel kecil yang sferikal yang juga terikat pada membran serta mengandung enzim
destruktif.
Fungsi : untuk melindungi sel dari pengaruh H
2
O
2.
Peroksisom juga berfungsi dalam
metabolisme lipid.
( Buku Ajar Fisiologi Kedokteran )
7. Transpor melalui membran dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
a. Transpor pasif
Adalah transpor yang tidak memerlukan energi. Transpor ini berlangsung akibat adanya
perbedaan konsentrasi antara zat/larutan satu dengan yang lain. Macam-macam transpor pasif
yaitu :
Difusi. Perpindahan zat (gas, padat atau cair) dari larutan yang konsentrasinya tinggi (hipertonis)
ke larutan yang konsentrasinya rendah (hipotonis) sehingga konsentrasi menjadi sama (isotonis).
Pada sel hidup dapat terjadi difusi karena membran sel permeabel yang bersifat selektif.
Dikatakan bersifat selektif permeabel.
Osmosis. Pada dasarnya peristiwa osmosis masih termasuk difusi. Dalam peristiwa osmosis
yang bergerak melalui membran semipermeabel, ialah air dari larutan yang konsentrasinya
rendah (hipotonis) kelarutan yang konsentrasinya tinggi (hipertonis).
Difusi terbantu. Difusi yang memerlukan bantuan protein.

b. Transpor aktif
Adalah transpor yang memerlukan energi. Di dalam sel energi yang digunakan adalah ATP yaitu
simpanan energi kimia tinggi yang berasal dari energi hasil respirasi sel. Transpor aktif bersifat
melawan gradien konsentrasi . pada transpor aktif terjadi pemompaan melewati membran dan
melawan gradien konsentrasi juga memerlukan energi yang berupa ATP. Transpor aktif
berfungsi memelihara keseimbangan di dalam sel. Transpor aktif melalui membran sel dapat
berupa :
a. Endositosis
Pembentukan kantong membran sel yang barfungsi untuk membawa bahan makanan dalam jumlah
yang besar baik berupa larutan maupun partikel. Eksositosis antara lain:
Pinositosis
Langkah-langkah proses pinositosis :
Pertama menempelnya bahan penyebab pada reseptor khusus membran sel (plasma).Kemudian terjadi
lekukan (invaginasi) dari membran sel membentuk gelombung /kantong atau saluran pinositosik.
Pembentukan gelombang pinositosis atau endositosis lainnya di duga karena terjadi kontraksi dan
mikrofilamen intrasel yang ujung-ujungnya nempel pada membran. Di dalam sel gelembung
dapat pecah menjadi gelembung lebih kecil atau bergabung menjadi gelembung yang lebih besar.
Air, garam, dan zat lain masuk ke dalam sitoplasma dan gelembung pinositosis dengan jalan
difusi, transpor aktif atau dengfan cara transpor lain.
Fagositosis
Apabila ada benda asing yang mendekati sel terutama pada sel-sel makrofag maka benda ini masuk
sitoplasma. Dalam satu gelembung bermembran yang disebut fagosom. Fagosom kemudian akan
didekati oleh lisosom dan membrannya akan melebur sehingga enzim-enzim dalam lisosom akan
dapat menghancurkan benda asing tersebut.
b. Eksositosis
Eksositosis adalah kebalikan dari endositosis. Pada sel-sel yang mengeluarkan protein dalam jumlah
besar, protein tersebut pertama-tama berkumpul di dalam sebuah kantong yang dilapisi membran
dalam badan golgi yang kemudian bergerak ke permukaan sel dimana membrannya lalu melekat
pada membran sel dan mengosongkan isinya keluar.


DAFTAR PUSTAKA
Guyton dan hall.1997.Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 9 Revisi. Jakarta : Penerbit Buku
Kedokteran EGC.TR
Lauralee Sherwood. 1996 Buku Ajar .Fisiologi Manusia Edisi 2.Jakarta : Penerbit Buku
Kedokteran EGC.
www.wikipedia.org
Beebee, Trevor and Julian Burke.1990. Gene Struktur and Transcription. IRL Press, Oxfort


Related Post:
PBL
Perdarahan Kontak
Gangguan Penglihatan Jauh
Pruritus (gatal)
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)
Distosia
Keputihan (Leukorea)
Amenorrhea (Tidak Haid)
Batuk dan Sesak pada Anak
Banyak Kencing
Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Bayi dan Balita 1
Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Bayi dan Balita 2
Nyeri Ekstremitas (Carpal Tunnel Syndrome)
Nyeri Sendi (Gout)
Malnutrisi Energi Protein
Bercak Merah Pada Kulit
Penyakit Jantung Bawaan
Nyeri Dada
Perdarahan
Batuk dan Sesak pada Dewasa
ANEMIA
Contoh Kasus Etika Kedokteran
Nyeri Kepala (Sefalgia)
Mata Kuning (Ikterus)
Diare
Posted by NERDina at Sabtu, September 17, 2011
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook
category: PBL
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar
Tinggalkan jejak :D
Links to this post
Buat sebuah Link
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)
NERDina Copyright 2008 Free Blogger Template | web hosting
~Welcome, Stay on and Enjoy your sit~



The Sweetest Moments


Dinawati Amaliah | Create Your Badge

ABOUT ME

NERDina
Muslim. Seorang Mahasiswi yang banyak menghabiskan waktu di ruang kuliah,
kelembagaan dan selalu menantikan hari libur. Saya menyukai angka 1 dan 9, selain
karena angka 1 adalah angka pertama yang saya sebutkan saat belajar menghitung dan
angka 9 adalah angka yang unik soalnya bila kita menjumlahkan hasil setiap perkalian
suatu bilangan dengan angka sembilan, pastilah berjumlah sembilan(co: 19=9, 29=18,
39=27, 49=36, 59=45, 69=54, 79=63, 89=72, 99=81 dan 109=90)dan masih
banyak keunikan lainnya. Jadi kesimpulannya saya lahir tanggal 19 bulan 9 tahun 1991
(19/9/1991), angkatan 09 dan berumur 19 tahun saat membuat blog ini :). Facebook:
Dinawati Amaliah ,YM: thesecret_agent_girl ,Skype: dinawati.amaliah1.
Lihat profil lengkapku
>>>Follow My Twitter

Dinawati Amaliah
NERDina
NERDina RT @DokterKoko: Beresin yang bisa dikerjakan sekarang. Penundaan seringkali
merugikan. #selfawareness 5 hours ago reply retweet favorite
NERDina Let it flows, let it be, i'm trying to enjoy every single word that i'd like to say but it
can't be said. 9 hours ago reply retweet favorite
NERDina Let it flow, let it be, trying to enjoy every single word that i'd like to say but it can't be
said. 9 hours ago reply retweet favorite
NERDina Good morning world! Shining up my mind 15 hours ago reply retweet favorite
Join the conversation

Get this widget!

The Others

SKYDRUGZ
1 hari yang lalu

obrolan gerimis
sirkus malam minggu
3 hari yang lalu

:.Cerita Kodok.:
perempuan dan bangku kosong
5 hari yang lalu

jendela imaji
its a blog(lett)er
1 minggu yang lalu

~Arr Rian~
Di Blogger sejak Juli 2010
1 minggu yang lalu

Gembala Kata
Dimensi Kosong
2 minggu yang lalu

Andin
Urban Planner, We Need You!
5 minggu yang lalu

Epiphyllum 0xypetalum
Ilmu
4 bulan yang lalu

Hidup Itu Harus Dinikmati...
Di Kampus Saya Ada Iklan Tempelan yang Begini
5 bulan yang lalu

man and the moon
Seekor kupu-kupu mengingatkan saya kembali
8 bulan yang lalu

IntraQyaNodaL
Mencari Jodoh hahahaaa...
9 bulan yang lalu
Favorite Pages
Serupedi Zone
Pepatah
Populagram
Bukune
K!ck Andy
Deviantart
Mario Teguh
Pocong
Raditya Dika
Last Comments
suka puisi ya - Lidya - Mama Cal-Vin
Kirain puisimu tadi, ternyata OST. Perahu Kertas y... - Ahmad Fauzan
halooo dina 19 :) apakabar? kangen! - Berliana Abidah Oktoviani
Itu dari film ya? Judulnya apa? Bagus. :) Ada lom... - Ahmad Fauzan
exxxxxxxxagerated - Skydrugz
Sahabat Nerdy
Blog Archive
2013 (11)
2012 (32)
2011 (53)
o Desember (6)
o November (6)
o Oktober (7)
o September (26)
September Ends
Kota Kematian (Toraja)
Shalat Seorang Musafir
Surprise in 19th September
Bye My 19th
Batuk dan Sesak pada Anak
SEL
Banyak Kencing
Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Bayi da...
Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Bayi da...
Nyeri Ekstremitas (Carpal Tunnel Syndrome)
Nyeri Sendi (Gout)
Malnutrisi Energi Protein
Bercak Merah Pada Kulit
Penyakit Jantung Bawaan
Nyeri Dada
Perdarahan
Batuk dan Sesak pada Dewasa
ANEMIA
Contoh Kasus Etika Kedokteran
Nyeri Kepala (Sefalgia)
Mata Kuning (Ikterus)
Diare
Mengamuk
Sambutan September
Puasa Syawal
o Agustus (8)
Categories
coretan (57)
PBL (27)
Wisata Ilmu (12)
Entri Populer

Distosia

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)

Bercak Merah Pada Kulit

ANEMIA

Nyeri Ekstremitas (Carpal Tunnel Syndrome)