Anda di halaman 1dari 3

TROPISME

Pendahuluan
Disamping pertukaran zat, pertumbuhan, satu lagi sifat yang dimiliki oleh tanaman
adalah adanya gerak. Gerak pada tumbuhan tingkat tinggi sebenarnya hanya pembengkokan
bagian tanaman akibat dari turgor jaringan yang tidak sama, gerak ini disebut gerak
alosotonis. Gerak ini dilakukan oleh bagian-bagian yang mempunyai persendian. Gerak
lainnya adalah berupa pertumbuhan yang tidak seimbang, disebut auksotonis, misalnya
membeloknya ujung batang ke arah sinar, gerak ini terkenal sebagai fototropi.
Gerak tanaman dapat dibedakan berdasarkan bagian apa yang bergerak dan faktor
faktor yang mempengaruhi gerak tersebut, diantaranya :
1. Gerak endonom, autonom, atau spontan jika suatu tanaman (sebagian atau
keseluruhan) mengadakan gerak dengan tiada pengaruh dari luar. Sebagai contoh
mengalirnya sitoplasma pada sel sel daun Elodea, gerak bakteri, gerak spiral ujung
batang.
2. Gerak etionom atau paratonis, yaitu gerak yang berupa reaksi terhadap rangsangan
dari luar. Cepat lambatnya reaksi sangat bergantung kepada lama tidaknya dan
keras lemahnya rangsanngan. Reaksi bagian bagian tanaman terhadap suatu
rangsangan itu tidak lama.
Tropisme adalah pergerakan dalam pertumbuhan sel (umumnya pada sel tumbuhan)
yang menyebabkan pergerakan organ tumbuhan utuh menuju atau menjauhi sumber
rangsangan (stimulus).Apabila pergerakan pertumbuhan menuju ke arah sumber rangsangan
maka disebut tropisme positif, sedangkan pergerakan pertumbuhan yang menjauhi sumber
rangsangan disebut tropisme negatif.Secara etimologis, tropisme berasal dari
bahasa Yunani "tropos" yang memiliki makna "berputar". Saat ini telah ditemukan beberapa
macam tropisme berdasarkan sumber stimulus atau rangsangannya
Nasti
Nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh arah
datangnya rangsangan. Gerak nasti disebabkan oleh perubahan turgor pada jaringan di tulang
daun. Berdasarkan jenis rangsangannya, nasti dibedakan menjadi beberapa macam, yakni:
Seismonasti atau tigmonasti merupakan gerak nasti yang terjadi akibat rangsangan
sentuhan. Contohnya adalah gerak menutupnya daunputri malu (Mimosa pudica) ketika
disentuh.
Niktinasti merupakan gerak nasti yang terjadi akibat pengaruh gelap. Contohnya adalah
"gerak tidur" yang dilakukan daun dari tumbuhan polong-polongan.
Termonasti merupakan gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan suhu. Contohnya
mekarnya bunga tulip ketika suhu udara naik.
Fotonasti merupakan gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan cahaya. Contohnya
adalah mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada saat sore hari di saat terkena
sinar matahari.
Nasti kompleks merupakan gerak nasti yang disebabkan lebih dari satu rangsangan.
Contohnya gerak membuka dan menutupnya stomata.

Tropisme
Tropisme adalah gerak tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya
rangsangan. Tropisme positif adalah gerak yang arahnya mendekati rangsangan, sedangkan
tropisme negatif adalah gerak yang arahnya menjauhi rangsangan. Berdasarkan jenis
rangsangannya, tropisme dibedakan menjadi beberapa macam, yakni:
Geotropisme atau gravitropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan rangsangan
gaya gravitasi bumi. Geotropisme ada dua yaitu geotropisme positif dan geotropisme
negatif. Geotropisme positif adalah gerak organ tumbuhan mendekati inti bumi.
Sedangkan geotropisme negatif adalah gerak berlawanan arah gravitasi bumi, menjauhi
inti bumi.
Fototropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan oleh pengaruh rangsangan
cahaya. Fototropisme terbagi dua yaitu fototropisme positif dan fototropisme negatif.
Pada umumnya, bagian tumbuhan di atas tanah bersifat fototropisme positif, misalnya
bunga matahari akan mekar dan batangnya mengikuti arah sinar matahari. Dan akar
bersifat fototropisme negatif
Tigmotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan sentuhan.
Pada umumnya tigmotropisme terjadi pada tumbuhan pemanjat (tumbuhan yang
memiliki sulur)seperti anggur, ubi jalar, melon, dan tumbuhan pemanjat lainnya.
Hidrotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan air.
Contohnya gerak pertumbuhan akar menuju ke air.
Termotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan suhu.
Kemotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan karena rangsangan zat kimia.
Contohnya gerak akar menuju pupuk.
Reotropisme merupakan gerak tropisme yang disebabkan oleh aliran air sehingga
mempengaruhi arah gerak tumbuhan. Contohnya eceng gondok.

Taksis
Taksis adalah gerak yang terjadi akibat rangsangan luar. Seluruh tubuh tumbuhan akan
bergerak, dan arah geraknya ditentukan oleh arah rangsangan. Berdasarkan jenis
rangsangannya, taksis dibedakan menjadi beberapa macam, yakni:
Fototaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan cahaya. contohnya
gerak Euglena menuju cahaya. Fototaksis dibedakan menjadi dua yaitu fototaksis positif
dan fototaksis negatif. Fototaksis positif adalah gerak tumbuhan mendekati rangsangan
cahaya, sedangkan fototaksis negatif adalah gerak tumbuhan menjauhi rangsangan
cahaya.
Kemotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan zat kimia. Contohnya
gerak sel spermatozoid menuju sel telur.
Galvanotaksis atau Elekrotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan rangsangan
listrik. Contohnya Gerak organisme tingkat rendah bergerak mendekati listrik.
Termotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh rangsangan suhu atau
temperatur .
Gravitaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh Gravitasi Bumi
Tigmotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh kontak fisik atau sentuhan.
Reotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh aliran air.
Phonotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh suara.