Anda di halaman 1dari 19

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum.wr.wb
Alhamdulilah, segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah
SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat
menyelesaikan penelitian dan menyusun karya tulis ilmiah dengan judul
UPAA !"N#$AP# S#$AP AUT#S!" PA%A "&A '()*A(#SAS#+.
Adapun penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas
*ahasa #nd,nesia sebagai syarat untuk mengikuti ujian akhir semester - $elas
#PS.
%alam penyusunan karya tulis ilmiah ini banyak kendala yang dialami
dan kami sadari bahwa masih banyak kekurangan. Namun, dengan bimbingan
dan pengarahan dari berbagai pihak penulis dapat menyelesaikan karya tulis
ilmiah ini.
Untuk itu penulis tidak lupa mengu.apkan terimakasih kepada/
0. Allah SWT, Tuhan Semesta alam. Sang pemberi pen.erahan
sekaligus ide-ide .emerlang yang mengalir selaksa aliran sungai
pada musim hujan. Tuhan yang senantiasa mendengar keluh kesah
para hamba-hambanya. 1a2akumullah. Sungguh, jangan pernah
takut untuk bermimpi. Tuhan sungguh !aha !endengar.
-. *u %urr,tul 3athimah, selaku pengajar serta pembimbing dalam
pengerjaan tugas $arya Tulis #lmiah ini. "ngkau adalah pahlawan
tanpa tanda jasa kami, wahai #bunda 'uru
4. Abah, *apak, Umi, dan #bu ter.inta yang selalu memberikan d,5a,
dukungan dan semangat disetiap sujudnya.
6. $eluarga besar &.".!. 7Republic Eight Management8, khususnya
kelas 00 #PS yang selalu memberikan semangat dan ke.eriaan
setiap hari.
9. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah
membantu dalam penelitian dan penyusunan karya tulis ilmiah ini.
JAZAKUMULLAH KHOIRON KASIRO
0
ABSTRAK
Autisme adalah gangguan dalam hal k,gniti:, bahasa, perilaku, dan
k,munikasi. Apabila tidak diketahui dan ditangani mulai dini dengan .ara yang
tepat, maka perkembangan mereka akan semakin jauh dari kesembuhan, dan
mereka akan semakin teris,lir dan akan hidup pada dunia mereka sendiri.
Penelitian ini dilakukan untuk memberi jawaban atas masalah yang
mun.ul sebagai berikut/ bagaimana pemahaman masyarakat dengan autis, apa saja
penyebab autis, tanda-tanda apa yang terdapat pada penderita autis, dan bagai
mana pendidikan untuk anak-anak autis.
;asil dari penelitian ini menyatakan bahwa/ 708 anak-anak autis adalah
anak dengan keterbelakangan mental 7gangguan8 dalam perkembangannya yang
perlu perhatian khusus untuk menyembuhkan mereka. 7-8 autis disebabkan karena
beberapa :akt,r yaitu/:akt,r keturunan, in<eksi bakteri dan jamur, kekurangan
,ksigen dan nutrisi, serta kera.unan makanan, minuman serta udara. 748 tanda-
tanda penderita autis memiliki gangguan dalam k,munikasi, interaksi s,sial,
gangguan sens,ris, p,la bermain, prilaku dan em,si. 768 pendidikan yang
diterapkan dengan pendidikan awal, terapi, dan pendidikan lanjutan.
Kata Kunci: Autis, Upaya, Sikap, Globalisasi
-
BAB I
PENDAHULUAN
A Lata! B"lakan# $asala%
!enjelang akhir 2aman yang k,n,n katanya semakin dekat, semakin
banyak penyakit yang baru mun.ul dan baru dikenal. %an salah satu penyakit
yang baru mun.ul beberapa tahun terakhir, khususnya di #nd,nesia adalah
autis. Anak-anak special needs+ atau anak dengan kebutuhan khusus
termasuk anak yang mengalami hambatan dalam perkembangan prilakunya,
perilaku anak-anak ini yang antara lain terdiri dari wi.ara dan ,kupsi tidak
berkembang seperti pada anak yang n,rmal. Padahal kedua jenis prilaku ini
penting untuk k,munikasi dan s,sialisasi, sehingga apabila hambatan ini tidak
diatasi dengan .epat dan tepat maka pr,ses belajar anak tersebut juga akan
terhambat.
1ika dibanding dengan wabah lain, misal tikus, malaria, dsb. !aka
endemi autis ini sungguh membuat penasaran karena penyebabnya belum
diketahui se.ara pasti, sedangkan penyakit lain mempunyai sebab yang
jelas.pada penderita autis tidak jelas adanya kuman, parasit, pr,t,2,a, maupun
<irus penyebab mun.ulnya gejala-gejala autis.dan yang lebih mengherankan
lagi, belakangan ini banyak anak-anak yang gejala autisnya baru mun.ul
ketika telah berumur 0=--6 bulan. Setelah lahir, mereka berkembang se.ara
n,rmal, kemudian berhenti berkembang dan mengalami kemunduran
perkembangan.
Saat ini, jumlah anak yang menderita autis dengan kelainan hambatan
perkembangan prilaku telah mengalami peningkatan yang sangat
mengejutkan. %i Amerika Serikat, jumlah anak-anak autis dalam 9 tahun
terakhir meningkat sebesar 9>>? menjadi 6> dari 0>.>>> kelahiran 7melly
budhiman.dkk, ->>-8. Tetapi sejauh ini di ind,nesia belum diadakan
penelitian tentang berapa jumlah penderita autis.
4
!asyarakat kita sering mengatakan autis sebagai penyakit kejiwaan,
bahkan banyak ,rang tua yang malu apabila mempunyai anak dengan
perkembangan yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya.
%ahulu banyak anggapan apabila autis tidak dapat disembuhkan, maka
dengan banyak upaya, met,de dan penelitian yang telah dilakukan, ternyata
banyak penderita penyakit ini yang berhasil menjadi ,rang n,rmal+ kembali.
*ahkan ada yang berhasil men.apai jenjang tertinggi dalam pendidikan
:,rmal. Tentunya keberhasilan para penyandang autis ini tidak serta merta
begitu saja, keberhasilan tersebut didukung keperdulian ,rang tua dengan
mengenali kelainan prilaku anak penderita autis dan segera men.ari p,la
pengasuhan @ perawatan yang sesuai dengan k,ndisi anak.
B I&"nti'ikasi $asala%
*erdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapan diidenti:ikasi
sebagai berikut/
0. Semakin meningkatnya penyakit autis pada akhir-akhir ini
-. *anyak masyarakat yang belum tahu tentang penyakit autis
4. $urangnya perhatian ,rangtua terhadap penderita autis
6. Perlunya penanganan khusus pada anak-anak penderita autis
9. Anak-anak autis pada umumnya diku.ilkan ,leh masyarakat karena
keterbelakangan mental mereka
( P")batasan $asala%
$arena banyaknya masalah yang teridenti:ikasi, maka dengan adanya
pembatasan masalah yang akan diteliti akan mempermudah dan memperjelas
dalam pembahasan. Adapun permasalahan yang akan diteliti adalah autis pada
anak- anak.
6
D P"!u)usan $asala%
*erdasarkan uraian diatas, maka dapat dapat diambil perumusan
masalah sebagai berikut /
0. Apa yang dimaksut dengan penyakit autis ituA
-. 3akt,r apa sajakah yang menyebabkan autisA
4. *agaimana tanggapan para remaja saat ini tentang autis A
6. Upaya menanggulangi pikiran negati: remaja pada penderita autis A
E Tu*uan P"n"litian
$arya ilmiah ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada
masyarakat pada umumnya, dan ,rangtua yang memiliki anak dengan
keterbelakangan mental pada khususnya. ;al itu disebabkan karena
meningkatnya anak-anak penderita autis pada beberapa tahun terakhir yang
semakin .epat.
+ $an'aat P"n"litian
%alam penelitian ini diharapkan bisa memberi man:aat, adapun
man:aat penelitian tersebut.
0. *agi ,rang tua
!enjadi masukan untuk ,rang tua yang mempunyai anak dengan
keterbelakangan mantal (autis) agar lebih memahami kekurangan anak
mereka, dan mampu memberikan p,la pengasuhan @ perawatan yang
sesuai dengan kebutuhan anak autis.
-. *agi remaja
%apat memberikan harapan akan remaja agar mampu membuka
hati serta pikiran tentang anak-anak seumuran yang seharusnya bisa diajak
berk,munikasi selayaknya para remaja n,rmal lainnya.
4. *agi masyarakat awam
!ampu memberikan s,lusi serta masukan agar tidak selalu
memandang sebelah mata para penderita autisme.
9
BAB II
TIN,AUAN PUSTAKA
A Hasil P"n"litian T"!&a%ulu
!enurut penelitian yang dilakukan ,leh "ndira Puspasari, autis
merupakan gangguan per<asi<e pada anak yang mengakibatkan gangguan @
keterlambatan pada bidang k,gniti:, bahasa, prilaku k,munikasi dan interaksi
s,sial. Apabila tidak dilakukan inter<ensi se.ara dini dengan tata laksana yang
tepat maka perkembangan ,ptimal pada anak tersebut sulit diharapkan.
!ereka akan semakin teris,lir dari dunia luar dan hidup dalam dunianya
sendiri serta prilaku yang semakin aneh dan tidak terkendali.
%an kejadian ini seringkali terjadi pada masyarakat awam. *iasanya
ini disebut sebagai penyakit ,rang miskin atau ,rang yang kurang beruntung.
Tak ada asupan gi2i yang .ukup pada ibu saat hamil, atau kurangnya d,a
keluarga saat janin mulai tumbuh dan berkembang. *ukan sebuah kesialan.
Tuhan selalu men.iptakan sesuatu dengan segala kekurangan serta
kelebihannya. %an disini, kami akan menyajikan bentuk karya ilmiah yang
berbeda.
%alam berkembangnya 2aman platinum yang semakin mer,ket, maka
tak jarang bila sanak saudara yang menderita autis akan diberikan :asilitas
serta peng,batan yang tak murah. Namun, bagaimana jika yang mendapati
autis adalah dari kalangan :akirA %an bagaimana pula tanggapan para para
masyarakat tentang :en,mena yang dianggap biasa iniA khususnya para
remajaA
B
- Autis
!enurut Gillb"!# &an (ol")an 7->>>8, autis adalah gangguan
berat dalam hal hubungan timbal balik s,sialC dalam perkembangan
k,munikasi 7termasuk bahasa8C prilaku terbatas dan berulang-ulang
7repetitif), keterbatasan kesukaan, akti:itas, dan imajinati:C dan tanda-tanda
awal terjadi ada usia dini 7sebelum usia tiga sampai lima tahun8.
!enurut L"o Kann"! 70D648, autis berasal dari kata aut,+ yang
berarti sendiri, isme+ yang berarti aliran, berarti suatu paham yang hanya
tertarik pada dunianya sendiri.
Autistik adalah suatu perkembangan yang k,mpleks, menyangkut
k,munikasi, interaksi s,sial dan akti:itas imajinasi. 'ejalanya mulai
tampak sebelum anak usia 4 tahun. *ahkan pada autis in:atil gejalanya
sudah ada sejak lahir.
*erdasarkan te,ri dan pembahasan diatas dapat di simpulkan
bahwa, autis adalah gangguan hubungan s,sial, bahasa, dan k,munikasi.
E
BAB III
$ET.DE PENELITIAN
A .b*"k P"n"litian
)bjek dalam penelitian ini adalah anak-anak yang mempunyai
kebutuhan khusus+ termasuk anak yang mengalami hambatan dalam
perkembangan prilaku mereka.yang terdiri dari perkembangan wi.ara dan
,kupasi 7autis8 serta para masyarakat yang mengharuskan sikap kepedulian
khusus bagi para penyandang si:at autism.
B Su)b"! Data
Sumber data dalam penelitian ini adalah dari buku-buku perpustakaan,
k,ran, internet, dan penelitian yang sudah dilaksanakan terlebih dahulu.
( $"to&" P"n"litian
!et,de penelitian ini adalah met,de penelitian kualitati: yaitu met,de
yang mengkaji atau met,de penelitian terhadap suatu masalah yang tidak
didesain atau diran.ang menggunakan pr,sedur statistik 7Subr,t,,0DD-/98.
!et,de kualitati: merupakan pr,sedur penelitian yang menghasilkan data
deskripti: berupa uraian .erita, ungkapan, pernyataan, perkataan, kata-kata
tertulis dan prilaku yang diamati 7Arikunt,,0DD4/B8
D T"knik P"n#u)pulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan
menggunakan teknnik pustaka, dengan mengumpulkan data-data dari berbagai
sumber.
=
BAB I/
HASIL PENELITIAN
A P"!k")an#an anak &"n#an k"butu%an k%usus
Anak dengan kebutuhan khusus jenisnya .ukup banyak, akan tetapi
disini hanya akan membahas tentang autis saja. ;ambatan bi.ara tidak perlu
dirisaukan, walau tetap perlu ditangani. Tetapi anak yang terlambat bi.ara
sangat perlu diwaspadai sebagai autis. Penyandang autis seakan-akan hidup di
dunianya sendiri.
%ahulu dikatakan autis merupakan kelainan seumur hidup, tetapi kini
ternyata autis masa kanak-kanak ini dapat dik,reksi. Tatalaksananya k,reksi
harus dilakukan sedini mungkin, sebaiknya jangan melebihi 9 tahun, karena
diatas usia itu perkembangan ,tak anakakan sangat melambat. Usia paling
ideal adalah --4 tahun, karena pada usia itu perkembangan ,tak anak berada
pada tahap paling .epat. %isamping itu lama terapi yang rata-rata
dilaksanakan pada usia --4 tahun, dapat mempersiapkan anak untuk memasuki
sek,lah reguler sesuai dengan umurnya. $arena hal tersebut diagn,sa harus
dilakukan sejak dini, maksudnya anak harus segera dik,nsultasikan pada
d,kter spesialis jiwa anak atau langsung ke klinik-klinik yang sudah
berpengalaman. Penataan di bawah lima tahun se.ara intensi: bagi anak autis
murni tanpa penyulit lain, ternyata mempunyai keberhasilan yang .ukup
tinggi.
Penyandang autis memiliki karakteristik 7masalah @ gangguan8 dalam
bidang/
0. $,munikasi
- perkembangan lambat atau tidak berkembang sama sekali
- bi.ara tidak untuk alat k,munikasi
-. #nteraksi s,sial
- lebih suka menyendiri
- tidak ada atau sedikit k,ntak mata atau menghindar untuk tatapan
D
4. gangguan sens,ris
- sangat aensiti: terhadap sentuhan
- tidak sensiti: terhadap rasa sakit dan rasa takut
6. p,la bermain
- tidak suka bermain seperti anak-anak lainnya
- tidak kreati: dan imajinati:
9. prilaku
- dapat berprilaku berlebihan 7hiperaktif8 atau kekurangan 7hipoaktif8
- tidak suka pada perubahan
B. em,si
- sering marah-marah, tertawa, menangis tanpa alasan yang jelas
- kadang suka menyerang dan merusak.
B P"ny"bab autis
*anyak te,ri yang banyak diajukan ,leh para pakar, mulai dengan
penyebab genetika 7:akt,r keturunan8 memegang peranan yang sangat penting
pada terjadinya autis. *ayi kembar yang berasal dari satu telur akan
mengalami gangguan autis yang mirip dengan saudara kembarnya. in<eksi
<irus dan jamur, kekurangan nutrisi dan ,ksigen, serta akibat p,lusi udara,
makan dan minum yang dapat menghambat pertumbuhan sel ,tak pada bayi
yang dikandung terganggu, terutama :ungsi pemahaman, interaksi, dan
k,munikasi. %iyakini gangguan tersebut terjadi pada :ase pembentukan ,rgan-
,rgan pada usia kehamilan >-6 bulan.
Akhir-akhir ini dari penelitian terungkap juga hubungan antara
pen.ernaan dan gejala autis. (ebih dari B>? penyandang autis mempunyai
pen.ernaan yang tidak sempurna. !akanan tersebut berupa susu sapi dan
tepung terigu yang tidak di.erna se.ara sempurna. Pr,tein dari makanan ini
tidak semua berubah menjadi asam amin,, tapi juga berubah menjadi suatu
bentuk rantai asam amin, pendek yang seharusnya dibuang lewat urine, yang
apabila diserap tubuh akan merusak sel-sel ,tak yang membuat :ungsi ,tak
terganggu. 3ungsi ,tak yang terkena biasanya adalah :ungsi k,gniti:.
0>
( G"*ala0#"*ala autis
%ari kelainan :ungsi dari ,tak, maka akan timbul gajala-gejala yang
diamati. 'ejala-gejala tersebut adalah
0. 'angguan kualitati: dalam interaksi s,sial dan timbal balik, minimal harus
ada dua gejala
a. tak mampu menjalin interaksi s,sial yang memadai
b. tak bisa main dengan teman sebaya
.. tak dapat merasakan yang dirasakan ,rang lain
d. kurang hubungan s,sial dan em,si,nal dalam timbal balik
-. 'angguan kualitati: dalam bidang k,munikasi, minimal satu gejala
a. bi.ara lambat atau bahkan samasekali tidak berkembang
b. bila bisa bi.ara tidak untuk k,munikasi
.. sering menggunakan bahasa yang aneh dan sering diulang-ulang .ara
bermain kurang :ariati:, imajinati: dan kurang bisa meniru
4. P,la yang diulang-ulang dalam prilaku, minat dan kegiatan. !inimal satu
gejala
a. mempertahan kan satu minat atau lebih, dengan .ara yang sangat khas
dan berlebihan
b. terpaku pada satu kegiatan
.. ada gerakan yang aneh dan diulang
d. seringkali sangat terpukau pada bagian benda tertentu sebelum usia 4
tahun tampak adanya keterlambat atau gangguan dalam bidang interaksi
s,sial, bi.ara dan berbahasa, sara bermain yang kurang :ariati:.
'ejala tersebut dapat timbul sejak lahir dan anak tidak pernah
mangalami perkembangan prilaku yang n,rmal. Namun ada juga anak yang
sejak lahir tampak n,rmal dan baru pada usia sekitar - tahun terjadi hambatan
perkembangan pada prilaku dan bahkan kemudian terjadi kemunduran
7regresi8.
00
D (i!i0ci!i anak autis
Anak tidak dapat mengikuti jalan pikiran ,rang lain
Anak tidak mempunyai empati dan tidak tau apa reaksi ,rang lain atas
perbuatannya
Pemahaman anak sangat kurang, sehingga apa yang dia ba.a sulit
mereka pahami
Anak kadang mempunyai daya ingat yang sangat kuat
Anak lebih mudah belajar memahami lewat gambar-gambar
Anak sukar mengekspresikan perasaannya.
%alam pengajaran dengan kurikulum sek,lah biasa tetapi dengan
tata .ara pengajaran kelas ke.il dengan jumlah guru besar.
08 Pr,gram inkuisi
Pr,gram ini dapat berhasil bila ada
$eterbukaan dari sek,lah umum
Tes masuk tidak didasarkan pada tes #F anak n,rmal
Peningkatan guru terkait
#dealnya anak b,le memilih pelajaran yang mereka mampu
!empunyai tempat khusus.
Anak autis memiliki kemampuan yang berbeda dan tidak mampu
menguasai semua bidang.
-8 Sek,lah khusus
pada kenyataannya anak autis tidak semuanya dapat pindah ke
sek,lah reguler. Anak-anak ini sangat sulit untuk berk,nsentrasai
dengan sekeliling mereka. G,nt,h sek,lah khususC sek,lah seni lukis,
sek,lah ketrampilan, ,lahraga, tari dll.
48 Pr,gram sek,lah dirumah 7homeschooling program8
Anak autis yang tidak mampu ikut dalam kelas khusus sebaiknya
diikutkan dalam pr,gram sek,lah dirumah. !elalui bimbingan para
guru @ terapis serta kerjasama dengan ,rangtua dan lingkungan
0-
sekitarnya. $erjasama tersebut merupakan .ara terbaik untuk
membentuk hubungan yang p,siti: antara keluarga dan masyarakat,
sehingga anak-anak dapat diberi kesempatan untuk mandapatkan
kesamaan pendidikan yang setara dengan sek,lah reguler@S(* untuk
bidang yang ia kuasai.
- P"n#")ban#an ku!ikulu)
Anak autis memiliki kemampuan yang berbeda-beda, serta pr,ses
perkembangan dan tingkat pen.apaian pr,gram pun tidak sama satu
dengan yang lainnya. )leh sebab itu kurikulum dapat dipilih dan
dikembangkan berdasarkan tingkat perkembangan kemampuan anak, usia
anak serta sumberdaya @ lingkungan yang ada.
Pendidikan pada anak autis akan lebih baik jika dilakukan pada
usia dini. Sehingga untuk pengembangan kurikilum menga.u pada/
0. Pr,gram pengembangan kel,mp,k bermain 7usia --4 tahun8
-. $urikulum taman kanak-kanak 7usia 6-9 tahun8
4. $urikulum Sek,lah %asar
6. $urikulum S(* Tuna &ungu
9. $urikulum S(* Tuna &ungu dan Tuna 'rahita
$urikulum bagi anak autis dititik beratkan pada pengembangan
kemampuan dasar, yaitu/
0. $emampuan dasar k,gniti:
-. $emampuan dasar bahasa@k,munikasi
4. $emampuan dasar bina diri, dan
6. S,sislisasi
1ika kemampuan dasar tersebut dapat di.apai dengan menga.u
pada kemampuan anak sebayanya dengan usia bi,l,gis, maka kurikulum
dapat ditingkatkan pada kemampuan pra akademik dan kemampuan
akademik, meliputi kemampuan/ memba.a, menulis dan matematika
7menghitung8.
04
1 Sa!ana &an p!asa!ana
Sarana dan prasarana ini disesuaikan dengan tahap usia sek,lah
sebagai berikut/
0. Usia Pendidikan Prasek,lah
- Alat peraga/ pengenalan warna, bentuk huru: dan angka.
*enda-benda sekitar, buah, binatang, kendaraan.
- Alat bantu k,munikasi/ berupa gambar-gambar
- Alat bantu pengembanga m,t,rik halus/ .ara memegang pensil,
mewarnai, menggunting
- Alat bantu pengembangan m,t,rik kasar/ b,la, tali
- $urikulum Taman $anak-$anak
- Terapi wi.ara
- Terapi sens,ri m,t,rik 7ayunan, l,r,ng bal,k tatian8
-. Usia Pendidikan Sek,lah %asar
- Segala sarana belajar yang ada pada sek,lah dasar pada umumnya
- 'uru pendamping
- Sarana untuk bers,sialisasi
4. Usia Pendidikan !enengah
Pada usia ini jika memungkinkan anak mengikuti kurikulum usia
menengah maka sarana belajar bisa mengikuti sarana usia menengah,
tetapi jika anak harus berada pada sek,lah khusus, maka harus
menga.u pada pengembangan kemampuan pada anak penderita autis.
2 K"#iatan B"la*a! $"n#a*a!
$egiatan belajar mengajar merupakan interaksi antar siswa 7anak
autis8 yang belajar dan guru pembimbing yang mengajar. Pada umumnya
anak autis mengalami kesulitan dalam memahami dan mengerti ,rang lain.
!aka guru diharuskan untuk mampu memahami dan mengerti anak didik
mereka.
06
$,mp,nen-k,mp,nen yang harus ada dalam kegiatan belajar
mengajar/
a8 Anak didik
aitu anak autis dan anak yang masuk dalam kateg,ri autis
b8 'uru pembimbing
'uru pembimbing anak autis harus memahami prinsip-prinsip
pendidikan anak autis.
Prinsip-prinsip pendidikan dan pengajaran
i. Terstruktur
Artinya dalam pendidikan atau pemberian materi
pengajaran dimulai dari bahan ajar@materi yang mudah dan
dapat dipahami ,leh anak. Setelah kemampuan tersebut
dikuasai ditingkatkan ke materi yang diatasnya tetapi masih
bersangkutan. Struktur pengajaran meliputi/ struktur waktu,
ruang dan kegiatan.
ii. Terp,la
$egiatan anak autis biasanya terbentuk dari rutinitas yang
terp,la dan terjadwal, baik dirumah maupun di sek,lah ,leh
karena itu harus dibiasakan dengan p,la yang teratur. Namun
untuk anak yang kemampuan k,gniti:nya telah berkembang,
dapat dilatih dengan memakai jadwal yang disesuaikan
dengan situasi dan lingkungan supaya anak bisa menerima
perubahan rutinitas menjadi lebih :leksibel.
iii. Terpr,gram
*erguna untuk memberi arahan dari tujuan yang inin
di.apai dan memudahkan dalam melakukan e<aluasi.
i<. $,nsisten
%alam pelaksanaan pendidikan bagi anak autis prinsip ini
harus dilakukan. $,nsisten memiliki arti tetep, maksudnya
tetap dalam berbagai hal, ruang dan waktu baik bagi guru
maupun anak.
09
.8 $urikulum
%alam pelaksanaan pendidikan dan pengajaran anak autis
harus berdasarkan pada kurikulum pendidikan yang ber,rientasi
pada kemampuan dan ketidak mampuan anak.
d8 Pendekatan dan !et,de
Pendidikan dan pengajaran bagi anak autis menggunakan
pendekatan dan pr,gram indi<idual. Sedangkan met,de yang
digunakan merupakan perpaduan antara k,ndisi dan materi dari
pengajaran yang diberikan pada anak.
e8 Sarana belajar mengajar
Sarana belajar diperlukan, karena akan membantu
kelan.aran pr,ses pembelajaran dan membantu k,nsep pengertian
se.ara k,nkrit bagi anak autis.
:8 "<aluasi
Untuk mengukur berhasil atau tidaknya hasil belajar
mengajar diperlukan e<aluasi 7penilaian8.
%alam penanganan anak-anak penderita autis perlu kesabaran,
keuletan dan pengetahuan yang lebih tentang autis. "<aluasi bagi anak
autis dapar dilakukan dengan .ara/
"<aluasi pr,ses, dilakukan dengan .ara seketika pada saat kegiatan
berlangsung.
"<aluasi bulanan, untuk memberikan lap,ran perkembangan atau
permasalahan yang ditemukan di sek,lah. %ilakukan dengan .ara
mendiskusikan masalah dan perkembangan anak antara guru dan
,rang tua anak.
"<aluasi .atur wulan, yang juga disebut dengan e<aluasi pr,gram,
yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan akhir
anak.
0B
E Upaya $"nyikapinya
%alam menyikapi sikap autis dalam era gl,bali,sasi ma.am ini, tak perlu
adanya kebutuhan khusus dalam melakukan hal tersebut.

0E
BAB /
KESI$PULAN
A K"si)pulan
%ari penelitian diatas dapat diambil kesimpulan autis adalah suatu
gangguan perkembangan yang menyangkut k,munikasi, interaksi s,sial dan
prilaku. Perkembangan anak penderita autis pada awalnya seperti anak pada
umumnya, tetapi setelah berumur 0---6 bulan anak-anak penderita autis
mengalami kemunduran dalam perkembangan. *eberapa :akt,r yang
menyebabkan anak menderita autis yaitu in<eksi <irus dan jamur, kekurangan
nutrisi dan ,ksigen serta p,lusi udara, makanan dan minuman yang dapat
menghambat pertumbuhan sel ,tak bayi yang sedang dalam kandungan.
Sedangkan :akt,r yang sangat besar terhadap penyebab autis adalah :akt,r
genetika 7keturunan8.
Pada penderita autis mengalami gangguan dalam interaksi s,sial dan
timbal balik, k,munikasi, perilaku, minat dan kegiatan. 'angguan tersebut ada
yang mun.ul sejak lahir dan ada yang mun.ul ketika berusia - tahun.
pendidikan pada anak penderita autis berbeda dengan anak pada umumnya,
pendidikan anak autis terdiri dari beberapa tahap yaitu/ 708 pendidikan awal
yang terdiri dari pr,gram inter:ensi diri, inter<ensi ("AP, :l,,r time dan
tea..h. 7-8 Pr,gram Terapi penunjang. 748 Pendidikan lanjutan yang dimulai
dari kelas terpadu 7transisi8, pr,gram inkuisi, sek,lah khusus dan
homeschooling.
0=
DA+TAR PUSTAKA
- %epdiknas , %ikdasmem. ->>9. $ebijakan Pendidikan *agi Anak Autis+
7,nline8, 7http/@@puterakembara.,rg@ar.hi<es0>@jurnal0>.shtml, diakses
tanggal 9 juni ->>D8
- 3itri. ->>=. Pengertian Anak Tinjauan Se.ara $r,n,l,gis %an
Psik,l,gis+ 7,nline8,
7http/@@duniapsik,l,gi.dagdigdug..,m@.ateg,ry@psik,l,giHanak@ diakses
tanggal 9 juni ->>D8
- ;and,j,,.. ->>4. autisma.jakarta/gramedia (,.ke,
1h,n.0D=B.+gunarsa+7,nline8, 7http/@@id.wikipedia,,rg@wiki@j,hnHl,.ke,
diakses tanggal 9 juni ->>D8
- !..andless,jaIuelyn. ->>4. Anak-anak dengan ,tak lapar.jakarta.
'rasind,
0D