Anda di halaman 1dari 127

i

KATA PENGANTAR

Garis-garis Besar Program Pembinaan SMK Tahun 2014 memuat
Kebijakan Umum Direktorat Pembinaan SMK Tahun 2014, Rencana
Strategis Direktorat Pembinaan SMK Tahun 2010-2014, Bagan
Organisasi Direktorat Pembinaan SMK, Rekapitulasi Program Tahun
2014, dan Deskripsi Program Bantuan SMK Tahun 2014.

Deskripsi program memberikan informasi umum tentang nama
program bantuan, tujuan program, nilai bantuan, persyaratan
penerima bantuan, dan jadwal pelaksanaan program; sedangkan
uraian rinci setiap program tertuang pada Petunjuk Teknis
(J uknis) Program Pembinaan SMK Tahun 2014.

Apabila di dalam garis-garis besar program ini masih terdapat
kesalahan atau kekurangan akan diperbaiki sesuai ketentuan yang
berlaku. Kepada semua pihak yang telah membantu hingga
tersusunnya buku ini, kami sampaikan penghargaan dan ucapan
terima kasih.

J akarta, 28 J anuari 2014
Direktur Pembinaan SMK
Selaku Kuasa Pengguna Anggaran



Drs. M. Mustaghfirin Amin, MBA
NIP. 19580625 198503 1 003



ii

DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR ......................................................................... i

DAFTAR ISI .................................................................................. ii

BAB I
Kebijakan Umum Direktorat Pembinaan SMK ............................. 1

BAB II
Renstra Pembinaan SMK 2010 2014 ....................................... 15

BAB II I
Bagan Organisasi Dit. Pembinaan SMK ...................................... 20

BAB IV
Rekapitulasi Program Tahun 2014 ............................................ 22

BAB V
Deskripsi Program Direktorat Pembinaan SMK
Tahun 2014 ................................................................................ 27









1












BAB I

KEBIJ AKAN UMUM
DI REKTORAT PEMBINAAN SMK













2
A. PENDAHULUAN

Tahun 2014 merupakan tahun kelima pelaksanaan Renstra
Direktorat Pembinaan SMK Tahun 2010-2014. Kebijakan umum
Direktorat Pembinaan SMK Tahun 2014 didasarkan pada hasil
evaluasi pelaksanaan program tahun 2013, Program Prioritas
Presiden Republik I ndonesia 2009-2014, Renstra Kementerian
Pendidikan Nasional 2010-2014, dan Renstra Direktorat
Pembinaan SMK Tahun 2010-2014.

Dalam pertemuan tiga pihak bidang agama dan pendidikan yang
dikoordinasikan oleh Bappenas terdapat arahan Presiden
Republik I ndonesia dengan tema Prioritas Presiden Bidang
Pendidikan tahun 2009-2014 sebagai berikut:
Peningkatan akses pendidikan yang berkualitas, terjangkau,
relevan, dan efisien menuju terangkatnya kesejahteraan hidup
rakyat, kemandirian, keluhuran budi pekerti, dan karakter
bangsa yang kuat. Pembangunan bidang pendidikan diarahkan
demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang didukung
keselarasan antara ketersediaan tenaga terdidik dengan
kemampuan: 1) menciptakan lapangan kerja atau
kewirausahaan dan 2) menjawab tantangan kebutuhan tenaga
kerja.

Selanjutnya, tema prioritas tersebut dijabarkan ke dalam 5
(lima) substansi inti. Substansi inti tersebut yang berhubungan
dengan Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan yaitu: Akses
pendidikan dasar-menengah, metodologi, pengelolaan,
kurikulum, dan Kualitas.

Pada substansi inti akses pendidikan dasar-menengah,
ditargetkan peningkatan Angka Partisipasi Kasar pendidikan
setingkat SMA (SMK, SMA, MA) dari 69% tahun 2009 menjadi
85% pada tahun 2014, penurunan harga buku standar di tingkat
sekolah dasar dan menengah sebesar 30-50% selambat-
lambatnya 2014 dan penyediaan sambungan internet ber-
content pendidikan ke sekolah tingkat menengah selambat-
lambatnya tahun 2014. Selain itu, pada tahun 2014 kebijakan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pendidikan

3
Universal 12 Tahun atau PMU 12 tahun tetap dilanjutkan.
Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk meneruskan kebijakan
wajib belajar 9 tahun yang akan dilanjutkan menjadi 12 tahun.

Pada substansi inti metodologi, penerapan metodologi
pendidikan yang tidak lagi berupa pengajaran demi kelulusan
ujian (teaching to the test), namun pendidikan menyeluruh yang
memperhatikan kemampuan sosial, watak budi pekerti,
kecintaan terhadap budaya-bahasa indonesia melalui
penyesuaian sistem ujian akhir nasional pada tahun 2014 dan
penyempurnaan kurikulum sekolah dasar dan sekolah
menengah.

Substansi inti pengelolaan diarahkan pada pemberdayaan peran
Kepala Sekolah sebagai manager sistem pendidikan yang
unggul, revitalisasi peran pengawas sekolah sebagai entitas
quality assurance, mendorong aktivasi peran Komite Sekolah
untuk menjamin keterlibatan pemangku kepentingan dalam
proses pembelajaran, dan Dewan Pendidikan di tingkat
Kabupaten.

Substansi inti kurikulum diarahkan pada perubahan kurikulum
yang dikembangkan dengan semangat pengetahuan/mata
pelajaran dengan nilai moral atau dikenal dengan istilah
pendidikan karakter. Kurikulum 2013 juga dikembangkan untuk
meningkatkan kreatifitas peserta didik sehingga mampu
berinovasi untuk menjawab tantangan masa depan yang
semakin rumit. Kurikulum 2013 dilaksanakan secara bertahap
mulai tahun pelajaran 2013/2014.

Substansi inti kualitas, diarahkan pada pemenuhan 8 (delapan)
Standar Nasional Pendidikan, serta peningkatan kompetensi
lulusan agar dapat bersaing di dunia kerja.

Sesuai dengan kerangka implementasi yang terdapat dalam
Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional, khususnya
tentang pembagian tanggung jawab pendidikan, maka,
kebijakan umum pembinaan SMK diarahkan agar sejalan dengan
semangat otonomi daerah yang sudah berproses sejak 2003,

4
maka inisiatif pengembangan SMK sudah seharusnya menjadi
tugas dan tanggung jawab Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota,
sedangkan bantuan-bantuan Pengembangan SMK yang sumber
dananya berasal dari APBN pada prinsipnya bersifat sebagai
stimulan.

Oleh karena itu, kegiatan dan pembiayaan pembangunan
Sekolah Menengah Kejuruan dialokasikan bukan saja melalui
APBN yang dialokasikan baik di tingkat provinsi maupun pusat,
tetapi juga diharapkan dapat ditingkatkan melalui kontribusi
APBD untuk pembangunan dan pengembangan Sekolah
Menengah Kejuruan.

Berdasarkan pertimbangan arah kebijakan Direktorat Pembinaan
SMK tersebut, diperlukan suatu petunjuk teknis program
pembinaan SMK secara rinci pada setiap tahun yang dapat
dijadikan acuan bagi Direktorat Pembinaan SMK, Dinas
Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kab/Kota, dan pihak lain
yang terkait. Selain itu, juknis bagi setiap program perlu
diringkas dalam satu kemasan buku agar memudahkan
stakeholder dalam memahami program dan kegiatan Dit. PSMK
secara menyeluruh. Untuk itu Direktorat Pembinaan SMK
menyusun Garis-Garis Besar Program Pembinaan SMK Tahun
2014.


B. ORIENTASI PROGRAM
Pada hakekatnya, program dan kegiatan pembangunan
pendidikan kejuruan diorientasikan pada tujuan strategis
pembangunan pendidikan menengah kejuruan yang mengacu
pada Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional, yaitu
tersedianya dan terjangkaunya layanan pendidikan menengah
kejuruan yang bermutu, relevan, dan berkesetaraan di semua
provinsi, kabupaten, dan kota.

Untuk keperluan pengukuran ketercapaian tujuan strategis
pembangunan pendidikan menengah kejuruan tersebut
diperlukan sejumlah sasaran strategis yang menggambarkan

5
kondisi yang harus dicapai pada tahun 2014. Sasaran strategis
dari tujuan strategis tersebut di atas adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan APK SMK nasional mencapai 37,5%;
2. Meningkatkan persentase SMK yang memenuhi Standar
Nasional Pendidikan (SNP) sebesar 70%;
3. Meningkatkan dukungan manajemen dan pelaksanaan
tugas-tugas teknis Program SMK mencapai 98%.

Salah satu implementasi dalam mencapai sasaran APK Sekolah
menengah secara nasional melampaui 37,5% pada tahun 2014,
Direktorat Pembinaan SMK mengalokasikan anggaran untuk
Bantuan Pembangunan USB-SMK; Bantuan Pembangunan Unit
Sekolah Baru (USB) SMK, Bantuan Pembangunan Ruang Kelas
Baru (RKB) SMK; Bantuan Pengembangan SMK di Papua dan
Papua Barat; Bantuan Siswa Miskin (BSM); Beasiswa SMK
Pertanian dan Beasiswa Program Keahlian Khusus.

Sedangkan upaya untuk mencapai sasaran 70% SMK memiliki
sarana prasarana sesuai SNP diarahkan pada Bantuan
Pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) SMK; Bantuan
Pembangunan Kolam Praktik Perikanan; Bantuan Pembangunan
Ruang Praktik Perhotelan; Bantuan Pembangunan Ruang
Kesenian dan Kebudayaan SMK; Bantuan Peralatan Praktik
SMK; BOS SMK; Beasiswa Prestasi; Bantuan Pemasaran
Tamatan (J ob Matching), Penggandaan UN, Bantuan SMK dalam
rangka Pemberdayaan Masyarakat; Bantuan Pengembangan
SMK Berbasis Komunitas/Pesantren; Bantuan Pengembangan
SMK Rujukan, Bantuan Pengembangan SMK Pusat Layanan TIK
dan Bantuan Peralatan e-pembelajaran.

Dalam meningkatkan dukungan manajemen dan tugas-tugas
teknis Program SMK, Direktorat Pembinaan SMK melaksanakan
kegiatan-kegiatan teknis dan manajemen yang baik di tingkat
Pusat dan Provinsi (Dekonsentrasi)

Dalam mencapai sasaran 85% SMK menyediakan Layanan
pembinaan pengembangan kewirausahaan diarahkan pada;
Bantuan Pengembangan Kewirausahaan.


6
Selain berorientasi pada tujuan strategis tersebut, isu-isu
strategis lain perlu mendapat perhatian dalam mendukung
strategi pelaksanaan program dan kegiatan Direktorat
Pembinaan SMK. Isu-isu tersebut antara lain kemajuan
pengetahuan dan teknologi, aspek efisiensi dan efektivitas
pengelolaan, upaya mendukung pengentasan kemiskinan, dan
pemberian bantuan dana untuk SMK yang efisien dan efektif.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang
pesat adalah sebuah keniscayaan yang harus pula direspon
secara tepat oleh pendidikan kejuruan, oleh karenanya
Teknologi Informasi dan Komunikasi serta berbagai program
inovasi lainnya harus diprogramkan baik dalam bentuk muatan
materi pembelajaran maupun penyiapan infrastrukturnya.

Pada aspek efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan
pendidikan, penyempurnaan mekanisme, tata kerja, prosedur
penyaluran bantuan, implementasi program, monitoring dan
evaluasi kegiatan juga menjadi perhatian agar setiap sasaran
yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan kualitas yang baik
dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kebijakan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
dalam pengelolaan, upaya pengentasan kemiskinan, dan
pemberian bantuan untuk SMK secara efektif dan efisien
diharapkan menjadi langkah strategis untuk mempercepat
tercapainya sasaran strategis secara bertahap dan
berkelanjutan.


7
C. STRATEGI UMUM
Keberhasilan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan sangat
ditentukan oleh jejaring yang dibangun pada seluruh lini baik
pada tingkat pusat maupun daerah. Pemahaman yang tepat
akan visi, misi dan program-program Pembinaan Sekolah
Menengah Kejuruan oleh berbagai pihak terkait sangat
menentukan.

Untuk itu kiranya perlu dilakukan langkah-langkah strategis
khususnya dalam perencanaan maupun implementasi oleh para
Pembina Sekolah Menengah Kejuruan baik di pusat, provinsi,
maupun kabupaten/kota, instansi terkait lainnya serta
masyarakat, khususnya masyarakat industri dan dunia usaha.
Komitmen dalam rangka peningkatan mutu SMK harus dibangun
antara lain melalui pemahaman dan penyamaan persepsi
terhadap kebijakan Direktorat Pembinaan SMK dan program-
program implementasi Tahun 2014 antara pengelola pendidikan
yang ada di pusat sebagai perumus kebijakan, serta unsur
pengelola dan praktisi pendidikan di daerah sebagai
pengembang dan pelaksana kebijakan.

Strategi umum yang digunakan untuk menjamin keberhasilan
dalam implementasi program-program pembinaan SMK Tahun
2014 adalah :

1. Penerapan pendidikan akhlak mulia dan karakter
bangsa;
Sistem pembelajaran saat ini dipandang belum secara efektif
membangun peserta didik memiliki akhlak mulia dan
karakter bangsa. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya
degradasi moral seperti penyalahgunaan narkoba,
radikalisme pelajar, pornografi dan pornoaksi, plagiarisme,
dan menurunnya nilai kebanggaan berbangsa dan
bernegara. Kebijakan untuk menanggulangi masalah ini
antara lain sebagai berikut:
a) Menanamkan pendidikan moral yang mengintegrasikan
muatan agama, budi pekerti, kebanggaan warga negara,

8
peduli kebersihan, peduli lingkungan, dan peduli
ketertiban dalam penyelenggaraan pendidikan;
b) Mengembangkan kurikulum pendidikan yang
memberikan muatan soft skills yang meningkatkan
akhlak mulia dan menumbuhkan karakter berbangsa dan
bernegara;
c) Menumbuhkan budaya peduli kebersihan, peduli
lingkungan, dan peduli ketertiban melalui pembelajaran
aktif di lapangan;
d) Penilaian prestasi keteladanan peserta didik yang
mempertimbangkan aspek akhlak mulia dan karakter
berbangsa dan bernegara.

2. Pengembangan pendidikan menengah kejuruan yang
membangun manusia yang berjiwa kreatif, inovatif,
sportif dan wirausaha;
Dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Kreatif (PEK)
Tahun 2010-2014, yakni pengembangan kegiatan ekonomi
berdasarkan pada kreativitas, keterampilan, dan bakat
individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta
individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada
kesejahteraan masyarakat Indonesia. Untuk menumbuhkan
hal tersebut perlu dirumuskan kebijakan pengintergrasian
aspek yang menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, sportif dan
wirausaha dalam metodologi pendidikan. Pengembangan
metodologi pendidikan ini dilakukan melalui kebijakan-
kebijakan sebagai berikut:
a) Melakukan kajian dan revisi kurikulum SMK agar lebih
berorientasi pada pembentukan kreativitas dan
kewirausahaan pada anak didik sedini mungkin.
b) Meningkatkan kualitas SMK yang mendukung penciptaan
kreativitas dan kewirausahaan pada siswa.
c) Menciptakan akses pertukaran informasi dan
pengetahuan ekonomi kreatif antar penyelenggara
pendidikan.
d) Peningkatan jumlah dan perbaikan kualitas SMK yang
mendukung penciptaan insan kreatif dalam
pengembangan ekonomi kreatif.

9
e) Menciptakan keterhubungan dan keterpaduan antara
lulusan SMK yang terkait dengan kebutuhan
pengembangan ekonomi kreatif.
f) Mendorong para wirausahawan sukses untuk berbagi
pengalaman dan keahlian di SMK dalam pengembangan
ekonomi kreatif.
g) Fasilitasi pengembangan jejaring dan mendorong kerja
sama antar insan kreatif Indonesia di dalam dan luar
negeri.

3. Penguatan sistem evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi
pendidikan menengah kejuruan;
Meningkatnya partisipasi pendidikan belum sepenuhnya
diikuti dengan sistem evaluasi pendidikan yang terpercaya.
Salah satu indikatornya adalah belum digunakannya hasil
Ujian Nasional pendidikan menengah untuk melanjutkan ke
pendidikan tinggi. Hal ini diakibatkan belum terpadunya hasil
ujian nasional dengan ujian masuk perguruan tinggi. Untuk
itu, diperlukan kebijakan antara lain sebagai berikut.
a) penyempurnaan sistem pengujian dan penilaian
pendidikan termasuk penjaminan keterpaduan pengujian
dan penilaian pendidikan antar jenjang pendidikan;
b) penguatan sistem akreditasi satuan/program pendidikan;
dan
c) penguatan sistem sertifikasi kompetensi lulusan.

4. Peningkatan kualitas dan kapasitas sarana dan
prasarana pendidikan menengah kejuruan sesuai
standar nasional pendidikan;
Pembangunan prasarana dan sarana secara besar-besaran
adalah upaya terobosan yang dilakukan pemerintah guna
meningkatkan akses pendidikan. Prasarana yang dibangun
pemerintah adalah Unit Sekolah Baru (USB), Ruang Kelas
Baru (RKB) dan Laboratorium serta rehabilitasi gedung
sekolah. Pembangunan sarana dan prasarana fisik terutama
difokuskan pada daerah-daerah yang benar-benar
membutuhkan. Sejalan dengan logika itu, lokasi

10
pembangunan USB cenderung dikonsentrasikan di daerah-
daerah pemekaran, pedesaan, terpencil, terisolir, dan daerah
yang termasuk kantong kemiskinan. Dari beberapa
penjelasan diatas maka kebijakan yang dilakukan adalah
melalui:
a) penuntasan rehabilitasi gedung sekolah yang rusak;
b) pengadaan laboratorium, perpustakaan, dan workshop;
c) pembangunan ruang kelas baru dan unit sekolah baru;
d) pembangunan sarana dan prasarana sekolah.

5. Penguatan dan perluasan pemanfaatan TIK dibidang
pendidikan menengah kejuruan;
Pendayagunaan TIK diyakini dapat menunjang upaya
peningkatan dan pemerataan akses pendidikan, peningkatan
mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan, serta tata
kelola, akuntabilitas, dan citra publik terhadap pendidikan.
Penerapan TIK untuk pendidikan menengah kejuruan oleh
Direktorat Pembinaan SMK dapat memperluas
keterjangkauan pendidikan, peningkatan mutu, serta
sekaligus penguatan tata kelola. Kebutuhan akan
penguasaan dan penerapan IPTEK dalam rangka
menghadapi tuntutan global, semakin meningkatnya
peranan TIK dalam berbagai aspek kehidupan termasuk
dalam bidang pendidikan, semakin meningkatnya kebutuhan
untuk berbagi informasi dan pengetahuan dengan
memanfaatkan TIK, serta perkembangan internet yang
menghilangkan batas wilayah dan waktu untuk melakukan
komunikasi dan akses terhadap informasi menuntut
penguatan terhadap diberlakukannya kebijakan dalam
bidang ini.

Namun demikian, masih adanya kesenjangan literasi TIK
antarwilayah di satu sisi dan perkembangan internet yang
juga membawa dampak negatif terhadap nilai dan norma
masyarakat serta memberikan peluang munculnya
plagiarisme dan pelanggaran HAKI di sisi lainnya
mengharuskan integrasi penggunaan TIK dalam
pembelajaran yang mendidik. Pada Tahun 2010-2014,

11
penguatan pemanfaatan TIK untuk e-pembelajaran, e-
manajemen dan e-layanan dilakukan antara lain melalui
kebijakan-kebijakan sebagai berikut.
a) Penyediaan sarana dan prasarana TIK serta muatan
pembelajaran berbasis TIK untuk penguatan dan
perluasan e-pembelajaran pada SMK;
b) Pengembangan e-manajemen, e-pelaporan, dan e-
layanan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola dan
layanan publik;
c) Pengembangan sistem pengelolaan pengetahuan untuk
mempermudah dalam berbagi informasi dan
pengetahuan antar peserta didik dan tenaga pendidik;
d) Pengembangan pusat sumber belajar berbasis TIK di
SMK;
e) Peningkatan kemampuan SDM untuk mendukung
pendayagunaan TIK di pusat dan daerah.

6. Penyediaan buku teks murah berbasis TIK (e-books);
Dalam rangka meningkatkan jumlah buku teks dan
peralatan, serta mendorong kreativitas serta motivasi siswa
SMK, Direktorat Pembinaan SMK akan meneruskan program
perakitan peralatan oleh SMK dan pembuatan buku sekolah
elektronik (BSE). Penyusunan BSE dan perakitan Peralatan
yang dilakukan oleh SMK tersebut dimaksudkan untuk
mendukung program buku dan peralatan murah pemerintah.
Penyediaan buku teks dan peralatan praktek yang bermutu,
diusahakan agar mudah diperoleh siswa dengan harga yang
terjangkau serta meniadakan monopoli perakitan,
pengadaan, dan pendistribusian peralatan.

Namun demikian penyusunan BSE dan perakitan peralatan
oleh SMK yang telah dilakukan belum sepenuhnya dapat
memenuhi kebutuhan buku teks dan peralatan bagi seluruh
siswa SMK. Pada Tahun 2010-2014, penyusunan BSE dan
pengadaan peralatan murah dilakukan antara lain melalui
kebijakan-kebijakan sebagai berikut.
a) Penyediaan bantuan peralatan hasil rakitan SMK dengan
menunjuk SMK-SMK yang berkompeten sebagai SMK

12
perakit seusai dengan kompetensi keahliannya masing-
masing;
b) Penyusunan Buku sekolah elektronik pada mata
pelajaran produktif yang selalu disesuaikan dengan
perkembangan zaman yang langsung di-upload ke
dalam website Direktorat PSMK dan Pusat Layanan TIK
SMK. Hal tersebut dimaksudkan agar Sekolah dapat
mendapatkan buku tersebut secara mudah, cepat, dan
murah;
c) Bekerjasama dengan perusahaan nasional dan berusaha
untuk meningkatkan proporsi kandungan lokal dari
peralatan yang dirakit;
d) Mengevaluasi sistem perakitan peralatan SMK untuk
meningkatkan kualitas dan pemanfaatan peralatan
tersebut;
Mendorong satuan pendidikan lain untuk memanfaatkan
peralatan hasil rakitan SMK.

7. Pemberdayaan masyarakat dan dunia usaha;
Kontribusi dunia usaha dan dunia industri dalam
pengembangan pendidikan menengah kejuruan masih
rendah. Hal ini diakibatkan karena belum adanya pola
kemitraan pendidikan dengan dunia usaha dan dunia
industri, serta organisasi masyarakat. Sementara itu,
pendidikan tidak dapat berdiri sendiri lepas dari
keterkaitannya dengan dunia usaha dan dunia industri, baik
proses pendidikannya, pendidiknya, dan maupun peserta
didiknya. Untuk mengatasi hal itu perlu dilakukan beberapa
kebijakan yang antara lain adalah sebagai berikut.
a) Pembentukan sistem yang mengatur kemitraan sinergis
dengan dunia usaha dan dunia industri untuk
peningkatan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia
usaha dan industri.
b) Optimisasi pemanfaatan dana Corporate Social
Responsibility (CSR) untuk bidang pendidikan.
c) Pembentukan sistem yang mengatur kemitraan sinergis
dengan organisasi kemasyarakatan seperti

13
penyelenggaraan SMK dengan organisasi profesi seperti
penyusunan program sertifikasi profesi.
d) Membangun mekanisme kemitraan antara Direktorat
Pembinaan SMK dan SMK dengan pelaku usaha untuk
mengembangkan pendidikan dan pelatihan berkualitas.
e) Mendorong pihak swasta untuk membangun lembaga
pendidikan dan pelatihan khususnya yang terkait dengan
kebutuhan SDM.
f) Pemanfaatan potensi yang ada di masyarakat, dunia
usaha dan dunia industri untuk peningkatan kualitas
pendidikan.
g) Optimalisasi utilitas SMK diluar jam belajar mengajar
untuk pemberdayaan masayarakat sekitar SMK.

8. Koordinasi antar kementerian dan/ atau Lembaga
Pemerintah serta Pusat dan Daerah;
Kondisi saat ini masih terdapat kekurangsinergian
program/kegiatan dan penetapan prioritas SMK antara
Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota. Sesuai dengan PP No.
38 tahun 2007 tentang pembagian urusan antara
Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah
Kabupaten/Kota, telah diatur pembagian urusan antara
Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian/Lembaga
lainnya, serta pemerintah daerah dalam pengelolaan
pendidikan terutama SMK. Koordinasi ini dijalankan dengan
mengacu antara lain pada kebijakan-kebijakan sebagai
berikut:
a) Peningkatan koordinasi antara Direktorat Pembinaan
SMK dengan Institusi terkait untuk mensinergikan
perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi
pendidikan menengah kejuruan;
b) Peningkatan koordinasi antara Direktorat Pembinaan
SMK dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota serta SMK untuk mensinergikan
perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi
pendidikan.


14
9. Penyelarasan pendidikan dengan kebutuhan dunia
usaha dan dunia industri.
Hasil pendidikan harus mampu memenuhi kebutuhan dunia
usaha dan dunia industri dalam rangka penyelarasan
pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia
industri. Kebutuhan tersebut memiliki sejumlah parameter
yang harus secara tepat disesuaikan dengan pasokan lulusan
layanan pendidikan, seperti jumlah, kompetensi dan lokasi.
Kemdikbud harus mampu menciptakan dan menjaga sistem
standardisasi penyelenggaraan pendidikan. Program tersebut
antara lain ditempuh melalui kebijakan sebagai berikut.
a) Menyelaraskan rencana pengembangan layanan
pendidikan dengan rencana pengembangan industri,
rencana pengembangan wilayah, rencana investasi;
b) Mengembangkan sinergitas antar K/L yang terkait
dengan pasokan dan serapan tenaga kerja;
c) Membangun SMK yang memiliki bidang keahlian yang
terkait dengan pengembangan ekonomi di daerah yang
berpotensi untuk dikembangkan sebagai cluster industri;
d) Membangun mekanisme kemitraan antara pemerintah,
lembaga pendidikan, dan pelatihan dengan pelaku usaha
untuk mengembangkan pendidikan dan pelatihan
berkualitas dalam pengembangan ekonomi;
e) Meningkatkan kualitas penelitian yang dapat menjawab
tantangan dunia usaha dan dunia industri dan
menjadikannya sebagai prioritas penelitian nasional.



15










BAB I I

RENSTRA PEMBI NAAN SMK
2010 2014





















16
A. VISI PEMBINAAN SMK

Diketahui bahwa visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2014 adalah yang tercantum dalam Renstra Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan 2010-2014 adalah sebagai berikut:

Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan Nasional untuk
Membentuk I nsan I ndonesia Cerdas Komprehensif

Sejalan dengan visi tersebut, Direktorat Pembinaan SMK
berhasrat pada tahun 2014 mewujudkan visi:

Terselenggaranya layanan prima pendidikan menengah keju-
ruan untuk membentuk lulusan SMK yang berjiwa wirausaha,
cerdas, siap kerja, kompetitif, dan memiliki jati diri bangsa, serta
mampu mengembangkan keunggulan lokal dan dapat bersaing
di pasar global.

B. MISI PEMBINAAN SMK

Untuk mencapai visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2014 tersebut di atas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2010-2014 mempunyai lima misi sebagai berikut:
1. Meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan
2. Memperluas keterjangkauan layanan pendidikan
3. Meningkatkan kualitas/ mutu dan relevansi layanan
pendidikan
4. Mewujudkan kesetaraan dalam memperoleh layanan
pendidikan
5. Menjamin kepastian memperoleh layanan pendidikan
Sejalan dengan lima misi tersebut, Dit. Pembinaan SMK
merumuskan misi sebagai berikut:
1. Meningkatkan perluasan dan pemerataan akses SMK yang
bermutu untuk semua lapisan masyarakat;
2. Meningkatkan kualitas SMK melalui penerapan sikap disiplin,
budi pekerti luhur, berwawasan lingkungan, dan

17
pembelajaraan berpusat pada peserta didik yang kontekstual
berbasis TIK;
3. Memberdayakan SMK dalam menciptakan lulusan yang
berjiwa wirausaha dan memiliki kompetensi keahlian melalui
pengembangan kerjasama dengan industri dan berbagai
entitas bisnis yang relevan dalam bentuk teaching industry;
4. Menciptakan lulusan SMK yang lentur terhadap berbagai
perubahan teknologi dan lingkungan bisnis pada tingkat
nasional maupun internasional melalui penguatan aspek
matematika terapan, sains terapan, ICT, dan bahasa
internasional;
5. Memperkuat tata kelola SMK melalui penerapan sistem
manajemen mutu berbasis ISO 9001:2008;
6. Menciptakan citra baik SMK melalui berbagai media
komunikasi.
C. NILAI-NILAI (untuk mengimplementasikan visi misi)

Sejalan dengan Renstra Kementerian Pendidikan Nasional 2010-
2014, visi dan misi tersebut di atas dapat terwujud apabila
didukung dengan penerapan tata nilai yang sesuai dan
mendukung usaha-usaha pelaksanaan misi dan pencapaian visi.
Tata nilai merupakan dasar sekaligus arah bagi sikap dan
perilaku seluruh pegawai dalam menjalankan tugas.

Tata nilai juga akan menyatukan hati dan pikiran seluruh
pegawai dalam usaha mewujudkan layanan prima pendidikan.
Tata nilai yang dimaksud adalah amanah, profesional, visioner,
demokratis, inklusif, dan berkeadilan. Dengan merujuk pada
fokus pembangunan pendidikan Tahun 2012-2014, dari ke enam
tata nilai tersebut dipilih yang sesuai dengan fokus pada periode
ini dan dirangkum dalam satu kalimat motto Kementerian
Pendidikan Nasional.
Melayani Semua dengan Amanah






18
D. TUJ UAN STRATEGIS

Tujuan Strategis Pembangunan Pendidikan Menengah Kejuruan
adalah keadaan atau hasil akhir yang akan dicapai atau
diwujudkan pada tahun 2014, yaitu:
Tersedianya dan terjangkaunya layanan pendidikan
menengah kejuruan yang bermutu, relevan, dan
berkesetaraan di semua provinsi, kabupaten, dan kota.

Tujuan Strategis tersebut mengacu pada Tujuan Strategis
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2010-2014
sebagaimana tercantum dalam Renstra Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan 2010-2014.

E. SASARAN STRATEGIS

Untuk keperluan pengukuran ketercapaian tujuan strategis
pembangunan pendidikan menengah kejuruan tersebut
diperlukan sejumlah sasaran strategis yang menggambarkan
kondisi yang harus dicapai pada tahun 2014. Sasaran strategis
untuk tiap tujuan strategis tersebut di atas adalah sebagai
berikut:
1. Meningkatkan APK SMK nasional mencapai 37,5%;
2. Meningkatkan persentase SMK yang memenuhi Standar
Nasional Pendidikan (SNP) sebesar 70%;
3. Meningkatkan dukungan manajemen dan pelaksanaan
tugas-tugas teknis Program SMK mencapai 98%.


19
F. INDIKATOR KI NERJ A KEGIATAN (IKK)

Dalam mencapai sasaran strategis pada tahun 2014, diperlukan
suatu indikator kinerja utama (IKU) yang merupakan cerminan
kinerja Direktorat J enderal, dan Indikator Kinerja Utama (IKU)
yang merupakan cerminan kinerja Direktorat.
Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Direktorat Pembinaan SMK
adalah sebagai berikut:

No Indikator Kinerja kegiatan (IKK) Satuan
Capaian
2009
Target
2014
1 APK SMK Nasional % 26,89% 37,50%
2
Persentase SMK Memiliki Sarana
Prasarana sesuai SNP
% 30,00% 70,00%
3
Persentase SMK Menerapkan
Standar Isi, Standar Proses, Standar
Kelulusan dan Standar Pengelolaan
% - 60.00%
4
Persentase SMK menerapkan
Pendidikan karakter
% - 100%
5
Persentase Siswa SMK yang
Mendapat Beasiswa
% 0.01% 1.00%
6
Persentase Siswa SMK Mengikuti
Olimpiade, Festival, Lomba, dan
Debat Tingkat Nasional maupun
Internasional
Medali 4 8
7
Persentase Siswa SMK Kelas X (tahun
2013) dan Kelas XI (tahun 2014)
Menerapkan Kurikulum 2013
% - 100%
8
Satker yang mendapat dukungan
manajemen dan layanan teknis SMK
Satker 34 34


20


















BAB I II
BAGAN ORGANI SASI
DI T. PEMBINAAN SMK
21
BAGAN ORGANISASI
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
(Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 01 tahun 2012)




22









BAB I V
REKAPI TULASI PROGRAM
TAHUN 2014
23

REKAPITULASI PROGRAM BANTUAN DI REKTORAT PEMBINAAN SMK TAHUN 2014
(dalam ribuan rupiah)
NO
KODE
J UKNIS
NAMA PROGRAM SASARAN SATUAN
SATUAN
BIAYA
1 01-PS-2014 Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMK 4.303.201 Siswa 1.000
2 02-PS-2014 Bantuan Siswa Miskin (BSM) SMK 550.000 Siswa 1.000
3 03-PS-2014
Bantuan Beasiswa untuk Siswa
Berprestasi/Beasiswa untuk Bencana Alam
5.300 Siswa 4.000
4 04-PS-2014 Bantuan Beasiswa Program Keahlian Khusus 14.355 Siswa 1.000
5 05-PS-2014 Bantuan Pemasaran Tamatan SMK (J ob Matching) 8 Paket 235.000
6 06-PS-2014
Bantuan Block Grant Penyediaan Peralatan, Bahan
dan Kelengkapan Lainnya untuk LKS
52 Paket 125.000
7 07-PS-2014
Bantuan Langsung Biaya Pengiriman Barang
Pameran dan Transportasi Peserta Lomba
34 Paket 110.000
8 08-PS-2014
Bantuan Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB)
SMK
23 Lokasi 2.260.525 *)
9 09-PS-2014
Bantuan Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)
SMK
3.100 Ruang 144.097 *)
10 10-PS-2014 Bantuan Rehabilitasi Gedung SMK 60 Paket 50.000
24
NO
KODE
J UKNIS
NAMA PROGRAM SASARAN SATUAN
SATUAN
BIAYA
11 11-PS-2014
Bantuan Pembangunan Ruang Praktik Siswa
(RPS) SMK
100 Ruang 227.727 *)
12 12-PS-2014 Bantuan Pembangunan Kolam Praktik Perikanan 20 Paket 60.000
13 13-PS-2014 Bantuan Pembangunan Ruang Praktik Perhotelan 100 Paket 218.611
14 14-PS-2014
Bantuan Pembangunan Ruang Kesenian dan
Kebudayaan SMK
20 Paket 206.128
15 15-PS-2014 Bantuan Peralatan Praktik SMK 700 Paket 148.533
16 16-PS-2014
Bantuan Pengembangan SMK Berbasis
Komunitas/Pesantren
83 Paket 756.069
17 17-PS-2014 Bantuan Pengembangan SMK Rujukan 108 Paket 1.000.000
18 18-PS-2014
Bantuan Pengembangan SMK Papua dan Papua
Barat
96 Paket 474.414
19 19-PS-2014
Bantuan Pengembangan SMK di Daerah 3T dan
Kluster 4
25 Paket 746.509
20 20-PS-2014 Bantuan Peralatan E-Pembelajaran SMK 12.800 Unit 1.700
21 21-PS-2014 Bantuan Modul I nteraktif E-Pembelajaran 128 Paket 29.000
22 22-PS-2014 Bantuan Pembelajaran Kewirausahaan SMK 50 SMK 100.000
25
NO
KODE
J UKNIS
NAMA PROGRAM SASARAN SATUAN
SATUAN
BIAYA
23 23-PS-2014
Bantuan Pameran Produk Kreatif Siswa SMK
Beserta Mitra Industri
4 Paket 500.000
24 24-PS-2014
Bantuan Pendampingan Implementasi Kurikulum
2013
870 SMK 75.000 *)
25 25-PS-2014 Bantuan Pengembangan Pusat Layanan TIK 479 SMK 26.274 *)
26 26-PS-2014
Bantuan SMK dalam rangka Pemberdayaan
Masyarakat
50 SMK 85.000
27 27-PS-2014
Bantuan Kerjasama Pengembangan Pendidikan
Kejuruan Indonesia-Negara Asia
12 SMK 70.000
28 28-PS-2014
Bantuan Pembangunan RPS dan Rehabilitasi
Gedung SMK SED-TVET
1 Paket 5.127.000
29 29-PS-2014 Bantuan Peralatan Praktik SMK SED-TVET (PHLN) 1 Paket 35.322.000
30 30-DK-2014 Pemantauan dan Evaluasi Program SMK 33 Provinsi
Variatif di
masing-masing
provinsi
31 31-DK-2014 Penyebaran Informasi Kebijakan SMK Tahun 2014 33 Provinsi
Variatif di
masing-masing
provinsi
32 32-DK-2014 Koordinasi Program SMK Tahun 2015 33 Provinsi
Variatif di
masing-masing
provinsi
26
NO
KODE
J UKNIS
NAMA PROGRAM SASARAN SATUAN
SATUAN
BIAYA
33 33-DK-2014
Penggandaan dan Pengiriman Naskah UN
Produktif
33 Provinsi
Variatif di
masing-masing
provinsi
34 34-DK-2014
Pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK
Tingkat Provinsi
33 Provinsi
Variatif di
masing-masing
provinsi
35 35-DK-2014 Kegiatan Data dan Informasi Program PSMK 33 Provinsi
Variatif di
masing-masing
provinsi
*) Satuan Biaya Rata-rata

KETERANGAN:
A. Nomor Panduan :
1. Dua digit pertama merupakan nomor urut program
2. Dua huruf berikutnya menyatakan asal alokasi dana bantuan
PS : Dana Pusat
DK : Dana Dekon
3. Empat digit terakhir menyatakan tahun anggaran
B. Perubahan setiap saat dapat terjadi sesuai dengan perkembangan kebijakan


27

















BAB V
DESKRI PSI PROGRAM
DI REKTORAT PEMBI NAAN SMK
TAHUN 2014

28
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 01-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH
(BOS) SMK
3. PENGERTIAN : BOS SMK adalah program Pemerintah berupa
pemberian dana langsung ke SMK baik
Negeri maupun Swasta untuk membantu
biaya operasional sekolah nonpersonalia.
Besar dana bantuan yang diterima sekolah
dihitung berdasarkan jumlah siswa masing-
masing sekolah dikalikan satuan biaya (unit
cost) bantuan
4. TUJ UAN : Tujuan umum BOS SMK adalah mewujudkan
layanan pendidikan yang terjangkau dan
bermutu bagi masyarakat.
Tujuan khusus BOS SMK:
a. Membantu biaya operasional sekolah;
b. Mengurangi angka putus sekolah siswa
SMK;
c. Meningkatkan Angka Partisipasi Kasar
(APK) siswa SMK;
d. Mewujudkan keberpihakan pemerintah
(affirmative action) terhadap siswa SMK
dengan cara meringankan biaya sekolah.
5. SASARAN : Sasaran program adalah SMK Negeri
dan Swasta di seluruh I ndonesia.
a. Total sasaran sebanyak 4.303.201 siswa;
b. Besar bantuan per SMK diperhitungkan
dari jumlah siswa masing-masing
sekolah.
6. NILAI BANTUAN : Rp.1.000.000 (satu juta rupiah) per
siswa/tahun.

29
7. PEMANFAATAN
DANA
: BOS SMK digunakan untuk membantu
memenuhi kebutuhan biaya operasional
sekolah non personalia mengacu
Permendiknas No. 69 Tahun 2009 dan
Kebijakan Direktorat Pembinaan SMK antara
lain.
a. Pembelian/penggandaan buku teks
pelajaran;
b. Pembelian alat tulis sekolah yang
digunakan untuk kegiatan pembelajaran;
c. Penggandaan soal dan penyediaan
lembar jawaban siswa dalam kegiatan
ulangan dan ujian;
d. Pembelian peralatan pendidikan;
e. Pembelian bahan praktik habis pakai;
f. Pemeliharaan dan perbaikan ringan
sarana prasarana sekolah;
g. Operasional layanan sekolah berbasis
TIK;
h. Penyelenggaraan kegiatan uji
kompetensi Siswa;
i. Penyelenggaraan praktek kerja industri
(dalam negeri);
j. Langganan daya dan jasa lainnya;
k. Kegiatan penerimaan siswa baru;
l. Penyusunan dan pelaporan;
m. Mendukung implementasi kurikulum
2013.
Disamping butir-butir tersebut di atas, bagi
SMK yang ditetapkan sebagai SMK Rujukan
dapat menggunakan dana BOS untuk
koordinasi yang berkaitan dengan
Rencana/Pelaksanaan tentang
Pengembangan SMK Rujukan.

8




PERSYARATAN
PENERIMA



:




Penerima dana program BOS SMK
a. SMK Negeri dan Swasta yang memiliki
ijin operasional di seluruh I ndonesia;
b. Diprioritaskan SMK yang telah mengisi

30








data Dapodik SMK secara online melalui
website:
http://pendataan.dikmen.kemdikbud.go.id;
c. SMK membantu meringankan siswa dari
kewajiban membayar iuran sekolah dan
biaya-biaya untuk kegiatan
ekstrakulikuler siswa;
d. Apabila SMK menolak menerima program
BOS harus mendapat persetujuan orang
tua siswa, komite sekolah dan Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota serta tetap
menjamin kelangsungan pendidikan di
sekolah tersebut.
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Pengumpulan
data sekolah
penerima dana
J anuari-Mei
J uli-Oktober
2. Penetapan
sekolah
penerima
J anuari-J uni
J uli-November
3. Penyaluran dana Februari-J uni
J uli-November
4. Supervisi
pelaksanaan
Program
Februari-
Desember
5. Laporan
pelaksanaan
Program
Desember
10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud, Gedung E, Lantai 12
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725469
Website : www.ditpsmk.net
Email : informasi.bos.kpd@ditpsmk.net

31
DESKRIPSI PROGRAM
BEASISWA SISWA MISKIN (BSM) DAN PERTANI AN
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 02-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BEASISWA SISWA MISKI N (BSM) DAN
PERTANIAN
3. RUANG LI NGKUP : a. Bantuan Siswa Miskin (BSM)
b. Beasiswa SMK Pertanian
4. TUJ UAN : a. Memberi peluang bagi lulusan SMP/MTs
atau yang sederajat dari keluarga kurang
mampu untuk mengikuti pendidikan di
Sekolah Menengah Kejuruan;
b. Memberikan motivasi bagi Siswa SMK
yang mengikuti Program Pertanian
(Bidang Studi Keahlian Agribisnis,
Agroteknologi dan Program Studi
Keahlian Pelayaran);
c. Mencegah siswa SMK dari kemungkinan
putus sekolah akibat kesulitan biaya
pendidikan.
5. SASARAN : 550.000 siswa SMK
6. NILAI BANTUAN : Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) per siswa
per tahun atau Rp. 500.000,- (lima ratus ribu
rupiah) per siswa per 6 bulan/semester.
7. PEMANFAATAN
DANA
: Membantu biaya pribadi siswa untuk
pembiayaan antara lain:
a. Buku dan alat tulis sekolah;
b. Pakaian dan perlengkapan sekolah
(sepatu, tas, dll);
c. Transportasi siswa ke sekolah;
d. Uang saku siswa ke sekolah;
e. Iuran bulanan sekolah.
8







PERSYARATAN
PENERIMA






:






a. Beasiswa Siswa Miskin (BSM)
1) Sekolah antara lain:
a) SMK Negeri dan Swasta yang
mempunyai izin operasional;
b) SMK yang mempunyai siswa
miskin dan dilengkapi dengan
Kartu Perlindungan Sosial (KPS)
atau Surat Keterangan Tidak

32
Mampu (SKTM) dari Kepala
Sekolah;
c) Melengkapi isian format identitas
siswa calon penerima secara
lengkap untuk keperluan
penyaluran dana.
2) Siswa
a) Siswa yang berasal dari keluarga
kurang mampu secara ekonomi;
b) Siswa miskin dilengkapi dengan
Kartu Perlindungan Sosial (KPS)
atau Surat Keterangan Tidak
Mampu (SKTM) dari Kepala
Sekolah
c) Diusulkan oleh Sekolah
bersangkutan dan disetujui oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten
/Kota sebagai siswa calon
penerima bantuan;
d) Ditetapkan sebagai penerima
bantuan oleh Direktorat
Pembinaan SMK.
b. Beasiswa Pertanian dan Pelayaran
1) Sekolah antara lain:
a) SMK yang membuka Bidang
Studi Keahlian Agribisnis &
Agroteknologi dan Program Studi
Keahlian Pelayaran;
b) Melengkapi isian format identitas
siswa calon penerima.
2) Siswa Penerima antara lain:
a) Siswa SMK Bidang Studi Keahlian
Agribisnis & Agroteknologi dan
Program Studi Keahlian
Pelayaran;
b) Diusulkan oleh Sekolah dan
disetujui oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota sebagai siswa
calon penerima bantuan;
c) Siswa yang diusulkan ditetapkan
sebagai penerima bantuan oleh
Direktorat Pembinaan SMK.

33
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.

NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Pengumpulan
dan pemilihan
data siswa calon
penerima
J anuari -
November
2. Evaluasi Data
Siswa Calon
Penerima BSM/
Beasiswa
Pertanian
J anuari s.d
November

3. Penetapan siswa
penerima dana
BSM/ Beasiswa
Pertanian
Februari s.d
November
4. Penyaluran dana
BSM/ Beasiswa
Pertanian
Februari s.d
November
5. Laporan
penyaluran BSM/
BeasiswaPertani
an oleh
Lembaga
Penyalur
Desember
J anuari 2015
10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud, Gedung E, Lantai 12
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725469
Website : www.ditpsmk.go.id
Email : bsm.smk@ditpsmk.net

34
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN BEASISWA UNTUK SISWA BERPRESTASI/ BEASISWA
UNTUK BENCANA ALAM
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 03-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN BEASISWA UNTUK SISWA
BERPRESTASI/BEASISWA UNTUK BENCANA
ALAM
3. TUJ UAN

: a. Memberikan motivasi kepada siswa dalam
mengembangkan minat dan bakat untuk
memperoleh prestasi di bidang akademik
maupun non akademik;
b. Memberikan penghargaan bagi siswa yang
berprestasi;
c. Memberi motivasi dan dorongan kepada
siswa SMK terkena bencana alam untuk
tetap dapat bersekolah.
4. SASARAN : 5.300 (lima ribu tiga ratus) siswa
5. NILAI BANTUAN : Total Rp. 21.200.000.000,- dengan nilai
beasiswa per siswa sesuai dengan SK Kuasa
Pengguna Anggaran (KPA) Direktorat PSMK.
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Peningkatan dan pengembangan prestasi
akademik dan/atau non akademik siswa;
b. Memberi dorongan dan semagat kepada
siswa SMK terkena bencana alam untuk
tetap dapat bersekolah;
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah siswa yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan
SMK;
d. Beasiswa prestasi akan diberikan kepada
siswa berdasarkan peringkat prestasi pada
tingkat Provinsi/Nasional/I nternasional;
e. Beasiswa bencana alam akan diberikan
kepada siswa SMK yang terkena bencana
alam.


35
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN


























: a. Persyaratan Teknis.
1) Siswa SMK yang masih aktif dan
berprestasi/terkena bencana alam;
2) Siswa SMK yang masih aktif baik
perorangan ataupun pemain
perorangan dalam tim yang memiliki
prestasi sebagai juara I, II, III tahun
2014, dibidang akademik maupun non
akademik pada tingkat provinsi/
nasional dan terbaik sebagai perwakilan
Indonesia pada tingkat I nternasional,
yang dibuktikan dengan sertifikat
kejuaraan/surat penetapan juara oleh
penyelenggara;
3) Prestasi nasional adalah prestasi
yang diperoleh dalam kejuaraan tingkat
nasional yang tidak termasuk prestasi
pada lomba tingkat nasional yang
diselenggarakan oleh Direktorat PSMK
yaitu: LKS, OSTN, O2SN, Debat Bahasa
Indonesia dan bahasa asing lainnya,
FLS2N;
4) Siswa SMK yang masih aktif baik
perorangan maupun pemain
perorangan dalam tim/regu yang
memiliki prestasi dalam bidang
inovasi/perekayasa/keilmuan dan
dibuktikan dengan sertifikat/piagam
penghargaan/surat keputusan
pemenang oleh panitia;
b. Persyaratan Administrasi
1) Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi dan/atau Kab/Kota dan atau
SMK setelah ada pengesahan Dinas
Pendidikan Kab/Kota;
2) Melampirkan data pendukung yang
membuktikan pencapaian prestasi siswa
calon penerima;
3) Siswa SMK yang masih aktif dan terkena
bencana alam;



36
4) Siswa yang diusulkan ditetapkan sebagai
penerima bantuan oleh Kuasa Pengguna
Anggaran (KPA) Direktorat PSMK.
9. J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.

No
Tahapan
Kegiatan
Waktu
Pelaksanaan
(2014)
1 Penerimaan daftar
usulan calon
penerima beasiswa
Februari s.d
November
2 Seleksi siswa calon
penerima
Februari s.d
November
3 Penetapan siswa
penerima
Februari s.d
November
4 Penyaluran dana Maret s.d
November
5 Laporan beasiswa
prestasi
Desember
10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud, Gedung E, Lantai 12
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725469
Website : www.ditpsmk.net
Email : beasiswa.kpd@ditpsmk.net

37
DESKRIPSIPROGRAM
BANTUAN BEASISWA PROGRAM KEAHLIAN KHUSUS
TAHUN 2013

1. KODE J UKNI S : 04-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN BEASISWA PROGRAM KEAHLIAN
KHUSUS
3. TUJ UAN : a. Meningkatkan jumlah siswa SMK program
keahlian khusus meliputi:
1) Program Studi Keahlian Perawatan
Sosial;
2) Seni Rupa:
a) Seni lukis;
b) Seni Patung;
3) Desain dan Produksi Kria:
a) Desain dan Produksi Kria Tekstil;
b) Desain dan Produksi Kria Kulit;
c) Desain dan Produksi Kria Keramik;
d) Desain dan Produksi Kria Logam;
e) Desain dan Produksi Kria Kayu;
4) Seni Pertunjukan:
a) Seni Musik Klasik;
b) Seni Tari;
c) Seni Karawitan;
d) Seni Pedalangan;
e) Seni Teater;
b. Melestarikan tradisi budaya bangsa
Indonesia melalui pembinaan peserta
didik;
c. Meningkatkan motivasi belajar siswa SMK
program keahlian khusus;
d. Mengurangi jumlah siswa putus sekolah
pada SMK program keahlian khusus.
4. SASARAN : 14.355 siswa.
5. NILAI BANTUAN : Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah)/siswa/
tahun.

38

6. PEMANFAATAN
DANA
: Pemanfaatan dana bantuan beasiswa antara
lain untuk:
a. Iuran bulanan sekolah; dan/atau
b. Pembelian perlengkapan belajar siswa;
dan/atau
c. Transportasi siswa kesekolah.

7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah siswa yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan
SMK.

8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. Persyaratan Teknis
1) Siswa yang diusulkan adalah siswa
kelas X, XI dan XII tahun pelajaran
2013/2014 dan kelas X tahun
2014/2015 selama masih ada dana
yang mengikuti program studi keahlian
khusus seperti diatas;
2) Siswa yang diusulkan tidak sedang
menerima bantuan Beasiswa dari
Direktorat Pembinaan SMK, kecuali
beasiswa prestasi.

b. Persyaratan Administrasi
1) Dikirim oleh Dinas Pendidikan
Kab/Kota dan/atau sekolah setelah
disahkan oleh Dinas Pendidikan
Kab/Kota;
2) Usulan dikirimkan melalui
beasiswa.kpd@ditpsmk.net;
3) Siswa yang diusulkan ditetapkan
sebagai penerima bantuan oleh Kuasa
Pengguna Anggaran (KPA) Direktorat
Pembinaan SMK.





39
9. J ADUAL
KEGIATAN















:
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan Siswa
calon penerima
bantuan
beasiswa
Februari s.d Mei

J uli s.d.
November
2. Seleksi Usulan
Siswa Calon
Penerima
bantuan
beasiswa
Mei s.d. J uni

Agustus s.d.
November
3. Penetapan
Penerima
Beasiswa
Mei s.d. J uni
Agustus s.d.
Oktober
4. Penyaluran Dana
Bantuan
Mei s.d. J uni
September s.d.
Oktober
5. Laporan
penyaluran oleh
Lembaga
Penyalur
Desember
Catatan :J adual dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud, Gedung E, Lantai 12
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725469
Website : www.ditpsmk.net
Email :beasiswa.kpd@ditpsmk.net

40
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMASARAN TAMATAN SMK (J OB MATCHI NG)
TAHUN 2014

1. KODE PROGRAM : 05-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMASARAN TAMATAN SMK
(J OB MATCHI NG)
3. TUJ UAN : a. Mempertemukan tamatan SMK dengan
dunia usaha/industri yang memerlukan
tenaga kerja tingkat menengah;
b. Memberi peluang saling berinteraksi antara
tamatan SMK untuk menawarkan
kompetensi yang dimiliki kepada dunia
usaha/industri yang memerlukan tenaga
kerja;
c. Meningkatkan hubungan kerjasama SMK
dengan dunia usaha/industri;
d. Meningkatkan wawasan Tamatan SMK
tentang peluang-peluang kerja di dunia
usaha/ industri;
e. Meningkatkan daya serap tamatan SMK
memasuki lapangan kerja.
4. SASARAN : 8 SMK
5. NILAI BANTUAN : Rp. 235.000.000,- (dua ratus tiga puluh lima
juta rupiah) per SMK.
6. PEMANFAATAN
DANA
: Dana bantuan digunakan untuk pembiayaan
kegiatan-kegiatan penyelenggaraan Pemasaran
Tamatan SMK yang meliputi:
a. Persiapan Kegiatan
b. Pelaksanaan Kegiatan
c. Pelaporan
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan
SMK;


41

8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. SMK yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi;
b. Diprioritaskan kepada SMK yang dapat
menyelenggarakan Pemasaran Tamatan
(J ob Matching) di SMK;
c. Diprioritaskan SMK yang memiliki Bursa
Kerja Khusus;
d. Memiliki jejaring kerja operasional dalam
bidang bursa kerja lingkup provinsi dengan
SMK lain, Disnakertrans, dunia
usaha/industri yang bergerak di sektor
usaha jasa dan industri;
e. Diutamakan yang dapat menghadirkan 40
perusahaan yang memerlukan tamatan
SMK untuk mengisi formasi-formasi posisi
jabatan yang tersedia;
f. Diutamakan dapat menghadirkan 1.000
tamatan SMK pencari kerja;
g. Menyampaikan Proposal Penyelenggaraan
Kegiatan dan Rencana Penggunaan
Anggaran yang disetujui oleh Dinas
Pendidikan Provinsi, setelah ditunjuk oleh
Direktorat PSMK sebagai sekolah
penyelenggara job matching;
h. Memilki Rekening Sekolah (bukan rekening
atas nama pribadi/yayasan);
i. Menyampaikan fotocopy Surat
Pengangkatan Kepala SMK.


42

9. J ADUAL KEGIATAN














:

No. Kegiatan
Waktu
Pelaksanaan
(2014)
1 Usulan nama
SMK dari Dinas
Pendidikan
Provinsi
Mei
2 Penetapan SMK
Penerima
Bantuan
Mei
3 Penerimaan
proposal
J uni-J uli
4 Evaluasi
Proposal
Agustus
5 Bimtek, MoU,
penyaluran dana
September
6 Pelaksanaan
Kegiatan
Oktober-
November
7 Pelaporan Desember
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud, Gedung E, Lantai 12
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725469
Website : www.ditpsmk.net

43
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN BLOCK GRANT PENYEDIAAN PERALATAN,
BAHAN DAN KELENGKAPA LAINNYA LKS
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 06-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN BLOCK GRANT PENYEDIAAN
PERALATAN, BAHAN DAN KELENGKAPAN
LAINNYA LKS
3. TUJ UAN


: a. Tersedianya Peralatan; Bahan dan
kelengkapan yang diperlukan pada
pelaksanaan LKS SMK Tingkat Nasional
XII;
b. Terlaksananya LKS dengan Baik.
4. SASARAN : 52 Bidang Lomba
5. NILAI BANTUAN :
Rp. 5.720.000.000,- (lima milyar tujuh ratus
dua puluh juta rupiah).
6. PEMANFAATAN
DANA
: Dana digunakan untuk antara lain:
a. Pengadaan bahan dan alat yang
diperlukan dalam lomba;
b. Biaya transportasi/mobilisasi peralatan
bahan dan kelengkapan LKS dari asal ke
tempat Lomba kembali ke asal;
c. Honorarium dan uang lelah penjab dan
teknisi;
d. Akomodasi dan konsumsi selama
persiapan;
e. Instalasi, pasang bongkar peralatan
ditempat lomba dan ditempat asal.
f. Pembayaran pajak dan pembuatan
laporan kegiatan;
g. Pembuatan dokumentasi foto dan video
kegiatan pada bidangnya.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan Diberikan kepada SMK yang
ditunjuk dan ditetapkan sebagai pelaksana
Penyedia;
b. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
PSMK;



44

c. Proposal disusun oleh SMK yang sudah
ditetapkan oleh Direktorat PSMK
berdasarkan usulan Dinas Pendidikan
Provinsi;
d. Proposal disetujui oleh Dinas Pendidikan.
8.

PERSYARATAN
PENERIMA
:

a. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi;
b. Mengajukan proposal bantuan;
c. Memiliki Tenaga Teknisi yang mampu
mengendalikan peralatan selama Lomba
berjalan;
d. Memiliki rekening sekolah (bukan atas
nama pribadi atau yayasan).
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
usulan
SMK calon
penerima
Februari-Maret
2. Evaluasi Usulan &
Penetapan SMK
Penerima bantuan
Maret
3. Penerimaan
proposal
Maret
4. Evaluasi Proposal April
5. Bimtek Mei
6. Penyaluran dana J uni
7. Pelaksanaan
program
Agustus
8. Laporan
pelaksanaan
Desember
10 LAYANAN
INFORMASI

: SUBDIT KELEMBAGAAN DAN PESERTA DIDIK
DIREKTORAT PEMBI NAAN SMK
Ditjen. Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud Senayan Gedung E lt 12
J l. J end. Sudirman, J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725467
Website : www.ditpsmk.net

45
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN LANGSUNG BIAYA PENGI RI MAN BARANG PAMERAN DAN
TRANSPORTASI PESERTA LOMBA
TAHUN 2014

1.
KODE J UKNI S : 07-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN LANGSUNG BIAYA PENGIRIMAN
BARANG PAMERAN DAN TRANSPORTASI PESERTA
LOMBA
3. TUJ UAN : a. Mempromosikan Hasil Karya Siswa SMK pada
tingkat Nasional;
b. Memberi dorongan kepada siswa SMK untuk
lebih kreatif dan inovatif.
4. SASARAN : 34 Provinsi
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 825.000.000,- (delapan ratus dua puluh lima
juta rupiah)
6 PEMANFAATAN
DANA
: Dana digunakan untuk antara lain:
a. Pembayaran penyediaan alat, bahan, dan
kelengkapan Pameran Hasil Karya Siswa SMK;
b. Mobilisasi alat, bahan, dan kelengkapan
Pameran;
c. Memasang, membongkar, dan mngangkut
Produk hasil karya siswa yang dipamerkan
dari dan ke tempat asal dan tempat pameran;
d. Biaya koordinasi transportasi petugas;
e. Pembayaran pajak-pajak sesuai ketentuan
yang berlaku;
f. Menyusun laporan kegiatan;
g. Honorarium dan uang lelah peserta pameran;
h. Pembuatan foto dan video Direktorat.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan Diberikan kepada SMK yang ditunjuk
dan ditetapkan sebagai pelaksana Pameran;
b. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat PSMK;
c. Proposal disusun oleh SMK yang sudah
ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan SMK
berdasarkan usulan Dinas Pendidikan Provinsi;
d. Proposal disetujui oleh Dinas Pendidikan
Provinsi.

46
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: SMK diusulkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi,
dengan persyaratan:
a. Diprioritaskan SMK yang memiliki produk
unggulan Hasil Karya Siswa di wilayahnya;
b. Memiliki guru dan siswa yang berkarya untuk
dipamerkan hasil karyanya.
9. J ADUAL KEGIATAN





:

Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
usulan
SMK calon
penerima
Maret - Mei
2. Evaluasi Usulan
& Penetapan
SMK
Penerima
bantuan
Mei
3. Penerimaan
proposal
Mei - J uni
4. Evaluasi Proposal J uni
5. Bimtek J uli
6. Penyaluran dana J uli
7. Waktu
Pelaksanaan
Agustus
8. Laporan
pelaksanaan
Desember
10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan, J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725467;
Website : www.ditpsmk.net

47
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBANGUNAN UNIT SEKOLAH BARU (USB) SMK

1.
KODE J UKNI S : 08-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBANGUNAN UNI T SEKOLAH BARU
(USB) SMK
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan akses,
ketersediaan, keterjangkauan, dan
pemerataan kesempatan belajar di SMK;
b. Mendukung pemenuhan kebutuhan sarana
dan prasarana pendidikan yang diperlukan
dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di
SMK.
4. SASARAN : a. 19 (Sembilan belas) Unit Sekolah Baru (USB)
SMK reguler;
b. 4 (empat) Unit Sekolah Baru (USB) SMK
Besar.
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 51.992.086.000,00 (lima puluh satu miliar
sembilan ratus sembilan puluh dua juta delapan
puluh enam ribu rupiah).
6 PEMANFAATAN
DANA
: a. Pembangunan Gedung Pembelajaran (Ruang
Teori dan Ruang Praktik beserta selasarnya);
b. Pembangunan Kamar Mandi/WC;
c. Pengadaan Perabot Ruang Pembelajaran
(Ruang Teori dan Ruang Praktik); dan/ atau;
d. Ruang Penunjang antara lain Ruang
Administrasi Perkantoran, Ruang Guru dan
penunjang lainnya (bagi USB besar); dan/
atau;
e. Infrastruktur antara lain Instalasi Air Bersih,
Penyambungan Daya Listrik dari PLN minimal
10.000 KVA dan Instalasinya (bagi USB
besar);
f. Biaya perencanaan, pengawasan
pembangunan dan pengelolaan administrasi.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah lokasi sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan SMK.

48
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. Adanya proposal yang diajukan oleh Bupati/
Walikota atau Dinas Pendidikan Kabupaten/
Kota/Propinsi yang disetujui oleh Bupati/
Walikota untuk USB SMK Negeri dan diajukan
oleh Yayasan dengan disetujui oleh Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota/Propinsi untuk
USB SMK swasta (yang diselenggarakan oleh
masyarakat);
b. Diprioritaskan memiliki lahan seluas minimal
15.000 m
2
(1,5 Ha) dalam satu kesatuan
lokasi, dibuktikan dengan Surat Kepemilikan
Tanah atas nama Pemda/ Dinas Pendidikan
Kab./Kota /Yayasan dalam bentuk:



1) Sertifikat Tanah (bukan tanah kas Desa/
/bukan tanah milik pribadi/ perorangan);
atau
2) Akta Hibah/ Akta J ual Beli yang dibuat
oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT);
atau
3) Surat pernyataan pelepasan hak atas
tanah adat (Khusus Provinsi Papua/Papua
Barat) oleh pihak yang
berwenang/dokumen lain sesuai dengan
peraturan dan ketentuan daerah atas
nama Pemda/ Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota/Yayasan;
4) Apabila sertifikat tanah untuk USB SMK
masih menjadi satu dengan aset
Pemda/Yayasan yang lain, maka harus
dilampirkan Surat Pernyataan dari Kepala
Bagian Aset Pemda/Yayasan tentang
luasan lahan yang diperuntukkan bagi
USB SMK;
5) Apabila sertifikat tanah masih dalam
proses maka harus dilampiri Surat
Keterangan/ Surat Pernyataan dari Kepala
Badan Pertanahan Nasional (BPN)
setempat.
c. Adanya surat ukur tanah dari Badan Pertanahan
Nasional (BPN);
d. Diprioritaskan yang sudah ada gambar kontur
tanah, Kemiringan lahan tidak boleh melebihi

49
15

, tidak berada di daerah rawa dan banjir;


e. Lahan harus sudah siap bangun (tidak sedang
dimanfaatkan untuk kepentingan lain). J ika
lahan memerlukan pematangan tanah (Land
clearing), cut and fill, menjadi tanggung jawab
Pemerintah Kabupaten/kota/Yayasan;
f. Memiliki ijin operasional/ ijin penerimaa siswa
baru (bagi USB Swasta) dari Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota/Provinsi;
g. Adanya Surat pernyataan Bupati/ Walikota/
Yayasan tentang pengadaan pendidik dan
tenaga kependidikan, sarana dan prasarana
serta biaya operasional dari Pemerintah
Daerah/Yayasan;
h. Melampirkan jumlah sekolah dan siswa SMP/
MTs sebagai sumber siswa, dan jumlah
SMA/MA/SMK;
i. Belum pernah mendapat bantuan untuk
pembangunan fisik (antara lain: RKB, RPS,
Perpustakaan, Laboratorium) dari Pemerintah
Pusat;
j. Bagi calon USB SMK yang sudah memiliki siswa
dan masih menumpang, diprioritaskan bagi
yang belum meluluskan;
k. Lokasi berada dekat dengan sumber listrik
(bukan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi
(SUTET)), sumber air dan mudah dijangkau
dengan alat transportasi;
l. Diprioritaskan untuk lokasi Unit Sekolah Baru
(USB) yang tidak berada dekat dengan SMK lain
dengan radius minimal 5 km;
m. Adanya Foto lokasi calon Unit Sekolah Baru
(USB) SMK;
n. Pernyataan kesanggupan dari Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota/ Yayasan untuk melakukan
pencatatan aset hasil Bantuan Unit Sekolah
Baru (USB) SMK (bermaterai Rp.6000);
o. Khusus untuk SMK swasta (yang dikelola oleh
masyarakat), maka Ketua Tim/ Panitia Pendiri/
Kepala Sekolah bukan merupakan pengurus,
pembina, maupun pengawas yayasan
penyelenggara SMK ybs;

50

p. Diprioritaskan bagi Yayasan pengusul yang
telah memiliki satuan pendidikan setingkat lebih
rendah (MTs/ SMP/ Sederajat).
9. J ADUAL KEGIATAN





:

Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan situasi
dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan Usulan s.d. Mei
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4.
Penetapan SMK
Penerima Bantuan
s.d. J uli

5.
Bimbingan Teknis
dan MoU
s.d. J uli

6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal
Paling lambat 14 hari
kalender sejak dana
diterima di rekening
Tim Pendiri
8. Waktu Pelaksanaan
210 hari kalender (USB
Reguler)/270 hari
kalender (USB Besar)
sejak dana diterima di
rekening TIM Pendiri

9. Laporan 30 %
90 hari kalender setelah
dana diterima di
rekening TIM Pendiri
10.
Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
11. Laporan Akhir
Paling lambat 30 hari
kalender setelah
pekerjaan selesai
10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan, J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

51
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 09-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG
KELAS BARU (RKB) SMK
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan akses/
daya tampung dan pemerataan
pendidikan pada satuan Pendidikan SMK;
b. Menambah ruang kelas baru bagi SMK
yang memiliki jumlah siswa yang
meningkat dan melebihi daya tampung.
4. SASARAN :
a. 2.600 RKB untuk satu lantai;
b. 500 RKB untuk bertingkat.
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: a. Ruang Kelas Baru (RKB) satu lantai Rp.
356.200.000.000,00 (tiga ratus lima puluh
enam miliar dua ratus juta rupiah)
b. Ruang Kelas Baru (RKB) bertingkat Rp.
90.500.000.000,00 (sembilan puluh miliar
lima ratus juta rupiah)
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pembanguan Ruang Kelas Baru (RKB):
a. Pembangunan Ruang Kelas Baru
(RKB), selasar dan ruang tangga
bagi RKB bertingkat;
b. Pembangunan Ruang Kelas Baru
(RKB) dan selasar bagi RKB satu
lantai.
b. Pengadaan Perabot (meja siswa, kursi
siswa, meja guru, kursi guru dan papan
tulis);
c. Perencanaan, Pengawasan, dan
Pengelolaan Administrasi.
7 PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN

: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.

52
8



















PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN



















:





















a. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dan/ atau Propinsi, dan/
atau diprioritaskan bagi SMK yang
mendapat afirmasi melalui program
percepatan pembangunan;
b. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
lahan sendiri (Lahan SMK Negeri milik
Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik
Yayasan) minimal 4.000 m2 dibuktikan
dengan Sertifikat Tanah/Akta Hibah/ Akta
J ual Beli yang dibuat oleh Pejabat
Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Akta Ikrar
wakaf yang dibuat oleh Kantor Urusan
Agama (KUA)/ Pelepasan hak ulayat/adat
atas tanah dan masih tersedia
lahan/tempat untuk pembangunan Ruang
Kelas Baru (RKB);
c. Memiliki data analisis kebutuhan Ruang
Kelas Baru (RKB) (butuh-ada-
kurang/lebih);
d. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
memiliki/ menampung peserta didik
minimal 192 siswa;
e. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian
Yayasan. Pembina, Pengurus dan
Pengawas Yayasan tidak boleh
merangkap sebagai Kepala Sekolah yang
dibuktikan dengan Akta Pendirian
Yayasan;
f. Memiliki ijin operasional/ijin pendirian
sekolah dari pihak yang berwenang;
g. Memiliki site plan atau sketsa
pengembangan SMK;
h. Memiliki surat keputusan pengangkatan
Kepala SMK;
i. Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima
aset hasil Bantuan Ruang Kelas Baru
(RKB) SMK (bermaterai Rp.6000) bagi
SMK Negeri.
2) Mengetahui serah terima aset hasil

53
Bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) dari
Kepala Sekolah ke Yayasan bagi SMK
Swasta.

9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adwal dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.

NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan
s.d. April
2. Evaluasi Usulan s.d. April
3. Verifikasi Lokasi s.d. Mei
4. Penetapan SMK
Penerima
Bantuan
s.d. J uni
5. Bimbingan
Teknis dan MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening
Sekolah
8. Waktu
Pelaksanaan
120 hari kalender
bagi satu lantai
dan 180 bagi
bertingkat sejak
dana diterima di
rekening Sekolah
9. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
10. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender
setelah pekerjaan
selesai

54

10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

55
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN REHABILITASI GEDUNG SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 10-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN REHABILI TASI GEDUNG SMK
3. TUJ UAN


:
a. Mendukung program peningkatan
akses/ daya tampung pada SMK;
b. Memenuhi kebutuhan Rehabilitasi
Gedung SMK sehingga dapat
mengembalikan fungsi ruang.
4. SASARAN : 60 (enam puluh) Paket
5. NILAI BANTUAN : Rp.3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah)
6. PEMANFAATAN
DANA
:
a. Rehabilitasi Gedung SMK
b. Biaya Pengelolaan Administrasi
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk dana
untuk rehabilitasi gedung SMK;
b. Adanya Analisis Tingkat Kerusakan oleh
Dinas Cipta Karya/ Tim Teknis (SMK
J urusan Bangunan).
8.



















PERSYARATAN
PENERIMA


















:



















a. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi/Kabupaten/Kota dan/ atau
diprioritaskan bagi SMK yang mendapat
afirmasi melalui program percepatan
pembangunan.
b. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
lahan sendiri (Lahan SMK Negeri milik
Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik
Yayasan) minimal 4.000 m2 dibuktikan
dengan Sertifikat Tanah/Akta Hibah/ Akta
J ual Beli yang dibuat oleh Pejabat
Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Akta Ikrar
wakaf yang dibuat oleh Kantor Urusan
Agama (KUA)/ Pelepasan hak ulayat/adat
atas tanah;
c. Memiliki data analisis kerusakan Ruang
dari Dinas Cipta Karya/SMK J urusan
Bangunan;
d. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
memiliki/ menampung peserta didik

56


minimal 192 siswa;
e. Bagi SMK Swasta, Pembina, Pengurus dan
Pengawas Yayasan tidak boleh merangkap
sebagai Kepala Sekolah yang dibuktikan
dengan Akta Pendirian Yayasan;
f. Memiliki ijin operasional/ijin pendirian
sekolah dari pihak yang berwenang;
g. Memiliki surat keputusan pengangkatan
Kepala SMK;
h. Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima
aset hasil bantuan rehabilitasi ruang;
2) Mengetahui serah terima aset hasil
bantuan rehabilitasi ruang dari Kepala
Sekolah ke Yayasan bagi SMK Swasta;
3) Bagi SMK Swasta memiliki Akta
Pendirian Yayasan.

9 J ADWAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan situasi
dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan Usulan s.d. April
2. Evaluasi Usulan s.d. April
3. Verifikasi Lokasi s.d. Mei
4. Penetapan SMK
Penerima Bantuan
s.d. J uni
5. Bimbingan Teknis dan
MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender sejak
dana diterima di
rekening Sekolah
8. Waktu Pelaksanaan 120 hari kalender
sejak dana diterima
di rekening Sekolah
9. Supervisi Pelaksanaan s.d. Nopember
10. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender setelah
pekerjaan selesai

57

10 LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Ditjen Pendidikan Menengah
Komp. Kemdikbud Senayan Gedung E Lt. 12
J l. J enderal. Sudirman, J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

58
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG PRAKTIK SI SWA (RPS) SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 11-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG
PRAKTIK SISWA (RPS) SMK
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan mutu
SMK;
b. Menambah Ruang Praktik Siswa di SMK
untuk mendukung pencapaian kompetensi
peserta didik dan pendidik.
4. SASARAN : 100 Ruang Praktik Siswa (RPS).
5. NILAI BANTUAN : Rp. 22.772.700.000,00 (dua puluh dua miliar
tujuh ratus tujuh puluh dua juta tujuh ratus
ribu rupiah).
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS)
beserta selasarnya;
b. Pengadaan Perabot;
c. Perencanaan, Pengawasan, dan
Pengelolaan Administrasi.
7 PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan
SMK.
8












PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN










:












a. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dan/ atau Dinas
Pendidikan Provinsi;
b. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
lahan sendiri (Lahan SMK Negeri milik
Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik
Yayasan) minimal 4.000 m2 dibuktikan
dengan Sertifikat Tanah/Akta Hibah/ Akta
J ual Beli yang dibuat oleh Pejabat Pembuat
Akta Tanah (PPAT)/Akta I krar wakaf yang
dibuat oleh Kantor Urusan Agama (KUA)/
Pelepasan hak ulayat/adat atas tanah dan

59

























masih tersedia lahan/tempat untuk
pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS);
c. Memiliki data analisis kebutuhan Ruang
Praktik Siswa (RPS) (butuh-ada-
kurang/lebih) yang dilengkapi dengan
gambar rencana pembangunan RPS;
d. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
memiliki/ menampung peserta didik
minimal 192 siswa;
e. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian
Yayasan. Pembina, Pengurus dan
Pengawas Yayasan tidak boleh merangkap
sebagai Kepala Sekolah yang dibuktikan
dengan Akta Pendirian Yayasan;
f. Memiliki Ijin Operasional/ Ijin Pendirian
sekolah dari pihak yang berwenang;
g. Memiliki site plan;
h. Memiliki surat keputusan pengangkatan
Kepala SMK;
i. Adanya surat pernyataan kesanggupan dari
Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima
aset hasil Bantuan Ruang Praktik Siswa
(RPS) (bermaterai Rp.6000) bagi SMK
Negeri.
2) Mengetahui serah terima aset hasil
Bantuan Ruang Praktik Siswa (RPS)
dari Kepala Sekolah ke Yayasan bagi
SMK Swasta.

60
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan situasi dan
kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan
s.d. Mei
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4. Penetapan SMK
Penerima
Bantuan
s.d. J uli
5. Bimbingan Teknis
dan MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
8. Waktu
Pelaksanaan
120 hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
9. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
10. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender
setelah pekerjaan
selesai

10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

61
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBANGUNAN KOLAM PRAKTIK PERIKANAN
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 12-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBANGUNAN KOLAM
PRAKTIK PERIKANAN
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan mutu
SMK;
b. Menyediakan Kolam Praktik Perikanan
di SMK untuk praktik siswa yang
membuka paket keahlian Budidaya
Perikanan dalam rangka pencapaian
kompetensi peserta didik dan pendidik.
4. SASARAN : 20 (dua puluh) Paket
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 1.200.000.000,00 (satu miliar dua ratus
juta rupiah)
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pembangunan Kolam Praktik Perikanan
beserta instalasi air bersih, instalasi air
pembuangan, dan peralatan pendukung
lainnya;
b. Perencanaan, Pengawasan, dan
Pengelolaan Administrasi.
7 PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.
8

PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN

: a. Membuka paket keahlian Budidaya
Perikanan;
b. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dan/ atau Dinas
Pendidikan Provinsi;
c. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
lahan sendiri (Lahan SMK Negeri milik
Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik
Yayasan) minimal 15.000 m2
dibuktikan dengan Sertifikat Tanah/Akta
Hibah/ Akta J ual Beli yang

62




























































dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah
(PPAT)/Akta Ikrar wakaf yang dibuat oleh
Kantor Urusan Agama (KUA)/ Pelepasan
hak ulayat/adat atas tanah dan masih
tersedia lahan/tempat untuk Pembangunan
Kolam Praktik Perikanan;
d. Memiliki data analisis kebutuhan Kolam
Praktik Perikanan (butuh-ada-
kurang/lebih) dilengkapi dengan gambar
rencana kolam ikan yang akan dibangun;
e. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
memiliki/ menampung peserta didik
minimal 96 siswa;
f. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian
Yayasan. Kepala Sekolah bukan
merupakan pembina, pengurus, maupun
pengawas yayasan penyelenggara SMK
ybs;
g. Memiliki ijin operasional/ijin pendirian
sekolah dari pihak yang berwenang;
h. Memiliki site plan atau sketsa
pengembangan SMK;
i. Memiliki surat keputusan pengangkatan
Kepala SMK;
j. Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima
aset hasil Bantuan Pembangunan
Kolam Praktik Perikanan SMK
(bermaterai Rp.6000) bagi SMK
Negeri.
2) Mengetahui serah terima aset hasil
Bantuan Pembangunan Kolam Praktik
Perikanan dari Kepala Sekolah ke
Yayasan bagi SMK Swasta.


63
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan situasi
dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan Usulan s.d. Mei
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4. Penetapan SMK
Penerima Bantuan
s.d. J uli
5. Bimbingan Teknis
dan MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
8. Waktu Pelaksanaan 120 hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
9. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
10. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender
setelah pekerjaan
selesai

10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net


64
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG PRAKTIK PERHOTELAN
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 13-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG
PRAKTIK PERHOTELAN
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan mutu
SMK;
b. Menambah Ruang Praktik Perhotelan di
SMK untuk mendukung pencapaian
kompetensi peserta didik dan pendidik.
4. SASARAN : 100 Paket
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 21.861.100.000,00 (dua puluh satu miliar
delapan ratus enam puluh satu juta seratus
ribu rupiah).
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pembangunan Ruang Praktik Perhotelan;
b. Pengadaan Perabot;
c. Perencanaan, Pengawasan, dan
Pengelolaan Administrasi.
7 PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.

8












PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN











:













a. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dan/ atau Dinas
Pendidikan Provinsi;
b. Membuka/mengembangkan Kompetensi
Keahlian Akomodasi Perhotelan;
c. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
lahan sendiri (Lahan SMK Negeri milik
Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik
Yayasan) minimal 8.000 m2 dibuktikan
dengan Sertifikat Tanah/Akta Hibah/ Akta
J ual Beli yang dibuat oleh Pejabat
Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Akta Ikrar
wakaf yang dibuat oleh Kantor Urusan
Agama (KUA)/ Pelepasan hak ulayat/adat

65























atas tanah dan masih tersedia
lahan/tempat untuk pembangunan Ruang
Praktik Perhotelan;
d. Memiliki data analisis kebutuhan Ruang
Praktik Perhotelan (butuh-ada-
kurang/lebih) yang dilengkapi dengan
gambar rencana pembangunan Ruang
Praktik Perhotelan;
e. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
memiliki/ menampung peserta didik
minimal 192 siswa;
f. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian
Yayasan. Pembina, Pengurus dan
Pengawas Yayasan tidak boleh merangkap
sebagai Kepala Sekolah yang dibuktikan
dengan Akta Pendirian Yayasan;
g. Memiliki ijin operasional/ijin pendirian
sekolah dari pihak yang berwenang;
h. Memiliki site plan;
i. Memiliki surat keputusan pengangkatan
Kepala SMK;
j. Adanya Surat pernyataan kesanggupan
dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima
aset hasil Bantuan Pembangunan
Ruang Praktik Perhotelan bagi SMK
Negeri.
2) Mengetahui serah terima aset hasil
Bantuan Ruang Praktik Perhotelan
dari Kepala Sekolah ke Yayasan bagi
SMK Swasta.

66
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan situasi
dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan
s.d. Mei
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4. Penetapan SMK
Penerima
Bantuan
s.d. J uli
5. Bimbingan Teknis
dan MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
8. Waktu Pelaksaan 120 hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
9. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. November
10. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender
setelah pekerjaan
selesai

10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

67
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBANGUNAN
RUANG KESENIAN DAN KEBUDAYAAN SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 14-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG
KESENIAN DAN KEBUDAYAAN SMK
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan mutu
SMK;
b. Menambah Ruang Kesenian dan
Kebudayaan di SMK untuk mendukung
kreatifitas dan melestarikan nilai-nilai seni
dan budaya peserta didik dan pendidik.
4. SASARAN : 20 paket.
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 4.122.560.000,00 (empat miliar seratus
dua puluh dua juta lima ratus enam puluh
ribu rupiah).
6. PEMANFAATAN
DANA
: Pembangunan Ruang Kesenian dan
Kebudayaan, Pengelolaan Administrasi,
Perencanaan dan Pengawasan.
7.





8.










PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN



PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN





:





:

a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat PSMK.

a. Diusulkan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dan/ atau Dinas
Pendidikan Provinsi;
b. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
lahan sendiri (Lahan SMK Negeri milik
Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik
Yayasan) minimal 4.000 m2 dibuktikan
dengan Sertifikat Tanah/ Akta Hibah/ Akta
J ual Beli yang dibuat oleh Pejabat Pembuat
Akta Tanah (PPAT)/ Akta Ikrar wakaf yang
dibuat oleh Kantor Urusan Agama (KUA)/
Pelepasan hak ulayat/ adat atas tanah dan
masih tersedia lahan/tempat untuk
pembangunan Ruang Kesenian dan

68
Kebudayaan;
c. Memiliki gambar rencana pembangunan
Ruang Kesenian dan Kebudayaan;
d. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
memiliki/ menampung peserta didik
minimal 192 siswa;
e. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian
Yayasan. Kepala Sekolah bukan
merupakan pembina, pengurus, maupun
pengawas yayasan penyelenggara SMK
ybs;
f. Memiliki ijin operasional/ijin pendirian
sekolah;
g. Memiliki site plan;
h. Memiliki surat pengangkatan Kepala SMK;
i. Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima
aset hasil bantuan Pembangunan
Ruang Kesenian dan Kebudayaan SMK
bagi SMK Negeri;
2) Mengetahui serah terima aset hasil
bantuan Pembangunan Ruang Kesenian
dan Kebudayaan SMK dari Kepala
Sekolah ke Yayasan bagi SMK Swasta.


69

9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adwal dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.

NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan
s.d. Mei 2014
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei 2014
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni 2014
4. Penetapan SMK
Penerima
Bantuan
s.d. J uli 2014
5. Bimbingan
Teknis dan MoU
s.d. J uli 2014
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus 2014
7. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender sejak
dana diterima di
rekening Sekolah

8. Waktu
Pelaksanaan
120 hari kalender
sejak dana diterima
di rekening Sekolah
9. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
2014
10. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender
setelah pekerjaan
selesai
10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

70
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PERALATAN PRAKTIK SISWA SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 15-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PERALATAN PRAKTIK SI SWA
SMK
3. TUJ UAN : a. Membantu Sekolah dalam
pemenuhan kebutuhan peralatan
Praktik Siswa SMK;
b. Meningkatkan kualitas pelaksanaan
praktik siswa SMK untuk mencapai
kompetensi yang dipersyaratkan.
4. SASARAN : 700 (tujuh ratus) Paket.
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 103.973.100.000,00 (seratus tiga
miliar sembilan ratus tujuh puluh tiga
juta seratus ribu rupiah).
6. PEMANFAATAN DANA : Pengadaan Peralatan Praktik Siswa SMK.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk
uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah
yang memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.
8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. Adanya usulan yang diajukan oleh
Sekolah diketahui/disetujui oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota
dan/atau Dinas Pendidikan Provinsi
dan/ atau SMK yang mendapat
afirmasi melalui program percepatan
pembangunan.
b. Diprioritaskan bagi SMK yang
memiliki ruang praktik/lahan praktik
beserta instalasi pendukungnya;
c. Memiliki tata letak (lay-out)
penempatan peralatan;
d. Memiliki data analisis kebutuhan
Peralatan Praktik siswa SMK (butuh-

71
ada-kurang/ lebih);
e. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
memiliki/ menampung peserta didik
minimal 96 siswa;
f. Bagi SMK Swasta memiliki Akta
Pendirian Yayasan. Pembina,
Pengurus dan Pengawas Yayasan
tidak boleh merangkap sebagai
Kepala Sekolah;
g. Memiliki I jin Operasional/ Ijin
pendirian sekolah;
h. Memiliki surat pengangkatan Kepala
SMK;
i. Surat pernyataan kesanggupan dari
Dinas Pendidikan Kabupaten/
Kota/Yayasan untuk:
1) Melakukan pencatatan serah
terima aset hasil Bantuan
Peralatan Praktik Siswa SMK bagi
SMK Negeri.
2) Mengetahui serah terima aset
hasil Bantuan Peralatan Praktik
Siswa SMK dari Kepala Sekolah
ke Yayasan bagi SMK Swasta.


72

9. J ADUAL KEGIATAN :

NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan
s.d. Mei
2. Evaluasi
usulan
s.d. Mei
3. Verifikasi
Lokasi
s.d. J uni
4. Penetapan
SMK Penerima
Bantuan
s.d. J uni
5. Bimbingan
Teknis dan
MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran
Dana

s.d. Agustus
7. Laporan Awal 14 hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
8. Waktu
Pelaksanaan
120 hari kalender
sejak dana diterima
di rekening Sekolah
9. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
10. Laporan Akhir 30 hari kalender
setelah pekerjaan
selesai


10.


LAYANAN INFORMASI



:
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

73
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PENGEMBANGAN SMK BERBASIS
KOMUNITAS/ PESANTREN

1. KODE J UKNI S : 16-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PENGEMBANGAN SMK BERBASIS
KOMUNITAS/ PESANTREN
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan akses,
ketersediaan, keterjangkauan, dan pemerataan
kesempatan belajar di SMK Berbasis
Komunitas/ Pesantren;
b. Mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan
prasarana pendidikan yang diperlukan dalam
pelaksanaan kegiatan pembelajaran di SMK
Berbasis Komunitas/ Pesantren.
4. SASARAN : 83 (delapan puluh tiga) Paket
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 62.753.727.000,00 (enam puluh dua miliar tujuh
ratus lima puluh tiga juta tujuh ratus dua puluh
tujuh ribu rupiah).
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pengembangan/Pembangunan/rehabilitasi
gedung pembelajaran Teori/ Ruang Praktik
Siswa beserta perabotnya; dan/atau
b. Pembangunan/ rehabilitasi asrama; dan/atau
c. Pengadaan Peralatan Praktik; dan/atau
d. Biaya perencanaan, pengawasan, dan
pengelolaan administrasi.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan SMK.
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. Mengajukan proposal yang disetujui oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Propinsi
dan/ atau diprioritaskan bagi SMK yang
mendapat afirmasi pengembangan;
b. Memiliki Akta Pendirian Yayasan. Kepala
Sekolah bukan merupakan pengurus, pembina,
maupun pengawas yayasan penyelenggara
SMK ybs;

74
c. Memiliki ijin operasional/ijin pendirian sekolah
dari pihak yang berwenang;
d. Memiliki ijin operasional pondok pesantren dari
Kementerian Agama;
e. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki lahan
sendiri dengan luas minimal 5.000 m2
dibuktikan dengan Sertifikat Tanah/ Akta
Hibah/ Akta J ual Beli atas nama Pemerintah
Daerah/ Yayasan/ SMK/ Pondok Pesantren
yang dibuat oleh Notaris/Pejabat Pembuat
Akta Tanah (PPAT)/ Akta Ikrar wakaf yang
dibuat oleh Kantor Urusan Agama (KUA)/
Pelepasan hak ulayat/adat atas tanah yang
dibuat oleh pihak yang berwenang;
f. Memiliki site plan atau sketsa pengembangan
SMK;
g. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki jumlah
siswa minimal 96 siswa;
h. Memiliki siswa SMK yang tinggal di Pondok
Pesantren/Asrama Komunitas.

9. J ADUAL KEGIATAN












:
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan situasi dan
kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN (2014)
1. Penerimaan Usulan s.d. Mei
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4. Penetapan SMK
Penerima Bantuan
s.d. J uli
5. Bimbingan Teknis dan
MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Paling lambat 14 hari
kalender sejak dana
diterima di rekening
Sekolah
8. Waktu Pelaksanaan 210 hari kalender sejak
dana diterima di rekening
Sekolah
9. Laporan 30 % 120 hari kalender setelah
dana diterima di rekening
Sekolah
10. Supervisi Pelaksanaan s.d. Nopember
11. Laporan Akhir Paling lambat 30 hari
kalender setelah
pekerjaan selesai

75
10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan, J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

76
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PENGEMBANGAN SMK RUJ UKAN

1.
KODE J UKNI S : 17-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PENGEMBANGAN SMK RUJ UKAN
3.











TUJ UAN











: a. Mendukung program peningkatan akses,
ketersediaan, keterjangkauan, dan
pemerataan kesempatan belajar di SMK;
b. Mengembangkan beberapa SMK menjadi
SMK Rujukan bagi penyelenggaraan program
pendidikan sekolah menengah kejuruan
yang lebih berkualitas dan berdaya saing;
c. Meningkatkan daya tampung dan
melengkapi fasilitas pendidikan sesuai
dengan standar kebutuhan paket keahlian;
d. Melakukan perbaikan infrastruktur dan/atau
pengadaan perabot;
e. Melakukan perbaikan dan mengembalikan
fungsi gedung SMK.
4. SASARAN : 108 Paket
5 TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp 108.000.000.000,- (seratus delapan milyar)
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pembangunan/Rehabilitasi/Renovasi gedung
pembelajaran (Ruang Teori dan Ruang
Praktik); dan/atau
b. Pengembangan/Rehabilitasi/Renovasi Ruang
Perkantoran dan/ atau Guru; dan/atau
c. Pembangunan ruang kegiatan bersama
dengan aliansi;
d. Pembangunan smart laboratory sesuai
bidangnya;
e. Pembangunan teaching factory
f. Pembangunan/Rehabilitasi/Renovasi selasar
penghubung; dan/atau
g. Pengadaan Perabot; dan/atau
h. Pengadaan Peralatan Praktik; dan/atau
i. Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur;
dan/atau
j. Pengembangan/Pengadaan Mekanikal dan
Elektrikal; dan/atau
k. Perencanaan, pengawasan pembangunan
dan pengelolaan administrasi.

77
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan SMK.
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. Adanya proposal yang diajukan oleh Sekolah
diketahui/disetujui oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dan/atau Dinas Pendidikan
Propinsi;
b. Memiliki School Development Plan (SDP)
yang dilengkapi dengan:
1) Site plan keseluruhan bangunan/massa
bangunan yang ada di lokasi;
2) Gambar 3 Dimensi ruang/ bangunan yang
akan dibangun melalui dana bantuan
Pengembangan SMK Rujukan;
3) Foto kondisi awal ruang/ bangunan yang
akan dibangun melalui dana bantuan
Pengembangan SMK Rujukan.
c. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki lahan
sendiri (Lahan SMK Negeri milik Pemerintah
Daerah, SMK Swasta milik Yayasan) minimal
15.000 m2 (1,5 Ha) dibuktikan dengan
Sertifikat Tanah/Akta Hibah/ Akta J ual Beli
yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta
Tanah (PPAT)/Akta Ikrar wakaf yang dibuat
oleh Kantor Urusan Agama (KUA)/ Pelepasan
hak ulayat/adat atas tanah dan masih
tersedia lahan/tempat untuk pengembangan
SMK Rujukan;
d. Lokasi tidak berada dibawah sumber listrik
(Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi
(SUTET)), adanya sumber air dan akses
mudah dijangkau dengan alat transportasi
umum;
e. Diprioritaskan memiliki jumlah Rombel
sebanyak 22 Rombongan Belajar (Rombel)
(1 Rombel = 32 siswa);
f. Memiliki ijin operasional/ijin pendirian
sekolah dari pihak yang berwenang;
g. Memiliki Master Plan;
h. Memiliki surat pengangkatan Kepala SMK;

78

i. Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota/Propinsi untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima aset
hasil Bantuan Pengembangan SMK
Rujukan (bermaterai Rp.6000) bagi SMK
Negeri.
2) Mengetahui serah terima aset hasil
Bantuan Pengembangan SMK Rujukan
dari Kepala Sekolah ke Yayasan bagi
SMK Swasta.
j. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian
Yayasan. Kepala Sekolah bukan merupakan
pembina, pengurus maupun pengawas
yayasan penyelenggara SMK ybs.

9. J ADUAL
KEGIATAN














:

Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan situasi dan
kondisi.

NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan Usulan s.d. Mei
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4. Penetapan SMK Penerima
Bantuan
s.d. J uli
5. Bimbingan Teknis dan MoU s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Agustus
8. Waktu Pelaksanaan 365 hari kalender sejak
dana diterima di
rekening Sekolah
9. Laporan 30 % 120 hari kalender
setelah dana diterima
di rekening Sekolah
10. Supervisi Pelaksanaan s.d. Nopember
11. Laporan Akhir Paling lambat 30 hari
kalender setelah
pekerjaan selesai

79

10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan, J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

80
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PENGEMBANGAN SMK PAPUA DAN PAPUA BARAT
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 18-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PENGEMBANGAN SMK PAPUA DAN
PAPUA BARAT
3. TUJ UAN : a. Mendukung ketersediaan layanan satuan
pendidikan SMK di Papua dan Papua Barat;
b. Mendukung pemenuhan kebutuhan sarana
dan prasarana pendidikan yang diperlukan
dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran
pada SMK di Papua dan Papua Barat.
4. SASARAN : 96 (sembilan puluh enam) Paket
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp 45.543.744.000,00 (empat puluh lima miliar
lima ratus empat puluh tiga juta tujuh ratus
empat puluh empat ribu rupiah).
6. PEMANFAATAN
DANA
: Pemanfaatan dana bantuan dapat digunakan
antara lain untuk:
a. Pengembangan/ pembangunan gedung
pembelajaran (ruang teori dan/ atau ruang
praktik beserta selasarnya); dan/ atau
b. Pembangunan asrama siswa/i; dan/ atau
c. Pengembangan ruang penunjang (antara
lain Ruang Kepala Sekolah, Administrasi dan
Guru; dan/ atau
d. Pembangunan I nfrastuktur; dan/ atau
e. Pengadaan perabot; dan/ atau
f. Pengadaan Peralatan; dan/ atau
g. Biaya perencanaan dan pengawasan
pembangunan;
h. Biaya administrasi pengelolaan.

7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN




: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan SMK.








81

8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. Adanya proposal yang diajukan oleh Sekolah
diketahui/disetujui oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan
Provinsi;
b. Diprioritaskan bagi SMK yang mendapat
afirmasi melalui program Unit percepatan
Pembangunan Pendidikan di Papua dan
Papua Barat (UP4B);
c. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki lahan
sendiri (Lahan SMK Negeri milik Pemerintah
Daerah, SMK Swasta milik Yayasan) minimal
15.000 m2 dibuktikan dengan Sertifikat
Tanah/ Akta Hibah/ Akta J ual Beli yang
dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah
(PPAT)/ Akta Ikrar wakaf yang dibuat oleh
Kantor Urusan Agama (KUA)/ Pelepasan hak
ulayat/ adat atas tanah;
d. Memiliki data analisis kebutuhan sarana dan
prasarana (butuh-ada-kurang/ lebih);
e. Memiliki site plan/ sketsa pengembangan
SMK (berskala);
f. Diprioritaskan memiliki jumlah siswa SMK
minimal 96 siswa;
g. Melampirkan foto copy surat keputusan
pengangkatan Kepala Sekolah;
h. Memiliki ijin operasional/ ijin pendirian
sekolah dari pihak yang berwenang.
i. Bagi SMK Swasta memiliki Akta Pendirian
Yayasan. Kepala Sekolah bukan merupakan
pengurus, pembina, maupun pengawas
yayasan penyelenggara SMK ybs.











82

9. J ADWAL
KEGIATAN





:

Catatan : J adwal dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan
s.d. Mei
2. Evaluasi Usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4. Penetapan SMK
Penerima
Bantuan
s.d. J uli
5. Bimbingan
Teknis dan MoU
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender sejak
dana diterima di
rekening Sekolah
8. Waktu
Pelaksanaan
210 hari kalender
sejak dana diterima
di rekening Sekolah
9. Laporan 30 % 120 hari kalender
setelah dana diterima
di rekening Sekolah
10. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
11. Laporan Akhir Paling lambat 30 hari
kalender setelah
pekerjaan selesai

10.

LAYANAN
INFORMASI


:

Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 12
J l. J enderal. Sudirman - Senayan, J akarta 10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

83
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PENGEMBANGAN SMK DI DAERAH TERTINGGAL,
TERLUAR, TERDEPAN (3T) DAN/ ATAU KLUSTER 4
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 19-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PENGEMBANGAN SMK DI
DAERAH TERTI NGGAL, TERLUAR,
TERDEPAN (3T) DAN/ ATAU KLUSTER 4
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan
akses, ketersediaan, keterjangkauan,
dan pemerataan kesempatan belajar di
SMK;
b. Mendukung pemenuhan kebutuhan
sarana dan prasarana pendidikan yang
diperlukan dalam pelaksanaan
kegiatan pembelajaran di SMK yang
berada di daerah tertinggal, terluar,
terdepan (3T) dan kluster 4.
4. SASARAN : 25 (dua puluh lima) Paket
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 18.662.725.000,00 (delapan belas
miliar enam ratus enam puluh dua juta
tujuh ratus dua puluh lima ribu rupiah);
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pengembangan/ pembangunan
gedung pembelajaran Teori dan/ atau
Ruang Praktik Siswa dan/ atau;
b. Renovasi/ Rehabilitasi gedung/
infrastruktur atau;
c. Pengadaan perabot dan/ atau;
d. Pengadaan Peralatan;
e. Biaya perencanaan dan pengawasan
pembangunan;
f. Biaya administrasi pengelolaan.
7 PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah
yang memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.

84
8



















PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN












:


















a. Adanya proposal yang diajukan oleh
Sekolah diketahui/disetujui oleh Dinas
Pendidikan Kabupaten/ Kota dan/atau
Dinas Pendidikan Provinsi;
b. SMK yang berada di daerah tertinggal,
terluar, terdepan (3T) dan/atau kluster
4;
c. Memiliki ijin operasional dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota;
d. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
lahan sendiri dengan luas 5.000 m2
dibuktikan dengan Sertifikat Tanah/
Akta Hibah/ Akta J ual Beli atas nama
Pemerintah Daerah/ Yayasan/ SMK/
yang dibuat oleh Pejabat Pembuat
Akta Tanah (PPAT)/ Akta Ikrar wakaf
yang dibuat oleh Kantor Urusan
Agama (KUA);
e. Surat pernyataan pelepasan hak atas
tanah adat (Khusus Provinsi
Papua/Papua Barat) oleh pihak yang
berwenang/dokumen lain sesuai
dengan peraturan dan ketentuan
daerah atas nama Pemda/ Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota/Yayasan;
f. Lokasi tidak berada dibawah sumber
listrik (Saluran Udara Tegangan Ekstra
Tinggi (SUTET)), tersedia air bersih
dan akses ke lokasi;
g. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
jumlah siswa minimal 192 Siswa;
h. Memiliki data analisis kebutuhan
sarana dan prasarana (butuh-ada-
kurang);
i. Bagi SMK Swasta memiliki Akta
Pendirian Yayasan. Kepala Sekolah
bukan merupakan pembina, pengurus
maupun pengawas yayasan
penyelenggara SMK ybs.

85
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai
dengan situasi dan kondisi.

NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Proposal
s.d. Mei
2. Evaluasi usulan s.d. Mei
3. Verifikasi Lokasi s.d. J uni
4. Penetapan SMK
Penerima Bantuan
s.d. J uni
5. Bimbingan Teknis
dan
Penandatangan
Surat Perjanjian
s.d. J uli
6. Penyaluran Dana s.d. Agustus
7. Laporan Awal 14 hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening
Sekolah
8. Waktu Pelaksanaan 180 hari kalender
sejak dana
diterima di
rekening Sekolah
9. Laporan 30 % 90 hari kalender
setelah dana
diterima di
rekening Sekolah
10. Supervisi
Pelaksanaan
s.d. Nopember
11. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender
setelah pekerjaan
selesai
10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Sarana dan Prasarana
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komp. Kemdikbud Gedung E Lt. 12
J l. J end. Sudirman Senayan, J akarta
10270
Telp. 021-5725473, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

86
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PERALATAN E-PEMBELAJ ARAN SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 20-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PERALATAN E-PEMBELAJ ARAN SMK
3. TUJ UAN : a. Memenuhi kebutuhan peralatan e-
pembelajaran dalam mendukung
pembelajaran berbasis IT yang interaktif
b. Mendukung pelaksanaan tugas guru
sebagai bagian dari upaya meningkatkan
kualitas dan efisiensi proses
pembelajaran;
c. Mendorong pelaksanaan pembelajaran
berbasis Teknologi Informasi dan
Komunikasi (ICT).
4. SASARAN : 12.800 (dua belas ribu delapan ratus) Unit
peralatan e-pembelajaran untuk 200 SMK.
5. NILAI BANTUAN

: Rp. 1.700.000,- (satu juta tujuh ratus ribu
rupiah) per unit alat e-pembelajaran.
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pengadaan komponen peralatan e-
pembelajaran;
b. Pengiriman komponen peralatan e-
pembelajaran ke SMK penerima.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN

: a. Bantuan diberikan dalam bentuk barang;
b. Penerima bantuan adalah SMK yang
memenuhi persyaratan berdasarkan hasil
verifikasi dan klarifikasi;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. Memiliki SDM yang memadai untuk
menerapkan pembelajaran berbasis IT;
b. Memiliki fasilitas yang memadai untuk
merakit peralatan e-pembelajaran;
c. Diprioritaskan bagi SMK yang mempunyai
siswa lebih dari 700 orang;



87
d. Diprioritaskan bagi SMK yang sudah
mengisi data SMK di dapokdikmen secara
lengkap di alamat :
pendataan.dikmen.kemdikbud.go.id
9. J ADUAL
KEGIATAN
:
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAA
N (2014)
1. Identifikasi SMK Calon
Penerima Bantuan
J anuari -
Februari
2. Verifikasi SMK Calon
Penerima Bantuan
Februari-
Maret
3. Penetapan SMK Calon
Penerima Bantuan
Maret
4. Proses Pelelangan
Pengadaan Peralatan
e-Pembelajaran
Maret-April
5. Bimbingan Teknis dan
Penandatanganan
Surat Perjanjian
Pemberian Bantuan
Mei
6. Pengadaan dan
Pengiriman
Mei - J uli
7. Supervisi Agustus
8. Pelaporan September
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Pembelajaran
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komp. Kemdikbud Gedung E Lt. 13
J l. J enderal Sudirman, Senayan, J akarta 10270
Telp. 021 5725477,5725474
Website : www.ditpsmk.net
E-mail : pembelajaransmk@yahoo.com

88
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN MODUL I NTERAKTIF E - PEMBELAJ ARAN

1. KODE J UKNI S : 21-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN MODUL INTERAKTIF E-PEMBELAJ ARAN
3. TUJ UAN : a. Memenuhi kebutuhan modul sesuai
Kompetensi SMK berbentuk interaktif;
b. Meningkatkan kompetensi guru dalam
menyusun perangkat mengajar;
c. Meningkatkan kompetensi siswa dan guru
dengan pemanfaatan modul interaktif;
d. Mendukung pembelajaran siswa secara
mandiri.
4. SASARAN :

128 (seratus dua puluh delapan) paket.

5. NILAI BANTUAN : Rp. 29.000.000,- (dua puluh Sembilan juta rupiah)
untuk masing-masing Paket.
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Penyusunan modul/ bahan ajar interaktif;
b. Pembuatan grafik, animasi, video dan lain-lain
secara interaktif;
c. Biaya pengelolaan.

7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
: a. Bantuan diberikan dalam bentuk barang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan SMK.



8.

PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN

: a. Diprioritaskan bagi SMK yang berakreditasi B;
b. Diprioritaskan bagi SMK yang mempunyai
siswa 500 orang, kecuali pada kompetensi
keahlian khusus;
c. Memiliki fasilitas dan guru yang memadai
untuk menjalankan modul interaktif.


89
9.

















10.







J ADUAL
KEGIATAN
















LAYANAN
INFORMASI

:

















:







Catatan: J adual dapat berubah sesuai dengan situas
dan kondisi.

Subdit Pembelajaran
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komp. KemdikbudGedung E Lt. 13
J l. J enderal Sudirman, Senayan, J akarta 10270
Telp. 021 5725477,5725474
Website : www.ditpsmk.net
E-mail : pembelajaransmk@yahoo.com
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1.
Penerimaan Usulan/
Identifikasi SMK Calon
Penerima Bantuan
s.d. Mei
2.
Penetapan SMK Calon
Penerima Bantuan
J uli
3.
Penyaluran modul
September
4.
Pemanfaatan modul September
5.
Supervisi pelaksanaan
pembelajaran
interaktif
Oktober -
Nopember
6. Laporan Pelaksanaan Desember

90
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBELAJ ARAN KEWIRAUSAHAAN SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 22-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBELAJ ARAN KEWIRAUSAHAAN
SMK
3. TUJ UAN : a. Penguatan pembelajaran kewirausahaan
SMK yang berorientasi pada pembentukan
karakter wirausaha;
b. Menyiapkan layanan pembelajaran
kewirausaha-an berbasis praktik bisnis;
c. Menyiapkan rintisan teaching industry di
SMK;
d. Menyiapkan lulusan SMK untuk menjadi
wirausaha.
4. SASARAN : 50 (lima puluh) paket
5. NILAI BANTUAN

: Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) per
paket.

6. PEMANFAATAN
DANA
:
Dana Bantuan Pembelajaran Kewirausahaan
dimanfaatkan antara lain untuk:
a. Pembelian barang dagangan untuk usaha;
b. Pembelian bahan baku / komponen untuk
produksi;
c. Pemasaran produk.

7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN

: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.
d. Dana diterima oleh sekolah tanpa
potongan atau pengenaan biaya apapun.
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
pengalaman mengelola unit usaha yang
relevan dengan Kompetensi Keahlian;
b. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
jumlah siswa pada tahun pelajaran

91
2013/2014 sbb:
c. Bidang Studi Keahlian Bisnis dan
Manajemen, Teknologi dan Rekayasa,
Teknologi I nformasi Komunikasi,
sekurang-kurangnya 288 siswa;
d. Bidang Studi Keahlian Agribisnis dan
Agroteknologi, Seni dan Kerajinan
sekurang-kurangnya 96 siswa;
e. Bidang Studi Keahlian Pariwisata
sekurang-kurangnya 198 siswa.
f. Mengajukan Rancangan Program sesuai
format (lampiran 1) yang telah disetujui
oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ke
Direktorat Pembinaan SMK.
g. Diprioritaskan bagi SMK yang belum
pernah mendapatkan bantuan sejenis dari
Direktorat Pembinaan SMK sebelumnya.
h. Diprioritaskan bagi SMK yang memiliki
dukungan dari Mitra I ndustri sesuai
dengan bidang usaha yang akan
dikembangkan.
i. Diprioritaskan bagi SMK yang sudah
mengisi data SMK di dapokdikmen secara
lengkap di alamat :
j. pendataan.dikmen.kemdikbud.go.id


92

9. J ADUAL
KEGIATAN
:
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Proposal
Rancangan
Program
J anuari -
Februari
2. Evaluasi Proposal
Rancangan
Program
Maret
3. Verifikasi Maret
4.
Penetapan SMK
Penerima Bantuan
Maret
5. Bimbingan
Teknis dan
Penandatanganan
naskah perjanjian
pemberian
bantuan
April
6. Penyaluran dana
Bantuan
April
7. Pelaksanaan
program
Mei J uli
8. Supervisi J uli
9. Laporan
pelaksanaan
Agustus
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Pembelajaran
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komp. Kemdikbud Gedung E Lt. 13
J l. J enderal Sudirman, Senayan, J akarta 10270
Telp. 021 5725477,5725474
Website : www.ditpsmk.net
E-mail : pembelajaransmk@yahoo.com

93
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PAMERAN PRODUK KREATI F SISWA SMK BESERTA
MITRA INDUSTRI

1. KODE J UKNI S : 23-PS-2014

2. NAMA
PROGRAM
: BANTUAN PAMERAN PRODUK KREATIF SISWA SMK
BESERTA MITRA I NDUSTRI

3. TUJ UAN : a. Mendukung pembelajaran berbasis produksi;
b. Meningkatkan hubungan dengan
stakeholder/DUDI;
c. Mendukung pelaksanaan pembelajaran yang
membangun kemandirian dan jiwa
kewirausahaan.

4. SASARAN : 4 (empat) paket
5. NILAI BANTUAN : Rp 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) untuk 4
paket.
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pengadaan produk kreatif dan materi pameran;
b. Transportasi peralatan/barang yang dipamerkan;
c. Sewa stand;
d. Dokumentasi.

7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Proposal kelayakan untuk pengembangan produk
kreatif disusun oleh SMK dan diketahui oleh
Dinas Pendidikan Kab/Kota;
b. Kewenangan penetapan penerima bantuan dana
oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA);
c. Deskripsi program disusun oleh Direktorat
Pembinaan SMK;
d. Event kegiatan penyelenggaraan pameran.

8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. SMK yang memiliki sumberdaya memadai untuk
melaksanakan pameran produk karya siswa
SMK yang sesuai dengan event kegiatan
penyelenggaraan pameran (SDM,
sarana/prasarana, manajemen, dan peluang
bisnis);
b. Menyampaikan proposal kelayakan untuk
melaksanakan pameran hasil karya siswa SMK

94
yang sesuai dengan event kegiatan
penyelenggaraan pameran, termasuk deskripsi
program produk kreatif yang akan dipamerkan;
c. Dinyatakan layak berdasarkan evaluasi dan
verifikasi data dan proposal yang dilakukan
oleh Direktorat Pembinaan SMK;
d. Telah ditetapkan oleh Kuasa Pengguna
Anggaran sebagai Penerima Bantuan Pameran
Produk Kreatif SMK.

9. J ADUAL
KEGIATAN















:
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1 Identifikasi SMK Mei
2 Pemetaan
Kebutuhan Pameran
SMK di berbagai hari
raya nasional atau
event lain
Mei
3 Bimbingan teknis
penyusunan
program bantuan
Mei - Desember
4 Penandatanganan
naskah perjanjian
pemberian bantuan
Mei - Desember
5 Penyaluran dana
bantuan.
Mei - Desember
6 Pelaksanaan
program bantuan
Mei - Desember




Catatan: J adual kegiatan dapat berubah sesuai dengan
kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Pembelajaran
Direktorat Pembinaan SMK
Ditjen Pendidikan Menengah
Komplek Kemendikbud Senayan
Gedung E Lt. 13
Telp. 021 5725477, 5725474
Website : www.ditpsmk.net
E-mail : pembelajaransmk@yahoo.com

95
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SMK

1. KODE J UKNI S : 24-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PENDAMPI NGAN IMPLEMENTASI
KURIKULUM 2013 SMK
3. TUJ UAN : a. Memberikan pemahaman strategi
implementasi Kurikulum 2013, materi ajar,
dan perancangan model pembelajaran
pada pendidikan
b. Meningkatkan kemampuan praktis dalam
menerapkan materi ajar dan perancangan
model pembelajaran
c. Memberikan pendampingan implementasi
Kurikulum 2013 pada proses
pembelajaran di sekolah, serta membantu
memberikan solusi kontekstual dalam
menyelesaikan permasalahan yang
dihadapi saat implementasi Kurikulum
2013 di sekolah
d. Membangun budaya mutu sekolah melalui
penerapan kurikulum secara inovatif,
kontekstual, dan berkelanjutan.

4. SASARAN : 870 (delapan ratus tujuh puluh) SMK Klaster
5. NILAI BANTUAN

: Rata-rata Rp 75.000.000,00 (tujuh puluh lima
juta) per SMK Klaster

6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pertemuan awal (koordinasi)
b. Pendampingan ke SMK sasaran
c. Pembahasan hasil pendampingan
d. Administrasi dan pelaporan

7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN

: a. Direktorat Pembinaan SMK melakukan
sosialisasi dan koordinasi program dengan
Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/
Kota;
b. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.


96
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. Diprioritaskan bagi SMK yang pernah/
sedang melaksanakan program Direktorat
Pembinaan SMK, Dinas Pendidikan
Propinsi/Kabupaten/ Kota, antara lain :
SMK Model/Rujukan, SMK INVEST ADB,
SMK SSN, SMK Pusat Layanan TIK.
b. Memiliki sumberdaya (SDM, sarana,
prasarana) yang memadai untuk
mendukung kegiatan pendampingan
implementasi Kurikulum 2013.
c. Ditinjau dari geografis sebaran sekolah,
dipandang efektif dan efisien untuk
menyelenggarakan pendampingan
implementasi Kurikulum 2013.
d. Diprioritaskan bagi SMK yang sudah
mengisi data SMK di dapokdikmen secara
lengkap di pendataan.dikmen.kemdikbud.
go.id
e. Telah ditetapkan oleh Direktur Pembinaan
SMK sebagai Penerima Bantuan
Pendampingan Implementasi Kurikulum
2013.


97
9. J ADUAL
KEGIATAN
:
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1 Inventarisasi SMK
sebagai SMK Klaster
J anuari
2 Klarifikasi dan
penetapan SMK
Penerima Bantuan
Pendampingan
Implementasi Kurikulum
2013
J anuari -
Februari
3
Bimbingan teknis dan
penandatanganan
naskah perjanjian
pemberian bantuan
Maret
4 Penyaluran dana
bantuan Pendampingan
Implementasi Kurikulum
2013
Maret
5 Pelaksanaan program
pendampingan
April -
September
6 Supervisi dan pelaporan J uni -
September
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Pembelajaran
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komp. Kemdikbud Gedung E Lt. 13
J l. J enderal Sudirman, Senayan, J akarta 10270
Telp. 021 5725477,5725474
Website : www.ditpsmk.net
E-mail : pembelajaransmk@yahoo.com

98
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PENGEMBANGAN SMKPUSAT LAYANAN TIK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 25-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PENGEMBANGAN SMK PUSAT
LAYANAN TIK
3. TUJ UAN : a. Melakukan pendampingan penerapan
aplikasi Data Pokok Pendidikan Menengah
(Dapodikmen) bagi SMK di
kabupaten/kota dalam hal:
1) Memberikan pemahaman mekanisme
pendataan dilingkungan Direktorat
J enderal Pendidikan Menengah;
2) Memberikan pelatihan penggunaan
aplikasi Dapodikmen;
3) Memonitor dan mengevaluasi tingkat
keterisian/kelengkapan data masing-
masing SMK;
4) Berperan sebagai Helpdesk aplikasi
Dapodikmen untuk SMK di wilayah
binaan Kabupaten/Kota.
b. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi
pemanfaatan fasilitas Pusat Layanan TIK
untuk mendukung implementasi sistem
Dapodikmen.
4. SASARAN : 479 (empat ratus tujuh puluh sembilan) SMK
Pusat Layanan TIK.
5. NILAI BANTUAN

: Nilai bantuan dikelompokan ke dalam 8 tipe
berdasarkan jumlah SMK yang ditangani,
yaitu:
a. Tipe 1, menangani 2-4 SMK
Rp.15.000.000,00
b. Tipe 2, menangani 5-10 SMK
Rp.20.000.000,00
c. Tipe 3, menangani 11-22 SMK
Rp.25.000.000,00
d. Tipe 4, menangani 23-50 SMK
Rp.30.000.000,00
e. Tipe 5, menangani 51-79 SMK
Rp.40.000.000,00

99
f. Tipe 6, menangani 80-119 SMK
Rp.50.000.000,00
g. Tipe 7, menangani 120-220 SMK
Rp.65.000.000,00
h. Tipe 8, menangani >220 SMK
Rp.80.000.000,00
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Biaya pendampingan penerapan Aplikasi
Dapodikmen SMK tahun 2014;
b. Biaya pemberdayaan dan pemeliharaan
fasilitas SMK Pusat Layanan TIK.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN

: a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.
8. PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN
: a. Diprioritaskan bagi SMK yang telah
ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan
SMK sebagai SMK Pusat Layanan TIK
tahun 2013;
b. Menyampaikan laporan pelaksanaan
kegiatan Pengembangan SMK Pusat
Layanan TIK tahun 2013;
c. Bagi Kabupaten/Kota induk, bersedia
mendapat tugas tambahan untuk
mendampingi implementasi sistem
Dapodikmen Kabupaten/Kota pemekaran
yang hanya mempunyai 1 (satu) SMK;
d. Bagi SMK Pengganti harus diusulkan
oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota,
dan diinformasikan lebih awal kepada
Direktorat PSMK sebelum bimtek, dengan
mempertimbangkan SMK yang:
a. Memiliki Tenaga IT yang handal;
b. Memiliki PC dan Laptop yang
memadai;
c. Memiliki Kemudahan akses internet;




100
9. J ADUAL
KEGIATAN
:
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Persiapan Februari
2. Penetapan Maret-April
3. Bimbingan Teknis Maret-April
4. Penyaluran Dana April-Mei
5. Pelaksanaan
Pekerjaan
5 bulan dihitung
sejak dana
diterima oleh
SMK
6. Laporan
Pelaksanaan
1 bulan setelah
selesai
pelaksanaan
pekerjaan
(nomor 5)

Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud Gedung E, Lantai 13
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725467, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net
Email : tik@ditpsmk.net

101
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN SMK DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 26-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN SMK DALAM RANGKA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
3. TUJ UAN : a. Menumbuhkembangkan kepekaan SMK
terhadap dinamika kehidupan
masyarakat di daerah lingkungan
sekolah;
b. Memberdayakan secara optimal sumber
daya (SDM dan sarana prasarana) yang
dimiliki SMK, untuk membantu
peningkatan kompetensi anggota
masyarakat yang termarjinalkan agar
dapat menjadi lebih mandiri;
c. Memberi kesempatan siswa untuk
mengimplementasikan hasil
pembelajaran secara nyata kepada
masyarakat;
d. Meningkatkan pencitraan SMK melalui
perbuatan nyata untuk masyarakat;
e. Meningkatkan kerjasama SMK dengan
DU/DI relevan.
4. SASARAN : 50 (lima puluh) paket.
5. NILAI BANTUAN : Rp.85.000.000,00 (delapan puluh lima juta
rupiah) per paket.
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Penyusunan rencana kerja dan materi;
b. Pelaksanaan program pemberdayaan;
c. Tindak lanjut pelaksanaan program dan
pelaporan.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.


102

8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. Persyaratan SMK:
1) Memiliki sumberdaya manusia yang
kompeten sesuai dengan kegiatan
pemberdayaan masyarakat yang
diusulkan;
2) Memiliki sarana prasarana
penunjang keterlaksanaan
pemberdayaan masyarakat yang
diusulkan;
3) Diprioritaskan SMK yang memiliki
pengalaman mengelola unit usaha/
pelatihan dan kegiatan lainnya yang
melibatkan peranserta masyarakat;
4) Diprioritaskan SMK yang telah
melakukan identifikasi potensi dan
kebutuhan pemberdayaan
masyarakat sesuai bright spot
yang dimiliki sekolah;
5) Diprioritaskan SMK yang memiliki
jumlah siswa pada tahun pelajaran
2013/2014 sebanyak 96 orang
pada Kompetensi Keahlian yang
relevan dengan kegiatan
pemberdayaan yang usulkan,
kecuali bagi Program Keahlian
Khusus (kelompok Seni dan
Kerajinan).
6) Diprioritaskan bagi SMK yang
melampirkan surat pernyataan
kepala sekolah bahwa SMK telah
mengunggah DAPODIKMEN melalui
pendataan.dikmen.kemdikbud.go.id
b. Persyaratan Administrasi
1) Menyampaikan Program Kerja
sesuai format (lampiran 1) dan
disahkan oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota;
2) Menyampaikan kelengkapan
administrasi:
a) Foto copy SK pengangkatan
Kepala SMK;

103
b) Data potensi dan kebutuhan
pemberdayaan masyarakat
(bilamana ada);
c) Foto copy rekening Sekolah
yang masih aktif (bukan atas
nama pribadi/yayasan).

9. J ADUAL KEGIATAN :
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Seleksi SMK J anuari - Maret
2. Verifikasi Maret - April
3. Penerimaan
dan Evaluasi
Program
Kerja
April
4. Penetapan April
5. Bimbingan
Teknis
April
6. Penyaluran
dana
April - Mei
7. Pelaksanaan
program

Selama 150 hari
kalender dihitung
sejak dana diterima
8. Supervisi J uni - J uli
9. Laporan
pelaksanaan
1 bulan setelah selesai
pelaksanaan
pekerjaan (nomor 7)
Catatan: J adual kegiatan dapat berubah sesuai
dengan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud Gedung E, Lantai 13
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725467, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net
Email : subditprogram@ditpsmk.net

104
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN KERJ ASAMA PENGEMBANGAN
PENDIDIKAN KEJ URUAN INDONESIA - NEGARA ASIA
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 27-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN KERJ ASAMA PENGEMBANGAN
PENDIDIKAN KEJ URUAN INDONESIA -
NEGARA ASIA
3. TUJ UAN : a. Mempererat hubungan kerjasama
antara Indonesia dan Negara Asia;
b. Berperan serta dalam pengembangan
bidang pendidikan di negara-negara
Asia melalui knowledge and skill
transfer dari tenaga pendidik dan
kependidikan Indonesia kepada tenaga
pendidik dan kependidikan negara-
negara Asia;
c. Meningkatkan efisiensi penggunaan
peralatan (use factor) di sekolah.
4. SASARAN : 12 (dua belas) SMK.
5. NILAI BANTUAN : Rp. 70.000.000,00 (tujuh puluh juta
rupiah) per SMK.
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Penyusunan rencana kerja dan materi;
b. Konsumsi dan akomodasi peserta
latihan;
c. Transport kunjungan Industri/Institusi;
d. Honor pengajar/instruktur/narasumber;
e. Pengadaad bahan praktik dan
penyusunan materi;
f. Penyusunan laporan.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
memenuhi persyaratan;
c. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.


105
8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. Persyaratan SMK:
1. Memiliki sumberdaya manusia yang
kompeten sesuai dengan kegiatan
pelatihan yang diusulkan;
2. Memiliki sarana prasarana untuk
mendukung pelatihan yang
diusulkan;
3. Diprioritaskan bagi SMK yang
berpengalaman mengelola
pelatihan;

b. Persyaratan Administrasi
1. Menyusun Proram Kerja sesuai
format (lampiran 1) dan disahkan
oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota;
2. Menyampaikan kelengkapan
administrasi:
d) Foto copy SK pengangkatan
Kepala SMK;
e) Foto copy rekening Sekolah
yang masih aktif (bukan atas
nama pribadi/yayasan).

106

9. J ADUAL KEGIATAN :
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Seleksi SMK s.d.April 2014
2. Penerimaan
dan Evaluasi
Program
Kerja
April 2014
3. Verifikasi Mei 2014
4. Penetapan Mei 2014
5. Bimbingan
Teknis
Mei 2014
6. Penyaluran
dana
J uni 2014
7. Pelaksanaan
program
Tahap I J uni 2014
Tahap II Okt.2014
8. Supervisi Tahap I J uni 2014
Tahap II Okt.2014

9. Laporan
pelaksanaan
2 minggu setelah
selesai pelaksanaan
pekerjaan (no.6)
Catatan: J adual kegiatan dapat berubah
sesuai dengan kondisi.

10. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud Gedung E, Lantai 13
J l. J enderal Sudirman Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725467, 57900439;
Website : www.ditpsmk.net
Email : subditprogram@ditpsmk.net

107
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG PRAKTIK SI SWA (RPS) DAN
REHABILITASI GEDUNG SMK SED-TVET
TAHUN 2013

1. KODE J UKNI S : 28-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PEMBANGUNAN RUANG PRAKTIK
SISWA (RPS) DAN REHABILITASI GEDUNG
SMK SED-TVET.
3. TUJ UAN : a. Mendukung program peningkatan mutu
SMK;
b. Menambah Ruang Praktik Siswa di SMK
untuk mendukung pencapaian kompetensi
peserta didik dan pendidik;
c. Melaksanakan Rehabilitasi Gedung SMK
SED-TVET;
d. Meningkatkan penampilan (perwajahan)
fisik bangunan SMK SED-TVET.
4. SASARAN : 1 Paket untuk 11 SMK SED-TVET.
5. NILAI BANTUAN : Total dana untuk 11 SMK senilai
Rp.5.127.000.000,00 (lima Milyar seratus dua
puluh tujuh juta rupiah). Nilai bantuan untuk
setiap SMK disesuaikan usulan.
6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS),
utilitas ruang beserta selasarnya;
b. Rehabillitasi gedung SMK SED-TVET dan
utilitasnya;
c. Pengadaan Perabot;
d. Perencanaan, Pengawasan, dan
Pengelolaan Administrasi.
7 PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Bantuan diberikan dalam bentuk uang;
b. Penerima bantuan adalah sekolah yang
menjadi sasaran Program SED-TVET;
c. Kewenangan penetapan penerima bantuan
sepenuhnya oleh Direktorat Pembinaan
SMK.


108
8
















PERSYARATAN
PENERIMA
BANTUAN








:
















a. Merupakan SMK sasaran Program SED-
TVET;
b. Ditetapkan sebagai calon penerima
bantuan oleh Direktorat PSMK;
c. Telah menyampaikan laporan hasil
pekerjaan tahun sebelumnya
d. Mengajukan usulan rencana pembangunan
yang disetujui oleh Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten/Kota;
e. Tersedia lahan sendiri (Lahan SMK Negeri
milik Pemerintah Daerah)/bidang yang
akan dibanguan RPS (96 m2 + selasar 24
m2);
f. Menyampaikan data analisis kebutuhan
Pembangunan RPS (butuh-ada-kurang)
dan Rehabilitasi Gedung SMK SED-TVET;
g. Memiliki site plan terkini;
h. Memiliki rekening sekolah (bukan rekening
atas nama pribadi) yang masih aktif;
i. Menyampaikan SK pengangkatan Kepala
SMK;
j. Untuk Rehabilitasi dilengkapi dengan
analisis tingkat kerusakan yang dikeluarkan
oleh Dinas Pekerjaan Umum setempat;
k. Menyampaikan Surat Kesanggupan untuk
melakukan serah terima aset kepada
Direktorat Pembinaan SMK dan Direktorat
Pembinaan SMK menyerahkan ke Dinas
Pendidikan sesuai peraturan perundangan,
dan mencatatkan barang yang diperoleh
ke dalam buku inventaris sekolah;
l. Surat pernyataan kesanggupan dari Dinas
Pendidikan Kabupaten/ Kota untuk:
1) Melakukan pencatatan serah terima
aset hasil Bantuan Ruang Praktik
Siswa (RPS) SMK (bermaterai
Rp.6000);
2) Menerima serah terima aset hasil
Bantuan Ruang Praktik Siswa (RPS)
dari Direktorat Pembinaan SMK.

109
9 J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Laporan
s.d. J anuari
2. Penerimaan Usulan s.d. Pebruari
3. Evaluasi Usulan s.d. Pebruari
4. Verifikasi Lokasi s.d. Maret
5. Penetapan SMK
Penerima Bantuan
s.d. Maret
6. Bimbingan Teknis
dan MoU
s.d. April
7. Penyaluran Dana s.d. April
8. Laporan Awal Paling lambat 14
hari kalender sejak
dana diterima di
rekening Sekolah
9. Waktu Pelaksanaan 180 hari kalender
sejak dana diterima
di rekening Sekolah
10. Supervisi
Pelaksanaan
J uni s.d. Agustus
11. Laporan Akhir Paling lambat 30
hari kalender
setelah pekerjaan
selesai
10. LAYANAN
INFORMASI

: Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 13
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725467, 57900439;
E-mail : sedtvet_program@ditpsmk.net
Website : www.ditpsmk.net

110
DESKRIPSI PROGRAM
BANTUAN PERALATAN PRAKTIK SISWA SMK
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 29-PS-2014
2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PERALATAN PRAKTIK SMK
SED-TVET
3. TUJ UAN : a. Membantu Sekolah dalam pemenuhan
kebutuhan peralatan Praktik SMK;
b. Meningkatkan kualitas pelaksanaan
praktik SMK SED-TVET untuk
mencapai kompetensi yang
dipersyaratkan.
4. SASARAN : 11 (sebelas) SMK SED-TVET
5. TOTAL NILAI
BANTUAN
: Rp. 35.322.000.000,00 (tiga puluh lima
milyar tiga ratus dua puluh dua juta
rupiah) dengan estimasi keseluruhan
alokasi sebesar Rp112.000.000.000,-
(seratus dua belas milyar).
6. PEMANFAATAN DANA : Pengadaan Peralatan Praktik SMK.
7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN BANTUAN
: a. Bantuan bersumber dari dana Loan
KfW J erman No. 200766071;
b. Bantuan akan disalurkan dalam
bentuk barang dan dilaksanakan
Multiyears selama 2 tahun (2014-
2015);
c. Pengadaan Barang akan dilakukan
secara terpusat di Direktorat
Pembinaan SMK;
d. Penerima bantuan adalah sekolah
yang memenuhi persyaratan;
e. Kewenangan penetapan penerima
bantuan sepenuhnya oleh Direktorat
Pembinaan SMK.
8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. Adanya usulan Pengadaan Peralatan
Praktik yang dituangkan dalam SDP
yang diajukan sekolah diketahui/
disetujui oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten/ Kota dan/atau Dinas
Pendidikan Provinsi.
b. Merupakan SMK sasaran Program

111
SED-TVET;
c. Memiliki tata letak (lay-out)
penempatan peralatan;
d. Memiliki data analisis kebutuhan
Peralatan Praktik siswa SMK SED-
TVET (butuh-ada-kurang/ lebih);
e. Memiliki Ijin Operasional/ Ijin
pendirian sekolah;
f. Memiliki rekening sekolah (bukan
rekening atas nama pribadi/ yayasan)
yang masih aktif;
g. Memiliki surat pengangkatan Kepala
SMK;
h. Surat pernyataan kesanggupan dari
Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota
untuk:
1) Melakukan pencatatan serah
terima aset hasil Bantuan Peralatan
Praktik bagi SMK SED-TVET Negeri.
2) Mengetahui serah terima aset hasil
Bantuan Peralatan Praktik SMK
SED-TVET dari Kepala Sekolah ke
Yayasan bagi SMK SED-TVET
Swasta.

9. J ADUAL KEGIATAN :
Catatan : J adual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.
NO KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan
Usulan
s.d. J anuari 2014
2. Evaluasi usulan s.d. Pebruari2014
3. Penetapan SMK
SED-TVET
Penerima
Bantuan
s.d. Maret 2014
4. Pelelangan Maret 2014
Agustus 2015
5. BAST Nov Des 2015
6. Laporan Akhir 30 hari kalender
setelah pekerjaan
selesai

112
10. LAYANAN INFORMASI

: Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Direktorat J enderal Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lantai 13
J l. J enderal. Sudirman - Senayan,
J akarta 10270
Telp. 021-5725467, 5725477;
Website : www.ditpsmk.net

113
DESKRIPSI PROGRAM
PEMANTAUAN DAN EVALUASI PROGRAM SMK
TAHUN 2014

1. KODE PROGRAM : 30-DK-2014
2. NAMA PROGRAM : PEMANTAUAN DAN EVALUASI PROGRAM SMK
3. TUJ UAN : a. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan
program/kegiatan Direktorat Pembinaan SMK;
b. Melakukan evaluasi terhadap capaian
program/kegiatan yang tertuang dalam
Rencana Kerja (Renja) Tahunan Direktorat
Pembinaan SMK.
c. Melakukan evaluasi terhadap capaian Rencana
Strategis (Renstra) Direktorat Pembinaan SMK
Tahun 2010-2014.
4. SASARAN : 33 (tiga puluh tiga) provinsi di Indonesia
5. ALOKASI DANA : Sesuai alokasi dana dekonsentrasi tahun 2014
pada masing-masing Dinas Pendidikan Provinsi.
6. PEMANFAATAN
DANA
: Dana digunakan untuk:
a. Biaya perjalanan petugas (Provinsi dan
Kabupaten/Kota);
b. Biaya penggandaan instrumen dan pengadaan
ATK.
7. PELAKSANAAN : a. Lokasi SMK yang yang dimonitor adalah SMK
yang menerima program bantuan dari
Direktorat Pembinaan SMK;
b. Waktu pelaksanaan monitoring diprioritaskan
berdasarkan tanggal penandatanganan surat
perjanjian pemberian bantuan;
c. Penetapan lokasi dan jumlah SMK yang akan
dimonitoring dilakukan secara sampling dan
jumlahnya disesuaikan alokasi dana;
d. Petugas monev terdiri dari unsur Dinas
Pendidikan Provinsi dan Dinas
Kabupaten/Kota;
e. Instrumen monitoring dan evaluasi disiapkan
oleh Direktorat Pembinaan SMK.


114
8. J ADUAL
KEGIATAN
:
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1 Pemantauan Tahap I J uni
2 Pemantauan Tahap II Desember
3 Pelaporan dan Evaluasi
Hasil Pemantauan dan
Evaluasi
Desember
J adual mempertimbangkan waktu pelaksanaan
masing-masing program di SMK penerima
bantuan.

9. LAYANAN
INFORMASI
: Dinas Pendidikan Provinsi
dan
Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Ditjen Pendidikan Menengah
Kompleks Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lt 13
J l. J enderal Sudirman, Senayan, J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725467
Email : monev@ditpsmk.net
Website : http://www.ditpsmk.net

115
DESKRIPSI PROGRAM
PENYEBARAN INFORMASI PROGRAM
SEKOLAH MENENGAH KEJ URUAN
TAHUN 2014

1. KODE PROGRAM : 31-DK-2014
2. NAMA PROGRAM : PENYEBARAN INFORMASI PROGRAM
PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH
KEJ URUAN (SMK)
3. TUJ UAN : a. Mensosialisasikan program/kegiatan
pembinaan SMK tahun 2014 kepada
SMK di provinsi;
b. Mengkoordinasikan persiapan
pelaksanaan pemberian bantuan
Pendidikan Menengah Kejuruan (SMK).
4. SASARAN : Seluruh SMK pada 33 provinsi.
5. NILAI DANA : Sesuai alokasi dana Dekonsentrasi pada
masing-masing Dinas Pendidikan Provinsi.
6. PEMANFAATAN
DANA
: Dana Penyebaran Informasi dimanfaatkan
untuk:
a. Pengadaan ATK;
b. Penggandaan bahan untuk peserta;
c. Uang harian peserta, narasumber dan
panitia;
d. Biaya transport peserta, narasumber dan
panitia;
e. Biaya penginapan peserta, narasumber
dan panitia.
7. PENYELENGGARAAN : a. Diselenggarakan segera setelah
Diseminasi Program Pendidikan
Menengah Kejuruan tahun 2014, pada
tingkat pusat, atau paling lambat Mei
2014;
b. Peserta terdiri dari seluruh SMK di
wilayah binaan Dinas Pendidikan
Provinsi;
c. Penetapan J adual pelaksanaan kegiatan
dikoordinasikan dengan Direktorat
Pembinaan SMK untuk pengaturan
mobilitas narasumber pusat.

116
8. LAYANAN
INFORMASI
: Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Ditjen Pendidikan Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Gedung E Lt 13
J l. J enderal Sudirman, Senayan, J akarta
10270
Telp. 021 5725477, 5725467
Website : http://www.ditpsmk.net

117
DESKRIPSI PROGRAM
KOORDI NASI PROGRAM SMK TAHUN 2015


1. KODE PROGRAM : 32-DK-2014
2. NAMA PROGRAM : KOORDINASI PROGRAM SMK TAHUN 2015
3. TUJ UAN : a. Menyusun rencana pemenuhan daya
tampung pada tingkat pendidikan
menengah, khususnya pada Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK);
b. Menyusun rencana program yang
disinergikan dengan Program APBN, APBD
Provinsi, dan APBD Kab/Kota;
c. Membekali peserta agar mampu
menyusun rencana peningkatan dan
pengembangan SMK di daerahnya;
d. Mendukung percepatan pelaksanaan
program dan kegiatan tahunan
pengembangan Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK);
e. Menyusun rencana pemenuhan kebutuhan
pelaksanaan Pendidikan Menengah
Universal berbasis data kondisi sekolah.
4. SASARAN : Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan
Kab/Kota, dan SMK terpilih sesuai dengan
alokasi dana Dekonsentrasi
5. ALOKASI DANA : Sesuai alokasi dana dekonsentrasi tahun
2014 pada masing-masing Dinas Pendidikan
Provinsi.
6. PEMANFAATAN
DANA
: Dana digunakan untuk pelaksanaan Kegiatan
Penyusunan Perencanaan Program SMK
Tahun 2015:
a. Pengadaan ATK;
b. Pengadaan bahan untuk peserta;
c. Honor Panitia dan Narasumber
d. Uang saku peserta, narasumber dan
panitia;
e. Biaya transport peserta, narasumber dan
panitia;
f. Biaya penginapan peserta, narasumber
dan panitia

118
7. PELAKSANAAN : Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk
workshop dengan ketentuan:
a. Unsur yang terlibat adalah:
Direktorat Pembinaan SMK
Dinas Pendidikan Provinsi
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
SMK Terpilih
b. Peserta dari Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota membawa bahan terkait
yang akan dinformasikan lebih lanjut.

8. J ADWAL
KEGIATAN
: Kegiatan dilaksanakan paling lambat bulan
Agustus 2014

9. LAYANAN
INFORMASI
: Dinas Pendidikan Provinsi setempat
dan
Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Ditjen Pendidikan Menengah
Komp. Kemdikbud
Gedung E Lt 13
J l. J end. Sudirman, Senayan J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725467
Email : datapokok@ditpsmk.net
Website : http://www.ditpsmk.net
: http://datapokok.ditpsmk.net

119
DESKRIPSI PROGRAM
PENGGANDAAN DAN PENGIRI MAN NASKAH UN PRODUKTI F
TAHUN 2014

1. KODE J UKNI S : 33 DK 2014

2. NAMA PROGRAM : PENGGANDAAN DAN PENGIRIMAN NASKAH UN
PRODUKTIF

3. TUJ UAN : Meningkatkan kualitas Uji Komtensi Keahlian
(UKK) SMK melalui penggandaan, pengiriman,
dan penskoran UN Produktif.

4. SASARAN : Seluruh peserta didik yang mengikuti Ujian
Nasional Teori Kejuruan dari SMK yang
terdaftar di masing-masing Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota.

5. NILAI BANTUAN : Dana sesuai dengan DIPA Dekonsentrasi
masing-masing provinsi.

6. PEMANFAATAN
DANA
: a. Penggandaan bahan ujian Teori Kejuruan
yang meliputi Soal Paket A, Paket B, Soal
Susulan, Lembar J awaban Teori Kejuruan
(LJ TK), Daftar Hadir, Berita Acara, dan
pengadaan ATK serta bahan pendukung
lainnya.
b. Pendistribusian bahan ujian Teori Kejuruan.
c. Pemindaian Lembar J awaban Teori Kejuruan
dan penskoran nilai Kompetensi Keahlian.
d. Pengolahan nilai uji kompetensi keahlian.

7. PRINSIP DASAR
PEMBERIAN
BANTUAN
a. Penggandaan dan pengiriman naskah ujian
nasional produktif ini untuk mendukung
ujian Kompetensi Keahlian SMK;
b. Penggandaan dan pengiriman naskah ujian
nasional produktif dilaksanakan secara
transparan, efisien, efektif dan akuntabel.





120
8. J ADUAL KEGIATAN :
No KEGIATAN
WAKTU
PELAKSANAAN
(2014)
1. Penerimaan usulan J anuari
2. Evaluasi usulan J anuari Maret
3. Pelaksanaan
Kegiatan
Maret April
4. Laporan
pelaksanaan
J uni



catatan : jadual dapat berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi.

10.

LAYANAN
INFORMASI

:

a. Dinas Pendidikan Provinsi setempat
b. Subdit Pembelajaran
Direktorat Pembinaan SMK
Ditjen Pendidikan Menengah
Komp. Kemdikbud Gd. E Lt. 13
J l. J enderal Sudirman
Senayan J akarta 10270
Telp. 021 5725477,5725474
Website : www.ditpsmk.net
E-mail : pembelajaransmk@yahoo.com

121
DESKRIPSI PROGRAM
PELAKSANAN LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) SMK
TINGKAT PROVINSI

1. KODE J UKNI S

: 34-DK-2014
2. NAMA PROGRAM : PELAKSANAAN LOMBA KOMPETENSI SISWA
(LKS) SMK TI NGKAT PROVI NSI
3. TUJ UAN : a. Mengembangkan iklim berkompetisi bagi
siswa SMK;
b. Meningkatkan citra Sekolah Menengah
Kejuruan melalui unjuk kemampuan dan
prestasi siswa SMK di bidang kejuruan;
c. Sebagai sarana promosi potensi siswa SMK
kepada dunia usaha dan industri sebagai
calon pengguna tamatan;
d. Meningkatkan citra dan kepercayaan
masyarakat terhadap keberadaan dan
potensi SMK sebagai tempat diklat
berkualitas, penyedia teknisi industri
tingkat menengah dan mitra usaha;
e. Memupuk persahabatan dan kerjasama
secara nasional dalam membangun dan
mengembangkan Sekolah Menengah
Kejuruan baik saat sekarang maupun yang
akan datang.
4. SASARAN : 33 Provinsi
5. ALOKASI DANA : Sesuai alokasi dana dekonsentrasi tahun 2014
pada masing-masing Dinas Pendidikan
Provinsi.
6. PEMANFAATAN
DANA


: Dana digunakan untuk pelaksanaan Lomba
Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi SMK
tahun 2014 sebagai berikut:
a. Pengadaan ATK;
b. Pengadaan bahan;
c. Akomodasi dan konsumsi peserta;
d. Biaya perjalanan peserta, panitia dan
narasumber;
e. Honor panitia, narasumber.


122
8. J ADWAL KEGIATAN : Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari
paling lambat bulan November 2014.

9. LAYANAN INFORMASI : Dinas Pendidikan Provinsi setempat dan
Subdit Program dan Evaluasi Direktorat
Pembinaan SMK, Ditjen Pendidikan
Menengah
Komplek Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Gedung E lantai 13
J ln. Sudirman, Senayan, J akarta 10270
Telp 021 5725477, 5725467

123
DESKRIPSI PROGRAM
KEGIATAN DATA DAN I NFORMASI PROGRAM PSMK
TAHUN 2014

1. KODE PROGRAM : 35-DK-2014

2. NAMA PROGRAM : KEGIATAN DATA DAN I NFORMASI PROGRAM
PSMK

3. TUJ UAN : a. Memberikan pemahaman mekanisme
pendataan di lingkungan Direktorat
J enderal Pendidikan Menengah;
b. Mengkoordinasikan petugas pendataan
SMK Pusat Layanan TIK untuk
memperoleh data SMK tahun 2014;
c. Memberikan pendampingan
implementasi aplikasi Dapodikmen SMK.

4. SASARAN : 33 (tiga puluh tiga) provinsi di Indonesia

5. ALOKASI DANA : Sesuai alokasi dana dekonsentrasi tahun
2014 pada masing-masing Dinas Pendidikan
Provinsi.

6. PEMANFAATAN
DANA
: Dana digunakan untuk pelaksanaan Kegiatan
Koordinasi Pengelolaan Data dan Informasi
Program PSMK Tingkat Provinsi dengan
rincian:
a. Pengadaan ATK;
b. Penggandaan bahan untuk peserta;
c. Honor Panitia dan Narasumber
d. Uang harian peserta, narasumber dan
panitia;
e. Biaya transport peserta, narasumber dan
panitia;
f. Biaya penginapan peserta, narasumber
dan panitia
g. Penyusunan Laporan Pelaksanaan


124

7. PELAKSANAAN : a. Koordinasi diikuti oleh peserta dari unsur
Dinas Kabupaten/Kota dan satu anggota
Tim Pusat Layanan TI K SMK yang
ditetapkan Kepala Sekolah yang
bersangkutan.
b. Koordinasi Data dan Informasi SMK
meliputi sosialisasi strategi pendataan
SMK tahun 2014, pelatihan penggunaan
aplikasi Dapodikmen SMK, dan
pengembangan pusat TIK SMK;

8. J ADWAL
KEGIATAN
:
No KEGIATAN
WAKTU
(2014)
1 Koordinasi Data dan
Informasi PSMK
J uni
2 Pelaporan Oktober
*catatan:
Penetapan J adual penyelenggaraan
dikoordinasikan dengan Direktorat Pembinaan
SMK dan Sekretariat Direktorat J enderal
Pendidikan Menengah (Setditjen Dikmen) untuk
mengatur mobilitas narasumber pusat

9. LAYANAN
INFORMASI
: Dinas Pendidikan Provinsi setempat
dan
Subdit Program dan Evaluasi
Direktorat Pembinaan SMK
Ditjen Pendidikan Menengah
Komplek Kemdikbud, Gedung E Lt 13
J l. J end. Sudirman, Senayan J akarta 10270
Telp. 021 5725477, 5725467
Email : datapokok@ditpsmk.net
Website : http://www.ditpsmk.net
http://datapokok.ditpsmk.net