Anda di halaman 1dari 2

Wortel (Oleh Ari Setyawan)

Wortel (Daucus carota L.) adalah tanaman semusim berbentuk rumput yang mempunyai umbi berwarna kuning
sampai kemerahan. Umbi ini terbentuk dari akar yang berubah bentuk dan fungsi sehingga bisa dikonsumsi
(Sunarjono,19!).
Wortel termasuk kedalam famili Umbilliferae, yaitu tanaman yang bunganya mempunyai susunan bentuk mirip
dengan payung dan pertama kali ditemukan di "ropa bagian selatan, #frika utara dan di perbatasan #sia. $anaman
wortel telah lama dibudidayakan disekitar jalur %editerania (&ukmana, 199').
(lasifikasi tanaman wortel adalah sebagai berikut (Sunarjono, 19!))
*i+isio ) "mbryophyta siphonogama
Sub di+isio ) #ngiospermae
(elas ) *i,otyledoneae
-rdo ) Umbiliflorae
.amilia ) Umbiliflorae
/enus ) *au,us
Spesies ) Daucus carota
Wortel akan tumbuh baik pada daerah yang mempunyai suhu berkisar antara 10121o3. Suhu yang paling baik
untuk proses perke,ambahan biji adalah antara 11o3 (4urseglo+e, 191). 5ukum, (untarsih dan Simanjuntak,
(1996) mengatakan, wortel dapat tumbuh dengan optimal pada tanah yang mempunyai struktur remah, gembur
dan kaya akan humus dengan p5 berkisar antara ','1 0,'. Umbi wortel dapat dipanen setelah berumur kira1kira
2,'1! bulan. Umbi yang baik adalah yang masih muda karena umbi yang sudah tua mempunyai tekstur yang keras
dan pahit (&ukmana, 199').
(omponen terbesar dari umbi wortel adalah air, sedangkan komponen yang lain adalah karbohidrat, yang
merupakan komponen padatan terbesar, sedangkan protein, lemak dan beberapa +itamin dan mineral terdapat
dalam jumlah ke,il. (omposisi dalam wortel selengkapnya dapat dilihat pada $abel.
Nilai Gizi per 100 g (3.5 oz)
"nergi !6 kkal 176 k8
Karbohidrat 9 g
1 /ula ' g
1 Serat 9 g
e!a" 6.2 g
#rotein 1 g
$hiamin (:it. ;1) 6.6! mg 9<
&ibofla+in (:it. ;2) 6.6' mg 9<
=iasin (:it. ;9) 1.2 mg <
:itamin ;0 6.1 mg <
:itamin 3 7 mg 12<
(alsium 99 mg 9<
;esi 6.00 mg '<
%agnesium 1 mg '<
4hosphor 9' mg '<
4otassium 2!6 mg '<
Sodium 2.! mg 6<
4ersentase relatif untuk rekomendasi orang dewasa di US#
Sumber ) #nonymous. 266!
(andungan gula pada wortel bertambah dengan ,epat setelah tiga bulan dari penanaman dan selanjutnya tetap
tidak berubah sampai dipanen. (andungan gula pereduksi yaitu glukosa dan fruktosa juga tidak berubah,
sedangkan perbandingan gula non pereduksi dengan gula pereduksi bertambah se,ara eksponensial. 4erubahan
kandungan gula terhenti jauh sebelum pemanenan, oleh karena itu tidak dapat dipakai sebagai petunjuk kimiawi
kemasakan (4antasti,o,199). Sementara kandungan serat kasarnya pada permulaan pertumbuhan hampir
konstan tetapi kemudian terjadi peningkatan dan kandungan tertinggi dapat terjadi pada wortel yang terlambat
dipanen (&ukmana, 199').
%enurut Soesarsono (191), rasa pahit pada wortel selama penyimpanan dapat terjadi dan diduga akibat dari
metabolisme abnormal yang disebabkan oleh etilen. 5al ini terjadi pada wortel yang disimpan bersama1sama
dengan apel atau buah1buahan yang lain. Senyawa yang menyebabkan rasa pahit pada wortel adalah isokumarin.
Sintesa senyawa ini dipa,u melalui peranan katalitik gas etilen (seperti yang dibebaskan pada pematangan buah).
Ditulis oleh Ari Setyawan (Alumni Jurusan Tekhnologi Hasil Pertanian Universitas Brawiaya !""#$
*aftar 4ustaka
#nonymous. 266!. $arrot. http)>>en.wikipedia.org>wiki>,arrot. $anggal akses 0 8uli 2660
5ukum, &., S. (untarsih dan 5. Simanjuntak. 1996. %er&o&o" 'ana! Say(ran. 3:. #sona, 8akarta
4antasti,o, ". ;. 199. )i*iologi #a*&a #anen+ #enanganan+ #e!an,aatan %(ah-b(ahan dan Say(r-*ay(ran 'ropi"a
dan S(btropi"a. U/% 4ress, ?ogyakarta. 5al. 611
&ukmana, &. 199'. %ertana! Wortel. 4enerbit (anisius, ?ogyakarta.
Soesarsono, W. 191. $o!!er&ial Storage o, )r(it+ .egetable+ and )lori*t and N(r*ery Sto&". US*# #gris
5andbook =o. 00. 8urusan $eknologi @ndustri 4ertanian. .akultas $eknologi 4ertanian. @4;, ;ogor.
Sunarjono, 5. 19!. K(n&i %er&o&o" 'ana! Say(r-*ay(ran #enting di /ndone*ia. Sinar ;aru, ;andung