Anda di halaman 1dari 28

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Otitis media supuratif akut (OMA! adala" infeksi akut telinga tenga"
dalam #aktu $ang singkat. Otitis media (OM! ini merupakan sala" satu pen$akit
$ang sering di%umpai di seluru" dunia dengan angka ke%adian $ang &er'ariasi
pada tiap(tiap negara. enturia et al.) (1*+,! mem&agi -titis media &erdasarkan
durasi pen$akit atas akut (. /minggu!) su&akut (/(10 minggu! dan kr-nis (110
minggu!. ade (1*+2!3 4lein) 5-s dan Hussl (1*+*! pada t"ird dan f-urt"
Internati-nal $mp-sium -n -titis media mengan%urkan mem&agi -titis media
&erdasarkan ge%ala klinis atas 6 kel-mp-k $aitu miringitis) -titis media supuratif
akut (OMA!) -titis media sekret-ri (OM! dan -titis media supuratif kr-nis
(OM4!.
17
Otitis media adala" peradangan se&agian atau seluru" muk-sa telinga
tenga") tu&a eusta8"ius) antrum mast-id dan sel(sel mast-id. Otitis media sering
dia#ali dengan infeksi pada saluran napas seperti radang tengg-r-kan atau pilek
$ang men$e&ar ke telinga tenga" melalui tu&a eusta8"ius. e&agai mana "aln$a
dengan infeksi saluran napas atas (IPA!) -titis media %uga merupakan se&ua"
pen$akit langganan anak(anak. Di Amerika erikat) diperkirakan sekitar 92:
anak mengalami setidakn$a satu epis-de -titis media se&elum usia tiga ta"un dan
"ampir dari setenga" mereka mengalami tiga kali atau le&i". Di Inggris)
setidakn$a 02: anak mengalami minimal satu epis-de se&elum usia sepulu"
ta"un. Di negara terse&ut -titis media paling sering ter%adi pada usia /(; ta"un.
0

Otitis media supuratif akut (OMA! &an$ak ter%adi pada anak karena
sum&er infeksi dari tengg-r-k atau pilek $ang ter%adi terus menerus. Pen$e&a&
(OMA! dapat &erupa 'irus atau &akteri. Bakteri pen$e&a& OMA tersering
adala" Streptokokus pneumonia) diikuti -le" Haemopilus influenzae dan
M-re<ella =attar"alis.
0
1
BAB II
5IN>AUAN PU5A4A
0.1 Anat-mi 5elinga
?am&ar 1. Anat-mi 5elinga ) um&er @ "ttp@AA###.s8ri&d.8-mAd-8A1116/9*69AOtitis(
Media(upuratif(AkutBd-#nl-ad
5elinga terdiri dari &agian luar)tenga" dan dalam. 5elinga &agian luar
terdiri dari aurikula) meatus a8usti8us e<ternus) dan mem&ran t$mpani &agian
luar. 5elinga tenga" terdiri dari mem&ran t$mpani &agian dalam) 8a'itas t$mpani
$ang &erisi -ssi8ula auditi'a) muskulus) 8ellulae mast-id) aditus ad antrum dan
tu&a auditi'a. 5elinga dalam terdiri dari la&irintus -sseus dan la&irintus
mem&rana8eus. La&irintus -sseus $aitu k-klea dan la&irintus mem&rana8ea
ter&agi men%adi la&irintus 'esti&ularis (sakulus) utrikulus) 8analis semisirkularis!)
duktus k-klearis (skala 'esti&ule)skala media)skala timpani!) sakus duktus
end-limpatikus.
/)6)2);
a. 5elinga Luar
9
2
5elinga luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga sampai mem&ran timpani.
Daun telinga terdiri dari daun telinga dan liang telinga sampai mem&ran timpani.
Daun telinga terdiri dari tulang ra#an elastin dan kulit. Liang telinga &er&entuk
"uruf ) dengan rangka tulang ra#an pada sepertiga &agian luar) sedangkan dua
pertiga &agian dalam rangkan$a terdiri dari tulang. Pan%angn$a kira(kira 0)2(/
8m.
9
Pada sepertiga &agian luar kulit telinga terdapat &an$ak kelen%ar serumen dan
ram&ut. 4elen%ar keringat terdapat pada seluru" liang telinga. Pada duapertiga
&agian dalam "an$a sedikit di%umpai kelen%ar serumen.
?am&ar 0. 5elinga Luar)
um&er @ "ttp@AAgenerasi&angsa99.&l-gsp-t.8-mA0,10A10Astruktur(dan(anat-mi(
telinga."tml
&. 5elinga 5enga"
9
5elinga tenga" terdiri dari@
Membran timpani
Mem&ran timpani di&entuk dari dinding lateral ka'um timpani dan
memisa"kan liang telinga luar dari ka'um timpani. Mem&ran timpani &er&entuk
3
&undar dan 8ekung &ila dili"at dari ara" liang telinga dan terli"at -&lik ter"adap
sum&u liang telinga. Ba$angan pen-n%-lan &agian &a#a" maleus pada mem&ran
timpani dise&u se&agai um&-. Di &a#a" um&- tampak refleks 8a"a$a (8-ne -f
lig"t!. Ceflek 8a"a$a adala" 8a"a$a dari luar $ang dipantulkan -le" mem&ran
timpani. Di mem&ran timpani terdapat 0 ma8am sera&ut) sirkuler dan radial $ang
men$e&a&kan tim&uln$a refleks 8a"a$a.
Mem&ran timpani mempun$ai tiga lapisan $aitu@
1. tratum kutaneum (lapisan epitel! &erasal dari liang telinga
0. tratum muk-sum (lapisan muk-sa! &erasal dari ka'um timpani
/. tratum fi&r-sum (lamina pr-pria! $ang letakn$a antara stratum kutaneum
dan muk-sum
?am&ar /@ Bagian(&agian mem&ran timpani
1,
um&er @ "ttp@AAgenerasi&angsa99.&l-gsp-t.8-mA0,10A10Astruktur(dan(anat-mi(
telinga."tml
e8ara anat-mis mem&ran timpani di&agi dalam 0 &agian@
4
1. Pars flasida atau mem&ran "rapnell
Letakn$a di &agian atas) le&i" tipis dari pars tensa) &erlapis 0 $aitu &agian
luar iala" lan%utan epitel kulit liang telinga dan dalam dilapisi -le" sel ku&us
&ersilia.
0. Pars tensaAmem&ran pr-pria
Merupakan &agian ter&esar dari mem&ran. Mempun$ai satu lapis lagi di
tenga" $aitu lapisan $ang terdiri dari serat k-lagen dan sedikit serat elastin $ang
&er%alan se8ara radier di &agian luar dan sirkuler pada &agian dalam.
Kavum timpani
4a'um timpani terletak di dalam pars petr-sa dari tulang temp-ral)
&entukn$a &ik-nkaf) atau seperti k-tak k-rek api. Diameter anter-p-steri-r atau
'ertikal 12 mm) sedangkan diameter trans'ersal 0(; mm. 4a'um timpani
mempun$ai ; dinding $aitu@ &agian atap) lantai) dinding lateral) dinding medial)
dinding anteri-r) dinding p-steri-r.
a. Atap ka'um timpani.
Di&entuk -le" lempengan tulang $ang tipis dise&ut tegmen timpani. 5egmen
timpani memisa"kan telinga tenga" dari f-ssa kranial dan l-&us temp-ralis dari
-tak. Bagian ini %uga di&entuk -le" pars petr-sa tulang temp-ral dan se&agian lagi
-le" skuama dan garis sutura petr-skuama. Dinding ini "an$a di&atasi -le" tulang
$ang tipis atau ada kalan$a tidak ada tulang sama sekali (de"isensi!.
&. Lantai ka'um timpani
5
Di&entuk -le" tulang $ang tipis memisa"kan lantai ka'um timpani dari
&ul&us %ugularis) atau tidak ada tulang sama sekali "ingga infeksi dari ka'um
timpani muda" merem&et ke &ul&us 'ena %ugularis.
8. Dinding medial.
Dinding medial ini memisa"kan ka'um timpani dari telinga dalam) ini %uga
merupakan dinding lateral dari telinga dalam. Dinding ini pada mes-timpanum
men-n%-l ke ara" ka'um timpani $ang dise&ut pr-m-nt-rium t-n%-lan ini -le"
karena di dalamn$a terdapat k-klea. Di dalam pr-m-nt-rium terdapat &e&erapa
saluran(saluran $ang &erisi saraf(saraf $ang mem&entuk pleksus timpanikus. Di
&elakang dan atas pr-m-nt-rium terdapat fenestra 'esti&uli atau f-ramen -'ale
(-'al #ind-#s!. Di atas fenestra 'esti&uli se&agai tempat %alann$a ner'us fasialis.
4analis ini di dalam ka'um timpani tipis sekali atau tidak ada tulang sama sekali
(de"isensi!.
d. Dinding p-steri-r
Dinding p-steri-r dekat ke atap) mempun$ai satu saluran dise&ut aditus)
$ang meng"u&ungkan ka'um timpani dengan atrum mast-id melalui
epitimpanum. Di &a#a" aditus terdapat lekukan ke8il $ang dise&ut f-ssa inkudis
$ang merupakan suatu tempat pr-sesus &re'is dari inkus dan melekat pada serat(
serat ligamen.
e. Dinding anteri-r
Dinding anteri-r ka'um timpani agak sempit) tempat &ertemun$a dinding
medial dan dinding lateral ka'um timpani. Dinding anteri-r &a#a" adala" le&i"
&esar dari &agian atas dan terdiri dari lempeng tulang $ang tipis menutupi arteri
kar-tis pada saat memasuki tulang tengk-rak dan se&elum &er&el-k ke anteri-r.
Dinding ini ditem&us -le" saraf timpani kar-tis superi-r dan inferi-r $ang
mem&a#a sera&ut(sera&ut saraf simpatis ke pleksus timpanikus dan -le" satu atau
le&i" 8a&ang timpani dari arteri kar-tis internal. Dinding anteri-r ini terutama
&erperan se&agai muara tu&a eusta8"ius.
6
f. Dinding lateral
Dinding lateral ka'um timpani adala" &agian tulang dan mem&ran. Bagian
tulang &erada di atas dan &a#a" mem&ran timpani.
Prosesus mastoideus
5ulang(tulang pendengaran terdiri dari @
a. Malleus ("ammer A martil!.
Malleus adala" tulang $ang paling &esar diantara semua tulang(tulang
pendengaran dan terletak paling lateral. Pan%angn$a kira(kira 9)2 sampai *), mm.
Manu&rium terdapat di dalam mem&ran timpani) &ertindak se&agai tempat
perlekatan sera&ut(sera&ut tunika pr-pria. Cuang antara kepala dari maleus dan
mem&ran "rapnell dinamakan Cuang Prussak. Maleus dita"an -le" ligamentum
maleus anteri-r $ang melekat ke tegmen dan %uga -le" ligamentum lateral $ang
terdapat diantara &asis pr-sesus &re'is dan pinggir lekuk Ci'inus.
&. Inkus
Inkus terdiri dari &adan inkus dan 0 kaki $aitu pr-sesus &re'is dan pr-sesus
l-ngus. udut antara pr-sesus &re'is dan l-ngus mem&entuk sudut D 1,,
-
. Inkus
terletak pada epitimpanum) dimana pr-sesus &re'is menu%u antrum) pr-sesus
l-ngus %alann$a se%a%ar dengan manu&rium dan menu%u ke &a#a". Maleus dan
inkus &eker%a se&agai satu unit) mem&erikan resp-n r-tasi ter"adap gerakan
mem&ran timpani melalui suatu aksis $ang merupakan suatu garis antara
ligamentum maleus anteri-r dan ligamentum inkus pada u%ung pr-sesus &re'is.
?erakan(gerakan terse&ut tetap dipeli"ara &erkesinam&ungan -le" inkud-maleus.
?erakan r-tasi terse&ut diu&a" men%adi gerakan seperti pist-n pada stapes melalui
sendi inkud-stapedius.
7
8. tapes
Merupakan tulang pendengaran $ang teringan) &eratn$a "an$a 0)2 mg)
tinggin$a 6(6)2 mm. tapes terdiri dari kepala) le"er) krura anteri-r dan p-steri-r
serta f--t plate) $ang melekat pada f-ramen -'ale dengan perantara ligamentum
anulare.
Gambar 4. Tulang-tulang Pendengaran ,
Sumber : http://intanrina.bl!gp!t."!m/2#11/#7/anat!mi-telinga.html
Tuba eustachius
5u&a eusta8"ius dise&ut %uga tu&a audit-ri atau tu&a faring-timpani)
merupakan saluran $ang meng"u&ungkan ka'um timpani dengan nas-faring. Pada
-rang de#asa pan%ang tu&a sekitar /; mm &er%alan ke &a#a") depan dan medial
dari telinga tenga" dan pada anak di&a#a" * &ulan adala" 19)2 mm. 5u&a terdiri
dari 0 &agian $aitu &agian tulang terdapat pada &agian &elakang dan pendek (1A/
&agian! dan &agian tulang ra#an terdapat pada &agian depan dan pan%ang (0A/
&agian!.
$
Bagian tulang se&ela" lateral &erasal dari dinding depan ka'um timpani) dan
&agian tulang ra#an medial masuk ke nas-faring. Bagian tulang ra#an ini
&er%alan ke ara" p-steri-r) superi-r dan medial sepan%ang 0A/ &agian keseluru"an
pan%ang tu&a (6 8m!) kemudian &ersatu dengan &agian tulang atau timpani.
5empat pertemuan itu merupakan &agian $ang sempit $ang dise&ut ismus. Bagian
tulang tetap ter&uka) sedangkan &agian tulang ra#an selalu tertutup dan &erak"ir
pada dinding lateral nas-faring.
8. 5elinga Dalam
9
5erdiri dari @
a! La&irin -sseus @ k-klea atau ruma" siput)$ang &erupa
setenga" lingkaran
&! La&irin mem&ranaseus) $ang terdiri dari @
La&irin 'esti&uler)$ang terdiri dari sa8ulus)utrikulus dan / &ua"
kanalis semisirkularis
Duktus k-klearis) $ang terdiri dari skala 'esti&ule (&erisi
perilimfe!) skala media (&erisi end-limfe dan terdapat &agian $ang
&er&entuk lida" $ang dise&ut mem&rane tekt-ria) dan pada
mem&rane &asal melekat sel ram&ut $ang terdiri dari sel ram&ut
dalam) sel ram&ut luar dan kanalis k-rti) $ang mem&entuk -rgan
k-rti! dan skala t$mpani (&erisi perilimfe!
a88us dan du8tus end-limfati8us
%
Gambar 5. Telinga Tengah,
Sumber : http://generaibanga77.bl!gp!t."!m/2#12/12/tru&tur-dan-
anat!mi-telinga.html
0.0 Eisi-l-gi Pendengaran
Pr-ses pendengaran dimulai dari dengan ditangkapn$a energi &un$i -le"
daun telinga dalam &entuk gel-m&ang $ang dialirkan melalui udara atau tulang ke
k-klea. ?etaran terse&ut menggetarkan mem&ran timpani diteruskan ke telinga
tenga" melalui rangkaian tulang pendengaran $ang akan mengamplikasi getaran
melalui da$a ungkit tulang pendengaran dan perkalian per&andingan luas
mem&ran timpani dan tingkap l-n%-ng. Energi getar $ang tela" diamplikasi ini
akan diteruksan ke stapes $ang menggerakkan tingkap l-n-ng se"ingga perilimfa
pada skala 'esti&uli &ergerak. ?etaran diteruskan melalui mem&ran Ceissner $ang
mend-r-ng end-limfa) se"ingga akan menim&ulkan gerak relatif antara mem&ran
&asilaris dan mem&ran tekt-ria. Pr-ses ini merupakan rangsangan mekanik $ang
men$e&a&kan defleksi stere-silia sel(sel ram&ut se"ingga kanal i-n ter&uka dan
ter%adi pelepasan i-n &ermuatan listrik dari &adan sel. 4eadaan ini men$e&a&kan
dep-larisasi sel ram&ut se"ingga melepaskan ne-transmitter ke dalam sinapsis
$ang akan menim&ulkan p-tensial aksi pada saraf audit-rius lalu dilan%utkan ke
1#
nukleus audit-rius sampai ke k-rteks pendengaran (area /*(6,! di l-&us
temp-ralis.
0./ Definisi
Otitis media supuratif akut iala" infeksi akut $ang mengenai muk-peri-steum
ka'um timpani dengan disertai pem&entukan sekret purulen $ang &erlangsung
selama / minggu atau kurang karena infeksi &akteri pi-genik.
0)+
?am&ar ;. Otitis media) sum&er @ http://ind!beta."!m/!titi-media/67%%/
0.6 Eti-l-gi
um&atan pada tu&a eusta8"ius merupakan pen$e&a& utama dari -titis
media. Perta"anan tu&u" pada silia muk-sa tu&a eusta8"ius terganggu) se"ingga
11
pen8ega"an in'asi kuman ke dalam telinga tenga" terganggu %uga. elain itu IPA
merupakan sala" satu fakt-r pen$e&a& $ang paling sering.
*
4uman pen$e&a& utama pada OMA iala" &akteri pi-genik) seperti
Streptokokus hemolitikus, Stafilokokus aureus, Pneumokokus. elain itu kadang(
kadang ditemukan %uga Hemofilus Influenza, Escherichia colli, Streptokokus
anhemolitikus, Proteus vulgaris dan Pseudomonas aeusoginosa. Haemofillus
influenza sering ditemukan pada anak $ang &erusia di&a#a" 2 ta"un.
1,
0.2 Pat-fisi-l-gi
11
e8ara umum) OMA didasari inflamasi pada tu&a Eusta8"ius. Hal $ang
paling sering memi8u k-ndisi terse&ut se"ingga ter%adi OMA adala" infeksi
saluran pernafasan atas $ang meli&atkan nas-faring) #alaupun &e&erapa k-ndisi
lainn$ seperti infeksi (terutama infeksi 'irus!) alergi) dan k-ndisi inflamasi
lainn$a $ang &erkaitan dengan tu&a Eusta8"ius %uga akan memi8u manifestasi
$ang sama. Manifestasi inflamasi dalam "al ini akan men%alar dari nas-faring
"ingga men8apai u%ung medial tu&a Eusta8"ius atau se8ara langsung ter%adi di
tu&a Eusta8"ius) se"ingga memi8u stasis se"ingga mengu&a" tekanan di dalam
telinga tenga". Di sisi lain) stasis %uga akan memi8u infeksi &akteri pat-genik
$ang &erasal dari nas-faring dan masuk ke dalam telinga tenga" dengan 8ara
refluks) aspirasi) atau insuflasi aktif. Be&erapa 'ariasi %uga terdapat pada anak(
anak $ang 8enderung mengalami -titis (-titis(pr-ne 8"ildren!. Pada pasien ini)
adan$a gangguan neur-muskular atau atau a&n-rmalitas pada tu&a Eusta8"ius
(tu&a Eusta8"ius 8enderung ter&uka! mem&uat k-nten nas-faring dapat dengan
muda" mengalami refluks ke telinga tenga") termasuk &akteri pat-genik $ang
&erada di nas-faring. Pada ak"irn$a) semua k-ndisi ini akan memi8u reaksi
inflamasi akut $ang ditandai dengan 'as-dilatasi) eksudasi) in'asi leuk-sit)
fag-sit-sis) dan resp-n imun l-kal $ang ter%adi di telinga tenga") $ang akan
&ermanifestasi pada ge%ala(ge%ala klinis OMA.
Infeksi 'irus pada telinga tenga" 8ukup sering ter%adi pada pasien OMA
dan umumn$a diikuti dengan infeksi &akteri. 4-ndisi demikian dise&a&kan 'irus
memfasilitasi &akteri supa$a melekat di muk-sa dan memi8u inflamasi. Dalam "al
ini) 'irus akan terle&i" da"ulu merusak lapisan muk-sa se"ingga muk-sa men%adi
12
terpapar dan k-ndisi ini akan memi8u &akteri men%adi pat-genik dengan 8ara
melakukan ad"esi di permukaan muk-sa nas-faring) tu&a Eusta8"ius) dan telinga
tenga" $ang suda" mengalami kerusakan. Data lain %uga menun%ukkan &a"#a
kerusakan muk-sa %uga dapat diaki&atkan end-t-ksin -le" in'asi &akteri se"ingga
pada ak"irn$a pat-gen dapat melekat di permukaan muk-sa.
0.; Eakt-r Cesik-
*
Eakt-r risik- ter%adin$a -titis media adala" umur) %enis kelamin) ras) fakt-r
genetik) status s-si-ek-n-mi serta lingkungan) asupan air susu i&u (AI! atau susu
f-rmula) lingkungan mer-k-k) k-ntak dengan anak lain) a&n-rmalitas
krani-fasialis k-ngenital) status imun-l-gi) infeksi &akteri atau 'irus di saluran
pernapasan atas) disfungsi tu&a Eustachius, inmatur tu&a Eustachius dan lain(lain
(4ers8"ner) 0,,9!.
Eakt-r umur %uga &erperan dalam ter%adin$a OMA. Peningkatan insidens OMA
pada &a$i dan anak(anak kemungkinan dise&a&kan -le" struktur dan fungsi tidak matang
atau imatur tu&a Eustachius. elain itu) sistem perta"anan tu&u" atau status imun-l-gi
anak %uga masi" renda". Insidens ter%adin$a -titis media pada anak laki(laki le&i" tinggi
di&anding dengan anak perempuan. Anak(anak pada ras Native American, Inuit, dan
Indigenous Australian menun%ukkan pre'alensi $ang le&i" tinggi di&anding dengan ras
lain. Eakt-r genetik %uga &erpengaru". tatus s-si-ek-n-mi %uga &erpengaru") seperti
kemiskinan) kepadatan penduduk) fasilitas "igiene $ang ter&atas) status nutrisi renda")
dan pela$anan peng-&atan ter&atas) se"ingga mend-r-ng ter%adin$a OMA pada anak(
anak. AI dapat mem&antu dalam perta"anan tu&u". Ole" karena itu) anak(anak $ang
kurangn$a asupan AI &an$ak menderita OMA. Lingkungan mer-k-k men$e&a&kan
anak(anak mengalami OMA $ang le&i" signifikan di&anding dengan anak(anak lain.
Dengan adan$a ri#a$at k-ntak $ang sering dengan anak(anak lain seperti di pusat
penitipan anak(anak) insidens OMA %uga meningkat. Anak dengan adan$a a&n-rmalitas
krani-fasialis k-ngenital muda" terkena OMA karena fungsi tu&a Eustachius turut
terganggu) anak muda" menderita pen$akit telinga tenga".
13
Usia Sebagai Salah Satu Faktor Resiko OMA
9
Pada k-ndisi n-rmal) telinga tenga" &iasan$a di%aga agar tetap steril) sekalipun terdapat
mikr--rganisme di nas-faring dan faring $ang dapat &ermigrasi ke telinga tenga". Hal ini
dise&a&kan silia muk-sa tu&a Eusta8"ius) enFim) dan anti&-di se8ara fisi-l-gis memiliki
mekanisme untuk men8ega" masukn$a mikr-&a ke dalam telinga tenga". Hal ini %uga &erlaku
pada saat sese-rang mengalami infeksi saluran nafas atas. elain itu) enFim peng"asil mukus)
seperti muramidase) dan anti&-di %uga merupakan tam&a"an dalam mekanisme pr-teksi telinga
tenga" $ang &erfungsi se&agai mekanisme perta"anan &ila telinga terpapar dengan pat-gen pada
saat menelan. Di sisi lain) telinga tenga" %uga memiliki an$aman kapiler su&epitel pada &agian
permukaann$a $ang penting karena men$ediakan fakt-r "um-ral) leuk-sit p-lim-rf-nuklear) dan
sel fag-sit lainn$a. 4eseluru"an sistem pr-teksi ini akan dapat melindungi telinga tenga" dari
&er&agai infeksi %ika dapat &erfungsi se8ara -ptimal (Le'ine dkk) 1**93 D-nalds-n) 0,1,!.
4egagalan sala" satu atau k-m&inasi fungsi fisi-l-gis terse&ut mengaki&atkan ter%adin$a
ke8enderungan ter%adin$a OMA men%adi meningkat.
Pada a#al perkem&angan anat-mi dan fisi-l-gi tu&u" manusia) mekanisme terse&ut
&elum sepenu"n$a matang pada masa ne-natus) &a$i) dan anak(anak. Hal ini dise&a&kan karena
adan$a per&edaan struktur anat-mi dari tu&a Eusta8"ius pada masa anak(anak dan -rang de#asa.
Pada anak(anak) tu&a Eusta8"ius le&i" pendek) le&ar) dan terletak 8enderung le&i" "-riF-ntal %ika
di&andingkan tu&a Eusta8"ius pada -rang de#asa (D%aafar dkk) 0,,9!. 4-ndisi ini mem&uat
inflamasi pada tu&a Eusta8"ius men%adi sangat sering ter%adi pada anak(anak. Inflamasi terse&ut
akan memi8u gangguan fisi-l-gis tu&a Eusta8"ius dalam mempr-teksi telinga tenga" se"ingga
ke8enderungan ter%adin$a infeksi pada telinga tenga" meningkat. eiring dengan perkem&angan
anak(anak) tu&a Eusta8"ius akan &ertam&a" pan%ang dan sempit serta le&i" mengara" ke medial
se"ingga fisi-l-gi tu&a Eusta8"ius akan le&i" adekuat. Ole" karena itu) se8ara umum insidensi
OMA akan menurun seiring dengan peningkatan usia manusia . elain itu) ke%adian OMA %uga
didukung -le" gangguan sistem imun pada tu&u" pasien . 4-m&inasi keseluru"an dari seluru" fungsi
fisi-l-gis terse&ut dapat memi8u ke%adian OMA.
Eakt-r imun-l-gis pada tu&a Eusta8"ius %uga &erperan dalam ter%adin$a OMA. Maturitas
perkem&angan sistem imun pada anak masi" sangat minimal dan sedang &erkem&ang) termasuk dalam
pr-ses pem&entukan Immun-gl-&ulin (Ig! di dalam tu&u". Cenda"n$a IgA) Ig?0) dan Ig?6 pada anak)
&aik se8ara kualitatif maupun kuantitatif) meningkatkan ke8enderungan ter%adin$a OMA pada anak
14
di&andingkan kalangan usia $ang le&i" tua. Hal ini %uga ditemukan pada anak(anak $ang mengalami
kelainan immun-defisiensi k-ngenital) seperti pada kasus D-#n $ndr-me. 4-ndisi immun-defisiensi ini
men$e&a&kan OMA karena infeksi le&i" rentan ter%adi pada usia $ang le&i" muda. Hal $ang &er&eda
ter%adi pada -rang de#asa) dimana perkem&angan sistem immun-l-gis tela" &erkem&ang le&i" adekuat
se"ingga in'asi mikr--rganisme dapat diantisipasi le&i" &aik
e8ara umum) angka ke%adian OMA &er'ariasi pada &er&agai tingkat usia manusia. D-nalds-n di
dalam penelitiann$a men$atakan &a"#a anak(anak &erusia ;(11 &ulan le&i" rentan terkena OMA) dimana
frekuensin$a akan &erkurang seiring dengan pertam&a"an usia) $aitu pada rentang usia 1+(0, &ulan. Pada
usia $ang le&i" tua) &e&erapa anak 8enderung tetap mengalami OMA dengan persentase ke%adian $ang
8ukup ke8il dan ter%adi paling sering pada usia empat ta"un dan a#al usia lima ta"un. etela" gigi
permanen mun8ul) insidensi OMA menurun dengan signifikan) #alaupun &e&erapa indi'idu $ang
memang memiliki ke8enderungan tinggi mengalami -titis tetap sering mengalami epis-de eksaser&asi
akut "ingga memasuki usia de#asa. 4adang(kadang) indi'idu de#asa $ang tidak perna" memiliki ri#a$at
pen$akit telinga se&elumn$a) namun mengalami Infeksi aluran Pernafasan Atas (IPA! $ang dise&a&kan
-le" adan$a infeksi 'irus %uga mengalami OMA (D-nalds-n) 0,1,!.
4anes"ir-) Lanp"ear) dan D-nalds-n melakukan suatu studi $ang %uga mempertim&angkan fakt-r
usia dengan ter%adin$a OMA. 4anes"ir- men$atakan &a"#a OMA merupakan pen$akit $ang umum
ter%adi pada &a$i) &alita) dan anak(anak) sedangkan kasus OMA pada -rang de#asa %uga perna"
dilap-rkan ter%adi) namun dengan frekuensi $ang tidak setinggi pada anak(anak (4anes"ir-) 0,1,!. Di
Amerika erikat) Lanp"ear) dkk men$atakan &a"#a -titis media merupakan diagn-sis $ang paling sering
ditegakkan pada anak(anak pra(sek-la") &a"kan ke%adiann$a meningkat selama dekade terak"ir
(Lanp"ear dkk) 1**9!. D-nalds-n (0,1,! &a"kan menun%ukkan &a"#a 9,: dari anak(anak mengalam%1 1
kali serangan OMA se&elum usia 0 ta"un. Di 4anada) Du&e) dkk (0,11! melakukan studi di Gue&e8 dan
mendapatkan &a"#a pada usia / ta"un) ;,(9,: anak tela" mengalami minimal 1 kali epis-de OMA.
15
ambar !" Perbandingan Tuba Eustachius Pada Anak dan #e$asa
(sum&er@ "ttp@AAak"irn$a(aku(ta"u.&l-gsp-t.8-mA0,1,A10Aasap(r-k-k(dapat(keluar(melalui(
telinga."tml !
0.9 tadium
1,
OMA dalam per%alanan pen$akitn$a di&agi men%adi lima stadium) &ergantung pada peru&a"an
pada muk-sa telinga tenga") $aitu stadium -klusi tu&a Eustachius, stadium "iperemis atau stadium
pre(supurasi) stadium supurasi) stadium perf-rasi dan stadium res-lusi
1,
Gambar $. Gambaran 'embran timpani n!rmal
Sumber : http://henn(&arti&a.)!rdpre."!m/2##7/12/2%/!titi-media-a&ut/
Peru&a"an muk-sa tenga" se&agai aki&at infeksi dapat di&agi men%adi 2 stadium@
A. tadium Oklusi 5u&a Eusta8"ius.
5anda adan$a -klusi tu&a eusta8"ius iala" gam&aran retraksi mem&rane t$mpani
aki&at ter%adin$a tekanan negati'e dalam telinga tenga") aki&at a&s-r&si udara. 4adang(
kadang mem&ran timpani tampak n-rmal (tidak ada kelainan! atau &er#arna keru"
pu8at. Efusi mungkin tela" ter%adi) tetapi tidak dapat dideteksi. tadium ini sukar
di&edakan dengan -titis media ser-sa $ang dise&a&kan -le" 'irus atau alergi.
1,
16
"al ini diaki&atkan -le" adan$a radang di muk-sa "idung dan nas-faring karena
infeksi saluran nafas atas &erlan%ut ke muk-sa tu&a eusta8"ius. 4eadaan ini
mengaki&atkan fungsi tu&a eusta8"ius dan muk-sa 8a'um t$mpani. Aki&atn$a muk-sa
tu&a eusta8"ius mengalami edema $ang akan men$empitkan lumen tu&a eusta8"ius.
4eadaan ini mengaki&atkan fungsi tu&a eusta8"ius terganggu (fungsi 'entilasi dan
drainase!. ?angguan fungsi ini antara lain men$e&a&kan &erkurangn$a pem&erian
-ksigen kedalam 8a'um t$mpani &erkurang ("ip-tensi!) men%adi kurang dari 1 atm dan
dise&ut 'a8um. 4-ndisi 'akum selan%utn$a akan men$e&a&kan ter%adin$a peru&a"an
pada muk-sa t$mpani) &erupa@
0
Peningkatan permea&ilitas pem&ulu" dara" dan limfe.
Peningkatan permea&ilitas dinding sel.
5er%adin$a pr-liferasi sel kelen%ar muk-sa.
Peru&a"an $ang ter%adi pada muk-sa 8a'um t$mpani terse&ut) mengaki&atkan
ter%adin$a perem&esan 8airan kedalam 8a'um t$mpani (transudasi!. 4eadaan ini dise&ut
se&agai Hidr-ps e< 'a8u-. 4adang(kadang mem&rane t$mpani tampak n-rmal (tidak
ada kelainan! atau &er#arna keru" pu8at. Dimana gangguan telinga $ang dirasakan
aki&atn$a 'a8uum "$dr-ps e< 'a8u-. 4elu"an $ang dirasakan@ telinga terasa penu"
(seperti kemasukan air!) pendengaran terganggu) n$eri pada telinga (-talgia!) tinnitus.
0
Pada pemeriksaan -t-sk-pi didapat gam&aran mem&rane t$mpani &eru&a" men%adi
retraksiAtertarik ke medial (dengan tanda(tanda! le&i" 8ekung) &re'is le&i" men-n%-l)
manu&rium mallei le&i" "-riF-ntal dan le&i" pendek) plika anteri-r tidak tampak lagi
dan refleks 8a"a$a "ilang atau &eru&a"
0
B. tadium Hiperemis.
Pada stadium "iperemis) tampak pem&ulu" dara" $ang mele&ar di mem&rane
t$mpani atau seluru" mem&rane t$mpani tampak "iperemis serta edema se8ret $ang
tela" ter&entuk mungkin masi" &ersifat eksudat $ang ser-usa se"ingga masi" sukar
terli"at.
1,
17
Gambar %. 'embran Timpani *iperemei
Sumber : http://henn(&arti&a.)!rdpre."!m/2##7/12/2%/!titi-media-a&ut/
=. tadium upurasi (B-m&ans!.
Edema $ang "e&at pada muk-sa telinga tenga" dan "an8urn$a sel epitel
superfi8ial) serta ter&entukn$a eksudat $ang purulen di 8a'um t$mpani) men$e&a&kan
mem&rane t$mpani men-n%-l (&ulging! keara" liang telinga luar. Pada keadaan ini
pasien tampak sangat sakit) nadi dan su"u meningkat) seerta rasa n$eri di telinga
&ertam&a" "e&at.
1,
Apa&ila tekanan nana" di 8a'um t$mpani tidak &erkurang) maka ter%adi iskemia)
aki&at tekanan pada kapiler(kapiler) serta tim&ul tr-m&-fle&itis pada 'ena('ena ke8il
dan nekr-sis muk-sa dan su& muk-sa. Nekr-sisi ini pada mem&rane t$mpani terli"at
se&agai daera" $ang le&i" lem&ek dan kekuningan. Ditempat ini akan ter%adi rupture.
1,
Bila tidak dilakukan insisi mem&ran timpani (miring-t-mi! pada stadium ini) maka
kemungkinan &esar mem&ran timpani akan ruptur dan nana" keluar ke liang telinga
luar. Dengan melakukan miring-t-mi luka insisi akan menutup kem&ali) sedangkan
apa&ila ter%adi ruptur) maka lu&ang tempat ruptur (perf-rasi! tidak muda" menutup
kem&ali.
1,
1$
Pada -rang de#asa &iasan$a datang dengan kelu"an -talgia "e&at) pada penderita
&a$i dan anak re#el dan gelisa") demam tinggi dan IPA $ang disertai &iasan$a masi"
ada. Pada pemeriksaan -t-sk-pi@ pada meatus akustikus e<ternus tidak didapatkan
se8ret) mem&rane timpani tampak "iperemi) 8em&ung kea ra" lateral (&-m&ans!)
5erkadang tampak adan$a pulsasi (keluar nana" dari lu&ang perf-rasi sesuai dengan
den$utan nadi.
0
Gambar 1#. 'embran timpani +ulging dengan pu purulen
Sumber : http://henn(&arti&a.)!rdpre."!m/2##7/12/2%/!titi-media-a&ut/
D. tadium Perf-rasi.
4arena &e&erapa se&a& seperti terlam&atn$a pem&erian anti&i-ti8 atau 'irulensi
kuman $ang tinggi) maka ter%adi rupture mem&rane t$mpani dan nana" keluar mengalir
dari telinga tenga" ke liang telinga luar) aki&atn$a n$eri $ang dirasakan penderita
&erkurang. elain itu dise&a&kan -le" tekanan $ang tinggi pada 8a'um t$mpani aki&at
kumpulan mu8-us) a"kirn$a menim&ulkan perf-rasi pada mem&rane t$mpani.
0)1,
4elu"an $ang di rasakan suda" &an$ak &erkurang) karena tekanan di 8a'um
t$mpani suda" &an$ak &erkurang) selain itu keluar 8airan dari telinga) penurunan
pendengaran dan kelu"an infeksi saluran nafas atas masi" di rasakan) pada pemeriksaan
-t-sk-pi meatus e<ternus masi" didapati &an$ak muk-pus dan setela" di&ersi"kan akan
1%
tampak mem&rane t$mpani $ang "iperemis dan perf-rasi paling sering terletak di
sentral
0
?am&ar 11. Mem&ran timpani perf-rasi
um&er @ http://henn(&arti&a.)!rdpre."!m/2##7/12/2%/!titi-media-a&ut/
E. tadium Ces-lusi
Bila mem&rane t$mpani tetap utu") maka keadaan mem&rane t$mpani &erla"an(la"an
akan n-rmal kem&ali. Bila suda" ter%adi perf-rasi) maka se8ret akan &erkuran dan
m-ngering. Bila da$a ta"an tu&u" &aik dan 'irulensi kuman renda" maka res-lusi dapat
ter%adi #alaupun tanpa peng-&atan. Pada stadium ini ke&an$akan $ang masi" dirasakan
adan$a gangguan pendengaran) kelu"an se&elumn$a suda" tidak dirasakan lagi. Pada
pemeriksaan -t-sk-pi meatus akustikus e<ternus &ersi" dari se8ret) mem&rane t$mpani
tidak tampak lagi) #arnan$a suda" kem&ali lagi seperti mutiara) $ang masi" tampak
adala" perf-rasi pars tensa.
0
0.+ ?e%ala 4linis
2#
?e%alan 4linik Otitis Media upuratif Akut &ergantung pada stadium pen$akit serta umur
pasien. Pada anak $ang suda" dapat &er&i8ara kelu"an utama adala" rasa n$eri di dalam telinga)
kelu"an di samping su"u tu&u" $ang tinggi. Biasan$a terdapat ri#a$at &atuk pilek se&elumn$a.
Pada anak $ang le&i" &esar atau pada -rang de#asa) selain rasa n$eri terdapat pula
gangguan pendengaran &erupa rasa penu" di telinga atau rasa kurang dengar. Pada &a$i dan anak
ke8il ge%ala k"as OMA iala" su"u tu&u" tinggi dapat sampai /*)2
,
= (pada stadium supurasi! )
anak gelisa" dan sukar tidur) ti&a(ti&a anak men%erit #aktu tidur) diare) ke%ang(ke%ang dan
kadang H kadang anak memegang telinga $ang sakit. Bila ter%adi ruptur mem&ran timpani) maka
sekret mengalir ke liang telinga) su"u tu&u" turun dan anak tertidur tenang.
1,
0.* Diagn-sa
0
Diagn-sis OMA "arus memenu"i tiga "al &erikut
A. Pen$akitn$a tim&ul mendadak (akut!
B. Ditemukann$a tanda efusi (efusi@ pengumpulan 8airan disuatu r-ngga tu&u"! di telinga
tenga". Efusi di&uktikan dengan adan$a sala" satu di antara tanda &erikut@
1. Menggem&ungn$a gendang telinga.
0. 5er&atasAtidak gerakan gendang telinga.
/. Adan$a &a$angan 8airan di&elakang gendang telinga.
6. =airan $ang keluar dari telinga.
=. Adan$a tanda atau ge%ala peradangan telinga tenga") $ang di&uktikan adan$a sala" satu
tanda &erikut@
1. 4emera"an pada gendang telinga
0. N$eri telinga $ang mengganggu tidur dan akti'itas n-rmal.
21
0.1, Penatalaksanaan
Peng-&atan OMA tergantung pada stadium pen$akitn$a @
1,
A. Pada stadium -klusi tu%uann$a adala" mengem&alikan fungsi tu&a eusta8"ius
se8epatn$a) se"ingga tekanan negatif di telinga tenga" "ilang. Untuk itu di&erikan -&at
tetes "idung. H=L efedrin ,)2 : dalam larutan fisi-l-gis (anak . 10 ta"un! atau H=l
efedrin 1 : dalam larutan fisi-l-gik untuk $ang &erumur di atas 10 ta"un dan pada
-rang de#asa. elain itu sum&er infeksi "arus di-&ati. Anti&i-tika di&erikan apa&ila
pen$e&a& pen$akit adala" kuman) &ukan -le" 'irus atau alergi
B. Pada stadium "iperemis) terapi $ang di&erikan adala" anti&i-ti8) -&at tetes "idung dan
analgetik. Anti&i-ti8 $ang dian%urkan adala" g-l-ngan ampi8illin dan penisilin. 5erapi
a#al di&erikan penisilin intramus8ular agar didapatkan k-sentrasi $ang le&i" adekuat di
dalam dara") se"ingga tidak ter%adi mast-iditis $ang terselu&ung) gangguan pendengaran
se&agai ge%ala sisa dan kekam&u"an. Pem&erian dian%urkan selama 9 "ari. Pada anak
ampisilin di&erikan dengan d-sis 2,(1,, mgAkgBBA"ari) di&agi dalam 6 d-sis) atau
am-ksisilin 6, mgAkgBBA"ari di&agi dalam / d-sis) atau eritr-misisn 6, mgAkgBBA"ari.
=. Pada stadium supurasi) selain di&erikan anti&i-tika) idealn$a "arus disertai dengan
miring-t-mi) &ila mem&ran timpani masi" utu". Dengan miring-t-mi ge%ala(ge%ala klinis
le&i" 8epat "ilangdan ruptur dapat di"indari.
D. Pada stadium perf-rasi sering terli"at sekret &an$ak keluar dan kadang terli"at sekret
keluar se8ara &erden$ut (pulsasi!. Peng-&atan $ang di&erikan adala" -&at 8u8i telinga
H0O0 /: selama /(2 "ari serta anti&i-ti8 $ang adekuat. Biasan$a sekret akan "ilang dan
perf-rasi dapat menutup kem&ali dalam #aktu 9(1, "ari.
E. Pada stadium res-lusi) maka mem&ran timpani &erangsur n-rmal kem&ali) sekret tidak
ada lagi dan perf-rasi mem&ran timpani menutup. Bila tidak ter%adi res-lusi &iasan$a
22
akan tampak sekret mengalir di liang telinga luar melalui perf-rasi di mem&ran timpani.
4eadaan ini dapat dise&a&kan karena &erlan%utn$a edema muk-sa telinga tenga". Pada
4eadaan demikian anti&i-tika dapat dilan%utkan sampai / minggu. Bila / minggu setela"
peng-&atan sekret masi" tetap &an$ak) kemungkinan tela" ter%adi mast-iditis. Bila OMA
&erlan%ut dengan keluarn$a sekret dari telinga tenga" le&i" dari / minggu) maka keadaan
ini dise&ut -titis media supuratif su&akut. Bila perf-rasi menetap dan sekret tetap keluar
le&i" dari satu setenga" &ulan atau dua &ulan) maka keadaan ini dise&ut Otitis Media
upuratif 4r-nis (OM4!
5a&el 1. D-sis Anti&i-tika pada OMA
Anti&i-tika D-sisA06 %am
Am-ksisilin 6,mgAkgBB dalam / d-sis
Ampisilin 2,(1,, mgAkgBB dalam 6 d-sis
Eritr-misis(ulfis-ksaF-l 6, mgAkgBB (E! dan 10, mgAkgBB (! 6 d-sis
Am-ksisilin(kla'ulanat 6, mgAkgBB dalam / d-sis
ulfamet-ksaF-l(trimet-prim + mg(5MP! dan 6, mg(MI! dalam 0 d-sis
efiksim + mgAkgBB dalam 1 d-sis
P%&ATA'AKSA&AA& (%#A) PA#A OT*T*S M%#*A AKUT
+
Miringotomi , Timpanosintesis
Miring-t-mi atau timpan-sintesis merupakan terapi &eda" pada OMA $ang p-puler
pada ta"un 1*2,(1*;,(an. Indikasin$a dalam peng-&atan OMA di%elaskan -le" Astle$ =--per
(1+,0!. 8"#artFe) 2, ta"un kemudian mengatakan@ J5idak ada pr-sedur &eda" lain $ang dapat
dilakukan untuk men$elamatkan ke"idupan sese-rang selain dengan menge'akuasi pus
se8ara &i%aksana dari ka'um timpani melalui insisi pada mem&rana timpaniJ.
4etika terapi anti&i-tika gagal dan pasien tetap &erada dalam sakit $ang akut pada
OMA) tindakan miring-t-mi ini dapat dilakukan. Pr-sedur ini merupakan pr-sedur terapi $aitu
dengan meng"ilangkan tekanan udara di telinga tenga") dan %uga pr-sedur $ang &ertu%uan untuk
diagn-stik karena 8airan $ang didapat dari tindakan miring-t-mi dapat dikirim untuk kultur dan
sensiti'itas.
23
Miring-t-mi dapat dilan%utkan dengan pemasangan pipa 'entilasi ke telinga tenga".
5eknik ini diusulkan -le" P-litFer tetapi dip-pulerkan -le" Armstr-ng (1*26!. e%ak saat itu 8ara ini
men%adi teknik $ang p-puler untuk memperta"ankan pem&ersi"an 8airan telinga tenga") meminimalkan rekurensi
epis-de OMA dan meng-ptimalkan pendengaran selama masa(masa perkem&angan &er&i8ara. Pemasangan pipa
'entilasi ini %uga merupakan terapi pada -titis media efusi.
Simple Mastoidectom- , Mastoidectom- Sederhana
Operasi mast-idekt-mi seder"ana ini pertama kali dilakukan pada a#al a&ad 1* dan >ean
Petit adala" -rang pertama $ang mengusulkan untuk melakukan -perasi ini pada ra%a Peran8is)
="arles II) $ang pada #aktu itu mengalami telinga &erair disertai demam dan penurunan
kesadaran.
8"#artFe (1+9/! mengem&angkan dan men%elaskan teknik dan indikasi -perasi untuk
mem&ersi"kan k-rteks mast-id dan mem&ersi"kan sistem sel udara $ang terli&at dalam infeksi
se"ingga memungkinkan ter%adin$a drainase $ang &aik dalam seluru" ruang timpan-mast-id
$ang saat ini dikenal dengan 'simple mastoidectom'' atau !Sch"artze' operation'
Operasi ini diindikasikan untuk kasus(kasus OMA $ang gagal dengan terapi anti&i-tika
atau mulai menu%u ke mast-iditis k-alesen. Operasi ini selain &ertu%uan untuk menge'akuasi a&ses k-alesen
dari mast-id pada OMA %uga merupakan penatalaksanaan &eda" untuk OM4 tanpa k-lesteat-ma. eiring dengan
kema%uan pengeta"uan) teknik -perasi ini tidak "an$a dilakukan untuk mem&ersi"kan pen$akit pada ruang mast-id
tetapi %uga untuk mem&erikan akses ke struktur $ang le&i" dalam dari tulang temp-ral seperti $ang diker%akan dalam
-perasi implant k-klear atau -perasi untuk telinga dalam.
Gambar 12. 'iring!t!mi , Sumber :
http://medi"al-
di"ti!nar(.the,reedi"ti!nar(."!m/m(ring!t!m(
24
0.11 4-mplikasi dan Pr-gn-sa
1,
e&elum ada anti&i-tika) Otitis Media upuratif Akut dapat menim&ulkan k-mplikasi
$aitu a&ses su&(peri-steal sampai k-mplikasi $ang &erat &erupa meningitis dan a&ses -tak.
ekarang setela" adan$a anti&i-tika) semua %enis k-mplikasi itu &iasan$a didapatkan se&agai
k-mplikasi dari OM4.
Pr-gn-sa umumn$a &aik %ika pasien &er-&at teratur) &elum tim&ul k-mplikasi dan
gangguan pendengaran masi" ringan.
BAB III
25
4EIMPULAN
Otitis media supuratif akut iala" infeksi akut $ang mengenai muk-peri-steum ka'um
timpani dengan disertai pem&entukan sekret purulen $ang &erlangsung selama / minggu atau
kurang karena infeksi &akteri pi-genik
0)+
4uman pen$e&a& utama pada OMA iala" &akteri pi-genik) seperti Streptokokus
hemolitikus, Stafilokokus aureus, Pneumokokus. elain itu kadang(kadang ditemukan %uga
Hemofilus Influenza, Escherichia colli, Streptokokus anhemolitikus, Proteus vulgaris dan
Pseudomonas aeusoginosa. Haemofillus influenza sering ditemukan pada anak $ang &erusia
di&a#a" 2 ta"un.
1,
Otitis Media upuratif Akut ini le&i" sering mengenai anak(anak dan &a$i daripada -rang
de#asa karena 5u&a Eusta8"iusn$a $ang pendek) le&ar dan letakn$a agak "-ris-ntal. . elain itu)
sistem perta"anan tu&u" atau status imun-l-gi anak %uga masi" renda".
9
Peru&a"an muk-sa telinga tenga" se&agai aki&at infeksi dapat di&agi atas 2 stadium @ 1.
tadium -klusi tu&a Eusta8"ius) 0. tadium "iperemesis) /. tadium supurasi. 6. tadium
perf-rasi dan 2. tadium res-lusi. 4eadaan ini &erdasarkan pada gam&aran mem&ran timpani
$ang diamati melalui liang telinga luar.
1,
tandar terapi terkini pada OMA adala" pem&erian antimikr-&a &erdasarkan empiris atau sesuai dengan
kuman pen$e&a& $ang di%umpai pada kultur selama 1,(16 "ari. Anti&i-tika $ang di&erikan pada OMA adala"
g-l-ngan am-ksisilin (6,mgAkgBBA06%am!) am-ksisilin(kla'ulanat (6,mgAkgBBA06%am!) ampisilin (2,(
1,,mgAkgBBA06%am!) eritr-misin(sulfis-ksaF-l (E@ 6,mgAkgBBA06%am (10,mgAkgBBA06%am!) sulfamet-ksaF-l(
trimet-prim (5@ 6,mgAkgBBA06%am(MI@ 10,mgAkgBBA06%am! dan sefiksim (+mgAkgBBA06%am!. 5erapi &eda"
pada OMA adala" miring-t-miAtimpan-sintesis dan mast-idekt-mi seder"ana.
1
Otitis Media upuratif Akut dapat menim&ulkan k-mplikasi $aitu a&ses su&(peri-steal
sampai k-mplikasi $ang &erat &erupa meningitis dan a&ses -tak. ekarang setela" adan$a
anti&i-tika) semua %enis k-mplikasi itu &iasan$a didapatkan se&agai k-mplikasi dari OM4.
1,
Pr-gn-sa umumn$a &aik %ika pasien &er-&at teratur) &elum tim&ul k-mplikasi dan
gangguan pendengaran masi" ringan.
1,
26
DAE5AC PU5A4A
1. A&-et) A. 0,10. #erapi Pada $titis %edia Supuratif Akut. Departemen 5elinga Hidung 5engg-r-k dan
Beda" 4epala Le"er Eakultas 4ed-kteran Uni'ersitas umatera UtaraACUP H. Adam Malik) Medan
0. (Husnul) 4 .0,10. $titis %edia Akut. Diam&il dari
"ttp@AA###.s8ri&d.8-mAd-8A1116/9*69AOtitis(Media(upuratif(Akut diakses pada
tanggal 1/ mei 0,1/) %am 1/ 21
27
/. =anter C>. Acute Suppurative $titis %edia. In @ 4err A?) ed. 8-tt Br-#nKs
Ot-lar$ng-l-g$. i<t" editi-n. L-l. /. Butter#-rt"(Heinemann) L-nd-n) 1**9) /A*A1(9.
6. Heal$ ?B. C-s&e 4M. Otitis Media and Middle Ear Effusi-ns. In@ BallengerKs
Ot-r"in-lar$g-l-g$ Head and Ne8k urger$. i<teent" editi-n. B= De8ker In8. Ontari-)
0,,/) 06*(2*.
2. -epardie EA) Iskandar N) Bas"irudin >) Cestuti CD) edit-r. Buku A%ar Ilmu 4ese"atan
5elinga Hidung 5engg-r-k 4epala Le"er. >akarta@ Eakultas 4ed-kteran Uni'ersitas
Ind-nesia. 0,,9.
;. M--re ?E) Ogren EP) N-nkers A>) 1*+*)K Anat-m$ and Em&ri-l-g$ -f t"e Ear)K In Lee
4> (Ed!. 5e<t B--k -f Ot-lar$ng-l-g$ and Head and Ne8k urger$) Elsei'er) Ne# N-rk)
1(00
9. 4umar ) 1**;) urgi8al anat-m$ and P"$si-l-g$)K In Eundamental -f Ear N-se and
5"r-at Disease and Head Ne8k urger$) Ed ;) =al8uta) 19(/;
+. ri Harmad%i dkk. 0,,2. Otitis Media Supuratif Akut dalam Pedoman Diagnosis dan Terapi
Bag/SMF Ilmu Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorok disi III! Surabaya : Rumah Sakit Umum
Dokter Soetomo
*. Iskandar) M. 0,1/. $titis %edia Akut . diam&il dari "ttp@AAd-kter8ute(
fetus.&l-gsp-t.8-mA0,1,A10A-titis(media(akut."tml ) diakses pada tanggal 1/ mei 0,1/ )
%am 1;@06
1,. Iainul A) dkk . 0,1,. "elainan Telinga Tenga# dalam Buku A$ar Ilmu "ese#atan Telinga
Hidung Tenggorok "epala dan %e#er edisi keenam! Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia
11. Dani) M. 0,10. $titis %edia Supuratif Akut. Diam&il dari
"ttp@AA###.s8ri&d.8-mAd-8A*220*996AOtitis(Media(Akut !) diakses pada tanggal 12 Mei
0,1/) %am 10.61
10. D%aafar dkk. 0,1,. &uku A'ar #H#()* Edisi keenam. >akarta@ E4 Uni'.Ind-nesia.
2$