Anda di halaman 1dari 29

Metode

Penelitian
Sosial
Tri Tjahyono, S,Sos. M.Si.
(Jenis
Penelitian)
Jenis Penelitian
Penelitian Murni (Pure Research) : Penelitian Terapan
Penelitian Aksi : Penelitian Kebijakan
Penelitian Evaluasi
Berdasarkan kegunaan
Penelitian Deskriptif : Penelitian Eksplanatoris
Penelitan Eksploratoris
Tujuan Yang Hendak Dicapai
Penelitian Survei : Penelitian Kasus
Penelitian Eksperimental : Penelitian Grounded
Metode yang digunakan
Penelitian Kancah (Field Research)
Penelitian Kepustakaan
Lokasi Penelitiannya
Jenis Penelitian
Penelitian Murni (Pure Research)
Penelitian untuk mengembangkan
konsep, teori, menguji hipotesis atau
menguji kebenaran suatu teori
Penelitian ini tidak punya kegunaan
langsung bagi pemecahan suatu
masalah tertentu
Hasil penelitian ini dapat ditambahkan
dalam piramida ilmu itu sendiri
Penelitian Terapan


Penelitian untuk memecahkan masalah/
penyakit masyarakat tertentu.
Kegunaannya bersifat praktis, yaitu untuk
mengatasi persoalan yang segera
dipecahkan
Dalam kenyataannya, antara penelitian
murni dan terapan sering terjadi tumpang
tindih. Hasil penelitian dapat dijadikan
dasar bagi pemecahan suatu masalah
tertentu dan sebaliknya hasil penelitian
terapan dapat mengembangkan teori
Penelitian Terapan
Aspek Dasar Terapan
Audiens Utama Komunitas ilmiah
(peneliti lainnya)
Praktisi, peserta (bukan
peneliti)
Evaluator Rekan sesama peneliti Praktisi, penyelia
Otonomi peneliti Tinggi Rendah Menengah
Kekuatan penelitian Sangat tinggi Bervariasi, menengah
Prioritas tertinggi Kebenaran yang
diverifikasikan
Relevansi
Tujuan Menciptakan
pengetahuan baru
Menyelesaikan suatu
masalah praktis
Keberhasilan
diindikasikan oleh
Publikasi dan dampak
terhadap pengetahuan
Aplikasi langsung untuk
mengatasi kekuatiran/
masalah tertentu
Perbandingan Penelitian Dasar dan Terapan
Bentuk Penelitian Terapan
Evaluasi
Berorientasi pada tindakan
Penilaian terhadap dampak sosial
Penelitian Evaluasi





Penelitian untuk menilai suatu program,
kegiatan atau kebijakan yang ditujukan untuk
mengintervensi masyarakat.
Penelitian ini untuk memberi umpan balik
agar suatu program , kegiatan atau
kebijakan memberi dampak sesuai yang
diharapkan.
Evaluasi memiliki 3 Fokus, yaitu:
1. Konseptualisasi Program,
2. Pelaksanaan Program dan
3. Dampak dari suatu program
Evaluasi
Penelitian evaluasi : penelitian terapan yang
mencoba menentukan seberapa baik suatu
program atau kebijakan bekerja atau
mencapai tujuan dan sasaran.
Teknik penelitian : survei dan penelitian
lapangan etnografi.
Tekanan bagi peneliti evaluasi : kepentingan
pada program yang kontroversial

Penelitian Aksi



Penelitian untuk mengatasi masalah
dengan cara memberi tindakan-tindakan
nyata.
Kegiatan diawali dengan pengumpulan
data
Berdasarkan analisis data, dirumuskan
strategi tertentu untuk memecahkan
masalah.
Selanjutnya dilakukan tindakan
(treatment) tertentu
Berorientasi pada tindakan
Penelitian berorientasi pada tindakan : penelitian
terapan yang tujuan utamanya memfasilitasi
perubahan sosial atau membawa tujuan sosial-politik
yang berorientasi pada nilai.
Action research mencoba untuk menyeimbangkan
hubungan kekuatan antara peserta penelitian dan
peneliti.
Participatory action research : peneliti dengan
peserta secara aktif membantu merancang dan
melaksanakan studi penelitiannya. Jenis penelitian
ini menekankan pada upaya mendemokratisasikan
tindakan kolektif, serta mengasumsikan bahwa
pengetahuan timbul dari partisipasi dalam penelitian.

Penelitian Kebijakan




Penelitian yang berdasarkan pada data
yang ada, dapat dirumuskan suatu
kebijakan tertentu.
Kebijakan dapat berupa peraturan,
undang-undang, surat keputusan dan
lain sebagainya yang memiliki kekuatan
hukum tertentu.
Penilaian Dampak Sosial
Penelitian penilaian dampak sosial : penelitian
terapan yang mendokumentasikan kemungkinan
konsekuensi untuk berbagai bidang kehidupan
sosial apabila perubahan baru berskala besar
dihadirkan ditengah-tengah komunitas.
Memperkirakan kemungkinan konsekuensi
sosial dalam kemajuan perubahan yang
direncanakan (pembangunan perumahan,
industri dll).

Jenis Penelitian
Penelitian Eksplorasi
Subjeknya sangat baru
Merumuskan pertanyaan yang dapat
diajukan dalam penelitian di masa
datang
Menjawab pertanyaan : APA
Peneliti : kreatif, pikiran terbuka, fleksibel,
sikap investigasi, menyelidiki seluruh
informasi
Tujuan Penelitian ekslorasi : menyelidiki persoalan/
fenomena yang sedikit sekali dipahami dan
mengembangkan gagasan awal mengenai hal tersebut
dan beranjak kepada penyempurnaan pertanyaan-
pertanyaan penelitian.
Penelitian Deskripsi
Menyajikan gambaran spesifik mengenai
situasi penataan sosial/ hubungan.
Menyajikan gambaran mengenai jenis orang
atau aktivitas sosial
Menjawab pertanyaan : Bagaimana, Siapa
Menyelidiki persoalan baru
Teknik pengumpulan data ; survei, penelitian
lapangan, analisis isi (content), penelitian
komparatif sejarah.
Tujuan Penelitian deskriptif : memberikan gambaran
dengan kata-kata dan angka serta menyajikan profil
(persoalan), klasifikasi jenis, guna menjawab pertanyaan
seperti Siapa, Bagaimana, Kapan , Dimana.
Penelitian Eksplanatori
Menjawab pertanyaan : Mengapa
Berdasarkan penelitian eksplorasi dan
deskriptif.
Mencari penyebab persoalan dan alasan
Memberikan bukti empiris sebagai
pembanding untuk mendukung atau
menyanggah fenomena
Tujuan Penelitian eksplanatori : menjelaskan alasan
terjadinya peristiwa, dan untuk membentuk,
memperdalam, mengembangkan atau menguji teori.
Jenis Penelitian
Penelitian Survei




Penelitian ini mengumpulkan data
terhadap sejumlah individu yang
dianggap representatif mewakili
populasinya untuk memperoleh sejumlah
nilai-nilai tertentu atas sejumlah variabel
yang dipilih.
Penelitian survei dapat juga
dipergunakan untuk melihat hubungan
antara 2 variabel atau lebih.
Penelitian Kasus




Bertujuan untuk mempelajari gejala-gejala
sosial melalui analisis yang terus menerus
tentang kasus yang dipilih.
Kasusnya bisa orang/individu, kelompok,
suatu episode, suatu proses, komunitas atau
masyarakat.
Metode studi kasus memberi ciri tunggal
terhadap data yang sedang dipelajari dan
menghubungkan keanekaragaman fakta-
fakta terhadap kasus yang tunggal itu.
Penelitian kasus dapat dilakukan terhadap
kasus tunggal maupun kasus ganda.
Penelitian Eksperimental




Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki
kemungkinan saling hubungan sebab
akibat antar dua variabel atau lebih
dengan memberikan perlakuan
(treatment) tertentu pada kelompok
yang dicoba.
Untuk mengetahui pengaruh dari
treatment, maka kelompok yang dicoba
dibandingkan dengan kelompok lain
yang tidak diberi treatment.
Penelitian Grounded




Penelitian ini tujuannya untuk menghasilkan
teori yang ditarik secara induktif dari studi
yang mendalam.
Penelitian induktif yang empiris mengarahkan
peneliti pada kategori dari data yang peneliti
kumpulkan.
Selanjutnya peneliti menghubungkan antara
kategori yang satu dengan kategori lainnya
sebagai dasar pembentukan hipotesa kerja.
Begitu seterusnya data dikumpulkan untuk
memperkuat/merevisi hipotesis kerjanya.
Bila tidak ada lagi kasus negatif, hipotesis
kerja berkembang menjadi hipotesis.
Bila temuannya terus diperkuat maka
hipotesis akan menjadi teori.
Jenis Penelitian
Penelitian Kancah (Field Research)




Penelitian ini dilakukan di suatu wilayah
geografis tertentu dimana peneliti terjun
ke masyarakat melihat apa yang terjadi.
Peneliti mengumpulkan data
berdasarkan atas hasil pengamatan,
wawancara atau kuesioner yang peneliti
berikan kepada para responden.
Penelitian Kepustakaan



Penelitian ini dilakukan dengan cara
peneliti memeriksa bahan-bahan yang
telah ditulis oleh orang lain.
Kegiatan peneliti ialah membaca seluruh
dokumen (baik yang diterbitkan secara
resmi atau yang ada di bahan cetakan,
micro film, micro fisch, pita rekaman atau
sumber lain yang telah dikumpulkan oleh
orang lain.
Prinsipnya peneliti menggunakan data
sekunder sebagai dasar dari analisisnya.
Penelitian Kuantitatif
Teknik Metodologis
Eksperimen
Survei
Analisis Isi
Langkah Penelitian Survei
(Masri)
Merumuskan masalah penelitian dan
menentukan tujuan survei.
Menentukan konsep dan hipotesa serta
menggali kepustakaan.
Pengambilan sampel Pembuatan kuesioner
Pekerjaan lapangan (termasuk memilih dan
melatih pewawancara).
Mengedit dan mengkode
Analisis dan pembuatan laporan.
Silahkan, ada
pertanyaan ???