Anda di halaman 1dari 4

Langkah – Langkah Instalasi SLackware

Slackware sebagai salah satu distro paling tua memiliki penggemar yang cukup banyak. Tapi
para pemula linux entah kenapa selalu beranggapan bahwa Slackware susah untuk dipelajari,
bahkan untuk installasi sekalipun slackware begitu menakutkan untuk pemula.
Sebetulnya slackware tidak lah menakutkan, bahkan installasi nya yang lebih memilih
menggunakan text base masih lebih mudah dibandingkan dengan installasi distro lain yang sudah
mempergunakan GUI yang cantik.
Keuntungan installasi text base adalah tidak diperlukannya resource hardware yang terlalu besar
ketika installasi sehingga installsi akan berjalan lebih cepat.
Biar anda tidak takut dengan installasi text mode Slackware berikut ini saya capture langkah-
langkah installasi dari nol sampai Slackware bisa login. Dan seperti biasa apabila anda klik read
more maka anda akan menemukan banyak sekali gambar (68 gambar) oleh karena itu sabar aja
ya kalo agak lambat buka nya.
Installasi Slackware seperti distro lainnya bisa dilakukan dengan cara boot dari CD atau DVD.
Dan untuk bisa boot dari CD atau DVD tentu saja anda harus merubah susunan boot order bios
anda menjadi CD atau DVD terlebih dahulu. Setelah itu anda bisa mulai memasukan CD atau
DVD Slackware anda dan Installasi pun dimulai seperti berikut ini.

Apabila anda tidak memiliki hardware yang memerlukan driver khusus seperti
harddisk sata atau scsi maka anda bisa langsung tekan enter untuk boot. Tetapi
apabila anda memiliki hardware-hardware khusus silahkan tekan F2 untuk melihat
menu bantuan dan F3 untuk melihat daftar cheat boot Slackware.
Cara menggunakan cheat boot tersebut adalah dengan mengetikan nama yang kita
inginkan. Misalkan anda menggunakan harddisk sata maka anda tinggal
mengetikan sata.i dan enter.

Setelah anda menekan enter maka berikutnya anda akan ditanyakan jenis dari
keyboard yang anda pakai. Apabila anda menggunakan keyboard versi US maka
anda tidak usah pusing lagi tinggal enter saja dan anda akan dibawa ke gambar
berikutnya yaitu tampilan login. Untuk login yang harus anda masukan adalah root
enter dan anda tidak akan ditanyakan password.
Setelah berhasil login yang pertama kali harus anda lakukan adalah membuat
partisi untuk menginstall Slackware. Dan di Slackware anda diberi tools yang sangat
mudah untuk dipakai yaitu cfdisk. Untuk memulai nya cukup ketikan cfdisk.

Yang harus anda ketahui adalah untuk bergerak antar menu anda bisa
menggunakan panah kiri dan kanan. Sementara untuk bergerak antar partisi
menggunakan panah atas dan bawah. Untuk memilih salah satu menu anda harus
menggunakan enter.
Partisi minimal yang harus anda bikin untuk bisa berhasil Install slackware adalah
dua partisi yaitu root ( / ) dan swap. Untuk swap anda bisa mempergunakan
maksimal dua kali besar memori yang terpasang di komputer anda apabila memori
yang anda miliki kurang dari 512 Mega. Apabila RAM yang anda miliki sudah lebih
dari 512 Mega anda cukup membuat swap sebesar RAM yang anda miliki. Supaya
satu partisi bisa menjadi swap, anda harus merubah type dari partisi tersebut dari
Linux menjadi swap. Caranya adalah dengan memilih partisi yang ingin anda rubah
dengan panah atas atau bawah, kemudian pilih type dengan panah kiri atau kanan
kemudian enter. Ketika ditampilkan daftar jenis-jenis partisi anda bisa enter dua kali
langsung atau anda mengetikan kode dari swap partition yaitu 82.
Apabila anda membuat partisi tidak lebih dari empat partisi anda bisa membuat
seluruh partisi sebagai primary partition sementara apabila sudah lebih dari 4,
partisi ke 4 dan seterusnya haruslah logical.
Anda juga harus menentukan satu partisi sebagai bootable partition. Biasanya yang
di set bootable partition adalah root partition.
Setelah semua selesai berikutnya adalah menuliskan perubahan yang barusan kita
buat dengan memilih menu write dan enter kemudian anda harus mengetikan “yes”
tanpa tanda kutip untuk konfirmasi sebelum cfdisk menuliskan hasil perubahan
yang anda lakukan. Sebelum anda memilih write semua perubahan terhadap
harddisk belum dilakukan. Apabila anda merasa ragu dengan perubahan yang anda
lakukan anda bisa keluar tanpa write dan harddisk anda masih tetap seperti
sebelumnya tidak ada data yang hilang.
Langkah terakhir dari pembuatan partisi adalah memilih quit untuk kembali ke
console dan memulai installasi Slackware dengan mengetikan perintah setup dan
enter. Anda akan dibawa ke menu installasi Slackware. Yang harus anda pilih
pertama kali adalah Addswap yaitu menu untuk mengaktifkan swap partition.
Dengan aktifnya swap partition maka apabila memori yang anda miliki tidak cukup
besar maka akan sangat terbantu dengan swap partition sebagai memori virtual
tambahan.

Langkah berikutnya adalah memilih, memformat dan mounting partisi sesuai


dengan yang kita inginkan. Apabila anda membuat lebih dari satu partisi Linux
maka anda akan diberi daftar partisi yang belum di format. Anda harus memilih
satu partisi yang akan dimount sebagai root ( / ) partition pertama kali baru
dilanjutkan dengan partisi-partisi lainnya.
File System yang biasa saya pakai dalam installasi adalah reiserfs dengan alasan
terasa lebih cepat dan stabil dibandingkan ext2 atau ext3 tapi anda bisa memilih
yang mana saja karena disini hanyalah masalah selera saja.
Proses selanjutnya adalah memilih source installasi. Cara paling mudah, murah dan
cepat adalah dengan menggunakan CD / DVD. Anda bisa saja menggunakan media
yang lain seperti http, ftp atau nfs tetapi tetap tidak akan lebih cepat dan mudah
dibandingkan dengan CD / DVD paling ngga anda tidak perlu sibuk mengatur source
address dan lain sebagainya. Tetapi cara installasi dari ftp atau http bisa jadi opsi
apabila anda tidak memiliki CD / DVD untuk install.

Selanjutnya adalah anda sabar menunggu. Perlu beberapa menit untuk


menyelesaikan proses installasi ini. Disini anda bisa tinggalkan sebentar komputer
anda untuk sekedar membuat secangkir kopi dan cari angin di luar.
Setelah proses install aplikasi selesai selanjutnya adalah memilih source kernel
yang akan anda install. Berhubung kita menginstall menggunakan CD / DVD maka
anda bisa langsung saja memilih CDROM sebagai source kernel, kemudian anda
pilih kernel mana yang akan anda pergunakan. Pilihan pertama yang ditampilkan
(di sorot) adalah kernel yang sesuai dengan apa yang anda pilih ketika boot
pertama kali menggunakan CD dan biasanya itu adalah type kernel yang paling
sesuai dengan komputer anda. Tetapi apabila karena sesuatu hal anda harus
merubah pilihan kernel anda bisa dengan mudah memilih jenis kernel yang anda
perlukan.

Selanjutnya adalah menginstall linux loader atau lilo. Anda bisa memilih simple
untuk installasi dengan mudah atau anda bisa memilih expert yang walaupun
dibilang expert tetapi tetap sangat mudah jadi jangan takut mencoba memilih
expert. Untuk pilihan lokasi penginstallan lilo anda bisa memilih MBR tenang saja
cukup aman koq. Kalaupun terjadi error anda masih bisa memperbaikinya nanti
(kalo bisa)

Berikutnya adalah memilih jenis mouse dan gpm (mouse akan aktif walaupun anda
hanya menggunakan console, sangat berguna untuk copy paste text).

Setelah menginstall linux loader selesai selanjutnya adalah setting network, disini
anda harus mempersiapkan dulu IP address, netmask, gateway, dns, domain dan
host untuk komputer anda ini. Apabila anda tidak tahu coba tanyakan kepada
admin jaringan anda. Tetapi apabila anda tidak terhubung ke jaringan tetapi tetap
ingin bermain-main dengan slackware anda bisa mengisi setting network disini
dengan nilai seadanya asal masih mengikuti kaidah tcp/ip.

Apabila setting network sudah selesai, selanjutnya adalah menu untuk memilih
service apa saja yang ingin dijalankan ketika Linux pertama kali dijalankan. Anda
bisa memilih secara default saja karena nanti setelah boot pertama anda bisa
dengan mudah menghidupkan atau mematikan service ini.

Berikutnya adalah menu untuk menambah font dan pemilihan time zone. Untuk font
saya tidak memilih font tambahan saya pilih no saja dan untuk timezone saya
sesuaikan dengan lokasi saya, jadi saya pilih Asia/Jakarta.

Kemudian setelah pemilihan timezone selesai, Langkah terakhir adalah membuat


password untuk root. Untuk password root ini anda disarankan menggunakan
password yang bagus (tidak mudah ditebak dan mengkombinasikan hurup dan
angka serta karakter khusus). Apabila anda membuat password yang terlalu lemah
atau mudah ditebak maka Slackware akan memberi peringatan bahwa password
anda lemah. Tetapi anda tetap bisa memaksakan untuk menggunakan password
tersebut.
Dengan selesainya pembuatan password root maka andapun sudah menyelesaikan
seluruh tahap installasi Slackware. Selanjutnya adalah kembali ke menu utama
installasi, keluar ke console dengan memilih menu exit, dan menekan kombinasi
key ctrl + alt + del untuk reboot.

Sekarang tibalah saat nya anda berdo’a. Mudah-mudahan semua yang anda
lakukan benar dan Slackware anda bisa dipakai dengan lancar . Contoh berikut
adalah hasil installasi yang sukses dimulai dari boot sampai login prompt

Berhubung keyboard yang saya pakai tidak terlalu bagus (ada beberapa key yang
error) jadi untuk mengetik password susah banget ya sementara sekian aja dulu
Installasi Slackware telah selesai. Selanjutnya anda bisa berharap saya melanjutkan
artikel installasi ini dengan artikel config pertama slackware mudah-mudahan
penyakit males nya tidak kambuh terlalu lama.