Anda di halaman 1dari 4

PENGUJIAN GENTENG BETON

A. JENIS PENGUJIAN
1. Pengujian visual genteng beton
2. Pengujian daya rembesan genteng beton
3. Pengujian panjang dan lebar berguna
4. Pengujian beban lentur genteng beton

B. ALAT DAN BAHAN
1. Pengujian Visual Genteng Beton
a. Alat : jangka sorong, mistar
b. Bahan : genteng beton
2. Pengujian Daya Rembesan Genteng Beton
a. Alat : kompor listrik, bak seng dan sendok
b. Bahan : genteng beton dan lilin
3. Pengujian Panjang dan Lebar Berguna
a. Alat : mistar/roll meter dan 1 set rangkaian usuk dan reng
b. Bahan : genteng beton
4. Pengujian Beban Lentur Genteng Beton
a. Alat : Universal Testing Machine (UTM) dan mal genteng beton
b. Bahan : genteng beton

C. LANGKAH KERJA
1. Pengujian Visual Genteng Beton
a. Siapkan genteng beton sebanyak 10 buah
b. Ukur panjang,lebar dan tinggi masing-masing pengaitnya
c. Ukur juga berat masing-masing genteng beton
d. Kemudian amati permukaan genteng beton
e. Masukkan hasil pengujian ke dalam table
2. Pengujian Daya Rembesan Genteng Beton
a. Siapkan genteng beton sebanyak 1 buah
b. Kemudian pasang bak seng di bagian atas genteng beton
c. Panasi lilin hingga leleh, kemudian lelehan tersebut digunakan untuk
merekatkan seng dengan genteng agar kedap air
d. Tuangkan air ke dalam bak seng setinggi 5 cm
e. Diamkan selama 24 jam lalu amati ada tetesan atau tidak\
f. Catat hasil pengujian
3. Pengujian Panjang dan Lebar Berguna
a. Siapkan genteng beton dan peralatan untuk praktikum
b. Susun genteng pada rangkaian reng memanjang dari arah kiri bawah
dengan ukuran panjang 10 buah dan lebar 3 buah
c. Ukur panjang genteng beton pada masing-masing baris genteng
d. Setelah itu, susun genteng pada rangkaian seng melebar dari arah kiri
bawah dengan ukuran panjang 3 buah dan lebar 10 buah
e. Ukur lebar genteng beton pada masing-masing kolom, diukur sampai
as genteng bukan ujung genteng
f. Catat hasil pengukuran untuk perhitungan mencari banyaknya genteng
setiap 1m
2

4. Pengujian Beban Lentur Genteng Beton
a. Siapkan genteng beton sebanyak 3 buah dan peralatan untuk praktek
b. Kemudian pasang mal genteng beton pada UTM
c. Uji beban lentur dengan alat Universal Testing Machine (UTM)
d. Amati jarum penunjuk beban dengan teliti
e. Catat hasil pengujian

D. DASAR TEORI
Genteng semen cetak tangan adalah komponen bahan bangunan yang
digunakan untuk penutup atap dan dicetak secara sederhana dengan mesin cetak
geteng manual dari campuran semen Portland, pasir, dan air dan semen dengan atau
tanpa zat adiktif. Adapun persyaratan bentuk dan ukuran genteng yaitu :
a. Seluruh produk genteng semen cetak tangan harus mempunyai ukuran lebar,
panjang, dan tebal sama/seragam.
b. Seluruh produk genteng semen cetak tangan, harus dapat tersusun rapi pada
rangka atap, sehingga tidak dimungkinkan air hujan masuk secara langsung
atau tempias.
c. Panjang efektif genteng semen cetak tangan harus sesuai dengan jarak reng
dari luar, sehingga akan memberikan beban lentur yang masih diijinkan.
d. Ukuran tebal genteng semen cetak tangan tidak boleh kurang dari 8 mm,
kecuali pada bagian penampangan (interlocking) tidak boleh kurang dari 6
mm.
e. Genteng semen cetak tangan harus mempunyai kaitan (lugs) untuk dikaitkan
pada reng dengan lebar tidak kurang dari 20 mm dan tingginya tidak kurang
dari 12 mm serta terletak di permukaan bagian bawah genteng.
f. Genteng semen cetak tangan harus mempunyai lebar tumpangan tepi tidak
kurang dari 22 mm serta dilengkapi minimal sebuah alur air yang di
dalamnya tidak kurang dari 5 mm.
Syarat mutu genteng semen cetak yaitu kenampakan permukaan luar bagian
atas genteng semen cetak tangan halus mulus, tidak terdapat retak atau cacat lainnya
yang mempengaruhi sifat pemakaian dan bentuknya seragam. Seluruh tepinya tidak
mudah repih dan setiap genteng semen cetak tangan harus diberi tanda. Selain itu,
genteng semen cetak tangan harus mampu menahan beban lentur minimum seperti
dalam table :

Mutu
Beban Lentur
Rata-rata Masing-masing
I 150 120
II 80 60

Daya serap air rata-rata dari contoh uji tidak boleh lebih dari 10%. Ketahanan
rembesan air saat pengujian, tidak boleh terjadi tetesan air di bagian bawahnya.
Ukuran nominal genteng semen cetak tangan diantaranya :
Panjang : 38 cm
Panjang berguna : 33 cm
Lebar : 22 cm
Lebar berguna : 20 cm
Tebal : 1,2 1,8 cm
Sedangkan untuk pengaitnya adalah :
Panjang : 3 cm
Lebar : 2 cm
Tebal : 1 cm

E. PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

1. Pengujian Visual Genteng Beton

Benda
Uji
Permukaan
Mulus
Retak/tidak
Retak
Bentuk
Seragam
Tepi Tidak
Repih
Ada merk
Pabrik
1. Tidak retak
2. Tidak retak
3. Tidak retak
4. Tidak retak
5. Tidak retak
6. Tidak retak
7. Tidak retak
8. Tidak retak
9. Tidak retak
10. Tidak retak





Benda Uji
Ukuran Penuh Ukuran Kait
Ukuran
Interlocking
Kerataan
Panjang Lebar Panjang Lebar Tinggi Lebar Tinggi
1 41.9 32.8 4.2 1.5 1.4 2.3 1.1 rata
2 41.89 32.7 4.3 1.8 1.1 2.4 1.1 rata
3 42 32.8 4.5 1.4 1 2.5 1.1 rata
4 41.9 32.6 4 1.5 1 2.5 1.2 rata
5 41.9 32.5 4.4 1.5 1.1 2.3 1.1 rata
6 42 32.6 4 1.5 1.1 2.6 1.2 rata
7 41.9 32.6 4.1 1.4 1.1 2.6 1.1 rata
8 41.9 32.6 4 1.4 1.1 2.2 1.2 rata
9 41.9 32.6 3.9 1.5 1 2.6 1.1 rata
10 41.9 32.6 4.4 1.5 1.1 2.6 1.2 rata

a. Ukuran genteng penuh
Rata-rata panjang=(

)= 41.919

Rata-rata lebar=(

)= 32.64


b. Ukuran kait
Rata-rata panjang = (

) = 4.18

Rata-rata lebar = (

) = 1.5


Rata-rata tinggi = (

) = 1.1

c. Ukuran interlocking
Rata-rata lebar = (

) = 2.46

Rata-rata tinggi = (

) = 1.14

2. Pengujian Daya Rembesan Genteng

3. Pengujian Panjang dan Lebar Berguna

4. Pengujian Beban Lentur Genteng