Anda di halaman 1dari 35

REFERAT

Sakit Perut Berulang


Faris Azhar
MEDICAL SCHOOL OF
MUHAMMADIYAH JAKARTA
UNIVERSITY
REFERAT PRESENTATION
CLINICAL STAGE OF PEDIATRIC
TUTOR : Dr. Aswitha Boediarso, Sp.A (K)

21 Oktober 2013
JAKARTA ISLAMIC HOSPITAL, CEMPAKA PUTIH
Saki t perut
berul ang
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 , UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
Menurut Apley 1958:


Serangan sakit perut yang
timbul sekurang-kurangnya tiga
kali dalam jangka waktu 3 bulan
berturut-turut dan
mengakibatkan terganggunya
aktifitas sehari-hari
(1999) Rasquin-weber, (Roma II),


Nyeri perut berulang ialah nyeri
perut minimal 12 minggu, yang
berhubungan dengan IBS (
irritable bowel syndrome ),
dispepsia fungsional dan nyeri
perut fungsional.
Nyeri perut fungsional ialah
nyeri perut yang terjadi tanpa
kelainan anatomi, inflamasi, dan
tanpa adanya kerusakan
jaringan. Dimana yang termasuk
dalam nyeri perut fungsional
yaitu nyeri perut non-organik
dan nyeri perut psikogenik.
Definisi; Sakit Perut Berulang
*Prof. Dr. Sudigdo Sastroasmoro, SpA (K). Panduan Pelayanan Medis Departemen Ilmu
Kesehatan Anak. RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo. Jakarta. 2009.
*Sakit perut berulang
, biasanya terjadi pada anak berusia antara 4 sampai 14
tahun, sedangkan frekuensi tertinggi pada usia 5 10 tahun.

*Anak perempuan cenderung lebih sering menderita sakit ini
dibandingkan anak laki-laki
(perempuan : laki-laki = 5 : 3)


Sakit perut berulang dilaporkan terjadi pada 10-12% anak usia
sekola di negara maju.
Studi epidemiologis di Asia, juga melaporkan prevalensi yang sama
Kelainan organik 5 % 10%
Kelainan fungsional saluran cerna 90 95 %

*Kelainan organik banyak terjadi dan ditemukan pada anak < 4
tahun




Demografi ; Sakit Perut Berulang
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 , UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
Selain itu, nyeri perut berulang pada
umumnya dijumpai pada :
13% pada anak sekolah dasar
17% pada anak sekolah menengah
8% pada seluruh anak sekolah
2-4% dari klinik pediatrik 2
Epidemiologi ; Sakit Perut
Berulang
*Prof. Dr. Sudigdo Sastroasmoro, SpA (K). Panduan Pelayanan Medis Departemen Ilmu
Kesehatan Anak. RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo. Jakarta. 2009.
Oleh Van der Meer, dkk
(1993)
Menemukan 42%
kelainan organik pada
106 anak usia diatas 5
th mengalami keluha
SPB





KONSEP KETIGA
Oleh Levine & Rappaport
Karena penyebab
multifaktorial

Predisposisi somatik
Kebiasaan & cara hidup
Watak & pola respon
Lingkungan & peristiwa
pencetus





KONSEP KEDUA *Barr

Organik
Disfungsional
Psikogenik




KONSEP PERTAMA

Organik
Psikogenik
(fungsional atau
Psikosomatik)
*Pada anak di bawah 2 th sering
disebabkan oleh organik



PENDEKATAN DIAGNOSIS TERAPI
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
PATOFISIOLOGI MANIFESTASI KLINIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
Kelemahan nya
memerlukan
Biaya & waktu yang besar
Nyeri organik:
Disebabkan oleh
penyakit , misal oleh
karena ISK
Nyeri disfungsional :
Disebabkan oleh variasi fisiologi
normal & dibagi dalam 2 kategori :
Sindroma nyeri spesifik = misal
defisiensi laktase & konstipasi
Sindroma nyeri nonspesifik
Kelainan organik :
Intraabdominal: ginjal,
saluran cerna, dll
Ekstraabdominal
Kelainan organik :
Ke 4 faktor ini berperan
meningkatkan atau
meredakan rasa sakit
Oleh karena :
Malabsorpsi laktosa 15%
Duodenitis/gastritis (13%)
Infeksi H. pylori (7%)
refluks gastroesofageal (4%)
Alergi makanan (3%)
Intra Abdominal
Ekstra Abdominal

Lain-lain
Saluran Cerna Di Luar Saluran Cerna
Malrotasi
Duplikasi
Gastritis
Hernia inguinalis
Volvulus
Ulkus peptic
Malabsorbsi laktosa
Refluks gastroesofagal
Helicobacter pylori
Apendisitis kronik
Divertikulum meckel
Tuberculosis abdomen
Peritonitis
Konstipasi kronis
Bezoar
Askariasis
Hati, limpa, pankreas
Pankreatitis kronik
Kolelitiasis
Hepatitis
Splenomegali masif
Saluran kemih dan kandungan
Pielonefritis
Hidronefrosis
Batu ginjal
Infeksi di daerah pelvis
Dismenore
Kista ovarium
Endometriosis
Kehamilan ektopik
Hematologi
Leukemia
Limfoma
Sickle cell anemia
Thalasemia
Purpura henoch-schoenlein
Keracunan timbal
Porfiria
Epilepsy perut
Migraine
Hiperlipidemia
Edema angioneurotik

MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
KEBIASAAN DAN CARA HIDUP
PREDISPOSISI SOMATIK,
DISFUNGSI, PENYAKIT
SAKIT PERUT
TIDAK SAKIT PERUT
WATAK
POLA RESPON
LINGKUNGAN DAN PERISTIWA PENCETUS
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
PATOFISIOLOGI SAKIT PERUT BERASAL DARI
7 SUMBER
DISTENSI VISERAL
ISKEMIA
RADANG INTRAABDOMINAL
KELAINAN PADA DINDING ABDOMEN
KELAINAN EKSTRAABDOMINAL
KELAINAN METABOLIK
KELAINAN PADA SUSUNAN SARAF
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Traktus
gastrointestinal
& organ
sekitarnya
secara
embriologi
berasal dari
foregut
hindgut
midgut
Orofaring
Esofagus
Gaster
Sebagian duodenum
Pankreas
Hati
Kandung empedu
Limpa
Doudenum distal
Jejenum
Ileum
Apendiks
Kolon desendens
Sebagian
Kolon
Transversum
Kolon Transversum bagian distal
Kolon desenden
Kolon sigmoid
Rektum
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Jenis-jenis nyeri
Nyeri Nosiseptik
Nyeri Neuropatik Nyeri Psikogenik
Nyeri Idiopatik
Nyeri Somatik Nyeri Viseral
Rereferred Pain Perifer
Sentral
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Definisi nyeri
Nyeri Fisiologik
Nyeri yang timbul akibat berbagai stimuli yang tidak menimbulkan
kerusakan jaringan
Nyeri Nosiseptif / Nyeri inflamasi
Nyeri yang timbul akibat berbagai stimuli yang menimbulkan
kerusakan jaringan
Neuropatik
Nyeri yang didahului atau disebabkan oleh lesi atau disfungsi primer
pada sistem saraf
Nyeri Psikogenik/Nyeri Fungsional
Nyeri di mana faktor psikogenik dominan, tanpa kerusakan jaringan
Dan sistem saraf sebagai penyebab
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Peritoneum berasal dari Mesoderm
Peritoneum viseralis dipersarafi bilateral oleh
saraf otonom (simpatis dan para simpatis)
Peritoneum parietalis dipersarafi oleh saraf
somatis dari medula spinalis
Rasa sakit pada :
Peritoneum viseralis nyeri
dirasakan digaris tengah
perut

Nyeri peritoneum parietalis
lebih terlokalisir
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Nyeri nosiseptif >< Nyeri neuropatik
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: buku ajar neurologi FKUI, 2010

Serabut halus C da A delta ini sangat
respons
terhadap stimulus noksious.
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI

*sumber: buku ajar neurologi FKUI, 2010
Impuls aferen dari visera biasanya dimulai oleh
regangan atau akibat penurunan hebat ambang
nyeri pada jaringan yang meradang.

Nyeri khas bersifat tumpul, pegal dan berbatas
tidak jelas serta sulit dilokalisasi.
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Serabut serabut aferen nyeri perifer
Serabut C
halus, tidak bermielin
diameter 0,4 1,1 um
kecepatan hantaran 0,5 2 m /sec
resposible throbbing,aching,burning
sensasi
Serabut A delta
tipis, bermielin
diameter 1,0 5 um
kecepatan hantaran 5 30 m / sec
menghasilkan sensasi yang tajam
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Stimulus yg membangkitkan nyeri
Kulit injury jaringan ok tusukan, sayatan,
panas dan dingin
Lambung/usus inflamasi mukosa, spasma
otot polos, perlengketan
Otot-otot lurik iskemik
Otot skletal kontraksi terus menerus
Otot jantung iskemik
Sendi inflamasi, saline hipertonik
Arteri distensi, pulsasi berlebihan
Pereganagan arteri dan mening (sakit kepala)
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Impuls nyeri dari visera abdomen atas :
lambung, duodenum, pankreas, hati dan
sistem empedu)
Th 9 10 dari segmen usus yang meluas dari
ligamentum Treitz sampai fleksura hepatika
Kolon distal, ureter , kandung kemih, dan
traktus genitalis perempuan impuls nyeri
berasal dari segmen Th 11 & 12 dan L1
lebih dirasakan sakit di daerah suprapubis &
labia atau skrotum.
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

PSIKOLOGIS
FISIOLOGIS
Faktor stress
Depresi
Ikatan Keluarga
Operant conditioning
somatisasi
Sumber : Barr*
Intoleransi laktosa
Dimotilitas usus
Konstipasi
Ketidakstabilan otonom
Mediator dan moderator dari sakit perut berulang fungsional
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

PATOGENESIS
GANGGUAN VASKULAR.
PERADANGAN.
GANGGUAN PASASE / OBSTRUKSI YANG BERBENTUK PEMBULUH,
BAIK YANG TERDAPAT DALAM RONGGA PERITONEAL ATAUPUN DI
RETROPERITONEAL.
PENARIKAN , PEREGANGAN, & PEMBENTANGAN PERITONEUM
VISERALIS.
Emboli. Trombosis,ruptur, oklusi akibat torsi atau
penekanan . Kejadian ini misalnya terjadi pada
putaran kista ovarium dan jepitan usus pada
invaginasi
Akan sakit jika sampai ke peritoneum parietalis.
Dirasakan setempat tergantung peritoneum yang
meradang , akan bertambah berat jika batuk,
penekanan pada abdomen)
Yaitu sal pencernaan , sal empedu, sal pankreas,
& sal kemih. Jika ada pasase parsial atau total
akan timbul rasa sakit di intra lumen yang
meninggi di bagian proksimal sumbatan. Sakit
hilang timbul yang jika dirasakan saat puncaknya
disebut kolik
Pada pembengkakan hepar dan ginjal
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Gejala Klinis Nyeri Perut Berulang Klasik
Paroksismal
Daerah perlumbilikus atau suprapubis
Nyeri berlangsung < 1 jam
Nyeri tak menjalar, kram atau tajam, tak membangunkan anak malam hari
Nyeri tak berhubungan dengan makanan, aktifitas, kebiasaan buang air besar
Mengganggu aktifitas
Di antara 2 episode terdapat masa bebas gejala
Pemeriksaan fisik normal, kecuali kadang-kadang sakit perut di kiri bawah
Nilai laboratorium dalam batas normal

Etiologi nyeri perut berulang dengan
gambaran klasik ini adalah bukan
kelainan organik, sedangkan nyeri perut
berulang yang disebabkan oleh kelainan
organik mempunyai tanda peringatan (
alarm symptoms ) seperti yang terlihat
pada tabel berikut
Sumber: Ulshen*
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Alarm Symptoms Nyeri Perut Berulang Karena Kelainan Organik
Nyeri terlokalisir, jauh dari umbilicus
Nyeri menjalar ( punggung, bahu, ekstremitas bawah )
Terdapat gangguan tumbuh kembang
Nyeri sampai membangunkan anak pada malam hari
Terdapat gejala sistemik: demam
Nyeri timbul tiba-tiba, nafsu makan menurun
Disertai muntah berulang terutama muntah kehijauan
Terjadi pada usia < 4 tahun
Disertai gangguan motilitas ( diare,obstipasi, inkontinensia ) dan perdarahan saluran
cerna
Terdapat organo megali
Terdapat sendi bengkak, kemerahan
Terdapat disuria dan hangat
Berhubungan dengan menstruasi
Kelaianan perirektal: fisura, ulserasi

Sumber: Ulshen*
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
Anamnesis
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Laboratorum & penunjang
PENDEKATAN DIAGNOSIS
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak * ANAMNESA
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Usia
Rasa
Nyeri
Pola
Maka
n
Pole
Defekas
i
Pola
Berkemi
h
Siklu
s
haid
Nyeri
Perut
Anak
Gangguan
traktus
respiratoriu
s
Ganggua
n
muskulos
k-eletal
Aspek
Psiko
s-
osial
Traum
a
Peny.
Keluarg
a
Nyeri perut berulang biasanya terjadi
pada usia 4-14 tahun
o Kualitas nyeri
a. Sakit kolik ( colicky / cramping )
b. Sakit terus menerus ( constant pain )
c. Sakit rangsangan peritoneum.

o Lokasi sakit
Sakit bersumber dari organ intraperitoneum
tertentu dapat menimbulkan sara sakit pada
lokasi tertentu pula. Misalnya :
a. lambung, duodenum dan saluran empedu,
menimbulkan sakit terbatas di epigastrium,
bisa di kanan atau di kiri.
b. pankreas, nyeri di abdomen bagian atas.
o Intensitas sakit
Nyeri perut berulang dengan intensitas
ringan sampai sedang, atau berat.
o Riwayat sakit terdahulu
Laparotomi yang pernah dialami pasien,
o Gejala dan tanda-tanda klinik penyerta
Adanya ikterus atau perdarahan
saluran pencernaan, hematuria, disuria
dapat pula mengarah pada kelainan organ
tertentu.
Apakah banyak mengkonsumsi susu atau produk
susu
Konstipasi
Adanya kemunduran
kesehatan
Bagaimana nafsu makan
anak
Apakah diantara keluarga yg
menderita cystic fibrosis,
pankreatitis, ulkus peptikum,
kolon iritabel. Adakah faktor
stress dalam keluarga.
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak * PEMERIKSAAN FISIK
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
Pemeriksaan fisik
Dari pemeriksaan fisis kita dapat mengetahui apakah
penyebab nyeri perut berulang tersebut kelainan organik
atau bukan dengan memperhatikan adanya tanda
peringatan ( alarm symptoms ) seperti pada tabel di atas.
Dilakukan secara menyeluruh dan sistematik terutama
pada abdomen dengan memperhatikan keluhan utama,
tambahan dan riwayat nyeri.
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak * PEMERIKSAAN PENUNJANG
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
USG
Radiologik : Foto Polos Abdomen & BNO IVP
Laboratorium : terdapat 3 tahap :
Tahap 1, dilakukan pada seluruh anak dengan nyeri
perut
berulang.
Tahap 2, dilakukan bila pada pemeriksaan tahap 1
ditemukan kelainan atau bila didapatkan beberapa
tanda-tanda peringatan atau bila tidak menemukan
kriteria
gejala klinis nyeri perut berulang yg klasik.
Tahap 3, dilakukan, bila masih diperlukan.
Laboratorium
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Pemeriksaan Laboratorium dan Penunjang Nyeri Perut Berulang
Tahap 1 Darah lengkap
Laju endap darah
Biokimia darah ( ureum kreatinin, trans-aminase, kolesterol,
trigliserida, protein total, kalsium dan fosfor )
Urinalisis
Biakan urin dan tinja ( termasuk parasit )
Uji feses untuk helicobacter pylori
Foto polos abdomen
USG abdomen
Tahap 2 Uji hydrogen nafas dengan laktosa
Amylase urin dan darah
Tes benzidin
Gastrokopi
Tahap 3 Enema barium
Voiding Cystourethrogram
EEG
Porfirin dalam darah dan urin
Kolonoskopi
CT scan abdomen

Sumber: Ulshen*
Bisa dilakukan
apendikogram,
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Pada nyeri perut berulang fungsional, pengobatan
yang diberikan bertujuan memberikan rasa aman serta
edukasi kepada penderita dan keluarga sehingga
kehidupan keluarga menjadi normal kembali dan dapat
mengatasi rasa sakit sehingga efeknya terhadap aktifitas
sehari-hari dapat seminimal mungkin. Kadang-kadang
diperlukan pula konsultasi ke psikolog atau psikiater
anak.
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010
Ringkasan Pengobatan Nyeri Perut Berulang Fungsional
Meyakinkan bahwa penyakitnya ringan
Menerangkan masalah berdasarkan pada temuan positif maupun negatif
Menemukan stress dan kecemasan yang mencetuskan rasa sakit
Mengidentifikasi pengaruh keluarga / sosial yang mencetuskan sakit
Menghindari gejala sakit yang berkepanjangan dan mengembalikan anak dalam kehidupan
nromal
Tatalaksana penyebab yang didapat : kurangi laktosa, diet tinggi serat
Follow-up teratur untuk mengetahui perubahan gejala, meningkatkan rasa percaya diri dan
mendorong keluarga serta anak untuk mengatasi masalahnya
Hasil pengobatan jangan dipakai untuk membuat diagnosis

Sumber: Ulshen*
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Jika di buat bagan pendekatan diagnosis secara sistematis adalah
sebagai berikut :
SPB dengan
Gejala Klinis Klasik
(kemungkinan kelainan
Organik tidak ada)
Sakit perut berulang
Dengan tanda peringatan
Kelainan organik
ANAMNESA, PEMERIKSAAN FISIK
(Penunjang tahap 1)
Normal
Abnormal
Penunjang
Tahap 2
Penunjang tahap 3
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Jika di buat bagan pendekatan diagnosis secara sistematis adalah
sebagai berikut :
Normal
Abnormal
Penunjang
Tahap 2
Penunjang tahap 3
D/Kelainan
fungsional
Evaluasi
Periodik
Pertimbangkan kelainan
Organik bila timbul
tanda peringatan
D/ Kel ai nan Or gani k
Tak ditemukan
Kelainan organik
Kelainan organik
ditemukan
Pengobatan
Medis / bedah
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

Belum ada studi prospektif
Nyeri hilang 2-6 minggu setelah terdiagnosis, 30-60% dari pasien
30-50% yang Nyeri Perut Berulang pada anak akan berlanjut ke
dewasa
70% yang menderita Nyeri Perut Berulang mengatakan tak
mengganggu aktifitas 30% Nyeri Perut Berulang berkembang jadi
nyeri kepala, punggung dan dismenore
Prognosis
MANIFESTASI KLINIS PENDEKATAN DIAGNOSTIK
EPIDEMIOLOGI ETIOLOGI
Sakit Perut Berulang Pada Anak *
TERAPI
PATOFISIOLOGI PATOGENESIS
PENDAHULUAN DEFINISI
*sumber: oleh dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar, Gastroenterologi Hepatologi
jilid 1 ,
UKK Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010

PROGNOSIS
Faktor Prognosis Lebih Baik Prognosis Lebih Buruk
Keluarga Normal Keluarga sakit
Sex Perempuan Laki-Laki
Umur Onset > 6 tahun < 6 tahun
Period Sebelum Terapi < 6 bulan > 6 bulan

Daftar Pustaka
Referat
Sakit Perut
Berulang
Pada Anak



2013
Prof. DR. dr. A. Samik Wahab, SpA (K). Ilmu Kesehatan
Anak Nelson Edisi 15 Vol.2. Penerbit Buku Kedokteran
EGC. Jakarta. 2010.
Prof. Dr. Sudigdo Sastroasmoro, SpA (K). Panduan
Pelayanan Medis Departemen Ilmu Kesehatan Anak.
RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo. Jakarta. 2009.
http//www.medicastore.com//nyeri-perut-berulang//
www.scribd.com//recurrrentabdominalpain/
Dr. Aswitha Boediarso,Sp.A (K) Buku ajar,
Gastroenterologi Hepatologi jilid 1 , UKK
Gastroenterologi hepatologi IDAI 2011. Jakarta 2010.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah THANK
YOU